cover
Contact Name
Trija Fayeldi
Contact Email
trija_fayeldi@unikama.ac.id
Phone
+628156116099
Journal Mail Official
rainstek@unikama.ac.id
Editorial Address
Jl. Supriadi No 48 Malang, Kode Pos : 65148 Jawa Timur, Indonesia Phone: (0341) 801488 ext. 229/133
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Rainstek : Jurnal Terapan Sains dan Teknologi
ISSN : -     EISSN : 27216209     DOI : https://doi.org/10.21067/jtst.v1i4.4088
Rainstek: Jurnal Terapan Sains dan Teknologi welcome article submissions from all applied science and technology research areas including Mathematics, Physics, Technology, and Information System . Papers relating directly or indirectly to all aspect of these fields are also welcome to submit. RAINSTEK: Jurnal Terapan Sains dan Teknologi is intended to provide a forum for the expression of new ideas, as well as a place for exposition of these areas of knowledge that can further understanding of science and technology issues and concerns.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol. 4 No. 3 (2022): September" : 7 Documents clear
Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning Virtual Untuk Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Siswa Pada Materi Getaran Dan Gelombang Angela Mirawati; Sholikan Sholikan; Nurul Ain
RAINSTEK : Jurnal Terapan Sains & Teknologi Vol. 4 No. 3 (2022): September
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jtst.v4i3.7488

Abstract

Penelitian yang diadakan di kelas 8A SMPN 2 Wagir mempunyai tujuan mengetahui mutu atau kualitas keterlaksanaan model pembelajaran Problem Based Learning secara Virtual dalam meningkatkan kemampuan pemecahan masalah IPA Fisika siswa kelas 8 di SMPN 2 Wagir serta mengetahui bagaimana peningkatan kemampuan pemecahan masalah siswa setelah model pembelajaran Problem Based Learning Virtual diterapkan di kelas 8 SMPN 2 Wagir. Penelitian yang diadakan di kelas 8A SMPN 2 Wagir melibatkan dari 32 orang peserta didik. Hasil penelitian memperlihatkan rata-rata keterlaksanaan kegiatan pembelajaran pada tahapan pendahuluan yang ditemukan pada siklus I sebesar 68,75%. Sementara itu siklus II ditahap pendahuluan memperlihatkan rata-rata sejumlah 81,25%. Pada kegiatan inti perolehan rata-rata presentase yang ada pada siklus I sejumlah 75%. Kemudian pada siklus II perolehan nilai presentase rata-rata pada tahap inti dengan nilai 87,5%. Sedangkan pada tahap penutup rata-rata presentase keterlaksanaan pembelajaran di siklus I yang didapatkan dengan nilai rata-rata 75%. Sementara siklus II memperlihatkan perolehan rata-rata yang presentase dengan nilai rata-rata 87,5%. Penambahan atau peningkatan presentase keterlaksanaan pembelajaran dari siklus I ke siklus II ini memperlihatkan bahwa keterlaksanaan pembelajaran menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning Virtual tergolong pada kategori amat baik. Perolehan nilai ata-ratadi siklus I dengan nilai presentase 78,75% dari 32 siswa. Hasil perolehan nilai rata-rata berdasarkan observasi awal atau prasiklus yakni 68,90%. Perolehan nilai rata-rata pada dengan nilai presentase dengan besar 81,09%. Oleh karena itu dengan diterapkannya model pembelajaran Problem Based Learning Virtual ini dapat meningkatkan kemampuan pemecahan masalah siswa.
Penerapan Simple Additive Weighting Method Guna Penentuan Sistem Pendukung Keputusan Bantuan Program Keluarga Harapan Dondi; Yoyok Seby Dwanoko
RAINSTEK : Jurnal Terapan Sains & Teknologi Vol. 4 No. 3 (2022): September
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jtst.v4i3.7543

