cover
Contact Name
Moh Yamin Darsyah
Contact Email
mydarsyah@walisongo.ac.id
Phone
+6285876365599
Journal Mail Official
jurnallitbangedusaintech@gmail.com
Editorial Address
LitbangMu Jawa Tengah Office Singosari 33 Semarang, Indonesia Telp. +62 85876365599 Email: jurnallitbangedusaintech@gmail.com Web: http://journal.pwmjateng.com/index.php/jle
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Litbang Edusaintech
ISSN : 27463478     EISSN : 2746346X     DOI : https://doi.org/10.51402/jle.v1i1
The Jurnal Litbang Edusaintech (JLE) is an open access and peer-reviewed journal, published by LitbangMu Jawa Tengah, which is a dissemination medium for research result from scientists and engineers in many fields of Education, Science and Technology. JLE is a biannual journal. The editors welcome submissions of papers describing recent theoretical and experimental research related to: (1) Theoretical articles; (2) Empirical studies; (3) Practice-oriented papers; (4) Case studies; (5) Review of papers, books, and resources; (6) Community service and development.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 47 Documents
Flexibility of Nonparametric Regression Spline Truncated on Data without a Specific Pattern Andrea Tri Rian Dani; Narita Yuri Adrianingsih; Alifta Ainurrochmah; Riry Sriningsih
Jurnal Litbang Edusaintech Vol. 2 No. 1 (2021): Volume 2 No 1 2021
Publisher : Litbang PWM Jawa Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51402/jle.v2i1.30

Abstract

Bentuk pola hubungan antara variabel prediktor dan variabel respon ada yang diketahui, namun pada nyatanya ada pula yang tidak diketahui. Apabila bentuk pola hubungan antara variabel respon dan variabel prediktor tidak diketahui, pendekatan regresi nonparametrik merupakan pendekatan yang paling sesuai. Pendekatan regresi nonparametrik tidak tergantung pada asumsi bentuk kurva regresi tertentu, sehingga akan memberikan fleksibilitas yang tinggi. Salah satu estimator regresi nonparametrik yang terkenal adalah spline truncated. Spline truncated merupakan potongan-potongan polinomial yang memiliki sifat tersegmen dan kontinu. Pada penelitian ini, akan disimulasikan pola hubungan antara kedua variabel yaitu respon dan prediktor yang tidak memiliki pola tertentu, yang kemudian didekati dengan dua pendekatan regresi, yaitu parametrik dan nonparametrik. Berdasarkan ukuran kebaikan estimasi kurva regresi menggunakan koefisien determinasi diperoleh hasil bahwa pendekatan regresi nonparametrik lebih baik daripada pendekatan regresi parametrik. Hal ini dikarenakan pendekatan regresi nonparametric memiliki fleksibilitas yang tinggi sehingga mampu menyesuaikan sendiri bentuk estimasi kurva regresi.
Exploratory Data Analysis Grup Chat Whatsapp Mata Kuliah Manajemen Pembiayaan Pendidikan (Studi Kasus di Pascasarjana Universitas Negeri Semarang) Izza Hasanul Muna
Jurnal Litbang Edusaintech Vol. 2 No. 1 (2021): Volume 2 No 1 2021
Publisher : Litbang PWM Jawa Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51402/jle.v2i1.32

