cover
Contact Name
Muhamad Suhardi
Contact Email
jurnal.p4i@gmail.com
Phone
+6285239967417
Journal Mail Official
jurnal.p4i@gmail.com
Editorial Address
Lingkungan Handayani, Kel. Leneng, kec. Praya, Kab. Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
COMMUNITY : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Core Subject : Education, Social,
COMMUNITY : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat contains writings/articles on the results of thoughts and research results written by teachers, lecturers, experts, scientists, practitioners, and reviewers in all disciplines related to Community Service
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 346 Documents
EDUKASI PARENTING ISLAMI BERBASIS VIDEO HOME EDUCATION UNTUK MENINGKATKAN PERKEMBANGAN KOGNITIF ANAK DI DESA Uswatun Hasanah Usnur; Sutrisni Sutrisni; Laila Darma Sari; Ridha Sakinah; Elvida Hanum
COMMUNITY : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/community.v6i1.9414

Abstract

Early childhood cognitive development is a fundamental aspect that determines learning success in later stages, where parental stimulation is a key factor. This community service project aims to examine the implementation of Islamic parenting education based on home education videos in improving children's cognitive development in Perbahingan Village, Serdang Bedagai Regency. Using a descriptive qualitative approach, the research subjects involved parents and early childhood children through observation, in-depth interviews, and documentation techniques. Education was provided through home education videos that integrate the values ​​of the Qur'an and Hadith with practical guidance on cognitive stimulation. The results of the activity indicate that the use of video media is highly effective due to its flexible nature, easy access, and appropriateness to rural communities. There was a significant increase in parents' understanding of Islamic parenting patterns and the intensity of their involvement in accompanying their children's learning at home. Positive impacts were also seen on children's cognitive aspects, particularly in the ability to recognize basic concepts, strengthen memory, think logically, and solve simple problems. Thus, Islamic parenting based on home education videos is an applicable alternative strategy for optimizing children's intellectual potential in line with spiritual values. The integration of digital technology in family education has proven to be able to bridge the limited access to information for parents in rural areas in a sustainable manner. ABSTRAK Perkembangan kognitif anak usia dini merupakan aspek fundamental yang menentukan keberhasilan belajar pada tahap selanjutnya, di mana stimulasi orang tua menjadi faktor kunci. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengkaji implementasi edukasi parenting Islami berbasis video home education dalam meningkatkan perkembangan kognitif anak di Desa Perbahingan, Kabupaten Serdang Bedagai. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, subjek penelitian melibatkan orang tua dan anak usia dini melalui teknik observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Edukasi diberikan melalui media video home education yang mengintegrasikan nilai-nilai Al-Qur’an dan Hadis dengan panduan praktis stimulasi kognitif. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penggunaan media video sangat efektif karena sifatnya yang fleksibel, mudah diakses, dan sesuai dengan kondisi masyarakat pedesaan. Terjadi peningkatan signifikan pada pemahaman orang tua mengenai pola asuh Islami serta intensitas keterlibatan mereka dalam mendampingi anak belajar di rumah. Dampak positif juga terlihat pada aspek kognitif anak, khususnya dalam kemampuan mengenal konsep dasar, penguatan daya ingat, berpikir logis, dan pemecahan masalah sederhana. Dengan demikian, parenting Islami berbasis video home education menjadi strategi alternatif yang aplikatif untuk mengoptimalkan potensi intelektual anak yang selaras dengan nilai spiritual. Integrasi teknologi digital dalam pendidikan keluarga terbukti mampu menjembatani keterbatasan akses informasi bagi orang tua di wilayah pedesaan secara berkelanjutan.  
TANGGAP DARURAT PASCABANJIR MELALUI PENYEDIAAN FILTER AIR BERSIH DAN LOGISTIK BERBASIS GOTONG ROYONG DI KABUPATEN LANGKAT Despaleri Perangin Angin; Bhakti Alamsyah; Ira Modifa; Nirma Rahmadia; Puji Syukran; Gita Ronauli Sinaga; Binsar Suwilyam N
COMMUNITY : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/community.v6i1.9415

