cover
Contact Name
Suardi Laheng
Contact Email
suardiaseq@gmail.com
Phone
+6285240411818
Journal Mail Official
jagoku2020@gmail.com
Editorial Address
Jl. Madako No. 1 Kelurahan Tambun Kabupaten Tolitoli, Provinsi Sulawesi Tengah. Indonesia.
Location
Kab. toli toli,
Sulawesi tengah
INDONESIA
JAGO TOLIS : Jurnal Agrokompleks Tolis
ISSN : -     EISSN : 27469638     DOI : -
JAGO TOLIS : Jurnal Agrokompleks Tolis merupakan jurnal yang menerbitkan artikel hasil penelitian di bidang Perikanan, Pertanian dan Peternakan serta Ilmu Biologi. JAGO TOLIS merupakan Jurnal yang diterbitkan oleh Program Studi Budidaya Perairan, Universitas Madako Tolitoli. Jurnal terbit tiga kali dalam setahun yaitu Januari, Mei dan September.
Articles 121 Documents
Perbandingan Pertumbuhan Lobster (Cherax quadricarinatus) Yang Diberi Pakan Buatan Basah Dan Kering Maspa Timumun; Septina F Mangitung; Akbar Marzuki Tahya; Muhammad Safir
JAGO TOLIS : Jurnal Agrokompleks Tolis Vol 2, No 3 (2022): September
Publisher : Universitas Madako Tolitoli

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56630/jago.v2i3.241

Abstract

Lobster air tawar (Cherax quadricarinatus) merupakan salah satu organisme yang mengkomsi pakan dengan cara mencabik-cabiknya. Semakin lama pakan tersebut dikonsumsi semakin besar peluang kandungan nutrient dalam pakan mengalami pencucian/leaching. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan pertumbuhan lobster (C. quadricarinatus)  yang diberi pakan buatan dalam bentuk pakan basah (kenyal) dan kering. Juvenil lobster air tawar (dengan bobot 4,47±0,77g) sebelum diberi perlakuan terlebih dahulu diadaptasikan baik pada pakan maupun pada media pemeliharaan. Penelitian ini mengujikan dua perlakuan yakni pakan basah (kenyal) dan kering. Setiap perlakuan diberi 5 kali ulangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa laju pertumbuhan spesifik harian, pertumbuhan bobot individu, tingkat kelangsungan hidup, serta efisiensi pakan untuk perlakuan pakan basah dan kering masing-masing secara berurut sebesar 0,47 %/hari; 0,77g; 90%; 51,57% dan 0,32 %/hari; 0,48g; 80%; 39,01%. Perlakuan yang memberikan nilai lebih tinggi pada lobster (C. quadricarinatus) yakni pemberian pakan basah (kenyal).
Strategi Pengembangan Produksi Bawang Merah Di Desa Kombo Kabupaten Tolitoli, Sulawesi Tengah Yanti Sasmita; Farid Wajedi; Nurmala Nurmala; Novi Indah Utami
JAGO TOLIS : Jurnal Agrokompleks Tolis Vol 3, No 2 (2023): Mei
Publisher : Universitas Madako Tolitoli

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56630/jago.v3i2.295

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Strategi Pengembangan Produksi Bawang Merah di Desa Kombo Kecamatan Dampal Selatan Kabupaten Tolitoli. Penentuan sampel dalam penelitian ini menggunakan Metode Sensus yaitu mengambil seluruh petani yang membudidayakan tanaman bawang merah yang berada di Desa Kombo sebanyak 10 orang petani sebagai sampel. Waktu penelitian ini dilaksanakan pada bulan Oktober sampai November 2019, dengan menggunakan metode Analisis SWOT. Berdasarkan hasil penelitian bahwa untuk mengembangkan produksi tanaman bawang merah yang di miliki petani saat ini harus menerapkan strategi SO (strength – opportunity) yaitu dengan menggunakan kekuatan untuk memanfaatkan peluang yaitu: 1. meningkatkan produksi secara ekstensifikasi dengan menggunakan kekuatan petani dan umur produktif untuk meraih peluang kebijakan pemerintah untuk lebih mempermudah mendapatkan bawang merah yang berkualitas. 2. Menjaga kualitas Bawang Merah dengan memanfaatkan adanya lembaga yang menawarkan terkait permodalan dan memanfaatkan kemajuan teknologi dan informasi untuk mendapatkan hasil yang lebih baik.Kata kunci : Strategi, Bawang Merah, Analisis SWOT
Analisis Faktor Yang Memengaruhi Produksi Usaha tani Padi Sawah Di Desa Tinigi Kecamatan Galang Kabupaten Tolitoli Fatmah Fatmah; Salawati Salawati; Rahmi Rahmi
JAGO TOLIS : Jurnal Agrokompleks Tolis Vol 2, No 3 (2022): September
Publisher : Universitas Madako Tolitoli

