cover
Contact Name
Muhammad Muzaini
Contact Email
muhammadmuzaini@uncp.ac.id
Phone
+628114408260
Journal Mail Official
redaksi.jai@gmail.com
Editorial Address
Grand Alauddin Residence Blok D No 6A, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Indonesia
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Abdimas Indonesia : Jurnal Abdimas Indonesia
ISSN : 27972895     EISSN : 27972887     DOI : -
JAI: Jurnal Abdimas Indonesia (ISSN 2797-2887) adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia. Jurnal Abdimas Indonesia adalah jurnal yang bertaraf Nasional yang menerbitkan artikel tentang pengabdian kepada masyarakat dalam perspektif multidisiplin ilmu. Jurnal ini merupakan wadah untuk para akademisi, praktisi, dan masyarakat untuk mengeksplorasi isu-isu dan praktik yang berkaitan dengan penelitian, implementasi teknologi, dan kebijakan tentang pemberdayaan masyarakat.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 22 Documents
Search results for , issue "Vol. 1 No. 4 (2021): Desember 2021" : 22 Documents clear
PENGEMBANGAN AGROWISATA NANAS BERBASIS KEARIFAN LOKAL DI DESA ONAN RUNGGU I, KECAMATAN SIPAHUTAR, KABUPATEN TAPANULI UTARA Harisan Boni Firmando
Jurnal Abdimas Indonesia Vol. 1 No. 4 (2021): Desember 2021
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/jai.v1i4.133

Abstract

Luasnya lahan pertanian di berbagai daerah menjadi peluang bagi terbukanya kawasan agrowisata di suatu daerah. Kawasan agrowisata sangat perlu dikembangkan agar tetap eksis dan menarik bagi petani dan wisatawan. Salah satu upaya yang dilakukan agar suatu kawasan agrowisata dapat berlanjut adalah dengan pengembangan berbasis kearifan lokal. Berbagai upaya telah dilakukan untuk pengembangan agrowisata berbasis kearifan lokal, salah satunya melalui program pengabdian yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan masyarakat Desa mengelola kawasan agrowisata. Pengabdian ini menggunakan perspektif pemberdayaan dengan metode ABCD (Aset Based Commuity Development) guna meningkatkan kemampuan masyarakat, sehingga kawasan agrowisata di Desa Onan Runggu I dapat dikembangkan dan bernilai tambah. Pengabdian ini berupaya memberdayakan masyarakat dengan memberikan berbagai informasi tentang pengembangan kawasan agrowisata melalui penyuluhan, sehingga membuka paradigma masyarakat dalam mengelola objek wisata dan mengembangkan objek wisata serta melakukan upaya persuasif berupa kegiatan pembuatan gajebo, gotong royong dan aksi sosial. Hasil pengabdian terlihat dari kawasan desa yang asri serta kemampuan masyarakat dalam mengelola dan mengembangkan kawasan agrowisata.
USAHA MIKRO KECIL DAN MENENGAH (UMKM) PADA MASA PANDEMI COVID-19 DI KECAMATAN SAKO PALEMBANG Ong Berlian
Jurnal Abdimas Indonesia Vol. 1 No. 4 (2021): Desember 2021
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/jai.v1i4.134

Abstract

Pemberdayaan masyarakat merupakan kegiatan peningkatan partisipasi masyarakat dalam pemenuhan kebutuhan hidup dan menyelesaikan permasalahan yang dialami masyarakat. Hasil menunjukkan adanya respon positif pemerintah serta partisipasi aktif masyarakat yang tinggi. Tujuan kegiatan ini untuk mempromosikan dan meningkatkan kualitas produk agar dapat lebih berkembang dan mampu bersaing dengan industri UMKM lain pada saat pandemi Covid 19 ini. Guna meningkatkan pemberdayaan dan kesejahteraan masyarakat melalui kewirausahaan agar menjadi masyarakat yang mandiri dan berkembang melalui branding dan marketing produk terhadap peluang bisnis yang menjanjikan, karena banyak diminati oleh banyak kalangan. Selain itu beberapa luaran yang dihasilkan: (1) Peningkatan daya saing dan penerapan iptek di masyarakat berupa pengetahuan packing produk menggunakan desain modern, alat dan plastik tas press serta teknik pemasaran Internet Marketing; (2) menjembatani dan mengajak 30 pelaku UMKM bergabung dengan Asosiasi Pencinta Kue dan Kuliner (Aspenku) Provinsi Sumatera Selatan; (3) Peningkatan kualitas, daya saing dan nilai tambah produk kue dan kuliner; (4) HaKI berupa Desain Produk Industri Rumah Tangga seperti; kuliner (kripik, jamu, pempek, kerupuk, kemplang, kacang), cinderamata, pakaian dan masih banyak lagi.
PENERAPAN TEKNOLOGI ENERGI TERBARUKAN MELALUI MODEL SCIENCE TECHNO PARK DI DESA KIAMA KEPULAUAN TALAUD Meita Rumbayan; Sherwin Sompie; Rilya Rumbayan
Jurnal Abdimas Indonesia Vol. 1 No. 4 (2021): Desember 2021
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/jai.v1i4.137