Abstract

pemerintah mengeluarkan berbagai macam program bantuan, yaitu salah satunya program yang memberikan bantuan uang tunai kepada peserta PKH. Seperti di desa belung kecamatan poncokusumo terdapat pendataan warga yang terdaftar dalam penerima PKH tidak sesuai dan pendataan penerima PKH ini diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS), karena data belum diperbarui. Karena terkait data yang digunakan dalam pendataan tidak tepat sasaran dari BPS tahun 2015, sehingga terdapat keluarga sejahtera terdaftar dan yang keluarga yang kurang mampu tidak terdaftar di program PKH. Penelitian ini bertujuan untuk pendataan program bantuan yang belum terdaftar dalam keluarga penerima manfaat atau PKH. Untuk memudahkan admin dalam seleksi penerima bantuan dibutuhkan sebuah sistem pendukung keputusan menentukan penerima bantuan program keluarga harapan menggunakan metode Simple Additive Weighting (SAW). Metode SAW adalah mencari penjumlahan terbobot dari rating kinerja pada setiap alternatif pada semua kriteria. Adapun tahapannya yaitu menentukan alternatif, menentukan kriteria, memberikan nilai rating, membuat matriks keputusan, membuat tabel rating, menentukan bobot,menentukan normalisasi, hasil dari rating ternormalisasi, dan hasil akhir. Hasil dari penelitian adalah sebuah SPK untuk menghitung dan memproses data perangkingan dari nilai terendah dan nilai tertinggi. Dengan adanya sistem ini dapat menentukan penerima bantuan PKH dengan tepat sasaran.
Pengembangan Aplikasi Amit Sebagai Media Pembelajaran Matematika Pada Materi Matriks Kelas XI Sangaji Handi Sawaka; Trija Fayeldi; Yuniar Ika Putri Pranyata
RAINSTEK : Jurnal Terapan Sains & Teknologi Vol. 4 No. 3 (2022): September
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jtst.v4i3.7644

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kevalidan, keefektifan dan kepraktisan media yang dikembangkan pada penggunaan aplikasi android. Pada penelitian ini peneliti mengunakan metode penelitian pengembangan dan ADDIE (analysis, design, development, implementation and evaluation) sebagai model pengembangan. Berdasarkan hasil validasi ahli media sebesar 91,25% dengan kriteria sangat valid, validasi ahli materi sebesar 81,67% dengan kriteria valid dan ahli pembelajaran sebesar 81,25% dengan kriteria valid. Berdasarkan hasil uji kepraktisan pada uji coba lapangan terbatas sebesar 84.79% dengan kriteria praktis dan uji coba lapangan luas sebesar 80,34% dengan kriteria praktis. Berdasarkan hasil uji keefektifan pada uji coba lapangan terbatas sebesar 100,00% dengan kriteria efektif dan uji coba lapangan luas sebesar 80,33% dengan kriteria efektif. Sehingga dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran matematika pada materi matriks valid, praktis dan efektif digunakan dalam pembelajaran di sekolah.
Analisis Kesalahan Siswa Dalam Menyelesaikan Soal Cerita Segitiga Dan Segiempat Dengan Tahapan Newman Pada Siswa SMP Katolik Santa Maria 1 Malang Adwilson Laga Lamadoken; Sumadji Sumadji; Riski Nur Istiqomah Dinulloh
RAINSTEK : Jurnal Terapan Sains & Teknologi Vol. 4 No. 3 (2022): September
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jtst.v4i3.7786

