cover
Contact Name
Usman Jayadi
Contact Email
berajahonline@gmail.com
Phone
+6281238426727
Journal Mail Official
berajahonline@gmail.com
Editorial Address
Jl. Melati VIII BTN Rembiga, Kec. Selaparang, Kota Mataram, NTB
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Berajah Journal
Published by CV. LAFADZ JAYA
ISSN : 27971805     EISSN : 27971082     DOI : https://doi.org/10.47353/bj
BERAJAH JOURNAL menerbitkan artikel tentang pendidikan dan pembelajaran secara umum. Berisi artikel /hasil penelitian yang ditulis oleh para ahli, ilmuwan, praktisi, dan reviewer di bidang pendidikan dan pembelajaran. Beberapa cakupan Berajah Journal meliputi: Teori dan landasan pendidikan dan pembelajaran, Filsafat pendidikan dan pembelajaran, Teknologi pendidikan dan pembelajaran, Media pendidikan dan pembelajaran, Evaluasi pendidikan, Manajemen Pendidikan, Inovasi pendidikan dan pembelajaran, Pendidikan untuk semua jenjang, Pendidikan formal, Pendidikan informal, Pendidikan non formal, Pendidikan pedesaan, Pendidikan perkotaan, Kurikulum pendidikan dan pembelajaran, Pendidik dan siswa, Kebijakan pendidikan dan pembelajaran, Metode dan strategi pembelajaran, Penilaian pembelajaran, sosial budaya, dll.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 489 Documents
PENGARUH MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM DAN SUMBER DAYA GURU AQIDAH AKHLAK TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN AQIDAH AKHLAK DI MTs SE-KABUPATEN BANJARMASIN Tamjidnor Tamjidnor
Berajah Journal Vol. 1 No. 3 (2021): November
Publisher : Penerbit Lafadz Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47353/bj.v1i3.37

Abstract

Kecenderungan atau gejala sosial baru yang terjadi di masyarakat akhir-akhir ini yang berimplikasi pada tuntutan dan harapan model pendidikan masa depan. Kenyataan di lapangan memperlihatkan profesional guru masih belum memadai. Hal ini yang menjadi salah satu faktor rendahnya prestasi beljar. Tulisan ini menggambarkan Pengaruh Manajemen Pendidikan Islam dan Sumber Daya Guru Aqidah Akhlak terhadap Prestasi Belajar Siswa Pada Mata pelajaran Aqidah Akhlak. Subjek penelitian ini adalah guru-guru Aqidah Akhlak dan Siswa Madrasah Tsanawiyah Negeri dan Swasta se- Kota Banjarmasin. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Pengumpulan data mengenai manajemen pendidikan Islam dan sumber daya guru aqidah akhlakl dilakukan melalui penyebaran angket. Data terkumpul melalui angket dari 81 responden sebagai sampel total dari 69 Madrasah Tsanawiyah Negeri dan Swasta se- Kota Banjarmasin. Prestasi belajar siswa pada mata pelajaran di ambil dari nilai laport kemudian dirata-ratakan per sekolah. Data diolah dengan menggunakan program SPSS 17 for wimdows. Berdasarkan analisis hasil penelitian atas dapat ditarik kesimpulan yaitu Manajemen Pendidikan Islam dan sumber daya guru aqidah akhlak secara bersama-sama berpengaruh positif dan signifikan terhadap prestasi belajar siswa pada mata pelajaran aqidah akhlak, artinya semakin baik manajemen pendidikan islam dan sumber daya guru aqidah akhlak cenderung semakin tinggi tingkat prestasi belajar siswa pada mata pelajaran aqidah akhlak. Sehubungan dengan hasil penelitian di atas, disampaikan saran-saran (1). diperlukan peningkatan pengetahuan dan pemahaman tentang manajemen pendidikan Islam sebagai upaya dalam meningkatkan prestasi belajar siswa sehingga siswa terhindar dari terjadinya degradasi moral. (2). perlu adanya upaya-upaya peningkatan sumber daya guru Aqidah Akhlak melalui pelatihan-pelatihan peningkatan kompetensi guru, karena sumber daya yang dimiliki guru berpengaruh terhadap rendah tingginya mutu pendidikan. (3). Bagi peneliti selanjutnya disarankan untuk melakukan penelitian dengan cakupan materi yang lebih luas, pengembangan variabel-variabel penelitian dan pengkajian yang lebih dalam.
IMPLEMENTASI PENDIDIKAN KARAKTER DALAM PEMBELAJARAN IPS SISWA KELAS V SDN KAMPUNG MELAYU 4 KABUPATEN TANGERANG Hesti Wahyuni; Sa’odah Sa’odah; Septy Nurfadhillah
Berajah Journal Vol. 1 No. 3 (2021): November
Publisher : Penerbit Lafadz Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47353/bj.v1i3.38

