cover
Contact Name
Samratul Fuady
Contact Email
sfuady@unja.ac.id
Phone
+6281298569271
Journal Mail Official
jurnal.engineering@unja.ac.id
Editorial Address
Jalan Tribrata, Pondok Meja KM. 11, Mestong, Jambi, Indonesia36364
Location
Kota jambi,
Jambi
INDONESIA
Jurnal Engineering
Published by Universitas Jambi
ISSN : 24610526     EISSN : 26231522     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Jurnal Engineering is a peer-reviewed, Open Access journal that publishes original research articles as well as review articles in several areas of engineering. The subject areas covered by the journal are: 1. Chemical Engineering 2. Civil Engineering 3. Computer Engineering 4. Electrical Engineering 5. Industrial Engineering
Articles 71 Documents
Pengaruh Perubahan Konfigurasi Elektrode Batang Tunggal Dengan Penambahan Campuran Gypsum dan Arang Terhadap Tahanan Pentanahan Deni Jamalludin; Haerul Pathoni; Abdul Manab
Jurnal Engineering Vol. 3 No. 1 (2021): Volume 3, Nomor 1, Januari 2021
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2421.295 KB) | DOI: 10.22437/jurnalengineering.v3i1.11655

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai tahanan pentanahan elektrode batang tunggal berdiameter berbeda, dengan konfigurasi penanaman secara vertikal dan horizontal serta ditambahkan campuran gypsum (G) dan arang (A) sebagai soil treatment. Penelitian ini menggunakan metode observasi dan pengukuran langsung. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan teknik analisis data deskriptif. Hasil untuk diameter elektrode 12 mm baik penanaman secara vertikal maupun horizontal, semakin besar perbandingan campuran gypsum dan arang yang digunakan dan semakin lama penanamannya akan mempengaruhi penurunan nilai tahanan. Dari hasil pengukuran tersebut dengan merubah konfigurasi penanaman elektrode batang dapat menurunkan nilai tahanan pentanahan sebesar 20%. Sedangkan untuk elektrode diameter 16 mm sama halnya dengan elektrode 12 mm, namun dengan merubah diameter elektrode menjadi lebih besar maka nilai tahanan pentanahan akan semakin turun, hal ini sesuai dengan nilai tahanan yang didapatkan dari pengukuran yang dilakukan secara langsung dilapangan. Dan merubah konfigurasi penanamannya dari vertikal ke horizontal dapat menurunkan nilai tahanan sebesar 13%. Dengan tambahan campuran gypsum dan arang yang bervariasi dan mengubah diameter elektrode batang tunggal 12 mm menjadi 16 mm dapat menurunkan nilai tahanan pentanahan sebesar 12%.
Rancang Bangun Alat Monitoring Tekanan Darah Berbasis Internet of Things (IoT) Aprilia Sulista; Nehru Nehru; Samratul Fuady
Jurnal Engineering Vol. 3 No. 1 (2021): Volume 3, Nomor 1, Januari 2021
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3461.253 KB) | DOI: 10.22437/jurnalengineering.v3i1.11666

