cover
Contact Name
Prasetyo Adi Nugroho
Contact Email
prasetyo.adi@staf.unair.ac.id
Phone
+6231-5030826
Journal Mail Official
jpua@journal.unair.ac.id
Editorial Address
Perpustakaan Universitas Airlangga Jl. Dharmawangsa Dalam, Surabaya - 60286 Telp.: (031) 5030826, 5055294 Fax.: 5020468
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
JPUA: Jurnal Perpustakaan Universitas Airlangga: Media Informasi dan Komunikasi Kepustakawanan
Published by Universitas Airlangga
Core Subject : Science,
JPUA: Universitas Airlangga Library Journal: Information and Communication Media Librarianship is published by the Airlangga University Library. Focus: publish scientific articles from librarians, researchers, educators with an article focus on information and library studies. Scope: contains topics related to libraries, information literacy, information technology, librarian profession, and information management.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 137 Documents
Student Interest in Standardized Information Services in Higher Education Library Masriyatun, Masriyatun
JPUA: Jurnal Perpustakaan Universitas Airlangga: Media Informasi dan Komunikasi Kepustakawanan Vol. 14 No. 2 (2024): JULI - DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/jpua.v14i2.2024.87-97

Abstract

Background:  Information is a need that must be met for everyone, but information related to standardization is still limited to those who know it. Standardization information is basically information relating to various fields of standardization, such as trade, industry, education and science and technology development. While standardization information services are still rarely performed by the library environment. Methods:  This type of research with quantitative descriptive. Sampling technique using random sampling technique, by taking 10% of the total population. Where data collection with a questionnaire. The research subject is student interest in the field of standardization. Purpose: Because standardization information services are not widely known by students, the writer tries to find out the extent of students' interest in standardization information services at the Sebelas Maret University Library, Surakarta. Place of research at UPT Library of Sebelas Maret University Surakarta. Findings: The results obtained show that students' interest in standardization information services can be categorized as moderate as evidenced by the number 44 or 37.9% of students stating that on average they are less interested in standardization information services at the UPT Library of Sebelas Maret University. This is because there has been no socialization regarding the existence of information services in the field of standardization directly at the Sebelas Maret University Library UPT. Conclusion: It is necessary to hold socialization so that information reaches students. Keywords: Student interest, Information Services, and Standardization   ------------------------------------------------------------------------------------------------------------- ABSTRAK Minat Mahasiswa terhadap Layanan Informasi Standardisasi di Perpustakaan Perguruan Tinggi Latar Belakang: Informasi merupakan kebutuhan yang harus dipenuhi bagi semua orang, namun informasi yang berkaitan dengan standardisasi masih terbatas orang yang mengenalnya. Informasi standardisasi pada dasarnya informasi yang berkaitan dengan berbagai bidang standardisasi, bisa seperti perdagangan, perindustrian, pendidikan dan pengembangan IPTEK. Sementara layanan informasi standardisasi masih jarang dilakukan oleh lingkungan perpustakaan. Metode: Jenis penelitian adalah deskriptif kuantitatif. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik random sampling, dengan pengambilan sampel 10% dari jumlah populasi. Dimana pengambilan data menggunakan kuesioner. Subyek penelitian adalah minat mahasiswa terhadap bidang standardisasi. Tujuan: Karena layanan informasi standardisasi belum banyak dikenal oleh mahasiswa sehingga penulis mencoba ingin mengetahui sejauh mana “Minat Mahasiswa terhadap Layanan Informasi Standardisasi melalui Portal SNI Corner di UPT Perpustakaan Universitas Sebelas Maret Surakarta.” Tempat penelitian di UPT Perpustakaan Universitas Sebelas Maret Surakarta. Temuan: Hasil yang didapatkan bahwa minat mahasiswa terhadap layanan informasi standardisasi dapat dikategorikan sedang yang dibuktikan dengan angka 44 atau 37,9 % mahasiswa menyatakan rata-rata kurang berminat akan layanan informasi bidang standardisasi di UPT Perpustakaan Universitas Sebelas Maret. Hal ini dikarenakan belum adanya sosialisasi mengenai layanan informasi bidang standardisasi secara langsung di UPT Perpustakaan Universitas Sebelas Maret. Kesimpulan: Perlunya diadakan sosialisasi agar informasi mengenai bidang standardisasi di UPT Perpustakaan Universitas Sebelas Maret dapat tersampaikan ke mahasiswa. Kata Kunci: Minat mahasiswa, Layanan Informasi, dan Standardisasi
Services Bestowed by The Academic Libraries During Covid-19 Outbreak: A Thematic Analysis Noryana Binti Ahmad Khusaini; Nordibradini Binti Selamat
JPUA: Jurnal Perpustakaan Universitas Airlangga: Media Informasi dan Komunikasi Kepustakawanan Vol. 14 No. 2 (2024): JULI - DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/jpua.v14i2.2024.76-86