Abstract

Fokus penelitian ini adalah Implementasi mata pelajaran IPS terhadap pembentukan karakter peduli lingkungan siswa kelas VA di SDN Kampung Melayu 4 Kabupaten Tangerang. tujuan penelitian ini adalah untuk mendskripsikan karakter peduli lingkungan siswa dalam pembelajaran IPS siswa kelas VA SDN Kampung Melayu 4 Kabupaten Tangerang. Pendekatan penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Jenis metode penelitian yang di pakai adalah jenis metode penelitian analisis deskritif kualitatif. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini terdiri dari wawancara, observasi, angket dan dokumentasi. Hasil penelitian pada penelitian ini adalah implementasi pendidikan karakter peduli lingkungan dalam pembelajaran IPS siswa kelas VA sudah diterapkan dengan baik.
BEST PRACTICE: PENDEKATAN “COLLA-COOP” UNTUK MENINGKATKAN KOMPETENSI MANAJERIAL KEPALA SEKOLAH MELALUI INSTRUMEN PKKS DI SDN 005 CINTA DAMAI TAHUN 2020 Tugiwan Supriyanto
Berajah Journal Vol. 1 No. 3 (2021): November
Publisher : Penerbit Lafadz Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47353/bj.v1i3.39

Abstract

Best Practices ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi kepala sekolah melalui Instrumen PKKS. Kepala Sekolah dituntut memiliki kompetensi manajerial dalam melaksanakan tupoksinya memimpin sekolah, yang setiap tahun diukur dan dinilai dengan instrumen PKKS. Tupoksi kepala sekolah sebagaimana diatur dalam Permendikbud nomor 28 tahun 2010 tentang Guru yang diberi tugas tambahan, meliputi: 1. Merencanakan Program sekolah; 2. Melaksanakan Rencana Kerja sekolah; 3. Melaksanakan pengawasan dan evaluasi; 4. Menjalankan kepemimpinan sekolah; dan 5. Menerapkan sistem informasi sekolah. Standar kompetensi kepala sekolah sebagaimana diatur dalam Permendikbud nomor 13 tahun 2007 tentang Standar Kompetensi Kepala Sekolah, melipiti 5 Kompetensi: Kepribadian, Manajerial, Kewirausahaan, Supervisi, dan Sosial. Berdasarkan regulasi Permendikbud di atas, dalam instrumen PKKS dijabarkan menjadi 6 dimensi kompetensi: 1. Kepribadian dan Sosial; 2. Kepemimpinan Pembelajaran; 3. Pengembangan Sekolah; 4. Manajemen Sumber Daya; 5. Kewirausahaan; dan 6. Supervisi Pembelajaran. Hasil PKKS pada tahun pertama perlu ditingkatkan hasilnya pada tahun kedua, dengan indikator belum terpenuhinya bukti fisik yang dituntut saat penilaian. Oleh karena itu kepala sekolah memandang perlu melakukan kegiatan bekerja sama kepada kepala sekolah lain agar tupoksi manajerial dapat berjalan sesuai standar yang telah ditetapkan. Best Practices ini dilakukan dalam rangka meningkatkan kompetensi manajerial kepala sekolah menggunakan Instrumen PKKS. Kegiatan yang dilakukan dalam Best Practices ini adalah sebagai berikut: 1. Pengarahan dan penjelasan awal (Review) tentang tupoksi dan kompetensi Kepala Sekolah sesuai standar; 2. Bedah instrumen PKKS; 3. Workshop berbagi tugas menyusun dokumen bukti fisik yang harus dilakukan kepala sekolah, yang dilaksanakan bertahap dengan tahapan penyusunan draf, presentasi, revisi dan finalisasi yang dilakukan berdaur ulang; 4. Pengumpulan hasil draf akhir dan disitribusi komulatif, dan 5. Review program masing-masing sekolah. Pelaksanan Best Practices berjalan baik, karena setiap kepala sekolah merasa kegiatan tersebut wajib dilakukannya dan hasil produk kegiatan merasa harus dimiliki. Kendala kecil terjadi berkaitan dengan kemampauan IT kepala sekolah, namun dapat diatasi dengan baik. Hasil akhir kegiatan Best Practices ini adalah setiap kepala sekolah memiliki produk draf program sekolah dan wawasan tentang tugas manajerial seperti tuntutan instrumen PKKS, yang harus dikembangkan lebih lanjut di sekolah masing-masing.
PEMBELAJARAN SISWA SEKOLAH DASAR WARGA KAMPUNG NAGA DI MASA PANDEMI Mohamad Ihsan Rahmatilah
Berajah Journal Vol. 1 No. 3 (2021): November
Publisher : Penerbit Lafadz Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47353/bj.v1i3.40

