cover
Contact Name
Samratul Fuady
Contact Email
sfuady@unja.ac.id
Phone
+6281298569271
Journal Mail Official
jurnal.engineering@unja.ac.id
Editorial Address
Jalan Tribrata, Pondok Meja KM. 11, Mestong, Jambi, Indonesia36364
Location
Kota jambi,
Jambi
INDONESIA
Jurnal Engineering
Published by Universitas Jambi
ISSN : 24610526     EISSN : 26231522     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Jurnal Engineering is a peer-reviewed, Open Access journal that publishes original research articles as well as review articles in several areas of engineering. The subject areas covered by the journal are: 1. Chemical Engineering 2. Civil Engineering 3. Computer Engineering 4. Electrical Engineering 5. Industrial Engineering
Articles 71 Documents
Sistem Monitoring Tegangan, Arus, dan Intensitas Cahaya pada Panel Surya dengan Thingspeak Cahaya Lidya Aritonang; Maison Maison; Yosi Riduas Hais
Jurnal Engineering Vol. 2 No. 1 (2020): Volume 2, Nomor 1, Januari 2020
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2828.293 KB) | DOI: 10.22437/jurnalengineering.v2i1.8641

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membuat sebuah alat monitoring arus dan tegangan dari panel surya, serta intensitas cahaya matahari yang mempengaruhi keluaran dari panel surya yang berbasis IoT dan bersifat realtime. Data hasil monitoring disimpan dan ditampilkan pada Thingspeak. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian dan Pengembangan (Research and Development) model Borg and Gall. Hasil dari penelitian ini adalah nilai pembacaan sensor tegangan mampu mengukur nilai tegangan panel surya dengan nilai galat sebesar 1,12%, sensor arus mampu mengukur arus dengan galat sebesar 1,64%, dan sensor intensitas cahaya BH1750 dalam mengukur intensitas cahaya matahari memiliki persentase galat sebesar 1,24%, kemudian data alat monitoring dikirim dan ditampilkan pada ThingSpeak. Selisih waktu dari pembacaan alat dan data yang diterima oleh website berkisar selam 4-6 detik.
Pra Rancangan Pabrik Pembuatan Biodiesel dari Proses Non Katalitik Transesterifikasi-Esterifikasi Palm Fatty Acid Distillate (Pfad) dengan Kapasitas Produksi 100.000 Ton/Tahun Zakiyah Humairah; Nazarudin Nazarudin; Edwin Permana
Jurnal Engineering Vol. 2 No. 1 (2020): Volume 2, Nomor 1, Januari 2020
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1826.856 KB) | DOI: 10.22437/jurnalengineering.v2i1.8716

Abstract

Biodiesel adalah bahan bakar yang berasal dari minyak nabati yang dapat diperbaharui, dapat dihasilkan secara periodik, juga ramah lingkungan. Proses dalam pembuatan biodiesel Biodiesel ini yaitu dengan proses non-katalitik transesterifikasi-esterifikasi. Biodiesel yang dihasilkan memiliki kemurnian 98,6%. Kapasitas produksi pabrik yang direncanakan 100.000 ton/tahun dengan 300 hari kerja selama 24 jam dalam 1 tahun. Lokasi pabrik didirikan di Kecamatan Bandar, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara. Penyediaan kebutuhan utilitas pabrik berupa sistem pengolahan dan penyediaan air,sistem penyediaan steam, sistem penyediaan udara instrumen, dan sistem pembangkit tenaga listrik Hasil analisa ekonomi, pabrik biodiesel ini dinyatakan layak untuk didirikan, dengan rincian Annual Cash Flow (ACF) US$ 79.559.278,9211, Rate of Return on Investment (ROI) : 27,8883%, Rate of Return based on Discounted Cash Flow (DCF) : 20,49%, Break Even Point (BEP) : 33,7298%, Pay Out Time (POT) : 3 tahun. Dari hasil analisa aspek ekonomi dapat disimpulkan bahwa pabrik Pembuatan Biodiesel ini layak untuk didirikan.
Pra Rancang Pabrik Pembuatan Asam Sulfat dari Sulfur, Oksigen, dan Air Menggunakan Proses Kontak dengan Kapasitas 160.000 Ton/Tahun Resi Ulandari; Lince Muis; Ira Galih Prabasari
Jurnal Engineering Vol. 2 No. 1 (2020): Volume 2, Nomor 1, Januari 2020
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1887.49 KB) | DOI: 10.22437/jurnalengineering.v2i1.8727

