cover
Contact Name
Trisnawaty AR
Contact Email
trisna.ar508@gmail.com
Phone
+6282348642370
Journal Mail Official
j.planklopedia@gmail.com
Editorial Address
Sekretariat JurnalPlantklopedia: Jurnal Sains dan Teknologi Pertanian Program Studi Agroteknologi, Fakultas Sains Dan Teknologi, UMS Rappang Jl. Angkatan 45 No. 1A Lt Salo Rappang-Sidrap 91651 Telp. (0421) 93908
Location
Kab. sidenreng rappang,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Sains dan Teknologi Pertanian
ISSN : -     EISSN : 27764281     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
PLANTKLOPEDIA: Jurnal Sains dan Teknologi Pertanian merupakan jurnal online sistem (OJS) dengan e-ISSN: 2776-4281 yang diterbitkan oleh Program Studi Agroteknologi, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang. Jurnal ini menyajikan artikel/karya ilmiah berupa hasil penelitian, analisis kebijakan, review/ tinjauan literatur dan gagasan penting dalam ilmu pertanian meliputi bidang: Agronomi, Agribisnis, Budidaya Tanaman, Ilmu Tanah, Ilmu Hama dan Penyakit Tanaman, Teknologi Benih, Bioteknologi, Pemuliaan Tanaman, serta Tanaman Pangan dan Hortikultura. Jurnal ini diterbitkan secara berkala dua kali setahun yaitu pada bulan Maret dan September.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 3 No 2 (2023): September" : 5 Documents clear
EFEK SUBSTITUSI KOMPOS AZOLLA PINNATA SEBAGAI PUPUK ORGANIK PADA TANAMAN CAISIM (Brassica juncea) Aksan, Muhammad; Budiyanto, Gunawan; Isnawan, Bambang Heri
PLANTKLOPEDIA: Jurnal Sains dan Teknologi Pertanian Vol 3 No 2 (2023): September
Publisher : Program Studi Agroteknologi, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Muhammadiyah Siddenreng Rappang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55678/plantklopedia.v3i2.1116

Abstract

Asosiasi Pangan Dunia PBB tahun 2022 memprediksi lonjakan penduduk dunia akan mencapai angka 8 milyar tahun 2050 yang menuntut adanya ketersediaan pangan yang cukup guna memenuhi kebutuhan tersebut, terlebih saat ini dunia telah mengalami krisis pangan. Faktanya produktifitas pertanian tidak dibarengi dengan input pupuk ramah lingkungan yang berdampak pada degradasi lingkungan karena penggunaan pupuk anorganik secara berlebihan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek substitusi pupuk kompos Azolla pinnata terhadap pemakaian pupuk nitrogen pada tanaman caisim. Penelitian dilaksanakan pada Agustus 2013 hingga Januari 2014 di rumah kaca Fakultas Pertanian, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta. Metode yang digunakan percobaan dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan faktor tunggal dengan 7 perlakuan hasil konversi yakni P1(120 kg N Urea/ha; P2(100 kg N Urea + 20 kg N Azolla pinnata kompos/ha; P3 (80 kg N Urea + 40 kg N Azolla pinnata kompos/ha; P4 (60 kg N Urea + 60 kg N Azolla pinnata kompos /ha; P5 (40 kg N Urea + 80 kg N Azolla pinnata kompos /ha; P6 (20 kg N Urea + 100 kg Azolla pinnata kompos /ha; P7(120 kg N Azolla pinnata kompos /ha) dengan pengulangan tiga kali/perlakuan. Hasil penelitian mengungkap bahwa perlakuan pemupukan P7 memberi efek paling optimal dari sisi panjang akar dan berat segar tanaman yang setara dengan 120 kg N Urea/ha. Begitupun dengan subtitusi kompos Azolla pinnata pada perlakuan P6 menunjukkan Laju Asimilasi Bersih (LAB), Laju Pertumbuhan Relatif (LPR) dan berat biomassa daun tanaman terbaik diantara perlakuan lainnya. Sebagai kesimpulan kompos Azolla mampu mensubstitusi atau menggantikan keseluruhan nitrogen pada tanaman caisim.
EFIKASI BIOINSEKTISIDA Bacillusa thuringiensis TERHADAP INTENSITAS SERANGAN HAMA ULAT GRAYAK PADA TANAMAN BAWANG MERAH Rahmayani, Irma; Thamrin, Nining Triani; Hasanuddin, Fenny
PLANTKLOPEDIA: Jurnal Sains dan Teknologi Pertanian Vol 3 No 2 (2023): September
Publisher : Program Studi Agroteknologi, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Muhammadiyah Siddenreng Rappang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55678/plantklopedia.v3i2.1144

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh biopestisida B.thuringiensis terhadap intensitas serangan daun bawang pada bawang ungu, sehingga dapat diketahui konsentrasi biopestisida B.thuringiensis yang terbaik dalam mengendalikan cacing hijau pada bawang ungu. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis observasional dengan analisis varian (analisis Ragam Sidik) kemudian data diuji beda nyata nyata (BNJ) pada taraf 5%. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan yang diulang sebanyak 3 kali dan setiap ulangan terdiri dari 3 sampel sehingga terdapat 15 unit tanaman. Hasil analisis statistik menunjukkan bahwa pengobatan mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap mortalitas yang diamati dan intensitas serangan pada 24 jam dan 48 jam. Namun cara perlakuannya tidak menunjukkan pengaruh yang nyata terhadap mortalitas dan intensitas serangan hama ulat grayak pada tanaman bawang merah pada setiap pengamatan.
EFEKTIVITAS PEMBENAH TANAH TERHADAP INTENSITAS SERANGAN PENYAKIT TUNGRO PADA VARIETAS INPARI 30 Lestari, Sukma; Syarifuddin, Rifni Nikmat; Asra, Reza; Khaerana, Khaerana
PLANTKLOPEDIA: Jurnal Sains dan Teknologi Pertanian Vol 3 No 2 (2023): September
Publisher : Program Studi Agroteknologi, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Muhammadiyah Siddenreng Rappang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55678/plantklopedia.v3i2.1145