Abstract

Yang menjadi tujuan utama dalam penilitian ini adalah untuk mengungkap tentang masalah pendidikan siswa sekolah dasar yang berasal dari Kampung Naga, Kabupaten Tasikmalaya pada masa pandemic. Metode penilitian yang digunakan adalah metode survey eksporatif dengan pendektan kualitatif. Objek utama dalam penilitian ini adalah siswa sekolah dasar warga Kampung Naga. Hasil penilitian dapat disimpulkan 1) Orangtua siswa di Kampung Naga terpaksa harus membeli Handphone android atau laptop sebagai fasilitas pembelajaran dalam jaringan walaupun bertentangan dengan adat budaya yang ada di Kampung Naga. 2) Siswa yang orangtuanya tidak mampu membeli Handphone android atau laptop, melaksanakan pembelajaran bersama teman yang memiliki Handphone android atau laptop. 3) Kampung Naga tidak terdapat listrik di setiap rumahnya, sehingga siswa mengisi batre Handphone android atau laptop di luar daerah Kampung Naga 4) Setelah pandemi mereda pembelajaran dilaksanakan secara tatap muka terbetas.
ANALISIS KETERAMPILAN BERBICARA PADA PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA SISWA KELAS IV SDN KAMPUNG MELAYU 4 KABUPATEN TANGERANG Melva Isma Imelda; Intan Sari Ramdhani; Enawar Enawar; Sumiyani Sumiyani
Berajah Journal Vol. 1 No. 3 (2021): November
Publisher : Penerbit Lafadz Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47353/bj.v1i3.41

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana keterampilan berbicara dalam bercerita pada pembelajaran bahasa Indonesia siswa kelas IV SDN Kampung Melayu 4 Kabupaten Tangerang. Keterampilan berbicara menjadi salah satu aspek yang penting dalam keterampilan berbahasa siswa yang terampil dalam berbicara lebih mudah untuk menyampaikan pendapat serta idenya. Salah satu cara untuk meningkatkan keterampilan berbicara di kelas adalah kegiatan bercerita yang berkaitan dengan materi yang sedang dibahas. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif dengan mengambil data di SDN Kampung Melayu 4 Kabupaten Tangerang dengan subyek penelitian guru kelas IV dan 15 orang siswa. Pengumpulan data dilakukan dengan tes, wawancara dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan reduksi data, penyajian data dan menarik kesimpulan. Hasil Penelitian menujukan bahwa keterampilan berbicara siswa dalam bercerita sudah cukup baik. Pada aspek keberanian, dari 15 orang siswa terdapat 7 orang siswa yang sudah berani bercerita dengan rasa percaya diri dengan suara yang lantang dan pandangan mata yang penuh keyakinan. Pada aspek ketepatan dari 15 orang siswa terdapat 8 siswa yang sudah tepat dalam pengucapan kata dan tata bahasanya. Pada aspek kejelasan dari 15 orang siswa terdapat 8 orang siswa yang sudah menyampaikan isi cerita dengan jelas sehingga mudah dipahami oleh pendengarnya. Pada aspek kelancaran dari 15 orang siswa hanya terdapat 5 orang siswa yang lancar menyampaikan isi cerita. Pada aspek kosakata dari 15 orang siswa hanya terdapat 2 orang siswa yang bercerita dengan kosakata yang beragam sedangkan 13 orang siswa lainnya masih menggunakan kosakta yang terbatas. Pada aspek penampilan dari 15 orang siswa hanya terdapat 7 orang siswa yang menggunakan ekspresi. melalui gerak tubuh dan mimik wajah, gerak tubuh digambarkan melalui lambaian tangan.
ANALISIS PROSES PEMBELAJARAN MATEMATIKA BERBASIS DARING PADA MASA PANDEMI COVID-19 SISWA KELAS V SDN SUDIMARA 13 CILEDUG KOTA TANGERANG Sri Melani; Aam Amaliyah; Candra Puspita Rini
Berajah Journal Vol. 2 No. 1 (2022): February
Publisher : Penerbit Lafadz Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47353/bj.v2i1.42

