cover
Contact Name
Marselin Jamlaay
Contact Email
marselin90@gmail.com
Phone
+6285243068955
Journal Mail Official
marselin90@gmail.com
Editorial Address
JL. Kesehatan
Location
Kota ambon,
Maluku
INDONESIA
Jurnal ELKO (Elektrikal dan Komputer)
ISSN : 27749428     EISSN : 27978907     DOI : -
Lingkup naskah Jurnal ELKO mencakup bidang ilmu: 1. Sistem Tenaga Listrik 2. Elektronika 3. Instrumentasi dan Kontrol 4. Energi Baru dan Terbarukan 5. Multimedia 6. Signal & Image Processing 7. Big Data 8. Artificial Inteligence.
Articles 56 Documents
PENGARUH PENAMBAHAN FUEL FILTER GENERASI GO GREEN SEBAGAI UPAYA SOLUSI REDUKSI EMISI GAS BUANG KENDARAAN Sri Lestari; BSR Purwanti
JURNAL ELKO (ELEKTRIKAL dan KOMPUTER) Vol 2, No 1 (2021)
Publisher : Politeknik Negeri Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54463/je.v2i1.11

Abstract

Pengguna kendaraan bermotor semakin banyak diiringi meningkatnya polusi udara yang semakin tercemar. Penurunan emisi gas buang, hasil proses pembakaran kendaraan bermotor, dilakukan dengan pengujian emisi pada kendaraan yang berbahan bakar bensin dan berbahan bakar solar dengan membandingkan emisi gas buang sebelum terpasang filter BBM dan emisi gas buang yang sudah terpasang filter BBM, yang dipasang pada saluran BBM antara tangki BBM dan mesin. BBM temuan peneliti mampu menurunkan CO serta menaikkan O2 yang cukup berarti pada kendaraan dibawah tahun 1992 terjadi penurunan CO mencapai 85,6 % , kenaikan O2 sebesar 54,87 % . Untuk motor diesel terjadi penurunan opasitas yang paling besar pada Bus yang paling tua tahun 1999 sebesar 39,6%.
Rancang Bangun Alat Peraga Motor Induksi Tiga Phase Denny R. Pattiapon; Jacob J. Rikumahu
JURNAL ELKO (ELEKTRIKAL dan KOMPUTER) Vol 1, No 1 (2020)
Publisher : Politeknik Negeri Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54463/je.v1i1.5

Abstract

Pada kenyataannya waktu kegiatan praktikum yang dilakukan sangat singkat, sedangkan mahasiswa dalam proses praktikum tersebut membutuhkan banyak uji coba dan analisa terhadap praktikum. Disamping itu, yang menyulitkan mahasiswa dalam proses praktikum yaitu kekurangan dan kelengkapan akan motor induksi yang ada pada laboratorium Teknik Elektro Politeknik Negeri Ambon sebagai penunjang proses praktikum secara efektif, hal ini disebabkan karena motor induksi yang ada dan biasanya digunakan dalam kegiatan praktikum hanyalah motor induksi buatan pabrik dan kurang bervariasi atau tidak dapat diubah-ubah sedangkan dalam pelaksanaan praktikum di laboratorium dibutuhkan suatu modul motor induksi yang bagian-bagiannya dapat dilepas satu persatu agar mahasiswa lebih cepat memahami dan mengerti dalam pelaksanaan praktikum. Untuk melakukan pengujian, terminal-terminal pada modul tersebut disambung mengunakan kabel jamper, dimana semakin besar jumlah lilitan pada stator maka kecepatan motor semakin cepat, sehingga putaran motor tanpa beban dan berbeban mempunyai selisih tidak terlalu besar dengan tegangan input 55 Volt dan frekuensi 50 Hz.
ANALISA POTENSI KECELAKAAN KERJA PADA PLTD POKA AMBON MENGGUNAKAN METODE HAZARD AND OPERABILITY STUDY (HAZOP) Talia Corneli Makapuan; Elisabeth T. Mbitu; Marselin Jamlaay
JURNAL ELKO (ELEKTRIKAL dan KOMPUTER) Vol 3, No 1 (2022)
Publisher : Politeknik Negeri Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54463/je.v3i1.55

