cover
Contact Name
Mashuri
Contact Email
mashuri@its.ac.id
Phone
+6281235200374
Journal Mail Official
amorijurnal@gmail.com
Editorial Address
Ruang Editor, Laboratorium Mekatronika Departemen Teknik Mesin Industri Kampus ITS Sukolilo, Surabaya - 60111
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Nasional Aplikasi Mekatronika, Otomasi dan Robot Industri (AMORI)
ISSN : 26552337     EISSN : 27213560     DOI : 10.12962/j27213560
Core Subject : Engineering,
Jurnal Aplikasi Mekatronika, Otomasi dan Robot Industri merupakan media bagi para peneliti untuk mempublikasikan hasil penelitiannya yang berkualitas tinggi dalam bidang mekatronika, otomasi dan robot industri. Makalah yang dimuat dalam jurnal ini mencakup hasil riset ilmu dasar, ide-ide inovasi dan aplikasi dalam bidang tersebut, yang diusulkan oleh para peneliti, innovator ataupun tenaga ahli dari seluruh wilayah Indonesia. Topik-topik yang termasuk dalam bidang ini diantaranya : Sistem Kontrol, Elektronika, Sistem Pengolahan Data, Mekatronika, Internet of Things, serta Aplikasinya pada Dunia Industri Skala Kecil dan Besar.
Articles 11 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 1 (2021)" : 11 Documents clear
KOMPOSIT CARBON FIBER SANDWICH SEBAGAI BAHAN ALTERNATIF PENGGANTI ALUMUNIUM ALLOY 6063 PADA KNUCKLE PLATE MOBIL NOGOGENI 5 EVO Eddy Widiyono; Muhammad Yusuf Mahdum; Hafid Rahman; Dedy Zulhidayat Noor
Jurnal Nasional Aplikasi Mekatronika, Otomasi dan Robot Industri (AMORI) Vol 2, No 1 (2021)
Publisher : Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1887.887 KB) | DOI: 10.12962/j27213560.v2i1.9120

Abstract

Nogogeni merupakan mobil riset ramah lingkungan dan hemat energi yang dirancang untuk mendapatkanefisiensi tinggi. Untuk mencapai rancangan tersebut maka tim harus mereduksi berat pada kendaraan. Salah satuupaya untuk mereduksi berat mobil adalah dengan menggunakan komponen mobil dengan material dasar yang lebihringan, maka nilai efisiensi akan bertambah baik Untuk mendapatkan komponen mobil yang ringan maka dipilihlahkomposit sandwich serat karbon fiber dan double layer alumunium honeycomb core dengan variasi arah serat. Tujuandari tugas akhir ini adalah untuk membantu tim Nogogeni mendapatkan altematif pemilihan bahan dasar yang ringannamun tidak mengesampingkan kekuatan material. Setelah dilakukan pengujian bending diketahui bahwa datapengujian menghasilkan stiffness sebesar 1370.36 N/mm, facing bending stress 184.405 MPa, core shear ultimatestress 0,792 MPa komposit yang terbaik terdapat pada arah serat 0 0 , juga hasil momen bending karbonfiber dandouble layer aluminum honeycomb core lebih besar 517.62% dibandingkan dengan alumunium alloy 6063 T6-6h,model kegagalan komposit sandwich serat karbonfiber dengan double layer alumunium honeycomb core akibatpengujian bending (three point bending) berupa kegagalan indentation dan kegagalan core shear.
Desain Cover Bankart dengan Box Negative Pressure Sebagai Media Pengangkut Pasien COVID-19 Mashuri -; Maulana -; Mohammad Ibnu Abbas; Bayu Mahardika; Rizaldy Hakim Ash Shiddieqy
Jurnal Nasional Aplikasi Mekatronika, Otomasi dan Robot Industri (AMORI) Vol 2, No 1 (2021)
Publisher : Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1146.537 KB) | DOI: 10.12962/j27213560.v2i1.9133

