cover
Contact Name
Muhamad Suhardi
Contact Email
jurnal.P4I@gmail.com
Phone
+6289681071805
Journal Mail Official
jurnal.P4I@gmail.com
Editorial Address
Lingkungan Handayanai, Kel. Leneng, Kec. Praya, Kab. Lombok Tengah
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
STRATEGY : Jurnal Inovasi Strategi dan Model Pembelajaran
ISSN : 27985725     EISSN : 27985466     DOI : https://doi.org/10.51878/strategi.v1i2.580
STRATEGY : Jurnal Inovasi Strategi dan Model Pembelajaran contains writings/articles on the results of thoughts and research results written by teachers, lecturers, experts, scientists, practitioners, and reviewers in all disciplines related to Learning Strategies and Models.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 9 Documents
Search results for , issue "Vol. 6 No. 3 (2026)" : 9 Documents clear
STRATEGI PEMBELAJARAN SANTRI MUALAF PEDALAMAN MENTAWAI DI PONDOK PESANTREN ALWAFA Oktavianus, Oktavianus; Herawan, Rizal Saepulloh
STRATEGY : Jurnal Inovasi Strategi dan Model Pembelajaran Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/strategi.v6i3.10390

Abstract

ABSTRACT The diversity of cultural, educational, and religious backgrounds among convert (muallaf) students necessitates a learning approach that is flexible and responsive to learners’ individual conditions. This study aims to examine and describe the instructional strategies employed to enhance understanding of Islamic teachings among convert students at Pondok Pesantren Alwafa, Padang City. The research adopts a qualitative approach with a descriptive design, utilizing data collection techniques such as observation, in-depth interviews, and documentation conducted in a systematic manner. The findings reveal that learning effectiveness is supported by the implementation of integrated strategies, including role modeling by educators, strengthening emotional connections, delivering materials in a simplified and gradual manner, fostering positive thinking patterns, and organizing learning based on students’ needs. These strategies contribute to increased learning motivation, improved comprehension of Islamic concepts, and the development of more consistent religious attitudes and behaviors. Therefore, this study affirms that a learning model integrating pedagogical, emotional, and contextual dimensions constitutes an effective approach in supporting the success of Islamic education for convert students. ABSTRAK Keragaman latar belakang budaya, pendidikan, dan pengalaman keagamaan pada santri mualaf menuntut adanya pendekatan pembelajaran yang mampu menyesuaikan dengan kondisi peserta didik secara lebih fleksibel. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji serta menjelaskan strategi pembelajaran yang diterapkan dalam meningkatkan pemahaman ajaran Islam pada santri mualaf di Pondok Pesantren Alwafa, Kota Padang. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif melalui pengumpulan data yang dilakukan secara bertahap menggunakan observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian mengidentifikasi bahwa efektivitas pembelajaran didukung oleh penerapan strategi yang terintegrasi, meliputi pemberian contoh langsung oleh pendidik, penguatan hubungan emosional, penyajian materi secara sederhana dan bertahap, pengembangan pola pikir positif, serta pengelolaan pembelajaran berbasis kebutuhan santri. Penerapan strategi tersebut berdampak pada meningkatnya motivasi belajar, pemahaman konsep keislaman, serta pembentukan sikap religius yang lebih stabil. Dengan demikian, penelitian ini menegaskan bahwa model pembelajaran yang mengintegrasikan aspek pedagogis, emosional, dan kontekstual merupakan pendekatan yang efektif dalam mendukung keberhasilan pendidikan agama Islam bagi santri mualaf.
PENGARUH PENGGUNAAN PERMAINAN RODA BERPUTAR UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGENAL BANGUN DATAR ANAK TUNAGRAHITA RINGAN KELAS VII SMP DI SLBC Cahyaningtyas, Krisma Febri; Idhartono, Amelia Rizky; Jauhari, Muhammad Nurrohman
STRATEGY : Jurnal Inovasi Strategi dan Model Pembelajaran Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/strategi.v6i3.9863

