cover
Contact Name
Theresia Dwi Siwi
Contact Email
siwi24@gmail.com
Phone
+628155067248
Journal Mail Official
poltekadlibrary2020@gmail.com
Editorial Address
Kesatrian Poltekad Jl. Raya Anggrek, Pendem, Junrejo. Batu
Location
Kota batu,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Elkasista
ISSN : -     EISSN : 27231291     DOI : -
Jurnal Elkasista Poltekad membahas tentang keilmuan yang berhubungan dengan sensor transducer, sistem kontrol, artificial intelligent, sistem rangkaian analog digital, micro controller dan interfacing.
Articles 127 Documents
Teknik IMPLEMENTASI MONITORING SISTEM SORTASI BUAH JERUK BERBASIS INTERNET OF THINGS (IoT) UNTUK MENJAGA KUALITAS HASIL PANEN : Elkasista eko pranoto; Bintar Wijaya Wijaya; Mokhammad Syafaat
Elektronika Sistem Senjata Vol 7 No 1 (2026): Jurnal Elkasista
Publisher : Pustaka Poltekad

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54317/elka.v7i1.919

Abstract

Proses penyortiran buah jeruk yang masih dilakukan secara manual menimbulkan berbagai keterbatasan, seperti ketidakakuratan penghitungan, inkonsistensi penimbangan, dan rendahnya efisiensi kerja. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan sistem monitoring sortasi buah jeruk otomatis berbasis Internet of Things (IoT) guna mendukung pengelolaan hasil panen secara lebih efisien dan akurat. Sistem yang dikembangkan memanfaatkan sensor proximity untuk mendeteksi jumlah buah serta sensor load cell untuk mengukur berat buah. Data hasil pembacaan sensor diproses oleh mikrokontroler ESP32 dan dikirimkan melalui jaringan Wi-Fi ke Firebase Realtime Database, kemudian ditampilkan secara real-time melalui aplikasi Android yang dikembangkan menggunakan platform Kodular. Pengujian dilakukan terhadap kemampuan monitoring sistem dan kualitas komunikasi data menggunakan parameter Quality of Service (QoS), meliputi delay dan packet loss. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem mampu mengklasifikasikan buah jeruk ke dalam empat kategori mutu (Kecil, Sedang, Besar, dan Lainnya) secara otomatis dengan kinerja komunikasi data yang stabil. Rata-rata delay yang diperoleh sebesar 0,34 detik dan packet loss sebesar 0%, sehingga sistem dinyatakan andal dalam mendukung proses monitoring hasil panen secara real-time.
Teknologi DESAIN DAN IMPLEMENTASI SISTEM ANTARMUKA DAN OTOMASI LOGIKA RULE-BASED SYSTEM (RBS) BERBASIS PROTOKOL MQTT DIGUNAKAN UNTUK SMART MILITARY HOUSING: Elektronika Vanka Eka; Kaiyanto; Dimas Fajar Maulana
Elektronika Sistem Senjata Vol 7 No 1 (2026): Jurnal Elkasista
Publisher : Pustaka Poltekad

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54317/elka.v7i1.930

Abstract

Adopsi teknologi Internet of Things (IoT) dalam sektor pertahanan, atau dikenal sebagai Internet of Military Things (IoMT), menuntut standar keamanan, determinisme, dan efisiensi energi yang lebih tinggi dibandingkan sistem komersial. Penelitian ini mengusulkan rancang bangun sistem antarmuka pengguna dan otomasi untuk hunian militer cerdas (Smart Home Military) menggunakan logika Rule-Based System (RBS) yang diintegrasikan dengan protokol komunikasi Message Queuing Telemetry Transport (MQTT). Berbeda dengan pendekatan Machine Learning yang probabilistik, RBS dipilih karena sifatnya yang deterministik, yang krusial untuk protokol keamanan militer. Sistem dibangun menggunakan arsitektur broker-centric dengan implementasi keamanan TLS/SSL. Hasil pengujian menunjukkan bahwa integrasi MQTT dengan RBS menghasilkan latensi rata-rata pengiriman pesan kendali sebesar 45ms pada jaringan lokal dan eksekusi logika RBS di bawah 10ms. Sistem ini menawarkan solusi antarmuka yang responsif serta otomasi yang andal untuk manajemen energi dan keamanan perimeter di lingkungan militer.
Teknologi RANCANG BANGUN PEMILAH JERUK OTOMATIS BERDASARKAN UKURAN DAN BERAT: elektronika Bintar wijaya; Eko Pranoto
Elektronika Sistem Senjata Vol 7 No 1 (2026): Jurnal Elkasista
Publisher : Pustaka Poltekad

