cover
Contact Name
Theresia Dwi Siwi
Contact Email
siwi24@gmail.com
Phone
+628155067248
Journal Mail Official
poltekadlibrary2020@gmail.com
Editorial Address
Kesatrian Poltekad Jl. Raya Anggrek, Pendem, Junrejo. Batu
Location
Kota batu,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Elkasista
ISSN : -     EISSN : 27231291     DOI : -
Jurnal Elkasista Poltekad membahas tentang keilmuan yang berhubungan dengan sensor transducer, sistem kontrol, artificial intelligent, sistem rangkaian analog digital, micro controller dan interfacing.
Articles 96 Documents
Teknologi PENGAPLIKASIAN DEEP LEARNING DENGAN DESAIN ARSITEKTUR JST UNTUK TUGAS REGRESI DAN KLASIFIKASI: Elektronika lesmana, dadang
Jurnal Elkasista Vol 6 No 1 (2025): Jurnal Elkasista
Publisher : Pustaka Poltekad

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54317/elka.v6i1.564

Abstract

Abstract: Technological developments have driven the application of Deep Learning, particularly Artificial Neural Networks (ANN), in solving regression and classification tasks. ANNs consist of interconnected artificial neurons that are effective in classification, prediction, and pattern recognition. This study aims to build and analyze the impact of variations in Artificial Neural Network (ANN) architecture on prediction accuracy, using a quantitative experimental method with a controlled randomized design. The BostonHousing.csv dataset was used for regression, and the Iris.csv dataset for classification. Regression evaluation uses MSE, R², and MAE; while classification uses accuracy and confusion matrix. The best regression results were obtained from the 4-hidden-layer architecture (512, 256, 128, 64), with ReLU, sigmoid, tanh, and ReLU activation functions, a learning rate of 0.001, achieving an R² of 89.2% and an MAE of 1.94. For classification, the best architecture (128, 64, 32, 16) with a softmax output yielded an accuracy of 99.8% and a model accuracy of 100%. Keywords – deep learning, artificial neural network, regression, classification, ANN architecture
IMPLEMENTATION OF DEEP LEARNING WITH ARTIFICIAL NEURAL NETWORK ARCHITECTURE FOR IMAGE CLASSIFICATION USING AUTOENCODER TECHNIQUE ahmad, elit
Jurnal Elkasista Vol 6 No 1 (2025): Jurnal Elkasista
Publisher : Pustaka Poltekad

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54317/elka.v6i1.574

Abstract

Digital image processing is rapidly evolving along with advances in artificial intelligence technology, particularly in the field of deep learning. In this context, the use of Artificial Neural Network (ANN) architecture has proven effective in improving image classification performance. The main objective of this study is to integrate autoencoder techniques into the ANN structure to improve accuracy in the image classification process. Autoencoders, which are unsupervised learning methods, function to extract important and representative features from a given image. These features are then used as input for the classification layer in a neural network. In this experiment, a carefully curated image dataset was used to train the model. After training, the model was tested and evaluated based on several performance metrics, including accuracy, precision, and recall. The test results significantly showed that the addition of autoencoders in the ANN architecture provided a significant increase in classification accuracy compared to conventional approaches that did not use this technique. These findings prove that autoencoders can play a significant role in improving the quality of deep learning-based classification systems, especially in applications that require more accurate and efficient image analysis.
Teknologi IMPLEMENTASI LORA SX1278 PADA SENJATA ROBOT PENJAGA SEBAGAI SISTEM TELEKONTROL : Elektronika Putra Wirayudha; Dekki Widiatmoko; Suryadi, Kusno
Jurnal Elkasista Vol 4 No 2 (2023): Jurnal Elkasista
Publisher : Pustaka Poltekad