Abstract

Pabrik pembuatan asam sulfat ini direncanakan berlokasi di daerah Prambonwetan, Jawa Timur dengan area luas 3,8 ha dengan kapasitas 160.000 ton/tahun. Proses pembuatan Asam Sulfat menggunakan bahan baku dari Sulfur, Oksigen dan Air dengan bantuan Vanadium Pentoksida sebagai katalis. Reaksi berlangsung di dalam Burner (B-01) sebagai pembentukan Sulfur Dioksida pada suhu 1000 oC dan tekanan 1 atm. Selanjutnya reaksi berlansung di dalam dua jenis reaktor yaitu Continuous Stirred Tank Reaktor (R-02) sebagai pembentukan Asam Sulfat pada suhu 80oC dan tekanan 1 atm. Sedangkan reaktor Fixed Bed Multibed (R-01) tersusun atas 4 buah bed sebagai pembentukan Sulfur Trioksida dengan suhu masing-masing 450oC, 440oC, 425oC, dan 405oC pada tekanan 1 atm. Perusahaan berbentuk Perseroan Terbatas (PT) yang dipimpin oleh seorang Direktur Utama. Sistem organisasi perusahaan adalah line and stuff dengan total karyawan 210 orang. Hasil analisa ekonomi dari prarancang pabrik pembuatan Asam Sulfat ini adalah Biaya Produksi sebesar US $ 2.711.778.745,5753, Hasil Penjualan sebesar US $ 3.947.629.377,3979, Annual Cash Flow sebesar US $ 811.552.893,4923, Pay Out time selama 3 tahun, Break Even Point 36,4319 %, Service Life 11 tahun.
Analisis Tingkat Kebisingan di Area Mesin Produksi Bangsal Kayu Sebrang Kota Jambi dan Hubungan dengan Kelelahan pada Karyawan Maison Maison; Febri Juita Anggraini; Murfid Falih
Jurnal Engineering Vol. 2 No. 1 (2020): Volume 2, Nomor 1, Januari 2020
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (90.485 KB) | DOI: 10.22437/jurnalengineering.v2i1.8728

Abstract

Pada Area Bangsal kayu Seberang Kota Jambi terdapat suara bising yang dihasilkan oleh mesin sowmel, bubut, serut, router dan aktivitas jalan raya. Rata-rata kebisingan pada area bangsal kayu Seberang Kota Jambi adalah sebesar 75,20 dBA. Berdasarkan Keputusan Menteri Negara Lingkungan Hidup No. 48/MENLH/11/1996 Tentang Baku Mutu Tingkat Kebisingan, kebisingan yang dihasilkan sudah melewati ambang batas yaitu sebesar 70 dBA, yang diperuntukan untuk Barang dan Jasa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh tingkat kebisingan terhadap kelelahan pada karyawan. Metode yang digunakan adalah uji Spearman’Rho dengan menggunakan program SPSS (Statistical Package For The Social Science). Sampel dalam penelitian ini sebanyak 44 responden yang bekerja di Area Bangsal Kayu Seberang Kota Jambi. Hasil penelitian didapatkan berdasarkan Nilai hasil analisis uji kolerasi Spearman’Rho untuk kelelahan yaitu sebesar 0,628. Hal ini menyatakan terdapat mempunyai kolerasi kebisingan yang kuat terhadap kelelahan pada karyawan.
Analisis Stabilitas Transien dengan Perbaikan Menggunakan Power System Stabilizer pada PT. Pertamina (Persero) Refinery Unit III Plaju, Sumatera Selatan Fadhli R Azman; Maison Maison; Dasrinal Tessal
Jurnal Engineering Vol. 2 No. 2 (2020): Volume 2, Nomor 2, Agustus 2020
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2784.626 KB) | DOI: 10.22437/jurnalengineering.v2i2.8886