Abstract

Background: Academic libraries are important information agencies that are established to support teaching, learning, and research activities at universities. It is a leading information organization that is important to the sustainable development of universities and providing versatile human capital of one country. As far as we are concerned, due to the pandemic, universities are still operating and are transforming their operation into 360 degrees using online platforms. Due to that, academic libraries all around the globe spare no effort to ensure they are still operating during the pandemic to support online teaching and learning classes. All efforts they took were documented and shared throughout journal publication. This research was carried out to get a bird's-eye view from many librarians and researchers around the globe. Methods: Document analysis and thematic analysis methods were used in this study. Purpose: This study aims to identify the services offered by academic libraries worldwide during the COVID-19 pandemic. Findings: As for the findings of services, the themes associated with it were identified. It includes digital library services, virtual references, webinars, services with health protocol and regulation, social media, combating fake news, collaboration with publishers, document delivery services, special project support teaching and learning, and research endeavors.  Conclusion: Academic libraries should endeavor to provide their services to the public, regardless of the circumstances, as long as they remain under human control. Keywords: Academic Library Services, COVID-19, Thematic Analysis. ------------------------------------------------------------------------------------------------------------- ABSTRAK Layanan Perpustakaan Perguruan Tinggi Selama Wabah Covid-19: Analisis Tematik Latar Belakang: Perpustakaan akademik merupakan lembaga informasi penting yang didirikan untuk mendukung kegiatan belajar mengajar, dan penelitian di universitas. Perpustakaan akademik merupakan organisasi informasi terkemuka yang penting bagi pembangunan berkelanjutan universitas dan penyediaan sumber daya manusia yang serba guna di suatu negara. Sejauh yang kami ketahui, karena pandemi, universitas masih beroperasi dan mengubah operasinya menjadi 360 derajat menggunakan platform daring. Oleh karena itu, perpustakaan akademik di seluruh dunia tidak menyia-nyiakan upaya untuk memastikan bahwa mereka masih beroperasi selama pandemi untuk mendukung kelas belajar mengajar daring. Semua upaya yang mereka lakukan didokumentasikan dan dibagikan melalui publikasi jurnal. Penelitian ini dilakukan untuk mendapatkan pandangan menyeluruh dari banyak pustakawan dan peneliti di seluruh dunia. Metode: Analisis dokumen dan metode analisis tematik digunakan dalam penelitian ini. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi layanan yang ditawarkan oleh perpustakaan akademik di seluruh dunia selama pandemi COVID-19. Temuan: Mengenai temuan layanan, tema yang terkait dengannya diidentifikasi. Layanan yang disediakan meliputi layanan perpustakaan digital, referensi virtual, webinar, layanan dengan protokol dan regulasi kesehatan, media sosial, penanggulangan berita bohong, kerja sama dengan penerbit, layanan pengiriman dokumen, dukungan proyek khusus untuk pengajaran dan pembelajaran, serta kegiatan penelitian. Kesimpulan: Perpustakaan akademik harus berupaya memberikan layanan kepada masyarakat, apa pun keadaannya, selama layanan tersebut tetap berada di bawah kendali manusia. Kata Kunci: Layanan Perpustakaan Akademik, COVID-19, Analisis Tematik.
Book Vandalism in the Library of the Faculty of Communication Sciences at Padjadjaran University Gusti Wanda, Delfin; Yusuf, Ariel Mohammad Alief; Prijana, Prijana
JPUA: Jurnal Perpustakaan Universitas Airlangga: Media Informasi dan Komunikasi Kepustakawanan Vol. 14 No. 2 (2024): JULI - DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/jpua.v14i2.2024.128-135

