cover
Contact Name
Rissa Afni Martinouva
Contact Email
risaafni@malahayati.ac.id
Phone
+6285273193465
Journal Mail Official
risaafni@malahayati.ac.id
Editorial Address
http://ejurnalmalahayati.ac.id/index.php/hukummalahayati/about/editorialTeam
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Hukum Malahayati
Published by Universitas Malahayati
ISSN : 27758982     EISSN : 27758974     DOI : https://doi.org/10.33024/jhm.v1i1.3747
Core Subject : Humanities, Social,
Jurnal Hukum Malahayati merupakan jurnal yang diterbitkan oleh Prodi Ilmu Hukum, Fakultas Hukum Universitas Malahayati. Jurnal ini diterbitkan bulan April dan November setiap tahunnya bercirikan sesuai dengan bidang-bidang keilmuan pada Hukum Perdata, Hukum Pidana, Hukum Tata Negara, Hukum Administrasi Negara, Hukum Internasional dan Hukum Kesehatan.
Arjuna Subject : Ilmu Sosial - Hukum
Articles 18 Documents
Search results for , issue "Vol 5, No 1 (2024)" : 18 Documents clear
The Protection Of Customary Law Communities At The National And International Level (Post The Issue Of Law No: 1 Of 2023 Concerning The Criminal Law Book) Setiawati, Agnes; Firmanto, Aditia Arief; Rahmad, Dewi Muslimah; Sundari, Esti
Jurnal Hukum Malahayati Vol 5, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Malayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The 2023 reform of Indonesia's Criminal Code aims to improve the protection of society from crime, including immoral acts and modern crimes. A number of new articles, including those governing adultery and LGBT, are expected to provide substantial justice and adapt the law to the dynamics of society. The research method used is qualitative with a literature study. Although the new Criminal Code recognizes the rights of indigenous peoples, challenges in implementation still exist. Unequal access to justice, financial constraints, and inadequate legal representation are some of the obstacles that need to be overcome. It is important to ensure the Criminal Code's compatibility with existing international legal instruments related to community rights, such as the UN Declaration on the Rights of Indigenous Peoples (UNDRIP) and ILO Convention No. 169. Robust reporting and monitoring mechanisms are needed to ensure the sustainability of the implementation of the Penal Code and involve the active participation of indigenous peoples. Potential international litigation Indonesia must ensure the protection of customary law in the Criminal Code does not violate international standards. The successful implementation of the Criminal Code depends on cooperation between the government, indigenous peoples, and law enforcement agencies.Keywords: Justice, Criminal Code, UNDRIP
The Role Of The International Disaster Management Agency In Efforts To Help Indonesia As A Disaster Prone Country Erlina, Erlina .-; Sari, Nurlaila Aprilia; Lita, Lita Rosalina
Jurnal Hukum Malahayati Vol 5, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Malayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia is one of the disaster-prone areas. Disaster-prone areas are areas that frequently or have a high potential for experiencing natural disasters. Apart from Indonesia, there are several countries that also occupy high positions in disaster-prone areas . These areas are the Philippines with a World Risk Index of 46.82 , and India with a World Risk Index of 42.31. Meanwhile, the World Risk Index for Indonesia is 41.46 . The purpose of this research is to determine the role of the International Disaster Management Agency in efforts to help Indonesia as a disaster-prone country.  This research uses normative legal research methods or literature study . The results of this research show that the participation of international institutions and foreign non-governmental institutions is regulated in article 30 paragraphs 1-3 of Law no . 24 of 2007 and further clarified with the issuance of Government Regulation No. 23 of 2008 concerning government regulatory provisions regarding the role of international institutions and foreign non-governmental organizations in disaster management . Overall, the process of receiving international disaster aid involves coordination between governments, related institutions and international organizations. The process begins with an official statement of acceptance of the offer of assistance, continues with determining the type and amount of assistance needed, and finally the delivery and distribution of assistance to those in need. To manage international aid and to facilitate access to the International Disaster Management Agency, Indonesia through BNPB issued a Head of BNPB Regulation or what could be called Perka BNPB No. 22 of 2010 concerning the Role of International Organizations and Foreign Non-Governmental Organizations in Emergency Response
