cover
Contact Name
Devi Arine Kusumawardani
Contact Email
biographi@unej.ac.id
Phone
+6281229744500
Journal Mail Official
biographi@unej.ac.id
Editorial Address
Peminatan Biostatistika & Kependudukan Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Jember, Indonesia Jl. Kalimantan I/93 Jember 68121
Location
Kab. jember,
Jawa timur
INDONESIA
BIOGRAPH-I: Journal of Biostatistics and Demographic Dynamic
Published by Universitas Jember
ISSN : 27768465     EISSN : 2776155X     DOI : https://doi.org/10.19184
Core Subject : Health,
Journal Biograph-I accepts original articles and review articles covering the following topics: 1. population census/survey 2. vital registration 3. big data 4. fertility, fecundity 5. reproductive health 6. reproductive rights 7. maternal and child health, adolescent, ageing 8. population dynamics includes mortality, and migration and other related articles health. The journal can be used by health practitioners, health caregivers, teachers, medical students, and people who interested in health issues.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 1 No 2 (2021): November" : 5 Documents clear
Hubungan Karakteristik Ibu terhadap Perilaku Pemenuhan Kebutuhan Dasar Tumbuh Kembang Anak Selama Pandemi Covid-19 Amalia, Noor Nadhila; Rizalfiandrinata, Ivan; Kusumaningsih, Anisa; Wahdaliya, Nur Aziza; Chusnah, Frida Ni’matul; Fachriansyah, Nizar Maulana; Firdhaus, Icha Hanifa
BIOGRAPH-I: Journal of Biostatistics and Demographic Dynamic Vol 1 No 2 (2021): November
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (994.281 KB) | DOI: 10.19184/biograph-i.v1i2.23925

Abstract

Pandemi Covid-19 telah melanda seluruh dunia dengan jumlah kasus infeksi mencapai 97.233.164 orang dan di Indonesia sendiri telah terdapat 951.651 kasus hingga awal tahun 2021. Kondisi pandemi memicu berbagai permasalahan diantaranya orang tua yang harus menyeimbangkan penyesuaian pola pekerjaan, pekerjaan rumah, dan mengasuh anak. Saat pandemi, anak-anak usia dini tetap memiliki hak untuk dipenuhi kebutuhan dasarnya dimana peran ibu sangat penting terhadap pemenuhan kebutuhan dasar tumbuh kembang anak agar pertumbuhan dan perkembangan anak dapat berlangsung optimalenelitian ini untuk mengetahui hubungan antara karakteristik ibu yang ditinjau dari pendidikan dan pekerjaan dengan perilaku pemenuhan kebutuhan dasar anak usia dini. Desain penelitian yang digunakan adalah analitik observasional cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah orang tua anak usia dini (3-6) tahun khususnya ibu dari murid TK Al Amien Jember. Penentuan sampel dilakukan dengan simple random sampling dan diperoleh sampel sebesar 75 orang. Analisis data dilakukan menggunakan uji chi-square dan uji spearmen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar ibu adalah ibu bekerja penuh waktu (53,6%) dan memiliki tingkat pendidikan D4/S1 (61,9%). Secara statistik diketahui bahwa nilai p value sebesar 0,158 (p value >0,05) yang artinya tidak ada hubungan yang signifikan antara tingkat pendidikan ibu dan pekerjaan ibu dengan perilaku pemenuhan kebutuhan dasar anak usia dini selama masa pandemi. Hal ini menunjukkan bahwa kemampuan ibu dalam memenuhi kebutuhan dasar anak usia dini dapat dipengaruhi oleh faktor lain diantaranya walaupun ibu bekerja atau tidak menempuh pendidikan tinggi, informasi untuk meningkatkan kemampuan memenuhi kebutuhan dasar anak dapat diperoleh dari berbagai media.
Hubungan Kepercayaan Dan Perawatan Tradisional Pada Masa Nifas Dengan Depresi Pascamelahirkan Azizah, Qonita; Fardana, Nur Ainy; Febriyana, Nining; Frety, Endyka Erye
BIOGRAPH-I: Journal of Biostatistics and Demographic Dynamic Vol 1 No 2 (2021): November
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (580.193 KB) | DOI: 10.19184/biograph-i.v1i2.25369