Abstract

Siswa sekolah dasar berada pada periode operasi konkret, salah satu mata pelajaran yang terkesan sulit adalah matematika. Pembelajaran matematika membutuhkan benda konkret dan penjelasan langsung dari guru. Karena adanya pandemi ini menjadikan pembelajaran harus dilakukan secara daring, termasuk pembelajaran matematika. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui proses pembelajaran matematika berbasis daring pada masa pandemi covid-19 siswa kelas V SDN Sudimara 13 Ciledug Kota Tangerang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan metode penelitian deskriptif kualitatif dengan menggunakan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data melalui langkah-langkah pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas V SD yang berjumlah 9 siswa dan 2 guru kelas V. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini yaitu proses pembelajaran matematika berbasis daring pada masa pandemi covid-19 siswa kelas V SDN Sudimara 13 berjalan dengan cukup baik walaupun mengalami hambatan. Kata kunci: Pembelajaran Daring, Matematika, Covid-19
ANALISIS KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF MATEMATIS SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL CERITA DI KELAS IV MI AL-KAMIL KOTA TANGERANG Ika Pratiwi; Aam Amaliyah; Candra Puspita Rini
Berajah Journal Vol. 2 No. 1 (2022): February
Publisher : Penerbit Lafadz Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47353/bj.v2i1.43

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskripstif yang bertujuan untuk menganalisis tingkat kemampuan berpikir kreatif matematis siswa kelas IV dalam menyelesaikan soal cerita pada materi KPK dan FPB. Subjek penelitian ini adalah 9 siswa kelas IV MI Al-Kamil. Teknik pengumpulan data yaitu menggunakan observasi, tes kemampuan berpikir kreatif matematis, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan meliputi reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil analisis data didapatkan siswa pada kategori tinggi mempunyai kemampuan berpikir kreatif matematis yang baik (kreatif), diantaranya mereka mampu menjawab soal dengan pemikiran yang lancar dan mendetail serta menggunakan hasil pemikirannya sendiri walaupun belum mampu memberikan jawaban dari arah pemikiran yang berbeda-beda. Siswa pada kategori sedang mempunyai kemampuan yang cukup kreatif, sebagian besar mereka menuliskan jawaban hanya saja masih ada kekeliruan sehingga jawaban yang diperoleh masih ada yang kurang lengkap. Siswa pada kategori rendah kurang mampu menggunakan informasi yang mereka peroleh dari soal sehingga menghambat bahkan membuat mereka tidak dapat mengemukakan ide-ide matematisnya sehingga soal tidak terselesaikan dengan baik, selain itu mereka kurang cermat dan teliti dalam menuliskan jawaban.siswa. Hal ini dapat diartikan bahwa setiap siswa mempunyai kemampuan berpikir kreatif matematis yang berbeda-beda.
ANALISIS KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIS DALAM MENYELESAIKAN SOAL CERITA SISWA KELAS IV SD NEGERI PETIR 4 KOTA TANGERANG Alin Putri Dianti; Aam Amaliyah; Candra Puspita Rini
Berajah Journal Vol. 2 No. 1 (2022): February
Publisher : Penerbit Lafadz Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47353/bj.v2i1.44

