cover
Contact Name
Muhammad ikram
Contact Email
muhammad.ikram@uncp.ac.id
Phone
+6282140018810
Journal Mail Official
muhammad.ikram@uncp.ac.id
Editorial Address
Jalan Bumi 18 Blok A No. 1 Bumi Permata Hijau, Makassar, Indonesia
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Kognitif: Jurnal Riset HOTS Pendidikan Matematika
ISSN : 27769984     EISSN : 27769704     DOI : 10.51574/kognitif
Tujuan dari jurnal ini adalah untuk mempublikasikan penelitian berkualitas tinggi di bidang pendidikan matematika yang berkaitan dengan Higher Order Thinking Skills (HOTS) termasuk berpikir kritis, berpikir kreatif, penalaran matematis, pemahaman matematis, dll. Kami juga meneima riset tentang pembelajaran dan pengajaran matematika di semua level, baik dalam pembelajaran formal maupun informal.
Articles 32 Documents
Search results for , issue "Vol. 4 No. 3 (2024): July - September 2024" : 32 Documents clear
Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Siswa dengan Menggunakan Model Pengajaran Langsung Simangunsong, Herlina
Kognitif: Jurnal Riset HOTS Pendidikan Matematika Vol. 4 No. 3 (2024): July - September 2024
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/kognitif.v4i3.2005

Abstract

Beragam upaya dilakukan untuk meningkatkan hasil belajar siswa, salah satunya melalui penerapan model pembelajaran langsung. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar peningkatan hasil belajar siswa dan aktivitas pembelajaran dengan penerapan Pembelajaran model pengajaran langsung. Kami menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan melibatkan 34 siswa SMP Negeri 4 Siborongborong. Kami mengumpulkan data melalui tes hasil belajar dan observasi yang semuanya telah divalidasi secara valid dan reliabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setelah penerapan model pengajaran langsung, pada tes awal diperoleh hasil belajar siswa masih tergolong sangat rendah hal ini dilihat dari 34 siswa yang mengikuti tes awal diperoleh 2 orang siswa (5,88%) telah mencapai ketuntasan belajar. Pada  tes hasil belajar siklus I diperoleh 19 orang siswa(56%) telah mencapai ketuntasan belajar. Pada tes hasil belajar siklus II diperoleh 31 orang siswa(91%) telah mencapai ketuntasan belajar. Jadi dapat disimpulkan bahwa penggunaan model pengajaran langsung dapat meningkatkan hasil belajar siswa.
Analisis Kemampuan Metakognitif Siswa yang Menggunakan Pendekatan Pembelajaran Metakognitif-Diskursif pada Materi Persamaan Linear Satu Variabel Ratu, Meriana; Moza, Florida; Napu, Timotius Woda; Making, Samuel Rex Mulyadi
Kognitif: Jurnal Riset HOTS Pendidikan Matematika Vol. 4 No. 3 (2024): July - September 2024
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/kognitif.v4i3.2067

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan metakognitif siswa yang menggunakan pendekatan pembelajaran Metakognitif-Diskursif pada materi PLSV. Jenis Penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Dalam penelitian ini peneliti memilih siswa kelas VIII A SMPK St. Paulus Karuni sebanyak 23 siswa sebagai subjek yang akan diteliti kemampuan metakognitifnya dalam mengerjakan soal PLSV. Instrumen yang digunakan terdiri dari catatan harian, dan soal tes. Analisis hasil tes menggunakan pedoman penilaian dan penskoran. Analisis kemampuan metakognitif menggunakan indikator yang dikemukakan oleh Cohors-Fresenborg & Kaune yang terdiri dari perencanaan, pemantauan, dan refleksi. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah tes dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa diperoleh siswa kategori tinggi sebanyak mampu menggunakan metakognitifnya dengan baik dalam menyelesaikan soal PLSV. Siswa kategori sedang sebanyak dapat menggunakan metakognitifnya dalam menyelesaikan soal PLSV, namun masih kurang maksimal. Sedangkan siswa kategori rendah sebanyak tidak dapat menggunakan metakognitifnya dalam menyelesaikan soal PLSV.
Model Pembelajaran Problem Based Learning Berbantuan Media Pembelajaran Articulate Storyline 3 untuk Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Siswa Mayoza, Hernilam; Harahap, Tua Halomoan; Manurung, Siti Aminah
Kognitif: Jurnal Riset HOTS Pendidikan Matematika Vol. 4 No. 3 (2024): July - September 2024
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/kognitif.v4i3.1598

