cover
Contact Name
Prasena Arisyanto
Contact Email
prasenaarisyanto@upgris.ac.id
Phone
+6285227258778
Journal Mail Official
wawasanpendidikanupgris@gmail.com
Editorial Address
Gedung Utama Lt.2, Jalan Sidodadi Timur no. 24 - Dr. Cipto, Semarang
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Wawasan Pendidikan
ISSN : 28075714     EISSN : 28074025     DOI : https://doi.org/10.26877/wp.v1i1.9208
Core Subject : Education,
Jurnal Wawasan Pendidikan diterbitkan oleh Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Ilmu Pendidikan. Terbit dua kali setahun pada bulan Februari dan Agustus dengan fokus jurnal pada pembelajaran dan pendidikan di jenjang pendidikan anak usia dini, pendidikan dasar, pendidikan menengah, pendidikan tinggi, dan pendidikan inklusi. Artikel yang dimuat merupakan hasil penelitian yang ditulis dalam bahasa Indonesia ataupun Inggris.
Articles 339 Documents
PENGEMBANGAN MEDIA PADUDI (PAPAN DADU DIAGRAM) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS 5 SD NEGERI CANDI 01 SEMARANG Rokhaniyah, Septi; Mudzanatun, Mudzanatun; Kiswoyo, Kiswoyo
Jurnal Wawasan Pendidikan Vol 5, No 2 (2025): Agustus 2025
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Persatuan Guru Republik Indonesia Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jwp.v5i2.23441

Abstract

AbstrakPermasalahan dalam penelitian ini berkaitan dengan pengembangan dan kelayakan media Padudi untuk meningkatkan hasil belajar matematika siswa kelas 5 sekolah dasar, sedangkan tujuan yang hendak dicapai dalam penelitian ini adalah 1) Untuk mengetahui pengembangan media Padudi pada materi penyajian data matematika siswa kelas 5 di SD Negeri Candi 01 Semarang. 2) Untuk mengetahui kevalidan media Padudi pada materi penyajian data matematikak Kelas 5 di SD Negeri Candi 01 Semarang. Jenis penelitian ini adalah (Research and Develoment). Penelitian Pengembangan ini menghasilkan produk berupa media Padudi (Papan Dadu Diagram) Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas 5 SD Negeri Candi 01 Semarang”. Teknik analisis yang digunakan yaitu deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Instrumen yang digunakan berupa angket penelitian, validasi media, validasi materi, respon siswa, tes (pre test dan post test). Hasil uji keefektifan mendapatkan nilai spesifikasi dari SD Negeri Candi 01 Semarang sebesar 0,001. Disimpulkan bahwa terdapat pengaruh pada keefektifan media Padudi (Papan Dadu Diagram) terhadap hasil belajar siswa. Hasil validasi media diperoleh hasil nilai rata-rata kevalidan sebesar 92%. Kemudian dilanjutkan validasi materi diperoleh hasil nilai rata-rata sebesar 84%. Kesimpulanya bahwa media pembelajaran Padudi (Papan Dadu Diagram) efektif dan sangat layak digunakan untuk pembelajaran materi penyajian data. Berdasarkan hasil penelitian ini saran yang dapat disampaikan adalah media pembelajaran Padudi (Papan Dadu Diagram) dapat digunakan menjadi media pembelajaran yang baru dan inovatif.
EVALUASI PEMBELAJARAN MATEMATIKA SD MENGGUNAKAN MODEL CIPP Sukamto, Sukamto
Jurnal Wawasan Pendidikan Vol 4, No 2 (2024): Agustus 2024
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Persatuan Guru Republik Indonesia Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jwp.v4i2.24852