Abstract

Background of the study: The large number of users who use the library collection makes the library vulnerable to misuse of the collection. One form of threat of misuse of collections faced by libraries is damage caused by vandalism. Method: The study adopted a quantitative Pre-Experiment research approach with One Shot case study data analysis, with data collection techniques including observation and documentation. Purpose: This research investigates a case of vandalism of collection books in the Library of the Faculty of Communication Sciences, Padjadjaran University. The purpose of this study is to describe the acts of vandalism that occurred. Findings: 200 vandalized books of various types were found. The findings of this study highlighted various forms of vandalism that occurred on the collection books, such as crossing out, giving special colors, drawing, writing, underlining, and giving special marks. Conclusion: Vandalism of books in libraries is a serious problem that limits the library's ability to provide optimal services and disrupts the absorption of information in higher education. Keywords: Book Vandalism, Pre-Experimental Research, University Library ----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- ABSTRAK Vandalisme Koleksi Buku di Perpustakaan Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Padjadjaran Latar Belakang: Banyaknya pengguna yang menggunakan koleksi perpustakaan membuat perpustakaan rentan terhadap penyalahgunaan koleksi. Salah satu bentuk dari ancaman penyalahgunaan koleksi yang dihadapi perpustakaan adalah kerusakan yang disebabkan oleh vandalisme. Metode: Studi ini mengadopsi pendekatan penelitian Pra Eksperimen kuantitatif dengan analisis data One Shot case study, dengan teknik pengambilan data meliputi observasi dan dokumentasi. Tujuan: Penelitian ini menginvestigasi kasus vandalisme koleksi buku di Perpustakaan Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Padjadjaran. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan tindakan vandalisme yang terjadi. Temuan: Ditemukan 200 buku yang telah mengalami vandalisme dengan berbagai jenis tipe. Temuan penelitian ini menyoroti berbagai bentuk vandalisme yang terjadi pada koleksi buku di perpustakaan, seperti mencoret, memberi warna khusus, menggambar, menulisi, menggaris bawahi, dan memberi tanda khusus.  Kesimpulan: Tindakan vandalisme terhadap buku di perpustakaan merupakan masalah serius yang membatasi kemampuan perpustakaan dalam menyediakan layanan yang optimal dan mengganggu penyerapan informasi di perguruan tinggi.  Kata Kunci: Vandalisme Buku, Penelitian Pra-Eksperimental, Perpustakaan Universitas
Representation of Librarians' Assertive Behavior in Resolving Librarian Conflicts in the Film Heartbreak Library: Representasi Perilaku Asertif Pustakawan dalam Penyelesaian Konflik Pemustaka pada Film Heartbreak Library Adi, Nasywa Maulida Ayu Anisa; Rukiyah
JPUA: Jurnal Perpustakaan Universitas Airlangga: Media Informasi dan Komunikasi Kepustakawanan Vol. 15 No. 1 (2025): JANUARI - JUNI 2025
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/jpua.v15i1.2025.47-53

Abstract

Background: The research entitled Representation of Assertive Behavior of Librarians in Resolving User Conflicts in the Film Heartbreak Library is motivated by a library that is inseparable from conflict, such as internal conflicts between libraries and users. Therefore, a librarian must have 2 competencies, namely professional competence and personal competence as an effective mediator in resolving conflicts. The conflict that arises can become a work of film art because it arises from the consequences of social phenomena, experiences, and events. The film Heartbreak Library is a film that is appropriate to the conflict being studied. Purpose: This research aims to represent the assertive behavior of librarians, which is a solution for users and librarians in resolving conflicts. Method: The method used in this research is descriptive qualitative, which is analyzed through semiotic analysis with the trichotomy triangle proposed by Charles Sanders Peirce. Findings: The results of this research are a representation of librarians' efforts to resolve user conflicts based on the classification of icons, indexes, and symbols. This representation shows that the librarian depicted is a librarian who is professional in carrying out his duties. The librarian in the film Heartbreak Library wholeheartedly provides the best service to users and reflects a librarian who behaves assertively in resolving user conflicts. Users can express their opinions and needs without worry, without reducing the rights or dignity of other individuals, and find solutions to conflicts. Conclusion: It can be concluded that assertive behavior influences user conflict resolution. Apart from that, society's view of the librarian profession can change because it has been represented through a film, which is a medium for conveying moral messages to the audience.Keywords: Librarian Conflict, Assertive Behavior, Librarian Representation ----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- REPRESENTASI PERILAKU ASERTIF PUSTAKAWAN DALAM PENYELESAIAN KONFLIK PEMUSTAKA PADA FILM HEARTBREAK LIBRARY ABSTRAK Latar belakang: Penelitian yang berjudul Representasi Perilaku Asertif Pustakawan dalam Menyelesaikan Konflik Pemustaka pada Film Heartbreak Library dilatarbelakangi oleh sebuah konflik di perpustakaan. Oleh sebab itu, pustakawan harus memiliki 2 kompetensi, yaitu kompetensi profesional dan kompetensi personal sebagai mediator yang efektif dalam menyelesaikan konflik. Konflik yang timbul dapat menjadi sebuah karya seni film, karena muncul dari akibat fenomena sosial, pengalaman dan peristiwa. Maka, film Heartbreak Library merupakan film yang sesuai dengan konflik yang dikaji. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk merepresentasikan perilaku asertif pustakawan yang menjadi solusi bagi pemustaka dan pustakawan dalam menyelesaikan konflik. Metode: Metode yang digunakan pada penelitian ini, yaitu kualitatif deskriptif, yang dianalisis melalui analisis semiotika dengan segitiga trikotomi yang dikembangkan Charles Sanders Peirce. Temuan: Hasil penelitian ini adalah representasi upaya pustakawan dalam menyelesaikan konflik pemustaka berdasarkan klasifikasi tanda ikon, indeks dan simbol. Representasi ini menunjukkan pustakawan yang digambarkan merupakan seorang pustakawan yang profesional dalam menjalankan tugas-tugasnya. Pustakawan dalam film Heartbreak Library dengan sepenuh hati memberikan pelayanan terbaik kepada pemustaka dan mencerminkan seorang pustakawan yang berperilaku asertif dalam menyelesaikan konflik pemustaka. Pemustaka dapat mengekspresikan pendapat serta kebutuhan mereka tanpa cemas tanpa mengurangi hak atau martabat individu lain dan menemukan solusi terkait konfliknya. Kesimpulan: Dapat disimpulkan bahwa perilaku asertif berpengaruh pada penyelesaian konflik pemustaka. Selain itu, pandangan masyarakat terhadap profesi pustakawan dapat berubah karena telah direpresentasikan melalui sebuah film yang menjadi media penyampaian pesan moral kepada audiens.Kata Kunci: Konflik Pemustaka, Perilaku Asertif, Representasi Pustakawan
The Role of School Libraries in Supporting Distance Education: A Narrative Review: Peran Perpustakaan Sekolah dalam Mendukung Pendidikan Jarak Jauh: Sebuah Tinjauan Naratif Dwi Fajriyah, Annisa; Rully Khairul Anwar; Siti Chaerani Djen Amar; Evi Nursanti Rukmana
JPUA: Jurnal Perpustakaan Universitas Airlangga: Media Informasi dan Komunikasi Kepustakawanan Vol. 15 No. 1 (2025): JANUARI - JUNI 2025
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/jpua.v15i1.2025.18-28

