cover
Contact Name
Muhamad Suhardi
Contact Email
jurnalp4i@gmail.com
Phone
+6285239967417
Journal Mail Official
jurnalp4i@gmail.com
Editorial Address
Lingkungan Handayanai, Kel. Leneng, Kec. Praya, Kab. Lombok Tengah, NTB
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA
ISSN : 27970744     EISSN : 27971031     DOI : https://doi.org/10.51878/science.v1i2.389
Core Subject : Education,
Jurnal ini berisi artikel hasil pemikiran dan penelitian yang ditulis oleh para guru, dosen, pakar, ilmuwan, praktisi, dan pengkaji dalam semua disiplin ilmu yang berkaitan dengan pendidikan matematika dan IPA.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 38 Documents
Search results for , issue "Vol. 6 No. 1 (2026)" : 38 Documents clear
PENGARUH PENDEKATAN REALISTIC MATHEMATICS EDUCATION (RME) TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS SISWA SMP MATERI PERBANDINGAN Sugianto, Sugianto
SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/science.v6i1.9372

Abstract

The low mathematical problem-solving ability of junior high school students due to the dominance of conventional learning that does not connect concepts with reality is the background of this study. The study aims to analyze the effect of the Realistic Mathematics Education (RME) approach on problem-solving ability in comparative material. The method used is a quantitative quasi-experimental type with a nonequivalent control group design. Data analysis was carried out through t-tests and N-Gain calculations. The research findings show that the average posttest of the experimental class reached 78.79, significantly superior to the control class of 71.16 with a significance value of 0.015. The increase in problem-solving ability in the experimental class is in the moderate category with an N-Gain score of 0.47, where the indicator for drawing conclusions experienced the highest increase of 0.54 and the indicator for solving problems the lowest of 0.41. The main conclusion of this study confirms that the application of the RME approach has a positive effect and is more effective in improving students' mathematical problem-solving abilities compared to conventional learning, so it can be used as an alternative relevant learning strategy. ABSTRAK Rendahnya kemampuan pemecahan masalah matematis siswa SMP akibat dominasi pembelajaran konvensional yang kurang menghubungkan konsep dengan realitas menjadi latar belakang penelitian ini. Penelitian bertujuan untuk menganalisis pengaruh pendekatan Realistic Mathematics Education (RME) terhadap kemampuan pemecahan masalah pada materi perbandingan. Metode yang digunakan adalah kuantitatif jenis kuasi eksperimen dengan desain nonequivalent control group. Analisis data dilakukan melalui uji-t dan perhitungan N-Gain. Temuan penelitian menunjukkan bahwa rata-rata posttest kelas eksperimen mencapai 78,79, lebih unggul secara signifikan dibandingkan kelas kontrol sebesar 71,16 dengan nilai signifikansi 0,015. Peningkatan kemampuan pemecahan masalah pada kelas eksperimen berada pada kategori sedang dengan skor N-Gain 0,47, di mana indikator menarik kesimpulan mengalami kenaikan tertinggi sebesar 0,54 dan indikator menyelesaikan masalah terendah sebesar 0,41. Simpulan utama penelitian ini menegaskan bahwa penerapan pendekatan RME berpengaruh positif dan lebih efektif dalam meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa dibandingkan pembelajaran konvensional, sehingga dapat dijadikan alternatif strategi pembelajaran yang relevan.  
PENGGUNAAN MEDIA GEOBOARD UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA MATERI PERSEGI DAN PERSEGI PANJANG DI SD Mokodompis, Regita Restilia; Husain, Rustam I; Aries, Nur Sakinah; Marshanawiah, Andi; Mahniar, Ade
SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/science.v6i1.9373

