cover
Contact Name
Prasetyo Adi Nugroho
Contact Email
prasetyo.adi@staf.unair.ac.id
Phone
+6231-5030826
Journal Mail Official
jpua@journal.unair.ac.id
Editorial Address
Perpustakaan Universitas Airlangga Jl. Dharmawangsa Dalam, Surabaya - 60286 Telp.: (031) 5030826, 5055294 Fax.: 5020468
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
JPUA: Jurnal Perpustakaan Universitas Airlangga: Media Informasi dan Komunikasi Kepustakawanan
Published by Universitas Airlangga
Core Subject : Science,
JPUA: Universitas Airlangga Library Journal: Information and Communication Media Librarianship is published by the Airlangga University Library. Focus: publish scientific articles from librarians, researchers, educators with an article focus on information and library studies. Scope: contains topics related to libraries, information literacy, information technology, librarian profession, and information management.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 144 Documents
The Effect of Career Confidence on Career Intentions in the Field of IPII Among Students at UIN Sunan Gunung Djati Bandung dianmaharani_13 dewii; Hana Farah Qurrotu Aini; Imey Heryani Fauziah; Nasywa Cerelia Athallah; Wisnu Uriawan; Falih Ijlal Septian
JPUA: Jurnal Perpustakaan Universitas Airlangga: Media Informasi dan Komunikasi Kepustakawanan Vol. 16 No. 1 (2026): JANUARY - JUNE 2026
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/jpua.v16i1.2026.65-76

Abstract

Background of the study: Career planning is an important step for students preparing to enter the workforce, especially those enrolled in the Islamic Library and Information Science (IPII) Study Program. Although the curriculum provides students with competencies relevant to library and information science, not all students intend to build a career in accordance with their field of study. One factor that influences the formation of this intention is career self-efficacy. Purpose: The purpose of this study is to determine students’ levels of career self-efficacy and career aspirations, as well as to investigate the relationship between career self-efficacy and career intentions in the IPII profession. Method: The study employs a quantitative method with an associative research design. The sample comprised 80 IPII students from the 2023 and 2024 cohorts, chosen using stratified random sampling. Data were gathered using a Likert-scale questionnaire and analyzed using descriptive statistics and basic linear regression analysis. Findings: The findings indicate that students’ career self-efficacy falls within the high category, while their career intentions are categorized as moderately high. The regression results show that career self-efficacy has a positive and significant impact on students’ career intentions in the IPII domain. Conclusion: Career self-efficacy plays a vital role in shaping students’ career intentions. Higher levels of self-efficacy are associated with stronger intentions to pursue a career aligned with their field of study. Keywords: Self-efficacy, Career Intentions, Students Latar Belakang: Perencanaan karier merupakan komponen penting dalam persiapan mahasiswa untuk memasuki dunia kerja, termasuk bagi mereka yang terdaftar dalam Program Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam (IPII). Meskipun kurikulum membekali mahasiswa dengan kompetensi yang relevan dalam bidang perpustakaan dan informasi, tidak semua mahasiswa berencana untuk mengejar karier yang sejalan dengan bidang studi mereka. Salah satu faktor kunci yang mempengaruhi pembentukan niat tersebut adalah kepercayaan diri dalam karier. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kepercayaan diri karier dan niat karier di kalangan mahasiswa, serta menganalisis pengaruh kepercayaan diri karier terhadap niat karier di bidang IPII. Metode Penelitian ini melibatkan 80 mahasiswa IPII dari tahun akademik 2023-2024 dan menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain asosiatif. Dimulai dengan sampling acak berstrata, kuesioner skala Likert digunakan untuk mengumpulkan data, yang kemudian dievaluasi menggunakan regresi linier sederhana dan statistik deskriptif. Temuan: Hasil menunjukkan bahwa kepercayaan diri karier mahasiswa dikategorikan sebagai tinggi, sementara niat karier mereka masuk dalam kategori sedang-tinggi. Analisis regresi mengungkapkan bahwa kepercayaan diri karier memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap niat karier mahasiswa di bidang IPII. Kesimpulan: Kepercayaan diri karier memainkan peran krusial dalam membentuk niat karier mahasiswa. Tingkat kepercayaan diri yang lebih tinggi terkait dengan niat yang lebih kuat untuk mengejar karier yang relevan dengan bidang studi mereka. Kata kunci: Kepercayaan Diri, Niat berkarier, Mahasiswa
A Literature Review: The Role of Digital Libraries in Improving Literacy Among the Community Marwah Hariati Putri; Elva Rahmah
JPUA: Jurnal Perpustakaan Universitas Airlangga: Media Informasi dan Komunikasi Kepustakawanan Vol. 16 No. 1 (2026): JANUARY - JUNE 2026
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/jpua.v16i1.2026.13-25