Abstract

Mata Kuliah Pembelajaran Matematika SD yang merupakan mata kuliah inti keilmuan program S-1 Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar dengan status mata kuliah wajib. Karakteristik mata kuliah ini adalah membekali kemampuan memahami karakteristik peserta didik, materi matematika SD dalam merencanakan dan menerapkan teori pendidikan dalam pelaksanaan pembelajaran matematika SD yang sesuai kebutuhan yang berlaku. Evaluasi program dengan metode CIPP (Context, Input, Process and Product) merupakan suatu model yang menjadi pertimbangan evaluator dalam mengevaluasi suatu kebijakan atau program yang sudah dilaksanakan. Pembelajaran abad ke-21 menekankan pada pengembangan keterampilan yang relevan dengan kebutuhan belajar siswa. Pembelajaran matematika SD harus dapat memfasilitasi ketrampilan berpikir tingkat tinggi (HOTS) mahasiswa. Kegiatan pembelajaran tidak hanya menuntut hafalan namun pada kemampuan berpikir kritis analitis dan kreatif. Program perkuliahan pembelajaran matematika SD akan lebih efektif bila dosen mengawali pengembangan assesmen formatif awal sehingga teridentifikasi kondisi kemampuan awal mahasiswa, baik potensi dan kelemahan mahasiswa . Hasil analisis asesmen formatif awal ini akan digunakan dosen dalam perancangan pembelajaran yang dikembangkan, selanjutnya pelaksanaan pembelajaran  berdiferensiasi menjadi alternatif yang baik untuk mengakomodasi kebutuhan belajar mahasiswa yang beragam. Integrasi teknologi, pedagogi dan conten dalam kemampuan TPACK mahasiswa juga perlu mendapatkan perhatian karena kemampuan ini sangat relevan sebagai profil calon guru.
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR BERMUATAN WAYANG KULIT PADA MATA PELAJARAN MATEMATIKA UNTUK MENGEMBANGKAN DIMENSI BERKEBINEKAAN GLOBAL KELAS IV SEKOLAH DASAR Fernanda, Puput Amellia; Sundari, Riris Setyo; Ardiyanto, Asep
Jurnal Wawasan Pendidikan Vol 6, No 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Persatuan Guru Republik Indonesia Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jwp.v6i1.24150

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengembangan dan kelayakan bahan ajar bermuatan wayang kulit pada mata pelajaran matematika untuk mengembangkan dimensi berkebinekaan global kelas IV sekolah dasar. Subjek dalam penelitian ini yaitu siswa kelas IV SD Negeri Lamper Lor Semarang. Dari subjek penelitian yang dilakukan peneliti menggunakan sampel sebanyak 25 siswa. Penelitian ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan ADDIE dengan tahapan: analysis (analisis), design (desain), development (pengembangan), implementation (implementasi), evaluation (evaluasi). Data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu studi pendahuluan dengan teknik observasi dan wawancara, validasi oleh ahli media dan ahli materi, angkret respon guru dan angket respon siswa terhadap produk bahan ajar Tahap hasil yang persentase yang diperoleh dari validator ahli materi sebesar 96% dan 100% sedangkan validator media persentase yang diperoleh sebesar 97,14% dan 100%. Dapat disimpulkan bahwa bahan ajar matematika bermuatan wayang kulit yang telah dikembangkan termasuk dalam kriteria sangat baik dan sangat layak digunakan. Sedangkan rata-rata persentase respon guru kelas IV terhadap pengembangan bahan ajar matematika bermuatan wayang kulit adalah sebesar 100%. Kemudian persentase angket tanggapa siswa memeproleh persentase sebesar 94,8%, hasil ini menunjukkan bahwa bahan ajar yang dikembangkan layak untuk digunakan menunjang kebutuhan dalam proses pembelajaran di sekolah dasar dan mengembangkan dimensi berkebinekaan global.
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR BERBASIS PROBLEM BASED LEARNING PADA MATERI BANGUN DATAR UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA KELAS V SDN 4 NGAWEN Indriani, Anastasia Putri Adelia; Damayani, Aries Tika; Agustini, Ferina
Jurnal Wawasan Pendidikan Vol 6, No 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Persatuan Guru Republik Indonesia Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jwp.v6i1.23823

