cover
Contact Name
Muhamad Suhardi
Contact Email
jurnal.p4i@gmail.com
Phone
+6285239967417
Journal Mail Official
jurnal.p4i@gmail.com
Editorial Address
Lingkungan Handayani, Kel. Leneng, kec. Praya, Kab. Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
COMMUNITY : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Core Subject : Education, Social,
COMMUNITY : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat contains writings/articles on the results of thoughts and research results written by teachers, lecturers, experts, scientists, practitioners, and reviewers in all disciplines related to Community Service
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 346 Documents
PENINGKATAN DAYA SAING USAHA MIKRO, KECIL, DAN MENENGAH MELALUI PEMASARAN DIGITAL DI KECAMATAN PUUWATU KOTA KENDARI Nanik Hindaryatiningsih; La Ode Safarudin; Rusdiyana Tugy
COMMUNITY : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/community.v6i2.14559

Abstract

The low capability in digital marketing represents a primary obstacle for Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) in Puuwatu District regarding market expansion and competitive advantage enhancement. This participatory-educational community service project aimed to improve MSME entrepreneurs' knowledge and practical skills in utilizing digital platforms, online marketplace s, and interactive promotional content. Implementation stages comprised field observation, partner problem identification, program socialization, branding workshops, hands-on promotional content creation, business account mentoring, and activity evaluation. Program results revealed a significant increase in partners' digital understanding and skills, evidenced by the creation of professional business profiles on social media and WhatsApp Business, aesthetic product catalog photography, and expanded promotional reach beyond the local area. The main conclusion confirms that structured digital marketing training and mentoring effectively strengthen product branding, expand market reach, and sustainably enhance MSME competitiveness. ABSTRAK Rendahnya kemampuan pemasaran digital menjadi hambatan utama Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kecamatan Puuwatu dalam memperluas pasar dan meningkatkan daya saing usaha. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat berbasis partisipatif edukatif ini bertujuan meningkatkan pengetahuan serta keterampilan praktis pelaku UMKM dalam memanfaatkan platform digital, marketplace , dan konten promosi interaktif. Tahapan pelaksanaan meliputi observasi lapangan, identifikasi masalah mitra, sosialisasi program, pelatihan branding, praktik pembuatan konten promosi, pendampingan akun bisnis, serta evaluasi kegiatan. Hasil pengabdian menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan digital mitra yang signifikan, tercermin dari terbuatnya profil bisnis profesional pada media sosial dan WhatsApp Business, terciptanya foto katalog produk yang estetis, serta meningkatnya jangkauan promosi produk hingga ke luar wilayah lokal. Simpulan utama menegaskan bahwa pelatihan dan pendampingan pemasaran digital secara terstruktur terbukti efektif memperkuat branding, memperluas jangkauan pasar, serta meningkatkan daya saing UMKM secara berkelanjutan.    
PENANAMAN SIKAP DISIPLIN SISWA SEBAGAI UPAYA MENUMBUHKAN RASA TANGGUNG JAWAB TERHADAP DIRI SENDIRI DI SD NEGERI 140 PALEMBANG Ambar Afifah; Sri Maryani; Giska Dwi Febrianti; Samilah Indah; Yusmarika Sri Nustia; Irra Pirta Meliyana; Syasya Askarini; Dhores Mahendra; Mega Prasrihamni
COMMUNITY : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/community.v6i2.14560