Abstract

Pembangkit Listrik Tenaga Diesel biasanya digunakan untuk memenuhi kebutuhan listrik penduduk kota ambon dan sebagian wilayah kabupaten Maluku tengah. Dan dari peralatan yang ada di PLTD yang paling berpotensi sangat besar yaitu pada mesin pembangkit listrik karena kebisingan yang dihasilkan dapat mengakibatkan gangguan pendengaran atau tuli apabila tidak mengggunakan pelindung pada telinga. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui: (1) sumber bahaya yang ada di PLTD Poka Ambon (2) Resiko sumber bahya yang ada di PLTD Poka Ambon, dan (3) Tingkat resiko dari sumber bahaya yang ada di PLTD Poka Ambon. Jenis penelitian ini merupakan penelitian deskriptif, menggunakan metode HAZOP (Hazard and Operability Study). Titik kajian dilakukan berdasarkan semua pekerjaan yang di lakukan pekerja pada masing-masing peralatan. Langkah selanjutnya setelah proses identifikasi adalah penilaian resiko pada masing-masing peralatan. Hasil penelitian menemukan: (1) Sumber bahya di PLTD Poka ada 17 peralatan. (2) Resiko dari sumber bahaya yang ada di PLTD Poka antara lain: gangguan pada pendengaran, tersengat listrik, bisa luka bakar, pingsan, bahkan meninggal, pata tulang, dehidrasi, pusing, dan pinsan. (3) Berdasarkan penilaian level resiko terdapat 15 peralatan sumber bahaya tergolong sangat besar, dan 2 sumber bahaya tergolong besar pada PLTD Poka Ambon.
ANALISA PENGARUH PEMBEBANAN TERHADAP SUSUT UMUR TRANSFORMATOR DISTRIBUSI JARINGAN TEGANGAN MENENGAH 20 KV PADA PENYULANG LAHA Imanuel Latuny; H.L. Latupeirissa; Marselin Jamlaay
JURNAL ELKO (ELEKTRIKAL dan KOMPUTER) Vol 2, No 2 (2021)
Publisher : Politeknik Negeri Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54463/je.v2i2.46

Abstract

Peralatan sistem tenaga seperti transformator distribusi memiliki umur desain yang ditentukan oleh perusahaan manufaktur sehingga dapat beroperasi dalam kurun waktu tertentu. Namun sejalan dengan pemakaiannya dilapangan, umur transformator distribusi tersebut dapat berkurang atau bertambah dari umur desainnya. Umur transformator dapat berkurang akibat beberapa hal. Salah satu penyebab berkurangnya umur penggunaan transformator adalah pembebanan, pembebanan mengakibatkan peningkatan temperatur pada transformator. Panas yang timbul mengakibatkan terjadinya penguraian dari bahan-bahan transformator yang dapat mempercepat proses penuaan suatu transformator. Terjadinya panas yang terlalu tinggi akan dapat merubah sifat konstruksi bagian-bagian transformator. Setiap kenaikan sekitar 6°C dari batas yang diizinkan akan mengakibatkan berkurangnya umur. Kenaikan suhu ini harus dibatasi. Isolasi dari penghantar (conductor) pada belitan transformator akan mengakibatkan kerusakan jika dikenai suhu yang tinggi. Tujuan penelitian ini adalah, (i) menghitung seberapa besar presentasi sisa umur pakai transformator distribusi setelah digunakan sekian tahun. (ii) menghitung prediksi umur pakai transformator distribusi untuk setiap transformator yang digunakan. Penelitian ini di laksanakan pada PT. PLN Area Ambon, khususnya pada transformator distribusi yang terpasang pada penyulang/feeder Laha, dengan jumlah total transformator ada 18unit yang terdiri dari transformator tiga phasa dengan kapasitas (rating) 50 kVA 6unit, 100 kVA 4unit, 160 kVA 7 unit, dan 200 kVA 1 unit, terdapat 10unit transformator yang terbeban di atas 80% dari rating daya transformator. Dari hasil perhitungan yang dilakukan pada transformator yang memiliki beban 80÷100%, diperoleh bahwa susut umur pada transformator masih normal atau tidak banyak berpengaruh pada umur pemakaian transformator. Rata-rata perkiraan sisa umur transformator masih di atas 20 tahun atau masih sesuai standard.
PERENCANAAN PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA SURYA ON-GRID DI ATAP GEDUNG JURUSAN TEKNIK ELEKTRO POLITEKNIK NEGERI AMBON Nabila Istiqamah Latupono; Jacob J. Rikumahu; Lory Marcus Parera
JURNAL ELKO (ELEKTRIKAL dan KOMPUTER) Vol 2, No 2 (2021)
Publisher : Politeknik Negeri Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54463/je.v2i2.51