Abstract

Pembelajaran yang berpusat pada guru terkadang menimbulkan kebosanan dan berdampak pada rendahnya prestasi siswa dalam belajar matematika, sehingga diperlukan model pembelajaran yang cocok untuk mengatasi permasalahan tersebut yaitu model pembelajaran Problem Based Learning. Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) merupakan pendekatan yang efektif untuk meningkatkan pemahaman konseptual dan keterampilan pemecahan masalah siswa. Dengan melibatkan siswa secara aktif dalam proses pembelajaran dapat mendorong siswa untuk berpikir kritis, menganalisis informasi, dan menemukan solusi inovatif. Namun keberhasilan penerapan PBL sangat bergantung pada pemilihan media pembelajaran yang tepat. Articulate Storyline 3 sebagai salah satu perangkat lunak authoring yang populer, menawarkan fleksibilitas tinggi dalam menciptakan pengalaman belajar yang interaktif dan menarik. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menerapkan model Problem Based Learning (PBL) berbantuan media pembelajaran Articulate Storyline 3 terhadap peningkatan hasil belajar siswa. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) dengan melibatkan siswa kelas XI TKR 3 SMKN 4 Medan sebanyak 28 siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, tes dan dokumentasi. Analisis dilakukan dengan mengolah data kualitatif dan data kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan hasil belajar siswa sesudah diterapkan model pembelajaran Problem Based Learning berbantuan media Articulate Storyline 3.
Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Siswa Menggunakan Model Pembelajaran Problem Based Learning Masitha, Cica; Sinulingga, Hizkia M.T; Ammy , Putri Maisyarah
Kognitif: Jurnal Riset HOTS Pendidikan Matematika Vol. 4 No. 3 (2024): July - September 2024
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/kognitif.v4i3.1638

Abstract

Kemampuan pemecahan masalah merupakan keterampilan penting dalam pembelajaran matematika yang seharusnya dikuasai oleh siswa di era saat ini. Namun beberapa siswa menghadapi kesulitan dalam mengidentifikasi masalah dan mengaplikasikan konsep matematika dalam situasi dunia nyata. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa dengan menggunakan model pembelajaran problem based learning. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII-2 SMP Negeri 16 Medan yang berjumlah 32 siswa dan objek pada penelitian ini adalah kemampuan pemecahan masalah matematis siswa dengan menerapkan model pembelajaran problem based learning pada materi penyajian data. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang terdiri dari 2 siklus dan diberikan tes pada setiap akhir siklus. Intrumen penelitian dalam pengumpulan data adalah tes kemampuan pemecahan masalah matematis siswa. Tes digunakan untuk mengetahui bagaimana tingkat kemampuan pemecahan masalah matematis siswa pada materi penyajian data saat diterapkan model problem based learning. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan diperoleh bahwa penerapan model pembelajaran problem based learning dapat meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa pada materi penyajian data, yaitu pada siklus I memperoleh rerata kelas sebesar 69,2 dan pada siklus II meningkat menjadi 85,3. Berdasarkan analisis data dan pembahasan, penerapan model pembelajaran problem based learning mampu meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa.
Efektivitas Model Pembelajaran Creative Problem Solving Berbantuan Media Permath Apps terhadap Kemampuan Numerasi Matematis Shahira, Salma Pasa; Sumaji, Sumaji; Ulya, Himmatul
Kognitif: Jurnal Riset HOTS Pendidikan Matematika Vol. 4 No. 3 (2024): July - September 2024
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/kognitif.v4i3.1720