Abstract

This study aims to examine the effectiveness of using Geoboard media in improving the learning outcomes of fourth-grade students on the learning material of squares and rectangles. This study was motivated by the low mathematics learning outcomes caused by the limited variation of teaching methods and the lack of attractive learning media. The research method used was Classroom Action Research (CAR), which consists of four stages: planning, implementation, observation, and reflection. The subjects of the study were 19 fourth-grade students of SDN 03 Bulango Utara. The results of the study indicate that the use of Geoboard media significantly improved students’ learning outcomes. In the initial observation, only 30% of students achieved learning mastery. After the implementation of the actions, learning mastery increased to 47.37% in Cycle I and reached 84.21% in Cycle II. In addition, there was an improvement in both teacher and student activities, which increased from the “fairly good” category to the “very good” category. The use of Geoboard media not only enhanced students’ understanding of square and rectangle concepts but also increased their motivation, active participation, and independent learning. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penggunaan media Geoboard dalam meningkatkan hasil belajar siswa kelas IV pada materi persegi dan persegi panjang. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar matematika siswa akibat kurang bervariasinya metode pembelajaran dan kurangnya media yang menarik. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah 19 siswa kelas IV SDN 03 Bulango Utara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media Geoboard dapat meningkatkan hasil belajar siswa secara signifikan. Pada observasi awal, hanya 30% siswa yang mencapai ketuntasan belajar. Setelah tindakan dilakukan, hasil belajar meningkat menjadi 47,37% pada siklus I dan mencapai 84,21%pada siklus II. Selain itu, terjadi peningkatan pada aktivitas guru dan siswa yang sebelumnya berada pada kategori “cukup baik” menjadi “sangat baik”. Penggunaan media Geoboard tidak hanya meningkatkan pemahaman konsep luas persegi dan persegi panjang, tetapi juga meningkatkan motivasi, partisipasi aktif, dan kemandirian belajar siswa.  
MENINGKATAKAN KEMAMPUAN OPERASI HITUNG BILANGAN DESIMAL MENGGUNAKAN METODE DRILL PADA SISWA KELAS V SD Adam, Rahman Andika Apriyanto K.; Husain, Rusmin I; Aries, Nur Sakinah; Marshanawiah, Andi; Kudus, Kudus
SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/science.v6i1.9374

Abstract

This study aimed to improve fifth-grade students’ ability in performing decimal number operations at SDN 2 Telaga, Telaga District, Gorontalo Regency. The ability to perform decimal operations is an essential competency in elementary mathematics learning; however, in practice, many students still experience difficulties in understanding and applying these concepts. This research employed a Classroom Action Research (CAR) design conducted in a gradual and continuous manner, involving 19 students as research participants. Data were collected through learning achievement tests to measure improvements in students’ decimal operation skills and observations to examine teacher and student activities during the learning process. The collected data were analyzed using descriptive quantitative and qualitative analysis techniques. The results indicated that the implementation of the drill method significantly improved students’ ability to perform decimal operations. Learning mastery increased from 63.2% in Cycle I to 89.5% in Cycle II, with the class average score reaching 82. In addition to improved learning outcomes, student learning activities also increased from a fair category to a very good category. Therefore, the drill method was proven to be effective in enhancing elementary school students’ decimal arithmetic skills. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan operasi hitung bilangan desimal pada siswa kelas V SDN 2 Telaga, Kecamatan Telaga, Kabupaten Gorontalo. Kemampuan operasi hitung bilangan desimal merupakan salah satu kompetensi penting dalam pembelajaran matematika di sekolah dasar, namun dalam praktiknya masih banyak siswa yang mengalami kesulitan dalam memahami dan menerapkannya. Penelitian ini menggunakan desain Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan secara bertahap dan berkelanjutan, dengan subjek penelitian sebanyak 19 siswa. Teknik pengumpulan data meliputi tes hasil belajar untuk mengukur peningkatan kemampuan operasi hitung bilangan desimal siswa serta observasi untuk mengetahui aktivitas guru dan siswa selama proses pembelajaran. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan teknik analisis deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode Drill mampu meningkatkan kemampuan operasi hitung bilangan desimal siswa secara signifikan. Ketuntasan belajar siswa mencapai 63,2% pada siklus I dan meningkat menjadi 89,5% pada siklus II, dengan rata-rata nilai kelas mencapai 82. Selain peningkatan hasil belajar, aktivitas siswa selama pembelajaran juga mengalami peningkatan, dari kategori cukup menjadi kategori sangat baik. Dengan demikian, metode Drill terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan berhitung bilangan desimal siswa sekolah dasar.
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA MENGGUNAKAN MEDIA PEMBELAJARAN GENIALLY PADA SISWA KELAS V Yusuf, Diva Quitza; Husain, Rustam I; Aries, Nur Sakinah; Marshanawiah, Andi; Mahniar, Ade
SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/science.v6i1.9375