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56630/jago.v2i3.242

Abstract

Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif. Deskriptif kuantitatif adalah data populasi yang diperoleh dari sampel populasi penelitian kemudian dianalisis dengan metode analisis data menggunakan model regresi linier berganda. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode wawancara dengan jumlah sampel sebanyak 38 responden. Hasil penelitian secara statistik diperoleh nilai R-Squere yang mengidentifikasi bahwa secara simultan (serentak) produksi padi sawah dipengaruhi oleh luas lahan, benih, pupuk dan tenaga kerja sebesar 59,4%. Dan didukung dengan nilai f-hitung sebesar 8.577 > nilai f-tabel sebesar 1.691. Uji parsial faktor produksi luas lahan (X1), Bibit (X2), Pupuk (X3) berpengaruh nyata terhadap produksi usahatani padi sawah di Desa Tinigi Kecamatan Galang Kabupaten Tolitoli sedangkan faktor produksi tenaga kerja (X4) , memiliki pengaruh yang tidak nyata dengan t hitung 1-334 < t tabel 1,691.  Berdasarkan hal tersebut maka setiap penambahan 1 Tenaga kerja (HOK) dapat berpengaruh negatif terhadap produksi padi sawah di Desa Tinigi Kecamatan Galang Kabupaten Tolitoli. Kata Kunci : Padi, usaha tani, sawah
Analisis Pendapatan Kegiatan Pembesaran Peranakan Kambing Etawa Di Desa Malulu Kabupaten Tolitoli Hayatudin Hayatudin
JAGO TOLIS : Jurnal Agrokompleks Tolis Vol 3, No 2 (2023): Mei
Publisher : Universitas Madako Tolitoli

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56630/jago.v3i2.334

Abstract

Analisis Pendapatan Kegiatan Pembesaran Peranakan Kambing Etawa di Desa Malulu, Kabupaten Tolitoli, Sulawesi Tengah. Penelitian bertujuan Untuk mengetahui besarnya pendapatan kegiatan  pembesaran peranakan kambing Etawa di Desa Malulu Kabupaten Tolitoli dan untuk menilai besarnya nilai RC – Ratio usaha Pembesaran kambing peranakan Etawa di Desa Malulu Kabupaten Tolitoli selama satu tahun. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pendapatan pembesaran peranakan kambing Etawa untuk wilayah Malulu Kabupaten Tolitoli sebesar Rp.59.214.000,- dengan pendapatan rata-rata Rp.11.842.800,- dari 5 responden. Nilai RC-ratio sebesar 1,27 yang merupakan hasil pembagian antara total pendapatan dan total biaya. Tingkat keuntungan kegiatan pembesaran peranakan kambing etawa untuk wilayah Malulu adalah sebesar 1,3 berarti bahwa dengan pengeluaran sebesar satu rupiah akan diperoleh pengembalian sebesar 130 rupiah (RC-ratio), sehingga kegiatan pembesaran peranakan kambing etawa untuk  di Desa Malulu Kabupaten Tolitoli layak diusahakan.Kata Kunci : Kambing etawa, produksi, pendapatan, RC- ratio  
Hubungan Panjang Dan Berat Ikan Kembung (Rastrelliger sp.) Di TPI Pantai Labu Deli Serdang Muhammad Febriyandi Pratama; Miftahul Agri Farhan
JAGO TOLIS : Jurnal Agrokompleks Tolis Vol 3, No 3 (2023): September
Publisher : Universitas Madako Tolitoli

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56630/jago.v3i3.325

Abstract

Ikan kembung banyak diminati masyarakat karena harganya yang begitu terjangkau murah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui distribusi dan hubungan panjang berat ikan yang didapat dan didaratkan di Tempat Pendaratan Ikan (TPI) Pantai Labu, Kabupaten Deli Serdang. Kegiatan pengambilan data ikan kembung dimulai pada bulan Oktober 2021 dengan analisis menggunakan rancangan analysis of regression pada microsoft excel. Hubungan antara panjang tubuh ikan kembung dengan berat tubuh ikan memiliki persamaan Log W = 39.533 + 0.143 Log L dengan korelasi (R2) = 0.0107 dengan hasil uji t ikan kembung diketahui bahwa pola pertumbuhan ikan kembung adalah allometrik negatif dimana nilai b< 3 yakni 0.143. Hasil pengukuran sampel dari stasiun, diperoleh kisaran panjang tubuh ikan kembung (Ratralliger sp) antara 156 mm – 217 mm, dengan kisaran berat 20 gram – 153 gram. Nilai korelasi menunjukkan korelasi yang lemah (korelasi negatif) antara panjang tubuh ikan dan berat tubuh ikan 
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kualitas Pelayanan Terhadap Kepuasan Konsumen (Studi Kasus: KFC Mall Panakkukang Kota Makassar Sulawesi Selatan Nursamsi Nursamsi; Nur Eni Nur; Mansur Mansur
JAGO TOLIS : Jurnal Agrokompleks Tolis Vol 3, No 3 (2023): September
Publisher : Universitas Madako Tolitoli

