cover
Contact Name
Bellytra Talarima
Contact Email
ukimfakes2021@gmail.com
Phone
+6281247200128
Journal Mail Official
ukimfakes2021@gmail.com
Editorial Address
Gedung Fakultas Kesehatan Lantai 2 Jln Ot Pattimaipauw RT.003/RW.003 Talake, Kel Wainitu, Nusaniwe, Kota Ambon, Maluku
Location
Kota ambon,
Maluku
INDONESIA
Moluccas Health Journal
ISSN : -     EISSN : 26861828     DOI : https://doi.org/10.54639/mhj.v2i2
Core Subject : Health,
Moluccas Health Journal is a journal developed to disseminate and discuss the scientific literature and other research on the development of health especially nursing and public health. This journal contains a script on Health Sciences that includes: 1. Nursing 2. Midwifery 3. Public health 4. Environmental Health 5. Mental health 6. Community nursing 7. Critical care nursing 8. Medical nursing 9. Pediatric nursing 10. Medical-surgical nursing 11. Maternity nursing
Articles 13 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 3 (2019): Desember" : 13 Documents clear
Pemijatan pada Bayi Efektif Meningkatkan Berat Badan Sinthia Rosanti Maelissa; Syulce Luselya Tubalawony
MOLUCCAS HEALTH JOURNAL Vol 1, No 3 (2019): Desember
Publisher : Lembaga Penerbitan Fakultas Kesehatan Universitas Kristen Indonesia Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54639/mhj.v1i3.277

Abstract

ABSTRAKThe purpose of this research is to see the baby's weight development especially for 4 to 6 month when they are receiving message therapy in the working area of Saparua public health center,Saparua sub-district. To get a sample that represents the population is done by the purposive sampling method with 20 respondents. The primary data collection is done by observing the weight through weighing and filling out the questionnaire that is filled by baby's mother. Mean while secondary data is obtained from Saparua public health center. The data were analized by dividing groups into 2, 10 people are the treatment people and 10 people are the control people,than compared and tested Independent statistic T-test. The result of the research show that routine message therapy for baby with mesaage movements on the feed,stomach, chest,hands,back and streching movements can improve baby's weight. The message therapy can stimulates intestinal peristaltic development and improve the gastric emptying and the production of digestive enzymes so the maximum food absorption and also blood circulation and increase cell metabolism so the baby's weight will be increase.Key words: the effect of the baby therapy. the Weight increase..
Faktor- Faktor yang Berhubungan dengan Penerimaan Makanan oleh Pasien di RSUD Dr. H. Ishak Umarella Provinsi Maluku Zasendy Sendy Rehena
MOLUCCAS HEALTH JOURNAL Vol 1, No 3 (2019): Desember
Publisher : Lembaga Penerbitan Fakultas Kesehatan Universitas Kristen Indonesia Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54639/mhj.v1i3.255

Abstract

Acceptance of food is less, can be caused by various factors both internal that the patient's health condition, or external that is the taste of food, food appearance and food service. The purpose of this research is to know factors - factors related to Acceptance of Food by Patients in RSUD dr .H. Isaac Umarella. The research method used is analytical method with Cross Sectional approach. Sampling using Total Sampling with sample size is 52 samples. Data collection using questionnaires and observation sheets. Data analysis included univariate and bivariate analyzes using computerized. The result of bivariate analysis showed that there was correlation between food taste and food acceptance by patient (P = 0,007), there was relationship between food appearance with food acceptance by patient (P = 0,004), there was no relation between food service and food acceptance by patient = 0.323). The conclusion in this research there is relationship between food taste and food appearance with food acceptance by patient and there is no relation of food service with acceptance of food by patient in RSUD dr. H. Ishak Umarella Year 2017. Patients are expected to consume food provided by the hospital until the nutritional value is fulfilled and accelerate healing. 
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN TB PARU DEWASA PADA PENDERITA RAWAT JALAN RSUD TULEHU Syulce Luselya Tubalawony; Sinthia Rosanti Maelissa
MOLUCCAS HEALTH JOURNAL Vol 1, No 3 (2019): Desember
Publisher : Lembaga Penerbitan Fakultas Kesehatan Universitas Kristen Indonesia Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54639/mhj.v1i3.262