Abstract

The flood disaster in Langkat Regency significantly impacted the availability of clean water and the fulfillment of basic community needs due to contamination by pollutants and pathogenic microorganisms. This community service program aims to implement an emergency response program by providing clean water filters and community-based post-flood recovery logistics packages in Pematang Cengal Village and Paya Perupuk Village. The implementation method used a participatory approach that included needs assessment, assembly of filtration units using nanofiltration technology, coordinated distribution of logistical assistance, and education on facility maintenance. The results of the activity showed an improvement in water quality visually and functionally, from a cloudy brownish condition to clear and drinkable. A total of ten water filters have been installed at strategic points to serve 427 families, supported by the distribution of logistics in the form of food, medicines, and emergency equipment such as tents and mattresses. The mutual cooperation approach has proven effective in accelerating the distribution process and increasing community participation and ownership of village assets. In conclusion, the integration of technical filtration solutions and community-based social assistance can strengthen the socio-economic resilience of communities in facing emergencies. This model has great potential to be replicated in other disaster-prone areas as a systematic and sustainable post-disaster recovery strategy. ABSTRAK Bencana banjir di Kabupaten Langkat berdampak signifikan terhadap ketersediaan air bersih dan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat akibat kontaminasi polutan dan mikroorganisme patogen. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan mengimplementasikan program tanggap darurat melalui penyediaan filter air bersih dan paket logistik pemulihan pascabanjir berbasis gotong royong di Desa Pematang Cengal dan Desa Paya Perupuk. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif yang meliputi tahapan assessment kebutuhan, perakitan unit filtrasi menggunakan teknologi nanofiltration, distribusi bantuan logistik secara terkoordinasi, serta edukasi pemeliharaan sarana. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kualitas air secara visual dan fungsional, dari kondisi keruh kecokelatan menjadi jernih dan layak konsumsi. Sebanyak sepuluh unit filter air telah terpasang di titik strategis untuk melayani 427 kepala keluarga, didukung dengan penyaluran logistik berupa bahan pangan, obat-obatan, serta perlengkapan darurat seperti tenda dan matras. Pendekatan gotong royong terbukti efektif mempercepat proses distribusi dan meningkatkan partisipasi serta rasa kepemilikan masyarakat terhadap aset desa. Kesimpulannya, integrasi solusi teknis filtrasi dan bantuan sosial berbasis komunitas mampu memperkuat ketangguhan sosial-ekonomi masyarakat dalam menghadapi situasi darurat. Model ini memiliki potensi besar untuk direplikasi di wilayah rawan bencana lainnya sebagai strategi pemulihan pascabencana yang sistematis dan berkelanjutan.
AKSI TIGA PILAR: LOGISTIK CEPAT, GIZI TEPAT, DAN PEMBERIAN LAYANAN TRAUMA UNTUK TANGGAP BENCANA DI LANGKAT (SUMATERA UTARA) Windania Purba; Refi Ikhtiari; Rapael Ginting
COMMUNITY : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/community.v6i1.9416