Abstract

This study aimed to examine the effect of using a spinning wheel game as an instructional medium on the ability of students with mild intellectual disabilities in Grade VII at SLB C Pertiwi Ponorogo to recognize plane shapes. Students with mild intellectual disabilities experience difficulties in understanding the forms, names, and characteristics of plane figures due to cognitive limitations and low levels of abstract thinking; therefore, conventional teaching methods are considered less effective. Consequently, a spinning wheel game was employed as an interactive, play-based learning approach. The study used an experimental method with a pretest–posttest design. The participants consisted of four Grade VII students. Data were collected through tests measuring students’ ability to recognize plane shapes before and after the implementation of the spinning wheel game, and were analyzed using the sign test because the sample size was fewer than ten. The results showed a Z value of –1.27 at a significance level of 0.05, which was lower than the Z-table value of 1.96; thus, the hypothesis was accepted. The mean pretest score of 35 increased to 78 in the posttest. These findings indicate a significant improvement after the use of the spinning wheel game. Therefore, the spinning wheel game proved to have a positive and significant effect on improving the ability to recognize plane shapes among students with mild intellectual, disabilities and is recommended as an instructional medium in special education. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media permainan roda berputar terhadap kemampuan mengenal bangun datar pada anak tunagrahita ringan kelas VII di SLB C Pertiwi Ponorogo. Siswa tunagrahita ringan mengalami kesulitan dalam memahami bentuk, nama, dan karakteristik bangun datar karena keterbatasan kognitif serta rendahnya kemampuan berpikir abstrak, sehingga pembelajaran konvensional dinilai kurang efektif. Oleh karena itu, digunakan media permainan roda berputar sebagai pendekatan interaktif berbasis permainan. Penelitian menggunakan metode eksperimen dengan desain pretest–posttest. Subjek penelitian berjumlah empat siswa kelas VII. Data dikumpulkan melalui tes kemampuan mengenal bangun datar sebelum dan sesudah perlakuan, kemudian dianalisis menggunakan uji tanda karena jumlah sampel kurang dari sepuluh orang. Hasil analisis menunjukkan nilai Z sebesar –1,27 pada taraf signifikansi 0,05 yang lebih kecil daripada Z tabel 1,96, sehingga hipotesis diterima. Rata-rata skor pretest sebesar 35 meningkat menjadi 78 pada posttest. Temuan ini menunjukkan adanya peningkatan kemampuan yang signifikan setelah penggunaan media permainan roda berputar. Dengan demikian, media permainan roda berputar terbukti berpengaruh positif terhadap kemampuan mengenal bangun datar pada siswa tunagrahita ringan dan direkomendasikan sebagai media pembelajaran dalam pendidikan khusus.  
PERAN GURU DALAM MENERAPKAN KEAMANAN DIGITAL PADA SISWA SEKOLAH DASAR Bahri, Sartika Pramita
STRATEGY : Jurnal Inovasi Strategi dan Model Pembelajaran Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/strategi.v6i3.10202

