cover
Contact Name
Devi Arine Kusumawardani
Contact Email
biographi@unej.ac.id
Phone
+6281229744500
Journal Mail Official
biographi@unej.ac.id
Editorial Address
Peminatan Biostatistika & Kependudukan Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Jember, Indonesia Jl. Kalimantan I/93 Jember 68121
Location
Kab. jember,
Jawa timur
INDONESIA
BIOGRAPH-I: Journal of Biostatistics and Demographic Dynamic
Published by Universitas Jember
ISSN : 27768465     EISSN : 2776155X     DOI : https://doi.org/10.19184
Core Subject : Health,
Journal Biograph-I accepts original articles and review articles covering the following topics: 1. population census/survey 2. vital registration 3. big data 4. fertility, fecundity 5. reproductive health 6. reproductive rights 7. maternal and child health, adolescent, ageing 8. population dynamics includes mortality, and migration and other related articles health. The journal can be used by health practitioners, health caregivers, teachers, medical students, and people who interested in health issues.
Articles 35 Documents
Hubungan Status Berpacaran, Paparan Media, Teman Sebaya Dan Peran Orang Tua dengan Perilaku Seksual Pranikah pada Remaja Pria di Indonesia (Analisis Lanjut Data SDKI 2017) Shakti, Rachmadya Wira; Ramani, Andrei; Baroya, Ni'mal
BIOGRAPH-I: Journal of Biostatistics and Demographic Dynamic Vol 2 No 1 (2022): May
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/biograph-i.v2i1.29460

Abstract

Perilaku seksual pranikah merupakan salah satu permasalahan yang penuh risiko dan sangat rawan terjadi pada proses perkembangan seorang remaja. Transisi antara sosial dan budaya dapat mengakibatkan remaja rentan terpengaruh dampak negatif. Menurut data SDKI 2017 menyatakan bahwa perilaku seksual pranikah terjadi pada 8% remaja pria dan 2% remaja wanita. Tujuan penelitian menganalisis hubungan antara faktor predisposing (meliputi usia, tingkat pendidikan, pengetahuan, dan status berpacaran), faktor enabling (meliputi paparan media), dan faktor reinforcing (meliputi pengaruh teman sebaya dan peran orang tua) dengan perilaku seksual pranikah pada remaja pria di Indonesia. Penelitian ini menggunakan data SDKI tahun 2017 dengan desain Cross Sectional. Populasi penelitian yang digunakan adalah remaja pria usia 15-24 tahun di Indonesia. Jumlah sampel sebanyak 12.935 remaja pria. Analisis Bivariat menggunakan Chi-Square dan analisis multivariat menggunakan regresi logistik. Perilaku seksual pranikah pada remaja pria sebanyak 51,1%. Faktor yang berhubungan dengan perilaku seksual pranikah pada remaja pria yaitu usia (OR 4,0; CI 3,68-4,30), tingkat pendidikan (OR 1,8; CI 1,11-2,94), status pernah berpacaran (OR 494,6; CI 235,26-1039,70), dan pengetahuan (OR 3,0; CI 2,76-3,34). Selain itu, kepemilikan smartphone (OR 2,1; CI 1,92-2,31), akses terhadap internet (OR 2,3; CI 2,11-2,60), teman sebaya yang berpengaruh negatif (OR 7,6; CI 6,84-8,46), dan peran orang tua juga berpengaruh terhadap perilaku seksual pranikah pada remaja (OR 1,1; CI 1,01-1,17). Faktor yang paling kuat dalam mempengaruhi perilaku seksual pranikah remaja pria adalah status berpacaran (OR 362,5; CI 171,73-756,34) dapat diartikan remaja pria dengan status sedang atau pernah berpacaran berisiko 362 kali untuk berperilaku seksual pranikah. Untuk itu perlu adanya peningkatan ilmu pengetahuan mengenai kesehatan reproduksi remaja serta dampak buruk perilaku seksual pranikah.
Peran Tingkat Sosio-ekonomi dalam Pemanfaatan Puskesmas di Pasuruan - Jawa Timur Tahun 2018 Antika, Cicik Swi; Ridwanah, Azizah Andzar; Sarweni, Kinanty Putri; Laksono, Agung Dwi
BIOGRAPH-I: Journal of Biostatistics and Demographic Dynamic Vol 2 No 1 (2022): May
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/biograph-i.v2i1.30726