Abstract

Kemampuan numerasi matematis peserta didik tergolong rendah, hal ini terlihat dari hasil uji studi pendahuluan yang telah dilakukan. Oleh karena itu, penelitan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan numerasi peserta didik dengan menerapkan model pembelajaran Creative Problem Solving berbantuan media Permath Apps. Jenis penelitian ini menggunakan kuantitatif dengan metode Quasi Experimental Design dengan melibatkan siswa kelas VII. Teknik pemilihan sampel menggunakan Purposive Sampling yang dilaksanakan di kelas VII C (kelas eksperimen) dan VII D (kelas kontrol) SMP 3 Bae. Analisis data awal yang digunakan meliputi uji normalitas, uji homogenitas, dan uji kesamaan rata-rata, serta analisis data akhir meliputi uji t dua sampel independen, uji t satu sampel, dan uji t dua sampel dependen, dan N-Gain. Instrumen penelitian yang digunakan berupa tes kemampuan numerasi matematis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) rata-rata kemampuan numerasi matematis peserta didik kelas yang diajarkan model pembelajaran CPS berbantuan media PerMath Apps lebih baik daripada rata-rata kelas yang diajarkan dengan model pembelajaran langsung. (2) kemampuan numerasi matematis peserta didik yang mengikuti pembelajaran CPS berbantuan media PerMath Apps mencapai (KKTP). (3) terdapat perbedaan rata-rata antara kemampuan numerasi matematis peserta didik sebelum dan sesudah diterapkan model pembelajaran CPS berbantuan media PerMath Apps. (4) terdapat peningkatan kemampuan numerasi matematis peserta didik yang diajarkan menggunakan model pembelajaran CPS berbantuan media PerMath Apps. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa kemampuan numerasi matematis peserta didik dapat meningkat dengan menggunakan model pembelajaran CPS berbantuan media PerMath Apps.
Efektivitas Penggunaan Media Wordwall dengan Model Brain Based Learning terhadap Kemampuan Komunikasi Matematis Peserta Didik Pitriani, Windi; Muslim, Siska Ryane; Prabawati, Mega Nur
Kognitif: Jurnal Riset HOTS Pendidikan Matematika Vol. 4 No. 3 (2024): July - September 2024
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/kognitif.v4i3.1765

Abstract

Minimnya penelitian yang mengintegrasikan Brain Based Learning dan media interaktif seperti Wordwall, penelitian ini menjadi penting untuk mengetahui apakah pendekatan ini efektif meningkatkan kemampuan komunikasi matematis peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) efektivitas penggunaan media Wordwall dengan model Brain Based Learning terhadap kemampuan komunikasi matematis peserta didik, (2) minat belajar peserta didik yang pembelajarannya menggunakan media Wordwall dengan model Brain Based Learning, dan (3) hubungan yang signifikan antara minat belajar dengan kemampuan komunikasi matematis peserta didik yang menggunakan media Wordwall dengan model Brain Based Learning. Kami menggunakan metode pre-eksperimen dengan desain One-Shot Case Study. Populasi pada penelitian ini yaitu seluruh peserta didik kelas VII di SMP Negeri 13 Tasikmalaya. Instrumen yang digunakan yaitu tes kemampuan komunikasi matematis dan angket minat belajar peserta didik. Teknik analisis data menggunakan binomial test dan uji korelasi spearman. Berdasarkan analisis data diperoleh kesimpulan bahwa: (1) penggunaan media Wordwall dengan model Brain Based Learning efektif terhadap kemampuan komunikasi matematis peserta didik, (2) minat belajar peserta didik yang pembelajarannya menggunakan media Wordwall dengan model Brain Based Learning termasuk kategori tinggi, dan (3) tidak terdapat hubungan yang signifikan antara minat belajar dengan kemampuan komunikasi matematis peserta didik yang menggunakan media Wordwall dengan model Brain Based Learning.
Efektivitas Penerapan Project Based Learning Berbantuan Papercraft terhadap Pemahaman Konsep Matematis Peserta Didik Huda, Dwiyanti Nurul; Supratman, Supratman; Herawati, Linda
Kognitif: Jurnal Riset HOTS Pendidikan Matematika Vol. 4 No. 3 (2024): July - September 2024
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/kognitif.v4i3.1768

