cover
Contact Name
Trija Fayeldi
Contact Email
trija_fayeldi@unikama.ac.id
Phone
+628156116099
Journal Mail Official
rainstek@unikama.ac.id
Editorial Address
Jl. Supriadi No 48 Malang, Kode Pos : 65148 Jawa Timur, Indonesia Phone: (0341) 801488 ext. 229/133
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Rainstek : Jurnal Terapan Sains dan Teknologi
ISSN : -     EISSN : 27216209     DOI : https://doi.org/10.21067/jtst.v1i4.4088
Rainstek: Jurnal Terapan Sains dan Teknologi welcome article submissions from all applied science and technology research areas including Mathematics, Physics, Technology, and Information System . Papers relating directly or indirectly to all aspect of these fields are also welcome to submit. RAINSTEK: Jurnal Terapan Sains dan Teknologi is intended to provide a forum for the expression of new ideas, as well as a place for exposition of these areas of knowledge that can further understanding of science and technology issues and concerns.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol. 1 No. 4 (2019): Desember" : 10 Documents clear
RANCANG BANGUN SISTEM INFORMASI REKOMENDASI PRODUK ASURANSI KENDARAAN BERBASIS WEB PADA PT. ASURANSI TRI PAKARTA Ryan Yugi Affandi; Hari Lugis Purwanto
RAINSTEK : Jurnal Terapan Sains & Teknologi Vol. 1 No. 4 (2019): Desember
Publisher : Fakultas Sains & Teknologi Universitas Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jtst.v1i4.3005

Abstract

Sistem rekomendasi dirancang untuk membantu dalam pengambilan keputusan diawali dari mengidentifikasi masalah, memilih data yang relevan, menentukan cara pendekatan yang digunakan dalam tahapan proses pengambilan keputusan. Fokus dalam penelitian pengembangan ini mengacu pada pengembangan pendekatan waterfall. Jenis data dalam penulisan penelitian ini adalah jenis data kuantitatif, yaitu prosedur penelitian yang menghasilkan angka. Instrumen pengumpulan data dilakukan dengan wawancara secara terstruktur. Hasil yang disimpulkan dari penelitian pengembangan ini adalah dengan dikembangkannya sistem rekomendasi produk asuransi kendaraan memiliki acuan untuk memilih produk asuransi kendaraan yang didapat dari kriteria yang sudah ditentukan, sehingga kebijakan yang diambil oleh pengguna atau calon nasabah sesuai dengan kebutuhan.
RANCANG BANGUN SISTEM INFORMASI MANAJEMEN GUDANG APOTEK MENGGUNAKAN MODEL SOFTWARE DEVELOPMEN LIFE CYCLE (SDLC) DI APOTEK MARIFA Abdul Muiz Hasyim; Yoyok Seby Dwanoko; Abdul Aziz
RAINSTEK : Jurnal Terapan Sains & Teknologi Vol. 1 No. 4 (2019): Desember
Publisher : Fakultas Sains & Teknologi Universitas Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jtst.v1i4.3119

Abstract

Sistem informasi manajemen gudang apotek ini dibangun untuk membantu mengelola stok obat yang ada di gudang apotek. Fokus penelitian pengembangan ini mengacu pada pendekatan menggunakan model SDLC. Jenis data yang digunakan pada penelitian ini adalah jenis kualitatif, yaitu prosedur penelitian yang menghasilkan data tidak dalam bentuk angka. Instrumen penelitian dilakukan dengan observasi dan wawancara. Dalam penelitian Deni Eko Purwanto pada tahun 2013 sistem informasi pink apotek pacitan dibangun menggunakan model waterfall. Sedangkan pada penelitian ini dilakukan menggunakan model SDLC dan uji UAT. Hasil yang disimpulkan dari penelitian ini adalah dengan adanya sistem informasi manajemen gudang apotek, berdasarkan uji user acceptance test menunjukkan 86.43% responden menyatakan setuju bahwa dengan adanya sistem informasi manajemen gudang dapat membantu apotek MARIFA dalam mengelola data obat.
MODEL PROBLEM BASED LEARNING DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA TERHADAP KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIS SISWA Oswaldin Siana Kurniati; Sumadji Sumadji; Vivi Suwanti
RAINSTEK : Jurnal Terapan Sains & Teknologi Vol. 1 No. 4 (2019): Desember
Publisher : Fakultas Sains & Teknologi Universitas Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jtst.v1i4.3649

