cover
Contact Name
Ahmad Syauqi
Contact Email
ahmad.syauqi@hotmail.com
Phone
+6287876999070
Journal Mail Official
jurnal.adhikari@gmail.com
Editorial Address
Bukit Golf Cibubur Blok Arcadia C4/11 Bojong Nangka, Kec. Gunung Putri, Kab. Bogor 16963, Jawa Barat, Indonesia
Location
Kab. bogor,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Adhikari
Published by Citra Institute
ISSN : 27989178     EISSN : 27989186     DOI : 10.53968
Core Subject : Social,
Focus Jurnal Adhikari aims to provide information on social, politic and government issues through publication of research based articles and critical analysis articles. Scope Jurnal Adhikari concerns on the following issues :  Civil Society Movement  Community Welfare  Community Development  Digital Society and Disruption  Information and Literacy  Radicalism and Terrorism  Social Engineering  Conflict Resolution  Comparative Politics  Democracy and Civil Society  Economy Politics  Gender and Political Identity  General Election  International Politics and Security  International Relation  Political Party  Political Thought  Political Communication  Business Administration  Bureaucracy  Citizenship and Public Management  Decentralization and Local Autonomy  E-Government  Good Governance  Government Ethics  Local Politic  Public Policy  Public Policy Innovation  Public Management
Articles 63 Documents
BACK MATTER JURNAL ADHIKARI 1 (3) 2022 Jurnal Adhikari
Jurnal Adhikari Vol. 1 No. 3 (2022): Jurnal Adhikari
Publisher : Citra Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

BACK MATTER JURNAL ADHIKARI 1 (3) 2022
ANALISIS PERAN MEDIA SOSIAL TWITTER RUANG GURU SEBAGAI ALTERNATIF SARANA PENDIDIKAN DI INDONESIA DALAM PERSPEKTIF PENGGUNA AKTIF TWITTER RUANG GURU MELALUI #RUANGGURU Aziz Reza Randisa; Yoga Andriyan
Jurnal Adhikari Vol. 1 No. 4 (2022): Jurnal Adhikari
Publisher : Citra Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53968/ja.v1i4.46

Abstract

Ruang Guru hadir untuk memberikan sarana pendidikan alternatif di Indonesia dalam bentuk pendidikan secara online melalui aplikasi interaktif yang dilakukan oleh guru dalam bentuk tutorial video dan animasi. Ruang Guru merupakan perseroan terbatas yaitu PT. Ruang Raya Indonesia yang bergerak dibidang pendidikan non formal yang berfokus pada pada layanan berbasis pendidikan. Ruang Guru menjadi perusahaan terbesar di Indonesia yang berfokus dalam layanan berbasis pendidikan. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa bahwa tweets yang penggunaan #ruangguru cenderung merespon positif dari adanya aplikasi pendidikan ruang guru tersebut, yang di karenakan adanya pembaharuan dalam metode pembelajaran yang diberikan oleh Ruang Guru. #ruangguru berisikan informasi sebagai alternatif pembelajaran dalam mendorong penyediaan sarana pendidikan di Indonesia. Ruang Guru mendapat respon yang baik dari pengguna twitter aktif yang mengikuti akun @ruangguru dalam menyediakan dan memperluas akses pendidikan berkualitas melalui teknologi yang tak terbatas tempat dan waktu. Kata Kunci : Media Sosial, Ruang Guru, Sarana Pendidikan, Twitter, #ruanggu
ANALISIS TERHADAP PERAN DAN KEBIJAKAN DINAS PENDIDIKAN KABUPATEN BOGOR DALAM PENYELENGGARAAN PENDIDIKAN PADA MASA DARURAT PENYEBARAN COVID-19 Teuku Putra Rahmatsyah; Efriza
Jurnal Adhikari Vol. 1 No. 4 (2022): Jurnal Adhikari
Publisher : Citra Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53968/ja.v1i4.47

Abstract

Saat awal Pandemi Covid-19 melanda menyebabkan wilayah Kabupaten Bogor melakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Pembatasan sosial juga merupakan program Pemerintah Daerah dalam menganggulangi penyebaran virus Covid 19. Pembatasan sosial berdampak pada sektor pendidikan di wilayah Kabupaten Bogor, proses Belajar dan Mengajar tak bisa lagi dilakukan dengan tatap muka di lingkungan Sekolah. Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor mengeluarkan Surat Edaran tentang Pelaksanaan Kebijakan Pendidikan Dalam Masa Darurat Penyebaran Covid-19, yang berisikan kebijakan tentang Belajar dan Mengajar menggunakan Metode Daring. Meski memperoleh respons positif karena kegiatan belajar mengajar masih tetap berjalan dengan juga memprioritaskan kesehatan masyarakat. Tetapi, Peran Dinas Pendidikan tak begitu menonjol dalam melakukan Pembinaan dan Pengawasaan terhadap Pengajar dan Peserta Didik agar proses Pembelajaran Daring dapat berjalan baik dan mengurangi terjadinya hambatan dalam proses Belajar Mengajar. Kata Kunci: Peran, Kebijakan, Dinas Pendidikan, Metode Daring, Covid-19
PPP DAN KEPEMIMPINAN PEREMPUAN (STUDI ATAS PEMENANGAN ADE MUNAWAROH YASIN SEBAGAI BUPATI KABUPATEN BOGOR TAHUN 2018) Siska Andrianika
Jurnal Adhikari Vol. 1 No. 4 (2022): Jurnal Adhikari
Publisher : Citra Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53968/ja.v1i4.48