Abstract

Masa pandemi covid-19 menyita banyak perhatian masyarakat dunia diawal tahun 2020. Kemunculan bermula di daratan cina yang menyebar luas ke seluruh negara. Semua kegiatan yang sudah direncanakan akan dilakukan di tahun 2020 terpaksa harus tertunda bahkan dibatalkan. Indonesia menjadi bagian dari negara yang terkena dampaknya. Banyak masyarakat terjangkit covid-19. Maka semakin banyak pula yang harus diisolasi ke rumah sakit khusus yang telah ditetapkan. Penderita suspect covid-19 di Indonesia didominasi mereka yang sudah berusia diatas 40 tahun tanpa memandang gender dengan penyakit bawaan yang sudah dialami sebelum adanya covid-19. Penyakit komorbid atau penyakit bawaan ini sangat mempengaruhi pasien yang terjangkit dengan kondisi yang cukup parah saat menjalani perawatan di rumah sakit. Pasien covid-19 ketika dipindahkan dari rumah menuju ke rumah sakit rujukan dibawa menggunakan mobil ambulance. Jika mengikuti protokol kesehatan, para tenaga medis harus menggunakan pakaian hazmat (hazardous materials). Pakaian ini adalah perlengkapan perlindungan yang terdiri dari bahan anti tembus dan digunakan untuk proteksi terhadap material berbahaya. Meskipun dengan peraturan wajib menggunakan pakaian tersebut, masih banyak tenaga medis yang masih bisa terjangkit covid-19 dan menyebabkan meninggal dunia. Permasalahan tersebut menciptakan gagasan berupa desain Cover Bankart dan Box Negative pressure. Metode dalam penelitian perancangan ini adalah metode Pahl & Beitz (1996). Kedepannya dengan alat ini akan lebih membantu kinerja tenaga medis dalam melaksanakan penjemputan pasien covid-19 untuk dibawa ke rumah sakit karena pasien akan diletakkan diatas Bankart ambulance yang tertutup cover. Cover Bankart berkondisi Negative pressure sehingga meminimalisir udara dari dalam keluar dan memberikan rasa lebih aman kepada tenaga medis yang bertugas menjemput pasien covid-19.
Rancang Bangun Mesin Electromechanical Grinding dengan Proses Silindris Mashuri -; Nicholas Arnedeo Satmoko; Winarto -; Suhdi Arifin; Bambang Sampurno
Jurnal Nasional Aplikasi Mekatronika, Otomasi dan Robot Industri (AMORI) Vol 2, No 1 (2021)
Publisher : Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (909.556 KB) | DOI: 10.12962/j27213560.v2i1.9127

Abstract

Dalam pembuatan suatu profil yang mudah pada benda kerja, umumnya terdapat penggunaan mesin gerindakonvensional. Jika penggunaan mesin gerinda konvensional saat pengerjaannya bisa memakan waktu yang relatif lama,bisa terjadi distorsi pada permukaannya, dll.Proses ECG memiliki kelebihan dari gerinda konvensional seperti teganganinduksi rendah, kedalaman potongan, proses pengerjaannya lebih cepat dibandingkan dengan proses pengerjaanlainnya, bisa digunakan untuk segala jenis benda kerja yang bersifat konduktif, dll.ECG menggabungkan prosespenggerindaan konvensional dan proses ECM secara bersamaan antara proses pemesinan dengan gerak mekanispartikel abrasif dan reaksi elektrokimia. Dipasaran mesin ECG memiliki harga yang tinggi maka disini penulis mencobamerancang bangun alat Electrochemical Grinding sederhana agar dapat digunakan oleh mahasiswa Teknik MesinIndustri. Untuk perancangan mesin ECG memerlukan perancangan (struktur, penggerindaankonvensional,ECM),pembuatan mesin ECG dan pengujian. Hasil pengujian dari pembuatan mesin yang telah dilakukanmenunjukkan MRR penggerindaan konvensional 138,57 mm3/min dan MRR ECG 330 mm3/min
Analisa Pengaruh Turbine Inspection terhadap Kinerja Turbin Gas MW 701D di PLTGU-PT.PJB UP Gresik Arino Anzip; Mashuri -; Saktiawan Okto Bertha Agustien; Mochammad Fahmi Choirudin; Heru Mirwanto
Jurnal Nasional Aplikasi Mekatronika, Otomasi dan Robot Industri (AMORI) Vol 2, No 1 (2021)
Publisher : Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (924.655 KB) | DOI: 10.12962/j27213560.v2i1.9134