Abstract

Kilang polypropylene Refinery Unit III merupakan kilang bijih plastik terbesar kedua milik Pertamina setelah kilang polypropylene Refinery Unit IV Balongan dan merupakan kilang bijih plastik yang pertama kali dibangun oleh Pertamina. Kilang ini membutuhkan kontinuitas penyediaan tenaga listrik yang baik. Namun, sistem kelistrikan pada umumnya tidak terlepas dari gangguan, baik gangguan besar maupun kecil, dimana gangguan ini dapat bersifat sementara atau tetap. Sehingga perlu dilakukan analisis stabilitas transien untuk mengetahui kehandalan sistem untuk melihat reaksi terhadap gangguan yang terjadi. Dalam penelitian ini, analisis yang dilakukan meliputi kestabilan transien akibat gangguan 3 fasa dan gangguan 1 fasa menggunakan metode kualitatif dengan perangkat lunak simulasi ETAP 12.6 dengan didapatkan nilai rata – rata frekuensi = 50,45 Hz , Tegangan = 12, 67 kV , . Sedangkan dengan upaya perbaikan menggunakan Power System Stabilizer (PSS) nilai rata – rata frekuensi= 50,44 Hz, Tegangan = 12,05 kV , . Hasil penelitian menunjukan bahwa sebelum pemasangan PSS, waktu peralihan sistem setelah terjadi gangguan yaitu tegangan 22,1 detik dan sudut tegangan 33,4 detik, dan setelah pemasangan PSS, waktu peralihan lebih baik yaitu tegangan 17,4 detik dan sudut tegangan 28,9 detik.
Optimalisasi Desain Instalasi Pengolahan Air Limbah Tempat Pemrosesan Akhir Talang Gulo Lama Febri Revelino Sitorus; Freddy Ilfan; Winny Laura Christina Hutagalung
Jurnal Engineering Vol. 2 No. 1 (2020): Volume 2, Nomor 1, Januari 2020
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1076.539 KB) | DOI: 10.22437/jurnalengineering.v2i1.9161

Abstract

Lindi yang merupakan air limbah dari timbulan sampah dan mengandung mikroorganisme, bahan organik, dan anorganik yang berpotensi mencemari air dan tanah sekitar TPA. Kualitas lindi dapat dipengaruhi oleh faktor komposisi timbulan sampah serta lamanya timbulan sampah. Penelitian ini bertujuan menghitung debit lindi yang dihasilkan di TPA Talang Gulo Lama, mengkaji kualitas lindi TPA Talang Gulo Lama yang meliputi parameter BOD, COD, dan TSS, serta merancang unit pengolahan untuk mengoptimalisasi IPAL TPA Talang Gulo Lama. Dengan menggunakan Metode Neraca Air (Water Balance Method) oleh Thorntwaite, perkolasi tertinggi yaitu 86,8 mm/bulan atau 0,086 m/bulan, sehingga debit air lindi di TPA Talang Gulo Lama adalah 249,4 m3/hari atau 0,0029 m3/s. Dari hasil analisis sampel lindi TPA Talang Gulo Lama, diketahui bahwa kualitas parameter COD, BOD, dan TSS adalah masing-masing 2.406 mg/L, 1.046 mg/L, dan 440 mg/L. Dengan menggunakan proses pengolahan Anaerobic Baffled Reactor persentase penyisihan tiap parameter dapat mencapai 80% dan pengolahan menggunakan Aerated Lagoon persentase penyisihan hingga 90%. Sehingga efluen IPAL menjadi 48,12 mg/L (COD); 30,93 mg/L (BOD); 8,8 mg/L (TSS) dan telah memenuhi kriteria baku mutu menurut Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI Nomor 59 Tahun 2016.
Analisis Pengaruh Kedalaman Elektrode Pentanahan dengan Menggunakan Metode Wenner dan Driven Rod Jusi Arnando; Haerul Pathoni; Dasrinal Tessal
Jurnal Engineering Vol. 2 No. 2 (2020): Volume 2, Nomor 2, Agustus 2020
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2904.672 KB) | DOI: 10.22437/jurnalengineering.v2i2.9724