Abstract

Latar belakang program pengabdian masyarakat ini sebagai hilirisasi hasil riset berbasis teknologi energi terbarukan untuk masyarakat pesisir dan pulau perbatasan yang mengalami masalah krisis energi listrik di desa Kiama Kabupaten Kepulauan Talaud. Metode pengabdian masyarakat ini adalah (1) Penerapan teknologi tepat guna berbasis energi terbarukan melalui model Science Techno Park sebagai sarana diseminasi bagi masyarakat mitra; (2) Diseminasi teknologi tepat guna berbasis energi terbarukan berupa energi matahari, energi angin dan energi biomass (3) Pendampingan dan pelatihan teknologi tepat guna yang diterapkan bagi masyarakat di desa mitra. Hasilnya, melalui transfer teknologi dalam kegiatan Program Pengembangan Desa Mitra (PPDM) adalah penerapan teknologi energi terbarukan yang terintegrasi di lokasi science techno park skala kecil dan tersebar di beberapa lokasi fasilitas umum sebagai contoh TTG yang terdiri dari 4 unit pembangkit listrik tenaga surya off-grid, 2 unit contoh pembangkit listrik tenaga angin skala kecil, dan 1 unit pembangkit listrik tenaga biogas skala rumah tangga. Melalui program pengabdian masyarakat ini diharapkan implementasi teknologi energi terbarukan terus berkelanjutan melalui transfer teknologi kepada kelompok masyarakat mitra.
PENYULUHAN DAN PELATIHAN PEMBUATAN SABUN HERBAL ALAMI (INOVASI PRODUK KREATIF MILLENIAL FOR ENTREPRENEUR) Dewi Sartika; Amanda Patappari; Asriyanti Syarif
Jurnal Abdimas Indonesia Vol. 1 No. 4 (2021): Desember 2021
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/jai.v1i4.138

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dikemas dalam bentuk penyuluhan dan pelatihan pembuatan sabun herbal alami merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan inovasi dan kreatifitas kaum millennial muda Makassar dalam melihat potensi bisnis dari handmade sabun herbal alami. Tujuan dan target spesifik yang ingin dicapai adalah milenial muda mampu berkreasi dan menghasilkan sabun herbal alami yang unik, menarik dengan menonjolkan fungsionalitas sabun sehingga menghasilkan peningkatan nilai ekonomi, nilai guna, dan daya tarik sehingga bisa menjadi ciri khas produk dan menjadi pembeda dengan produk sabun herbal lainnya yang beredar dipasaran. Kegiatan Penyuluhan dan Pelatihan diadakan secara virtual dan diikuti oleh 126 peserta. Materi penyuluhan disajikan dengan memaparkan keunggulan handmade sabun herbal alami dengan jenis sabun komersial lainnya, pengaplikasian kreativitas dan inovasi dalam mengembangkan produk, dan potensi pengembangan bisnis handmade sabun herbal alami. Kegiatan pelatihan dilakukan dengan menunjukkan tahapan dan teknik pembuatan handmade sabun herbal alami dengan varian sereh wangi, kopi, dan arang aktif. Kegiatan penyuluhan dan pelatihan pembuatan handmade sabun herbal alami terlaksana dengan baik, ketertarikan peserta terhadap penyajian materi dan pelatihan ditunjukkan melalui proses diskusi yang atraktif. Hasil survey kepuasan peserta menunjukkan bahwa kegiatan yang dilaksanakan sangat menarik, mampu mengembangkan ide kreatif dan bermanfaat bagi para peserta dalam menambah pengetahuan, pengalaman dan keterampilan menjadi millennialpreneur.
PENTINGNYA ETIKA BERBICARA DALAM PERSPEKTIF ISLAM BAGI MAHASISWA MILLENIAL Nurrul Khasanah; Yoan Indah Lestari; Sophia Nuraini; Andi Luthfiyyah I.D; Ani Nur Aeni
Jurnal Abdimas Indonesia Vol. 1 No. 4 (2021): Desember 2021
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/jai.v1i4.139