Abstract

In this modern era, one of the strongest obstacle deterring the emergence of women's leadership are the cultural barriers that connected to cultural norms and even religious norms. In this regard, the succession of women's leadership has become an important agenda in order to create a non-patriarchal government. This research analyzes the leadership of women and Islamic political parties in the success of Ade Munawaroh Yasin becoming a Regent of Bogor Regency in 2018. The purpose of this research is to examine the perspective of the DPC PPP Bogor Regency on women's leadership, especially in the succession of Ade Munawaroh Yasin. The author used a qualitative method followed by a case study examination. The research data collection method was conducted by interview followed by documentation. The theoretical framework and concepts used in this study are the concept of Islamic parties and identity politics, gender and politics and also the concept of women's leadership. The research found that the DPC PPP Bogor Regency PPP no longer had a problem with women's leadership because that matter cannot be separated from the universal value of Islam embraced by PPP. This means that men and women have the same rights to become leaders on a micro and macro scale depend on the level of ability and quality of each individual. Keywords : gender, Islamic parties, leadershipand politics, women.
POLITIK REKOGNISI SEBAGAI PENYELESAIAN KONFLIK AGAMA DI DALAM MASYARAKAT MULTIKULTURAN (STUDI KASUS DI KABUPATEN BANTUL) Agisthia Lestari
Jurnal Adhikari Vol. 1 No. 4 (2022): Jurnal Adhikari
Publisher : Citra Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53968/ja.v1i4.50

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji mengenai konflik-konflik agama yang terjadi di Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif yang bersifat deskripstik-analitik. Pengumpulan data dihasilkan dengan melakukan wawancara mendalam dan studi literasi. Untuk mempertajam analisis dalam penelitian ini, penulis menggunakan teori politik rekoginisi, teori konflik, teori multikulturalisme, dan juga teori kebijakan. Hasil analisis dari penelitian ini adalah bahwa konflik-konflik agama yang terjadi di Kabupaten Bantul sepanjang tahun 2016-2020 disebabkan oleh adanya intoleransi beragama, melongarnya kohesi sosial, dan peraturan dan perundang-undangan. Konflik ini dipicu antara lain oleh Berkembangnya Kelompok-Kelompok Vigilantis dan Adanya Penetrasi Paksa Ide/Gagasan dari Kelompok ini. Media masa dan media daring menjadi pemercepat konflik sehingga melibatkan banyak pihak. Selain itu, konflik-konflik ini terjadi karena adanya kebijakan yang menyulitkan kelompok-kelompok minoritas, terutama mengenai perijinan rumah ibadat. Instruksi Gubernur DIY mengenai Pencegahan Potensi Konflik Sosial adalah salah satu trasformasi regulasi yang dianggap mampu menyelesaikan konflik-konflik tersebut Kata Kunci: Politik Rekoginisi, Konflik Agama, Multikulturalisme, Kebijakan.
REFLEKSI KINERJA PEMERINTAHAN PRESIDEN JOKOWI SELAMA TIGA TAHUN PADA PERIODE KEDUA PEMERINTAHAN Cornelia Evelin Cabui
Jurnal Adhikari Vol. 1 No. 4 (2022): Jurnal Adhikari
Publisher : Citra Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53968/ja.v1i4.51

Abstract

Presiden Jokowi kini sedang menjalani masa jabatan kedua sebagai presiden Indonesia. Namun, perjalanan periode keduanya tidak berjalan mulus. COVID-19 telah menyerbu Indonesia sejak Maret 2020. Berbagai pernyataan terkait COVID-19 seolah menjadi bahan tertawaan yang menimbulkan kontroversi. Selanjutnya, berbagai pernyataan pemerintah mengenai berbagai isu publik, seperti Undang-Undang Cipta Kerja, menimbulkan gesekan yang berujung pada konflik. Kepuasan masyarakat terhadap kinerja Pemerintah. Dengan Kinerja yang baik dapat meningkatkan kepuasan masyarakat. Artikel ini menggunakan metode studi Literatur dan observasi dengan analisis kualitatif kinerja pemerintahan presiden Jokowi menurun yang berujung pada kepuasan masyasrakat. Jokowi harus melakukan reshuffle kabinet karena Kebutuhan reshuffle kabinet sangat mendesak terutama pada kementrian terkait harga kebutuhan pokok dan energi sebagai masalah mendesak yang perlu diselesaikan. Kata kunci: Kinerja Pemerintahan Presiden Jokowi
FRONT MATTER JURNAL ADHIKARI 1 (4) 2022 Jurnal Adhikari
Jurnal Adhikari Vol. 1 No. 4 (2022): Jurnal Adhikari
Publisher : Citra Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

