cover
Contact Name
Ervi Suminar
Contact Email
ijpn@umg.ac.id
Phone
+6285730793038
Journal Mail Official
ijpn@umg.ac.id
Editorial Address
Program Studi Keperawatan dan Profesi Ners Fakultas Kesehatan Universitas Muhammadiyah Gresik Jl Proklamasi No 54 Gresik » Tel / fax : (031)3951414 / (031)3952585
Location
Kab. gresik,
Jawa timur
INDONESIA
Indonesian Journal of Professional Nursing (IJPN)
ISSN : 27465799     EISSN : 2747156X     DOI : 10.30587
Core Subject : Health,
IJPN is Indonesian Journal of Professional Nursing The purpose of this journal is to facilitate Nurse, Scientist, and Researcher to publish research articles or articles reviews. This journal basically contains of topics on Nursing, and Health. This journal is managing by health faculty Nursing study program University of Muhammadiyah Gresik.
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 5 No 2 (2024)" : 10 Documents clear
Perbedaan Pengetahuan Ibu Sebelum Dan Sesudah Health Education Tentang Pencegahan Stunting Pada Bayi BBLR Rochmah, Ninik; Zuhroh, Diah Fauzia; Widiyawati, Wiwik; Af'ida, Nuning Khurotul; Hermendy, Bastu Edo; Wijanarko, Endri
Indonesian Journal of Professional Nursing Vol 5 No 2 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30587/ijpn.v5i2.7890

Abstract

Asupan zat gizi yang tidak mencukupi selama masa bayi untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan yang cepat, hambatan pertumbuhan dalam kandungan, bayi BBLR dan seringnya terkena penyakit infeksi selama awal masa kehidupan adalaah penyebab utama dari kajadian stunting. Stunting istilah dari badan kerdil/pendek, dimana anak usia di bawah 5 tahun mengalami kondisi gagal tumbuh akibat kekurangan gizi kronis dan infeksi berulang yang terjadi selama masa periode 1000 hari pertama kehidupan (HPK). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui adanya perbedaan pengetahuan ibu sebelum dan sesudah health education tentang pencegahan bayi BBLR. Desain penelitian ini adalah Pra-Eksperimen One-Group Pra-Post Test Design dengan jumlah populasi sebanyak 64 ibu dengan bayi BBLR dan sampel yang ditetapkan sebanyak 30 ibu dengan bayi BBLR. Teknik sampling menggunakan accidental sampling tanpa menetapkan kriteria inklusi. Penelitian menggunakan kuesioner dan leaflet. Penelitian ini mengunakan Uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil penelitian menunjukkan pengetahuan ibu sebelum dilakukan health education sebagian besar ibu memiliki pengetahuan kurang sebanyak 27 (90%) dan pengetahua ibu sesudah dilakukan health education sebagian besar memiliki pengetahuan cukup sebanyak 18 (60%). Berdasarkan uji statistik Wilcoxon Sign Rank Test didapatkan nilai p= 0,000 (α<0.05), sehingga kesimpulannya ada perbedaan pengetahuan ibu sebelum dan sesudah health education tentang pencegahan stunting pada bayi BBLR.
Pengaruh Senam Otak Terhadap Gangguan Kognitif Pada Lansia Di Wilayah Kerja Puskesmas Sedati Sidoarjo Farida, Denis; Anggrasari, Anggun Pranessia
Indonesian Journal of Professional Nursing Vol 5 No 2 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30587/ijpn.v5i2.8529