Abstract

Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya pengaruh model pembelajaran PBL terhadap kemampuan komunikasi matematis siswa di SMP Nasional Malang. Sampel penelitian ini dipilih menggunakan teknik purposive random sampling. Terpilih kelas VII A sebagai kelas eksperimen dan VII B sebagai kelas kontrol yang masing-masing berjumlah 32 siswa. Jenis penelitian adalah eksperimen semu (quasi experiment) dan menggunakan metode Nonequivalent control group design. Analisis data dalam penelitian ini berupa penguji instrumen penelitian yang terdiri atas validasi istrumen dan uji reliabilitas, uji normalitas, uji homogenitas serta uji hipotesis. Pengujian hipotesis menggunakan uji Independent Sample T-Test berbantuan program SSPS. Hasil penelitian diperoleh bahwa; (1) pengujian hipotesis diperoleh nilai signifikan 0.021<0.05. (2) Rata-rata nilai kemampuan komunikasi matematis siswa yang diberi perlakuan dengan model Problem Based Learning adalah 75.81 dan siswa yang di beri perlakuan dengan pembelajaran konvensional adalah 69.94. Kesimpulan penelitian ini terdapat pengaruh model PBL terhadap kemampuan komunikasi matematis siswa SMP Nasional Malang. Saran bagi peneliti selanjutnya mencoba memakai model lain untuk meneliti kemampuan komunikasi matematis siswa.
ANALISIS KEMAMPUAN PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIS SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL SPLDV KELAS X Maria Gratiana Manul; Djoko Adi Susilo; Trija Fayeldi
RAINSTEK : Jurnal Terapan Sains & Teknologi Vol. 1 No. 4 (2019): Desember
Publisher : Fakultas Sains & Teknologi Universitas Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jtst.v1i4.3655

Abstract

Fokus penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan pemahaman konsep matematis siswa dalam menyelesaikan soal SPLDV. Pendekatan penelitian ini adalah pendekatan kualitatif yang berjenis deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan metode tes, wawancara dan dokumentasi. Uji keabsahan data dilakukan dengan teknik triangulasi. Hasil penelitian dari penelitian ini, dari 25 siswa kelas X yang telah mengikuti tes, sebanyak 14 orang mendapatkan nilai dalam kategori tinggi, sebanyak 8 orang memperoleh nilai dalam kategori sedang, dan sebanyak 3 orang yang mendapatkan nilai dalam kategori rendah. Dari data tes maupun wawancara, dari data tersebut dapat diketahui bahwa kemampuan pemahaman konsep matematis sebagian besar siswa kelas X SMA Kristen Petra Malang dikatakan sudah baik.
MODEL RECIPROCAL TEACHING TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF MATEMATIKA Agustina Areq; Retno Marsitin; Vivi Suwanti
RAINSTEK : Jurnal Terapan Sains & Teknologi Vol. 1 No. 4 (2019): Desember
Publisher : Fakultas Sains & Teknologi Universitas Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jtst.v1i4.3657