Abstract

Kemampuan komunikasi matematis siswa sangat penting dimiliki siswa dalam meningkatkan pemahaman terhadap pelajaran matematika. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan komunikasi matematis siswa kelas IV dalam menyelesaikan soal cerita pada materi Pecahan. Subjek penelitian ini adalah 9 siswa kelas IV SD Negeri Petir 4 Kota Tangerang. Teknik pengumpulan data yaitu menggunakan tes, observasi, wawancara dan dokumentasi. Data yang diperoleh kemudian dianalisis melalui langkah-langkah yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil analisis data didapatkan siswa dengan kemampuan matematis tinggi dapat memenuhi 3 indikator kemampuan komunikasi matematis. Siswa dengan kemampuan matematis sedang dapat memenuhi 2 indikator kemampuan komunikasi matematis. Siswa dengan kemampuan matematis rendah hanya memenuhi 1 indikator kemampuan komunikasi matematis.
PERAN GURU AHLI DAN ORANG TUA DALAM PENERAPAN METODE TALAQQI PADA PROGRAM TAHFIDZ ANAK USIA DINI DI LPQ AL HIDAYAH KOTABARU Dewi Zakiyatul Asykia; Agus Darwanto; Mega Satria
Berajah Journal Vol. 5 No. 12 (2026): Berajah Journal
Publisher : CV. Lafadz Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47353/bj.v2i1.45

Abstract

The Qur'an for Muslims is not merely a holy book to be read, but a guide to life whose authenticity is preserved through the tradition of memorisation (tahfidz). This tradition has been practised since the time of the Prophet Muhammad SAW until today. Instilling a love for and ability to memorise (Zulfikar, 2024). The Talaqqi method is a memorisation technique that has been used since the time of the Prophet and remains relevant today. This approach brings teachers and students together and encourages active interaction during the process of memorising the Qur'an (Nurzulaikha, 2019). Memorising the Qur'an at an early age can have a significant impact on the lives of Muslims. Every child is unique and has a different learning speed, so there is no need to compare the abilities of one child with another (Suma'at, Rahendra Maya, 2020). Early childhood is a very important period in an individual's development. This period is marked by the emergence of all the crucial phases that form the basis of a person's life until the next stage of development (Lukman & Mulyati, 2021). Early childhood is the most important period to begin memorising the Qur'an (Ainia et al., 2021). In children's learning development, parenting and the role of parents are very important in nurturing children's potential, advancing the quality of early childhood education, and supporting children's growth to the maximum. (Rijkiyani, 2022). Teachers or educators have a very strategic and central position in educational activities. They require intelligence, maturity, moral integrity, sincerity, and much more. Given the importance of the position of teachers or educators in carrying out their duties of educating and teaching students, it is necessary to understand the role of teachers in the perspective of Islamic education in order to obtain a comprehensive picture of the importance of the duties of a teacher, teacher competence, and the characteristics that a teacher must possess. (Nashihin, 2021). Success in memorising the Qur'an at an early age is not merely the result of repetition techniques, but the fruit of the guidance of an expert teacher who has mature knowledge and experience. Expert teachers ensure that children do not memorise because of pressure, but because of love (Mahabbah), so that the Qur'an becomes an identity that remains with them until the end of their lives. This study proves that the ‘Talaqqi’ method is very effective for young children. This method successfully maintains a close relationship between children and teachers and students, so that children can learn enthusiastically and with love for the Qur'an.
UPAYA GURU BAHASA ARAB DALAM MENGATASI PROBLEMATIKA MEMBACA TEKS BAHASA ARAB PADA SISWA MADRASAH IBTIDAIYAH Alvina Dewi Anggraini; Ahmad Nur Mizan; Zulhannan; Intan Muflihah
Berajah Journal Vol. 5 No. 12 (2026): Berajah Journal
Publisher : CV. Lafadz Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47353/bj.v2i1.46

Abstract

This study was motivated by the low ability of sixth-grade students at MI Miftahul Huda Punggur, Central Lampung, in reading Arabic texts, which is indicated by errors in makhraj pronunciation, inability to distinguish vowel marks, limited vocabulary mastery, and low learning motivation. This study aims to describe the learning process of reading Arabic texts, identify the students’ reading problems, and analyze the teacher’s efforts to overcome these problems. This research employed a qualitative approach with a case study design. Data were collected through observation, semi-structured interviews, and documentation, and were analyzed using the Miles and Huberman model, including data reduction, data display, and conclusion drawing. The results showed that students’ reading ability was still varied with an average score of 64.8, where 54% of students achieved learning mastery and 46% did not. The reading problems were influenced by internal factors such as low motivation, lack of self-confidence, and limited vocabulary mastery, as well as external factors such as limited teaching methods and learning media. The teacher’s efforts to overcome these problems were carried out through drill methods, talaqqi, repeated reading exercises, the use of vocabulary flashcards, motivation and rewards, and additional tutoring outside class hours. These strategies were proven to improve reading fluency, pronunciation accuracy, and student participation in learning.  

Page 3 of 49 | Total Record : 489