Comparison Of Legal Protection Of Labor Wages In Indonesia And Singapore muliawan, chandra; Tilalinata, Aifi; Charda, Flora Nita; Sari, Evi Meiriza
Jurnal Hukum Malahayati Vol 5, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Malayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The lack of job vacancies in Indonesia has resulted in many citizens preferring to go abroad such as Singapore to look for work, they work as Indonesian workers (TKI) . The aim of this research is to find out legal protection for Indonesian workers. In this research the author uses normative juridical legal research methods or library research. The results of the research show that regarding the protection of workers' wages, Indonesia has regulated it clearly in Law Number 13 of 2003 concerning Employment and Government Regulation of the Republic of Indonesia No. 3 of 2013 concerning Protection of Indonesian Workers Abroad. The Role of the Government in Indonesia in Protecting Indonesian Workers (TKI) in Singapore are regulated in Law no . 39 of 2004 and supported by Law No. 37 of 1999 concerning Foreign Relations . The Indonesian government has taken steps to protect Indonesian migrant workers, including through the enactment and ratification of Law Number 39 of 2004 concerning the Detention and Protection of Indonesian Migrant Workers Abroad , the Establishment of the National Agency for the Placement and Protection of Indonesian Migrant Workers (BPN2TKI)Keywords : Indonesian Workers, Legal Protection, International Law
Pertanggungjawaban Notaris dalam Menghadapi Indikasi Pemalsuan pada Peralihan Kepemilikan Aset : Perspektif Hukum Positif Tan, David; Hutauruk, Rufinus Hotmaulana; Wulandari, Aura
Jurnal Hukum Malahayati Vol 5, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Malayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini menjelaskan tentang pertanggungjawaban notaris dalam menghadapi indikasi pemalsuan pada peralihan kepemilikan aset dari perspektif hukum positif di Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum yuridis normatif. Kasus pemalsuan surat pengalihan aset Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) di Bogor digunakan sebagai ilustrasi dalam konteks pembahasan. Dalam analisisnya, artikel ini menekankan pentingnya notaris untuk dapat mengidentifikasi indikasi pemalsuan, tindakan pencegahan, dan pelaporan terhadap indikasi tersebut. Notaris memiliki peran penting dalam memastikan keabsahan transaksi hukum dan harus bertindak dengan itikad baik. Selain itu, artikel ini juga membahas konsekuensi hukum yang mungkin dihadapi oleh notaris jika mereka gagal menjalankan kewajiban mereka dalam menghadapi pemalsuan, termasuk sanksi administratif, tindakan hukum pidana, dan tuntutan perdata. Keseluruhan, artikel ini menggarisbawahi pentingnya menjaga kepercayaan masyarakat terhadap sistem hukum dan peran notaris dalam menjaga integritas transaksi hukum. 
Analisis Peluang dan Tantangan Persidangan Jarak Jauh dalam Implementasi Peraturan Mahkamah Konstitusi Nomor 1 Tahun 2021 aulia, muhammad erix; Mu'in, Fathul; Faizal, Liky
Jurnal Hukum Malahayati Vol 5, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Malayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemajuan tekonologi perlu disikapi oleh institusi hukum seperti Mahkamah Konstitusi. Salah satu solusi yang muncul adalah mengadopsi persidangan jarak jauh yang mengubah cara tradisional mereka dalam memutuskan kasus-kasus yang kompleks. Penelitian ini untuk menganalisa Peraturan Mahkamah Konstitusi Nomor 1 Tahun 2021 Tentang Penyelenggaraan Persidangan Jarak Jauh. Penelitian ini termasuk penelitian kepustakaan yang sumber datanya dari buku dan artikel ilmiah. Penelitian ini menemukan bahwa persidangan jarak jauh telah membawa berbagai manfaat signifikan bagi Mahkamah Konstitusi dalam menjalankan fungsi mereka sebagai penjaga keadilan konstitusional seperti aksesibilitas yang lebih luas, efisiensi operasional, fleksibilitas waktu, keamanan, dan pengurangan dampak lingkungan. Namun, persidangan jarak jauh juga menghadapi kendala yakni masalah infrastruktur teknologi, keamanan dan privasi data serta kendala teknis seperti gangguan koneksi internet, masalah perangkat lunak, atau kegagalan sistem dapat mengganggu kelancaran persidangan. Masalah tersebut dapat mempengaruhi efisiensi. Sedangkan dalam fikih siyasah, kehadiran di hadapan hakim tidak hanya merupakan kewajiban prosedural, tetapi juga mencerminkan adab dan sikap hormat terhadap keadilan. Meskipun demikian, fikih siyasah juga mengakomodasi prinsip keberlakuan (istihsan) yang memungkinkan interpretasi dan penyesuaian terhadap kondisi-kondisi kontemporer, termasuk penggunaan teknologi dalam proses hukum. Asalkan prinsip-prinsip keadilan dan keadaban dipatuhi. Penggunaan teknologi harus dikelola dengan bijaksana untuk memastikan bahwa tujuan dari sistem peradilan untuk menyediakan keadilan yang adil dan merata dapat tercapai dengan baik.