Abstract

Hasil pengamatan menunjukkan bahwa siswa di SMP Katolik Santa Maria 1 Malang mengalami kesulitan dalam menyelesaikan soal matematika. Hanya 4% siswa yang mencapai Metrik Kualifikasi Minimum (KKM) 75 pada rata-rata akhir semester matematika mereka. Pengalaman guru menunjukkan bahwa siswa sering salah menghitung ketika mencoba menyelesaikan segitiga dan segiempat. Selain itu, banyak siswa yang terus menyalahgunakan rumus tersebut.Siswa lebih cenderung memahami gagasan hanya menghafal rumus dan tidak memahaminya dengan benar, yang bisa menjadi penyebabnya. Ada kemungkinan siswa melakukan kesalahan tambahan yang berkontribusi pada rendahnya prestasi belajar matematika mereka. Menggunakan tahap Newman untuk memecahkan cerita segitiga dan segiempat, penelitian deskriptif kualitatif semacam ini bertujuan untuk menentukan di mana kesalahan siswa. Penelitian ini mengukur kesalahan menggunakan indikator kesalahan Newman.Tahap membaca, tahap pemahaman, tahap transformasi, tahap keterampilan proses, dan tahap penyandian semua bagian dari tahap kesalahan Newman. Wawancara dan tes tertulis digunakan dalam penelitian ini. Siswa kelas tujuh di Santa Maria 1 Katolik SMP di Malang menjadi peserta penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Faktanya, 4 subjek dalam tahap pemahaman, 1 subjek dalam tahap konversi, 1 subjek dalam tahap keterampilan proses, dan 3 subjek dalam tahap keterampilan proses semuanya melakukan kesalahan. Kesalahan pada halaman deskripsi adalah kesalahan. Untuk Soal 2, 1 pada tahap pemahaman membaca, 4 pada tahap pemahaman, 5 pada tahap konversi, 6 pada tahap kemampuan proses, dan melakukan kesalahan dalam penulisan jawaban. Untuk mengetahui lebih banyak tentang jenis kesalahan yang dilakukan siswa, peneliti selanjutnya disarankan untuk melakukan wawancara mendalam atau lebih terfokus.
Sistem Rekomendasi Penerima Bantuan PKH Dengan Metode Smart Guna Mendukung Keputusan Pemerintah Desa Ronald Adrianus Umbu Kabali Umbu; Yoyok Seby Dwanoko; Hari Lugis Purwanto
RAINSTEK : Jurnal Terapan Sains & Teknologi Vol. 4 No. 3 (2022): September
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jtst.v4i3.7818

Abstract

Apabila seseorang tidak dapat memenuhi kebutuhan dasarnya akan pangan, papan, sandang, pendidikan, dan pekerjaan, maka ia dianggap miskin. Isu kemiskinan terus menghinggapi masyarakat Indonesia. Melaksanakan Program Keluarga Harapan merupakan salah satu upaya pengentasan kemiskinan agar seluruh rakyat Indonesia dapat menikmati kesejahteraan dan keadilan sosial (Harmaja & Hutauruk, 2021). Program Keluarga Harapan didirikan dengan tujuan untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat yang rentan dan berpenghasilan rendah sesuai dengan Peraturan Menteri Sosial Nomor 1 Tahun 2018. akses keluarga terhadap kesejahteraan sosial, pendidikan, dan pelayanan kesehatan. Saat mengambil keputusan,Pendekatan SMART bertujuan untuk mengumpulkan semua data yang berkaitan dengan berbagai kriteria dan atribut. Parameter ini memanfaatkan data sebelum dan sesudah, yang akan dikelompokkan bersama untuk memberikan solusi terbaik untuk hasil akhir(Hutagalung et al.,2021). Framework ini dapat dianggap dapat berkolaborasi dengan pengurus PKH dalam memilih individu masing-masing daerah penerima PKH agar dapat beroperasi dengan sukses dengan adanya hasil rencana pemilihan jaringan yang mendukung secara emosional untuk saran penerima manfaat PKH dengan menggunakan teknik metode SMART di Desa Pandanrejo. Jaringan pendukung digunakan untuk mempercepat metode komputasi yang paling umum dan membuat laporan proposal untuk penerima manfaat PKH. Membuat laporan evaluasi tidak membutuhkan banyak waktu maupun biaya karena terdapat fitur cetak laporan.
Sistem Informasi Pengelolaan Anggaran Pendapatan Dan Belanja Desa (APBDes) Di Desa Glanggang Berbasis Web Faustina Peni Lazar Lazar; Jacobus Wiwin Kuswinardi; Hari Lugis Purwanto
RAINSTEK : Jurnal Terapan Sains & Teknologi Vol. 4 No. 3 (2022): September
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jtst.v4i3.7829