Abstract

Background: Library are one of the important supporting factors in the world of education, both direct education and distance education because they play a role in providing learning resources. School libraries in distance education have roles that must be implemented and maximized so that the continuity of learning does not become difficult. Purpose: This research focuses on the purpose of knowing the role of school libraries in supporting distance education through the analysis of providing access to learning resources, increasing students' literacy interest, and providing digital services. Method: This research uses a narrative literature review method from references related to the topic of the role of school libraries in supporting distance education with the number of main references analyzed as many as six references. Findings: The results show that school libraries have an important role to play in supporting distance education. School libraries need to provide digital learning resources to sustain distance education. In addition, the library plays a role in increasing students' literacy interest through interactive programs and online discussion tools. Services in school libraries also need to be adapted to digital services that can be accessed anytime by learners. Conclusion: School libraries play a crucial role in distance education by providing access to digital learning resources, improving learner literacy, and providing digital services that facilitate the learning process. Future research could focus on the development of inclusive digital infrastructure, collaboration with online platforms, and access solutions in remote areas for education equity.   -------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- ABSTRAK Peran Perpustakaan Sekolah dalam Mendukung Pendidikan Jarak Jauh: Sebuah Tinjauan Naratif Latar Belakang: Perpustakaan menjadi salah satu faktor penunjang penting dalam dunia pendidikan, baik pendidikan langsung maupun pendidikan jarak jauh karena berperan dalam pengadaan sumber belajar. Perpustakaan sekolah dalam pendidikan jarak jauh memiliki peran-peran yang harus dilaksanakan dan dimaksimalkan agar keberlangsungan pembelajaran tidak menjadi sulit. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran perpustakaan sekolah dalam mendukung pendidikan jarak jauh melalui analisis penyediaan akses sumber belajar, peningkatan minat literasi peserta didik, dan penyediaan layanan digital. Metode: Penelitian ini menggunakan metode narrative literature review dari rujukan yang berkaitan dengan topik peran perpustakaan sekolah dalam mendukung pendidikan jarak jauh dengan jumlah rujukan utama yang dianalisis sebanyak enam rujukan. Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa perpustakaan sekolah memiliki peran penting untuk mendukung pendidikan jarak jauh. Perpustakaan sekolah perlu menyediakan sumber belajar digital untuk keberlangsungan pendidikan jarak jauh. Selain itu, perpustakaan ikut berperan dalam meningkatkan minat literasi peserta didik melalui program interaktif dan sarana diskusi online. Layanan di perpustakaan sekolah juga perlu diadaptasikan menjadi layanan digital yang dapat diakses kapan saja oleh peserta didik. Kesimpulan: Perpustakaan sekolah memiliki peran krusial dalam pendidikan jarak jauh melalui penyediaan akses sumber belajar digital, peningkatan literasi peserta didik, dan penyediaan layanan digital yang mempermudah proses pembelajaran. Penelitian selanjutnya dapat berfokus pada pengembangan infrastruktur digital yang inklusif, kolaborasi dengan platform daring, serta solusi akses di daerah terpencil untuk pemerataan pendidikan.  Kata Kunci: Perpustakaan Sekolah; Pendidikan Jarak Jauh; Perpustakaan Digital  
The Role of Academic Libraries in Improving Digital Literacy Postgraduate Students of State University of Malang: Peran Perpustakaan Perguruan Tinggi dalam Meningkatkan Literasi Digital Mahasiswa Pascasarjana Universitas Negeri Malang Cahyono, Teguh Yudi; Masruroh, Umi
JPUA: Jurnal Perpustakaan Universitas Airlangga: Media Informasi dan Komunikasi Kepustakawanan Vol. 15 No. 1 (2025): JANUARI - JUNI 2025
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/jpua.v15i1.2025.29-38