Abstract

Background of the study: Literacy is an important foundation in building an intelligent and competitive society, but in the digital age, literacy challenges have become more complex because they not only include the ability to read and write but also the ability to understand and use information wisely. Purpose: To identify the strategic role of digital libraries in improving community literacy and to formulate policy implications based on ten relevant academic articles. Method: This study uses a literature review method by conducting critical reading and synthesis of findings from several articles obtained from Google Scholar and analyzed systematically using the PRISMA (Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses) approach to ensure that the process of identifying, selecting, and evaluating literature is carried out in a structured, transparent, and accountable manner. Findings: Digital libraries contribute to improving literacy through online access to information, digital skills training, and community-based services, despite facing obstacles such as infrastructure limitations and low technological literacy. Conclusion: Optimizing the role of digital libraries as learning centers requires adaptive technological and policy support so that literacy improvement can take place sustainably. Keywords: Digital literacy, Digital libraries, Information access, Service transformation. ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- Literature Review: Peran Perpustakaan Digital dalam Meningkatkan Literasi di Kalangan Masyarakat ABSTRAK Latar Belakang: Literasi menjadi dasar penting dalam membangun masyarakat yang cerdas dan berdaya saing, namun di era digital tantangan literasi semakin kompleks karena tidak hanya mencakup kemampuan membaca dan menulis, tetapi juga kemampuan memahami dan memanfaatkan informasi tersebut secara bijak.Tujuan: Untuk mengidentifikasi peran strategis perpustakaan digital dalam meningkatkan literasi masyarakat serta merumuskan implikasi kebijakan berdasarkan sepuluh artikel akademik yang relevan.Metode: Penelitian ini menggunakan metode kajian literatur dengan melakukan pembacaan kritis dan sintesis temuan terhadap beberapa artikel yang diperoleh dari Google Scholar, serta dianalisis secara sistematis menggunakan pendekatan PRISMA (Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses) untuk memastikan proses identifikasi, seleksi, dan evaluasi literatur dilakukan secara terstruktur, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan.Temuan: Perpustakaan digital berkontribusi dalam peningkatan literasi melalui akses informasi daring, pelatihan keterampilan digital, dan layanan berbasis komunitas, meskipun masih menghadapi hambatan seperti keterbatasan infrastruktur dan rendahnya literasi teknologi.Kesimpulan: Optimalisasi peran perpustakaan digital sebagai pusat pembelajaran memerlukan dukungan teknologi dan kebijakan yang adaptif agar peningkatan literasi dapat berlangsung secara berkelanjutan. Kata Kunci: Literasi digital, perpustakaan digital, akses informasi, transformasi layanan.
Information Access and Advocacy for Youth and Adults: The Role of Libraries in Addressing Contemporary Issues and Changing Needs Thabitha Azzahra; Susanti Agustina; Suci Yanti Ramadhan
JPUA: Jurnal Perpustakaan Universitas Airlangga: Media Informasi dan Komunikasi Kepustakawanan Vol. 16 No. 1 (2026): JANUARY - JUNE 2026
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/jpua.v16i1.2026.27-49