Abstract

Sosio-ekonomi memiliki peranan dalam menentukan prioritas individu untuk memenuhi kebutuhannya, termasuk untuk kesehatan. Penelitian ditujukan untuk menganalisis peran tingkat sosio-ekonomi dalam pemanfaatan Puskesmas Pasuruan di Jawa Timur. Penelitian potong-lintang ini menganalisis data sekunder dari Riset Kesehatan Dasar tahun 2018. Dengan metode stratifikasi dan multistage random sampling, penelitian ini merekrut 3.352 responden di Pasuruan, Jawa Timur sebagai sampel. Selain pemanfaatan Puskesmas sebagai variabel outcome dan tingkat sosio-ekonomi sebagai variabel terpapar, penelitian juga menganalisis sembilan variabel kontrol (kabupaten, tempat tinggal, umur, jenis kelamin, perkawinan, pendidikan, pekerjaan, asuransi kesehatan, dan waktu tempuh ke Puskesmas). Data dianalisis menggunakan regresi logistik biner. Hasil penelitian menemukan bahwa penduduk Pasuruan yang miskin memiliki kemungkinan 1,765 kali lebih tinggi dibanding yang paling miskin untuk memanfaatkan pelayanan Puskesmas (AOR 1,765; 95% CI 1,726-1,806). Penduduk Pasuruan yang memiliki sosio-ekonomi menengah kemungkinan 1,286 kali lebih tinggi dibanding yang paling miskin untuk memanfaatkan pelayanan Puskesmas (AOR 1,286; 95% CI 1,256-1,317). Penduduk Pasuruan yang kaya memiliki kesempatan 1,374 kali lebih tinggi dibanding yang paling miskin untuk memanfaatkan pelayanan Puskesmas (AOR 1,374; 95% CI 1,342-1,407). Lebih lanjut, penduduk Pasuruan yang paling kaya memiliki kemungkinan 0,634 kali dibanding yang paling miskin untuk memanfaatkan pelayanan Puskesmas (AOR 0,634; 95% CI 0,618-0,660). Dapat disimpulkan bahwa seluruh tingkat sosio-ekonomi memiliki kemungkinan lebih tinggi dalam memanfaatkan Puskesmas di Pasuruan. Kecuali, kelompok paling kaya, yang memiliki kemungkinan lebih rendah dalam memanfaatkan Puskesmas di Pasuruan. Untuk meningkatkan utilitas Puskesmas, pengambil kebijakan perlu memberi perhatian lebih pada masyarakat paling kaya.
Gambaran Pemberian Air Susu Ibu (ASI) Eksklusif pada Wanita 15-49 Tahun di Perkotaan Indonesia Suja, Monica Dara Delia; Budiarti, Indah
BIOGRAPH-I: Journal of Biostatistics and Demographic Dynamic Vol 2 No 1 (2022): May
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/biograph-i.v2i1.30977

Abstract

ASI merupakan asupan yang paling ideal bagi bayi baru lahir karena memiliki efek protektif dan dapat mengurangi risiko kesakitan dan kematian pada bayi. Data dari World Health Organization menyatakan bahwa persentase bayi yang diberikan ASI eksklusif 0-6 bulan di seluruh dunia hanya sebesar 38% yang berarti 3 dari 5 bayi saat berusia 6 bulan tidak mendapatkan ASI eksklusif. Hasil Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia (SDKI) Tahun 2017 menunjukkan bahwa persentase pemberian ASI eksklusif di perkotaan adalah sebesar 37,8% sedangkan di perdesaan sedikit lebih tinggi yaitu 46,9%. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran pemberian ASI eksklusif pada bayi usia 6-24 bulan di perkotaan Indonesia berdasarkan data Indonesian Family Life Survey (IFLS) 5. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dengan menggunakan data IFLS 5 yang diambil tahun 2014-2015. Sampel dalam penelitian adalah wanita berusia 15-49 tahun, memiliki anak termuda berusia 6-24 bulan dan bertempat tinggal di perkotaan yaitu sebanyak 683 orang. Hasil studi menunjukkan prevalensi pemberian ASI eksklusif di perkotaan Indonesia adalah sebanyak 169 orang (24,74%) dan yang tidak memberikan ASI eksklusif sebanyak 514 orang (75,26%). Ibu yang melakukan pemeriksaan sesuai Standar Pemeriksaan Kehamilan Tahun 2016 sebanyak 480 orang (70,28%). Usia ibu yang paling banyak adalah antara 20 sampai 35 tahun sebesar 565 (82,72%). Persentase ASI Eksklusif di perkotaan Indonesia masih rendah yaitu hanya 24%. Manfaat ASI bagi ibu dan bayi sangat banyak namun masih banyak ibu di perkotaan yang tidak memberikan ASI eksklusif. Rendahnya persentase ASI eksklusif di perkotaan Indonesia harus mendapatkan perhatian lebih dari berbagai pihak.
Literature Review: Perilaku Kepatuhan Ibu Hamil Terhadap Protokol Kesehatan Selama Masa Pandemi Fauzia, Parastika Anggun
BIOGRAPH-I: Journal of Biostatistics and Demographic Dynamic Vol 2 No 1 (2022): May
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/biograph-i.v2i1.30652