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya pengaruh Pembelajaran Matematika Model Reciprocal Teaching Terhadap Kemampuan Berpikir Kreatif Matematika Peserta Didik Kelas VIII SMP PGRI 6 Malang. Jenis penelitian yang digunakan adalah eksperimen semu (quasi experiment). Subjek pada penelitian ini adalah peserta didik kelas VIII A sebagai kelas eksperimen sebanyak 35 peserta didik dan kelas VIII B sebagai kelas kontrol sebanyak 35 peserta didik.Teknik pengumpulan data menggunakan tes yang terdiri dari pretest dan posttest. Analisis data menggunakan uji validitas, uji reliabilitas, uji normalitas, uji homogenitas dan uji hipotesis. Pengujian hipotesis dalam penelitian ini menggunakan uji independent-Sampel T test. Hasil penelitian diperoleh bahwa nilai rata rata kemampuan berpikir kreatif peserta didik kelas eksperimen lebih baik dari kelas kontrol. Hal ini dilihat dari nilai signifikansi 0,048 0,05 dan hasil lembar kerja peserta didik setiap kelompok memperoleh nilai diatas kriteria ketuntasan minimal. Disimpulkan bahwa terdapat pengaruh pembelajaran matematika model reciprocal teaching terhadap kemampuan berpikir kreatif matematika peserta didik kelas VIII SMP PGRI 6 Malang. Disarankan untuk peneliti selanjutnya diharapkan dapat menggunakan model reciprocal teaching untuk materi yang berbeda sebagai studi perbandingan bahwa model ini sangat berpengaruh terhadap kemampuan berpikir kreatif peserta didik.
RANCANG BANGUN ALAT PENYEBAR PAKAN SECARA MAKSIMAL PADA MESIN PEMBERI MAKAN OTOMATIS IKAN LELE Ahmad Zaelani; Danang Aditya Nugraha; Anggri Sartika Wiguna
RAINSTEK : Jurnal Terapan Sains & Teknologi Vol. 1 No. 4 (2019): Desember
Publisher : Fakultas Sains & Teknologi Universitas Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jtst.v1i4.4088

Abstract

Teknologi sistem cerdas dapat membantu meringankan pekerjaan dalam menunjang pembudidaya contohnya pembudidaya ikan lele. Dalam perawatan ikan lele perlu adanya proses pemberian pakan ikan. Sehari pemberian pakan dilakukan sebanyak 3 kali yaitu pagi, sore, malam dan penebaran pakan harus diberikan secara merata agar pertumbuhan ikan sama rata. Pada dasarnya pembudidaya ikan lele masih menggunakan cara manual dalam memberikan pakan ikan lele tersebut. Dari hasil penelitian ini membuat sistem dengan kemampuan menebarkan pakan ikan lele secara merata. Sehingga dalam perawatan ikan lele lebih mudah dan menghemat waktu pembudidaya karena pemberian pakan ikan dilakukan secara otomatis dan pertumbuhan ikan lele bisa lebih baik lagi dibandingkan dengan pemberian pakan ikan lele cara manual.
IMPLEMENTASI ALGORITMA BOYER-MOORE PADA APLIKASI EATTORIA MERCHANT Nino Catur; Abdul Aziz; Muhammad Priyono Tri S
RAINSTEK : Jurnal Terapan Sains & Teknologi Vol. 1 No. 4 (2019): Desember
Publisher : Fakultas Sains & Teknologi Universitas Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jtst.v1i4.4097

Abstract

Aplikasi “Eattoria Merchant” merupakan wadah pendaftaran pengusaha restoran, cafe dan hingga warung-warung sederhana. Adanya aplikasi “Eattoria Merchant” para usaha lebih mudah mempromosikan produk makanan dan minuman. Seiring dengan hasil analisa dari sebuah system, terdapat kekurangan dalam pencarian produk makanan dan minuman pada aplikasi “Eattoria Merchant”. Saat pencarian produk makanan dan minuman masih menggunakan scroll view. Sehinggga saat mencari produk makanan dan minuman user merasa kesulitan. Karena masih belum adanya fitur pencarian maka peneliti akan menambahkan fitur pencarian produk makanan dan minuman dengan Algoritma Boyer Moore. Sehingga pencarian produk nantinya lebih efisien dalam penggunaannya. Manfaat dari Algoritma Boyer Moore meningkatkan efisiensi suatu proses pencarian produk makanan dan minuman, sehingga produk yang ingin dicari lebih efisien dalam penggunaan. “Eattoria Merchant” ini merupakan wadah pendaftaran pengusaha restoran, cafe dan hingga warung-warung sederhana yang akan diimplementasikan dengan Algoritma Boyer Moore. Tujuan dari penelitian ini adalah mengembangkan “Eattoria Merchant” untuk meningkatkan efisiensi suatu proses pencarian produk makanan dan minuman, sehingga orang yang melakukan proses pencarian produk bisa melihat data yang sudah ada. Berdasarkan dari analisis perbandingan ini proses pencarian produk setelah diterapkan Algoritma Boyer Moore maka pencarian data ini lebih efisien dalam penggunaannya.
UPAYA MENINGKATKAN MOTIVASI DAN PRESTASI BELAJAR SISWA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING BERBASIS PEER TUTORIAL Albertus Pati Molan; Akhmad Jufriadi; Hestiningtyas Yuli Pratiwi
RAINSTEK : Jurnal Terapan Sains & Teknologi Vol. 1 No. 4 (2019): Desember
Publisher : Fakultas Sains & Teknologi Universitas Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jtst.v1i4.4118