Abstract

Hipertensi menjadi salah satu permasalahan kesehatan yang serius dan menjadi penyebab kematian nomor satu di dunia setiap tahunnya. Hal ini dapat terjadi karena beberapa faktor salah satunya yaitu tidak dilakukannya pengecekan tekanan darah secara berkala, sehingga seseorang tidak mengetahui kondisi tekanan darah pada dirinya. Maka dari itu, pada penelitian ini dirancang dan dibuat sebuah Alat Montoring Tekanan Darah Berbasis Internet of Things (IoT), selain dapat mengukur tekanan darah secara digital dan pembacaan hasil pengukurannya praktis, kondisi pasien juga dapat dipantau selama 24 jam secara langsung (online) dengan melalui website yang bisa diakses di mana pun. Penelitian ini menggunakan metode riset dan pengembangan Analysis, Design, Develop, Implement, dan Evaluate (ADDIE), yang di dalamnya terdapat analisis kebutuhan Hardware dan Software yang digunakan dalam melakukan perancangan dan pembuatan alat. Hadware yang digunakan meliputi, sensor tekanan MPX5700AP, motor pompa DC, solenoid valve, LCD, relay, Arduino Uno, NodeMCU, dan manset untuk mengukur tekanan darah. Sedangkan untuk software digunakan Arduino IDE sebagai media pembuatan program alat yang akan dirancang. Berdasarkan hasil pengujian yang telah dilakukan, diperoleh hasil uji coba prototype dari 10 sampel dengan rata-rata persentase error sistole sebesar 2,47 % dan rata-rata persentase error diastole sebesar 3,385 %. Sedangkan untuk pengujian waktu pengiriman ke website dari 10 kali percobaan dengan waktu yang berbeda diperoleh rata-rata waktu pengiriman sebesar 1,9 detik dan pada pengujian keseluruhan, sistem telah bekerja sesuai dengan yang diharapkan. Hal ini menunjukan bahwa alat yang telah dirancang dan dibuat mampu memberikan respon yang sesuai dengan apa yang telah dikonsepkan.
Penggunaan Campuran Magnesium Sulfat dan Arang Tempurung Kelapa Sebagai Upaya Perbaikan Resistansi Pentanahan Elektroda Jenis Batang Dasrinal Tessal; Widiansyah Ardi; Nehru Nehru
Jurnal Engineering Vol. 3 No. 1 (2021): Volume 3, Nomor 1, Januari 2021
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1878.911 KB) | DOI: 10.22437/jurnalengineering.v3i1.11900

Abstract

Usaha dalam perbaikan tahanan pentanahan dapat dilakukan dengan berbagai cara. Salah satu caranya adalah dengan memakai magnesium sulfat dan arang tempurung kelapa. Kedua zat tersebut digunakan pada elektroda pentanahan berjenis tembaga dan pipa galvanis masing-masing tertanam 1 meter dari permukaan tanah. Zat kemudian ditambahkan pada lubang berdiameter 12 cm dengan elektroda atau pipa sebagai titik tengahnya. Tanah yang dipakai dalam penelitian berjenis tanah liat. Pengukuran nilai tahanan elektroda menggunakan metode 3 titik. Pengamatan dilakukan selama 7 hari dan dilakukan pada jam 9.00, 11.00, 13.00 dan 15.00. Nilai pengukuran tahanan pada elektroda tembaga tanpa perlakuan rata-rata bernilai 107 ohm dan dengan penambahan arang tempurung kelapa ,magnesium sulfat, , dan campuran keduanya masing-masingnya adalah 84,1 Ω, 62,9 Ω dan 79,3 Ω . Pada pipa galvanis nilai tahanan rata-rata awal sebelum penambahan zat sebesar 84,1 Ω setelah penambahan arang tempurung kelapa,magnesium sulfat dan campuran keduanya masing-masing bernilai 60,1 Ω , 38,8 Ω , dan 51,3 Ω .
Aplikasi Asap Cair Batubara Sebagai Koagulan Lateks Serta Pengaruhnya Terhadap Struktur dan Kualitas Lateks Nindi Vintiani; M. Naswir; Hadistya Suryadri
Jurnal Engineering Vol. 3 No. 1 (2021): Volume 3, Nomor 1, Januari 2021
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (870.678 KB) | DOI: 10.22437/jurnalengineering.v3i1.12151