Analysis Of The Competitiveness Of Robusta Coffee Is Reviewed From The Perspective Of International Trade Law Perdana, Andre Pebrian; Ratna, Ratna Fitriyani; Maulana, Maulana Yusuf; Meta, Meta Aryani
Jurnal Hukum Malahayati Vol 5, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Malayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

In global trade, robusta coffee plays a central role as an important commodity in the economies of major producing countries. This article explores the analysis of the competitiveness of robusta coffee from the perspective of international trade law, exploring the factors that influence its position and competitive advantage. Factors such as international regulations, protection of intellectual property rights, quality standards, the environment, and dispute resolution mechanisms are the main focus in evaluating the competitiveness of Indonesian robusta coffee in the global market. This article proposes a holistic approach that considers not only economic aspects, but also social, environmental and legal factors that influence the robusta coffee industry globally.
Juridical Analysis Of The Comparison Of Election Costs In Indonesia And The United States In Legislative Elections Nasarudin, Tubagus Muhammad; Aulia, Salita; Wibowo, Prasetio Agung
Jurnal Hukum Malahayati Vol 5, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Malayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

General elections according to the Big Indonesian Dictionary (KBBI) are elections carried out simultaneously by all the people of a country to elect people's representatives and so on. The research methodology in this writing uses a normative approach. The research results show that in the Indonesian and American elections there are several differences, such as the type of institution authorized to organize elections and the procedures for conducting elections. However, the Indonesian and American elections also have several similarities, especially in the economic field. On the economic side, holding elections affects the dynamics of the national economy. Political activities will increase public consumption, from preparation to implementation of elections, including government spending on organizing elections to campaign spending.Keywords: Election, Indonesia, America
Tinjauan Yuridis Implementasi Prinsip-Prinsip Good Governance Terhadap Pelayanan Publik Di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Lampung Selatan Muhadi, Muhadi
Jurnal Hukum Malahayati Vol 5, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Malayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKDalam Undang – Undang Nomor 25 Tahun 2009 Tentang Pelayanan Publik, bahwa setiap penyelenggara pelayanan publik baik yang memberikan pelayanan kepada masyarakat secara langsung maupun tidak langsung wajib menyusun, menetapkan dan menerapkan Standar Pelayanan sebagai tolak ukur dalam penyelenggaraan pelayananan di lingkungan masing – masing. Sebagaimana kita ketahui bahwa berdasarkan pasal 1 Undang-undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang pelayanan publik, mengartikan pelayanan publik sebagai kegiatan dalam rangka pemenuhan kebutuhan pelayanan sesuai dengan peraturan perundang-undangan bagi setiap warga negara dan penduduk atas barang, jasa dan/atau pelayanan administrasi yang disediakan penyelenggara pelayanan publik. Berbicara penyelenggara pelayanan publik, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil merupakan salah satu institusi penyelenggara pelayanan publik sehingga secara written rule wajib menyusun standar pelayanan publik. Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil merupakan penyelenggara pelayanan yang memiliki domain fungsi pelayanan bidang administrasi kependudukan dan pencatataan sipil. Pelayanan yang diberikan bersifat pelayanan administrasi kepada masyarakat. Sebagaimana kita ketahui bahwa urusan administrasi kependudukan dan pencatatan sipil merupakan salah satu urusan wajib yang harus dikelola dan ditangani secara baik oleh pemerintah. Sebagaimana amanat dalam Pasal 20 Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009, bahwa dalam penyusunan penetapan Standar Pelayanan Publik wajib dilakukan dengan mengikutsertakan masyarakat dan pihak-pihak terkait.. Berdasarkan hal tesebut maka dalam penyusunan standar Pelayanan Publik, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil wajib mengikutsertakan masyarakat dan perwakilan tokoh masyarakat dalam proses penyusunan standar pelayanan  sehingga Pelayanan dapat dilaksanakan dengan baik dan konsisten sesuai aturan yang sudah disepakati bersama.Kata Kunci : Perlindungan Hukum, Pelayanan Publik,, Kependudukan Dan Pencatatan Sipil

Page 2 of 2 | Total Record : 18