Abstract

Depresi pascamelahirkan merupakan kondisi psikologis yang sering terjadi pada ibu nifas namun sering diabaikan. Angka kejadian depresi pascamelahirkan terus meningkat di seluruh dunia. Beberapa penelitian yang telah dilakukan di beberapa kota di Indonesia seperti di Jakarta, Yogyakarta, Bandung dan Surabaya, mengungkapkan angka kejadian depresi pascamelahirkan cukup tinggi yaitu 11-35 %. Depresi pascamelahirkan memiliki banyak faktor risiko, namun penyebab pastinya masih dalam perdebatan. Kepercayaan dan perawatan tardisional pada masa nifas merupakan salah satu faktor yang sering terlewatkan, padahal Indonesia merupakan negara kepulauan yang terdiri dari beragam suku dan kebudayaan. Penelitian ini dilakukan untuk melihat adakah hubungan antara kepercayaan dan perawatan tradisional pada masa nifas dengan depresi pascamelahirkan. Metode penelitian ini adalah cross-sectional dan analitik. Jumlah sampel sebanyak 65 ibu nifas dengan teknik pengambilan sampel secara purposive sampling. Sample yang digunakan yaitu ibu nifas hari ke 3 hingga 6 bulan pascamelahirkan, menikah dan tanpa Riwayat depresi sebelumnya. Penelitian dilakukan di Klinik Kita, PMB Siluh Ketut Armini dan PMB Renni Roostriyani di Depok Jawa Barat. Analisis data menggunakan uji chi-square. Persentase depresi pascamelahirkan di 3 tempat penelitian yaitu 41,5%. Hasil dari uji chi-suare bahwa tidak terdapat hubungan antara kepercayaan dan perawatan tradisional tertentu pada ibu terhadap depresi pascamelahirkan (p-value=0,869) dan tidak terdapat hubungan antara kepercayaan dan perawatan tradisional tertentu pada bayi terhadap depresi pascamelahirkan (p-value=0,367). Meskipun begitu, terdapat beberapa kepercayaan dan perawatan tradisional berbahaya yang masih banyak digunakan Ibu. Meskipun dari hasil penelitian ini tidak menunjukkan hubungan yang signifikan, tenaga Kesehatan perlu tetap memperhatikan dan mendampingi penggunaan kepercayaan dan perawatan tradisional pada masa nifas khususnya yang berbahaya.
Gambaran Gangguan Perilaku dan Emosional pada Remaja Usia 10-24 Tahun Berdasarkan Faktor Sosiodemografi (Analisis Data Susenas Tahun 2015) Aziz, Udin Kurniawan; Lutfiya, Indah; Sulaiman, Iklil
BIOGRAPH-I: Journal of Biostatistics and Demographic Dynamic Vol 1 No 2 (2021): November
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (321.739 KB) | DOI: 10.19184/biograph-i.v1i2.27873

Abstract

Fase remaja merupakan transisi anak menuju dewasa. Perubahan psikosial pada fase remaja merupakan fase perubahan paling penting dalam menunjang keberhasilan perkembangan di masa dewasa. Fase remaja merupakan fase yang rentan mengalami gangguan perilaku dan gangguan emosional. Kondisi sosial dan demografi di lingkungan sekitar remaja dapat membentuk pola perilaku remaja dan berisiko berkontribusi terhadap timbulnya gangguan perilaku dan gangguan emosional pada remaja. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran gangguan perilaku dan gangguan emosional pada remaja usia 10-24 tahun berdasarkan faktor sosiodemografi. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dan menggunakan data Survei Sosial Ekonomi Nasional (SUSENAS) Tahun 2015. Sampel penelitian yaitu remaja yang mengalami gangguan perilaku dan atau emosional yaitu sebanyak 93 remaja. Hasil studi menunjukkan prevalensi remaja yang sedikit mengalami gangguan perilaku dan/atau emosional sebanyak 63 orang (67,74%), remaja yang seringkali mengalami gangguan perilaku dan/atau emosional sebanyak 22 orang (23,66%), dan remaja yang selalu mengalami gangguan perilaku dan/atau emosional sebanyak 8 orang (8,60%). Sebagian besar remaja yang mengalami gangguan perilaku dan atau gangguan emosional berusia 15-19 tahun, bersekolah, belum kawin, tidak memiliki keluhan kesehatan, bertempat tinggal di wilayah perkotaan, memiliki wealth index dengan kategori menengah, dan memiliki jaminan kesehatan. Peningkatan pengetahuan, pelatihan, dan advokasi tentang kesehatan mental pada remaja perlu dilakukan untuk mencegah terjadinya gangguan perilaku dan emosional pada remaja.
Gambaran Pengetahuan Mahasiswi Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Jember tentang Menstrual cup Putri, Cynthia Indah Desita; Pamungkasari, Esterlita Putri; Sari, Leily Dita; Putri, Salsabila Danila; Amalia, Saskia Dwi; Nur, Zilvi Fuadiyah
BIOGRAPH-I: Journal of Biostatistics and Demographic Dynamic Vol 1 No 2 (2021): November
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (451.696 KB) | DOI: 10.19184/biograph-i.v1i2.23497

