cover
Contact Name
Nur Hamdani Nur
Contact Email
hamdani.nur@unpacti.ac.id
Phone
+6281241263051
Journal Mail Official
pjphsr@unpacti.ac.id
Editorial Address
Jln. Andi Mangerangi No. 73 Mamajang, Makassar, 90132, Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Pancasakti Journal Of Public Health Science And Research
ISSN : -     EISSN : 27771296     DOI : https://doi.org/10.47650/pjphsr.v1i1
Pancasakti Journal of Public Health Science and Research (PJPHSR) is a scientific journal published by the Faculty of Public Health, Pancasakti University since May 2021 with e-ISSN 2777-1296. Pancasakti Journal of Public Health Science and Research (PJPHSR) accepts scientific papers in the form of research reports (original research papers) and literatur review with a focus on field of Environmental Health; Epidemiologi; Health Promotion; Occupational Health, and Safety; Health Administration and Policy; Nutrition Science; Biostatistics; Reproductive Health; Hospital Management; Health Information Systems.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 134 Documents
The Relationship of Long Sitting with Complaints of Lower Back Pain in Tailors at Pasar Horas Pematang Siantar Indra Hizkia Perangin angin; Amnita Anda Yanti Ginting; Dinar Rumahorbo
Pancasakti Journal Of Public Health Science And Research Vol 2 No 3 (2022): PJPHSR
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Pancasakti, Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47650/pjphsr.v2i3.550

Abstract

Nyeri punggung merupakan keluhan yang dirasakan pada bagian tulang punggung belakang. Otot tubuh bagian punggung akan terasa lebih tegang jika seseorang duduk pada posisi tegak dan akan mudah merasa cepat lelah dengan posisi duduk dan membungkuk. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Hubungan lama duduk dengan Keluhan nyeri punggung bawah pada penjahit pakaian di Pasar Horas Pematang Siantar Tahun 2021. Metode penelitian yang digunakan adalah korelasi dengan pendekatan Cross Section dengan jumlah sampel sebanyak 50 orang. Teknik pengambilan sampel dengan menggunakan total sampling. Hasil penelitian diperoleh lama duduk mayoritas duduk ≥ 4 jam (92 %) dan Keluhan nyeri punggung bawah mayoritas pada kategori ringan sebanyak 40 orang (80 %). Hasil uji analisis statisitik menggunakan uji Spearman Rank dengan nilai p-value sebesar 0,000. Simpulan penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan lama duduk dengan Keluhan nyeri punggung bawah pada penjahit pakaian di Pasar Horas Pematang Siantar Tahun 2021. Diharapkan penjahit pakaian dapat merilekskan ketegangan pada punggung saat melakukan pekerjaan menjahit seperti dengan cara berdiri menggerakan badan berjalan beberapa menit.
Treatment Patterns of Covid-19 in Patients at Indriati Boyolali Hospital Ahmad Ghofar Wicaksono; Risma Sakti Pambudi; Rita Septiana
Pancasakti Journal Of Public Health Science And Research Vol 2 No 3 (2022): PJPHSR
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Pancasakti, Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47650/pjphsr.v2i3.563