Abstract

Gangguan kognitif merupakan kondisi degeneratif yang berdampak signifikan pada lansia, mempengaruhi fungsi kognitif dan kualitas hidup mereka. Senam otak, suatu latihan mental dan fisik, berfungsi untuk merangsang aktivitas otak dan telah banyak digunakan sebagai upaya pencegahan terhadap gangguan kognitif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh senam otak terhadap tingkat keparahan gangguan kognitif pada lansia di wilayah kerja Puskesmas Sedati, Sidoarjo. Desain penelitian yang digunakan adalah eksperimen kuasi dengan metode purposive sampling. Sampel terdiri dari 30 lansia dengan gangguan kognitif, yang dibagi ke dalam dua kelompok: kelompok perlakuan (n = 15) yang menerima program senam otak selama satu bulan dan kelompok kontrol (n = 15) yang tidak menerima intervensi. Variabel independen dalam penelitian ini adalah senam otak, sementara variabel dependen adalah tingkat keparahan gangguan kognitif pada lansia, yang diukur menggunakan instrumen kuesioner Mini-Mental State Examination (MMSE). Analisis data dilakukan dengan uji Wilcoxon untuk menguji perubahan skor gangguan kognitif sebelum dan sesudah intervensi dalam masing-masing kelompok. Hasil menunjukkan bahwa kelompok perlakuan mengalami penurunan tingkat keparahan gangguan kognitif yang signifikan (ρ = 0,001) dibandingkan dengan kelompok kontrol (ρ = 0,008). Temuan ini mengindikasikan bahwa senam otak berperan signifikan dalam menurunkan gejala gangguan kognitif pada lansia di wilayah tersebut.
Pengaruh Gaya Kepemimpinan Demokratis Kepala Ruangan Terhadap Kinerja Perawat Di Instalasi Rawat Inap Zahroh, Roihatul; Gustomi, Mono Pratiko; Istiroha, Istiroha; Kasiyadi, Oti
Indonesian Journal of Professional Nursing Vol 5 No 2 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30587/ijpn.v5i2.8734

Abstract

Gaya kepemimpinan demokratis banyak disukaioleh para bawahan sehingga dapat mempengaruhi kinerja perawat, dimana gaya kepemimpinan demokratis ditemukan adanya peran serta dari bawahan dalam mengambil sebuah keputusan yang dilakukan dengan bermusyawarah.Kinerja perawat dalam hal ini sangat mempengaruhi citra pelayanan suatu rumah sakit di masyarakat. Penelitian ini bertujuan menjelaskan pengaruh gaya kepemimpinan demokratis kepala ruangan terhadap kinerja perawat di Instalasi Rawat Inap Rumah Sakit Petrokimia Gresik. Desain penelitian ini adalah pre-experimental, dengan pendekatan one group pre-test-post test design. Populasi penelitian adalah seluruh perawat di Instalasi Rawat Inap RS Petrokimia Gresik sebanyak 44 perawat. Sampel diambil dengan teknik total sampling diperoleh responden sebesar 44 orang.Variabel penelitian terdiri dari variabel independen dan dependen. Pengumpulan data menggunakan instrumen penilaian kinerja dari alat ukur SPO dan lembar penilaian kinerja. Data yang terkumpul diolah dan diuji menggunakan uji Wilcoxon dengan taraf signifikan α<0,05. Hasil penelitian dengan uji Wilcoxon menunjukkan α = 0,000 sehingga α < 0,05 yang berarti H1 diterima dan Ho ditolak yang berartiter dapat pengaruh yang signifikan gaya kepemimpinan demokratis terhadap kinerja perawatdi Instalasi Rawat Inap Rumah Sakit Petrokimia Gresik. Berdasarkan hasil penelitian diharapkan perawat dapat menjaga kepercayaan pimpinan, meningkatkan potensi diri, dan dapat menempatkan diri sebaik-baiknya dalam pekerjaannya. Pihak rumah sakit hendaknya membuat kebijakan yang mendukung terlaksananya kepemimpinan kepala ruangan dengan gaya demokratis yang terbuka dapat meningkatkan kinerja perawat.
Hubungan Kemandirian Dengan Nilai Glukosa Darah Penderita DM Tipe 2 Di Puskesmas Kamoning Istibsaroh, Faridatul; Qomariya, Nurul; Mawardi, Elok Alfiah; Sugiyanto, Jatim; Arif, Ahmad Zaini
Indonesian Journal of Professional Nursing Vol 5 No 2 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30587/ijpn.v5i2.8705