Abstract

Penyuluhan ini bertujuan untuk memberikan kesadaran bahwa pentingnya etika berbicara dalam perspektif Islam bagi mahasiswa millenial. Adapun etika berbicara dalam perspektif Islam yaitu 1) Jujur dalam berkata, 2) Melihat wajah atau mata lawan bicara, 3) Berbicara yang baik atau diam, 4) Tidak menggunjing (Ghibah), 5) Tidak memotong pembicaraan, 6) Menunjukan sikap atusias saat berbicara, 7) Berusaha menghindari perdebatan, 8) Menghindari perkataan sarkasme (berkata kasar) dan Perkataan kotor. Pelaksanaan penyuluhan ini dilakukan secara online melalui video conference zoom meeting pada hari Senin, 01 November 2021, pukul 13.00 WIB s/d selesai. Partisipan penyuluhan ini sebanyak 44 partisipan dengan 21 diantaranya sebagai responden. Hasil penyuluhan menunjukan bahwa ada 21 responden yang mengisi angket dari 44 partisipan dengan 95,2% mahasiswa 4,8% umum, penyuluhan ini memberikan kesadaran akan pentingnya etika berbicara dalam perspektif Islam dengan hasil 100% partisipan menjawab ”Ya”, materi yang disampaikan mengenai etika berbicara dalam perspektif Islam ini 95,2% respoden menjadi tahu bagaimana cara berbicara yang baik dan santun dalam pandangan agama Islam, dan sebesar 14,3% responden menyatakan bahwa berbicra dengan santun masih sulit untuk diimplementasikan.
PENDAMPINGAN PENGOLAHAN PANGAN DAN PENGEMASAN PRODUK BAGI PELAKU USAHA MIKRO KECIL DAN MENENGAH (UMKM) BIDANG PANGAN DI KECAMATAN BUA KABUPATEN LUWU Nurasia Nurasia; Rahmat Hidayat; Fitrah Al Anshori
Jurnal Abdimas Indonesia Vol. 1 No. 4 (2021): Desember 2021
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/jai.v1i4.145

Abstract

Kegiatan Pendampingan Pengolahan Pangan dan Pengemasan Produk bagi Pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Bidang Pangan di Kecamatan Bua Kabupaten Luwu bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada pelaku UMKM khususnya di bidang pangan terkait pentingnya pengolahan pangan yang baik serta pengemasan produk yang baik sehingga dapat meningkatkan minat konsumen. Kegiatan ini dilaksanakan selama 2bulan secara luring dan daring. Kegiatan luring berupa pelatihan dan pendampingan pengolahan produk yang memenuhi standar Cara Pengolahan Prodak Pangan yang Baik-Industri Rumah Tangga (CPPB-IRT) berdasarkan standar yang ditemtukan oleh Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM). Kegiatan dilanjutkan dengan pelatihan mengenai cara pengemasan prodak yang baik sehingga dapat meningkatkan minta konsumen yang dapat memberikan dampak positif terhadap peningkatan pendapatan bagi pelaku UMKM. Adapun kegiatan daring yang direncanakan berupa pendampingan dan pembinanaan kepada para peserta melalui WA Group. Adapun hasil yang diharapkan dari kegiatan ini adalah berupa kemasan produk pangan dari pelaku UMKM yang siap dipasarkan, serta jurnal pengabdian yang diteribkan di jurnal nasional serta sertifikat HKI.
MOTIVATION FOR LEARNING AND ENGLISH CONVERSATION THROUGH FILM MEDIA WITH DUBBED AND SUBTITLED METHODS Musdalifah Musdalifah; Satriani Satriani
Jurnal Abdimas Indonesia Vol. 1 No. 4 (2021): Desember 2021
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/jai.v1i4.146