Abstract

Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) merupakan penyakit baru yang disebabkan oleh SARS-CoV-2. Pandemi ini terus berkembang hingga adanya laporan kematian dan kasus-kasus baru yang terus bermunculan di Negara-negara seluruh dunia, termasuk di Negara Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa gambaran penggunaan obat pasien rawat inap yang terjangkit Covid-19 pada Rumah Sakit Indriati Boyolali, Jawa Tengah. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode deskriptif dengan desain retrospektif berupa rekam medis periode Maret 2020 hingga Oktober 2021. Populasi dalam penelitian ini adalah pasien yang terjangkit Covid-19 dan dirawat inap di RS Indriati Boyolali. Sampel yang digunakan sesuai dengan kriteria yaitu pasien yang terjangkit Covid-19. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisa deskriptif disajikan dalam bentuk tabel dan persentase. Hasil penelitian menunjukkan jenis obat yang diberikan pada pasien yaitu golongan antibiotik (15%); Penggunaan suplemen (12%); Golongan obat mukolitik (9,2%); Golongan obat antihipertensi (8,9%); Golongan antidiabet (8,6%); Golongan obat analgetik (5,7%); Golongan obat antivirus (2,5%); Dan penggunaan sedatif (0,9%); Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa gambaran penggunaan obat pada pasien rawat inap di RS Indriati Boyolali mengunakan antibiotik terbanyak yaitu levofloksasin (5,7%); penggunaan suplemen terbanyak yaitu vitamin C (19%); penggunaan antihipertensi terbanyak yaitu amlodipine (3,3%); penggunaan antidiabetes terbanyak yaitu metformin (4,5%); dan penggunaan mukolitik terbanyak yaitu asetilsistein (6%).
Factors Associated with The Occurrence of Anemia in Pregnant Women At Kaubele Health Center, Biboki Moenleu District, North-Central Timor Regency Trivonia J. M. Komar; Masrida Sinaga; Amelya B. Sir
Pancasakti Journal Of Public Health Science And Research Vol 3 No 1 (2023): PJPHSR
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Pancasakti, Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47650/pjphsr.v3i1.487

Abstract

Anemia berdampak pada ibu hamil dan bayi, seperti meningkatkan risiko perdarahan saat melahirkan, meningkatkan angka bayi lahir dengan berat badan rendah (BBLR), kecacatan bahkan kematian bayi. Pada tahun 2020, ada 206 ibu hamil (82,3%) yang mengalami anemia dan berdampak pada kejadian BBLR di Puskesmas Kaubele. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian anemia pada ibu hamil di Puskesmas Kaubele Kecamatan Biboki Moenleu Kabupaten Timor Tengah Utara. Penelitian ini merupakan penelitian survei analitik dengan metode Cross Sectional Study. Populasi adalah seluruh ibu hamil trimester II dan III yang tercatat di buku register KIA dan Gizi di Puskesmas Kaubele tahun 2021, sebanyak 105 orang. Sampel sebanyak 50 orang dengan menggunakan metode simple random sampling. Instrumen penelitian ini adalah kuesioner dan pemeriksaan Hb. Teknik analisis dalam penelitian adalah analisis uji chi square. Hasil analisis menunjukkan ada hubungan antara kunjungan ANC (p=0,000), pola konsumsi (p=0,018), kepatuhan mengkonsumsi tablet Fe (p=0.000), dengan kejadian anemia. Sedangkan penyakit infeksi tidak berhubungan dengan kejadian anemia (p=0,651). Saran kepada petugas kesehatan agar meningkatkan komunikasi dan penyuluhan kepada ibu hamil tentang pola konsumsi zat besi yang baik, melakukan pemantauan konsumsi tablet Fe pada ibu hamil serta melakukan pemantauan kunjungan ANC agar dilakukan upaya pencegahan anemia.
Implementation of the Pulmonary TB Control Program in Noebeba Health Centre, Noebeba District, South Central Timor Regency Maria Yosefa Ivony Jepapu; Deviarbi Sakke Tira; Dominirsep Ovidius Dodo
Pancasakti Journal Of Public Health Science And Research Vol 3 No 1 (2023): PJPHSR
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Pancasakti, Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47650/pjphsr.v3i1.504