Abstract

Discipline is one of the essential character values that should be instilled from an early age, particularly at the elementary school level, as it plays a significant role in fostering students’ sense of responsibility toward themselves and their surrounding environment. Based on observations conducted during the Field Experience Program (PLP) at SD Negeri 140 Palembang, several students were found to demonstrate low levels of discipline in complying with school regulations, managing their time effectively, and carrying out their duties and responsibilities as learners. This activity aimed to instill disciplinary attitudes as an effort to develop students’ self-responsibility. The methods employed in this program included observation, socialization, habituation, mentoring, and evaluation. The implementation involved providing educational sessions on the importance of discipline, encouraging disciplined behavior during learning activities, and assisting students in applying disciplinary values within the school environment. The results indicated an improvement in students’ understanding of the importance of discipline and a growing awareness of fulfilling their duties and responsibilities independently. In addition, students showed positive behavioral changes, such as arriving at school on time, participating more orderly in classroom activities, maintaining classroom cleanliness, and completing assignments according to established rules. These findings demonstrate that instilling discipline can effectively contribute to the development of responsible character among students from an early age. Therefore, continuous disciplinary habituation through collaboration among schools, teachers, and parents is necessary to support the formation of positive student character. ABSTRAK Disiplin merupakan salah satu nilai karakter yang penting ditanamkan sejak usia sekolah dasar karena berperan dalam membentuk sikap tanggung jawab peserta didik terhadap diri sendiri maupun lingkungan sekitarnya. Namun, berdasarkan hasil observasi selama kegiatan Program Pengenalan Lapangan (PLP) di SD Negeri 140 Palembang, masih ditemukan beberapa siswa yang kurang disiplin dalam mematuhi tata tertib sekolah, mengelola waktu, serta melaksanakan tugas dan kewajiban sebagai peserta didik. Kegiatan ini bertujuan untuk menanamkan sikap disiplin sebagai upaya menumbuhkan rasa tanggung jawab terhadap diri sendiri pada siswa SD Negeri 140 Palembang. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini meliputi observasi, sosialisasi, pembiasaan, pendampingan, dan evaluasi. Kegiatan dilaksanakan melalui pemberian edukasi mengenai pentingnya disiplin, pembiasaan perilaku disiplin dalam kegiatan belajar mengajar, serta pendampingan terhadap siswa dalam menerapkan nilai-nilai disiplin di lingkungan sekolah. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa mengenai pentingnya disiplin serta tumbuhnya kesadaran untuk melaksanakan tugas dan tanggung jawab secara mandiri. Selain itu, siswa menunjukkan perubahan perilaku yang positif, seperti datang tepat waktu, lebih tertib dalam mengikuti pembelajaran, menjaga kebersihan lingkungan kelas, dan mengerjakan tugas sesuai dengan ketentuan yang diberikan. Melalui kegiatan ini, penanaman sikap disiplin terbukti dapat membantu membentuk karakter tanggung jawab siswa sejak dini. Oleh karena itu, pembiasaan disiplin perlu dilakukan secara berkelanjutan melalui kerja sama antara sekolah, guru, dan orang tua guna mendukung pembentukan karakter peserta didik yang lebih baik.    
PENDAMPINGAN BRANDING PRODUK MELALUI MEDIA PROMOSI KREATIF DAN DIGITAL PADA KELOMPOK TANI PILANG MAKMUR Angelini Krisyandi Butar Butar; Erlinda Ophelia Dayanti; Yona Leoni Simatupang; Dwi Laila Maulida; Adi Candra
COMMUNITY : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/community.v6i2.14561

Abstract

The development of agricultural product marketing requires effective branding strategies and the use of digital promotional media to enhance the competitiveness of farmer groups. The Pilang Makmur Farmer Group still faces limitations in managing promotional media, resulting in suboptimal dissemination of product information. This community service activity aims to enhance the capacity of farmer group members in applying digital agripreneurship concepts through mentoring on product branding and the use of creative digital-based promotional media. The methods applied include observation, needs assessment, outreach, training, mentoring, as well as monitoring and evaluation using pre-test and post-test instruments. The outcomes of the activity include the development of a company profile, product catalog, profile video, farmer group leaflets, and educational tourism materials, as well as digital promotional media to strengthen the group’s identity and promote its products. Evaluation results showed an average increase in participants’ understanding from 78.9% on the pre-test to 89.6% on the post-test. These findings indicate that the mentoring activities were able to enhance the knowledge and capacity of farmer group members in implementing branding and digital promotion strategies to support the development of agricultural product marketing. This program also contributes to strengthening the group’s identity and enhancing the competitiveness of its products in a sustainable manner. ABSTRAK Pengembangan pemasaran produk pertanian memerlukan strategi branding dan pemanfaatan media promosi digital yang efektif untuk meningkatkan daya saing kelompok tani. Kelompok Tani Pilang Makmur masih menghadapi keterbatasan dalam pengelolaan media promosi sehingga penyebaran informasi produk belum optimal. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas anggota kelompok tani dalam penerapan konsep digital agripreneur melalui pendampingan penguatan branding produk dan pemanfaatan media promosi kreatif berbasis digital. Metode yang diterapkan meliputi observasi, identifikasi kebutuhan, penyuluhan, pelatihan, pendampingan, serta monitoring dan evaluasi menggunakan instrumen pre-test dan post-test. Luaran kegiatan berupa penyusunan company profile, katalog produk, video profil, leaflet poktan dan eduwisata, serta media promosi digital sebagai sarana penguatan identitas serta promosi produk kelompok tani. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan rata-rata pemahaman peserta dari 78,9% pada pre-test menjadi 89,6% pada post-test. Temuan tersebut menunjukkan bahwa kegiatan pendampingan mampu meningkatkan pengetahuan dan kapasitas anggota kelompok tani dalam mengimplementasikan strategi branding dan promosi digital guna mendukung pengembangan pemasaran produk pertanian. Program ini turut memberikan kontribusi terhadap penguatan identitas kelompok dan peningkatan daya saing produk secara berkelanjutan.  
PENYULUHAN PEMANFAATAN MEDIA DIGITAL UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PROMOSI EDUWISATA DAN USAHA KELOMPOK TANI YURGA FARM Salsalina Aprilia Br Ginting; Eunike Florentina Br Tarigan; Diana Intan Sari; Dwi Laila Maulida; Adi Candra
COMMUNITY : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/community.v6i2.14562