Abstract

Berdasarkan observasi yang dilakukan, motivasi belajar siswa masih sangat rendah sehingga prestasi belajar yang diperoleh siswa SMP Negeri 23 Malang Tahun Ajaran 20 16/2017, pada mata pelajaran IPA menjadi sangat rendah pula. Rata-rata ketuntasan berada di bawah Kriteria Ketuntasan Minimum (KKM) yaitu 68.51. Sedangkan nilai KKM maka yang dipakai di SMP Negeri 23 Malang adalah 75. Dilihat dan persyaratan ketuntasan tersebut siswa yang mencapai KKM untuk kelas VIII 3 hanya 13 siswa dan 33 siswa atau 37,17%. Dengan demikian peneliti akan menerapkan model pembelajaran inkuiri terbimbing berbasis peer tutorial untuk meningkatkan motivasi dan prestasi belajar siswa kelas VIII SMP Negeri 23 Malang. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi dan prestasi belajar siswa kelas VIII 3 SMP Negeni 23 Malang dengan menerapkan model pembelajaran inkuiri terbimbing berbasis peer tutorial subyek penelitian mi adalah siswa kelas VIII 3 SMP Negeni 23 Malang yang berjumlah 35 siswa. Penelitian mi menggunakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilakukan dalam dua sikius dengan tahapan-tahapan: (1) perencanaan, (2) pelaksanaaan, (3) observasi, (4) refleksi. Hasil penelitian keterlaksanaan pembelajaran pada sikius I adalah 78,35% berada pada kategori baik dan pada sikius II adalah 93,75% berada pada kategori sangat baik. Sedangkan untuk presentase motivasi belajar siswa path sikius I adalah 65,38% berada pada kategori cukup baik dan pada siklus I adalah 82.04% berada pada kategori baik. Dan presentase prestasi belajar siswa path siklus I adalah 65,71% dengan kategori cukup baik, dan pada siklus II meningkat menjadi 85,51% dengan kategori baik. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa penelitian model pembelajaran inquiri terbimbing berberbasis peer tutorial dapat meningkatkan motivasi dan prestasi belajar siswa.
PENGEMBANGAN MODUL IPA FISIKA BERBASIS PBL PADA POKOK BAHASAN GERAK LURUS UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA Sabina Yasriyani Lawut; Maris Kurniawati; Hestiningtyas Yuli Pratiwi
RAINSTEK : Jurnal Terapan Sains & Teknologi Vol. 1 No. 4 (2019): Desember
Publisher : Fakultas Sains & Teknologi Universitas Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jtst.v1i4.4119