Abstract

This study aimed to improve fifth-grade students’ mathematics learning outcomes through the use of Genially as a digital learning medium at SDN 3 Bulango Utara. The research employed a Classroom Action Research (CAR) design conducted in a cyclical and systematic manner, with each cycle consisting of planning, action, observation, and reflection stages. The research subjects were 12 fifth-grade students, comprising 7 female students and 5 male students. Data were collected through learning achievement tests, observations of teacher and student activities, and documentation. The data were analyzed using descriptive quantitative and qualitative techniques. The results indicated a significant improvement in students’ mathematics learning outcomes after the implementation of Genially-based learning media. In the pre-action stage, only 25% of students achieved the minimum mastery criterion (score ≥ 75). Following the implementation of the actions, learning mastery increased to 58.33% in Cycle I and further improved to 83.33% in Cycle II. In addition, students’ learning activities showed improvement from a fair category to a very good category. These findings demonstrate that the use of Genially as a learning medium is effective in improving mathematics learning outcomes of fifth-grade elementary school students. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar matematika siswa kelas V SDN 3 Bulango Utara melalui penggunaan media pembelajaran Genially. Penelitian ini menggunakan model Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan secara bertahap, dengan setiap siklus meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian terdiri atas 12 siswa, yaitu 7 siswa perempuan dan 5 siswa laki-laki. Data dikumpulkan melalui tes hasil belajar, observasi aktivitas guru dan siswa, serta dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan teknik deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar matematika siswa setelah penerapan media Genially. Pada kondisi awal, hanya 25% siswa yang mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM ≥ 75). Setelah pelaksanaan tindakan, ketuntasan belajar meningkat menjadi 58,33% pada siklus I dan mencapai 83,33% pada siklus II. Selain itu, aktivitas siswa dalam pembelajaran juga mengalami peningkatan dari kategori cukup menjadi kategori sangat baik. Dengan demikian, penggunaan media pembelajaran Genially terbukti efektif dalam meningkatkan hasil belajar matematika siswa kelas V SDN 3 Bulango Utara.
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN MORDISCVEIN BERBASIS MEDIA FLIPBOOK PADA MATA PELAJARAN IPAS MATERI ENERGI DALAM KEHIDUPAN SEHARI-HARI DI KELAS IV Halid, Ulfaina; Saleh, Meylan; Abdullah, Gamar; Arif, Rifdah Mardian; Arifin, Vicka Muniati
SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/science.v6i1.9376

Abstract

The low learning outcomes of science and the lack of student involvement in learning at SDN 01 Lemito are the background of this research. The purpose of this study is to improve learning outcomes of Energy in Daily Life material through the implementation of the flipbook-based Mordiscvein model. The method used is Classroom Action Research (CAR) in two cycles with 24 fourth-grade students as subjects, including the stages of planning, implementation, observation, and reflection. The research findings show a significant increase in learning outcomes gradually. In Cycle I, the learning completion rate only reached 45.83% or 11 students, which indicates the need for improvements in the implementation of media syntax and techniques. After reflection and action improvements in Cycle II, learning completion increased drastically to 83.33% or 20 students, exceeding the established success indicators. In addition to the cognitive aspect, there was a positive increase in teacher activity as well as active participation and student independence during the learning process. The main conclusion of this study is that the flipbook-assisted Mordiscvein learning model is proven to be effective and feasible to be implemented to improve the learning outcomes of fourth-grade students in science. ABSTRAK Rendahnya hasil belajar IPAS dan kurangnya pelibatan siswa dalam pembelajaran di SDN 01 Lemito melatarbelakangi penelitian ini. Tujuan studi ini adalah meningkatkan hasil belajar materi Energi dalam Kehidupan Sehari-hari melalui penerapan model Mordiscvein berbasis media flipbook. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dalam dua siklus dengan subjek 24 siswa kelas IV, meliputi tahapan perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Temuan penelitian menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar yang signifikan secara bertahap. Pada Siklus I, tingkat ketuntasan belajar baru mencapai 45,83% atau 11 siswa, yang mengindikasikan perlunya perbaikan pada implementasi sintaks dan teknis media. Setelah dilakukan refleksi dan perbaikan tindakan pada Siklus II, ketuntasan belajar meningkat drastis menjadi 83,33% atau 20 siswa, melampaui indikator keberhasilan yang ditetapkan. Selain aspek kognitif, terjadi peningkatan positif pada aktivitas guru serta partisipasi aktif dan kemandirian siswa selama proses pembelajaran. Simpulan utama penelitian ini adalah model pembelajaran Mordiscvein berbantuan flipbook terbukti efektif dan layak diimplementasikan untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas IV pada mata pelajaran IPAS.  
PENGEMBANGAN INSTRUMEN TES BERBASIS WORDWALL PADA MATERI ASAM BASA FASE F SMA/MA Nabeta, Elputri; Syolendra, Dwi Finna
SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/science.v6i1.9377