Abstract

This study examines the concept of digital security and the role of teachers in implementing digital security in elementary schools, as well as the challenges teachers face in their role as educators. This research employs a qualitative method, specifically a literature review approach. The objective of this study is to analyze the understanding of digital security, examine the role of teachers in its implementation in elementary schools, and identify the various challenges faced in enhancing students’ digital literacy. To shape the character of Indonesia’s “Golden Generation” of 2045 a generation excelling in all aspects and globally competitive the understanding of the four pillars of literacy must be applied across all levels of education: digital competence, digital security, digital culture, and digital ethics. Teachers play a key role in enhancing students’ understanding of digital literacy, particularly digital security. Understanding digital security helps mitigate digital threats such as the leakage of personal information (name, mother’s maiden name, date of birth, address, phone number, and so on) for criminal purposes, online fraud via social media, the spread of negative content, and fake news. On the other hand, teachers face challenges that hinder their ability to implement digital security, including technological disparities between schools, uneven teacher knowledge due to a lack of teacher training, and administrative systems. The results of this study highlight the importance of equitable access to facilities and infrastructure, intensive training for all teachers, and alignment between national and local policies. Ultimately, digital security can be effectively implemented in elementary schools across all regions. ABSTRAK Studi ini meneliti tentang pengertian keamanan digital dan peran guru dalam menerapkan keamanan digital di sekolah dasar serta kendala yang dihadapi guru sebagai seorang pendidik. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, yaitu pendekatan studi kepustakaan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pemahaman keamanan digital, mengkaji peran guru dalam penerapannya di sekolah dasar, serta mengidentifikasi berbagai kendala yang dihadapi dalam upaya meningkatkan literasi digital siswa. Untuk membentuk karakter generasi emas Indonesia 2045 yang memiliki keunggulan dalam segala aspek dan berdaya saing pada level global, pemahaman empat pilar literasi yang diaplikasikan dalam semua jenjang pendidikan yaitu kecakapan digital, keamanan digital, budaya digital, dan etika digital. Peran guru menjadi kunci dalam meningkatkan pemahaman siswa dalam literasi digital, salah satunya adalah keamanan digital. Pemahaman keamanan digital akan mereduksi ancaman digital seperti kebocoran informasi pribadi (Nama, nama ibu kandung, tanggal lahir, alamat, nomor telepon, dan lain sebagainya) untuk tindak kriminal, penipuan online melalui media sosial, penyebaran konten-konten negatif dan berita hoaks. Di sisi lain, guru menghadapi tantangan yang memengaruhi mereka dalam mengimplementasikan keamanan digital, antara lain kesenjangan teknologi antar sekolah, pengetahuan guru yang tidak merata akibat minimnya pelatihan guru, dan sistem administrasi. Hasil penelitian ini mengungkapkan pentingnya pemerataan sarana dan prasarana, pelatihan yang intensif bagi semua guru, dan keselarasan kebijakan nasional dan kebijakan lokal. Pada akhirnya, keamanan digital dapat terlaksana dengan baik di sekolah dasar di masing-masing daerah.
EKSPLORASI STRATEGI RETENSI MATEMATIKA: TINJAUAN LITERATUR TERHADAP 10 METODE EFEKTIF MENGHAFAL RUMUS UNTUK SISWA Qoyyima, Annisa; Hasibuan, Adinda Muhfyana; Harahap, Qamaruddin Fadhilah; Siregar, Tiur Malasari
STRATEGY : Jurnal Inovasi Strategi dan Model Pembelajaran Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/strategi.v6i3.10438

Abstract

Low student retention of mathematical formulas is often a major obstacle to achieving optimal learning outcomes. This study aims to explore and synthesize various innovative strategies that can improve the ability to memorize and understand mathematical formulas through a comprehensive literature review. The method used is a Systematic Literature Review (SLR) of 30 empirical scientific articles published in various reputable journal databases. Data analysis was performed using thematic synthesis techniques to classify various interventions into 10 main strategic pillars. The results of the study identified ten effective methods, namely: verbal mnemonic techniques (acronyms/acrostics), integration of music and songs, visualization through mind mapping, the loci method, optimization of concentration (eye-closing method), strengthening working memory, use of interactive digital media, application of retrieval practice, ethnomathematics approach, and metacognitive evaluation. The findings indicate that the use of mnemonics and audio-visual elements has the most significant impact in transforming abstract information into long-term memory. The conclusion of this study confirms that a varied and creative approach is essential to reduce students' cognitive load while increasing memory resilience towards mathematical concepts. ABSTRAK Rendahnya daya ingat atau retensi siswa terhadap rumus-rumus matematika seringkali menjadi hambatan utama dalam mencapai hasil belajar yang optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dan mensintesis berbagai strategi inovatif yang dapat meningkatkan kemampuan menghafal dan memahami rumus matematika melalui tinjauan literatur yang komprehensif. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) terhadap 30 artikel ilmiah hasil penelitian empiris yang diterbitkan di berbagai database jurnal bereputasi. Analisis data dilakukan dengan teknik sintesis tematik untuk mengklasifikasikan berbagai intervensi ke dalam 10 pilar strategi utama. Hasil penelitian mengidentifikasi sepuluh metode efektif, yaitu: teknik mnemonik verbal (akronim/akrostik), integrasi musik dan lagu, visualisasi melalui mind mapping, metode loci, optimalisasi konsentrasi (metode pejam mata), penguatan working memory, penggunaan media digital interaktif, penerapan retrieval practice, pendekatan etnomatematika, dan evaluasi metakognitif. Temuan menunjukkan bahwa penggunaan jembatan kledai dan elemen audio-visual memiliki dampak paling signifikan dalam mentransformasi informasi abstrak ke dalam memori jangka panjang. Simpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa pendekatan yang variatif dan kreatif sangat diperlukan untuk mereduksi beban kognitif siswa sekaligus meningkatkan ketahanan memori terhadap konsep matematis.  
PERUMUSAN STRATEGIS DAN EVALUASI TUJUAN SERTA METODE PEMBELAJARAN DALAM PROSES PENDIDIKAN Nuha Mufida, Najwa; Ulandari, Oktavia; Lael Mubarrok, Muhammad; Ifatun Nisa, Shafa; Nurul Yatimah, Dinda; Firda Aulia, Nisa`ul
STRATEGY : Jurnal Inovasi Strategi dan Model Pembelajaran Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/strategi.v6i3.10629