Abstract

Background: Equitable access to information is a fundamental prerequisite for meaningful social participation and informed decision-making. However, various societal groups, including adolescents and adults, continue to experience information access disparities due to structural, social, and digital factors. In this context, library advocacy is increasingly viewed as a strategic approach to promoting information equity. Purpose: This study aims to systematically examine the role of library advocacy in ensuring access to information for adolescents and adults. Method: This research employs a Systematic Literature Review (SLR) following the PRISMA guidelines. The selection process involved identification, screening, eligibility assessment, and inclusion stages. A total of 17 selected articles were analyzed and synthesized narratively. Study quality was assessed using the Joanna Briggs Institute Critical Appraisal Checklist. Findings: The findings indicate that library advocacy functions as an institutional mechanism for ensuring information access through inclusive service development, information literacy initiatives, digital media utilization, and cross-sector collaboration. The effectiveness of advocacy is influenced by policy support, librarian competencies, and resource availability. Conclusion: This study concludes that library advocacy plays a strategic role in advancing information equity for adolescents and adults and remains highly relevant in addressing information access challenges in the digital era. Keywords: Adolescents, Adults, Information Access, Information Equity, Library Advocacy ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- Latar Belakang: Akses informasi yang adil merupakan prasyarat penting bagi partisipasi sosial dan pengambilan keputusan yang bermakna. Namun, berbagai kelompok masyarakat, termasuk remaja dan dewasa, masih menghadapi ketimpangan akses informasi akibat faktor struktural, sosial, dan digital. Dalam konteks ini, advokasi perpustakaan dipandang sebagai strategi potensial untuk menjamin keadilan akses informasi. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara sistematis peran advokasi perpustakaan dalam menjamin akses informasi bagi kelompok remaja dan dewasa. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan Systematic Literature Review (SLR) dengan mengacu pada pedoman PRISMA. Proses seleksi dilakukan melalui tahapan identifikasi, penyaringan, penilaian kelayakan, dan inklusi. Sebanyak 17 artikel terpilih dianalisis dan disintesis secara naratif. Penilaian kualitas studi dilakukan menggunakan Joanna Briggs Institute Critical Appraisal Checklist. Temuan: Hasil kajian menunjukkan bahwa advokasi perpustakaan berperan sebagai mekanisme institusional dalam menjamin akses informasi melalui pengembangan layanan inklusif, penguatan literasi informasi, pemanfaatan media digital, serta kolaborasi lintas pemangku kepentingan. Keberhasilan advokasi dipengaruhi oleh dukungan kebijakan, kompetensi pustakawan, dan ketersediaan sumber daya. Kesimpulan: Penelitian ini menegaskan bahwa advokasi perpustakaan merupakan elemen strategis dalam mewujudkan keadilan informasi bagi remaja dan dewasa serta relevan dalam menjawab tantangan akses informasi di era digital. Kata Kunci: Advokasi Perpustakaan, Akses Informasi, Dewasa, Keadilan Informasi, Remaja
API-Based Integration of SLiMS and Telegram Bot for Library Notification Services Kadek Aryana Dwi Putra
JPUA: Jurnal Perpustakaan Universitas Airlangga: Media Informasi dan Komunikasi Kepustakawanan Vol. 16 No. 1 (2026): JANUARY - JUNE 2026
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/jpua.v16i1.2026.1-12

Abstract

Background of the study: Library information systems play a crucial role in supporting the management and delivery of information services to users. However, SLiMS still relies on passive, system-based notifications that do not support real-time information delivery. Purpose: This study aims to design the integration between SLiMS and the Telegram Application Programming Interface (API) as an automated and responsive library service notification medium. Method: The research employs the System Development Life Cycle (SDLC) approach, including system requirement analysis, architecture design, integration implementation, and functional testing using the black box method. Findings: The integration of SLiMS with the Telegram Bot API effectively delivers automated notifications for borrowing and due date reminders without disrupting the core system. Conclusion: The integration provides a lightweight and flexible solution for library service notifications, enhancing communication efficiency between the library and its users. Keywords: library information system, SLiMS, telegram bot, API, service notification ------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- Integrasi SLiMS dan Bot Telegram untuk Notifikasi Layanan Perpustakaan Berbasis API ABSTRAK Latar Belakang: SLiMS (Senayan Library Management System) masih menggunakan mekanisme notifikasi pasif yang mengharuskan pengguna mengakses sistem secara manual, sehingga menyebabkan keterlambatan penyampaian informasi dan menurunkan responsivitas pengguna terhadap layanan perpustakaan.Tujuan: Penelitian ini bertujuan mengembangkan pendekatan integrasi berbasis API untuk mendukung layanan notifikasi otomatis dengan menghubungkan SLiMS dan Telegram Bot API.Metode: Penelitian menggunakan pendekatan pengembangan sistem yang meliputi analisis kebutuhan, perancangan, dan implementasi menggunakan PHP serta Telegram Bot API. Pengujian dilakukan dengan metode black box testing untuk memastikan fungsi sistem berjalan dengan baik.Temuan: Sistem berhasil mengirimkan notifikasi otomatis terkait transaksi peminjaman dan pengingat jatuh tempo. Seluruh skenario pengujian berjalan dengan baik dengan kinerja sistem yang stabil tanpa mengganggu fungsi utama SLiMS. Kesimpulan: Penelitian ini memberikan kontribusi berupa pendekatan integrasi berbasis API yang meningkatkan efisiensi komunikasi yang ditunjukkan melalui waktu respons 1,2–1,8 detik dan tingkat keberhasilan pengiriman yang tinggi pada layanan perpustakaan digital serta dapat menjadi referensi dalam pengembangan fitur notifikasi pada sistem otomasi perpustakaan berbasis open source. Kata Kunci: sistem informasi perpustakaan; SLiMS; telegram bot; API; notifikasi layanan