Abstract

Padi (Oryza sativa L.) adalah tanaman utama yang sangat banyak dikembangkan dalam kemajuan manusia. Sejak zaman prasejarah, padi sudah dikenal sebagai tanaman pokok. Indonesia yang beriklim tropis, padi ditanam di seluruh daerah dataran rendah sampai dataran tinggi. Penyakit Tungro merupakan salah satu ancaman bagi tanaman padi. Serangan penyakit tungro dapat menyebabkan kerugian yang sangat serius. Kegiatan penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) yang terdiri atas 3 perlakuan yaitu kontrol, media tanah dan arang sekam dan 3 ulangan, setiap ulangan terdiri atas 10 unit tanaman sehingga terdapat 90 sampel tanaman. Hasil penelitian menunjukkan pertumbuhan tanaman yang tanpa inokulasi dan yang diinokulasikan wereng hijau pada media tanam arang sekam lebih tinggi dibandingkan pada media tanah dan pada kedua perlakuan media tanam menunjukkan kriteria ketahanan yang sama terhadap penyakit tungro yaitu agak rentan.
PUPUK KANDANG AYAM DAN JARAK TANAM UNTUK PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN KACANG TANAH R., Asmuliani; Nooyo, Irwan
PLANTKLOPEDIA: Jurnal Sains dan Teknologi Pertanian Vol 3 No 2 (2023): September
Publisher : Program Studi Agroteknologi, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Muhammadiyah Siddenreng Rappang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55678/plantklopedia.v3i2.1168

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pertumbuhan dan hasil tanaman kacang pada penggunaan pupuk kandang ayam dan jarak tanam. Penelitian ini berlangsung dari Januari sampai April 2020 bertempat di Desa Palopo Kecamatan Marisa Kabupaten Pohuwato Provinsi Gorontalo. Penelitian ini menggunakan factorial dua faktor dalam bentuk rancangan acak kelompok. Faktor pertama adalah pupuk kandang ayam, yang terdiri dari tanpa pupuk kandang ayam (A0) ; pupuk kandang ayam 5 ton/ha (A1) ; dan pupuk kandang ayam 10 ton/ha (A2). Faktor kedua adalah jarak tanam, yang terdiri dari jarak tanam 20 x 20 cm (J1) dan jarak tanam 30 x 20 cm (J2). Perlakuan diulang sebanyak tiga kali. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan A2 dan J2 memberikan hasil terbaik pada parameter tinggi tanaman, jumlah tangkai daun, jumlah polong, berat polong basah, dan berat 100 biji kering. Tidak terjadi interaksi antara pupuk kandang ayam dan jarak tanam terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman kacang tanah. This research aims to determine the growth and yield of peanut plants when using chicken manure and planting distance. This research took place from Januari to April 2020 at Palopo Village, Marisa District, Pohuwato Regency, Gorontalo Province. This reserach used a two factor factorial design in the form of randomized block design. The first factor is chiken manure, which consists of no chicken manure (A0) ; chicken manure 5 tons/ha (A1); and chicken manure 10 tons/ha (A2). The second factor is the plant distance, which consists of a plant distance of 20 x 20 cm (J1) and a plant distance of 30 x 20 cm (J2). The treatment was repeated three times. The results showed that the A2 and J2 gave the best result in terms of plant height, number of leaf stalks, number of pods, wet pod weight and dry weight of 100 seeds. There was no interaction between chicken manure and planting distance on the growth and yield of peanut plants.
PENGARUH BEBERAPA BAHAN PERENDAMAN TERHADAP PEMATAHAN DORMANSI VARIETAS BENIH PADI Nuari, Ramadhan; Hasanuddin, Fenny; Muhanniah, Muhanniah
PLANTKLOPEDIA: Jurnal Sains dan Teknologi Pertanian Vol 3 No 2 (2023): September
Publisher : Program Studi Agroteknologi, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Muhammadiyah Siddenreng Rappang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55678/plantklopedia.v3i2.1170

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menyelidiki bagaimana bahan perendaman mempengaruhi pematahan dormansi pada varietas benih padi Mekongga dan Inpari 37, untuk perlakuan perendaman, aquades (kontrol), air kelapa muda dan Trichoderma harzianum 30x106 cfu/gram. Metode eksperimen yang digunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dua faktor. Persentase daya kecambah dan morfologi kecambah adalah parameter yang diamati. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan signifikan dengan larutan aquades (kontrol), air kelapa muda dan Trichoderma harzianum 30x106 cfu/gram. Rata-rata persentase daya kecambah menggunakan sidik ragam pada taraf uji BNJ 5%. Hasil pengamatan menunjukkan, pada perlakuan aquades (kontrol), Mekongga dengan rata-rata 79,33% dan Inpari 37 dengan rata-rata 84,33%. Sedangkan perlakuan air kelapa muda, Mekongga dengan rata-rata 85,33% dan Inpari 37 dengan rata-rata 90,67%. Sementara pada perlakuan Trichoderma harzianum 30x106 cfu/gram, Mekongga dengan rata-rata 92% dan Inpari 37 dengan rata-rata 90,33%. Pada morfologi kecambah, terdapat kecambah normal, upnormal dan mati.

Page 1 of 1 | Total Record : 5