cover
Contact Name
Ani Hairani
Contact Email
bce@umy.ac.id
Phone
+62274387656
Journal Mail Official
bce@umy.ac.id
Editorial Address
Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, G5 Building 1st floor, Brawijaya Street, Tamantirto, Kasihan Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Indonesia
Location
Kab. bantul,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Bulletin of Civil Engineering
ISSN : 27971104     EISSN : 27756351     DOI : https://doi.org/10.18196/bce
Core Subject : Engineering,
Bulletin of Civil Engineering (BCE) is an international journal of civil engineering. This journal publishes original papers on interdisciplinary theoretical and practical research related to the broad spectrum of civil engineering, encompassing all related sub-topics. The journal provides a forum for the international civil engineering community to present and discuss matters of major interest, including new developments in civil regulations. Coverage includes Structures; Geotechnics; Transportation; Environment; Earthquakes; Water Resources; Hydraulic and Hydraulic Structures; Construction Management and Materials.
Articles 47 Documents
Analisis Stabilitas Bendung Kamijoro Gentur Pinandito; Puji Harsanto
Bulletin of Civil Engineering Vol 1, No 1 (2021): Februari
Publisher : Civil Engineering Department, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/bce.v1i1.11098

Abstract

Bendung Kamijoro direncanakan untuk suplesi air di Bendung Pijenan yang mengairi daerah irigasi seluas 2.370 ha, yang terdiri atas daerah irigasi Jigutan seluas 296 ha dan Kebonongan seluas 2.074 ha. Selain dapat menyalurkan irigasi secara optimal, bendung juga harus memenuhi persyaratan stabilitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai faktor aman Bendung Kamijoro terhadap gelincir, guling, maupun pipping yang mana merupakan persyaratan utama dalam menentukan apakah bendung dapat dikatakan stabil atau tidak. Pada kajian ini, pengecekan stabilitas terhadap terhadap pipping dilakukan dengan menggunakan Metode Lane, untuk pengecekan geser maupun guling dilakukan dengan menganalisis gaya-gaya yang bekerja pada bendung. Selain itu, dilakukan pula analisis reaksi pondasi akibat gaya-gaya vertikal yang bekerja pada bendung. Hasil dari nilai fakor aman bendung terhadap gelincir adalah sebesar 0,14 dan guling adalah sebesar 2,3 dengan persyaratan nilai faktor aman minimum sebesar 0,2 dan 1,69. Nilai angka aman rembesan untuk pipping adalah sebesar 134,13 untuk kondisi muka air banjir dan 7,93 untuk kondisi muka air normal, dengan persyaratan angka aman minimum untuk rembesan Lane pada jenis pasir kasar adalah sebesar 5,0. Maka, dapat disimpulkan bahwa Bendung Kamijoro aman terhadap geser, guling maupun pipping. 
Analisis Struktur Bangunan Rumah Tinggal di Desa Jumoyo yang Berisiko Terhadap Banjir Lahar Dingin Gunung Merapi Taufiq Ilham Maulana; Sofyan Sahuri Syarif
Bulletin of Civil Engineering Vol 1, No 1 (2021): Februari
Publisher : Civil Engineering Department, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/bce.v1i1.11049

Abstract

Desa Jumoyo merupakan daerah rawan bencana yang salah satunya disebabkan oleh banjir lahar dingin. Banjir lahar dingin dari erupsi Gunung Merapi telah menyebabkan kerusakan bangunan pada pemukiman penduduk, infrastruktur, dan lahan pertanian. Hal ini juga mengakibatkan peningkatan risiko pada keselamatan nyawa manusia yang tinggal di bangunan. Oleh karena itu, bangunan rumah harus mampu memberikan rasa aman bagi penghuninya. Penelitian ini membahas tentang analisis ketahanan bangunan rumah tinggal terhadap banjir lahar dingin yang disusun dalam dua tahapan. Tahap pertama, bangunan rumah tinggal dan penghuninya dianalisia dengan berdasarkan elevasi dari garis kontur dengan menggunakan software QGIS yang bersifat open source dan user friendly. Bangunan yang dianalisa berupa bangunan rumah tinggal satu lantai dan dua lantai. Berdasarkan hasil survei, penghuni bangunan 1 lantai diasumsikan sebanyak 4 orang untuk bangunan lebih besar 72 m2, 8 orang untuk bangunan lebih besar dan atau samadengan 72 m2, dan 6 orang untuk bangunan 2 lantai. Tahap kedua, analisis kegagalan elemen struktur bangunan terhadap tekanan banjir lahar dingin dilakukan menggunakan SAP2000. Jumlah bangunan yang berisiko sebanyak 103 dan jumlah penghuni bangunan diperkirakan sebanyak 664 orang. Jumlah kegagalan elemen struktur bangunan rumah tinggal satu lantai dan dua lantai yang ditentukan oleh ukuran kolom dan balok, serta tinggi tekanan banjir lahar dingin.
Analisis Limpasan Langsung Metode SCS Menggunakan Data Hujan TRMM Studi Kasus Subdas Code Hulu Puji Harsanto; Muhammad Sufyan Tsaury
Bulletin of Civil Engineering Vol 1, No 2 (2021): Agustus
Publisher : Civil Engineering Department, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/bce.v1i2.12417