Abstract

Background of the study: The development of information technology requires postgraduate students to have digital literacy to support academic and research activities. Purpose: This study aims to analyze the role of Malang State University Library in improving the digital literacy of postgraduate students Method: Descriptive qualitative approach through interviews, observations, and documentation. Findings: The results show that the library plays an active role in providing access to digital resources such as electronic journals, e-books, and academic databases. Training programs on the use of reference software and literature search techniques can be organized. Digital reference and consultation services strengthen the library's technical support. Challenges include limited resources, low student participation, and lack of digitally competent librarians. Conclusion: Technology-based service innovation, AI utilization, and collaboration with external partners are needed. The findings of this study confirm the importance of innovative and collaborative library strategies in supporting digital literacy in higher education. Keywords: Digital Literacy, University Libraries, Postgraduate Students, Information Access   ------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- Peran Perpustakaan Perguruan Tinggi Dalam Meningkatkan Literasi Digital Mahasiswa Pascasarjana Universitas Negeri Malang ABSTRAK Latar Belakang: Perkembangan teknologi informasi membuat mahasiswa pascasarjana memiliki literasi digital untuk mendukung aktivitas akademik dan riset. Tujuan: Penelitian ini bertujuan menganalisis peran Perpustakaan Universitas Negeri Malang dalam meningkatkan literasi digital mahasiswa pascasarjana Metode: Pendekatan kualitatif deskriptif melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Temuan: Hasil menunjukkan bahwa perpustakaan berperan aktif menyediakan akses ke sumber daya digital seperti jurnal elektronik, e-book, dan basis data akademik. Program pelatihan pemanfaatan perangkat lunak referensi dan teknik pencarian literatur dapat diselenggarakan. Layanan referensi digital dan konsultasi memperkuat dukungan teknis perpustakaan. Tantangan yang dihadapi meliputi keterbatasan sumber daya, partisipasi mahasiswa yang rendah, serta kurangnya pustakawan berkompetensi digital. Kesimpulan:  Inovasi layanan berbasis teknologi, pemanfaatan AI, dan kolaborasi dengan mitra eksternal sangat dibutuhkan. Temuan studi ini menegaskan pentingnya strategi perpustakaan yang inovatif dan kolaboratif dalam mendukung literasi digital di lingkungan pendidikan tinggi. Kata Kunci: Literasi Digital, Perpustakaan Perguruan Tinggi, Mahasiswa Pascasarjana, Akses Informasi  
The Role of The Library in Increasing Students' Learning Motivation: Peranan Pustakawan Dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Cahyadi, Muhammad Teguh Bambang; Nafisah, Syifaun
JPUA: Jurnal Perpustakaan Universitas Airlangga: Media Informasi dan Komunikasi Kepustakawanan Vol. 15 No. 1 (2025): JANUARI - JUNI 2025
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/jpua.v15i1.2025.39-46