Abstract

Menstrual cup adalah tampon untuk menstruasi yang dapat digunakan sebagai pengganti pembalut dan lebih ramah lingkungan. Menstrual cup masih belum diterima secara meluas oleh masyarakat. Sebagian besar perempuan belum memahami proses penggunaannya yang berbeda dari pembalut biasa. Terdapat pula kekhawatiran bahwa menstrual cup dapat mengurangi kesuburan dan hilang keperawanan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pengetahuan tentang menstrual cup pada mahasiswi Fakultas Kesehatan Masyarakat angkatan 2018 di Universitas Jember. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif kuantitatif dengan melibatkan 97 mahasiswi Fakultas Kesehatan Masyarakat angkatan 2018 di Universitas Jember sebagai responden penelitian yang ditetapkan melalui teknik simple random sampling pada. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 90,7% responden mengenal menstrual cup dari informasi yang diterima baik melalui media sosial maupun media lainnya. Namun, tidak ada responden yang menggunakan menstrual cup. Sebagian besar responden (74,2%) memiliki pengetahuan yang baik tentang menstrual cup. Kendala rasa takut yang dialami oleh responden serta persepsi atau kepercayaan bahwa menstrual cup dapat menyebabkan robeknya selaput dara pada wanita menjadi penyebab rendahnya penggunaan menstrual cup. Perlu adanya edukasi berkelanjutan yang tepat dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat utamanya remaja sehingga rasa takut dan kendala untuk menggunakan menstrual cup dapat diatasi.
Analisis Pemahaman Pemenuhan Kebutuhan Dasar Anak Usia Dini selama Masa Pandemi COVID-19 berdasarkan Karakteristik Ibu Putri, Amelia; Widyani, Karina Novia; Mazida, Zulfa; Husna, Ahsanu Bil; Sari, Yunita Permata; Putri, Mauril Yunita; Wahyuni, Yulia Tri
BIOGRAPH-I: Journal of Biostatistics and Demographic Dynamic Vol 1 No 2 (2021): November
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (611.284 KB) | DOI: 10.19184/biograph-i.v1i2.23522

Abstract

Usia dini merupakan masa emas tumbuh kembang optimal anak. Pemenuhan kebutuhan dasar anak sangat diperlukan anak-anak untuk dapat bertumbuh dan berkembang dengan optimal. Pada kondisi pandemi, tidak semua anak berada pada kondisi yang baik untuk mendapatkan kebutuhan dasarnya dari orangtua. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik ibu dalam pemahaman terkait pemenuhan kebutuhan dasar anak usia dini yang terdiri dari usia, pendidikan, pendapatan dan pekerjaan ibu. Penelitian ini menggunaan desain analitik cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah orangtua anak usia dini (3-6) tahun khususnya ibu dari murid TK Al Amien Jember. Penentuan sampel dilakukan dengan simple random sampling dan diperoleh sampel sebesar 75 ibu. Analisis data dilakukan menggunakan SPSS versi 21 melalui uji chi-square dan spearman test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ibu yang memiliki pemahaman tinggi tentang pemenuhan kebutuhan dasar anak adalah ibu yang berusia antara 31 – 35 tahun, pendidikan terakhir D4/S1, bekerja penuh waktu dan memiliki pendapatan keluarga sebesar 4 – 5 juta per bulan. Berdasarkan analisis korelasi didapatkan bahwa tidak ada hubungan antara karakteristik ibu dengan pemahaman ibu tentang pemenuhan kebutuhan dasar anak selama masa pandemik. Hal ini membuktikan bahwa di masa pandemi ini, sebagian besar ibu memiliki tanggungjawab besar dalam pemenuhan kebutuhan dasar anak tanpa terpengaruh oleh berbagai karakteristiknya. Bagaimanapun status pekerjaannya, peran ibu dalam pemenuhan kebutuhan dasar anak tidak bisa digantikan dan tidak menjadikan seorang ibu pekerja tidak memenuhi kebutuhan dasar anak yang terdiri dari asah, asih dan asuh.

Page 1 of 1 | Total Record : 5