Abstract

ABSTRACT Learning objectives and methods are two crucial components for a successful educational process. The formulation of clear and precise learning objectives significantly influences the direction and effectiveness of learning. Likewise, the selection of learning methods appropriate to the characteristics of the material and students. This paper aims to examine the importance of strategically formulating learning objectives and evaluating the methods applied in the educational process. First, the basic principles for formulating operational, specific, and measurable learning objectives are discussed, which serve as a reference for teachers in designing effective learning activities. Next, this paper reviews various learning methods, both conventional and innovative, and how these methods can increase student motivation and engagement. Finally, evaluation of the achievement of learning objectives through various assessment techniques is discussed to ensure that learning objectives are optimally achieved. It is hoped that the results of this study will provide insights for educators in designing and implementing learning that is more effective, efficient, and tailored to student needs. ABSTRAK Tujuan dan metode pembelajaran merupakan dua komponen krusial dalam keberhasilan proses pendidikan. Perumusan tujuan pembelajaran yang jelas dan tepat sangat mempengaruhi arah dan efektivitas pembelajaran. Begitu pula dengan pemilihan metode pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik materi dan peserta didik. Makalah ini bertujuan untuk mengkaji pentingnya perumusan strategis tujuan pembelajaran dan evaluasi metode yang diterapkan dalam proses pendidikan. Pertama, dibahas mengenai prinsip-prinsip dasar dalam merumuskan tujuan pembelajaran yang operasional, spesifik, dan terukur, yang menjadi acuan bagi guru dalam merancang kegiatan pembelajaran yang efektif. Selanjutnya, makalah ini mengulas berbagai macam metode pembelajaran, baik yang bersifat konvensional maupun inovatif, serta bagaimana pemilihan metode tersebut dapat meningkatkan motivasi dan keterlibatan siswa. Terakhir, evaluasi terhadap pencapaian tujuan pembelajaran melalui berbagai teknik penilaian juga dibahas untuk memastikan bahwa tujuan pembelajaran tercapai dengan optimal. Diharapkan hasil dari kajian ini dapat memberikan wawasan bagi para pendidik untuk merancang dan melaksanakan pembelajaran yang lebih efektif, efisien, dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik.
GURU SEBAGAI ARSITEK MOTIVASI: STRATEGI BERBASIS BUKTI UNTUK MENGOPTIMALKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA DI SEKOLAH DASAR Fitri, Amaliatul; Maulida, Salsabila; Savinah, Savinah
STRATEGY : Jurnal Inovasi Strategi dan Model Pembelajaran Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/strategi.v6i3.10648