Abstract

The flood disaster that struck the Tanjung Pura area of ​​Langkat Regency, North Sumatra, had a significant impact on the social, economic, health, and psychological well-being of the community. Limited access to basic necessities, decreased nutritional quality, and the emergence of psychological trauma, particularly among vulnerable groups such as children, the elderly, and pregnant women, are key issues requiring rapid and integrated response. This community service activity aims to provide a disaster response through a Three-Pillar Action approach: Rapid Logistics, Appropriate Nutrition, and Trauma Services. The implementation method was participatory, encompassing preparation and coordination with local partners, core activities such as the distribution of logistical assistance and nutritious food, and trauma healing services. The program concluded with monitoring and evaluation. The aid distributed included basic food packages, hygiene kits, clothing, and psychosocial support for the affected community. Results from the activity indicate that this program was able to meet the community's basic needs quickly and effectively, improve nutritional intake, especially for vulnerable groups, and help reduce stress and trauma caused by the disaster. Thus, the Three Pillars Action approach has proven effective as a holistic and sustainable disaster response model in supporting the physical and psychological recovery of affected communities. ABSTRAK Bencana banjir yang melanda wilayah Tanjung Pura, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, menimbulkan dampak signifikan terhadap kehidupan sosial, ekonomi, kesehatan, dan kondisi psikologis masyarakat. Terbatasnya akses terhadap kebutuhan dasar, menurunnya kualitas asupan gizi, serta munculnya trauma psikologis, khususnya pada kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, dan ibu hamil, menjadi permasalahan utama yang memerlukan penanganan cepat dan terintegrasi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan respons tanggap bencana melalui pendekatan Aksi Tiga Pilar, yaitu Logistik Cepat, Gizi Tepat, dan Pemberian Layanan Trauma. Metode pelaksanaan dilakukan secara partisipatif melalui tahapan persiapan dan koordinasi dengan mitra setempat, pelaksanaan kegiatan inti berupa distribusi bantuan logistik dan pangan bergizi, serta layanan trauma healing, dan diakhiri dengan monitoring serta evaluasi kegiatan. Produk bantuan yang disalurkan meliputi paket sembako, perlengkapan kebersihan, kebutuhan sandang, serta dukungan psikososial bagi masyarakat terdampak. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa program ini mampu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat secara cepat dan tepat sasaran, meningkatkan pemenuhan gizi terutama bagi kelompok rentan, serta membantu mengurangi tingkat stres dan trauma akibat bencana. Dengan demikian, pendekatan Aksi Tiga Pilar terbukti efektif sebagai model penanganan tanggap bencana yang holistik dan berkelanjutan dalam mendukung pemulihan fisik dan psikologis masyarakat terdampak.
PENDAMPINGAN DAN EDUKASI MASYARAKAT DALAM PROSES GADAI EMAS MELALUI LAYANAN PEGADAIAN DAN KEGIATAN SOSIALISASI DI BALAI DESA Nandira Ania Haristy; G. Oka Warmana
COMMUNITY : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/community.v6i1.9417

Abstract

Pegadaian, as a non-bank financial institution, plays an important role in providing financing services through gold pawn products that are easy, fast, and secure. However, many people still lack a comprehensive understanding of gold pawn procedures, including administrative requirements, gold appraisal processes, and repayment or pawn extension mechanisms. This low level of financial literacy may lead to misunderstandings in utilizing Pegadaian’s services. This community service program aims to improve public understanding and financial literacy through direct assistance to customers at Pegadaian UPC Baureno and educational activities for the general public at the Village Hall using brochure media. The implementation method applies an educational and participatory approach, including transaction assistance, socialization activities, and brochure distribution. The results indicate improved public understanding of gold pawn procedures, smoother transaction processes, and increased public interest and trust in Pegadaian’s services. ABSTRAK Pegadaian sebagai lembaga keuangan bukan bank berperan penting dalam menyediakan pembiayaan melalui produk gadai emas yang mudah, cepat, dan aman. Namun, masih banyak masyarakat yang belum memahami secara menyeluruh prosedur gadai emas, meliputi persyaratan administrasi, proses penaksiran, serta mekanisme pelunasan dan perpanjangan gadai. Rendahnya literasi keuangan ini berpotensi menimbulkan kesalahpahaman dalam pemanfaatan layanan Pegadaian. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan literasi keuangan masyarakat melalui pendampingan langsung kepada nasabah di Pegadaian UPC Baureno serta edukasi kepada masyarakat umum di Balai Desa menggunakan media brosur. Metode pelaksanaan dilakukan secara edukatif dan partisipatif melalui pendampingan transaksi, sosialisasi, dan penyebaran brosur. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman masyarakat, kelancaran proses transaksi, serta meningkatnya minat dan kepercayaan terhadap layanan Pegadaian.  
MENINGKATKAN KREATIVITAS GURU SEKOLAH DASAR MELALUI PERMAINAN RAKYAT SUKU MALIND UNTUK PEMBELAJARAN BERMAKNA (MEANINGFUL LEARNING) Bernadetha Rizki Kaize; Ni Nyoman Rediani; Herrio Tekdi Nainggolan; Yusri Yusri
COMMUNITY : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/community.v6i1.9418