Abstract

Angka penemuan kasus TB Paru di Puskesmas Noebeba masih rendah dan belum mencapai target minimal nasional yang ditetapkan yaitu 70%. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan program pengendalian TB Paru di Puskesmas Noebeba Kecamatan Noebeba Kabupaten TTS Tahun 2021. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Informan pada penelitian berjumlah 4 orang yaitu Kepala Puskesmas/Dokter, Pengelola Program TB, dan 2 Perawat yang ditentukan menggunakan teknik purposive sampling berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan. Kriteria dalam penelitian ini yaitu orang-orang yang terlibat langsung dalam program pengendalian TB Paru di Puskesmas Noebeba dan bersedia menjadi informan penelitian. Pengumpulan data menggunakan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan cara reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dan verifikasi. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Desember 2021 hingga Januari 2022. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Puskesmas mengalami kekurangan dana dan mikroskop belum tersedia, kesulitan ekonomi untuk biaya transportasi pemeriksaan, kurangnya pengetahuan dan kesadaran masyarakat untuk mau berobat atau memeriksakan dirinya ke Puskesmas. Diharapkan lebih meningkatkan upaya penemuan kasus secara aktif, pengadaan mikroskop, dan penyuluhan.
The Relationship Between Knowledge, Attitudes, and Preventive Measures for the Transmission of Covid-19 to Street Vendors at the Night Market in Kupang City Given Rienes Wabang; Luh Putu Ruliati; Sarci Magdalena Toy
Pancasakti Journal Of Public Health Science And Research Vol 3 No 1 (2023): PJPHSR
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Pancasakti, Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47650/pjphsr.v3i1.523

Abstract

Pedagang kaki lima merupakan salah satu jenis pedagang di pasar malam Kota Kupang yang memiliki resiko penularan COVID-19 karena perilaku berjualan yang sangat aktif dan penerapan protokol kesehatan yang belum maksimal. Tujuan penelitian untuk menganalisis hubungan pengetahuan, sikap, dan tindakan pencegahan COVID-19 di era new normal pada pedagang kaki lima di pasar malam Kota Kupang. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional. Penelitian ini dilakukan di pasar malam Kelurahan Kampung Solor Kota Kupang. Waktu penelitian dilakukan dari bulan April-Mei 2022. Populasi dalam penelitian ini adalah 47 pekerja pedagang kaki lima. Teknik pengambilan sampel penelitian menggunakan teknik total sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan kuesioner. Teknik analisa data yang digunakan adalah uji Chi Square dengan tingkat kemaknaan α=0,05. Hasil penelitian menunjukan ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan (p-value = 0,000), sikap (p-value = 0,006), dan tindakan (p-value = 0,013) dengan pencegahan penularan covid-19 di era new normal pada pedagang kaki lima di pasar malam Kota Kupang. Perilaku pencegahan perlu ditingkatkan melalui promosi kesehatan dan membuat aturan agar semua pedagang dapat bersama mencegah penularan COVID-19.
Implementation of A Referral System for National Health Insurance Patients in Werang Health Center West Manggarai Regency Chrisanta Oktaviane Daria Dadus; Serlie K. A. Littik; Sugi D. P. Soegianto
Pancasakti Journal Of Public Health Science And Research Vol 3 No 1 (2023): PJPHSR
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Pancasakti, Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47650/pjphsr.v3i1.540

Abstract

Data Puskesmas Werang menunjukkan rasio rujukan kasus non spesialistik tahun 2018 sebesar 30,12%, tahun 2019 sebesar 28,33% dan tahun 2020 sebesar 32,21%. Peraturan BPJS Kesehatan No. 7 Tahun 2019 menyatakan rasio rujukan kasus non spesialistik maksimal 2%. Penelitian ini bertujuan mengetahui komunikasi, sumber daya, disposisi dan struktur birokrasi dalam implementasi sistem rujukan pasien peserta JKN di Puskesmas Werang. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif yang dilaksanakan di Puskesmas Werang pada bulan Desember 2021. Populasi penelitian sebanyak 58 petugas kesehatan di Puskesmas Werang. Informan penelitian sebanyak 12 orang. Teknik sampling yang digunakan yaitu purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan variabel komunikasi sudah berjalan baik. Variabel sumber daya manusia yakni ketersediaan tenaga kesehatan masih kurang, alat kesehatan dan obat-obatan sudah cukup lengkap, kewenangan dan anggaran rujukan telah sesuai. Variabel disposisi yakni sikap petugas kesehatan telah baik. Variabel struktur birokrasi Puskesmas Werang mempunyai SOP rujukan. Disarankan bagi pemerintah daerah agar dapat memenuhi kebutuhan tenaga kesehatan maupun sarana prasarana Puskesmas.
The Perceptions of Youth At SMK Muhammadiyah 1 Magelang Towards Pictorial Health Warning 90% as A Revision of PP 109 Year 2012 Robiul Fitri Masithoh; Sri Margowati; Heniyatun Heniyatun
Pancasakti Journal Of Public Health Science And Research Vol 3 No 1 (2023): PJPHSR
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Pancasakti, Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47650/pjphsr.v3i1.578