Abstract

Availability of sufficient data as input data is important. Data availability tends to have several data problems, such as the lack of data availability, incomplete data, or the number of stations that are less scattered. As the development of the technology problems, those probelms can be solved by replacing ground-based observation data with satellite observations that have high spatial and temporal resolution, wide area coverage, fast access, and economics. This research was conducted to validate and correct TRMM satellite data on observation data at the AWLR Gemawang station with the SCS Method. The results of this study showed a delay in the average measurements of satellite rainfall and surface approximately 8.5 hours based on the data analysis used in this study. The results of the model error analysis can be concluded that TRMM rainfall data can be used in these needs. However, there is still an error in the TRMM data, which is on the data of January 18, 2018 which results in a hydrograph (Ew) waveform error of 11.843. From the conformity index and efficiency analysis, TRMM satellite data gets the correlation coefficient average ARR-AWLR debit of 0,2416 which is categorized as low efficiency data and TRMM-AWLR of 0,1041 which is categorized as quite low coefficient data, while the efficiency coefficient gets an average value 1,67 which is categorized as highly efficient optimization data. 
Teknik Sipil dan Pembangunan Berkelanjutan Agus Setyo Muntohar
Bulletin of Civil Engineering Vol 1, No 1 (2021): Februari
Publisher : Civil Engineering Department, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/bce.v1i1.11149

Abstract

Bidang Teknik sipil tidak dapat dipisahkan dengan kehidupan sehari-hari masyarakat. Bangunan pencakar langit yang dapat dilihat di mana-mana, lalu lintas jalan yang berkembang, jembatan yang indah, dan bendungan seperti benteng kokoh, dan terowongan serta bangunan bawah permukaan adalah bagian tak terpisahkan dari kehidupan kita. Tren global pembangunan berkelanjutan, Teknik Sipil harus menghilangkan atau mengurangi masalah lingkungan yang mungkin timbul dalam proyek. Mulai dari konstruksi ekonomi skala besar, sehingga pembangunan tersebut dapat memberikan manfaat bagi umat manusia dan membuat lingkungan hidup mendapatkan pembangunan dan perbaikan yang berkelanjutan. Oleh karena itu, pembangunan berkelanjutan Teknik Sipil menjadi hal yang sangat layak untuk didiskusikan dan dipelajari
Pengaruh Penggantian Agregat Halus dengan Serbuk Ban Bekas pada Campuran Beton Terhadap Daya Redam Getaran Muhammad Farhan Mufid Kusuma; Restu Faizah; Guntur Nugroho
Bulletin of Civil Engineering Vol 1, No 1 (2021): Februari
Publisher : Civil Engineering Department, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/bce.v1i1.11051

Abstract

Limbah ban bekas merupakan salah satu limbah yang sulit untuk diatasi, karena karet ban sulit untuk di urai bahkan didaur ulang. Limbah ini, akan semakin meningkat seriring dengan bertambahnya produksi kendaraan di masyarakat. Salah satu upaya untuk mengolah limbah ban bekas adalah merubah ban bekas menjadi serbuk yang dapat dimanfaatkan untuk peredam gesekan di lapangan, merubah ban bekas menjadi minyak, bahkan merubahnya menjadi furniture. Inovasi dalam bidang teknik sipil ialah dengan mengganti agregat halus dengan ban bekas. Penggantian ini diharapkan dapat menciptakan beton ramah lingkungan. Metode yang digunakan adalah membuat benda uji berbentuk silinder dan balok, serta melakukan varian serbuk ban bekas dengan presentase 0%, 5%, 10%, 15%, 20%. Benda uji silinder digunakan untuk mengetahui kuat tekan yang dimiliki tiap varian presentase serbuk ban bekas, sedangkan benda uji balok digunakan untuk mengetahui daya redam pada masing-masing varian campuran. Pengujian kuat tekan beton dilakukan menggunakan mesin compression tester machine , dan pengujian daya redam beton menggunakan akselerometer getaran. Hasil dari pengujian dapat diketahui bahwa, semakin banyak presentase serbuk ban bekas yang digunakan, semakin menurun kuat tekan yang dimiliki beton. Sedangkan, untuk daya redam yang dimiliki, semakin banyak presentase campuran serbuk ban bekas maka semakin besar pula daya redam yang dimiliki. Hasil tersebut dapat menjadi sebuah tolak ukur untuk pengembangan beton ramah lingkungan, dan dapat menahan getaran lebih baik. 
Penilaian Kerentanan Bangunan Terhadap Gempa Bumi pada Gedung Perkuliahan Berlantai Tinggi di Yogyakarta Muhammad Heri Zulfiar; Muhammad Irhab Indrastata Zai
Bulletin of Civil Engineering Vol 1, No 2 (2021): Agustus
Publisher : Civil Engineering Department, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/bce.v1i2.11075