Abstract

The key to inspiring pupils to study and communicate in English is to provide engaging educational media and effective learning methods. One of the most intriguing is the use of cinema media as a teaching medium. The film tells an intriguing story in the style of graphic animation and includes auditory sound to captivate students who want to learn English. Furthermore, effective learning strategies can help students understand what they are being taught. One of the learning approaches that can be utilized to urge students to communicate in English is to use dubbing and subtitling. Dubbing is a technique for imitating the voices of actors in films who perform certain parts. Because they appear to be acting out film dialogue scenes depicted by actors, this helps increase pupils' interest in conversing in English. The method of showing film dialogue at the bottom of the screen is known as subtitles. In other words, as a tool for students to absorb the material supplied, teaching media and learning methods are linked and mutually beneficial. Students can be helped to engage in language learning while also being motivated to speak in English using effective and efficient media and approaches.
ENGLISH TRAINING WITH DRILLS AND REPETITION FOR SIMPURSIA VILLAGE CORAL CADETS Satriani Satriani; Muhammad Hasbi
Jurnal Abdimas Indonesia Vol. 1 No. 4 (2021): Desember 2021
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/jai.v1i4.147

Abstract

The service team provides solutions based on the results of an analysis of the situation and problems faced by partners to increase opportunities for youth members to be immediately accepted to work after completing their education at vocational high schools. In terms of the solution's form, namely training and mentoring for youth members to practice spoken English using the drilling and repetition method, the results obtained at the end of this service were: (1) positive and enthusiastic response from members of the youth organization; (2) increased awareness of the importance of spoken English proficiency; (3) willingness to take risks in order to participate; (4) increased spoken English vocabulary, grammar, and pronunciation; (5) greater access to recorded voices of foreign speakers; and (6) more opportunities to practice speaking English in dynamic and enjoyable (but not monotonous) settings. (7) the availability of foreign speakers' voices in the form of mp3 recordings; (8) in their spare time, members of the youth organization are encouraged to listen to foreign speakers' voices, imitate them, and practice independently; and (9) after the training and mentoring is completed, the future availability of online sites for accessing and downloading learning media files.
IMPROVING ENGLISH SKILLS OF YOUTH ORGANIZATIONS IN PAMMANA VILLAGE THROUGH AUDIO-VISUAL MEDIA Amiruddin Amiruddin; Satriani Satriani
Jurnal Abdimas Indonesia Vol. 1 No. 4 (2021): Desember 2021
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/jai.v1i4.148

Abstract

Pammana is a village in Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan, where the majority of the residents work as farmers. With a low income, parents' capacity to send their children to a higher level of education is always hampered. Based on the aforementioned circumstances, the writer and team are interested in delivering English language training for the youth organization utilizing an audio-visual medium. The goal of this program was to make the training sessions more exciting and accessible to the participants through the use of audiovisual media. This English training exercise has a positive impact on the Pammana village youth group. These favorable effects might be seen as a result of the training. The learning results of the training participants improved after only a few months of following the training procedure using the audio-visual medium. Before attending the training, the trainees thought English was a difficult language to learn; however, after attending the training utilizing audio-visual media, the trainees began to feel more at ease, and they thought learning English through audio-visual media was enjoyable.
WOMEN AND CHILDREN 'EMPOWERMENT IN ANABANUA VILLAGE THROUGH ENGLISH LEARNING USING A COLLABORATIVE LEARNING APPROACH Amiruddin Amiruddin; Musdalifah Musdalifah
Jurnal Abdimas Indonesia Vol. 1 No. 4 (2021): Desember 2021
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/jai.v1i4.149

Abstract

Academicians or lecturers are responsible for a variety of topics in villages in order to tackle society's difficulties. Anabanua is a village with the distinction of being a developed village in terms of both natural and human resources. Even though society has a poor income, the spirit of society is strong. As a result, a community service team in Anabanua, Kabupaten Wajo, has begun to assist children and teenagers in learning English. Collaborative learning is one of the approaches utilized in this community service activity because it engages and gives learners plenty of opportunities to share and discuss information and solve problems. As a result of using the collaborative learning strategy, learners are expected to be more engaged in learning and cooperating, allowing them to apply their learning and collaboration habits in the workplace. The outcomes of the community service reveal that assistance and empowerment in learning English have a beneficial impact on learners and a positive response from the community. Learners' empowerment has a critical role in boosting their motivation and raising their achievement levels. The community service activity is anticipated to be sustainable and to develop into a partnership between institutions and villages, allowing the institutions to contribute to the shaping of a smart, wise, and prosperous society.

Page 1 of 3 | Total Record : 22