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengembangan dan kevalidan bahan ajar berbasis Problem Based Learning pada materi bangun datar, serta untuk mengetahui tingkat berpikir kritis siswa dalam menggunakan bahan ajar berbasis Problem Based Learning. Jenis penelitian yang digunakan yaitu penelitian dan pengembangan atau Research and Development (RD) dengan model ADDIE yang terdiri dari Analisis (Analysis), Desain (Design), Pengembangan (Development), Implementasi (Implementation), Evaluasi (Evaluation). Sampel yang diambil pada penelitian ini adalah 25 siswa di SDN 4 Ngawen. Data dalam penelitian ini diperoleh melalui observasi, wawancara, angket, tes, dan dokumentasi. Pengembangan bahan ajar berbasis Problem Based Learning dinyatakan valid dengan rata – rata validasi tahap 1 sebesar 75 dan rata – rata validasi tahap 2 sebesar 93. Angket respon guru 98% yang berarti “sangat baik”, sedangkan untuk angket respon siswa 99, 6% yang berarti “sangat baik”. Rata – rata hasil pretest 65, 24, sedangkan rata – rata hasil posttest 89, 36, dan gain score 0, 71 dengan kategori tinggi. Dari data tersebut dapat disimpulkan bahwa penggunaan bahan ajar berbasis Problem Based Learning layak dan efektif untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa kelas V SDN 4 Ngawen.
ANALISIS IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN SENI BUDAYA MELALUI PERSPEKTIF KONSTRUKTIVISME SOSIAL VYGOTSKY DI SMPN 01 BULULAWANG Gumilang, Mochammad Galih; Trisakti, Trisakti; Yanuartuti, Setyo
Jurnal Wawasan Pendidikan Vol 6, No 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Persatuan Guru Republik Indonesia Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jwp.v6i1.26075

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi pembelajaran Seni Budaya di SMPN 01 Bululawang melalui perspektif konstruktivisme sosial Vygotsky. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara dengan guru Seni Budaya, dan analisis dokumen pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa struktur kompetensi Seni Budaya di sekolah tersebut disusun secara berjenjang sesuai dengan konsep Zona Perkembangan Proksimal (ZPD). Lebih lanjut, di dalam kegiatan belajar mengajar ditemukan penerapan prinsip-prinsip konstruktivisme sosial melalui interaksi, pembimbingan bertahap (scaffolding), serta penggunaan alat mediasi budaya dalam bentuk bahan ajar sederhana. Namun, efektivitas implementasinya masih terhambat oleh keterbatasan sarana prasarana, rendahnya apresiasi mata pelajaran seni dari berbagai pihak, serta kesenjangan pemahaman konseptual siswa. Sebagai kontribusi, penelitian ini memberikan gambaran dinamika pembelajaran Seni Budaya dalam transisi Kurikulum Merdeka dan menawarkan perspektif teoretis untuk pengembangan praktik pembelajaran yang kontekstual.
IMPLEMENTASI MEDIA GAMBAR SERI SEBAGAI SARANA LITERASI KREATIF DALAM KETERAMPILAN MENULIS PADA SISWA KELAS V SEKOLAH DASAR Sofiyatun, Sofiyatun; Wuryani, Meilan Tri; Faida, Mar`atul
Jurnal Wawasan Pendidikan Vol 6, No 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Persatuan Guru Republik Indonesia Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jwp.v6i1.25817

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan penerapan media gambar seri sebagai sarana literasi kreatif dalam keterampilan menulis siswa kelas V SD Negeri Sidoharjo 02 dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Subjek penelitian terdiri atas satu guru dan 13 siswa yang dipilih secara purposif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, lalu dianalisis menggunakan model interaktif Miles Huberman. Hasil menunjukkan bahwa penggunaan media gambar seri membantu siswa memahami struktur cerita, mengembangkan ide, dan membangun alur logis melalui tahapan observasi, interpretasi, penulisan, dan evaluasi, sehingga siswa menjadi lebih aktif, kreatif, dan percaya diri. Faktor pendukung keberhasilan meliputi kompetensi guru, antusiasme siswa, dan dukungan fasilitas sekolah, sedangkan hambatannya adalah keterbatasan waktu dan variasi kemampuan literasi. Penelitian ini memiliki kebaruan karena tidak hanya menilai peningkatan hasil belajar, tetapi juga mengungkap bagaimana media gambar seri berperan sebagai sarana pengembangan literasi kreatif melalui proses kognitif dan afektif siswa secara bersamaan, sehingga memperkaya kajian literasi visual dan verbal di sekolah dasar.
ANALISIS MISKONSEPSI IPAS MATERI CAHAYA DAN SIFATNYA MELALUI TWO-TIER MULTIPLE CHOICE (TTMC) KELAS V SD Yantaviyani, Fina; Handayani, Diana Endah; Mudzanatun, Mudzanatun
Jurnal Wawasan Pendidikan Vol 6, No 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Persatuan Guru Republik Indonesia Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jwp.v6i1.23896