Abstract

ABSTRACT Learning motivation is the most determinative psychological component in the success of the learning process at the elementary school level. Low student motivation remains a real challenge faced by teachers, necessitating evidence-based strategies that are planned and adaptive. This study aims to: (1) examine the concepts and definitions of learning motivation from various theoretical perspectives; (2) classify types of motivation and their implications for learning; (3) analyze principles of learning motivation relevant to elementary school contexts; and (4) identify effective evidence-based strategies that teachers can implement as architects of motivation. A qualitative approach with the library research method was employed, through the collection, analysis, and synthesis of relevant literature sources. The findings indicate that learning motivation is multidimensional divided into intrinsic and extrinsic motivation with intrinsic motivation proven more effective and sustainable. Teachers play a strategic role as architects of motivation who design and implement various strategies integratively, including: explicitly communicating learning objectives, using varied interactive methods and learning media including digital media, integrating educational games, providing proportional praise and rewards, applying punishment pedagogically, and ensuring transparent assessment. The success of these strategies depends greatly on teachers' consistency, creativity, and sensitivity to individual student needs and classroom dynamics. ABSTRAK Motivasi belajar merupakan komponen psikologis paling determinatif dalam keberhasilan proses pembelajaran di jenjang sekolah dasar. Rendahnya motivasi siswa masih menjadi tantangan nyata yang dihadapi guru, sehingga diperlukan strategi berbasis bukti yang terencana dan adaptif. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengkaji konsep dan pengertian motivasi belajar dari berbagai perspektif teoritis; (2) mengklasifikasikan jenis-jenis motivasi beserta implikasinya dalam pembelajaran; (3) menelaah prinsip-prinsip motivasi belajar yang relevan bagi konteks sekolah dasar; dan (4) mengidentifikasi strategi-strategi efektif berbasis bukti yang dapat diimplementasikan guru sebagai arsitek motivasi dalam proses pembelajaran. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan metode studi kepustakaan (library research) melalui pengumpulan, analisis, dan sintesis berbagai sumber pustaka relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa motivasi belajar bersifat multidimensional terbagi atas motivasi intrinsik dan motivasi ekstrinsik dengan motivasi intrinsik terbukti lebih efektif dan berkelanjutan. Guru berperan strategis sebagai arsitek motivasi yang merancang dan mengimplementasikan berbagai strategi secara integratif, meliputi: penyampaian tujuan pembelajaran secara eksplisit, penggunaan metode interaktif dan media pembelajaran bervariasi termasuk media digital, integrasi permainan edukatif, pemberian pujian dan reward yang proporsional, penerapan punishment secara pedagogis, serta penilaian yang transparan. Keberhasilan strategi-strategi tersebut sangat bergantung pada konsistensi, kreativitas, dan kepekaan guru terhadap kebutuhan individual siswa serta dinamika kelas.
PENGARUH DEEP LEARNING, KREATIVITAS, MINAT BELAJAR TERHADAP HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK KELAS XI MANAJEMEN PERKANTORAN LAYANAN BISNIS (MPLB) PADA MATA PELAJARAN MANAJEMEN PERKANTORAN DI SMK Lala, Meirliani; Tamboto, Henry J.D; Kandori, Iwan
STRATEGY : Jurnal Inovasi Strategi dan Model Pembelajaran Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/strategi.v6i3.10813