Abstract

Diabetes mellitus is a disease characterized by increased blood glucose levels, which can cause various complications, including damage to blood vessels, heart, kidneys, and increase the risk of stroke and death. Type 2 diabetes mellitus is caused by insulin retention in muscle and liver cells, which ultimately interferes with the ability of pancreatic beta cells to produce insulin, so that glucose cannot enter the body's cells. The purpose of this study was to analyze the relationship between independence and blood glucose values ​​in patients with type 2 diabetes mellitus in the Kamoning Health Center work area. The design of this study was a quantitative cross-sectional approach with a population of all type 2 diabetes mellitus patients at the Kamoning Health Center of 55 people. Samples were taken using a purposive sampling technique, with a total of 48 patients. The instruments used were the Summary of Diabetes Self-Care Activities (SDSCA) questionnaire and the Easy Touch GCU blood glucose measuring device. The results showed that out of 48 respondents, 20 patients (41.7%) had controlled glucose values ​​with good self-care, while 1 patient (2.1%) had controlled glucose values ​​with poor self-care. On the other hand, 15 patients (31.2%) had uncontrolled glucose levels despite good self-care, and 12 patients (25%) had uncontrolled glucose levels with poor self-care. The Chi Square test showed a p value = 0.006, indicating a relationship between independence and blood glucose values. The conclusion of this study is that there is a relationship between independence and blood glucose values ​​in patients with type 2 diabetes mellitus. Good self-care behavior and routine monitoring of blood glucose values ​​are very important to control glucose values ​​and prevent further complications.
Determinan Kenaikan Berat Badan Pada Akseptor Kontrasepsi Suntik Depo-Medroxyprogesterone Acetate (DMPA) Nuari, Marsiana Fabiani; Yuliati, Luluk; Wijayanti, Irfana Tri
Indonesian Journal of Professional Nursing Vol 5 No 2 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30587/ijpn.v5i2.8781

Abstract

Kenaikan berat badan (BB) merupakan efek samping yang umum pada wanita pengguna kontrasepsi suntik Depo-Medroxyprogesterone Acetate (DMPA). Pada penggunaan terus-menerus kontrasepsi ini selama 2-3 tahun, dapat meningkatkan lemak tubuh sebanyak 3,4%. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan kenaikan BB pada akseptor Suntik DMPA di Desa Kelampai Setolo.Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik untuk mempelajari hubungan usia, paritas, lama pemakaian, dan aktivitas fisik dengan kenaikan BB pada akseptor suntik DMPA. Populasi dalam penelitian adalah seluruh akseptor suntik DMPA di Desa Kelampai Setolo Kecamatan Meranti, Kabupaten Landak, Kalimantan Barat, dengan sampel sebanyak 69 orang. Pengumpulan data dilakukan melalui pengukuran berat badan dan pengisian kuesioner. Instrumen yang digunakan adalah timbang BB dan lembar kuesioner. Analisis statistik menggunakan uji Spearman’s Rho untuk analisis bivariat dan regresi logistik berganda untuk analisis multivariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 44,9% responden berusia 20-35 tahun, 43,5% multipara, 49,3% telah menggunakan DMPA selama lebih dari 12 bulan, dan 52,2% memiliki aktivitas fisik sedang. Kenaikan berat badan kurang dari 5 kg ditemukan pada 52,2% responden. Terdapat hubungan signifikan antara usia (p = 0,015), paritas (p = 0,010), lama pemakaian (p = 0,006), dan aktivitas fisik (p = 0,013) dengan kenaikan berat badan. Keempat faktor ini secara bersama-sama menjelaskan 43,4% variasi kenaikan berat badan. Pemantauan kenaikan berat badan penting dilakukan untuk mencegah obesitas dan risiko kesehatan yang terkait. Harapan setelah dilakukannya penelitian ini adalah dapat mengedukasi akesptor Suntik DMPA agar dapat mengimbangi efek samping dari kontrasepsi ini dengan cara melakukan pola hidup yang sehat.
Analisis Luaran Maternal Dan Neonatal Berdasarkan Indeks Massa Tubuh (IMT) Pada Pra Hamil Di Bangkalan Qomari, Selvia Nurul; Nikmah, Nurun; Antina, Rila Rindi
Indonesian Journal of Professional Nursing Vol 5 No 2 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30587/ijpn.v5i2.8706