Abstract

Sistem Informasi Pengelolaan APBDes sangatlah memiliki peran krusial pada kesuksesan dalam membangun daerah. APBDes menjadi gambaran dari kemampuan dan kinerja kepemerintahan di desa untuk mengelola serta membiayai penyelenggaraan pemerintahan serta melaksanakan pembangunan desa. Pada kantor desa Glanggang yang masih menggunakan Microsoft Excel serta untuk pengelolaan APBDes dalam penyimpanan data dikomputer untuk saat ini tidak ada pengaman password sehingga demikian dokumen dapat diakses bagi siapapun. Sedangkan untuk bagian data yang disimpan dalam bentuk hardcopy disimpan dalam bentuk arsip untuk kemudian dibuat sebagai laporan APBDes yaitu dengan menyalin data-data dari arsip lain kemudian disusun laporan. Dari permasalahan tersebut perlu adanya sistem informasi pengelolaan APBDes agar pengelolaan data APBDes lebih akurat. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan sistem infromasi pengelolaan APBDes berbasis website yang dapat mengoptimalkan bendahara dalam pengelolaan data keuangan APBDes, laporan keuangan APBDes, dengan menggunakan model pengembangan waterfall. Pengukuran kelayakan website yang dilakukan penelitian ini yaitu menggunakan User Accpance Test (UAT) dan didapatkan hasil rata-rata 86,7% dari 25 responden.
Implementasi Augmented Reality Markerless User Defined Target Pada Enhance Learning Pengenalan Komponen Internet Of Things (IoT) Adnan Wahyudi Arisandi; Rini Agustina; Yoyok Seby Dwanoko
RAINSTEK : Jurnal Terapan Sains & Teknologi Vol. 4 No. 3 (2022): September
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jtst.v4i3.7923

Abstract

Augmented Reality merupakan teknologi yang tergabung antara benda virtual dan nyata melalui proses komputeristik, merupakan media yang sangat cocok dalam pengembangan pembelajaran berbasis teknologi. Salah satu pengembangan pembelajaran Augmented Reality dapat di implementasikan dalam pembelajaran Internet of thing melaui objek rangkaian dan komponen IoT. Tujuan penelitian ini yaitu Mengimplementasikan augmented reality untuk meningkatkan pembelajaran internet of things yang akan di implementasikan dalam bentuk 3D dan pengimplementasian perancangan IoT, dan untuk membantu mahasiswa dalam memahami fungsi komponen serta pengunaan komponen dan dapat mengimplementasiakan dalam materi. Metode yang dikembangkan dalam penelitian ini adalah MDLC atau Multimedia Development Life Cycle terdiri atas enam tahapan meliputi a)pengonsepan, tahapan dimana menentukan audien yang menghasilkan rumusan konsep aplikasi yang dibuat; b)perancangan tahapan dimana pembuatan flowchart, dan storyboard sebagai acuan konsep awal pembuatan; c)pengumpulan bahan dimana akan dikumpulkan bahan bahan yang diperlukan saat pembuatan; d) pembuatan, merupakan mulainya pembuatan aplikasi yang sebenarnya dengan memanfaatkan hasil dari proses sebelumnya yang telah di lakukan; e) pengujian dilakukan untuk mengecek fungsi kerja aplikasi untuk dilakukan perbaikan apabila ada kesalahan: dan f)pendistribusian yaitu tahap akhir ketika sudah aplikasi sudah berjalan dengan sempurna dan siap digunakan serta disimpan untuk dilakukan update sewaktu-waktu. Sehinga dari proses perancangan tersebut menghasilkan berupa aplikasi Aungmented Reality Markerless User Defined Target 3D komponen IoT berbasis Android

Page 1 of 1 | Total Record : 7