Abstract

ABSTRAK Tuberkulosis (TB) merupakan penyakit yang disebabkan oleh Bakteri Tahan Asam (BTA) Mycobacterium tuberculosa. TB adalah salah satu masalah kesehatan global utama dengan tingkat kejadian 9 juta kasus per tahun di seluruh dunia. Tuberkulosis paru juga merupakan penyakit menular yang menjadi masalah kesehatan di RSUD Tulehu. Hal ini dibuktikan dengan adanya peningkatan kasus setiap tahun, Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian TB paru dewasa pada penderita rawat jalan di RSUD Tulehu. Jenis penelitian ini adalah jenis analitik obsevasional dengan menggunakan desain cross sectional. Populasi penelitian adalah 72 pasien dewasa rawat jalan RSUD Tulehu. Dan sampelnya di ambil dengan menggunakan metode total sampling yang terdiri dari 36 penderita TB paru dewasa dan 36 bukan penderita TB paru dewasa sebagai pembanding. Pengumpulan data meliputi data primer melalui wawancara menggunakan kuesioner, dan pengukuran. Hasil penelitian ada hubungan signifikan antara pengetahuan dan status gizi dengan kejadian TB paru dewasa. Serta tidak ada hubungan antara pekerjaan dan merokok dengan kejadian TB paru dewasa. Disarankan agar Dinas Kesehatan Provinsi Maluku dan RSUD Tulehu khususnya perlu meningkatkan penyuluhan tentang TB paru dan penyuluhan tentang asupan gizi yang baik, agar pengetahuan masyarakat tentang TB paru pada meningkat dan status gizi masyarakat juga baik. Kata kunci: Tuberkulosis Paru, Pengetahuan, Pekerjaan, Merokok, Status Gizi ABSTRACT Tuberculosis (TB) is a disease caused by Mycobacterium tuberculosa (BTA) Acid Resistant. TB is one of the major global health problems with an incidence rate of 9 million cases per year worldwide. Pulmonary tuberculosis is also an infectious disease which is a health problem in Tulehu District Hospital. This is evidenced by the increase in cases each year. The aim of the study was to determine the factors associated with the incidence of adult pulmonary TB in outpatients in Tulehu District Hospital. This type of research is obsevasional analytic type using cross sectional design. The study population was 72 adult outpatients at Tulehu District Hospital. And the sample was taken using a total sampling method consisting of 36 adult pulmonary TB patients and 36 non-adult pulmonary TB patients as a comparison. Data collection includes primary data through interviews using questionnaires, and measurements. The results of the study have a significant relationship between knowledge and nutritional status with the incidence of adult pulmonary TB. And there is no relationship between work and smoking with the incidence of adult pulmonary TB. It is recommended that the Maluku Provincial Health Office and Tulehu District Hospital in particular need to increase education on pulmonary TB and counseling on good nutrition, so that community knowledge about pulmonary TB increases and the nutritional status of the community is also good. Keywords: Lung Tuberculosis, Knowledge, Work, Smoking, Nutritional Status 
Gambaran Perilaku Pencegahan 3M Plus terhadap Kejadian DBD di Wilayah Kerja Puskesmas Kayu Putih Andriana Rithe Nendissa
MOLUCCAS HEALTH JOURNAL Vol 1, No 3 (2019): Desember
Publisher : Lembaga Penerbitan Fakultas Kesehatan Universitas Kristen Indonesia Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54639/mhj.v1i3.268