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54317/elka.v4iOktober.363

Abstract

Konflik bersenjata di Papua yang sering terjadi membuat Papua berpredikat nomor 1 paling banyak terjadi konflik bersenjata di Wilayah Indonesia. Banyak orang mengklaim bahwa pelaku utama disetiap konflik bersenjata yang telah terjadi di Papua adalah Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB). KKB sering melakukan aksi teror terhadap warga. Tidak hanya warga disekitar, namun juga para Personel TNI dan POLRI yang bertugas di Papua tidak luput dari serangan KKB. Terkadang Serangan KKB juga mentargetkan Pos Militer atau Pos Jaga. Kondisi Pos jaga yang belum terdapat teknologi apapun membuat serangan yang dilancarkan oleh KKB sulit diantisipasi. Jika terjadi serangan yang mentargetkan Pos, antisipasi serangan mengandalkan kesigapan personel yang bertugas. Kondisi ini dirasa perlu untuk menghadirkan teknologi dalam mengantisipasi serangan pada Pos Jaga. Penulis berkeinginan menghadirkan robot penjaga sebagai jawaban atas permasalahan yang terjadi. Robot penjaga yang diusulkan ini terintegrasikan dengan senjata SS2. Tembakan dari robot penjaga dapat dikendali secara jarak jauh. Kendali jarak jauh dari robot tersebut mengimplementasikan modul Lora Sx1278 yang diklaim dapat menjangkau hingga 500 meter. Hasil dari penelitian ini adalah banyaknya data memberikan pengaruh terhadap delay pengiriman. Delay terendah pada pengujian ke 10 dengan data yang dikirim sebanyak 10 kata dengan rata-rata delay dari 10x pengujian adalah 531 ms, sedangkan delay terendah pada pengujian ke 1 dengan data yang dikirim sebanyak 1 kata dengan rata-rata delay dari 10x pengujian adalah 81 ms. Pada pengujian Jarak pengiriman data pada modul lora SX1278 pada kondisi LOS menghasilkan jarak terbaik sebesar 350 meter, sedangkan pada kondisi NLOS pada jarak 100 meter.
Teknologi SISTEM MONITORING CAIRAN INFUS DENGAN MENGGUNAKAN ESP8266 BERBASIS WEB Supriyono; Riandi; Al-Farizi, Rafi Maulana
Jurnal Elkasista Vol 4 No 2 (2023): Jurnal Elkasista
Publisher : Pustaka Poltekad

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54317/elka.v4iOktober.368

Abstract

Dalam banyak fasilitas medis, monitoring volume cairan infus masih dilakukan secara manual oleh perawat. Pendekatan ini memerlukan waktu dan sumber daya, dan berpotensi menghasilkan kesalahan dalam perhitungan dan penggantian tas infus. Namun, era Internet of Things (IoT) telah membawa perubahan signifikan dalam industri kesehatan. Dengan memanfaatkan perangkat hemat biaya seperti ESP8266 dan sensor volume cairan presisi, solusi cerdas dapat diimplementasikan untuk memantau volume cairan infus secara real-time. Data tersebut dapat dikirim ke server melalui koneksi internet, memungkinkan pemantauan jarak jauh.Sistem berbasis ESP8266 dan platform web telah membawa efisiensi dan akurasi baru dalam pemantauan volume cairan infus. Data volume cairan dapat diperbarui secara real-time dan diakses melalui halaman web. Keuntungan utama adalah perawat dan tenaga medis dapat memonitor pasien tanpa harus berada di dekat tempat tidur pasien, mengurangi gangguan pada pasien dan memberikan waktu luang untuk tugas lainnya. Dengan adanya teknologi ini, manajemen cairan infus menjadi lebih efektif, meminimalkan risiko kesalahan manusia, dan memperbaiki kualitas perawatan medis secara keseluruhan.
Teknologi IMPLEMENTASI METODE BACKGROUND SUBTRACTION UNTUK SISTEM PELACAKKAN MUSUH PADA ROBOT PENJAGA POS MILITER Radianto, Riky; Kasiyanto; Pradani, Erlillah Rizqi Kusuma
Jurnal Elkasista Vol 4 No 2 (2023): Jurnal Elkasista
Publisher : Pustaka Poltekad