Abstract

Background: Learning motivation is an essential aspect of student success in the learning process. In this context, librarians play a crucial role in enhancing student learning motivation by implementing various strategies to optimize learning activities. Optimal learning can improve student achievement. Efforts to realize this goal make librarians very important in educating the nation's young generation. Purpose: Exploration in this study focuses on data collection on the role of librarians in their various efforts to increase student learning motivation. Method: This study uses a literature review approach, which is an approach to a study related to data collection methods by utilizing books and articles as primary data sources. Findings: From the results of this study, librarians play an essential role in increasing learning motivation. Conclusion: Librarians can make this happen by providing sources of information, helping them to search for information/references, organizing literacy activities, providing support to students, providing technology, creating attractive room designs, and working with teachers. This role will help students become more creative and active during the learning process and can help them develop optimally. Keywords: librarian role, learning motivation, student achievement, library services, literature review -------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- PERAN PERPUSTAKAAN PERGURUAN TINGGI DALAM MENINGKATKAN LITERASI DIGITAL MAHASISWA PASCASARJANA UNIVERSITAS NEGERI MALANG ABSTRAKLatar Belakang: Motivasi belajar merupakan aspek penting dalam keberhasilan siswa dalam proses pembelajaran. Dalam aspek ini, Pustakawan berperan penting dalam meningkatkan motivasi belajar siswa melalui berbagai upaya untuk mengoptimalkan kegiatan pembelajaran. Pembelajaran yang optimal dapat meningkatkan prestasi siswa. Upaya untuk mewujudkan tujuan tersebut menjadikan pustakawan sangat penting dalam mencerdaskan generasi muda bangsa. Tujuan: Eksplorasi pada penelitian ini berfokus pada penggalian data mengenai peran pustakawan dengan berbagai upayanya untuk ikut berpartisipasi dalam meningkatkan motivasi belajar para siswa. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan pengkajian kepustakaan, yaitu pendekatan pada sebuah penelitian yang berkaitan dengan metode pengumpulan data dengan memanfaatkan buku dan artikel sebagai sumber data primer. Temuan: Dari hasil penelitian ini terlihat jelas bahwa pustakawan memegang peranan penting dalam meningkatkan motivasi belajar. Kesimpulan: Pustakawan dapat mewujudkannya dengan menyediakan sumber informasi, membantu pencarian informasi atau referensi, menyelenggarakan kegiatan literasi, memberikan dukungan kepada siswa, menyediakan teknologi, membuat desain ruangan yang menarik, dan bekerja sama dengan guru. Peran tersebut akan membantu siswa menjadi lebih kreatif dan aktif selama proses pembelajaran serta dapat membantu mereka berkembang secara optimal. kata kunci: motivasi belajar, peran pustakawan, prestasi siswa, layanan perpustakaan, kajian pustaka
Student Publication Friends: Activities in Scientific Publication at the UPT Library of the University of Muhammadiyah Malang: Aktivitas Sobat Publikasi Mahasiswa dalam Publikasi Ilmiah di UPT Perpustakaan Universitas Muhammadiyah Malang Bestari, Melati; Wijaya, Retno Widiyastuti Ika
JPUA: Jurnal Perpustakaan Universitas Airlangga: Media Informasi dan Komunikasi Kepustakawanan Vol. 15 No. 1 (2025): JANUARI - JUNI 2025
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/jpua.v15i1.2025.1-10

Abstract

Background: This article is based on the information literacy activities of the SObat PUblikasi MahaSiswa (SoPuS) program, carried out by the UPT Library of the University of Muhammadiyah Malang, as an effort to support the improvement of students' scientific publications, which builds upon the development of the previous information literacy program. Purpose: This study aims to find out and understand the steps in detail of the application of The Big 6 literacy model to the activities of student publications with the results of scientific publications as the target. Method: This study uses a qualitative approach with a case study method involving 16 UMM students who have participated in the SoPuS program using The Big 6's information literacy model. Findings: The results of the study show that the assistance provided by the UMM Library in a structured and intentional manner by librarians and the use of supporting technologies such as Publish or Perish, VOSviewer, and Mendeley can make a significant contribution to the success of students in producing scientific publications. Mentoring activities were carried out in seven meetings using the material presentation, discussion, and evaluation methods. Conclusion: This program effectively develops students' information literacy skills in producing quality scientific publications. This activity can provide an assessment of the university library in addition to being a provider of information sources and a contributor to the increase in productivity and quality of UMM students' scientific publications. Keywords: Scientific Publication, Information Literacy Model, The Big 6, Publication Reputation.   Aktivitas Publikasi Ilmiah melalui Program Sobat Publikasi Mahasiswa di UPT Perpustakaan Universitas Muhammadiyah Malang ABSTRAK Latar belakang: Artikel ini dilatar belakangi dengan aktivitas literasi informasi program SObat PUblikasi MahaSiswa (SoPuS) yang dilaksanakan oleh UPT Perpustakaan Universitas Muhammadiyah Malang sebagai upaya mendukung peningkatan publikasi ilmiah mahasiswa yang merupakan pengembangan program literasi informasi sebelumnya. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan memahami langkah-langkah secara rinci penerapan model literasi The Big 6 pada aktivitas sobat publikasi mahasiswa dengan hasil publikasi ilmiah sebagai target. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus yang melibatkan 16 mahasiswa UMM yang telah mengikuti program SoPuS dengan menggunakan model literasi informasi The Big 6. Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendampingan yang dilakukan Perpustakaan UMM secara terstruktur dan intensi oleh pustakawan serta pemanfaatan teknologi pendukung seperti Publish or Perish, VOSviewer, dan Mendeley mampu memberikan kontribusi yang signifikan terhadap keberhasilan mahasiswa dalam menghasilkan publikasi ilmiah. Kegiatan pendampingan dilaksanakan dalam tujuh pertemuan dengan metode pemaparan materi, diskusi, dan evaluasi. Kesimpulan: Program ini dinilai efektif dalam mengembangkan keterampilan literasi informasi mahasiswa dalam menghasilkan publikasi ilmiah yang berkualitas. Dengan aktivitas ini dapat memberikan penilaian perpustakaan perguruan tinggi selain sebagai penyedia sumber informasi, juga sebagai kontributor dalam mendukung peningkatan produktivitas dan kualitas publikasi ilmiah mahasiwa UMM. Kata Kunci:  Publikasi Ilmiah, Model Literasi Informasi, The Big 6, Reputasi Publikasi  
Scientific Information of Higher Education: Analysis of Scientific Information Needs of Academics of The Stikes Gunung Maria : Informasi Ilmiah Sekolah Tinggi: Analisis Kebutuhan Informasi Ilmiah Akademisi Stikes Gunung Maria Tinangon, Hellena Anastasia; Fahriyah; Prakoso, Bambang
JPUA: Jurnal Perpustakaan Universitas Airlangga: Media Informasi dan Komunikasi Kepustakawanan Vol. 15 No. 1 (2025): JANUARI - JUNI 2025
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/jpua.v15i1.2025.11-17