Abstract

This study aims to develop a Wordwall-based test instrument on acid–base material for Phase F senior high school (SMA/MA) students and to determine the validity and practicality of the developed instrument. The development of technology-based test instruments is required in line with the implementation of the Merdeka Curriculum, which emphasizes the integration of digital technology in assessment, as well as the characteristics of Phase F students who belong to Generation Z and are accustomed to using digital technology. Acid–base material is one of the chemistry topics that is abstract in nature and therefore requires an assessment instrument capable of optimally measuring students’ conceptual and procedural understanding. This study employed an Educational Design Research (EDR) approach using the Plomp development model, which was limited to the stages of prototype development, validity testing, and practicality testing. The research instruments consisted of logical validity sheets, learning achievement tests, and practicality questionnaires. Logical validity was assessed by five experts, while empirical validity, reliability, item discrimination index, and difficulty index were used to determine the feasibility of the developed test items. Practicality testing was conducted through questionnaires administered to teachers and students. The results showed that the instrument obtained an Aiken’s V value of 0.90 and an empirical validity value of 0.91, both categorized as valid, with a reliability coefficient of 0.88, while the item discrimination and difficulty indices met the established criteria. The practicality test results showed percentages of 96% from teachers and 91% from students, both categorized as very practical. Therefore, the Wordwall-based test instrument on acid–base material for Phase F SMA/MA students is declared valid and practical for use as an assessment instrument. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan instrumen tes berbasis Wordwall pada materi asam-basa Fase F SMA/MA serta mengetahui tingkat validitas dan praktikalitas instrumen yang dikembangkan. Pengembangan instrumen tes berbasis teknologi digital diperlukan seiring dengan implementasi Kurikulum Merdeka yang menekankan pemanfaatan teknologi dalam asesmen serta karakteristik peserta didik Fase F yang tergolong Generasi Z dan terbiasa menggunakan teknologi digital. Materi asam-basa merupakan salah satu materi kimia yang bersifat abstrak sehingga memerlukan instrumen asesmen yang mampu mengukur pemahaman konseptual dan prosedural peserta didik secara optimal. Penelitian ini menggunakan pendekatan Educational Design Research (EDR) dengan model pengembangan Plomp yang dibatasi hingga tahap pengembangan prototipe, uji validitas, dan uji praktikalitas. Instrumen penelitian meliputi lembar validitas logis, tes hasil belajar, dan angket praktikalitas. Validitas logis dinilai oleh lima orang ahli, sedangkan validitas empiris, reliabilitas, daya beda, dan indeks kesukaran digunakan untuk menilai kelayakan butir soal. Uji praktikalitas dilakukan melalui angket kepada guru dan peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan nilai Aiken’s V sebesar 0,90 dan validitas empiris sebesar 0,91 dengan kategori valid, reliabilitas sebesar 0,88, serta daya beda dan indeks kesukaran yang memenuhi kriteria. Uji praktikalitas memperoleh persentase sebesar 96% oleh guru dan 91% oleh peserta didik dengan kategori sangat praktis. Dengan demikian, instrumen tes berbasis wordwall pada materi asam–basa Fase F SMA/MA dinyatakan valid dan praktis untuk digunakan sebagai instrumen asesmen.  
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN MORDISCVEIN BERBANTUAN MEDIA AHASLIDES TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI BAGIAN-BAGIAN TUMBUHAN KELAS IV SD Malihat, Siti Fauzia; Saleh, Meylan; Abdullah, Gamar; Arif, Rifda Mardian; Kudus, Kudus
SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/science.v6i1.9378