Abstract

PLTGU merupakan salah satu pembangkit listrik yang berbasis Uap dan Gas. PLTGU akan melakukan perubahan beban seiring dengan perubahan kebutuhan listrik konsumen. Perubahan beban dan Penggunaan komponen turbin gas secara terus menerus akan mempengaruhi kinerja dan umur pemakaian dari komponen turbin gas. Penurunan kinerja dari komponen tersebut akan berdampak terhadap efisiensi pembangkit. Untuk menjaga kinerja turbin gas pada kondisi optimal PT PJB UP melakukan inspeksi pada komponen-komponen turbin gas tersebut. Dari hasil pengamatan kami berdasarkan parameter kinerja turbin gas pada variasi beban baik itu setelah maupun sebelum overhaul turbine inspection kinerja turbin gas selalu mengalami kenaikan. Kenaikan kinerja paling baik akibat adanya turbin inspection berada pada operasi beban maksimum dengan besarnya efisiensi siklus 3,289 %, konsumsi bahan bakar spesifik 1,24 %, rasio kerja sebesar 0,63 %, dan daya netto sebesar 4,14 %
Perancangan Sistem Model Scale Alat Pencegah Bercampurnya Air Hujan dengan Air Laut menggunakan Sistem Kontrol Otomatis Sensor Suhu guna menjaga Kestabilan Produksi Garam pada Musim Hujan Mashuri -; Hanifah Zaizafun Losu; Hendro Nurhadi; Muhammad Lukman Hakim; Bambang Sampurno
Jurnal Nasional Aplikasi Mekatronika, Otomasi dan Robot Industri (AMORI) Vol 2, No 1 (2021)
Publisher : Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (999.67 KB) | DOI: 10.12962/j27213560.v2i1.9125

Abstract

Perubahan iklim yang cukup ekstrem menyebabkan intensitas curah hujan menjadi tinggi di Indonesiaakibatnya produksi garam rakyat turun drastis. Catatan data Kementerian Kelautan dan Perikanan menerangkan bahwaproduksi garam rakyat pada 2016 hanya 188 ribu ton menurun dari tahun sebelumnya 2,9 juta ton. Desa Pengarenganialah salah satu penyumbang garam tertinggi di Indonesia. Petambak garam di Desa Pengarengan, Kabupaten Sampangumumnya menggunakan teknologi evaporasi bertingkat sehingga butuh waktu 10-12 hari untuk menjadi garam. Olehkarena itu dibuat perancangan sistem model scale alat pencegah bercampurnya air hujan dengan air laut denganmenggunakan sistem kontrol otomatis sensor suhu guna menjaga produksi garam pada musim hujan. Dalamperancangan alat, terdapat beberapa komponen utama, diantaranya arduino, sensor suhu, LCD, motor servo, dan SDcard module. Berdasarkan penelitian ini dapat disimpulkan bahwa atap pada model scale alat dibuat miring agar airhujan yang mengenai atap turun ke bawah tanah dan ketahanan atap agar berlangsung lama. Hasil perbandingan garamyang dihasilkan menggunakan sistem model scale alat yang dirancang lebih baik dari metode konvesional. Parameter ujikualitas garam berdasarkan standar SNI 01-3556-2000. Garam yang diproses menggunakan model scale alat diperolehkadar NaCl 94,086% dan kadar air 4,73%. Sedangkan garam dengan metode konvensional diperoleh kadar NaCl 88,644%dan kadar air 8,909%. Garam yang dihasilkan oleh model scale alat adalah 170g. Sedangkan garam yang dihasilkan tanpaalat hanya diperoleh 150g. Untuk tingkat putih garam, garam dengan penguapan menggunakan alat mempunyai tingkatputih 86% lebih baik daripada garam tanpa menggunakan alat yaitu 80%.
Rancang Bangun Mesin Penepung Biji Sorgum sebagai Alternatif Bahan Baku Tepung Terigu dalam Produk Olahan Makanan dengan Kekasaran 100 Mesh Budi Luwar Sanyoto; Andreyanto -; Mashuri -; Liza Rusdiyana; Dzakwan Shidqul Aziz
Jurnal Nasional Aplikasi Mekatronika, Otomasi dan Robot Industri (AMORI) Vol 2, No 1 (2021)
Publisher : Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1007.223 KB) | DOI: 10.12962/j27213560.v2i1.9128