Abstract

Dalam penelitian ini membahas tentang perencanaan PLTS terhubung ke grid untuk melayani suplai daya listrik di Jurusan Teknik Elektro Politeknik Negeri Ambon. Potensi energy surya di Maluku dan Maluku Utara sendiri mencapai 738 gigawatt dan belum dimanfaatkan secara optimal,Selama ini Jurusan Teknik Elektro Politeknik Negeri Ambon mendapatkan suplai daya listrik hanya bersumber dari PLN saja. Sistem pembangkit listrik tenaga surya On-Grid yang dinamis dapat menjaga stabilitas sistem tenaga listrik mengingat lampu pada beberapa ruang kuliah di Jurusan Teknik Elektro sering tiba-tiba redup dan terang kembali hal ini terjadi karena adanya ketidakstabilan tegangan listrik. Masuknya pembangkit listrik tenaga surya ke jaringan listrik utama dapat mengoptimalkan pemanfaatan energi dari sel surya (photovoltaic) untuk menghasilkan energi listrik semaksimal mungkin dan dapat mengurangi kapasitas atau operasi pembangkit konvensional sehingga dapat mengurangi penggunaan bahan bakar. Beban listrik yang tersambung dengan sistem PLTS dan grid menggunakan energi yang sama dengan yang disalurkan oleh PLTS dalam jangka waktu tertentu. Dalam hal ini, grid menjadi penyimpan atau pemberi pinjaman sementara untuk pemenuhan permintaan daya listrik. Sehingga dengan penerapan konsep ini kita hanya mengeluarkan biaya investasi dari sistem PLTS tanpa baterai dan biaya sewa jaringan di sistem PLTS – Grid.
SIMULASI GANGGUAN UNTUK PENENTUAN BREAKING CAPACITY CIRCUIT BREAKER PADA SISTEM DISTRIBUSI 20 KV ULPLTD POKA AMBON Axello R Wattimena; Lory Marcus Parera; Marselin Jamlaay
JURNAL ELKO (ELEKTRIKAL dan KOMPUTER) Vol 3, No 1 (2022)
Publisher : Politeknik Negeri Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54463/je.v3i1.56

Abstract

Sistem proteksi dalam sebuah sistem tenaga listrik merupakan hal yang penting yang akan menjadi pengaman ketika terjadi gangguan listrik. Sistem proteksi paling umum yang ada pada jaringan listrik yaitu CB (Circuit Breaker). Circuit Breaker adalah peralatan proteksi rangkaian listrik yang berguna untuk memisahkan secara otomatis bagian yang mengalami gangguan, misalnya gangguan hubung singkat, arus beban lebih, dan tegangan lebih. Penentuan nilai kapasitas CB didasarkan atas kapasitas pemutusan atau breaking capacity yaitu batas kemampuan kerja atau daya tahan CB ketika dilewati arus hubung singkat. Studi gangguan hubung singkat merupakan hal yang penting dalam perencanaan pembuatan sistem tenaga listrik. Dalam penentuan breaking capacity diperlukan metode analisa gangguan hubung singkat untuk mengetahui nilai arus gangguan hubung singkat yang terjadi pada sistem tenaga listrik. Analisa gangguan hubung singkat ini dilakukan dengan simulasi piranti lunak ETAP 12.6.0. Berdasarkan hasil analisa, diperoleh beberapa nilai arus gangguan hubung singkat 3-Phase Fault, L-G Fault, L-L Fault, dan L-L-G Fault yang berbeda pada setiap bus dikarenakan perbedaan komponen pada setiap sistem jaringan dan juga jumlah beban yang beroperasi. Nilai arus hubung singkat terbesar dari hasil analisa, kemudian digunakan untuk menentukan nilai breaking capacity pada CB.
PERAMALAN BEBAN PENYULANG WAYAME 2 PT. PLN (PERSERO) AREA AMBON MENGGUNAKAN METODE LEAST SQUARE Meilinda Safitri Aihunan; H.L. Latupeirissa; A.J. Kastanja
JURNAL ELKO (ELEKTRIKAL dan KOMPUTER) Vol 2, No 2 (2021)
Publisher : Politeknik Negeri Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54463/je.v2i2.47