Abstract

Produktivitas karet di Indonesia memiliki nilai yang rendah baik dalam segi kuantitas maupun kualitas bila dibandingkan dengan negara lain produsen karet seperti Malaysia dan Thailand. Kurangnya pengetahuan petani karet terhadap proses pengolahan bahan olahan karet dan proses koagulasi lateks, menjadi salah satu penyebab rendahnya mutu karet di Indonesia. Pada penelitian ini, asap cair batubara grade III dan non grade dengan masing-masing konsentrasi sebesar 10%, 25%, 45%, 50%, dan 60%, digunakan sebagai koagulan lateks untuk memperoleh penggumpalan dan kualitas karet yang baik. Koagulum karet yang dihasilkan digiling dan dikering anginkan. Selanjutnya dilakukan pengukuran kualitas menggunakan merode SNI-06-1903-2000. Hasil penelitian menunjukkan bahwa asap cair batubara grade III dan nongrade dapat menggumpalkan lateks dengan baik dimulai pada konsentrasi asap cair batubara grade III dan non grade 25%. Semakin tinggi konsentrasi asap cair batubara grade III dan nongrade yang digunakan, maka semakin kecil: kadar kotoran, kadar abu, kadar zat menguap, serta warna koagulum karet semakin kecoklatan hingga kehitaman stelah beberapa waktu. Dalam penelitian menunjukkan bahwa asap cair batubara grade III 10% dan non grade 10% dan 25% tidak mampu menghambat pertumbuhan bakteri karena rendahnya kandungan senyawa asam dalam asap cair, sehingga pada penyimpanan selama 5 hari tumbuh belatung pada koagulum. Konsentrasi asap cair batubara baik grade III maupun non grade yang optimal dalam koagulasi lateks yaitu konsentrasi 45%, konsentrasi yang dibutuhkan tidak terlalu besar akan tetapi karet yang dihasilkan dari proses koagulasi memiliki kualitas yang baik dan memenuhi standar SNI. Struktur karet dipengaruhi oleh kualitasnya, semakin rendah kualitas karet maka karet akan semakin berongga karna penggumpalannya tidak dapat terjadi secara sempurna, akibatnya karet akan berongga dan mudah putus apabila ditarik.
Pengaruh Perbedaan Tinggi Tumpukan Kompos terhadap Jumlah Bakteri Escherichia coli dan Salmonella sp. pada Kompos Sampah Organik Pasar dan Limbah Padat Rumah Potong Hewan Nada Pirma Sari; Rinaldi Rinaldi; Zuli Rodhiyah
Jurnal Engineering Vol. 3 No. 1 (2021): Volume 3, Nomor 1, Januari 2021
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3409.127 KB) | DOI: 10.22437/jurnalengineering.v3i1.12206

Abstract

Pasar Angso Duo Kota Jambi setiap harinya menghasilkan 54 m³ sampah dan sebanyak 1.288 kg/tahun limbah padat dihasilkan dari Rumah Potong Hewan (RPH) Kota Jambi. Sebagai upaya mengurangi jumlah timbulan sampah dan limbah padat RPH, maka dilakukan penelitian dengan memanfaatkan sampah organik pasar dan limbah padat RPH sebagai bahan baku kompos. Pengomposan dilakukan dengan metode aerobik-open windrow dan membandingkan 2 variasi tinggi tumpukan kompos untuk dilihat pengaruhnya terhadap jumlah bakteri Escherichia coli dan Salmonella sp. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbedaan tinggi tumpukan kompos mempengaruhi pencapaian suhu kompos. Kompos mencapai suhu tertinggi 63ºC pada tinggi tumpukan 0,6 m (T-I) dan 64ºC pada tinggi tumpukan 1 m (T-II). Jumlah bakteri Escherichia coli mengalami penurunan jumlah pada komposter T-I dan T-II menjadi 220 MPN/gr dan 130 MPN/gr pada hari ke-45 pengomposan. Namun, jumlah ini belum sesuai dengan yang disyaratkan pada Peraturan Menteri Pertanian No. 70 tahun 2011 tentang Pupuk Organik, Pupuk Hayati dan Pembenah Tanah. Sedangkan, kompos pada penelitian ini bebas dari kontaminasi bakteri Salmonella sp. Perbedaan tinggi tumpukan kompos tidak menghasilkan perbedaan yang mencolok untuk parameter kematangan kompos yaitu warna, bau dan tekstur kompos. Parameter kematangan kompos sudah sesuai dengan SNI 14-7030-2004 tentang Spesifikasi Kompos dari Sampah Organik Domestik.
Studi Analisis Keandalan Sistem Distribusi 20 kV PT. PLN (Persero) UP3 Jambi ULP Kotabaru Usep Zulkilpi; Haerul Pathoni; Dasrinal Tessal
Jurnal Engineering Vol. 3 No. 2 (2021): Volume 3, Nomor 2, Agustus 2021
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2584.829 KB) | DOI: 10.22437/jurnalengineering.v3i2.14194

