Educoretax
Educoretax is a place for disseminating research results in the field of taxation, including, but not limited to, topics on central taxes, customs, excise, local taxes, regional levies, tax accounting, tax law, tax administration, tax information systems, public policies, and other taxes.
Articles
267 Documents
Analisis Pengaruh Pandemi Covid-19 terhadap Kinerja Keuangan Perusahaan Jasa Telekomunikasi
Yulifar Amin Gultom;
Vega Antaresa Rakhmat Azhari;
Veren Yolanda;
Ferry Irawan
Educoretax Vol 2 No 4 (2022)
Publisher : WIM Solusi Prima
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.54957/educoretax.v2i4.276
Rentang tahun 2019 hingga tahun 2021 merupakan tahun-tahun transisi dari keadaan sebelum Pandemi Covid-19 menuju keadaan dimulai dan berlangsungnya pandemi. Transisi tersebut tidak hanya berdampak secara langsung pada kesehatan masyarakat, namun berpengaruh luas ke berbagai aspek kehidupan lainnya, termasuk kinerja laporan keuangan perusahaan. Untuk melihat secara nyata dampak transisi tersebut pada laporan keuangan perusahaan, dipilih 3 (tiga) perusahaan jasa telekomunikasi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia yaitu PT Indosat Tbk, PT XL Axiata Tbk, dan PT Smartfren Telecom Tbk. Dilakukan analisis komparatif terhadap pos-pos Laporan Keuangan (Neraca dan Laporan Laba Rugi) untuk ketiga perusahaan dalam rentang waktu 2019-2021. Hasil analisis komparatif menunjukkan bahwa sepanjang tahun 2019-2021 ketiga perusahaan menunjukkan pertumbuhan positif dalam pos Aset dan Pendapatan Usaha. Namun demikian, kinerja laba ketiga perusahaan masih fluktuatif. Dalam rentang waktu tersebut, PT XL Axiata Tbk dan PT Smartfren Telecom Tbk terus-menerus mengalami kerugian, sementara PT Indosat Tbk mengalami ketidakstabilan performa laba (laba di tahun 2019, rugi di tahun 2020, dan kembali laba di tahun 2021).
Tinjauan Dan Pengembangan Aplikasi E-Faktur Versi 3.0 Dari Segi Pengalaman Pengguna (User Experience) Dan Grafis Antar Pengguna (User Interface)
R. Rahmat Fadli Sadikin
Educoretax Vol 2 No 4 (2022)
Publisher : WIM Solusi Prima
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.54957/educoretax.v2i4.277
Banyak orang yang tidak sadar bahwa mereka menerima manfaat dari disiplin ilmu Desain User Experience (UX) di mana pun mereka berada yang membuat semua menjadi efektif dan efisien dalam melakukan sesuatu yang umumnya diterapkan pada produk atau aplikasi/web yang sudah menjadi sebuah standar di perusahaan besar. Sederhananya, disiplin ilmu UX memiliki tujuan untuk membuat suatu hal menjadi lebih bersahabat atau user friendly dan berfungsi dengan baik sehingga menjadi lebih bernilai. Namun, saat penulis melihat dan menggunakan aplikasi E-Faktur saat dosen menjelaskan aplikasi tersebut, yang terjadi sebaliknya, sekilas, terlihat tidak ada penerapan desain UX. Ditambah, dosen sempat kesulitan menavigasi menu pada aplikasi E-Faktur. Demi membantu para pengembang aplikasi dan wajib pajak dan memperjelas sekaligus memperkuat argumen penulis mengenai penerapan desain UX pada aplikasi E-Faktur, penulis melakukan penelitian ini. Sesuai panduan cara mendesain UX yang telah dikembangkan oleh komunitas desainer UX, metode yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan eksperimen. Hasil penelitian ini menunjukkan memang sedikit sekali penerapannya tetapi di beberapa poin sudah diterapkan dengan baik.