Abstract

Abstrak - Penyulang Wayame 2 PT PLN (Persero) area ambon dalam 3 tahun terakhir mengalami kenaikan, hal ini disebabkan karena bertambahnya jumlah penduduk,pembangunan gedung-gedung kampus dan pusat perbelanjaan di area penyulang Wayame 2. Namun,bertambahnya penggunaan energi listrik tidak di barengi dengan penyediaan energi listrik yang memadai, Hal ini sering menimbulkan pemadaman listrik secara bergilir di area penyulang Wayame 2 hal ini mengindisikan terjadinya kekurangan stok energi listrik. Hasil analisis terlihat, bahwa pengaruh jumlah penduduk terhadap pemakaian listrik pada penyulang Wayame 2 Area Ambon sebagai berikut: (i) Peramalan jumlah penduduk desa Wayame periode tahun 2022 s/d 2027 dengan menggunakan metode Least Square, Peramalan jumlah penduduk menggunakan metode least square mempunyai kenaikan setiap tahun sebesar 0,84% sampai dengan 0,86%. (ii) peramalan beban penyulang Wayame 2 tahun 2022 sampai dengan tahun 2027 menggunakan metode regresi linear sederhana dengan Data penduduk merupakan Variabel factor, Hasil Peramalan beban penyulang Wayame 2 tahun 2022 s/d 2027 menggunakan metode Least Square mengalami kenaikan setiap tahun sebesar 7,89% sampai dengan 12,06%.
Simulasi Penyearah Setengah-Gelombang Tak-Terkendali Satu-Fasa Menggunakan Simulink Matlab Vicky Salamena
JURNAL ELKO (ELEKTRIKAL dan KOMPUTER) Vol 3, No 1 (2022)
Publisher : Politeknik Negeri Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54463/je.v3i1.52

Abstract

Penelitian ini memanfaatkan fitur-fitur dari program matlab-simulink untuk menganalisis karakteristik penyearah setengah-gelombang tak-terkendali satu-fasa. Rangkaian pnyearah dibangun menggunakan fasilitas yang ada pada simulink di progarm matlab, kemudian melakukan proses simulasi dengan menjalankan (running) program simulink sehingga menghasilkan kurva tegangan dan arus input dan output penyearah. Kurva tersebut ditampilkan oleh jendela socpe yang juga dapat menampilkan nilai-nilai besaran tersebut. Bentuk gelombang dan nilai-nilai besaran arus hasil simulasi ini akan dibandingkan dengan hasil perhitungan teoritis, sehingga dapat diketahui kesesuainan dari nilai-nilai simulasi dan teoritis. Nilai-nilai tersebut adalah keluaran tegangan dan arus penyearah yaitu tegangan rata-rata (DC) dan tegangan efektif (rms). Hasil simulasi program matlab-simulink dapat menampilkan bentuk gelombang keluaran penyearah yaitu tegangan output  dan arus output  demikian juga tegangan dan arus input penyearah (  dan ), serta dapat juga menampilkan parameter gelombang keluaran penyearah yaitu nilai puncak maksimum dan minimum, kedua nilai puncak tersebut dapat dihitung nilai tegangan rata-rata (DC) dan tegangan efektif (rms) sebagai tegangan suplai ke beban dan dapat menampilkan kurva karakteristik arus keluaran penyearah berdasarkan persaman arus tersebut. Dari hasil pembahasan ada terjadi perbedaan antara hasil perhitungan teoritis dan hasil perhitungan menggunakan parameter hasil simulasi di program matlab-simulink, ini disebabkan oleh adanya parameter dioda yang turut dimasukan dalam proses simulasi. Dengan menggunakan fasilitas fitur matlab-simulink dapat diatur karakteristik dioda sesuai dengan spesifikasinya, demikian juga karakteristik penyearah dengan dioda dioda freewheeling.
Analisa Stabilitas Transien Sistem Tenaga Listrik Multi Mesin 11 Bus Marselin Jamlaay
JURNAL ELKO (ELEKTRIKAL dan KOMPUTER) Vol 3, No 1 (2022)
Publisher : Politeknik Negeri Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54463/je.v3i1.57