Abstract

The purpose of this study is to examine the influence of deep learning, creativity, and learning interest on students’ learning outcomes in the Office Management subject at SMK Kristen 2 Tomohon. This research employed a quantitative approach with a correlational design. The population consisted of 44 eleventh-grade students from the Office Management and Business Services (MPLB) program, with 40 respondents selected as the sample using the Slovin formula. Questionnaires and student academic records were used to collect data. The research instruments were checked for validity and reliability before data processing, and were found to meet the required assumptions. Multiple linear regression was used to analyze the data using SPSS software. The F-value of 7.814 with a significance level below 0.05 indicates that deep learning, creativity, and learning interest all have a substantial impact on student learning outcomes simultaneously. Partially, each variable also demonstrates a significant influence, namely deep learning (t = 3.200; sig = 0.003), creativity (t = 3.548; sig = 0.001), and learning interest (t = 2.868; sig = 0.007). The coefficient of determination (R²) is 0.568, indicating that 56.8% of the variation in learning outcomes can be explained by these three variables, while the remaining percentage is influenced by other factors not examined in this study. These findings suggest that enhancing students’ learning interest, fostering creativity, and improving the quality of instructional practices contribute positively to achieving better learning outcomes. Therefore, the implementation of innovative and student-centered learning strategies is essential to improve educational quality. ABSTRAK Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji bagaimana hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran siswa pada mata Pelajaran Manajemen Perkantoran di SMK Kristen 2 Tomohon dipengaruhi oleh pembelajaran mendalam, kreativitas, dan minat belajar. Penelitian ini menggunakan desain korelasional dan metodologi kuantitatif. Algoritma Slovin digunakan untuk mengidentifikasi sampel sebanyak 40 responden dari 44 peserta didik kelas 11 program keahlian Manajemen Perkantoran dan Layanan Bisnis (MPLB) yang menjadi populasi penelitian. Kuesioner dan pencatatan peringkat hasil belajar digunakan sebagai metode pengumpulan data. Sebelum pengolahan data, instrumen penelitian diuji validitas dan reliabilitasnya dan ditemukan memenuhi asumsi tradisional. Regresi linier berganda digunakan dalam analisis data dengan SPSS. Nilai F sebesar 7,814 dengan ambang signifikansi kurang dari 0,05 menunjukkan bahwa faktor pembelajaran mendalam, kreativitas, dan minat belajar secara bersamaan memiliki dampak yang substansial terhadap hasil belajar siswa. Pembelajaran mendalam (t = 3,200; sig = 0,003), kreativitas (t = 3,548; sig = 0,001), dan minat belajar (t = 2,868; sig = 0,007) Adalah tiga variabel lain yang juga memiliki dampak signifikan. Dengan koefisien determinasi (R2) sebesar 0,568, ketiga variabel ini menjelaskan 56,8% variasi dalam hasil belajar, dengan bagian yang tersisa dipengaruhi oleh faktor-faktor yang tidak termasuk dalam penelitian ini. Temuan penelitian menunjukkan bahwa meningkatkan minat belajar siswa, menumbuhkan kreativitas, dan meningkatkan kualitas pengajaran dan membantu siswa mencapai tujuan pembelajaran. Dengan demikian, peningkatan kualitas pendidikan membutuhkan penerapan teknik pembelajaran yang kreatif dan berpusat pada siswa.
IMPLEMENTASI DEEP LEARNING DALAM PEMBELAJARAN PAI : ANALISIS INTERAKSI PESERTA DIDIK DI SMK Rizki, Habib Fathur; Akhmansyah, Muhammad; Rahmatika, Zahra
STRATEGY : Jurnal Inovasi Strategi dan Model Pembelajaran Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/strategi.v6i3.10814