Abstract

Pemberantasan Sarang Nyamuk Demam Berdarah (PSN-DBD) melalui gerakan 3M dari Depkes RI telah diintensifkan sejak tahun 1992 dan pada tahun 2002 dikembangkan menjadi 3M (menguras, menutup, memanfaatkan kembali / mendaur ulang) plus. Penelitian yang dilakukan pada masyarakat di wilayah kerja Puskesmas Kayu Putih bulan Agustus 2019. Bagaimana gambaran perilaku pencegahan DBD di wilayah kerja Puskesmas Kayu Putih Tahun 2019? Sampel penelitian ini berjumlah 39 sampel. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan rekam medis. Penelitian ini menggunakan desain penelitian deskriptif. Data yang diperoleh kemudian diolah dengan uji statistik. Hasil penelitian menunjukan bahwa gambaran tingkat pengetahuan kurang sebanyak 5 responden (29,4%) mengalami kejadian DBD dan 12 responden  (70,6%) tidak mengalami kejadian DBD, sedangkan Tingkat pengetahuan baik sebanyak 9 responden (40,9%) mengalami kejadian DBD dan 13 responden (59,1%) tidak mengalami kejadian DBD.gambaran sikap negatif sebanyak 3 responden (50,0%) mengalami kejadian DBD dan 3 responden (50,0%) tidak mengalami kejadian DBD, sedangkan sikap positif sebanyak 11 responden (33,3%) mengalami kejadian DBD dan 22 responden (66,7%) tidak mengalami kejadian DBD. Gambaran tindakan ya melakukan tindakan pencegahan sebanyak 8 responden (40,0%) mengalami kejadian DBD dan 12 responden (60,0%) tidak mengalami kejadian DBD, sedangkan tidak melakukan kegiatan pencegahan sebanyak 6 responden (31,6%) mengalami kejadian DBD dan 13 responden (68,4%) tidak mengalami kejadian DBD. Kesimpulannya, sebagian besar responden mempunyai tingkat pengetahuan baik dan sikap positif, tetapi tidak melakukan kegiatan pencegahan DBD. Diharapkan bagi masyarakat agar bisa mengenali gejalah dan tanda-tanda DBD serta dapat melakukan tindakan pencegahan
Analisis Keterlambatan Pengembalian Berkas Rekam Medis di Rumah Sakit Lea Mediatrix Janwarin; Nurma Makmun
MOLUCCAS HEALTH JOURNAL Vol 1, No 3 (2019): Desember
Publisher : Lembaga Penerbitan Fakultas Kesehatan Universitas Kristen Indonesia Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54639/mhj.v1i3.254

Abstract

Rekam medis  merupakan  bukti  tertulis  tentang  proses  pelayanan  yang  diberikan oleh dokter dan tenaga  kesehatan  lainnya  kepada pasien. Ketepatan waktu pengembalian berkas rekam medis ke instalasi rekam medis yaitu 2x24 jam setelah pasien dinyatakan pulang oleh dokter penanggung jawab pasien. Berdasarkan survei awal di Instalasi Rekam Medis RSUD dr. H. Ishak Umarella, masih sering terjadi keterlambatan pengembalian berkas rekam medis. Dimana berkas rekam medis yang kembali dari ruang perawatan ke instalasi rekam medis melebihi batas ketentuan pengembalian berkas rekam medis yang tercantum di dalam SOP pengembalian berkas rekam medis yaitu kurang dari 2x24 jam setelah pasien pulang. Berkas rekam medis pasien yang masih berada di ruang perawatan pasien akan menyulitkan dokter di poliklinik dalam memberikan terapi kepada pasien karena tidak dapat melihat riwayat lengkap pasien pada saat dirawat. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis keterlambatan pengembalian berkas rekam medis dari instalasi rawat inap ke ruang penyimpanan berkas rekam medis di RSUD dr. H. Ishak Umarella, yaitu berdasarkan kelengkapan pengisian berkas rekam medis, monitoring dan evaluasi, dan kepatuhan dokter dalam mengisi berkas rekam medis pasien. Jenis penelitian ini adalah kualitatif deskriptif di Ruang Instalasi Rekam Medis RSUD dr. H. Ishak Umarella Provinsi Maluku pada Tahun 2018. Hasil penelitian menunjukan bahwa dari aspek kelengkapan pengisian berkas rekam medis, lebih banyak dokter yang tidak melengkapi berkas rekam medis pasien, diantaranya diagnosa utama, nama dan tanda tangan dokter.  Dari aspek monitoring dan evaluasi berkas rekam medis, petugas rekam medis tidak melakukan monitoring dan evaluasi terhadap berkas rekam medis pasien rawat inap dikarenakan adanya kekurangan tenaga pada instalasi rekam medis.  Sedangkan, dari aspek kepatuhan dokter lebih banyak dokter yang tidak patuh dalam mengisi dan melengkapi berkas rekam medis pasien. Kata kunci : Rekam Medis
EFEKTIVITAS PENERAPAN KAWASAN BEBAS ASAP ROKOK DAN ATURAN ETIKA DAN PERILAKU MAHASISWA DI FAKULTAS KESEHATAN UNIVERSITAS KRISTEN INDONESIA MALUKU donny japly pugesehan; Rido D Latuheru
MOLUCCAS HEALTH JOURNAL Vol 1, No 3 (2019): Desember
Publisher : Lembaga Penerbitan Fakultas Kesehatan Universitas Kristen Indonesia Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54639/mhj.v1i3.256