Abstract

World Health Organization (WHO) menentapkan COVID-19 sebagai pandemi sebagai akibat dari pesatnya penularannya. Ibu hamil menjadi salah satu kelompok rentan tertular COVID-19 karena adanya perubahan fisiologis dan imunologis pada ibu hamil, sehingga memungkinkan resiko yang lebih besar pada kelompok ini. Pandemi akan memotivasi seseorang untuk berperilaku protektif sebagai upaya pencegahan. Namun demikian, fakta menunjukkan masih tingginya kasus COVID-19 ibu hamil menjadi salah satu indikator lemahnya kepatuhan ibu hamil terhadap protokol kesehatan yang ada. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis gambaran perilaku kepatuhan ibu hamil terhadap protokol kesehatan selama masa pandemi. Penelitian ini menggunakan metode Literature Review jenisnya Narrative Literature Review. Database yang digunakan diantaranya Google Scholar dan Scopus. Pencarian artikel menggunakan keyword sebagai berikut: persepsi ibu hamil AND penerapan protokol COVID-19, Sikap AND Pengetahuan ibu hamil terkait protokol COVID-19, Persepsi AND Sikap ibu hamil tentang protokol COVID-19. Hasil akhir pencarian didapati 11 artikel yang memenuhi syarat kredibilitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepatuhan ibu hamil dalam penerapan protokol COVID-19 dipengaruhi oleh pengetahuan, sikap dan persepsi terkait COVID-19. Ketiga aspek tersebut saling berkaitan, dengan pengetahuan yang baik akan menghasilkan sikap dan persepsi yang baik, begitupula sebaliknya. Pengetahuan yang baik akan mendorong ibu hamil untuk bersikap positif dalam penerapan Protokol COVID-19, dan meningkatkan keyakinan ibu hamil untuk patuh terhadap protokol COVID-19.
Pemodelan Faktor yang Mempengaruhi Jarak Kelahiran di Kalimantan Timur dengan Metode Regresi Logistik Biner (Studi Kasus: Data SDKI Tahun 2017) Oktaviani, Raeza Noorinda; Anggraeni G, Ike; Susanti, Rahmi
BIOGRAPH-I: Journal of Biostatistics and Demographic Dynamic Vol 2 No 1 (2022): May
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/biograph-i.v2i1.27037

Abstract

Jarak kelahiran adalah waktu antara dua kelahiran berturut-turut oleh seorang wanita. Jarak kelahiran yang kurang dari 24 bulan memiliki risiko kesehatan atau kematian yang lebih tinggi dibandingkan dengan jarak kelahiran yang lebih lama dari 2 tahun, tetapi jarak kelahiran yang lebih lama meningkatkan mortalitas perinatal dan neonatus serta risiko komplikasi kehamilan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran umum, determinan/faktor, dan pemodelan regresi logistik biner terhadap faktor-faktor yang mempengaruhi jarak kelahiran di Kalimantan Timur. Penelitian ini menggunakan data Survey Demografi dan Kesehatan Indonesia (SDKI) tahun 2017 dengan desain Cross Sectional dengan 657 sampel dan metode analisis data dengan regresi logistik biner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan istri, kepemilikan asuransi kesehatan dan paritas berpengaruh signifikan dengan jarak kelahiran di Kalimantan Timur. Saran penelitian ini yaitu perlu peningkatan KIE jarak kelahiran adekuat bagi wanita yang memiliki tingkat pendidikan rendah, serta pembatasan jumlah dan jarak antar kelahiran yang ditanggung oleh program JKN bagi masyarakat.
Hubungan Paritas Ibu Dengan Kejadian Plasenta Previa Di Indonesia: Systematic Literature Review Sakinah, Salsabilla Amalia; Sebayang, Susy Katikana; Kurnia Dewi, Desak Made Sintha
BIOGRAPH-I: Journal of Biostatistics and Demographic Dynamic Vol 2 No 2 (2022): November
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/biograph-i.v2i2.34363