Abstract

Pregnancy is a crucial period in a woman's life. Although it is a physiological process, pregnancy carries certain warning signs and complications that can threaten the health of both mother and baby. Nutritional issues experienced by a woman before and during the early stages of pregnancy can significantly impact the quality of the pregnancy and the subsequent stages of life. This study aims to analyze maternal and perinatal outcomes based on pre-pregnancy BMI. This research employs an analytic design with a retrospective approach. The study’s variables include the independent variable of pre-pregnancy BMI, while the dependent variables are maternal outcomes (gestational age at delivery) and perinatal outcomes, including low birth weight and asphyxia. The population for this study consisted of women who gave birth in Bangkalan Regency. The sampling technique used was probability sampling, specifically purposive sampling. The statistical test using Spearman Rank showed a p-value of 0.802 (>0.05), indicating no correlation between pre-pregnancy BMI and gestational age at delivery. A p-value of 0.277 (>0.05) indicated no significant relationship between pre-pregnancy BMI and birth weight. However, a p-value of 0.005 (<0.05) and a correlation coefficient of 0.287 indicated a weak correlation between pre-pregnancy BMI and asphyxia/Apgar score. It is essential for pregnant women to monitor their weight gain during pregnancy to align with recommended guidelines.
Hubungan Tingkat Stres Dengan Durasi Waktu Bermain Gim Online Pada Remaja Di Sekolah Menengah Atas Kota Banda Aceh Masthura, Syarifah; Satria, Budi; Maulina, Maulina
Indonesian Journal of Professional Nursing Vol 5 No 2 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30587/ijpn.v5i2.9088

Abstract

Stres merupakan salah satu permasalahan yang sering dihadapi oleh remaja saat ini. Remaja mengalami stres tersebut diakibatkan adanya tekanan akademik, sosial, dan emosional, sehingga mereka mengalihkan stres tersebut dengan bermain gim online. Bermain gim online yang terlalu lama menyebabkan kecanduan dan mengganggu kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat stres dengan durasi waktu bermain gim online pada remaja SMA. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain korelatif menggunakan pendekatan cross sectional study. Jumlah populasi 160 siswa dan jumlah sampel 114 siswa yang dipilih berdasarkan teknik proportional sampling. Alat pengumpulan data menggunakan kuesioner tingkat stres Perceived Stress Scale (Pss-10). Data dianalisis menggunakan uji chi square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat stres pada kategori sedang sebanyak 78 responden (68,4%) dan durasi waktu bermain gim online kategori berlebihan sebanyak 69 responden (60,5%) dengan p-value=0,001 . Hubungan tersebut menunjukkan bahwa tingkat stres bisa mempengaruhi durasi bermain gim online. Diharapkan kepada instansi pendidikan untuk melakukan skrining melalui kuesioner tingkat stres pada remaja yang bermain gim online dan memberikan edukasi.
Efektivitas Exercise Dan Scar Massage Pada Chronic Wound e.c Post Debridement Dan STSG : Study Case Astuti, Dwi Nur; Aisah, Siti; Triyana, Triyana
Indonesian Journal of Professional Nursing Vol 5 No 2 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30587/ijpn.v5i2.8704

Abstract

STSG dilakukan untuk menutupi berbagai luka yang disebabkan oleh luka bakar, trauma atau pengangkatan tumor dll dengan cara mengambil kulit dari lokasi donor yang akan menyembuhkan dan memindahkan kulit ke area yang membutuhkan. Pasca dilakukan STSG akan menimbulkan jaringan parut pada bekas luka, terindikasi munculnya kontraktur jaringan parut dan ROM terbatas, peningkatan tingkat nyeri pruritus peningkatan tingkat kecemasan dan penurunan kualitas hidup terkait kesehatan. Peran fisioterapi berupa pemberian exercise dan scar massage diharapkan akan mempercepat proses perbaikan remodelling jaringan kulit. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efektifitas exercise dan scar massage pada kasus chronic wound e.c post debridement dan STSG. Metode penelitian menggunakan case report, dengan pemberian intervensi exercise dan scar massage sebanyak 4x terapi dengan frekuensi 1x dalam seminggu dan 15 menit untuk durasi massagenya, setelah dilakukan evaluasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kekuatan grup otot fleksi hip sinistra dan ekstensi hip sinistra, peningkatan LGS fleksi, ekstensi, abduksi dan adduksi hip sinistra, serta adanya perbaikan skala POSAS pada pasien. Kesimpulan dari case report ini adalah pemberian exercise dan scar massage pada chronic wound terbukti efektif
Hubungan Pola Asuh Orang Tua Dan Lingkungan Dengan Perilaku Seks Pranikah Pada Remaja Nurdin, Nasrayanti; Sulaeman, Sulaeman; Sinta, Sinta; Nurjanna, Nurjanna
Indonesian Journal of Professional Nursing Vol 5 No 2 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30587/ijpn.v5i2.8294