Abstract

The use of digital media is a key strategy for promoting agricultural businesses and developing agritourism sustainably. The Yurga Farm Farmers’ Group has great potential as an agricultural agritourism destination, but its use of digital media for promotion remains limited. This community service activity aims to improve the farmers’ group members’ understanding and skills in utilizing digital media as an effective promotional tool. The methods employed included lectures, discussions, practical training, and mentoring focusing on digital marketing, social media management, branding, promotional content creation, and the use of the Canva application. Evaluation was conducted through pre- and post-tests involving 10 participants. The results showed an average increase in participants’ understanding of 13.7%. Significant improvements were observed across all indicators, particularly in the ability to use simple design applications. Participants were able to produce various digital promotional materials such as photos, videos, leaflets, catalogs, company profiles, and video profiles. This activity proved effective in enhancing the capacity of farmer group members to support edutourism promotion and sustainable agricultural business development. ABSTRAK Pemanfaatan media digital menjadi strategi penting dalam mendukung promosi usaha tani dan pengembangan eduwisata secara berkelanjutan. Kelompok Tani Yurga Farm memiliki potensi besar sebagai destinasi eduwisata pertanian, namun pemanfaatan media digital untuk kegiatan promosi masih sangat terbatas. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman serta keterampilan anggota kelompok tani dalam memanfaatkan media digital sebagai sarana promosi yang efektif. Metode pelaksanaan meliputi ceramah, diskusi, pelatihan praktik, dan pendampingan yang berfokus pada materi digital marketing, pengelolaan media sosial, branding, pembuatan konten, serta pengoperasian aplikasi Canva. Evaluasi dilakukan menggunakan metode pre-test dan post-test terhadap sepuluh orang peserta. Hasil menunjukkan bahwa terjadi peningkatan rata-rata pemahaman peserta sebesar 13,7%. Peningkatan signifikan tercatat pada seluruh indikator, terutama kemampuan penggunaan aplikasi desain sederhana. Peserta berhasil menghasilkan berbagai media promosi digital seperti foto, video, leaflet, katalog, company profile, dan video profile. Kegiatan pengabdian ini terbukti efektif dalam meningkatkan kapasitas anggota kelompok tani untuk mendukung promosi eduwisata dan pengembangan usaha tani lokal.  
IMPLEMENTASI TEKNIK BELAJAR YANG MENYENANGKAN PADA SISWA KELAS VIII B DI SMP NEGERI 1 TANGGETADA Disa Arliwan; Sulmainar Sulmainar; Nur intan; Fitri Fitri; Nurwinda Nurwinda; Nadya Kamila Putri; Annisa'us Sholehah
COMMUNITY : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/community.v6i2.14563