Abstract

Sorgum adalah salah satu jenis tanaman serelia yang mampu beradaptasi secara luas dan prospektif dikembangkan pada kavling marginal. Namun, pemanfaatan sorgum saat ini belum dapat dilakukan secara optimal karena pengembangan pengetahuan untuk pengolahaan pasca panen biji sorgum belum terlalu banyak. Selain itu kelengkapan fasilitas pengolahannya juga masih terbatas. Oleh karena itu untuk mengoptimalkan pemanfaatan sorgum dibuat sebuah alat untuk mengolah biji sorgum agar dapat digunakan sebagai alternatif bahan makan untuk memenuhi kebutuhan karbohidrat harian masyarakat. Salah satunya ialah mengubah biji sorgum menjadi tepung sorgum. Dalam rancangan ini akan di bahas mengenai observasi di lapangan dan studi literatur yang mendukung terwujudnya alat ini kemudian dilanjutkan dengan konsep mesin yang nantinya dapat menjadi acuan untuk merencanakan serta perhitungan dari mesin penepung biji sorgum untuk selanjutnya dilakuan proses manufaktur pembuatan mesin yang dilanjutkn perakitan dan uji coba mesin hingga hasil outputan yang di peroleh tepung sorgum dengan tingkat kekasaran 100 mesh. Dari hasil perhitungan rancang bangun mesin penepung sorgum dengan kapasitas motor penggerak 5,5 hp yang putaran nya di transmisikan dengan perbandingan pulley 1:3 sehingga menghasilkan putaran pada disk mill hingga 9800rpm yang di kombinasiakan dengan ayakan dengan ukuran saringan 100 mesh yang dapat menghasilkan tepung sorgum mencapai 2kg per menit
Implementasi Metode Reliability Centered Maintenance pada Mesin Gilingan di PG. Kremboong Giri Nugroho; Muhammad Dzaky Fawwaz; Mashuri -; Denny ME Soedjono; Joko Sarsetiyanto
Jurnal Nasional Aplikasi Mekatronika, Otomasi dan Robot Industri (AMORI) Vol 2, No 1 (2021)
Publisher : Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1098.561 KB) | DOI: 10.12962/j27213560.v2i1.9135