Abstract

Fakultas Kesehatan Universitas Kristen Indonesia Maluku melakukan langkah maju dengan mendeklarasikan Kawasan Bebas Asap Rokok di Fakultas Kesehatan dan Penerapan Aturan Etika dan Perilaku Mahasiswa Kesehatan. Pembentukan moral tiap mahasiswa menjadi tolak utama untuk dihadirkan di Fakultas Kesehatan UKIM, dengan berjalannya waktu sampai sekarang berdasakan hasil observasi lapangan terdapat beberapa mahasiswa yang kedapatan melanggar aturan etika dan perilaku mahasiswa, rumusan masalah dalam penelitian ini adalah sejauh mana efektivitas penerapan Kawasan Bebas Asap Rokok dan Aturan Etika dan Perilaku Mahasiswa di Fakultas Kesehatan UKIM,dan  yang menjadi Tujuan Penelitian adalah Mengetahui Sejauh mana efektivitas penerapan Kawasan Bebas Asap Rokok dan Aturan Etika dan Perilaku Mahasiswa di Fakultas Kesehatan UKIM, Bagaimana Respon dan perubahan perilaku Mahasiswa dalam mematuhi Kawasan Bebas Asap Rokok dan aturan Etika dan Perilaku? Metode Penelitian yang digunakan adalah Deskriptif kualitatif.Kata Kunci : Efektivitas, Etika dan Perilaku, kawasan bebas asap rokok
PERAN PERAWAT SEBAGAI PENGHUBUNG INFORMASI OBAT DENGAN KEPUASAN PASIEN DI RSUD dr M HAULUSSY AMBON Nenny Parinussa; Benhard Latuminasse
MOLUCCAS HEALTH JOURNAL Vol 1, No 3 (2019): Desember
Publisher : Lembaga Penerbitan Fakultas Kesehatan Universitas Kristen Indonesia Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54639/mhj.v1i3.264