Abstract

Revisi PP 109/2012 ini dimaksudkan untuk memperluas citra health warning/PHW menjadi 90%, melarang penjualan rokok, mengatur rokok elektronik dan melarang iklan rokok di media teknologi informasi dan di luar ruangan. Menkes juga mengajak semua pihak untuk memperkuat komitmen pengendalian konsumsi rokok guna menekan prevalensi perokok anak. Tujuan Berdasarkan permasalahan di atas, maka tujuan yang ingin dicapai dari penelitian ini adalah untuk mengetahui persepsi atau respon remaja tentang PHW 90% terhadap upaya revisi PP no. 109 tahun 2012 Hasil penelitian ini untuk mencapai tujuan tersebut dilakukan pendekatan deskriptif kualitatif. Pengumpulan Data dan Identifikasi Masalah; FGD (Focus Group Discussion) dan perumusan kebijakan tentang peran Muhammadiyah. Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 109/2012 tentang Keamanan Bahan Yang Mengandung Zat Adiktif berupa Produk Tembakau Bagi Kesehatan perlu digalakkan untuk melindungi generasi muda dari bahaya rokok. Salah satunya mengenai Pictorial Health Warning (PHW) pada kemasan rokok yang perlu diperbesar sebagai revisi. Kesimpulan Persepsi gambar peringatan kesehatan pada kemasan rokok berkaitan dengan efektif tidaknya peraturan pencantuman gambar peringatan kesehatan sebagai salah satu upaya pemerintah untuk mengurangi konsumsi rokok masyarakat dan mengedukasi masyarakat. peringatan tentang bahaya merokok yang mereka lihat dan pengalaman masa lalu menjadi faktor penting dalam membentuk persepsi seseorang.
The Description of CDR, Case Notification Rate and Treatment Success in Tubercuosis Control Melati Rifaatul Mahmudah; Ragil Setiyabudi
Pancasakti Journal Of Public Health Science And Research Vol 3 No 1 (2023): PJPHSR
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Pancasakti, Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47650/pjphsr.v3i1.658

Abstract

Tuberkulosis (TB) merupakan salah satu dari 10 penyebab kematian teratas di seluruh dunia dan penyebab utama kematian dari satu agen infeksius. Pemerintah telah melakukan berbagai upaya untuk mengendalikan kasus TB. Namun penemuan kasus TB di Kabupaten Purbalingga, Banyumas dan Banjarnegara tahun 2020 mengalami penurunan akibat adanya pandemi Covid-19 sehingga program penanggulangan TB menjadi dikesampingkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran Case Detection Rate (CDR), Case Notification Rate (CNR), Success Rate (SR) Tuberkulosis di Kabupaten Purbalingga, Banyumas dan Banjarnegara di tahun 2020. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan sampel seluruh anggota populasi kecamatan terduga kasus TB di Kabupaten Purbalingga, Banyumas dan Banjarnegara. CDR rata-rata seluruh kecamatan di Kabupaten Purbalingga (44%), Banyumas (18,47%) dan Banjarnegara (21,64%) belum mencapai capaian target nasional. CNR rata-rata seluruh kecamatan di Kabupaten Purbalingga 79,94 per 100.000 penduduk, Banyumas 51,40 per 100.000 penduduk dan Banjarnegara 91,90 per 100.000 penduduk. Success Rate rata-rata seluruh kecamatan di Kabupaten Purbalingga (93,75%), Banyumas (97,31%) dan Banjarnegara (90,34%), seluruhnya sudah mencapai capaian target nasional. Penanggulangan TB di Kabupaten Purbalingga, Banyumas dan Banjarnegara belum berhasil dengan rata-rata keberhasilan penanggulangan mencapai 28%.
Relationship Between Employee Behavior and Sanitation Implementation at Hotel Non-Bintang in the Ende District Razzaqia Khofifah Usman Singga; Johny A. R Salmun; Mustakim Sahdan
Pancasakti Journal Of Public Health Science And Research Vol 3 No 1 (2023): PJPHSR
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Pancasakti, Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47650/pjphsr.v3i1.570