Abstract

Yogyakarta, an area that has a high level of risk for earthquakes, can result into potential damage to the buildings erected it. The earthquake that occurred on May 27 th 2006 still leaving a trauma, according to BNPB (2012) the yogyakarta quake caused 4.674 people die and 19.897 others had seriously injuries. Most victims were caused by the falling building and materials. This disaster caused heavy damage to buildings at 96.790, with 117.075 moderate damage, and as well as 156.971. The construction of the new building in Yogyakarta is expected to be able to apply the principles of the earthquake resistant building to minimize the impact of it. Dasron Hamid Research and Innovation Center is the one of building which currently under construction that apply the principles. This research aim to determine the level of vulnerability of RIC buildings to earthquakes using RVS (Rapid Visual Screening) based on FEMA P-154 2015. It was carried out by quantitative methods and direct observation at the construction site by filling in the FEMA P-154 form, this building is consist of 8 floor with 1 ground floor. The form that used is a high seismic type, which means the level of seismicity in the research location has a high earthquake spread. Based on the research, was got result obtain value of 2,3 with the vulnerability of the building to collapse is 0,5%, so the building is safe against earthquakes. This is because the building is erected after a reference or code exists even though it has irregularities such as vertical irregularity and, plan irregularity. 
Civil Engineering and Sustainable Development Agus Setyo Muntohar
Bulletin of Civil Engineering Vol 1, No 1 (2021): Februari
Publisher : Civil Engineering Department, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/bce.v1i1.11150

Abstract

The field of civil engineering cannot be separated from the daily life of the people. The skyscrapers that can be seen everywhere, the thriving road traffic, the beautiful bridges and dams like sturdy fortresses, and tunnels and subsurface structures are an indispensable part of our lives. The global trend of sustainable development, Civil Engineering must eliminate or reduce environmental problems that may arise in the project. Starting from large-scale economic construction, so that development can provide benefits to mankind and make the environment get sustainable development and improvement. Therefore, the sustainable development of Civil Engineering is very worthy of discussion and study
Studi Kinerja Inlet Persegi Panjang sebagai Drainase Jalan Burhan Barid; Gea Iman Setiawan; Nursetiawan Nursetiawan
Bulletin of Civil Engineering Vol 2, No 1 (2022): Februari
Publisher : Civil Engineering Department, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/bce.v2i1.13737

Abstract

Kondisi curah hujan yang tinggi khususnya negara tropis sering menyebabkan terjadinya banjir atau genangan di ruas-ruas jalan, terutama jalan perkotaan. Genangan yang tidak masuk atau terhambat dapat mengakibatkan kerusakan pada jalan. Hal ini dapat di tanggulangi dengan desain inlet pada saluran drainase jalan raya yang sesuai dengan kondisi dilapangan. Dengan memperhatikan jarak antar inlet, dimensi, dan jenis inlet disesuaikan dengan debit air hujan dan lebar jalan yang ada. Street Inlet ini merupakan lubang di sisi-sisi jalan yang berfungsi untuk menampung dan menyalurkan limpasan air hujan yang berada di sepanjang jalan menuju ke dalam saluran drainase..Penelitian dilakukan pada sebuah prototype yang menggambarkan kondisi ruas jalan raya dengan modifikasi street inlet seperti kondisi di lapangan. Metode analisis debit limpasan permukaan di gunaan metode rasional, analisis dimensi inlet di gunakan kaidah hidrolika yang berlaku. Adapun data input yang di gunakan ialah data curah hujan, jenis jalan, jenis inlet street, limpasan hujan atau genangan, kondisi saluran drainase, regresi linier. Penelitian ini membahas tentang kinerja inlet jalan untuk mengurangi genangan akibat limpasan hujan (dengan model street inlet persegi panjang di bahu jalan). Pada penelitian yang dilakukan jenis inlet yang akan di gunakan ialah gutter inlet yang mempunyai bukaan horizontal. High rainfall condition, especially in tropical countries, often cause flooding or inundation on road section, especially urban road. Puddles that do not enter or are hampered can cause damage to the road. This can be overcome by the inlet design of the road drainage channel that is suitable for the conditions in the field. By paying attention to the distance between inlets, dimensions, and inlet types adjusted to the rainwater discharge and the width of the existing road. Street Inlet is a hole on the sides of the road that serves to accommodate and distribute rainwater runoff along the road leading into the drainage channel.The research was carried out on a prototype that describes the condition of the highway with street inlet modifications such as conditions in the field. The method of analyzing surface runoff in the use of rational methods, inlet dimension analysis is used in the applicable hydraulic rules. The input data used are rainfall data, type of road, type of inlet street, rain runoff or inundation, drainage channel conditions, linear regression. This study discusses the performance of the road inlet to reduce inundation due to rain runoff (with a model of a rectangular inlet on the shoulder of the road). In the research carried out the type of inlet that will be used is the gutter inlet which has a horizontal opening.  
Pengaruh Limbah Cair Pabrik Gula terhadap Kondisi Air Sumur Pemukiman Warga Surya Budi Lesmana; Galih Nugraha Ady Permana
Bulletin of Civil Engineering Vol 2, No 1 (2022): Februari
Publisher : Civil Engineering Department, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/bce.v2i1.13741