Abstract

Background of the study: Improving the quality of education and research in higher education institutions requires a deep understanding of the different information needs of students, lecturers, and educational staff. Lecturers need information to fulfill their learning materials and support their performance. Students need reading material to support their lectures. Educational staff have information needs to complete the work tasks they are responsible for. Purpose: This research aims to conduct an analysis of scientific information needs at the Gunung Maria Tomohon College of Health Science. Methods: Descriptive research method with a qualitative approach. The sampling technique chosen was Non-Probability Sampling, determining informants using purposive sampling, namely 8 leaders including lectures, 1 educational staff, and 3 students. Data collection techniques through observation, interviews and documentation. The data analysis technique uses the Miles Huberman Model, namely data reduction, data display, data verification and drawing conclusions. Finding: The research results show that lecturers need resources such as text books, scientific journals, lecture materials, the latest information, access to scientific journals and other literature to support the teaching process, research and produce scientific publications. Educational staff need information related to academic administration, class schedules, student services, literature that supports skills development, and seminar information. Students need a collection of printed books, journals and other materials to support completing coursework, and easy access to digital resources and research to support writing their final assignments. The need for scientific information cannot be fully provided by libraries, academics still need internet access to Google Scholar and other institutional databases. Conclusion:The need for the Gunung Maria Tomohon Library to provide an e_repository information system to collect local content collections for academics and provide e_repository services to meet the scientific information needs of lecturers, education staff and students.  Keywords: Scientific Information Needs; Local Content; Higher Education   Informasi Ilmiah Sekolah Tinggi: Analisis Kebutuhan Informasi Ilmiah Akademisi Stikes Gunung Maria ABSTRAK Latar Belakang: Perbedaan kebutuhan informasi antara mahasiswa, lecturers, dan tenaga kependidikan perlu pemahaman khusus dalam upaya peningkatan aspek kualitas pengajaran dan penelitian di pendidikan tinggi. Kebutuhan informasi mahasiswa beragam jenis bacaan guna mendukung perkuliahannya. Lecturers memerlukan bahan bacaan untuk menunjang kinerja dan kegiatan tri darmanya. Sedangkan kebutuhan informasi tenaga kependidikan guna penyelesaian tugas yang menjadi tanggung jawab pekerjaannya. Tujuan: Riset ini bertujuan melakukan analisis terhadap kebutuhan informasi ilmiah di Manado Sulawesi Utara tepatnya pada Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Gunung Maria Tomohon. Metode: Metode penelitian dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Non-Probability Sampling dipilih sebagai teknik sampling, penentuan informan dengan purposive sampling, yaitu 8 orang dosen, 3 orang mahasiswa, dan 1 orang tenaga kependidikan (tendik). Dokumentasi, observasi, dan wawancara dilakukan dalam rangka pengumpulan data. Teknik analisa data yaitu reduksi data, lalu display data, verifikasi data, kemudian penarikan kesimpulan. Temuan: Hasil penelitian diketahui bahwa lecturer memerlukan informasi ilmiah seperti textbooks, jurnal ilmiah, bahan perkuliahan, akses ke jurnal ilmiah, informasi pendidikan terbaru, dan literatur lainnya untuk mendukung proses riset, pengajaran, dan publikasi ilmiah. Mahasiswa membutuhkan koleksi cetak buku, jurnal, dan materi lainnya, kemudahan akses ke sumber daya digital, menunjang penyelesaian tugas kuliah, dan  penelitian untuk penyelesaian tugas akhirnya. Tenaga kependidikan membutuhkan informasi tentang administrasi akademik, layanan mahasiswa, jadwal kuliah, berbagai literatur untuk pengembangan keterampilan, dan akses ke layanan akademik, kemahasiswaan, informasi seminar dan pelatihan. Unit Perpustakaan belum sepenuhnya dapat menyediakan kebutuhan informasi ilmiah bagi sivitas akademika. Mereka  membutuhkan akses internet seperti google scholar serta pangkalan data instansi lain. Kesimpulan: Perlunya ketersediaan sistem informasi e-repository di Perpustakaan STIKes Gunung Maria Tomohon untuk mengumpulkan koleksi local content sivitas akademika dan memberikan layanan e-repository guna memenuhi kebutuhan informasi ilmiah lecturers, mahasiswa, dan tenaga kependidikan. Kata Kunci: Kebutuhan Informasi; Informasi Ilmiah; Local Content; Perguruan Tinggi.
Internet Use for Academic Purposes: A Study of Undergraduate Students in Gombe State University, Nigeria.: Penggunaan Internet untuk Tujuan Akademik: Studi pada Mahasiswa Sarjana di Universitas Negeri Gombe, Nigeria Muhammad, Jika Saidu; Mannan, Endang Fitria; Hindatu, Abubakar; Ahmed, Shamsuddeen
JPUA: Jurnal Perpustakaan Universitas Airlangga: Media Informasi dan Komunikasi Kepustakawanan Vol. 15 No. 1 (2025): JANUARI - JUNI 2025
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/jpua.v15i1.2025.54-62