Strategi Penyuluhan Perpajakan Yang Efektif Dalam Meningkatkan Kepatuhan Wajib Pajak (Studi Kasus Kantor Wilayah DJP Sumatera Utara I)
Tendi Aristo;
Hotmal Jafar;
Muhammad Ilham
Educoretax Vol 3 No 1 (2023)
Publisher : WIM Solusi Prima
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.54957/educoretax.v3i1.334
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas penyuluhan perpajakan dan merumuskan strategi penyuluhan perpajakan yang efektif berbasis kepatuhan pelaporan SPT Tahunan sesuai dengan karakteristik wilayah kerja Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak Sumatera Utara I. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode studi kasus. Jenis data dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Data primer dalam penelitian ini diambil melalui teknik wawancara terstruktur. Teknik pemilihan sampel yaitu teknik purposive sampling di mana narasumber dipilih berdasarkan sebuah kriteria yaitu berstatus Aparatur Sipil Negara di Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak Sumatera Utara I yang terlibat langsung dalam proses bisnis penyuluhan perpajakan. Data sekunder yang digunakan adalah tabulasi data laporan tahunan sepanjang 2015 – 2019 yang dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penyuluhan perpajakan di Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak Sumatera Utara I telah dilakukan sesuai dengan Peraturan Direktur Jenderal Pajak nomor PER-03/PJ/2013 tentang Pedoman Penyuluhan Perpajakan dan Surat Edaran Direktur Jenderal Pajak nomor SE-05/PJ/2013 tentang Tata Cara Pelaksanaan Kegiatan Penyuluhan Perpajakan. Kebutuhan standardisasi penyuluhan pajak yang lebih khusus muncul dalam rangka peningkatan kepatuhan pelaporan SPT Tahunan yang melibatkan kolaborasi antara penyuluhan pajak dan proses bisnis internal lainnya (pengawasan dan penegakan hukum) serta kerja sama pihak ketiga. Kepatuhan pajak di masa depan ditentukan oleh penanaman kesadaran pajak sejak dini yang dilakukan melalui penyuluhan pajak.
Analisis Dampak Implementasi De Minimis Value Pada Kantor Pelayanan Utama Bea Dan Cukai Tipe C Soekarno-Hatta
Muhammad Anshar Syamsuddin;
Fikri Abdillah;
Fajar Yulianto
Educoretax Vol 2 No 4 (2022)
Publisher : WIM Solusi Prima
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.54957/educoretax.v2i4.342
Penelitian ini bertujuan untuk melihat seberapa besar dampak dari implementasi kebijakan De Minimis Value pada Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Tipe C Soekarno Hatta. Selain itu juga dapat mengidentifikasi permasalahan yang dihadapi dalam implementasi kebijakan tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data yang dilakukan adalah dengan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kebijakan de minimis value yang baru menyebabkan adanya peningkatan jumlah dokumen CN yang harus diperiksa petugas dan adanya beberapa modus yang dilakukan untuk menghindari bea masuk. Sehingga perlu dilakukan peningkatan dari sisi pengawasan dengan memaksimalkan risk engine yang ada.
Pembayaran Pajak Pada Kanal Non-Loket MPN G3: Lebih Bermanfaat Untuk Penyetor Dan Mempercepat Penguatan Keuangan Negara Untuk Pemulihan Ekonomi Nasional
Maichel Silas Salipadang
Educoretax Vol 3 No 1 (2023)
Publisher : WIM Solusi Prima
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.54957/educoretax.v3i1.371
Salah satu faktor yang memperkuat keuangan negara adalah penerimaan pajak yang disetor melalui mekanisme billing pada sistem Modul Penerimaan Negara Generasi ke-3 (MPN G3). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis waktu yang dibutuhkan oleh penyetor mulai dari penerbitan kode billing hingga mendapatkan Nomor Transaksi Penerimaan Negara (NTPN) pada kanal loket dan kanal non-loket serta kaitannya dengan penguatan keuangan negara yang berdampak pada pemenuhan kebutuhan dana Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN). Dengan menggunakan metode deskriptif kuantitatif untuk analisis data waktu, dapat diketahui bahwa waktu yang dibutuhkan oleh penyetor mulai dari penerbitan kode billing hingga mendapatkan NTPN 20% lebih cepat dengan menggunakan kanal non-loket daripada dengan kanal loket. Dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif untuk analisis dampak, dapat diketahui bahwa pembayaran dengan kanal non-loket lebih bermanfaat bagi penyetor karena pembayaran dapat dilakukan kapan pun dan dimana pun, tidak perlu membawa uang tunai, hingga Bukti Penerimaan Negara (BPN) yang tersimpan pada sistem di beberapa kanal non-loket.