Abstract

Analisa stabilitas transien merupakan sebuah studi mengenai gangguan seperti hilangnya pembangkitan, pengalihan beban dan gangguan hubung singkat. Pada saat terjadi gangguan maka frekuensi pada mesin mengalami penyimpangan dari frekuensinya. Tujuan dari analisa ini adalah untuk menentukan apakah mesin akan kembali ke frekuensi sinkron setelah terjadi gangguan. Analisa dilakukan dengan membangun sistem 11 bus yang terdiri dari tiga generator. Untuk mengetahui stabilitas sistem dibuat gangguan tiga fasa pada line 4-9, di dekat bus 4. Hasil percobaan menunjukan sistem stabil saat tc = 0.4 detik, generator pada bus 10 dan bus 11 menghasilkan kurva swing bersama sehingga dikatakan stabil jika gangguan dihilangkan 0.4 detik. Namun jika tc=0.8 detik, kurva swing kedua generator menyebar sehingga dikatakan sistem tidak stabil. Berdasarkan hasil perhitungan waktu kritis CB trip pada masing-masing generator diperoleh waktu kritis CB trip pada generator bus 11 adalah tc= 0.5445 detik, dan waktu kritis CB trip pada generator bus 10 adalah tc = 0.619 detik. Berdasarkan hasil tersebut harus diatur CB untuk trip line 4-9 adalah kurang dari 0.5445 detik agar kurva daya tidak terpisah dan sistem tetap stabil setelah gangguan hilang.
ANALISA PENGARUH PEMBEBANAN TERHADAP EFISIENSI DAN USIA PAKAI TRANSFORMATOR PADA PENYULANG BANDARA 2 Christov A. Lawalata; H.L. Latupeirissa; J.J. Rikumahu
JURNAL ELKO (ELEKTRIKAL dan KOMPUTER) Vol 2, No 2 (2021)
Publisher : Politeknik Negeri Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54463/je.v2i2.48

Abstract

Beban yang bersifat fluktuatif dapat menimbulkan rugi-rugi pada transformator. Ketika suatu transformator diberi energi akan timbul rugi-rugi inti, rugi-rugi kumparan dan rugi-rugi bocor merupakan sumber panas dan menyebabkan kenaikan suhu kumparan dan minyak transformator. Kinerja transformator daya ditentukan melalui parameter rugi-rugi daya (losses) yang terjadi pada transformator (Ervianto & Rizky, 2019). Jika terjadi rugi-rugi pada inti besi dapat menyebabkan timbulnya panas dan getaran yang berlebih pada transformator sehingga menyebabkan nilai efisiensi dan usia pakai transformator menjadi berkurang. Usia transformator dapat berkurang akibat beberapa hal. Salah satu penyebab berkurangnya usia penggunaan transformator adalah pembebanan, pembebanan mengakibatkan peningkatan temperatur pada transformator. Panas yang timbul mengakibatkan terjadinya penguraian dari bahan-bahan transformator yang dapat mempercepat proses penuaan suatu transformator. Tujuan penelitian ini adalah, (i) mengetahui perkiraan persentasi (%) susut umur. (ii) menghitung efisiensi transformator akibat pembebanan. Penelitian ini di laksanakan pada PT. PLN Area Ambon, khususnya pada transformator distribusi yang terpasang pada penyulang Bandara 2, dengan jumlah total transformator 19 unit yang terdiri dari transformator tiga phasa dengan kapasitas (rating) 25 KVA 1 unit, 50 kVA 3 unit, 100 kVA 2 unit, 160 kVA 2 unit, 200 kVA 4 unit, 250 KVA 5 unit, 630 KVA 1 unit dan 1250 KVA 1 unit terdapat 6 unit transformator yang terbeban ≥ 80% dari rating daya transformator. Dari hasil perhitungan yang dilakukan pada transformator yang memiliki beban ≥ 80%, diperoleh bahwa rata-rata perkiraan usia pakai transformator masih di atas 20 tahun atau masih sesuai standard, serta efisiensi berkisar antara 80,52 s/d 87,23 %, dengan demikian dapat disimpulkan bahwa efisiensi transformator pada penyulang Bandara 2 masih normal.