Abstract

Kurangnya kemampuan peserta didik dalam menyatakan ulang konsep dari soal yang diberikan, yang merupakan indikator pemahaman konsep, berkontribusi pada kesalahan penggunaan rumus dan nilai yang rendah dalam ulangan harian materi bangun ruang sisi datar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektivan model project based learning berbantuan papercraft terhadap pemahaman konsep matematis peserta didik. Jenis penelitian ini yaitu kuantitatif dengan metode penelitian pre-eksperimen design. Populasi dalam penelitian ini yaitu seluruh kelas VIII SMP Negeri 2 Darmaraja. Sampel pada penelitia ini yairu kelas VIII-D diambil dengan menggunakan teknik probability sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini yaitu tes pemahaman konsep matematis peserta didik pada materi bangun ruang sisi datar. Hasil penelitian ini adalah penggunaan model project based learning berbantuan papercraft efektif terhadap pemahaman matematis peserta didik, dibuktikan dengan ketercapaian melampaui Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP) dalam pemahaman matematika dengan nilai rata-rata 79,85, nilai terendah kelas memiliki nilai 70 dan nilai tertinggi adalah 90. Berdasarkan kriteria pengujian, H0 diterima jika exact.sig > 0,05. Nilai exact.sig yang didapatkan berdasarkan hasil perhitungan yang menggunakan bantuan software SPSS Versi 24.yaitu sebesar 0,024, maka pada taraf α = 0,05 H0 ditolak dan H1 diterima. Dapat disimpulkan bahwa penggunaan model project based learning efektif terhadap pemahaman konsep matematis peserta didik.
Penerapan Modul Matematika Berbasis Pembelajaran Diferensiasi Untuk Meningkatkan Numerasi Siswa Fahma, Alda Azzatal; Bintoro, Henry Suryo
Kognitif: Jurnal Riset HOTS Pendidikan Matematika Vol. 4 No. 3 (2024): July - September 2024
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/kognitif.v4i3.1791

Abstract

Kemampuan numerasi merupakan salah satu kemampuan yang harus dimiliki oleh setiap siswa. Namun masih banyak siswa yang kurang menguasainya karena kebutuhan belajar setiap siswa tidak terpenuhi. Hal tersebut mengakibatkan rata-rata hasil kemampuan numerasi siswa tergolong rendah. Pembelajaran diferensiasi dapat menjadi solusi untuk memenuhi kebutuhan belajar siswa yang berbeda-beda, sehingga tujuan dari pembelajaran dapat tercapai dengan optimal. Tujuan dari penelitian ini adalah menerapkan modul pembelajaran matematika berbasis pembelajaran diferensiasi untuk meningkatkan kemampuan numerasi siswa. Metode penelitian menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan desain Pre-Experiment One Group Pretest-Posttest Design. Penelitian ini dilakukan di kelas 5 SD 1 Pladen yang berjumlah 24 siswa menggunakan metode Nonprobability Sampling dan Teknik pengambilan sampel yaitu sampling jenuh. Data yang dikumpulkan melalui observasi dan tes. Adapun analisis data dilakukan dengan uji normalitas, uji Wilcoxon, dan uji N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh dari penerapan modul matematika berbasis pembelajaran diferensiasi untuk meningkatkan kemampuan numerasi siswa pada materi keliling dan luas bangun datar sebesar 0,54 dalam kategori “sedang” dengan peningkatan sebesar 31,25%. Peningkatan tersebut disebabkan karena modul pembelajaran dan pendekatan merupakan suatu faktor penting dalam keberhasilan siswa untuk memaksimalkan kemampuannya serta guru dapat mencapai tujuan pembelajaran. Melalui penelitian ini, diharapkan semua guru dapat memenuhi kebutuhan belajar setiap siswa melalui pendekatan pembelajaran diferensiasi serta menggunakan modul pembelajaran yang lebih inovatif sebagai sumber belajar siswa.
Faktor yang Mempengaruhi Rendahnya Kemandirian Belajar dan Kemampuan Pemahaman Matematis: Studi Kasus di Homeschooling Fitria, Alfi Maulida Nurul; Hidayat, Edi; Muslim, Siska Ryane
Kognitif: Jurnal Riset HOTS Pendidikan Matematika Vol. 4 No. 3 (2024): July - September 2024
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/kognitif.v4i3.1814