Abstract

Learning in schools along the South Papua border is still less meaningful because it has not been integrated with the local cultural context. This Community Service program aims to develop learning based on traditional games of the Malind tribe to realize Meaningful Learning in elementary schools located in the South Papua–Papua New Guinea border area. The program involved 20 teachers and was implemented through three stages: identification and documentation of relevant traditional games, training on designing learning activities based on traditional games, and mentoring the implementation of learning in the classroom. Evaluation was conducted using pretests and posttests in the form of 30 multiple-choice questions to measure improvements in teachers’ understanding. The data were analyzed using gain scores to determine differences between participants’ initial and final abilities. The results showed an increase in teachers’ competence with a gain score of 0.45, categorized as moderate. Learning based on Malind traditional games was also proven to support character development, such as cooperation, sportsmanship, and appreciation of local culture. Therefore, this model has the potential to create Meaningful Learning experiences while preserving local cultural values and is expected to be replicated in other border schools with similar characteristics in the future. ABSTRAK Pembelajaran di sekolah-sekolah wilayah perbatasan Papua Selatan masih belum optimal karena belum terintegrasi dengan budaya lokal yang dimiliki masyarakat setempat. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan mengembangkan model pembelajaran berbasis permainan rakyat Suku Malind sebagai upaya mewujudkan Meaningful Learning di SD perbatasan Papua Selatan–Papua Nugini. Program ini melibatkan 20 guru yang dilaksanakan melalui tiga tahapan, yaitu pendataan dan pendokumentasian permainan rakyat yang relevan, pelatihan penyusunan desain pembelajaran berbasis permainan tradisional, serta pendampingan implementasi pembelajaran di kelas. Evaluasi program dilakukan melalui pretest dan posttest berupa 30 soal pilihan ganda untuk mengukur peningkatan pemahaman guru. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan gain score guna mengetahui perbedaan kemampuan peserta sebelum dan sesudah kegiatan. Hasil menunjukkan adanya peningkatan kemampuan guru sebesar 0,45 dengan kategori sedang. Selain meningkatkan kompetensi guru, pembelajaran berbasis permainan rakyat Suku Malind juga berkontribusi dalam penguatan nilai karakter, seperti kerja sama, sportivitas, dan kecintaan terhadap budaya lokal. Oleh karena itu, model pembelajaran ini berpotensi menghadirkan pengalaman belajar yang bermakna sekaligus menjaga kelestarian nilai-nilai budaya, serta dapat direplikasi pada sekolah-sekolah perbatasan lain dengan karakteristik yang serupa di masa mendatang  
PEMBERDAYAAN ORANG TUA MELALUI EDUKASI PARENTING ISLAMI BERBASIS VIDEO HOME EDUCATION UNTUK MENINGKATKAN PERKEMBANGAN KOGNITIF ANAK DI DESA Sutrisni Sutrisni; Uswatun Hasanah Usnur; Laila Darma Sari; Ridha Sakinah; Elvida Hanum
COMMUNITY : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/community.v6i1.9419