Abstract

Pentanahan merupakan salah satu faktor penting dalam menjaga sistem tenaga listrik untuk memperoleh keamanan, keselamatan peralatan, keselamatan lingkungan, maupun orang yang ada di sekitarnya. Untuk mencapai tujuan tersebut diharapkan sistem pentanahan harus mengikuti standar serta persyaratan yang berlaku. Akan tetapi, dalam hal ini sering terjadi penyimpangan hal-hal yang berkaitan erat dengan standar tersebut seperti kedalaman pemasangan pasak/elektrode pentanahan sehingga mengakibatkan nilai tahanan pentanahan tidak mencapai ≤ 5 Ω sesuai dengan yang dipersyaratkan dalam PUIL 2000. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisa pengaruh kedalaman elektrode yang divariasikan kedalamannya serta membandingkan antara metode Wenner dan Driven rod manakah yang menghasilkan tahanan pentanahan yang kecil dengan menggunakan metode penelitian kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaruh kedalaman elektrode cukup efektif dalam menurunkan tahanan pentanahan dengan nilai tahanan pentanahan untuk metode Driven rod dengan kedalaman 1 meter adalah 94,9 Ω, 1,25 meter adalah 77,1 Ω, dan 1,5 meter adalah 56 Ω. Sedangkan metode Wenner didapatkan kedalaman 1 meter adalah 72,14 Ω, 1,25 meter adalah 53,37 Ω, dan 1,5 meter adalah 31,48 Ω. Berdasarkan data tersebut maka diperoleh bahwa metode Wenner lebih efektif menurunkan nilai tahanan pentanahan dengan nilai tahanan pentanahan lebih kecil dibandingkan metode Driven rod.
Efek Spasial Jaringan Jalan di Kota Jambi: Roads Spatial Effect in Jambi City Harmes Harmes; Mohammad Zuhdi; Muhammad Naswir
Jurnal Engineering Vol. 2 No. 2 (2020): Volume 2, Nomor 2, Agustus 2020
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (591.031 KB) | DOI: 10.22437/jurnalengineering.v2i2.10208

Abstract

Substansi pembangunan berbasis spasial di Indonesia diregulasikan melalui kebijakan penataan ruang, tujuannya adalah menata aspek struktur dan pola ruang wilayah. Struktur ruang fokus pada jaringan infrastruktur sedangkan pola ruang mengatur penggunaan lahan. Kebijakan ini diimplemetasikan secara massif sejak tahun 2007, namun efek spasial setiap aspeknya belum banyak diteliti. Hal ini menyebabkan Rencana Tata Ruang Wilayah propinsi dan kabupaten/kota diimplementasikan cenderung tidak dilengkapi dengan kedalaman analisis yang kuat untuk mendukung pengaturan struktur dan pola ruang wilayah. Kajian ini bertujuan menelaah aspek struktur ruang yakni jaringan jalan sebagai indikator aksessibilitas wilayah sebagai bentuk output pembangunan yang berdampak luas pada kemajuan wilayah. Fokus penelitian adalah efek spasial jaringan jalan yang diukur dari panjang jalan dan keterkaitannya dengan variabel dirinya secara kontinyu dan berketetanggaan dengan wilayah sekitarnya. Unit amatan meliputi seluruh kecamatan di Kota Jambi. Statistik yang digunakan adalah indeks moran, selanjutnya untuk penyelidikan lokalitas autokorelasi spasial diidentifikasi melalui statistik spasial local idenfitification of spatial autocorrelation (LISA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa jaringan jalan tidak memiliki autokorelasi spasial yang kuat atau termasuk kategori random dengan nilai indeks moran sebesar 0.149. Identifikasi lebih lanjut dengan LISA menunjukkan adanya autokorelasi spasial pada tingkat signifikan 0.05. Efek spasial lokal jaringan jalan terjadi pada kecamatan Kota Baru dan Jambi Selatan. Pola spasial yang acak pada aspek jaringan wilayah ini menunjukkan adanya heterogenitas antara satu kecamatan dengan lainnya, sehingga kebijakan pembangunan jalan tidak boleh disamakan secara menyeluruh, namun harus memperhatikan diferensiasi yang terjadi.
Analisis Timbulan Dan Komposisi Sampah Untuk Potensi Reduksi Sampah Di Kelurahan Selamat Widyawati Widyawati; Winny Laura C. Hutagalung
Jurnal Engineering Vol. 2 No. 2 (2020): Volume 2, Nomor 2, Agustus 2020
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (501.913 KB) | DOI: 10.22437/jurnalengineering.v2i2.11507