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan faktor yang mempengaruhi rendahnya kemandirian belajar dan kemampuan pemahaman matematis. Kami menggunakan metode studi kasus dengan mengumpulkan data dari penyebaran angket kemandirian belajar, tes kemampuan pemahaman matematis, wawancara dan triangulasi. Subjek dipilih dari peserta didik kelas IX, XI, dan XII Pride Homeschooling Kota Tasikmalaya. Subjek dalam menggali kemandirian belajar terdiri dari 4 orang peserta didik dengan kategori kemandirian belajar rendah. Subjek dalam menggali kemampuan pemahaman matematis terdiri dari 2 orang peserta didik dengan kategori kemampuan pemahaman matematis yang rendah. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh bahwa terdapat lima faktor internal dan satu faktor eksternal yang mempengaruhi rendahnya kemandirian belajar pada peserta didik di Pride Homeschooling kota tasikmalaya. Faktor internal tersebut diantaranya; kurangnya inisiatif belajar peserta didik; preferensi terhadap aktivitas hiburan; kurangnya kemampuan peserta didik untuk menjalin kerjasama dalam pembelajaran; kurangnya kemampuan peserta didik dalam melaksanakan strategi belajar yang efektif; serta kurangnya kemampuan peserta didik untuk melaksanakan evaluasi belajar secara mandiri. faktor eksternal yang mempengaruhi rendahnya kemandirian belajar yaitu pendampingan yang minimal dari orang tua dalam pembelajaran.
Analisis Kemampuan Koneksi Matematis Peserta Didik dalam Menyelesaikan Soal Literasi Numerasi Ditinjau dari Gaya Kognitif Widodo, Arista Maharani; Mulyani, Eva; Muslim, Siska Ryane
Kognitif: Jurnal Riset HOTS Pendidikan Matematika Vol. 4 No. 3 (2024): July - September 2024
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/kognitif.v4i3.1819

Abstract

Kemampuan koneksi matematis merupakan salah satu kemampuan yang harus dimiliki oleh peserta didik khususnya dalam menyelesaikan soal literasi numerasi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan koneksi matematis peserta didik dalam menyelesaikan soal literasi numerasi ditinjau dari gaya kognitif. Penelitian ini termasuk jenis penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan tes gaya kognitif yaitu tes MFFT (Matching Familiar Figure Test) yang dikembangkan oleh Warli, tes kemampuan koneksi matematis, dan wawancara. Penentuan subjek penelitian dilakukan secara purposive sampling. Subjek dalam penelitian ini diambil dari peserta didik kelas VIII D SMPN 6 Tasikmalaya yang terdiri dari 1 peserta didik dengan gaya kognitif reflektif, 1 peserta didik dengan gaya kognitif impulsif, 1 peserta didik dengan gaya kognitif slow-inaccurate, dan 1 peserta didik dengan gaya kognitif fast-accurate. Teknik analisis data yang dilakukan yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa a) subjek dengan gaya kognitif reflektif dan fast-accurate mampu memenuhi seluruh indikator kemampuan koneksi matematis yaitu koneksi antar topik matematika, koneksi antara materi matematika dengan ilmu lain, dan koneksi antara matematika dengan kehidupan sehari-hari b) subjek dengan gaya kognitif impulsif mampu memenuhi satu indikator kemampuan koneksi matematis yaitu koneksi antar topik matematika c) subjek dengan gaya kognitif slow-inaccurate mampu memenuhi dua indikator kemampuan koneksi matematis yaitu koneksi antar topik matematika dan koneksi antara materi matematika dengan ilmu lain

Page 1 of 4 | Total Record : 32