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan modul IPA Fisika berbasis PBL pada pokok bahasan Gerak Lurus yang dikembangkan dan keefektifan modul yang dikembangkan dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa. Metode yang diterapkan Research and Development. Uji coba produk dilakukan di salah satu SMP PGRI di Kabupaten Malang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penilaian modul IPA terpadu berbasis PBL oleh ahli materi memperoleh rata-rata persentase 77,6% dengan kriteria layak, ahli media memperoleh rata-rata persentase 93,33%. Pada uji coba skala kecil, modul yang dikembangkan mendapat rata-rata persentase skor 88% dengan respon sangat baik oleh siswa. Hasil uji coba skala besar menunjukkan bahwa modul yang dikembangkan dalam kegiatan pembelajaran mendapat rata-rata persentase skor 88,90% dan guru memperoleh rata-rata persentase 93,12% dengan respon sangat baik oleh guru. Modul IPA Fisika berbasis Problem Based Learning efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa. Berdasarkan hasil analisis menunjukkan adanya peningkatan secara keseluruhan hasil tes kemampuan berpikir kritis siswa sesuai dengan indikator kemampuan berpikir kritis adalah sebagai berikut: (1) Memberikan penjelasan sederhana memperoleh peningkatan sebesar 0,661 dengan kriteria “sedang”, dimana nilai untuk kategori sedang yaitu 0,3<g<0,7. (2)Membangun keterampilan dasar memperoleh peningkatan sebesar 0,832 dengan kriteria “tinggi”, dimana nilai untuk kriteria “tinggi” g>0,7. (3) Menyimpulkan memperoleh peningkatan sebesar 0,941 dengan kriteria “tinggi”. (4) Memberikan penjelasan lanjut memperoleh peningkatan sebesar 0,834 dengan kriteria “tinggi”. (5) Mengatur strategi dan taktik memperoleh peningkatan sebesar 0,499 dengan kriteria “sedang”. Berdasarkan hasil analisis, skor total rata-rata untuk peningkatan hasil tes kemampuan berpikir kritis siswa adalah 0,7534 dengan kriteria “tinggi”, dimana nilai untuk kriteria “tinggi” yaitu g<0,7.
PERBEDAAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING (PBL) DENGAN PROBLEM SOLVING TERHADAP PRESTASI BELAJAR FISIKA Elisabeth Tai; Akhmad Jufriadi; Hestiningtyas Yuli Pratiwi
RAINSTEK : Jurnal Terapan Sains & Teknologi Vol. 1 No. 4 (2019): Desember
Publisher : Fakultas Sains & Teknologi Universitas Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jtst.v1i4.4120

Abstract

Tujuan dari penelitian ini antara lain adalah (1) Mengetahui perbedaan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dibandingkan dengan model pembelajaran Problem Solving dalam pencapaian prestasi belajar fisika. (2) Mengetahui efektifitas penggunaan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dan Problem Solving terhadap prestasi belajar fisika. Jenis penelitian ini adalah quasi experiment dengan posttest-only control design yang terdiri dari dua variable bebas dan satu variable terikat. Variable bebas adalah perbedaan model pembelajaran Problem Based Learning dan model pembelajaran Problem Solving sedangkan variable terikat adalah prestasi belajar. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X salah satu SMK Negeri di kota Malang. Penelitian ini menggunakan simple random sampling. Setelah dilakukan random dihasilkan kelas X MM-2 sebagai kelas eksperimen (28 siswa) dan kelas X MM-3 sebagai kelas control (32 siswa). Kelas eksperimen diberikan perlakuan berupa pembelajaran Problem Based Learning (PBL) sedangkan kelas control dengan Problem Solving. Data dikumpulkan dengan soal posttest. Data posttest dianalisis dengan menggunakan statistic ANOVA dengan taraf signifikan 5%. Hasil penelitian menunjukan nilai rata-rata post-test kelas eksperimen Problem Based Learning sebesar 78,75 dan kelas kontrol Problem Solving sebesar 72. Selisih nilai rata-rata post-test antara kedua kelas tesebut adalah 6,75. Selain itu uji hipotesis dengan ANOVA hasil yang diperoleh signifikansi sebesar 0,003 < 0,05 yang berarti ditolak karena sig. < 0,05. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa ada perbedaan prestasi belajar yang signifikan pada mata pelajaran Fisika yang pembelajarannya menggunakan model Problem Based Learning dengan pembelajarannya yang menggunakan model Problem Solving dan pembelajaran yang menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning lebih efektif dibandingkan dengan menggunakan model pembelajaran Problem Solving.

Page 1 of 1 | Total Record : 10