Abstract

Early childhood cognitive development is a fundamental aspect that is greatly influenced by parenting styles and parental involvement at home. However, parents in Perbahingan Village face challenges such as limited knowledge regarding parenting strategies that align with Islamic values ​​and children's needs, as well as a lack of practical educational media. This Community Service (PKM) program aims to empower parents through Islamic parenting education based on home education videos. Implementation methods include problem identification, developing materials based on the Quran and Hadith, creating and distributing educational videos, conducting outreach, participating in mentoring, and evaluating. The results of the activity showed a significant increase in parents' understanding of Islamic parenting concepts and the crucial role of families in cognitive stimulation. Parents transformed into more active providers of stimulation through educational and positive daily activities. The use of home education videos has proven highly effective due to their flexibility, accessibility, and the ability to be replayed as needed by parents in rural areas. The tangible impact is seen in improving children's thinking, communication, and simple problem-solving skills. Thus, this digital-based empowerment model is an innovative and applicable strategy to optimize early childhood development while simultaneously strengthening the quality of family education in a sustainable manner in areas with similar problems. ABSTRAK Perkembangan kognitif anak usia dini merupakan aspek fundamental yang sangat dipengaruhi oleh pola asuh dan keterlibatan orang tua di rumah. Namun, orang tua di Desa Perbahingan menghadapi kendala keterbatasan pengetahuan mengenai strategi pengasuhan yang selaras dengan nilai Islam dan kebutuhan anak, serta minimnya media edukatif yang praktis. Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan memberdayakan orang tua melalui edukasi parenting Islami berbasis video home education. Metode pelaksanaan meliputi identifikasi masalah, penyusunan materi berlandaskan Al-Qur’an dan Hadis, pembuatan serta distribusi video edukasi, sosialisasi, pendampingan partisipatif, hingga evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada pemahaman orang tua mengenai konsep parenting Islami dan peran krusial keluarga dalam stimulasi kognitif. Orang tua bertransformasi menjadi lebih aktif dalam memberikan stimulus melalui kegiatan harian yang edukatif dan positif. Penggunaan media video home education terbukti sangat efektif karena sifatnya yang fleksibel, mudah diakses, dan dapat diputar ulang sesuai kebutuhan orang tua di pedesaan. Dampak nyata terlihat pada peningkatan kemampuan berpikir, berkomunikasi, serta pemecahan masalah sederhana pada anak. Dengan demikian, model pemberdayaan berbasis digital ini merupakan strategi inovatif yang aplikatif untuk mengoptimalkan perkembangan anak usia dini sekaligus memperkuat kualitas pendidikan keluarga secara berkelanjutan di wilayah dengan permasalahan serupa.
OPTIMALISASI PENCATATAN LAPORAN KEUANGAN UMKM MELALUI KEGIATAN PENDAMPINGAN DI DESA Kusumaningati Kusumaningati; Nanik Hariyana
COMMUNITY : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/community.v6i1.9420

Abstract

Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) play a crucial role in the rural economy; however, many MSME actors have not yet implemented systematic financial record-keeping. The main issues faced by MSMEs in Jubung Village include a low level of understanding and application of financial recording practices, as well as the commingling of personal and business finances. This community service activity aims to optimize MSME financial record-keeping through assistance-based interventions. The study employed a descriptive qualitative approach, consisting of observation, interviews, training, and individual mentoring conducted with ten targeted MSMEs. The results indicate an improvement in both understanding and implementation of financial recording practices, as seven out of ten MSMEs began to apply financial record-keeping, either comprehensively or limited to income statements and cash flow records. The assistance in simple financial record-keeping proved effective in helping MSME actors monitor their business financial conditions and support informed business decision-making. Nevertheless, some MSMEs continue to experience challenges in separating personal and business finances, indicating the need for ongoing assistance to ensure the sustainability of financial record-keeping practices.. ABSTRAK Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran penting dalam perekonomian desa, namun masih banyak pelaku UMKM yang belum menerapkan pencatatan laporan keuangan secara sistematis. Permasalahan utama yang dihadapi UMKM di Desa Jubung adalah rendahnya pemahaman  dan penerapan pencatatan keuangan, serta masih tercampurnya keuangan pribadi dan usaha. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengoptimalkan pencatatan laporan keuangan UMKM melalui kegiatan pendampingan. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan tahapan observasi, wawancara, pelatihan, dan pendampingan yang dilaksanakan secara individual pada sepuluh UMKM sasaran. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa terjadi peningkatan pemahaman dan praktik pencatatan keuangan pada UMKM, di mana tujuh dari sepuluh UMKM mulai menerapkan pencatatan keuangan, baik secara lengkap maupun terbatas pada laporan laba rugi dan arus kas. Pendampingan pencatatan laporan keuangan sederhana terbukti membantu pelaku UMKM dalam memantau kondisi keuangan usaha dan mendukung pengambilan keputusan bisnis. Meskipun demikian, sebagian UMKM masih menghadapi kendala dalam memisahkan keuangan pribadi dan usaha, sehingga diperlukan pendampingan lanjutan agar penerapan pencatatan keuangan dapat berkelanjutan.  
RESPON NASABAH PEGADAIAN TERHADAP PESAN PENGINGAT JATUH TEMPO Nydia Awahita; Sulastri Irbayuni
COMMUNITY : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/community.v6i1.9421