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54317/elka.v4iOktober.371

Abstract

Kekuatan militer Indonesia yang menduduki peringkat ke-13 secara global tidak serta merta mengecualikan negara ini dari konflik bersenjata, karena Papua menjadi satu-satunya wilayah di Indonesia yang tingkat konflik bersenjatanya paling tinggi. Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) memainkan peran penting dalam meningkatnya konflik bersenjata. Serangan mereka seringkali menyasar warga sipil, personel TNI, polisi, dan pos-pos militer. Serangan yang diprakarsai KKB seringkali sulit dideteksi, dan terkadang serangan ini dilakukan pada malam hari, sehingga menyulitkan personel untuk melacak pergerakan KKB. Apabila terjadi penyerangan terhadap posko militer, maka antisipasi penyerangan tersebut bertumpu pada kesiapan dan kesiapsiagaan personel di lapangan. Saat ini, tidak ada teknologi yang tersedia di pos-pos militer yang dapat membantu personel di sana dalam mengantisipasi serangan; hal ini sepenuhnya bergantung pada keterampilan dan kemampuan personel untuk merespons serangan KKB. Mengingat keadaan tersebut, peneliti bertujuan untuk memperkenalkan Robot yang dapat digunakan untuk mengantisipasi serangan atau mendeteksi pergerakan KKB yang menargetkan pos-pos militer. Robot ini dilengkapi dengan senjata SS2 dan kamera yang memungkinkan pelacakan personel yang mendekati pos terdepan militer. Sistem pelacakan pada robot ini menerapkan teknik pengurangan latar belakang. Hasil dari penelitian ini adalah sistem pelacakan pada robot penjaga yang berhasil diimplementasikan dan berfungsi dengan baik dengan menggunakan teknik pengurangan latar belakang. Pergerakan robot penjaga ke arah senjata menghasilkan penundaan rata-rata 1 detik. Perubahan jangkauan yang paling efektif antara kamera dengan objek musuh atau teman adalah pada jarak 2 hingga 12 meter. Kemampuan deteksi objek terburuk akibat perubahan intensitas cahaya diamati pada 0 Lux
Teknologi IMPLEMENTASI PENGENALAN MUSUH MELALUI LORENG TNI DAN HELM PROTAP BERBASIS IMAGE PROCESSING PADA ROBOT PENJAGA BERSENJATA OTOMATIS SS2 Harijanto, Budi; Mokhammad Syafaat; Arif Muzakki
Jurnal Elkasista Vol 4 No 2 (2023): Jurnal Elkasista
Publisher : Pustaka Poltekad

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54317/elka.v4iOktober.372

Abstract

Era Revolusi 4.0 telah memberikan perubahan disegala aspek kehidupan termasuk pada teknologi Militer yang saat ini telah menghadirkan beberapa teknologi militer seperti unmanned system, sistem robotik yang berkolaborasi dengan Big Data yang mampu untuk mendeteksi ancaman dan serangan musuh. Indonesia sebagai negara yang kaya terhadap sumber alam masih belum terbebas dari konflik bersenjata. Papua menjadi wilayah paling tinggi terjadi konflik bersenjata di Indonesia. KKB diklaim sebagai dalang dari setiap serangan yang terjadi. Serangan yang digencarkan KKB tidak hanya melukai warga sipil, namun juga personel TNI-POLRI hingga Pos Militer atau Pos jaga. Belum adanya teknologi khusus pada Pos Militer atau Pos Jaga sehingga dalam mengantisipasi serangan mengandalkan kesigapan dari personel yang bertugas. Berdasarkan kondisi tersebut, penulis ingin menghadirkan robot penjaga yang dapat diaplikasikan pada Pos Militer di Papua. Robot penjaga yang diusulkan peneliti didukung dengan senjata SS2 serta terintegrasi dengan kamera yang memungkinkan mengenali musuh atau kawan. Proses pengenalan musuh atau kawan mengimplementasikan image processing. Hasil pengenalan akan dikirim ke layar yang ada di Pos Militer melalui video sender. Hasil dari penelitian diperoleh sistem dapat bekerja dengan baik dari jarak 2 meter hingga 12 meter. Perubahan sudut juga memberikan pengaruh terhadap hasil pengenalan objek musuh atau kawan dan hasil pengenalan terbaik diperoleh pada sudut 0o hingga 60o. Intesitas cahaya yang terukur 0 Lux menghasilkan pengenalan objek musuh atau kawan yang buruk dan pengujian perubahan intensitas meliputi 169, 271, 341 dan 412 masih menghasilkan pengenalan objek musuh atau kawan dalam kategori baik.
Teknologi Rancang Bangun Sistem Pemantau Indeks WGBT (Wet Bulb Globe Temperature) di Medan Terbuka Untuk Mendukung Pelaksanaan Kegiatan Personel TNI AD: Elkasista Ariyanto, Pratama Yuri; Rena; Fajar Kholid
Jurnal Elkasista Vol 4 No 2 (2023): Jurnal Elkasista
Publisher : Pustaka Poltekad