Abstract

Tempat-tempat umum yang wajib menyelenggarakan penerapan sanitasi termasuk Hotel. Sanitasi perhotelan menitikberatkan pada kenyaman fisik dan mental penghuninya sebagaimana diatur dalam Permenkes No. 80/Menkes/Per/II/1990 tentang persyaratan kesehatan hotel. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis hubungan pengetahuan, sikap, dan tindakan dari karyawan terhadap penerapan sanitasi hotel Non Bintang di Kabupaten Ende. Jenis penelitian ini adalah Survey Analitik dengan menggunakan rancangan Cross Sectional Study. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh karyawan hotel di Kabupaten Ende berjumlah 188 orang. Penentuan sampel menggunakan teknik Proporsional Sampling yaitu berjumlah 99 orang. Analisis data menggunakan analisis univariat dan bivariat dengan uji Chi-Square. Hasil penelitian ini menemukan bahwa karyawan memiliki 52,52% pengetahuan baik (p-value= 0,024), 53,53% sikap positif (p-value= 0,031), dan 51,52% tindakan tidak baik (p-value= 0,031) terhadap penerapan sanitasi hotel. Dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan, sikap, dan tindakan karyawan terhadap penerapan sanitasi hotel Non Bintang di Kabupaten Ende.
Description of the Utilization of Village Funds for Covid-19 Countermeasures in Wee Paboba Village, North Wewewa Subdistrict Fransiska Pande Taipa; Tadeus A. L. Regaletha; Dominirsep Ovidius Dodo
Pancasakti Journal Of Public Health Science And Research Vol 3 No 1 (2023): PJPHSR
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Pancasakti, Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47650/pjphsr.v3i1.603

Abstract

Pada tahun 2021, muncul 5 kasus COVID-19 di Desa Wee Paboba dan meningkat menjadi 35 kasus di tahun 2022. Desa juga tidak menyediakan ruangan isolasi sesuai dengan kebijakan yang ditetapkan pemerintah. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pemanfaatan dana desa untuk penanggulangan COVID-19 di Desa Wee Paboba, meliputi pemanfaatan dana desa untuk desa tanggap COVID-19, dan hambatan dalam pemanfaatan dana desa untuk penanggulangan COVID-19. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara mendalam dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya penggunaan dana desa untuk penanggulangan COVID-19 di Desa Wee Paboba sebesar 4,19% pada tahun 2020 dan 8% pada tahun 2021, sedangkan untuk tahun 2022 targetnya 8% tapi yang terealisasi sampai bulan Juni adalah 2,52%. Pemanfaatan dana desa untuk BLT pada tahun 2020 sebesar Rp.561.600.000, tahun 2021 sebesar Rp.583.200.000 dan untuk tahun 2022 sampai dengan bulan Juni sebesar Rp.298.800.000. Hambatan yang dialami pemerintah desa dalam penanggulangan COVID-19 dari tahun 2020 hingga tahun 2022 adalah jalan yang belum bisa dilalui kendaraan. Tim relawan harus berjalan kaki untuk melakukan pendataan dan pembagian masker ke rumah masyarakat.

Page 6 of 14 | Total Record : 134