Abstract

Perilaku seksual menjelaskan tentang segala tingkah laku yang di dorong oleh hasrat seksual baik dengan lawan jenis maupun sesame jenis, bentuk tingkah laku bias bermacam macam, mulai dari perasaan tertarik sampai tingkah laku berkencan, bercumbu dan bersenggama. Menurut data dari World Health Organization (WHO) tahun 2022 tingkat perilaku seksual sangat tinggi di daerah berkembang dan daerah maju. 9,3% atau sekitar 3,7 juta remaja menyatakan pernah melakukan hubungan seksual. Survey Demografi Kesehatan Indonesia tahun 2021 menunjukkan bahwa kasus perilaku seks pranikah remaja sebanyak 44.267 kasus dan mengalami peningkatan pada tahun 2022 menjadi 46.821 kasus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pola asuh dan lingkungan terhadap perilaku seks pra nikah pada remaja. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan design cross sectional study. Populasi dalam penelitian ini adalah semua remaja yang berusia 10-19 tahun dan berada di Wilayah Kerja Puskesmas Unaaha Kabupaten Konawe sebanyak 215 orang. Sampel dalam penelitian ini adalah sebagian remaja yang berada di Wilayah Kerja Puskesmas Unaaha Kabupaten Konawe sebanyak 68 orang dengan teknik pengambilan sampel secara Purposive Sampling dengan menggunakan analisis statistik Uji Chi-Square . Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan pola asuh orang tua dengan perilaku seks pranikah dengan nilai ρ=0,001<α=0,05.Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan lingkungan dengan perilaku seks pranikah dengan nilai ρ=0,005<α=0,05.Untuk orang tua memberikan pengawasan yang lebih optimal kepada anak, mengenai hal yang negatif atau yang bisa membawa dampak negatif terutama mengenai seks bebas sedini mungkin dan melakukan kontrol terhadap pergaulan remaja di lingkungan maupun dengan teman sebayanya. Sedangkan untuk pengetahuan tidak lebih penting dibandingkan dengan kontrol diri.
Hubungan Tingkat Pengetahuan Perawat Tentang Early Warning Score (EWS) Dengan Respon Time Kegawatdaruratan Di IGD UPT RSUD Banggai Kabupaten Banggai Laut K, Fergiawan; Siauta, Viere Allanled; Sulfian, Wahyu
Indonesian Journal of Professional Nursing Vol 5 No 2 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30587/ijpn.v5i2.6390

Abstract

Early warning score (EWS) merupakan sebuah sistem untuk mendeteksi secara dini kondisi fisiologis berdasarkan respon klinis, yang biasanya digunakan di unit bedah medis dan unit gawat darurat. Proses pengkajian dan observasi sangat diperlukan tingkat pengetahuan perawat yang baik dalam melakukan tindakan pengkajian dan mengobservasi. Pengetahuan penting untuk dikuasai perawat, karena seseorang tidak dapat memberikan pelayanan yang cepat, tepat dan akurat kalau perawat tersebut tidak mengetahui pengkajian kegawatdaruratan. Respon time merupakan kecepatan dalam penanganan pasien, dihitung sejak pasien datang sampai dilakukan penanganan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan tingkat pengetahuan perawat tentang early warning score (EWS) terhadap respon time kegawatdaruratan di IGD UPT RSUD Banggai Kabupaten Banggai Laut. Jenis penelitian ini yaitu penelitian kuantitatif dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 32 responden, dengan menggunakan teknik total sampling. analisi data menggunakan Chi-Square dengan uji alternatif Fisher Exact, dengan hasil p-value 0,005 (<0,05) sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara tingkat pengetahuan perawat tentang early warning score (EWS) terhadap respon time kegawatdaruratan di IGD UPT RSUD Banggai Kabupaten Banggai Laut. Saran bagi UPT RSUD Banggai Kabupaten Banggai Laut agar dapat memfasilitasi perawat untuk mengikuti seminar atau pelatihan kegawatdaruratan agar perawat dapat memperoleh ilmu serta skill yang dapat diaplikasikan di rumah sakit

Page 1 of 1 | Total Record : 10