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56630/jago.v3i3.304

Abstract

Industri layanan makanan cepat saji telah berkembang pesat di seluruh Indonesia. Sejalan dengan meningkatnya tingkat konsumsi di dalam negeri, pelanggan di Indonesia semakin peduli tentang pilihan makanan mereka. Semakin banyaknya industri makanan cepat saji dan selektivitas pelanggan membuat persaingan industri makanan cepat saji menjadi semakin ketat. Untuk memenangkan persaingan, industri fast food harus memiliki keunggulan yang tercermin salah satunya dari atribut kualitas pelayanan. Tujuan penelitian ini dilakukan untuk mengetahui faktor faktor apa yang mempengaruhi kualitas pelayanan di KFC Mall Panakkukang Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Indonesia. Jenis penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan jenis eksplorasi korelasional. Sampel yang digunakan sebanyak 100 responden. Pengambilan data menggunakan metode survey kuisioner sedangkan analisis data menggunakan analisis korelasi rank spearman. Hasil dalam penelitian ini mengungkapkan bahwa faktor yang paling berpengaruh adalah variabel tangible dengan nilai korelasi 0,504. Namun secara keseluruhan semua variabel kualitas pelayanan  berpengaruh signifikan terhadap konsumen konsumen Kentucky Fried Chicken (KFC) di Mall Panakkukang Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Indonesia.Kata Kunci : Kualitas Pelayanan, Kepuasan Konsumen, KFC
Kualitas Fisik Silase Limbah Tanaman Jagung yang Diberi Suplemen Level Sari Serat Buah Koli yang Berbeda Een N. Rupy; Tabita N. Ralahalu; Lily Joris
JAGO TOLIS : Jurnal Agrokompleks Tolis Vol 3, No 3 (2023): September
Publisher : Universitas Madako Tolitoli

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56630/jago.v3i3.321

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas fisik silase limbah tanaman jagung dengan menambahkan level sari serat buah koli yang berbeda. Bahan yang digunakan adalah limbah tanaman jagung dan sari serat buah koli. Penelitian dilakukan 2 bulan lamanya: Agustus-September 2022. Penelitian ini dirancang menggunakan metode deskriptif dan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan, 4 ulangan yang terdiri dari P0= 1 kg limbah tanaman jagung + 0% Sari serat buah koli; P1= 1 kg limbah tanaman jagung + 2,5% Sari serat buah koli; P2= 1 kg limbah tanaman jagung + 5% Sari serat buah koli; P3= 1 kg limbah tanaman jagung + 7% Sari serat buah koli. Variable yang diamati pada penelitian adalah meliputi kualitas fisik (warna, aroma, tekstur, pH dan jamur). Kualitas fisik silase limbah tanaman jagung yang diberi suplemen sari serat buah koli yang berbeda menghasilkan hasil yang baik yaitu warna hijau kecoklatan, aroma yang asam, tekstur halus dan tidak menggumpal serta memberikan pengharu yang tidak signifikan (P>0.5) terhadap pertumbuhan jamur dan tidak berpengharu signifikan (P>0.5) terhadap pH.
Pengaruh Lama Periode Simpan Dan Invigorasi Terhadap Viabilitas Benih Kopi (Coffea canephora L.) Kahar Kahar
JAGO TOLIS : Jurnal Agrokompleks Tolis Vol 3, No 3 (2023): September
Publisher : Universitas Madako Tolitoli

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56630/jago.v3i3.322

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Lama Periode Simpan dan Invigorasi terhadap Viabilitas Benih Kopi. Penelitian ini dilaksanakan dilaboratorium Agroteknologi Dasar dan greenhouse Fakultas Pertanian Universitas Madako Tolitoli yang direncanakan berlangsung pada bulan Juni sampai dengan Agustus 2022. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan dua faktor yang diteliti yaitu : Penggunaan lama periode simpan (P) terdiri dari 8 taraf dan Invigorasi (I), Terdiri dari 3 taraf. Setiap perlakuan diulangi sebanyak 4 kali, sehingga terdapat 96 satuan percobaan. Hasil analisis ragam menunjukan bahwa faktor interaksi perlakuan Invigorasi dan Periode simpan benih kopi berpengaruh nyata terhadap first count tercepat yaitu 38,84 hari setelah semai (HSS) dan berbeda nyata dibanding hidrasi-dehidrasi yaitu 39,03 dan matriconditioning yaitu 39,15 hari setelah semai (HSS). Tanpa periode penyimpanan viabilitas benih memiliki waktu  pencapain  firs count nyata lebih cepat yaitu 31,16 hari setelah semai (HSS) dibanding setelah penyimpanan pada periode 14 minggu yaitu 36,66 hari setelah semai (HSS). Selanjutnya hasil uji lanjut menunjukkan bahwa adanya faktor interaksi yang terjadi dan berebeda nyata pada pengamatan periode final count.Kata kunci : kopi robusta, invigorasi, dan periode simpan
Teknik Produksi Naupli Udang Vaname (Litopenaeus vannamei) di PT. Tri Karta Pratama, Carita, Pandeglang, Banten Novitasari Irianingrum; Badia Raja Parlinggoman; Muh. Herjayanto
JAGO TOLIS : Jurnal Agrokompleks Tolis Vol 3, No 3 (2023): September
Publisher : Universitas Madako Tolitoli