Abstract

PG. Kremboong Sidoarjo, merupakan perusahaan yang memproduksi gula pasir dengan bahan baku tanaman tebu. Kapasitas produksi gula yang mampu dihasilkan mencapai 2500 tcd. Dalam proses produksinya mesin gilingan digunakan untuk memerah tebu untuk diambil niranya. Mesin gilingan yang paling sering mengalami kegagalan adalah mesin gilingan IV sehingga mengakibatkan proses produksi gula terganggu. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui bentuk perawatan yang tepat dan nilai keandalan mesin gilingan sebagai acuan untuk menentukan interval waktu perawatan menggunakan metode Reliability Centered Maintenance dengan cara mengolah data kegagalanya menggunakan Analisa mode kegagalan. Berdasarkan analisis data secara Reliability Centered Maintenance hasil yang diperoleh nilai keandalan yaitu 0,0056 selama masa giling, jadwal yang sesuai untuk menerapkan preventive maintenance yaitu dengan interval waktu perawatan tiap 250 jam, dan dari hasil analisa melalui FMEA (Failure Mode Effect Analysis) diketahui terdapat 1 failure mode yang dapat dicegah dengan combination task, 1 failure mode yang dapat dicegah dengan on-condition task, 3 failure mode dapat dicegah dengan Scheduled restoration task, 1 failure mode yang dapat dicegah dengan no maintenance scheduled.
Perencanaan Sistem Pemeliharaan menggunakan Metode Reliability Centered Maintenance Gas Engine Compressor PT. Perda Daya Gas Dedy Zulhidayat Noor; Mohammad Fahmi Al Alam; Mashuri -; Joko Sarsetiyanto; Hari Subiyanto
Jurnal Nasional Aplikasi Mekatronika, Otomasi dan Robot Industri (AMORI) Vol 2, No 1 (2021)
Publisher : Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1126.235 KB) | DOI: 10.12962/j27213560.v2i1.9126

Abstract

PT. Perta Daya Gas adalah Perusahaan joint venture yang dibentuk dan didirikan oleh PT. Pertamina Gas(Pertagas) dan PT. Indonesia Power (IP). PT. Perta Daya Gas mendirikan fasilitas Compressed Natural Gas (CNG) PlantTambak Lorok yang bertujuan sebagai “Peak Shaving” untuk memenuhi kebutuhan beban puncak kelistrikan pada subsistem Jawa Tengah & Daerah Istimewa Yogyakarta yang berasal dari Pembangkit Listrik Tenaga Gas & Uap (PLTGU)Tambak Lorok yang dioperasikan oleh PT. Indonesia Power. CNG Plant Tambak Lorok merupakan fasilitas kompresidan penyimpanan gas alam dalam bentuk CNG yang dikerjakan oleh 10 unit Gas Engine Compressor (GEC) identikuntuk mengubah 20 – 24 bar menjadi 250 bar. Mengingat pentingnya kinerja GEC, diperlukan langkah perawatandengan metode yang tepat. RCM merupakan suatu strategi maintenance yang memberikan metode terstruktur dansistematis untuk menganalisis fungsi dan kegagalan dari suatu aset fisik yang berfokus dalam mempertahankan fungsiaset tersebut. Proses penyusunannya terbagi menjadi 2 analisis yaitu kuantitatif dan kualitatif. Analisis kuantitatifdilakukan dengan pendistribusian kegagalan dengan software Reliasoft Weibull++6 untuk mengetahui parameterperhitungan nilai keandalan yang dapat digunakan dalam acuan interval perawatan tiap mesin. Analisis kualitatifmenggunakan metode Failure Mode and Effect Analysis yang kemudian dikembangkan dalam bentuk RCM DecisionWorksheet. Dari analisis yang dilakukan, interval perawatan untuk menjaga nilai keandalan tidak turun di bawah 0.6adalah 80 jam untuk GEC K-101, 260 jam untuk GEC K-102, 220 jam untuk GEC K-103, 240 jam untuk GEC K-104, 42jam untuk GEC K-105, 150 jam untuk GEC K-106, 160 jam untuk GEC K-107, 240 jam untuk GEC K-108, 140 jam untukGEC K-109 dan 130 jam untuk GEC K-110. Analisis kualitatif mengidentifikasi ada 69 failure mode pada Gas EngineCompressor. 67 failure mode bisa dicegah dengan scheduled discard task dan 2 failure mode bisa dicegah denganscheduled restoration task.
Studi Pemanfaatan Rancang Bangun Alat Fermentasi Biogas Enceng Gondok sebagai Pengoptimalan Produksi Energi Alternatif Suhariyanto -; Mashuri -; Imam Fathoni; Rafif Herdian Noor; Mahirul Mursid
Jurnal Nasional Aplikasi Mekatronika, Otomasi dan Robot Industri (AMORI) Vol 2, No 1 (2021)
Publisher : Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (992.848 KB) | DOI: 10.12962/j27213560.v2i1.9130