Abstract

Dewasa ini, whatsapp (WA) telah menjadi sosial media yang sangat penting dalam kegiatan berkomunikasi dan pembelajaran daring (e-learning).. Hal ini tidak lepas dari fitur dan fungsinya yang beranekaragam, seperti mengirim pesan, berbagi file, video, suara, dan bahkan dapat berbagi lokasi secara real-time. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konten grup chat whatsapp pada mata kuliah manajemen pembiayaan pendidikan tahun 2020 di pascasarjana Universitas Negeri Semarang. Selain itu, penelitian ini juga mempunyai tujuan lain yaitu mengeksplorasi tingkat penggunaan WA oleh anggota grup. Jenis penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif yang analisisnya dilakukan menggunakan bantuan bahasa pemrograman Python. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam 1 semester, terdapat 14 anggota grup, 606 pesan, 44350 kata, 7 link website, dan 24 karakter emoji dengan total frekuensi sebanyak 122. Adapun kata yang paling sering digunakan oleh pengguna grup adalah kata “nggih pak”. Kata ini merupakan sebuah kata dalam bahasa jawa yang digunakan apabila seseorang menyetujui sesuatu. Berdasarkan hasil penelitian, juga dapat diidentifikasi siapa anggota grup teraktif, rata – rata pesan yang dikirim oleh masing – masing anggota grup, dan kapan hari teraktif grup. Melalui analisis konten, dapat diperoleh informasi – informasi penting yang dapat membantu menunjang proses pembelajaran e-learning.
Pengaruh Terapi Bekam Basah (Wet Cupping) Terhadap Kadar Hemoglobin, Fe, Dan Kadar TIBC (Total Iron Binding Capacity) Pada Pasien Anemia Syaifullah Syaifullah; Taufiqurrachman Taufiqurrachman; Titiek Sumarawati; Setyo Trisnadi; Saugi Abduh; Siti Thomas
Jurnal Litbang Edusaintech Vol. 2 No. 1 (2021): Volume 2 No 1 2021
Publisher : Litbang PWM Jawa Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51402/jle.v2i1.33

Abstract

Bekam sangat berkhasiat untuk berbagai macam penyakit, bekam juga merupakan preventive medicine dan pengobatan simptomatis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh bekam basah terhadap Kadar Hemoglobin, Fe, dan Kadar TIBC pada pasien Anemia. Penelitian quasi experimental dengan pre dan post test tanpa kelompok kontrol, Sampel ditentukan sebanyak 21 orang dan mendapat terapi bekam basah. Analisis data pada penelitian ini dilakukan dengan uji Wilcoxon Signed Ranks Test dan uji T berpasangan. Terdapat perbedaan yang bermakna secara statistik dimana hasil uji didapatkan p value 0,000 pada masing – masing variabel dengan kadar hemoglobin medapatkan pengaruh tertinggi dengan selisih hasil rata – rata post test sebesar -0,266 (SD = 72), kemudian Fe sebesar -0,105 (SD = -0,048), dan selanjutnya pada kadar TIBC -0,67 (SD = -0,167). Terapi bekam basah berpengaruh terhadap peningkatan kadar Hb, Fe, dan penurunan kadar TIBC pada pasien anemia.
Pengaruh Pemberian N-Acetylcystein Terhadap Kadar Hormon Testosteron pada Hiperkolesterolemia Nenik Faozah; Taufiqurrachman Nasihun; Chodidjah Chodidjah; Titiek Sumarawati; Danis Pertiwi; Joko Wahyu Widodo
Jurnal Litbang Edusaintech Vol. 2 No. 1 (2021): Volume 2 No 1 2021
Publisher : Litbang PWM Jawa Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51402/jle.v2i1.35