Abstract

Air memiliki peranan penting bagi kehidupan manusia, salah satunya adalah untuk kebutuhan mandi, untuk kebutuhan minum, dan kebutuhan lainnya. Kandungan yang terdapat di dalam air dapat memberikan pengaruh yang cukup signifikan di dalam masyarakat. Penelitian yang dilakukan merupakan penelitian yang menggunakan air sumur sebagai sampel dan dilakukan dilaboratorium dengan menggunakan pengujian kadar BOD, DO, dan Fe, dan menggunakan metode pengambilan sampel. Sampel yang digunakan sebanyak 8 sampel. Terdapat hasil pengujian kadar rata-rata BOD yaitu 5,94 mg/l yang berarti kadar tersebut berada dibawah kadar maksimal dan menunjukan hasil yang baik, kadar rata-rata DO bernilai 1,08 mg/l dan memiliki nilai minimal 4 mg/l dan menunjukan hasil yang buruk, sedangkan Fe memiliki hasil rata-rata 0,11 mg/l dan memiliki nilai minimal 1 mg/l yang menunjukan bahwa kadar Fe tidak tercemar. Dari data tersebut dapat disimpulkan bahwa terdapat kadar yang beraneka ragam dan hanya kadar DO yang memiliki nilai dibawah rata-rata.
Implementasi Building Information Modelling (BIM) Menggunakan Tekla Strukctures Pada Konstruksi Gedung X Bagus Soebandono; Galih Surya Hergantoro; Mandiyo Priyo
Bulletin of Civil Engineering Vol 2, No 1 (2022): Februari
Publisher : Civil Engineering Department, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/bce.v2i1.12492

Abstract

Berkembangnya teknologi informasi yang begitu pesat di berbagai belahan dunia khususnya bidang konstruksi, dimana teknologi tersebut sangat membantu mempermudah pekerjaan. Teknologi tersebut berada pada sektor AEC (Architecture, Engineering and Construction) yang dikenal saat ini dengan BIM (Building Information Modeling). Pada penelitian ini akan memberikan gambaran penggunaan BIM sebagai konsepnya sampai dengan pemodelan 3D (dimensi) pada konstruksi struktur penuh pada sebuah proyek gedung X dengan menggunakan software Tekla Structures Student License. Kemudian dilanjutkan dengan membandingkan perhitungan volume struktur dengan Microsoft Office Excel dengan QTO (Quantity Takeoff) dari Tekla Structures yang akan menghasilkan rencana anggaran biaya dari kedua metode tersebut. Hasil penelitian ini perbandingan volume menghasilkan selisih untuk struktur bawah beton 0% dan besi 1% atau lebih efisien menggunakan metode konvensional. Untuk struktur atas selisih beton 0,28%, besi 1,1% dan bekisting 0,22% atau bisa dibilang disemua selisih tersebut lebih efisien perhitungan menggunakan metode BIM. Sedangkan, struktur atap memiliki selisih jurai 3,39%, gording 0,4%, usuk 1,23% dan reng 0,42% atau bisa dibilang selain perhitungan reng saja yang lebih efisien dihitung menggunakan metode BIM. Lalu perhitungan biaya didapat nilai selisih untuk struktur bawah sebesar 0,48% atau sebanyak Rp 1.452.861 struktur atas sebesar 0,58% atau sebanyak Rp 14.078.298 dan struktur atap sebesar 1,4% atau sebanyak Rp 6.795.712. Semua selisih tersebut dikatakan lebih efisien biaya jika digunakan metode BIM sebagai pengambilan volume pekerjaan. Namun, dibalik manfaat yang besar dari BIM perlu ketelitian yang tinggi dalam pemodelan. Karena beberapa kunci keberhasilan BIM pemodelan 3D penting untuk diperhatikan.