Abstract

Kemajuan dalam bidang ilmu pengetahuan, teknologi dan pertumbuhan penduduk merupakan faktor yang menyebabkan permintaan energi listrik semakin meningkat. PT. PLN (Persero) sebagai perusahaan penyedia listrik terus berupaya untuk memenuhi semua permintaan energi listrik tersebut dengan pelayanan dalam sisi kualitas dan tingkat keandalan layanan yang tinggi. Untuk mengukur tingkat keandalan layanan ini dipakailah standar acuan SAIFI, SAIDI, dan CAIDI. Nilai SAIDI, SAIFI, dan CAIDI didapatkan dengan mengumpulkan data jumlah gangguan, lamanya gangguan dan data pelanggan yang difokuskan pada ULP Kotabaru selama tahun 2019 sebelum dilakukan perhitungan berdasar persamaannya masing-masing. Pada Unit Layanan Pelanggan Kotabaru tahun 2019 untuk nilai SAIDI sebesar 1,46 Jam/Pelanggan/Tahun, SAIFI sebesar 1,05 Kali/Pelanggan/Tahun dan CAIDI sebesar 1,46 Jam/Kali/Tahun. Standar IEEE nilai SAIDI 2,3 Jam/Pelanggan/Tahun, SAIFI 1,45 Kali/Pelanggan/Tahun dan CAIDI 1,47 Jam/Kali/Tahun. Sedangkan SPLN menetapkan 15,36 Jam/Pelanggan/Tahun, dan SAIFI 2,88 Kali/Pelanggan/Tahun. Hasil perhitungan keseluruhan hanya SAIDI yang tidak memenuhi standar IEEE akan tetapi memenuhi untuk standar SPLN dan dengan demikian tingkat keandalan sistem jaringan distribusi UP3 Jambi ULP Kotabaru dinyatakan handal.
Tukey HSD Post Hoc Test untuk Perbandingan Karakteristik Lingkungan dan Sumber Daya Provinsi-Provinsi di Indonesia : Tukey HSD Post Hoc Test for Comparison of Environment Characteristic and Resources of Provinces in Indonesia Bunga Mardhotillah; Syamsyida Rozi; Zuli Rodhiyah
Jurnal Engineering Vol. 3 No. 2 (2021): Volume 3, Nomor 2, Agustus 2021
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4589.756 KB) | DOI: 10.22437/jurnalengineering.v3i2.14445

Abstract

  Environmental Characteristics has several components, including the quality of the Environment and Environmental Resources which consist of mineral resources, energy resources, land, land resources, biological resources, and water resources. The provinces in Java, Sumatra, Kalimantan, dan Sulawesi still rely on natural resources for their economic growth. Environmental Quality can be measured by various indices, some of which are the Air Quality Index and the Water Quality Index. One of the problems in the National Economic Recovery during the Covid-19 Pandemic Period is the unavailability of studies and research related to similarities and differences in environmental characteristics to identify provinces that have the potential to prioritize the distribution of Funds/Budgets from the Central Government. Knowing the Similarities and Differences in Characteristics is also needed in determining the Destination Areas for comparative studies from one province to another. For this reason, it is necessary to recommend environmental sector policies as material for the preparation of regulations and the use of appropriate technology in overcoming environmental problems. Analysis of Variance Comparison of Environmental Characteristics and Resources of the Provinces on the four Big Islands in Indonesia shows a significant F - Statistics value, so a Tukey HSD Post Hoc Test is needed to recommend Priority Provinces based on similarities and differences in characteristics in the context of Strengthening the Environmental Sector, as well as recommendations for similarities between regions as a material for consideration for comparative studies between Regional / Provincial Governments.  
Analisis Prakiraan Kebutuhan Energi Listrik di Provinsi Jambi Tahun 2019-2040 Menggunakan Model DKL 3.2 dan Simulasi Perangkat Lunak LEAP (Long-Range Energy Alternatives Planning System) Bima Tondi Innatta Harahap; Nehru Nehru; Oki Saputra
Jurnal Engineering Vol. 3 No. 2 (2021): Volume 3, Nomor 2, Agustus 2021
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (5286.317 KB) | DOI: 10.22437/jurnalengineering.v3i2.15298