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56630/jago.v3i3.309

Abstract

Udang vaname (Litopenaeus vannamei) merupakan salah satu produk ekspor unggulan perikanan budidaya di Indonesia. Keunggulan udang vaname antara lain pertumbuhannya cepat, dapat dibudidayakan dengan kepadatan tinggi, memiliki sintasan yang tinggi, dan mempunyai harga pasar yang cukup tinggi. Salah satu indikator keberhasilan pembenihan udang vaname adalah ketersediaan benur yang berkualitas dan berkesinambungan. Keberhasilan dalam kegiatan pembenihan perlu didukung dengan pengetahuan tentang teknik produksi naupli udang vaname. Karena itu, kegiatan ini bertujuan untuk mengkaji teknik produksi naupli udang vaname di PT. Tri Karta Pratama. Metode yang digunakan untuk memperoleh data primer dalam kegiatan ini adalah mengikuti secara langsung, mengamati dan melakukan wawancara terkait produksi naupli. Data sekunder diperoleh melalui penelusuran literatur terkait produksi naupli vaname. Teknik produksi naupli vaname meliputi persiapan media pemeliharaan induk, pemeliharaan dan pematangan induk, seleksi induk matang gonad, pemijahan induk, dan penetasan telur. Secara umum kegiatan produksi naupli udang vaname di PT. Tri Karta Pratama sesuai dengan prosedur standar operasional yang ditetapkan.
Kualitas Nutrisi Silase Jerami Jagung Dengan Menggunakan Level Sari Serat Buah Koli Andre Unmehopa; Christian Willem Patty; Shirley Fredriksz
JAGO TOLIS : Jurnal Agrokompleks Tolis Vol 3, No 3 (2023): September
Publisher : Universitas Madako Tolitoli

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56630/jago.v3i3.320

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas nutrisi silase jerami jagung dengan menggunakan level sari serat buah koli yang berbeda dan berapakah level sari serat buah koli yang memberikan kualitas nutrisi silase jerami jagung yang paling baik. Penelitian ini dilakukan 3 bulan lamanya (Agustus-Oktober 2022). Pembuatan silase jerami jagung dan mengekstrak sari serat buah koli dari serat buah koli dilakukan di labortorium Biokimia dan Nutrisi Ternak Jurusan Peternakan Fakultas Pertanian UNPATTI Ambon, sedangakan untuk Analisis proksimat kandungan nutrisi dilakukan di Laboratorium Pusat Penelitian Sumberdaya Hayati dan Bioteknologi LLPM IPB BOGOR. Bahan penelitian ini adalah Jerami jagung dan sari serat buah koli (Borassus flabellife). Penelitian ini dirancang menggunakan Rancangan Acak Lengkap yang terdiri dari 4 perlakuan 4 ulangan, dimana 4 perlakuan yang terdiri dari : P0 = P0 : Jerami jagung + 0% Sari Serat Buah Koli, P1 = Jerami jagung + 2,5% Sari Serat Buah Koli, P2 = Jerami jagung + 5% Sari Serat Buah Koli, P3 = Jerami jagung + 7,5% Sari Serat Buah Koli. Variable yang akan diamati dalam penelitian ini adalah kualitas nutrisi silase yaitu : kadar bahan kering, serat kasar, protein kasar, lemak kasar dan BETN. Hasil penelitian menunjukan bahwa penggunaan sari serat buah koli dengan level yang berbeda pada silase jerami jagung berpengaruh signifikan terhadap peningkatan kandungan bahan kering, protein kasar dan BETN namun tidak berpengaruh signifikan terhadap penurunan kandungan serat kasar dan lemak kasar secara signifikan. Perlakuan terbaik pada penelitian ini adalah pada perlakuan P2 dengan penambahan sari serat buah koli sebanyak 5% yang menghasilkan kandungan nutrisi : BK 88.86%, SK 27.27%, PK 11.82%, LK 1.35% dan BETN 40.67%.

Page 5 of 13 | Total Record : 121