Abstract

Seiring populasi manusia yang terus bertambah setiap tahun mengakibatkan permintaan terhadap energi juga meningkat dan keterbatasannya bahan bakar khususnya gas, munculah inovasi memberdayakan potensi yang ada dilingkungan sekitar untuk dijadikan bahan bakar alternatif khususnya enceng gondok. Pada realitanya pemanfaatan enceng gondok tidak diikuti dengan fasilitas mesin untuk mengektrasi. Untuk itu dibutuhkan teknologi yang mampu mengolah enceng gondok menjadi yang lebih bermanfaat ,dengan proses pencernaan anaerobik yakni dimana mikroorganisme memecah bahan biodegradable dalam keadaan tanpa oksingen, proses pembuatan biogas dimulai dengan mencacah eceng gondok kemudian ditambahkan variable air dan e4 sesuai variable pengencaran. Teknologi “Digester“ gas bio telah berkembang sejak lama namun aplikasi penggunaannya sebagai sumber energi alternatif belum berkembang secara luas. Beberapa kendala antara lain yaitu, digester tidak berfungsi akibat bocor atau kesalahan konstruksi, disain tidak user friendly, selain itu penerapan proses produksi belum terintegrasi. Proses produksi biogas yang akan dipakai berazaskan pada teknologi tepat guna dengan menggunakan digester dan aman untuk digunakan dalam skala rumah tangga sehingga mampu menghasilkan biogas sebagai energi alternatif. Pada pengujian ini menggunakan kapasitas 200 liter, dan menghasilkan energi yang dapat digunakan sebagai pembakaran selama 28 menit, dan menghasilkan kalor sebesar 2.016 KJ dan tekanan yang dihasilkan pada biogas sebesar 6 psi
Pemanfaatan Ekstrak Kulih Buah Langsat sebagai Inhibitor Organik Korosi Pada Baja ST 37 dalam Media IM H2S04 Nur Husodo; Mashuri -; Ahmad Fajar Reynaldi; Kyla Anisa Windarta; Atria Pradityana
Jurnal Nasional Aplikasi Mekatronika, Otomasi dan Robot Industri (AMORI) Vol 2, No 1 (2021)
Publisher : Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (897.036 KB) | DOI: 10.12962/j27213560.v2i1.9124

Abstract

Korosi adalah kerusakan atau kehancuran yang disebabkan oleh reaksi kimiawi material di lingkungannya.Salah satu cara untuk mengurangi laju korosi yaitu dengan penggunaan inhibitor organik. Penghambat korosi adalahzat kimia yang bila ditambahkan ke lingkungan dapat mengurangi laju korosi logam di lingkungan. Kulit buah langsat(Lansium domesticum var. Pubescens) adalah inhibitor yang akan digunakan. Dalam penelitian ini menggunakan bajaST 37 dengan media H2SO4 1M dengan variasi konsentrasi 0, 3, 5 dan 11 mg. Metode ekstraksi yang digunakan adalahmetode maserasi. Pada uji Tafel nilai laju korosi sebesar 3,3738 mmpy tanpa inhibitor dan dengan inhibitor mencapai1,7471 mmpy serta dihasilkan juga efisiensi inhibisinya sebesar 48,21%. Menghasilkan efisiensi pengujian weight lossinhibisi sebesar 53,9%

Page 1 of 2 | Total Record : 11