Abstract

PT Pegadaian (Persero) implemented a due date reminder system via WhatsApp as a preventative strategy to encourage customer discipline and minimize the risk of fines. This community service program aimed to optimize the delivery of reminder messages and analyze customer response patterns at the UPC Rewwin unit. The implementation method used a mixed methods approach, combining qualitative analysis to describe the characteristics of customer interactions and quantitative analysis to map the percentage of successful message delivery. The activity stages included data verification through an internal system, sending messages according to a standardized format, and direct response monitoring. The results of the observations showed variations in customer behavior divided into three main categories: active responses through interactive two-way communication, passive responses in which customers only read messages (read-only), and failed delivery due to data infrastructure constraints such as invalid numbers. Although the message delivery rate was high, the level of customer engagement in providing feedback remained relatively low. This indicates that customers are more receptive to receiving information than building social interactions. In conclusion, the effectiveness of the reminder system is highly dependent on the accuracy of the customer database. It is recommended that companies update contact data regularly and implement structured response recording to improve service quality and smooth company cash flow through a more personalized communication approach. ABSTRAK PT Pegadaian (Persero) menerapkan sistem pengingat tanggal jatuh tempo melalui aplikasi WhatsApp sebagai strategi preventif untuk mendorong kedisiplinan nasabah dan meminimalisir risiko denda. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengoptimalkan pengiriman pesan pengingat serta menganalisis pola respons nasabah di unit UPC Rewwin. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan campuran (mixed methods), yang menggabungkan analisis kualitatif untuk mendeskripsikan karakter interaksi nasabah dan analisis kuantitatif untuk memetakan persentase keberhasilan pengiriman pesan. Tahapan kegiatan meliputi verifikasi data melalui sistem internal, pengiriman pesan sesuai format terstandar, serta pemantauan respons secara langsung. Hasil pengamatan menunjukkan adanya variasi perilaku nasabah yang terbagi menjadi tiga kategori utama: respons aktif melalui komunikasi dua arah yang interaktif, respons pasif berupa nasabah yang hanya membaca pesan (read-only), serta pengiriman gagal akibat kendala infrastruktur data seperti nomor tidak valid. Meskipun tingkat pengiriman pesan tergolong tinggi, tingkat keterlibatan (engagement) nasabah dalam memberikan umpan balik masih cenderung rendah. Hal ini mengindikasikan bahwa nasabah lebih bersifat reseptif dalam menerima informasi dibandingkan membangun interaksi sosial. Kesimpulannya, efektivitas sistem pengingat sangat bergantung pada akurasi basis data pelanggan. Disarankan agar pihak perusahaan melakukan pemutakhiran data kontak secara berkala dan menerapkan pencatatan respons yang terstruktur guna meningkatkan kualitas layanan serta kelancaran arus kas perusahaan melalui pendekatan komunikasi yang lebih personal.
PENGUATAN IDENTITAS KEMUHAMMADIYAHAN SISWA MELALUI PENDEKATAN LITERASI DAN TEKNOLOGI DIGITAL Badrut Tamami; Yerry Mijianti
COMMUNITY : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/community.v6i1.9657