Abstract

This study aims to analyze the implementation of a deep learning approach in Islamic Religious Education (PAI) to enhance student interaction at SMKN 5 Bandar Lampung. The research is motivated by the low level of student interaction in PAI learning, which is still dominated by conventional and rote-based approaches. This study employed a qualitative phenomenological design. Data were collected through observation, in-depth interviews, and documentation, and analyzed using data reduction, data display, and conclusion drawing techniques, with data validity ensured through source and technique triangulation. The findings indicate that the application of deep learning through mindful learning, meaningful learning, and joyful learning significantly improves teacher–student and student–student interactions through reflective dialogue, collaborative discussions, and contextual learning experiences. Supporting factors include teachers’ pedagogical competence, student readiness, and institutional support, while inhibiting factors involve limited instructional time and varied student motivation. The implementation of deep learning in Islamic Education (PAI) not only enhances students’ cognitive understanding but also fosters reflective, social, and spiritual learning experiences through dialogic interaction as a socio-religious construct, while contributing theoretically by extending deep learning into spiritual learning and developing a spiritual pedagogy based on socio-religious interaction.. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi pendekatan pembelajaran mendalam (deep learning) dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) untuk meningkatkan interaksi peserta didik di SMKN 5 Bandar Lampung. Latar belakang penelitian didasarkan pada rendahnya interaksi belajar peserta didik dalam pembelajaran PAI yang masih didominasi metode konvensional dan berorientasi pada hafalan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain fenomenologis. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, dengan uji keabsahan data menggunakan triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan deep learning melalui integrasi mindful learning, meaningful learning, dan joyful learning mampu meningkatkan interaksi pendidik dengan peserta didik serta peserta didik dengan peserta didik, baik dalam bentuk dialog reflektif, diskusi kolaboratif, maupun keterlibatan aktif dalam mengaitkan materi dengan konteks kehidupan nyata. Faktor pendukung implementasi meliputi kompetensi pedagogik pendidik, kesiapan peserta didik, dan dukungan lingkungan sekolah, sedangkan faktor penghambat mencakup keterbatasan waktu dan heterogenitas motivasi belajar peserta didik. Implementasi deep learning dalam pembelajaran PAI terbukti tidak hanya meningkatkan pemahaman kognitif, tetapi juga membentuk pengalaman belajar reflektif, sosial, dan spiritual melalui interaksi dialogis sebagai konstruksi sosial-religius, sekaligus menghasilkan kontribusi teoritik berupa perluasan deep learning menjadi spiritual learning dan pengembangan konsep spiritual pedagogy berbasis interaksi sosial-religius.  
PENGEMBANGAN MODUL AJAR BERBASIS DEEP LEARNING DAN PROBLEM BASED LEARNING PADA KONFIGURASI ELEKTRON KELAS X-1 Mudjanto, Radityo Romadi; Rudi, La; Esnawi, Esnawi
STRATEGY : Jurnal Inovasi Strategi dan Model Pembelajaran Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/strategi.v6i3.10815

Abstract

Research on the development of deep learning-based teaching modules  with the Problem Based Learning model  on electron configuration materials aims to determine the feasibility, response of students and teachers, and its effectiveness on student learning outcomes. The method used is Research and Development (R&D) with a 4-D development model which includes the define, design, develop, and disseminate stages. However, this research is only limited to  the development stage  which includes product development and trials limited to 12 students. Data was collected through expert validation sheets, teacher and student response questionnaires, and learning outcome tests, then analyzed descriptively quantitative and the effectiveness of the modules were analyzed using N-Gain. Based on the results of the limited trial, it was shown that the teaching modules developed were feasible and practical to use, and the N-Gain analysis  showed that 75% of students were in the high category, 25% in the medium category, and there was no low category, with an average N-Gain of 0.77 (high category). This shows that deep learning-based teaching modules  with the Problem Based Learning  model are effective in improving student learning outcomes in electron configuration materials. ABSTRAKPenelitian pengembangan modul ajar berbasis deep learning dengan model Problem Based Learning pada materi konfigurasi elektron bertujuan untuk mengetahui kelayakan, respons peserta didik dan guru, serta efektivitasnya terhadap hasil belajar peserta didik. Metode yang digunakan yaitu Research and Development (R&D) dengan model pengembangan 4-D yang meliputi tahap define, design, develop, dan disseminate. Namun, penelitian ini hanya dibatasi sampai tahap develop yang mencakup pengembangan produk dan uji coba terbatas pada 12 peserta didik. Data dikumpulkan melalui lembar validasi ahli, angket respons guru dan peserta didik, serta tes hasil belajar, lalu dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan efektivitas modul dianalisis menggunakan N-Gain. Berdasarkan hasil uji coba terbatas menunjukkan bahwa modul ajar yang dikembangkan layak dan praktis digunakan, serta analisis N-Gain menunjukkan bahwa 75% peserta didik berada pada kategori tinggi, 25% kategori sedang, dan tidak terdapat kategori rendah, dengan rata-rata N-Gain sebesar 0,77 (kategori tinggi). Hal ini menunjukkan bahwa modul ajar berbasis deep learning dengan model Problem Based Learning efektif dalam meningkatkan hasil belajar peserta didik pada materi konfigurasi elektron.  

Page 1 of 1 | Total Record : 9