Abstract

Hiperkolesterolemia mengakibatkan terjadinya peningkatan produksi ROS yang menimbulkan stress oksidatif dengan peningkatan Lipid Peroksidase (LPO) yang menyebabkan infertilitas dengan penurunan kadar testoteron. Kondisi ini dapat dinetralkan dengan mengkonsumsi antioksidan dari luar tubuh seperti N-Acetylcysteine (NAC). Untuk mengetahui pengaruh pemberian NAC terhadap hormon testoteron yang diberi diet tinggi kolesterol. Penelitian ekperimental dengan pendekatan post test only control group design. Subyek penelitian berjumlah 24 ekor tikus jantan galur sparague dawley yang dibagi secara acak menjadi 4 kelompok. Kelompok K1 tanpa pemberian NAC dan diet tinggi kolesterol. Kelompok K2 tanpa pemberian NAC namun diberi diet tinggi kolesterol. Kelompok K3 dan K4 diberi diet tinggi kolesterol dan NAC masing-masing dengan dosis 3,14 mg/ml dan 6,3 mg/ml. Hari ke 25 dilakukan pengambilan darah untuk pemeriksaan kadar testoteron di IBL FK UNISSULA pada November - Desember 2020. Uji One Way Anova menunjukkan perbedaan bermakna pada kadar testoteron menunjukkan perbedaan bermakna (p=0,021). Hasil uji Post Hoc Tukey kadar testoteron pada K1 dan K4 menunjukkan perbedaan signifikan terhadap K2 (p<0,05). Pemberian NAC menunjukan secara bermakna dapat meningkatkan kadar hormon testoteron yang diberi diet tinggi kolesterol.
Pengaruh Ekstrak Propolis (Metode CMCE) Terhadap Kadar Malondialdehid (MDA) Dan Degenerasi Tubulus Renalis Alamsyah Alamsyah; Shofa Chaasani; Joko Wahyu Widodo; Taufiqurrachman Nasihu; Chodidjah Chodidjah; Titiek Sumarawati
Jurnal Litbang Edusaintech Vol. 2 No. 1 (2021): Volume 2 No 1 2021
Publisher : Litbang PWM Jawa Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51402/jle.v2i1.36

Abstract

Gangguan ginjal akut (GnGA) merupakan suatu keadaan dimana proses laju filtrasi glomerulus ginjal menurun secara cepat yang menyebabkan retensi nitrogen terutama kreatinin dan blood urea nitrogen (BUN). Kondisi ini dapat dinetralkan dengan mengkonsumsi antioksidan dari luar tubuh seperti Propolis (metode CMCE). Untuk mengetahui pengaruh ekstrak propolis (metode CMCE) terhadap kadar MDA dan degenerasi tubulus renalis. Penelitian ekperimental dengan pendekatan post test only control group design. Subyek penelitian berjumlah 25 ekor tikus jantan galur wistar yang dibagi secara acak menjadi 5 kelompok. Kelompok K1 tanpa diinduksi gentamisin. Kelompok K2 diinduksi gentamisin dan tanpa diberi ekstrak propolis metode CMCE. Kelompok P1, P2 dan P3 diinduksi gentamisin dan ekstrak propolis metode CMCE masing-masing dengan dosis 200, 400, 800 mg/k, BB per hari per oral selama 7 hari. pemeriksaan kadar Malondialdehid (MDA) di IBL FK UNISSULA dan pemeriksaan degenerasi tubulus renalis di RSI Sultan Agung Semarang pada Maret - Juli 2020. Uji One Way Anova menunjukkan perbedaan bermakna pada kadar MDA dan degenerasi tubulus renalis menunjukkan perbedaan bermakna (p<0,05). Pemberian ekstrak propolis metode CMCE menunjukan berpengaruh secara signifikan terhadap kadar MDA dan skor total degenerasi tubulus renalis yang diinduksi gentamisin.
Implementation of Terrestrial Survey for Plantation Land Suitability in Precet Forest Park, Sumbersuko Village, Wagir District, Malang Regency.: Implementasi Survei Terrestrial untuk Kesesuaian Lahan Perkebunan di Precet Forest Park, Desa Sumbersuko, Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang. Ramadhani Anggit Utami; Nada Husnia Putri; Deinar Ardhany Rahma Calista; Rachmadita Ersa Eka Putri
Jurnal Litbang Edusaintech Vol. 2 No. 1 (2021): Volume 2 No 1 2021
Publisher : Litbang PWM Jawa Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51402/jle.v2i1.38