Abstract

The development of digital technology has brought significant changes to the way millennials learn. Students not only obtain information from teachers, but also through social media, digital platforms, and virtual environments. This condition requires a learning model that is able to synergize Islamic values with digital competence. Departing from the strategic role of Al-Islam and Muhammadiyah Education (AIK) in Muhammadiyah schools, there is a need to develop a holistic learning approach that not only emphasizes the cognitive aspect, but also the affective, spiritual, and social behavior of students. MI Muhammadiyah 1 Tanjungrejo Wuluhan, as an educational institution based on organizational values, faces challenges in maintaining the consistency of Islamic character formation in the midst of digital culture penetration. Therefore, it is necessary to examine how AIK's holistic learning model can be applied effectively in the digital context to be in line with the needs of the character development of the millennial generation. In general, this study aims to: Analyze the needs of AIK's holistic learning model in the digital era in shaping the Islamic character of MI Muhammadiyah 1 Tanjungrejo Wuluhan students. Identify the current implementation and practice of AIK learning along with its strengths and weaknesses. Formulate an effective digital-based AIK holistic learning model for the millennial generation. Describe the impact of the learning model on the formation of students' Islamic character. This research uses a qualitative approach with a case study design at MI Muhammadiyah 1 Tanjungrejo Wuluhan. Needs Analysis Concept. Description of the learning context of AIK and the use of technology.
PENGUATAN PERAN ORANG TUA MELALUI JOURNALING UNTUK REGULASI EMOSI, REFLEKSI PSIKOLOGIS, DAN PENGELOLAAN POTENSI ANAK SMP Rindang Wahjuningtijas; Wenny Wulandari; Wise Rahmawan
COMMUNITY : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/community.v6i1.9847

Abstract

Adolescence is a developmental stage characterized by complex emotional changes and an increasing need for psychological support from the family environment. Rapid emotional fluctuations, identity exploration, and heightened social sensitivity often create challenges in parent–adolescent relationships. These conditions require parents to develop adequate emotion regulation and psychological reflective capacities in order to provide adaptive parenting. This community service program aimed to strengthen parents’ roles in emotion regulation, psychological reflection, and the management of adolescents’ potential through a reflective journaling approach. The program was conducted at SMP M Pabuaran, Bogor Regency, involving 65 parents of students from grades VII, VIII, and IX. A participatory method was employed, including interactive lectures, group discussions, role-playing activities, and guided expressive writing practices. The results indicated that parents gained new insights into the importance of emotion regulation in adolescent parenting and became more aware of their own emotional patterns that influence interactions with their children. Moreover, journaling activities facilitated parents’ reflective abilities, enhanced their understanding of adolescents’ emotional needs, and supported the development of more positive and realistic parenting strategies. These findings suggest that reflective journaling can serve as a simple, applicable, and sustainable psychoeducational tool to support emotion-based and reflective parenting practices in school-based community programs. ABSTRAKMasa remaja merupakan fase perkembangan yang ditandai oleh dinamika emosional yang kompleks serta meningkatnya kebutuhan akan dukungan psikologis dari lingkungan keluarga. Perubahan emosi yang cepat, pencarian identitas diri, dan sensitivitas sosial sering kali memunculkan tantangan baru dalam relasi orang tua dan anak. Kondisi ini menuntut orang tua untuk memiliki kemampuan regulasi emosi dan refleksi psikologis yang memadai agar dapat menjalankan peran pengasuhan secara adaptif. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat peran orang tua dalam pengelolaan emosi, pengembangan refleksi psikologis, serta pendampingan potensi anak melalui pendekatan journaling reflektif. Program dilaksanakan di SMP M Pabuaran, Kabupaten Bogor, dengan melibatkan 65 orang tua siswa kelas VII, VIII, dan IX. Metode kegiatan menggunakan pendekatan partisipatif melalui ceramah interaktif, diskusi kelompok, simulasi peran, dan praktik expressive writing yang terstruktur. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa orang tua memperoleh pemahaman baru mengenai pentingnya regulasi emosi dalam pengasuhan remaja serta mampu mengenali pola emosi pribadi yang selama ini memengaruhi interaksi dengan anak. Selain itu, journaling membantu orang tua mengembangkan kemampuan refleksi diri, meningkatkan kesadaran terhadap kebutuhan emosional anak, dan menyusun langkah pengasuhan yang lebih positif serta realistis. Temuan ini menunjukkan bahwa journaling reflektif dapat menjadi media psikoedukatif yang sederhana, mudah diterapkan, dan berkelanjutan dalam mendukung pengasuhan remaja berbasis regulasi emosi dan refleksi psikologis di lingkungan sekolah.