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54317/elka.v7i1.935

Abstract

Kegiatan pascapanen buah jeruk pada tahap sortasi berdasarkan ukuran dan bobot masih banyak dilakukan secara manual sehingga rentan terhadap inkonsistensi hasil dan pemborosan tenaga kerja. Penelitian ini mengembangkan prototype conveyor pemilah jeruk siam otomatis yang memadukan dua parameter sortasi secara bersamaan yaitu dimensi fisik buah dan beratnya. Pada sisi klasifikasi ukuran, sistem menggunakan tabung sortir mekanis berdiameter berjenjang yang dilengkapi lima sensor proximity inframerah E18-D80NK. Buah dikelompokkan ke dalam grade D (5 cm), grade C (6 cm), grade B (7 cm), dan grade A (lebih dari 7 cm). Pengukuran bobot dilakukan oleh empat unit load cell 5 kg yang dikonfigurasi dalam susunan jembatan Wheatstone dan dikuatkan oleh modul HX711. Seluruh data dari kedua subsistem diolah oleh mikrokontroler ESP32 dan ditampilkan pada LCD 20x4. Evaluasi kinerja memperlihatkan bahwa sensor proximity E18-D80NK berhasil mendeteksi dan mencacah buah dengan rerata akurasi 98,75%, sementara sensor load cell mencatat rerata akurasi 98,30%. Durasi sortasi pada skenario campuran tercatat 2,05 menit. Temuan ini membuktikan bahwa sistem conveyor otomatis yang dikembangkan layak diterapkan sebagai solusi sortasi jeruk yang lebih efisien dan konsisten dibanding metode konvensional.
SISTEM PENDETEKSI MUSUH DI POS DAERAH KONFLIK MENGGUNAKAN SENSOR GEOPHONE PADA MALAM HARI BERBASIS ARDUINO UNO: Elkasista Irfan Fachrudin Priyanta; Sofyan Widodo; Fajar Kholid
Elektronika Sistem Senjata Vol 3 No 2 (2022): Jurnal Elkasista
Publisher : Pustaka Poltekad

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54317/elka.v3iOktober.299

Abstract

Abstract: The post of the conflict area in Papua at night is in danger of an enemy approaching silently. Thus, resulting in material and personnel losses. To minimize personnel and material losses, it is necessary to have a silent enemy detector with efficiency and high effectiveness. The purpose of this study is to help post guards in conflict areas so that the level of vigilance at night is higher. For this reason, researchers made a tool that is able to detect enemies at night using geophone sensors by planting them in the ground and sent to the post using the NRF24L01 radio frequency after being processed by Arduino uno. In this study, experimental methods are used to achieve maximum results and will focus on geophone sensors, experiments carried out when the sensors are planted in the ground to detect vibrations that occur when there are humans around the post. The geophone sensor will detect the frequency that occurs when around the postal area there are humans walking. From the frequency data that has been concluded, you will get data that vibrations that occur when humans are around the post that has been processed by Arduino Uno are then sent via radio frequency and a warning will appear on the post in the form of LED lights and buzzer sounds that are like the sound of crickets. With this detection device, the security of posts in conflict areas is more maintained and safer at night. Keywords: Geophone Sensor, NRF24L01, Arduino Uno.
IMPLEMENTASI SENSOR FINGERPRINT DAN PENGOLAHAN CITRA WAJAH PADA SISTEM PENGAMANAN SENJATA ELEKTRIK BERBASIS RASPBERRY PI: Elkasista Muhammad Hasan; erdiyan ariyanda; Suko Wiyanto
Elektronika Sistem Senjata Vol 3 No 2 (2022): Jurnal Elkasista
Publisher : Pustaka Poltekad

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54317/elka.v3iOktober.300

Abstract

Alutsista dalam militer merupakan barang yang diawasi dan diatur oleh negara, salah satunya adalah senjata api. Dalam beberapa tahun ini banyak terjadi pencurian atau penyalahgunaan senjata api oleh beberapa oknum ataupun sekelompok orang untuk hal-hal yang melanggar hukum, hal ini disebabkan oleh masih lemahnya tingkat pengamanan penyimpanan senjata tersebut, yang sebagian besar masih menggunakan sistem pengamanan konvensioanal yaitu dengan menggunakan rantai dan gembok, sehingga sangat mudah untuk menembus sistem keamanan tersebut. Untuk itu peneliti membuat sebuah inovasi sistem pengamanan senjata yang lebih efektif dan efisien, Implementasi Sensor Fingerprint Dan Pengolahan Citra Wajah Pada Sistem Pengamanan Senjata Elektrik Berbasis Raspberry Pi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan sistem keamanan senjata yang lebih baik dari sebelumnya . Metode yang dipakai merupakan metode kuantitatif yakni hasil yang didapatkan adalah berupa persentase dari setiap uji yang dilakukan. Penelitian ini dilakukan selama 6 bulan di Lab Elektronika Poltekad Kodiklatad. Pada penelitian ini dijelaskan bahwasannya sistem biometric berupa rancang bangun firearm storage ini terdiri dari dua sistem yakni pengenalan wajah serta fingerprint. Untuk mendeteksi pengenalan wajah peneliti menggunakan webcam logitech C270 dengan jarak perubahan antara 0 cm-100 cm. Hasil yang diperoleh dari pendetekian pengenalan wajah ini adalah diketahui ada empat ekspresi yang bisa dikenali dan terdeteksi yakni tersenyum, biasa, cemberut dan tertawa dengan nilai akurasi masing-masing adalah 100%. Sedangkan pada pendeteksian fingerprint didapatkan hasil berupa ada lima kondisi ibu jari yang bisa dideteksi dengan nilai akurasinya sebesar 100% yakni adanya noda, posisi tepi kanan, kiri, full serta ujung jari. Sedangkan pendeteksian jari ini tidak akan dikenali apabila jari berdebu, terluka serta basah dengan masing-masing nilai akurasi 0%.
IPLEMENTASI SENSOR ULTRASONIK PADA ALAT PENGHITUNG OTOMATIS PULL UP DAN SHUTTLE RUN DENGAN METODE ARTIFICAL NEURAL NETWORK: Elkasista Fakhrruddin Wirakusuma; Ahmad Husaefi Husaefi
Elektronika Sistem Senjata Vol 4 No 1 (2023): Jurnal Elkasista
Publisher : Pustaka Poltekad