Abstract

ABSTRAK- Penelitian ini merupakan penelitian dengan teknik pengambilan sampel berdasarkan kondisi gemorfologi wilayah dan observasi sebagai dasar pengukuran indentifikasi lapangan. Lokasi penelitian terletak pada Precet Forest park Desa Sumbersuko Kecamatan Wagir Kabupaten Malang. Hasil observasi dan survei lapangan, dalam penggunaan lahan di Precet Forest Park di dominasi oleh perkebunan campuran. Mengacu pada peta topografi dan hasil observasi lapangan penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesesuaian lahan perkebunan di Precet Forest Park Desa Sumbersuko Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang. Analisis kesesuaian lahan diperlukan untuk menilai kesesuaian lahan pada lahan yang memungkinkan untuk suatu budidaya di Precet Forest Park. Berdasarkan hasil analisis menujukkan lokasi penelitian baik digunakan untuk pengembangan perkebunan, karena memiliki kondisi tanah dengan kandungan organik yang tinggi. Kata Kunci : Precet Forest Park, kesesuaian lahan, perkebunan. ABSTRACT- This research is a research with sampling techniques based on the condition of regional gemorfology and observation as the basis of field identification measurement.The research location is located in Precet Forest park Sumbersuko Village District Wagir Malang Regency.The results of observations and field surveys, in land use in Precet Forest Park are dominated by mixed plantations.Referring to the topographic map and field observation results this study aims to analyze the suitability of plantation land in Precet Forest Park Sumbersuko Village Wagir District, Malang Regency.Land suitability analysis is required to assess the suitability of land on land that allows for cultivation in Precet Forest Park.Based on the results of the analysis shows the research location is well used for plantation development, because it has soil conditions with a high organic content. Keywords : Precet Forest Park, land suitability, plantations.
Front Matters: Front Cover, Editorial Team & Table of Contents Editorial Board
Jurnal Litbang Edusaintech Vol. 2 No. 1 (2021): Volume 2 No 1 2021
Publisher : Litbang PWM Jawa Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Impact of Music Intervention (Listening to Indian Classical Music) on Mental Wellbeing during COVID-19 Pandemic Roan Mukherjee
Jurnal Litbang Edusaintech Vol. 2 No. 2 (2021): Volume 2 No 2 2021
Publisher : Litbang PWM Jawa Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51402/jle.v2i2.19

Abstract

Background: Reports show that mental wellbeing may be negatively affected by the COVID-19 pandemic. The ragas of Indian classical music are believed to have therapeutic effects. This study was done to investigate the impact of an Indian raga on mental wellbeing during the COVID-19 pandemic. Materials and Methods: It was a one-group before-after design study. A total of 45 adult subjects of Kolkata, recruited online, using convenience sampling during the lockdown, underwent a pre-test via Google forms using Warwick-Edinburg Mental Wellbeing Scale (WEMWBS) to evaluate mental wellbeing before the administration of music intervention. After two weeks of music intervention, that consisted of passively listening to raga Hamsadhwani, a post-test using the same scale and the same medium was done. Results: The results showed that the post-test mean of the total score 51.1 (SD = 3.9) of WEMWBS was significantly (p< 0.001) higher than the pre-test mean of the total score 30.9 (SD = 4.6). The same trend was reflected by the mean difference pertaining to all of the components of WEMWBS. Conclusion: It was concluded that raga Hamsadhwani may be effective in improving mental wellbeing in a pandemic situation. There is a need to do more work by improvising the research design employed in the present study. This will help to interpret more accurately and more meaningfully the effects of Indian raga music on mental wellbeing.
A literature review: The comparison of the sedimentation and flotation technique for Fasciola hepatica detection in livestok Alisa Qudrotun Munawaroh; Endry Nugroho Prasetyo; Maharani Pertiwi Koentjoro
Jurnal Litbang Edusaintech Vol. 2 No. 2 (2021): Volume 2 No 2 2021
Publisher : Litbang PWM Jawa Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51402/jle.v2i2.21