Abstract

Timbulan sampah akan meningkat seiring dengan pertambahan jumlah penduduk, sedangkan komposisi sampah mengalami perubahan setiap tahun akibat adanya perubahan pada pola hidup dan tingkat ekonomi masyarakat. Berbagai komponen sampah menyimpan potensi untuk dapat dimanfaatkan kembali atau diolah untuk menghasilkan produk baru non energi melalui proses recovery dan recycling. Hasil penelitian menunjukkan,, timbulan sampah yang dihasilkan di Kelurahan Selamat dalam satuan berat adalah 108,71 kg/hari atau dalam satuan volume 1,1186 m3/hari. Komposisi sampah yang dihasilkan di Kelurahan Selamat terdiri dari, 65,57% sampah organik dan sampah anorganik 34,43 % yang terdiri dari 12,55% sampah kertas, 0,13% sampah karet, 1,78% sampah tekstil, 17,08% sampah plastik, 0,56% sampah kaca, 0,48% sampah logam dan 1,85% lain-lain. Potensi reduksi sampah di Kelurahan Selamat sebesar 56,16 kg/hari atau 51,66% dari total sampah. Potensi reduksi sampah berdasarkan komposisi jenis sampah dengan pengomposan 37,33% dan daur ulang 14,33%. Kesediaan masyarakat untuk mengolah sampah sendiri masih sangat rendah, ini disebabkan peran masyarakat untuk pengolahan sampah tidak sesuai. Pengelolaan yang dilakukan masyarakat hanya sebatas mengumpulkan sampah organik dan anorganik. Umumnya sampah dikumpulkan dan diangkut oleh petugas bahkan ada yang membakar secara langsung ditepi jalan atau perkarangan rumah disekitaran tempat tinggal.
Perbandingan Karakteristik Asap Cair Pada Berbagai Grade Dari Pirolisis Batubara Rendi Yuli Saputra; M. Naswir; Hadistya Suryadri
Jurnal Engineering Vol. 2 No. 2 (2020): Volume 2, Nomor 2, Agustus 2020
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (747.06 KB) | DOI: 10.22437/jurnalengineering.v2i2.11531

Abstract

Asap cair yang dibuat dari proses pirolisis batubara jenis sub-bituminous dilakukan pada temperatur 280-300oC dengan waktu pirolisis selama 4,5 jam. Selanjutnya dilakukan 2 jenis pemurnian yaitu metode distilasi dan adsorpsi untuk menentukan metode yang paling efektif dalam mendapatkan asap cair grade 1, grade 2 dan grade 3. Diketahui bahwa distilasi merupakan metode yang paling efektif dimana pada proses ini didapatkan persen yield pada grade 3 sebesar 92,5%, grade 2 sebesar 92% dan grade 1 sebesar 97,22%. Hal ini dibuktikan pula dengan analisis menggunakan GC-MS didapatkan bahwa asap cair batubara memiliki kadar asam asetat dan kadar fenol yang tinggi dan kandungan senyawa-senyawa ini berperan penting pada proses pengawetan dan antimikroba.