Pengaruh Tata Kelola, Kesulitan Keuangan, Pengungkapan CSR Terhadap Penghindaran Pajak Dengan Diversitas Gender Sebagai Pemoderasi
Yulinda Oktarina
Educoretax Vol 3 No 2 (2023)
Publisher : WIM Solusi Prima
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.54957/educoretax.v3i2.384
Penelitian ini bertujuan untuk menguji peran keragaman gender dalam memoderasi pengaruh corporate governance, financial distress, dan pengungkapan CSR terhadap penghindaran pajak. Purposive sampling digunakan untuk mengumpulkan data dari 65 sampel dan 390 observasi dari tahun 2014 hingga 2019 pada perusahaan sektor manufaktur yang diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia. Hasil pengujian membawa kita pada kesimpulan sebagai berikut: (1) kesulitan keuangan secara signifikan meningkatkan penggelapan pajak; dan (2) tata kelola perusahaan yang diwakili oleh komisaris independen menurunkan penggelapan pajak secara signifikan. Komite audit dan pengungkapan CSR, dua pilar tata kelola perusahaan, memiliki dampak yang dapat diabaikan terhadap penghindaran pajak. Selain itu, pengaruh komisaris independen dan pengungkapan CSR terhadap penghindaran pajak tidak dimitigasi oleh keragaman gender. Akan tetapi, diversitas gender mampu memperlemah pengaruh positif kesulitan keuangan dan memperkuat pengaruh negatif komite audit terhadap penghindaran pajak.
Pengenaan Pajak Pertambahan Nilai Atas Sedan Dan Station Wagon Sebelum Dan Sesudah Harmonisasi Peraturan Perpajakan
Dicky Pranata Hutajulu;
Suparna Wijaya
Educoretax Vol 3 No 2 (2023)
Publisher : WIM Solusi Prima
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.54957/educoretax.v3i2.412
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membandingkan mekanisme pengenaan pajak pertambahan nilai atas transaksi yang dilakukan oleh pengusaha kena pajak terhadap kendaraan jenis sedan dan station wagon sebelum dengan setelah berlakunya undang-undang harmonisasi peraturan perpajakan (HPP). Untuk mendukung pencapaian tujuan tersebut, penelitian ini dilakukan dengan metode kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi kepustakaan dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mekanisme pengenaan pajak pertambahan nilai atas kendaraan sedan dan station wagon setelah berlakunya undang-undang harmonisasi peraturan perpajakan mengalami perubahan jika dibandingkan sebelum berlakunya undang-undang harmonisasi peraturan perpajakan. Namun, aturan turunan yang mengatur mekanisme pengenaan pajak pertambahan nilai pada kendaraan sedan dan station wagon lebih lanjut belum dikeluarkan oleh pemerintah terutama Kementerian Keuangan.
Analisis Kewajaran Benchmarking Pada PT Mayora Indah Tbk Saat Pandemi Covid-19
Clarissa Aulia Putri;
Fitria Nor Muyassaroh;
Zuliyati Zuliyati
Educoretax Vol 3 No 2 (2023)
Publisher : WIM Solusi Prima
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.54957/educoretax.v3i2.414
Daya saing perusahaan dalam kehidupan bisnis semakin meningkat dari tahun ke tahun. Pandemi Covid-19 yang menyebar secara masif pada awal tahun 2020 mengajak seluruh pedagang untuk terus melanjutkan dan mengembangkan usahanya. Hampir seluruh lini perekonomian terkena imbasnya. Salah satunya adalah sektor consumer non cyclicals yang bergerak di subsektor Food and Staples Retailing. Profitabilitas mengukur kemampuan perusahaan Food and Staples Retailing, termasuk PT Mayora Indah Tbk, untuk menghasilkan laba secara konsisten dan optimal. Uji lebih lanjut keakuratan laporan keuangan dengan membandingkan masing-masing rasio terhadap benchmarking dalam Surat Edaran 68/PJ/2010 dan tentukan apakah terdapat red flag di laporan keuangan PT Mayora Indah Tbk. Hasil perhitungan rasio dan perbandingan benchmark terlampir menunjukkan bahwa rasio berada di bawah nilai referensi. Salah satunya dampak pandemi Covid-19. Pada tahun 2020-2021, dampak COVID-19 akan meningkatkan biaya, menurunkan penjualan dan menurunkan rasio profitabilitas.
Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Penerimaan Pajak Bumi Dan Bangunan Sektor Perkebunan, Perhutanan, Dan Pertambangan
Zain Yudha Prawira;
Masruri Muchtar;
Pardomuan Robinson Sihombing
Educoretax Vol 3 No 2 (2023)
Publisher : WIM Solusi Prima
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.54957/educoretax.v3i2.415
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi penerimaan Pajak Bumi dan Bangunan sektor perkebunan, perhutanan dan pertambangan (PBB P3) di Jawa Tengah. Penelitian ini menggunakan data panel pada 20 kabupaten di Jawa Tengah periode 2019 sampai 2021. Variabel dependen dalam penelitian ini adalah penerimaan Pajak Bumi dan Bangunan sektor P3 (PBB P3), sementara investasi, luas hutan dan luas kebun menjadi variabel independen. Hasilnya menunjukan penerimaan PBB P3 di Jawa Tengah berfluktuasi setiap tahun. Diperoleh bahwa investasi, luas hutan dan luas kebun secara simultan berpengaruh signifikan terhadap PBB P3. Pengaruh luas hutan terhadap PBB P3 berpengaruh positif yang berarti bahwa apabila luas hutan mengalami kenaikan maka PBB P3 juga akan mengalami kenaikan. Sementara itu, investasi dan luas kebun tidak berpengaruh signifikan terhadap PBB P3 di Jawa Tengah. Implikasi dari penelitian ini yaitu bisa menjadi referensi bagi pemerintah dalam mengambil keputusan terkait kebijakan Pajak Bumi dan Bangunan sektor perkebunan, perhutanan dan pertambangan.
Moderasi Keterbukaan Perdagangan Pada Pendapatan Per Kapita Dan Foreign Direct Investment Terhadap Penerimaan Pajak Di ASEAN-5
Dian Irsalina Listikarini;
Suparna Wijaya
Educoretax Vol 3 No 3 (2023)
Publisher : WIM Solusi Prima
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.54957/educoretax.v3i3.471
Kinerja perpajakan di wilayah Asia Tenggara, khususnya ASEAN-5 yang terdiri dari Indonesia, Malaysia, Filipina, Singapura, dan Thailand, masih relatif rendah di bawah “titik kritis” menurut Bank Dunia dengan rata-rata penerimaan pajak hanya sebesar 13%. Oleh karena itu, penting untuk mempelajari konsep kinerja perpajakan secara lebih mendalam. Penelitian ini dilakukan untuk menguji moderasi keterbukaan perdagangan pada pendapatan per kapita dan Foreign Direct Investment terhadap penerimaan pajak. Penelitian ini menggunakan data panel terhadap negara ASEAN-5 pada periode 2008-2018. Pendekatan yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan regresi linier berganda. Berdasarkan pengujian model panel, Pooled Least Square merupakan model yang terbaik. Secara simultan seluruh variabel berpengaruh terhadap penerimaan pajak. Secara parsial, pendapatan per kapita berpengaruh positif signifikan terhadap penerimaan pajak dan setelah dimoderasi dengan variabel keterbukaan perdagangan ternyata memperlemah hubungan positif antara pendapatan per kapita dengan peneriman pajak. Sementara itu, FDI baik secara parsial maupun setelah dimoderasi dengan variabel keterbukaan perdagangan tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap penerimaan pajak. Berdasarkan hasil penelitian ini diperlukan kebijakan yang komprehensif dan tepat oleh setiap negara di ASEAN-5 agar keterbukaan perdagangan dapat meningkatkan penerimaan pajak dan memperkuat hubungan antara pendapatan per kapita dan FDI terhadap penerimaan pajak.