Abstract

Latar belakang yang mendorong penelitian ini adalah masih sering ditemukannya miskonsepsi pada siswa sekolah dasar dalam memahami materi IPAS, khususnya cahaya dan sifat-sifatnya. Miskonsepsi tidak hanya disebabkan oleh kurangnya pemahaman konsep sejak awal, tetapi juga oleh faktor internal seperti kurang percaya diri, malu untuk bertanya, serta rendahnya motivasi belajar. Akibatnya, siswa membentuk pemahaman sendiri yang tidak sesuai dengan konsep ilmiah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis miskonsepsi siswa kelas V SD Negeri Babad 02 terhadap materi cahaya dan sifat-sifatnya menggunakan instrumen Two Tier Multiple Choice (TTMC). Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan subjek 12 siswa kelas V dan guru kelas V. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, tes bentuk TTMC, serta dokumentasi. Hasil analisis menunjukkan bahwa 29,66% siswa mengalami miskonsepsi, 26,00% tidak memahami konsep, 17,66% mengalami salah konsep, dan 26,66% memahami konsep dengan baik. Miskonsepsi ditemukan hampir di seluruh submateri, seperti pembiasan cahaya, cahaya merambat lurus, pemantulan cahaya, penggunaan cermin, cahaya menembus benda bening, dan penguraian cahaya. Temuan ini diperkuat oleh hasil wawancara dan observasi yang menunjukkan bahwa siswa sering menjawab berdasarkan tebakan atau mengikuti teman, serta tidak percaya diri untuk bertanya. Faktor lain seperti keterbatasan media pembelajaran dan dominasi metode ceramah juga turut memengaruhi rendahnya pemahaman konsep.
PENGEMBANGAN MEDIA BACA HUVOKO DALAM PEMBELAJARAN MENGENAL HURUF SISWA KELAS 1 SEKOLAH DASAR Utami, Dias Lutfi Dwi; Agustini, Ferina; Untari, Mei Fita Asri
Jurnal Wawasan Pendidikan Vol 6, No 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Persatuan Guru Republik Indonesia Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jwp.v6i1.23641

Abstract

Pada penelitian ini memuat permasalahan yang sering terjadi di sekolah dasar khususnya pada kelas 1 yaitu pada kemampuan membaca permulaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran Media Baca Huvoko pada kemampuan mengenal huruf dan kemampuan membaca permulaan siswa kelas 1 Sekolah Dasar sehingga dapat mengetahui dan menganalisis kelayakan serta kevalidan Media Baca Huvoko dan dapat diterima dengan baik oleh guru dan siswa kelas 1 pada pembelajaran Bahasa Indonesia. Metode pada penelitian ini menggunakan penelitian pengembangan ADDIE dengan menggunakan 5 langkah yaitu mulai dari tahap Analisis (Analyze), Desain (Design), Pengembangan (Development), Pelaksanaan (Implementation), dan Evaluasi (Evaluation). Hasil validasi kedua ahli materi mendapatkan persentase sebesar 98% yang artinya sangat layak dan sangat efektif digunakan dalam pembelajaran Bahasa Indonesia khususnya pada kemampuan mengenal huruf dan kemampuan membaca permulaan siswa.  Hasil validasi kedua ahli media mendapatkan persentase sebesar 98% yang artinya sangat layak untuk digunakan. Hal ini karena Media Baca Huvoko memiliki daya Tarik untuk siswa dengan tampilan yang menarik dan terdapat gambar yang membuat siswa semakin bersemangat sehingga menjadikan siswa lebih berantusias selama proses pembelajaran. Kata Kunci: Kemampuan Membaca, Pengembangan Media, Media Baca Huvoko
REKONSTRUKSI WAWASAN PENDIDIKAN DALAM UPAYA PENINGKATAN MUTU PEMBELAJARAN ABAD KE-21 Nadiana, Ni Made Ayu Sri; Sugihartini, Nyoman
Jurnal Wawasan Pendidikan Vol 6, No 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Persatuan Guru Republik Indonesia Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jwp.v6i1.25937