Abstract

Background of the study: Uses of Internet by undergraduate Students of Gombe State University is a survey that is meant to determine the behavior of undergraduates of GSU towards the Internet and the purpose for which they use it. Purpose: The study has five specific objectives, among which are to find out the behavior of GSU undergraduates regarding the Internet, identify the purpose for which the undergraduates of GSU use the Internet, and determine the respondents' frequency of surfing the Internet. Method: Data was gathered using 167 questionnaires in the eight faculties of the University. A systematic random sampling method was used to select the respondents from the faculty. The questionnaire was administered to the undergraduates at each of the faculties, and the results were collated and analyzed using the Statistical Package for the Social Sciences (SPSS). Findings: The study's major findings revealed that the Majority of the students have a positive attitude towards using the internet. However, many students complain of slow and irregular internet connectivity at the university. Conclusion: The study recommended that the university improve the quality of its Internet services and properly educate students on the importance of good Internet use, among other things, for improved students’ academic performance  Keywords: internet use; undergraduate students; Gombe State University; academic performance. -------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- PENGGUNAAN INTERNET UNTUK TUJUAN AKADEMIK: STUDI PADA MAHASISWA SARJANA DI UNIVERSITAS NEGERI GOMBE, NIGERIA ABSTRAK Latar Belakang Penelitian:Penggunaan Internet oleh mahasiswa sarjana Universitas Negeri Gombe (GSU) merupakan suatu survei yang bertujuan untuk mengetahui perilaku mahasiswa sarjana di GSU terhadap internet serta tujuan mereka dalam menggunakan internet tersebut. Tujuan Penelitian: Penelitian ini memiliki lima tujuan spesifik, di antaranya:Mengetahui perilaku mahasiswa sarjana GSU terhadap internet; Mengidentifikasi tujuan penggunaan internet oleh mahasiswa sarjana GSU; Menentukan frekuensi akses internet oleh responden. Metode Penelitian; Data dikumpulkan melalui penyebaran 167 kuesioner pada delapan fakultas di universitas tersebut. Metode pengambilan sampel secara acak sistematis digunakan untuk memilih responden dari tiap fakultas. Kuesioner dibagikan kepada mahasiswa sarjana di masing-masing fakultas, dan hasilnya dikumpulkan serta dianalisis menggunakan perangkat lunak Statistical Package for Social Sciences (SPSS). Temuan Penelitian; Hasil utama dari penelitian ini menunjukkan bahwa mayoritas mahasiswa memiliki minat dan sikap positif terhadap penggunaan internet. Namun demikian, terdapat keluhan luas mengenai koneksi internet di universitas yang lambat dan tidak stabil. Kesimpulan: Penelitian ini merekomendasikan agar pihak universitas meningkatkan kualitas layanan internet; memberikan orientasi yang tepat mengenai pentingnya penggunaan internet secara positif; dan langkah-langkah lainnya guna meningkatkan prestasi akademik mahasiswa. Kata Kunci: penggunaan internet; mahasiswa sarjana; Universitas Negeri Gombe; kinerja akademik.