Abstract

Penggunaan energi listrik yang setiap tahun meningkat harus diantisipasi sedini mungkin supaya energi listrik dapat tersedia dalam jumlah yang cukup dan dengan harga terjangkau. Cara mengantisipasi hal tersebut salah satunya adalah prakiraan kebutuhan energi listrik. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis serta membandingkan pemenuhan energi listrik dari prakiraan kebutuhan energi listrik di Provinsi Jambi dengan model DKL 3.2 dan simulasi perangkat lunak LEAP. Dalam penelitian ini, data yang dipakai adalah jumlah pelanggan energi lisrtik, konsumsi energi listrik, pembangkit yang tersedia saat ini dan potensi pembangkit baru. Berdasarkan perhitungan, pertumbuhan jumlah pelanggan energi listrik Provinsi Jambi tahun 2019-2040 menggunakan model DKL 3.2 mengalami peningkatan yang lebih tinggi dibandingkan simulasi LEAP. Pertumbuhan konsumsi energi listrik model DKL 3.2 dan simulasi LEAP memiliki perbandingan yang tidak terlalu besar. Perbandingan tersebut dapat dilihat pada perhitungan MAD, MSE, RMSE dan MAPE.
Rancang Bangun Pengendalian Robot Mobil dengan Wireless Joystick PS2 Menggunakan Modul nRF24L01 Arif Rahman Hakim; Nehru Nehru; Samratul Fuady
Jurnal Engineering Vol. 3 No. 2 (2021): Volume 3, Nomor 2, Agustus 2021
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1748.809 KB) | DOI: 10.22437/jurnalengineering.v3i2.15299

Abstract

Robot adalah sebuah alat mekanik yang dapat melakukan tugas fisik baik menggunakan pengawasan dan kontrol manusia, atau program yang sudah tertanam dalam sebuah processor. Dalam suatu pengendalian sistem robot manual, sebagai bentuk komunikasi atau interaksi manusia dengan robot, maka perlu alat yang digunakan untuk komunikasi antara manusia dengan robot, salah satunya adalah telekomunikasi nirkabel. Modul nRF24L01 adalah transceiver chip tunggal yang khusus di desain untuk menyediakan pengaplikasian komunkasi wireless dengan daya yang sangat rendah. Penelitian ini menggunakan dua buah modul nRF24L01 dan dua buah mikrokontroler sebagai media komunikasi. Satu modul nRF24L01 berfungsi sebagai transmitter dan satu modul nRF24L01 sebagai receiver. Robot yang dibuat dapat dikendalikan melaui analog joystick PS2 yang terdapat pada bagian transmitter. Berdasarkan penelitian yang sudah dilakukan dapat diambil kesimpulan bahwa robot yang dibuat dapat dikendalikan menggunakan kontroler dengan jarak maksimal 300 meter.
Analisis Kandungan Logam Merkuri pada Kerang Kepah (Polymesoda erosa) di SUB DAS Batanghari Hilir Kota Jambi Wasibar Gerit Ario Putra Putra; Jalius Jalius; Shally Yanova
Jurnal Engineering Vol. 3 No. 2 (2021): Volume 3, Nomor 2, Agustus 2021
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2400.936 KB) | DOI: 10.22437/jurnalengineering.v3i2.15407

Abstract

Masyarakat yang memiliki tingkat kesadaran yang rendah akan pentingnya menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan menyebabkan sungai menjadi tempat pembuangan limbah. Limbah yang mencemari sungai akan merugikan makhluk hidup yang ada di sungai maupun di sekitar sungai tersebut, contoh makhluk hidup yang ada di sungai yaitu kerang kepah. Kerang adalah salah satu biota air yang dapat dijadikan indikator tingkat pencemaran yang terjadi di dalam perairan. Kerang bersifat filter feeder, yang mendapatkan makanannya dengan cara menyaring air, dan memakan sedimen sehingga dapat mengakumulasi logam berat dalam jumlah yang tinggi, terutama logam merkuri (Hg). Dengan adanya resiko pencemaran pada kerang kepah oleh logam berat terutama Merkuri yang dapat membahayakan bagi manusia jika mengkonsumsi kerang tersebut, maka perlu dilakukan penelitian terhadap kandungan Merkuri (Hg) pada kerang kepah secara Inductively Coupled Plasma (ICP). Kerang kepah yang digunakan diambil dari perairan Sungai Batanghari sekitar Jembatan Aurduri 1 dan Jembatan Aurduri 2. Menggunakan metode Inductively Coupled Plasma (ICP) karena metode ini merupakam sebuah teknis analisis yang digunakan untuk deteksi dari trace metals dalam sampel lingkungan pada umumnya.