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54317/elka.v4iMei.304

Abstract

Kesegaran Jasmani (Garjas) adalah kegiatan yang harus dilakukan oleh Prajurit TNI atau dalam penerimaan sebagai calon prajurit TNI. Tes Garjas salah satu bentuk tes yang berfungsi mengetahui tingkat kesegaran jasmani, sehinga prajurit TNI mampu menerima beban pelatihan, pembinaan, pelaksanaan tugas pokok dan penunjang karir serta sebagai syarat untuk usulan kenaikan pangkat dan pelaksanakan pendidikan selanjutnya . Dalam pelaksanaan test Garjas dibagi dua bagian yakni Garjas A dilanjut Garjas B. Pada bagian Garjas B terdapat pull up dan lari shuttle run. saat Garjas terdapat beberapa kendala diantaranya : kurangnya panitia Garjas, sering terjadi kesalahan dan hasil yang diperoleh kurang efektif. Untuk mengatasi hal tersebut maka penulis merancang alat otomatis yang bisa mendeteksi bahu dan dagu dengan menggunakan tiga sensor ultrasonik ping parallax, ketika dagu melewati tiang pull up yang sudah terpasang sensor maka alat akan menghitung secara otomatis dan ketika prajurit TNI melewati tiang start pada lari shuttle run maka stopwatch akan mulai menghitung dan stopwatch akan berhenti secara otomatis ketika prajurit TNI melewati tiang finish. Alat ini dapat mendeteksi secara otomatis dengan menampilkan dilayar LCD ketika prajurit TNI melakukan kesalahan diantaranya : (menjatuhkan tiang, mendahului aba-aba “Ya” atau finish tidak menyilang, maka prajurit TNI harus mengulang. Alat ini dilengkapi dengan laser U85-2010132 yang berfungsi untuk mengukur jarak secara otomatis antara dua tiang pada lari shuttle run dan nilai langsung ditampilkan di layar LCD sehingga peserta dapat melihat nilai secara transparan, dan hasil otomatis masuk ke komputer menggunakan jaringan internet.
IMPLEMENTASI IMAGE PROCESSING UNTUK PENGAMBILAN DATA REAL TIME PADA ROBOT BERKAKI 6 (HEXAPOD) BERBASIS RASPBERRY PI 3: ELEKTRONIKA SISTEM SENJATA Noven Indra Prasetya; Achmad Afif Irwansyah; Jeki Saputra
Elektronika Sistem Senjata Vol 3 No 2 (2022): Jurnal Elkasista
Publisher : Pustaka Poltekad

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54317/elka.v3iOktober.323

Abstract

Tugas pokok TNI adalah menegakkan dan mempertahankan keutuhan serta kedaulatan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia. Pada lingkup TNI-AD salah satu tugas operasi yang dilakukan adalah operasi pembebasan tawanan. Tugas Operasi ini bertujuan untuk melakukan pembebasan tawanan baik kelompok maupun perorangan dari musuh. Operasi ini membutuhkan ketelitian, kewaspadaan dan keterampilan yang tinggi serta harus mengetahui secara detail posisi dan keadaan sasaran yang akan dituju. Namun, saat ini proses pengamatan lokasi sasaran masih manual dengan cara menggunakan prajurit masuk secara langsung ke lokasi sasaran, sehingga hal ini beresiko terhadap gugurnya prajurit. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, maka dibuat robot berkaki 6 yang dapat melakukan pengamatan lokasi sasaran guna mengurangi resiko tersebut serta dapat menunjang keberhasilan tugas operasi pembebasan tawanan. Robot ini dilengkapi dengan Image Processing pada Raspberry Cam untuk pengambilan data real time sehingga dapat melakukan pengamatan lokasi yang dilewati oleh robot dan akan ditampilkan dalam bentuk video real time pada layar monitoring. Pengambilan data real time dikirim melalui wireless dengan waktu yang real time pada layer monitoring dengan menggunakan Raspberry Pi 3. Pengambilan data real time berupa video tersebut akan tertampil pada tablet sehingga lokasi sasaran dapat langsung dilihat pada monitor tablet.

Page 13 of 13 | Total Record : 127