FRONT MATTER JURNAL ADHIKARI 1 (4) 2022
BACK MATTER JURNAL ADHIKARI 1 (4) 2022 Jurnal Adhikari
Jurnal Adhikari Vol. 1 No. 4 (2022): Jurnal Adhikari
Publisher : Citra Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

BACK MATTER JURNAL ADHIKARI 1 (4) 2022
KINERJA BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH DALAM PERCEPATAN PENGESAHAN PERATURAN DAERAH TENTANG RENCANA TATA RUANG WILAYAH PROVINSI RIAU Marjoni Hendri
Jurnal Adhikari Vol. 1 No. 4 (2022): Jurnal Adhikari
Publisher : Citra Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53968/ja.v1i4.54

Abstract

Pemerintah Provinsi Riau mengajukan perencanaan pembangunan melalui format RT RW kepada pemerintah pusat, namun selama kurang lebih 10 tahun terakhir, RT RW tersebut belum juga disahkan. Belum disahkannya draft rencana tata ruang wilayah tersebut menjadi kendala dalam pembangunan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis kinerja badan perencanaan pembangunan daerah dalam proses pengesahan peraturan daerah rencana tata ruang wilayah di Provinsi Riau. Penelitian ini mengunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Teknik yang digunakan dalam menentukan informan adalah teknik purposive dan snawball. Teknik pengumpulan data adalah wawancara, observasi dan dokumentasi. Kesimpulan dari hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kinerja badan perencanaan pembangunan daerah dalam pengesahan peraturan daerah tentang RT RW di Provinsi Riau sudah bekerjasama, menanggapi kepentingan masyarakat dan mengeluarkan produk yang bermanfat untuk masyarakat. Tidak ada kendala dalam proses pengesahan, hanya saja terjadi proses yang lama akibat draft RT RW tidak cepat ditandangani oleh pemerintah pusat, namun saat ini perda RT RW tersebut telah disahkan dalam Perda No 10 tahun 2018 di Provinsi Riau. Saran kepada pemerintah Provinsi Riau untuk meningkatkan kerjasama dengan cara menjalin koordinasi, serta meningkatkan kualitas sosialisasi dan mengkaji lebih detail mengenai produk hukum yang akan diterbitkan.Kata Kunci : Kinerja, Rencana Tata Ruang Wilayah
COLLABORATIVE GOVERNANCE DALAM PENGEMBANGAN KEWIRAUSAHAAN TERPADU DI KECAMATAN PANCORAN KOTA ADMINISTRASI JAKARTA SELATAN
Jurnal Adhikari Vol. 2 No. 1 (2022): Jurnal Adhikari
Publisher : Citra Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53968/ja.v2i1.56

Abstract

Judul penelitian ini “Collaborative Governance dalam Pengembangan Kewirausahaan Terpadu di Kecamatan Pancoran Kota Administrasi Jakarta Selatan”. Adapun permasalahan dalam penelitian ini yaitu bagaimana penerapan collaborative governance dalam pengembangan kewirausahaan terpadu, Apa saja factor penghambat dan pendukung collaborative governance dalam pengembangan kewirausahaan terpadu dan stategi apa yang digunakan untuk mendukung collaborative governance dalam pengembangan kewirausahan terpadu. Penelitian ini menggunakan desain penelitian kualitatif dengan metode deskriptif melalui pendekatan induktif. Penelitian dalam memperoleh informan menggunakan non probability sampling dengan menggunakan teknik purposive. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa collaborative governance dalam pengembangan kewirausahaan terpadu dilaksanakan dengan actor Unit Pengelola Penaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Satuan Pelaksanan Perindustrian Usaha Mikro Kecil Menengah dan Perdagangan, Satuan Pelaksana Sosial, Bank DKI. Terdapat factor penghambat yaitu indicator governance, sharing of information dan trust among participant. Berdasarkan fakto penghambat tersebut disusun strategi dengan penyusunan standart operational procedure dalam setiap tahapan program, adanya monitoring dan evaluasi bersama serta edukasi kepada masyarakat untuk merubah paradigma dalam pemberdayaan ekonomi. Kata Kunci : collaborative governance, pengembangan kewirausahaan terpadu, governance, sharing of information, trust among participants