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54317/elka.v4iOktober.374

Abstract

Sistem monitoring indeks WBGT adalah suatu alat yang dirancang berfungsi sebagai pengganti alat WBGT (Wet-Bulb Globe Temperature) yang sudah ada. Penelitian ini dilaksanakan dikarenakan adanya beberapa faktor yang pertama yaitu mahalanya alat WBGT dan yang kedua yaitu pengukuran suhu, kelembaban, dan intensitas cahaya pada jajaran TNI AD saat ini masih menggunakan cara manual. Pada alat ini menggunakan 2 macam sensor yang memiliki 4 parameter hasil yang saling berkaitan untuk menghasilkan data indeks seperti pada alat WBGT. Kegunaan dari masing-masing sensor yaitu sensor DHT21 sebagai pengukur suhu dan kelembaban, sensor DS18B20 sebagai alat pengukur suhu bola basah dan dry temperature. Selain menjadi alternatif untuk mengukur indeks WBGT yang sudah ada dan beredar di TNI AD karena dari segi ekonomisnya, alat WBGT yang dirancang ini juga memiliki indikator lampu dan alarm untuk memberikan peringatan apabila indeks WGBT melebihi batas yang telah ditentukan. Kata Kunci: dry temperature, sensor DHT21, sensor DS18B20, WBGT
Teknologi RANCANG BANGUN SISTEM MONITORING VOLUME CAIRAN INFUS PADA KORBAN BENCANA ALAM DI RUMAH SAKIT DARURAT TNI DENGAN METODE FUZZY LOGIC: Elkasista Hana, Dinar; muksin; Aguk Sridaryono
Jurnal Elkasista Vol 4 No 2 (2023): Jurnal Elkasista
Publisher : Pustaka Poltekad

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54317/elka.v4iOktober.376

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sistem monitoring volume cairan infus pada korban bencana alam di Rumah Sakit Darurat TNI menggunakan Internet of Things (IoT) dan metode fuzzy logic. Dalam situasi bencana alam, pemantauan volume cairan infus pada korban menjadi penting untuk memastikan bahwa pasien menerima perawatan yang tepat dan tepat waktu. Namun, tugas tersebut sering kali menjadi sulit karena jumlah pasien yang tinggi dan jumlah tenaga medis yang terbatas. Dalam penelitian ini sistem monitoring dengan menggunakan perangkan Internet of Things (IoT) untuk mengumpulkan data volume infus secara real-time, serta sensor SCRT 5000 untuk membaca tetesan infus yang terhubung pada IoT akan mengirimkan data keserver pusat. Dalam pengolahan data tersebut diolah menggunakan metode Fuzzy Logic untuk mendapatkan informasi yang berguna kepada tim medis, serta memberikan peringatan dini kepada tim medis yang berjaga. Pada pengujian alat memiliki tingkat error sebesar 0,05% - 0,1 % dan memiliki tingkat akurasi sebesar 97,8 %. Dengan demikian alat ini dapat diaplikasikan dapa rumah sakit darurat TNI.
Teknologi SISTEM MONITORING SUHU BERBASIS INTERNET OF THINGS (IOT) PADA WBGT (WET BLUB GLOBE TEMPERATURE) SECARA REAL TIME MENGGUNAKAN BOT TELEGRAM: Elkasista Hasan, Muhammad; Pandhu Purba Wisesha
Jurnal Elkasista Vol 4 No 2 (2023): Jurnal Elkasista
Publisher : Pustaka Poltekad