Abstract

Fascioliasis is an infection of the trematodes of Fasciola hepatica and Fasciola gigantica which causes disease worldwide. This trematode infection commonly attacks ruminants, especially in cattle, buffalo, sheep, goats, pigs and humans, as well. This disease can cause significant economic losses in the livestock industry, mainly through death, liver damage, reduced production of meat, milk and wool, and expenses for deworming. Parasitological examination for identification of fasciola infection was carried out by visually observing fecal samples for adult worms and then examined by simple flotation (using saturated NaCl solution) and formalin-ethyl acetate sedimentation techniques. Here, we were systematically reviewed existing knowledge about sensitive and efficient fasciola observation methods for the identification of fasciola species. Four databases of articles that met the inclusion requirements were compiled for the literature review. This article was published between 2015-2020 and reports on the identification of fasciola species using one or a combination of sedimentation and flotation methods. As a result, the combined method of sedimentation and flotation has the best sensitivity and egg recovery rate (Ef) values for fasciola identification.   Abstrak Fascioliasis merupakan infeksi trematoda spesies Fasciola hepatica dan Fasciola gigantica yang menimbulkan penyakit di seluruh dunia. Infeksi trematoda ini umum menyerang ruminansia, terutama pada sapi, kerbau, domba, kambing, babi dan bisa terjadi pada manusia. Penyakit ini dapat menimbulkan kerugian ekonomi yang cukup besar dalam industri ternak, terutama melalui kematian, kerusakan hati, berkurangnya produksi daging, susu, dan wol, dan pengeluaran biaya untuk obat cacing. Pemeriksaan parasitologi untuk identifikasi infeksi fasciola dilakukan dengan mengamati sampel feses secara visual untuk cacing dewasa dan kemudian diperiksa dengan cara flotasi sederhana (menggunakan larutan NaCl jenuh) dan teknik sedimentasi formalin-etil asetat. Disini, kami meninjau secara sistematis pengetahuan yang ada tentang metode pengamatan fasciola yang sensitif dan efisien dalam identifikasi spesies fascioal. Empat data base artikel yang telah memenuhi syarat inklusi disusun untuk tinjauan literature review. Artikel ini terbit antara tahun 2015-2020 dan melaporkan identifikasi spesies fasciola menggunakan salah satu atau gabungan metode sedimentasi dan flotasi. Hasilnya, metode gabungan antara sedimentasi dan flotasi memiliki nilai sensitivitas dan nilai tingkat pemulihan telur (egg recovery rate, Ef) paling baik untuk identifikasi fasciola.
Tinjauan Kemanan Proses Produksi Handsanitizer FTI-UMI Muh Arman; Afrianti Afrianti; Ayudia Maghfirah
Jurnal Litbang Edusaintech Vol. 2 No. 2 (2021): Volume 2 No 2 2021
Publisher : Litbang PWM Jawa Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51402/jle.v2i2.24

Abstract

Di Indonesia penyebaran virus covid-19 telah meresahkan masyarakat khususnya di kota Makassar. Sejak munculnya virus covid-19, masyarakat kini kesulitan untuk menemukan antiseptik seperti handsanitizer. Berdasarkan latar pendidikan yang sedang kami jalani. Kami berinisiatif untuk membuat handsanitizer, dengan tujuan untuk membantu masyarakat mendapatkan handsanitizer yang aman digunakan sehari-hari. Pencegahan penyebaran bakteri, virus dan jamur yang paling tepat adalah dengan mencuci tangan menggunakan sabun dan air yang mengalir. Tetapi perkembangan masyarakat yang modern menuntut manusia untuk selalu bergerak cepat dan menggunakan waktu seefisien mungkin, handsanitizer merupakan produk pilihan masyarakat saat ini, karena mudah dibawa kemana-mana dan mudah didapatkan(Walidah & Supriyanta, 2014). Pertama-tama yang kita lakukan adalah menyiapkan alat dan bahan. Kemudian mencampurkan aloe vera dan alkohol 70% dengan perbandingan 1:7 ke dalam gelas piala, selanjutnya mencampurkan aloe vera dengan alkohol lalu menambahkan esensial oil sebanyak 50 ml. kemudian mengaduknya selama 30 menit. Pembuatan hand sanitizer ini menggunakan bahan alkohol 70% dengan gel aloe vera dengan penambahan ekstrak kulit jeruk manis (Citrus x sinensis). Bahan yang digunakan dari handsanitizer adalah bahan-bahan yang alami sehingga aman untuk digunakan, bahkan alkohol yang digunakan dapat di antisipasi dengan penambahan aloe vera yang digunakan untuk memberikan nutrisi pada kulit. Serta esensial oil dari bahan alami yaitu kulit jeruk manis.