Abstract

This community service activity was motivated by the dominance of conventional learning in Natural Science subjects at SMP Negeri 1 Tanggetada, causing student passivity. The objective was to increase motivation, activeness, and conceptual understanding through student-centered learning. The method applied a participatory approach integrating icebreakers, game-based learning, group discussions, and digital tools like Quizizz and Canva. The results indicated that prior to intervention, 16% of students were in the poor category and 16% in the very good category, whereas post-intervention, the very good category rose to 36% and the poor category dropped to 0%. This evaluation proves that an interactive learning environment successfully eliminates student anxiety and strengthens memory retention of science concepts. Furthermore, this initiative supports Sustainable Development Goals number four regarding quality education. In conclusion, integrating digital media and educational games effectively transforms classroom atmospheres into dynamic learning spaces while significantly boosting overall student cognitive achievement. ABSTRAK Kegiatan pengabdian masyarakat ini melatarbelakangi dominasi pembelajaran konvensional pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam di SMP Negeri 1 Tanggetada yang membuat siswa pasif. Tujuan pengabdian ini adalah meningkatkan motivasi, keaktifan, dan pemahaman konsep siswa melalui penerapan teknik student-centered learning yang menyenangkan. Metode yang digunakan mencakup pendekatan edukatif partisipatif melalui ice breaking, game-based learning, diskusi kelompok, serta penggunaan media digital Quizizz dan Canva. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sebelum tindakan terdapat 16% siswa kategori kurang baik dan 16% sangat baik, namun setelah intervensi siswa kategori sangat baik meningkat pesat menjadi 36% dan kategori kurang baik menjadi 0%. Evaluasi ini membuktikan bahwa suasana belajar interaktif berhasil menghapus ketakutan siswa serta memperkuat retensi memori materi IPA secara signifikan. Kegiatan ini juga mendukung pencapaian tujuan Sustainable Development Goals poin keempat mengenai pendidikan berkualitas. Kesimpulannya, integrasi media digital dan permainan edukatif sangat efektif mentransformasi suasana kelas menjadi lebih dinamis serta meningkatkan ketercapaian kognitif peserta didik secara berkelanjutan.  
TRANSFORMASI USAHA KERUPUK PULI “KARYA EMAS” MELALUI TEKNOLOGI PRODUKSI, INOVASI PRODUK, DAN PEMASARAN DIGITAL Syunu Trihantoyo; Ali Hasbi Ramadani; Dian Citaningtyas Ari Kadi; Fransisca Bella Oktaviana; Adinda Maulita Salsabilla; Sumiati Sumiati
COMMUNITY : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/community.v6i2.15201

Abstract

ABSTRACT Micro, small, and medium enterprises (MSMEs) based on local food products play an important role in supporting rural economic development; however, they still face various constraints in production, financial management, and marketing aspects. The main problems identified in the “Karya Emas” Kerupuk Puli business group in Simbatan Village include low production capacity due to manual processing, inadequate financial record-keeping, and limited market access caused by minimal utilization of digital technology and weak product branding. This community engagement program aims to enhance the business capacity through an integrated empowerment approach covering production, financial management, product innovation, and digital marketing. The implementation method consists of several stages, including socialization and focus group discussion (FGD), business management training, production training using appropriate technology, digital marketing training, implementation of a kerupuk puli molding machine, as well as mentoring and evaluation based on performance indicators. The results show a significant increase in production capacity from approximately 20 to 80 packs per day with a 60% improvement in production efficiency. The partners are also able to conduct simple financial recording, calculate production costs, and separate business and household finances. In addition, brand identity and more informative packaging have been developed, along with the utilization of social media and marketplace platforms for marketing. Furthermore, product innovation in the form of a fish-flavored variant has been successfully developed to increase competitiveness. Overall, this program effectively improves productivity, strengthens business governance, and expands market access for local food MSMEs. The integrated empowerment model is expected to provide a sustainable solution for rural-based MSME development. ABSTRAK Usaha mikro kecil menengah (UMKM) berbasis pangan lokal memiliki peran penting dalam mendukung perekonomian desa, namun masih menghadapi berbagai keterbatasan pada aspek produksi, manajemen, dan pemasaran. Permasalahan utama pada Kelompok Usaha Kerupuk Puli “Karya Emas” di Desa Simbatan meliputi rendahnya kapasitas produksi akibat proses manual, belum optimalnya pencatatan keuangan usaha, serta terbatasnya akses pasar karena minimnya pemanfaatan teknologi digital dan belum adanya penguatan branding produk. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas usaha melalui pendekatan pemberdayaan terpadu yang mencakup aspek produksi, manajemen, dan pemasaran digital. Metode pelaksanaan dilakukan melalui tahapan sosialisasi dan FGD, pelatihan manajemen usaha, pelatihan produksi berbasis teknologi tepat guna, pelatihan pemasaran digital, penerapan mesin pencetak kerupuk puli, serta pendampingan dan evaluasi berbasis indikator kinerja. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kapasitas produksi dari sekitar 20 menjadi 80 kemasan per hari dengan efisiensi waktu hingga 60%. Mitra juga mampu melakukan pencatatan keuangan sederhana, menghitung harga pokok produksi, serta memisahkan keuangan usaha dan rumah tangga. Selain itu, telah terbentuk identitas merek, kemasan yang lebih informatif, serta pemanfaatan marketplace sebagai sarana pemasaran. Kesimpulannya, program ini efektif dalam meningkatkan produktivitas, tata kelola usaha, dan daya saing UMKM pangan lokal melalui integrasi teknologi, manajemen, dan digitalisasi pemasaran yang berkelanjutan.