Abstract

 ABSTRAK Peran utama perawat sebagai advocate adalah sebagai penghubung atau mediator antara pasien dengan tim kesehatan lain dalam upaya pemenuhan kebutuhan pasien dalam mengetahui informasi obat,sehingga kepuasan pasien dapat terpenuhi.Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui hubungan peran perawat sebagai penghubung informasi obat dengan kepuasan pasien di RSUD dr M Haulussy Ambon. Jenis penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan ”cross sectional”. Populasi dalam  penelitian ini adalah  seluruh pasien di Rumah Sakit Umum Daerah dr Haulussy Ambon. Jumlah sampel ditentukan sebanyak 50 orang dengan tehnik pengambilan sampel Consecutive sampling. Pengumpulan datadilakukan dengan menggunakan kuesioner.Analisis data menggunakan uji-chisquar.Hasil analisadata menggunakan uji chi square diperoleh nilai signifikan sebesar 0.000. Karena nilai signifikansi 0,05sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara peran perawat sebagai penghubung informasi obat dengan kepuasan pasien.Dari 35 responden yang menilai peran perawat sebagai penghubung informasi obat dalam kategori kurang mendukung, terdapat 29 responden (82,85%) menyatakan kurang puas dan 6 responden (17,15%) menyatakan puas. Dari 15 responden yang menilai peran perawat sebagai penghubung informasi obatdalam kategori mendukung,makasebanyak 9responden (60,00%) merasa puas dan sebanyak 6 responden (40.00%) menyatakan kurang puas. Kesimpulan adalah penelitian ini diharapkan bermanfaat bagi perawat di RSUD dr M Haulussy Ambon agar dapat meningkatkan perannya sebagai mediator atau penghubung sehingga dapat memberikan informasi obat kepada pasien, sehingga kepuasan pasien dapat terpenuhi. .Kata kunci: peran perawat, penghubung informasi obat, kepuasan pasien ABSTRACTThe main role of nurse as advocates is as a liaison or mediator between patients and other health teams in an effort to meet the needs of patient in knowing drug information, so that patient satisfaction can fulfilled. The general purpose of this study is to determine the relationship of the role of nurses as a liaison for drug information with patient’s satisfaction in RSUD Dr. M Haulussy Ambon.This type of research is descriptive with a “cross sectional” approach. The population in this study are all of patient’s in the internal in patient room of RSUD of Haulussy Ambon.The number of samples is determined by 50 people with the consecutive sampling technique. Data collection is done using a questionnaire. Data analysis using the chi-square test.The results of data analysis using the chi-square test obtain a significant value  of 0,000. Because the significance value Is 0,05 so it can be concluded that there is a significant relationship between the role of nurses as a link to drug information and patent’s satisfaction. And 35 respondenst who assesses the nurse’s role as a drug information link in the less support category, there are 29 respondents (82,85%) who said theydo not feel satisfied and 6 respondents (17,15%) expresses satisfaction.The 15 respondents who assesses the role of nurses as liaison for drug information in the support category,the nasmany as 9 respondents (60%) satisfiedand there are 6 respondents (40%) stated that they do not feel satisfied. The conclusion is that this research is expected to be useful for nurses in RSUD drM HaulussyAmbon in order to increase their role as a mediator or liaison so they can provide drug information to patient, so that patient satisfaction canbefuldilled. Keywords : the role of nurses, the liaison for drug information, patient’s satisfaction
Perilaku Hygiene Pedagang Makanan Kaki Lima di Area Pertokoan Batu Merah Kelurahan Rijali Kota Ambon gracia victoria souisa; gracesilya titahena; Wilma fransisca Mamuly; Helda de Jong
MOLUCCAS HEALTH JOURNAL Vol 1, No 3 (2019): Desember
Publisher : Lembaga Penerbitan Fakultas Kesehatan Universitas Kristen Indonesia Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54639/mhj.v1i3.260

Abstract

Hygiene penjamah makanan merupakan hal yang penting dalam menentukan kualitas makanan, dimana pedagang makanan kaki lima sebagai salah satu pelaku hygiene harus memperhatikan aspek hygiene penjamah makanan agar tidak menyebabkan timbulnya masalah kesehatan akibat kualitas makanan yang kurang baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran perilaku hygiene pedagang makanan kaki lima di Area Pertokoan Batu Merah Kelurahan Rijali Kota Ambon, Tahun 2019. Penelitian ini bersifat deskriptif dengan menggunakan teknik total sampling yang berjumlah 40 responden. Penelitian dilakukan dari 19 Agustus-19 September 2019. Hasil penelitian menunjukkan bahwa responden memiliki praktik hygiene kategori tidak dengan tingkat pengetahuan baik yaitu, 21 responden (56.8%) dan responden yang memiliki praktik hygiene kategori ya dengan tingkat pengetahuan kurang yaitu, 0 (0%). Sedangkan responden yang memiliki praktik hygiene kategori tidak dengan sikap positif yaitu, 21 responden (58.3%) dan responden yang memiliki praktik hygiene kategori ya dengan sikap negatif yaitu, 1 responden (25%), dan untuk responden yang memiliki praktik hygiene kategori tidak dengan tingkat ekonomi rendah yaitu, 22 responden (62.9%), sedangkan praktik hygiene kategori tidak dengan tingkat ekonomi tinggi yaitu, 2 responden (40%). Meskipun pengetahuan serta sikap responden terkait hygiene secara umum sudah baik, akan tetapi praktik hygiene yang dilakukan oleh responden masih buruk. Oleh karena itu pengetahuan serta kesadaran pedagang makanan perlu ditingkatkan dengan cara memberikan penyuluhan atau pengawasan yang memenuhi persyaratan hygiene penjamah makanan oleh para petugas kesehatan.
UPAYA MELANCARKAN BAB PADA ANAK DENGAN MELAKUKAN FOOT MASSAGE, PENGATURAN DIET DAN TOILET TRANING Selpina Embuai
MOLUCCAS HEALTH JOURNAL Vol 1, No 3 (2019): Desember
Publisher : Lembaga Penerbitan Fakultas Kesehatan Universitas Kristen Indonesia Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54639/mhj.v1i3.258