Abstract

This research was motivated by the low level of understanding of fourth grade students at SDN 1 Batudaa regarding science subjects, especially plant parts. Because teachers still use conventional methods and are lacking in using varied learning models and interactive learning media, the solution offered is the use of learning models, especially the mordiscvein learning model and the use of ahaslides media. The aim of this research is to describe the influence of the use of the mordiscvein learning model assisted by ahaslides media on student learning outcomes in class IV plant parts material at SDN 1 Batudaa. The research results obtained showed that the average pretest value was 52.00 and the average posttest value was 87.50. Testing this research hypothesis uses SPSS version 25.0 where the test shows the value of Tcount = 11.088 > Ttable = 1.725. Thus, it can be concluded that there is an influence of the mordiscvein learning model assisted by ahaslides media on student learning outcomes in class IV plant parts material at SDN 1 Batudaa. ABSTRAK Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih rendahnya pemahaman siswa kelas IV SDN 1 Batudaa terhadap mata pelajaran IPA khusunya materi bagian-bagian tumbuhan. Dikarenakan guru masih menggunakan método konvensional dan kurang dalam menggunakan model pembelajaran yang bervariasi dan media pembelajaran yang interaktif maka solusi yang ditawarkan adalah penggunaan model pembelajaran khususnya model pembelajaran mordiscvein dan penggunaan media ahaslides. Tujuan dari penelitia ini untuk mendeskripsikan bagaimana pengaruh penggunaan model pembelajaran mordiscvein berbantuan media ahaslides terhadap hasil belajar siswa pada materi bagian-bagian tumbuhan kelas IV SDN 1 Batudaa. Hasil penelitian yang diperoleh didapatkan nilai rata-rata pretest sebesar 52,00 dan  nilai rata-rata posttest sebesar 87,50. Pengujian hipotesis  penelitian ini menggunakan spss versi 25.0 dimana dalam pengujian menunjukkan nilai Thitung = 11,088 > Ttabel = 1.725. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran mordiscvein berbantuan media ahaslides terhadap hasil belajar siswa pada materi bagian-bagian tumbuhan kelas IV SDN 1 Batudaa.  
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TEAM ASSISTED INDIVIDUALIZATION TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA KELAS X PADA MATERI MAMALIA DI SMA Subakti, Ririn; Samsu, Nur; Nuraini, Nuraini
SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/science.v6i1.9379

Abstract

The dominance of teacher-centered approaches in biology learning in secondary schools often results in low student participation and conceptual understanding, especially in complex Mammals material. This study aims to analyze the effectiveness of implementing the Team Assisted Individualization (TAI) cooperative learning model on improving the learning outcomes of grade X students at SMA Negeri 1 Seruway. This study used a quantitative experimental method with a One Group Pretest–Posttest design involving 27 students as samples through a purposive sampling technique. Data were collected using a valid and reliable multiple-choice test instrument, then analyzed using a paired t-test and N-gain test. The research findings showed a significant difference between pretest and posttest scores, evidenced by a calculated t-value of 24.020 which far exceeds the t-table, as well as an N-gain score of 58.2% which is included in the moderate category with a fairly effective level of effectiveness. This concludes that the TAI model, which integrates individual responsibility and group support, has proven effective in improving academic interaction and student conceptual understanding, thus being recommended as an innovative strategy to improve the quality of science learning. ABSTRAK Dominasi pendekatan yang berpusat pada guru dalam pembelajaran biologi di sekolah menengah sering kali menyebabkan rendahnya partisipasi siswa dan pemahaman konsep, khususnya pada materi Mamalia yang kompleks. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Team Assisted Individualization (TAI) terhadap peningkatan hasil belajar siswa kelas X di SMA Negeri 1 Seruway. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen kuantitatif dengan desain One Group Pretest–Posttest yang melibatkan 27 siswa sebagai sampel melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan instrumen tes pilihan ganda yang valid dan reliabel, kemudian dianalisis menggunakan uji-t berpasangan dan uji N-gain. Temuan penelitian menunjukkan adanya perbedaan signifikan antara nilai pretest dan posttest, dibuktikan dengan nilai t-hitung sebesar 24,020 yang jauh melampaui t-tabel, serta perolehan skor N-gain sebesar 58,2% yang termasuk dalam kategori sedang dengan tingkat keefektifan cukup efektif. Hal ini menyimpulkan bahwa model TAI, yang mengintegrasikan tanggung jawab individual dan dukungan kelompok, terbukti ampuh meningkatkan interaksi akademik serta pemahaman konseptual siswa, sehingga direkomendasikan sebagai strategi inovatif untuk memperbaiki kualitas pembelajaran sains.

Page 4 of 4 | Total Record : 38