Abstract

Pendidikan di abad ke-21 membutuhkan perubahan besar pada cara peserta didik belajar, tuntutan pembelajaran yang mengedepankan penguasaan berpikir kritis, serta kreativitas, pemecahan masalah, kerja sama, dan juga komunikasi. Kajian ini bertujuan untuk mengidentifikasi beberapa strategi yang dapat membantu pengembangan edukasi untuk peningkatan nilai pembelajaran yang lebih baik pada era digital. Penelitian ini mengusulkan studiliteratur dengan pendekatan deskriptif kualitatif dengan merujuk pada artikel-artikel ilmiah dari jurnal yang terindeks SINTA beserta penelitian-penelitian terkini. Hasil penelitian menunjukkan pembelajaran yang dikategorikan ke dalam pembelajaran berbasis proyek, pembelajaran berbasis masalah. Pemanfaatan teknologi yang diintegrasikan dengan pendidikan profesional serta pembelajaran berkelanjutan bagi pengajar terbukti telah memberikan kontribusi yang lebih besar dalam meningkatkan kualitas proses pembelajaran, khususnya dalam upaya mencapai kompetensu pendidikan abad ke-21. Melalui pembelajaran tersebut, peserta didik akan memperoleh kompetensi dan keterampilan yang lebih dibutuhkan di digital literacy, berpikir kritis, dan juga berkolaborasi. Dengan begitu penelitian ini berimpilkasi pada entingnya rekontruksi wawasan pendidikan melalui pemanfaatan teknologi, penguatan profesionalisme pendidik, dan pembelajaran berkelanjutan sebagai strategi utama dalam meningkatkan mutu pembelajaran yang berorientasi pada kompetensi abad ke-21.
Pengaruh Kerjasama Dalam Model Pembelajaran NHT Berbantu Media TTS Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Siswa Pada Materi Bilangan Cacah Kelas V SD Zakia, Amelia Fatkhu; Sulianto, Joko; Ardiyanto, Asep
Jurnal Wawasan Pendidikan Vol 6, No 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Persatuan Guru Republik Indonesia Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jwp.v6i1.24007

Abstract

Penelitian ini bertujuan u ntuk mendeskripsikan apakah ada pengaruh kerjasama dalam model pembelajaran NHT berbantu media TTS terhadap kemampuan pemecahan masalah siswa dan u ntuk mendeskripsikan apakah siswa dapat mencapai ketuntasan belajar di atas 75 menggunakan model pembelajaran NHT berbantu media TTS . Metode penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan metode penelitian eksperimen. D esain penelitian menggunakan korelasional kuantitatif dalam model one-group posttest only . Teknik pengumpulan data penelitian menggunakan angket dan tes. Hasil analisis data uji regresi linier sederhana menunjukkan nilai signifikansi 0,000 0,05 berarti terdapat pengaruh dari variabel kerjasama (X) terhadap variabel kemampuan pemecahan masalah (Y). Hasil nilai posttest menunnjukkan 100% siswa mendapatkan nilai 75, didukung hasil uji one sample T-Test mendapat nilai signifikasi 0,000 0,05 artinya nilai rataan sampel berbeda dengan rataan asumsi populasi sebesar 75 yang berarti tuntas. Dapat disimpulkan dalam penelitian ini terdapat pengaruh dari kerjasama dalam pembelajaran NHT berbantu media TTS terhadap kemampuan pemecahan masalah siswa serta menggunakan model pembelajaran NHT berbantu media TTS siswa dapat mencapai ketuntasan belajar .