Abstract

ABSTRACTConstipation is a medical condition characterized by difficulty defecating as a result of hardened feces. Constipation is often characterized by anxiety symptoms when defecated by pain during bowel movements. Constipation can cause stress for sufferers due to discomfort. In the Jakarta area, the prevalence of constipation in school-age children is 4.4%. Whereas in Denpasar by 15%. Foot massage therapy, diet control and toilet training can make it easier for sufferers who experience constipation. The research method used is in the form of case studies. The use of samples with purposive sampling with 5 children experiencing constipation. The research was conducted in September to October 2019. The research location was in the working area of the RIjali puskesmas in Ambon city. Results: constipation can be resolved according to the results of evaluation of interventions carried out in children with constipation by doing foot massage, dietary arrangements and toilet training. Conclusion: foot massage, diet control and toilet training are effective in overcoming constipation in children.Keywords: Constipation, Foot Massage, Diet Control and Toilet TrainingABSTRAK Konstipasi adalah suatu kondisi medis yang ditandai dengan kesulitan buang air besar sebagai akibat dari feses yang mengeras. Konstipasi sering ditandai dengan gejala cemas ketika defekasi oleh rasa nyeri pada saat buang air besar. Konstipasi dapat menimbulkan stres bagi penderita akibat ketidaknyamanan. Di daerah Jakarta, prevalensi konstipasi pada anak usia sekolah sebesar 4,4%. Sedangkan di Denpasar sebesar 15%.  Terapi Foot massage, Pengaturan diet dan toilet training ini dapat mempermudah penderita yang mengalami konstipasi. Metode Penelitian yang digunakan berbentuk studi kasus. Penggunaan sampel dengan purposive sampling dengan 5 anak yang mengalami konstipasi. Penelitian ini dilakukan pada September sampai oktober 2019. Lokasi penelitian di wilayah kerja puskesmas RIjali kota Ambon. Hasil : konstipasi dapat teratasi sesuai dengan hasil evaluasi intervensi yang dilakukan pada anak dengan konstipasi dengan melakukan foot massage, pengaturan diet dan toilet training. Kesimpulan : foot massage, pengaturan diet dan toilet training efektif mengatasi konstipasi pada anak. Kata Kunci : Konstipasi, Foot Massage, Pengaturan Diet Dan Toilet Training
Hubungan Beban Keluarga Dengan Kemampuan Keluarga Dalam Merawat Pasien Zkisofrenia Perilaku Kekerasan Di Rumah Sakit Khusus Daerah Provinsi Maluku Lucky Molle; Andre Horhoruw
MOLUCCAS HEALTH JOURNAL Vol 1, No 3 (2019): Desember
Publisher : Lembaga Penerbitan Fakultas Kesehatan Universitas Kristen Indonesia Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54639/mhj.v1i3.266

Abstract

Pasien skizofrenia terutama yang mengalami perilaku kekerasan membutuhkan dukungan keluarga yang mampu memberikan perawatan secara optimal. Tetapi keluarga sebagai sistem pendukung utama sering mengalami beban yang tidak ringan dalam memberikan perawatan selama pasien dirawat di rumah sakit maupun setelah kembali ke rumah. Dampak dari beban yang dirasakan oleh keluarga akan mempengaruhi kemampuan keluarga dalam merawat pasien perilaku kekerasan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan beban keluarga dengan kemampuan keluarga dalam merawat pasien skizofrenia perilaku kekerasan di Rumah Sakit Khusus Daerah Provinsi Maluku 2019. Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah survey deskriptif analitik dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah anggota keluarga pasien perilaku kekerasan yang dirawat di Rumah Sakit Khusus Daerah Provinsi Maluku sejumlah 30 responden dengan teknik penetapan sampel yang digunakan pada adalah total sampling. Hasil penelitian diuji menggunakan uji chi-square dan diperoleh distribusi data tidak memenuhi syarat maka digunakan uji fisher exact test dan diperoleh nilai p-value 0,000 (p0,05). Kesimpulannya ada hubungan antara beban keluarga dengan kemampuan keluarga dalam merawat pasien zkisofrenia perilaku kekerasan di Rumah Sakit Khusus Daerah Provinsi Maluku 2019.

Page 1 of 2 | Total Record : 13