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54317/elka.v4iOktober.382

Abstract

Abstrak: Pengembangan sistem pemantauan suhu sebagai alternatif perangkat Wet-Bulb Globe Temperature (WBGT) didorong oleh dua faktor utama di lingkungan TNI AD. Pertama, tingginya biaya yang terkait dengan perolehan peralatan WBGT dan kedua, ketergantungan pada metode manual untuk mengukur suhu, kelembapan, dan intensitas cahaya. Sistem yang baru dirancang ini menggabungkan dua sensor, DHT21 dan DS18B20, masing-masing bertanggung jawab untuk mengukur parameter tertentu, yang saling terkait untuk menghasilkan indeks yang serupa dengan perangkat WBGT. Selain hemat biaya, sistem ini menawarkan keunggulan tambahan dibandingkan peralatan WBGT tradisional, seperti penyertaan lampu indikator dan alarm untuk mengingatkan personel ketika suhu lingkungan melebihi batas yang telah ditentukan. Selain itu, upaya telah dilakukan untuk memungkinkan pemantauan real-time, memfasilitasi perolehan data yang lancar dan tepat waktu bagi personel. Kata Kunci: WBGT, Sensors DHT21, Sensor DS18B20, Temperature, humidity, light intensity, Real-time monitoring
Teknologi SISTEM TRACKING SENJATA BERBASIS MODUL GNSS SINGLE BAND MENGGUNAKAN REAL TIME KINEMATIC: Elektronika Riskitasari, Septyana; Alfan; Jeki Saputra
Jurnal Elkasista Vol 4 No 2 (2023): Jurnal Elkasista
Publisher : Pustaka Poltekad

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54317/elka.v4iOktober.386

Abstract

Sistem pelacakan senjata telah menjadi elemen krusial dalam berbagai aplikasi militer dan keamanan, memungkinkan deteksi, pelacakan, dan identifikasi yang akurat terhadap perangkat senjata. Penelitian ini membahas pengembangan dan implementasi sistem pelacakan senjata yang berbasis pada modul Global Navigation Satellite System (GNSS) single band dengan memanfaatkan teknologi Real Time Kinematic (RTK) guna mencapai tingkat presisi dan akurasi yang tinggi dalam pelacakan senjata. Pada tahap awal, penelitian ini menganalisis karakteristik GNSS dan prinsip dasar RTK, serta menjelajahi berbagai pilihan modul GNSS single band yang sesuai untuk aplikasi pelacakan senjata. Selanjutnya, sistem perangkat keras dan perangkat lunak dirancang dan diimplementasikan dengan menggunakan mikrokontroler yang mampu mengakuisisi data GNSS secara real-time dan menghitung posisi senjata dengan tingkat presisi sub-meter.Uji coba lapangan dilakukan untuk mengevaluasi kinerja sistem yang telah dikembangkan dalam berbagai kondisi lingkungan dan situasi penggunaan yang berbeda. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem pelacakan senjata berbasis modul GNSS single band dengan RTK mampu memberikan tingkat akurasi yang memadai, bahkan dalam lingkungan dengan gangguan sinyal atau pergerakan cepat. Penelitian ini memberikan kontribusi nyata dalam pengembangan teknologi pelacakan senjata dengan mengintegrasikan GNSS single band dan RTK, menghasilkan sistem yang dapat meningkatkan kemampuan operasional dan taktis dalam mendukung keamanan dan pertahanan nasional. Selain itu, temuan dan metodologi dalam penelitian ini dapat diterapkan dalam berbagai aplikasi pelacakan lain di luar domain militer.

Page 9 of 10 | Total Record : 96