Abstract

Perdarahan menempati peringkat pertama di Indonesia sebagai penyebab kematian ibu dengan persentase sebesar 28%. Perdarahan antepartum menjadi salah satu penyebab yang mengancam hidup ibu dan janin adalah plasenta previa. Penelitian ini dilakukan untuk mengkaji hubungan paritas dengan plasenta previa melalui berbagai literatur. Penelitian ini menggunakan metode systematic literature review dan rancang bangun case-control dengan database Google Scholar serta memiliki kriteria inklusi yaitu jurnal berbahasa Indonesia publikasi tahun 2017-2022. Berdasarkan hasil pencarian ditemukan empat literatur yang sesuai kriteria inklusi. Hasil analisis literatur tersebut diperoleh hasil bahwa tiga penelitian menunjukkan bahwa paritas menjadi salah satu faktor risiko kejadian plasenta previa khususnya di Indonesia. Namun terdapat satu penelitian pada populasi yang memiliki riwayat operasi sesar dan gemeli menunjukkan bahwa tidak adanya hubungan paritas ibu dengan kejadian plasenta previa. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara paritas dengan kejadian plasenta previa. Maka dari itu, program KB masih perlu dilaksanakan dan perlu adanya pemeriksaan secara khusus kepada ibu dengan paritas lebih dari satu untuk mendiagnosis secara dini plasenta previa sehingga dapat dilakukan penanganan yang tepat untuk mencegah kematian ibu akibat plasenta previa.
Hubungan Anemia Selama Kehamilan Dengan Kejadian Perdarahan Postpartum Pada Ibu Bersalin di Indonesia: Systematic Literature Review Mustika, Tiara Chandra Mega; Sebayang, Susy Katikana; Kurnia Dewi, Desak Made Sintha
BIOGRAPH-I: Journal of Biostatistics and Demographic Dynamic Vol 2 No 2 (2022): November
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/biograph-i.v2i2.34364

Abstract

Perdarahan pasca persalinan dapat menyebabkan kematian. Penelitian yang telah dilakukan di Indonesia masih sebatas literature review namun masih belum dilakukan secara sistematik. Maka dari itu penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan bukti dari penelitian sebelumnya hubungan anemia selama kehamilan dengan kejadian perdarahan postpartum pada ibu bersalin di Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode systematic literature review pada database Google Scholar dengan menggunakan kata kunci yaitu “anemia selama kehamilan”, “ibu bersalin”, “anemia during pregnancy”, “postpartum”, “postpartum haemorraghic” dan “perdarahan postpartum” dipilih berdasarkan kriteria inklusi yaitu jurnal berbahasa Indonesia dan bahasa Inggris, dipublikasikan pada tahun 2017-2022 dan dengan metode case-control. Berdasarkan 11 (sebelas) artikel didapatkan bahwa terdapat hubungan yang bersifat positif dimana ibu hamil yang anemia memiliki kemungkinan lebih besar mengalami perdarahan postpartum hingga 2 kali sampai 105 kali lipat dibandingkan pada ibu yang tidak mengalami anemia. Risiko kejadian perdarahan semakin meningkat dengan kunjungan ANC yang rendah. Terdapat hubungan antara anemia selama kehamilan dengan perdarahan postpartum. Oleh karena itu pemerintah perlu melakukan evaluasi penatalaksanaan dan peningkatan kualitas kunjungan ANC terpadu di berbagai daerah.
Faktor Risiko Kejadian Lahir Mati di Indonesia pada Tahun 2014 Farochah, Ovi; Novianti, Siti; Lina, Nur
BIOGRAPH-I: Journal of Biostatistics and Demographic Dynamic Vol 2 No 2 (2022): November
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/biograph-i.v2i2.30556

Abstract

Lahir mati adalah kondisi janin yang meninggal dalam kandungan yang terjadi pada saat sebelum atau selama proses persalinan. Sebanyak 2,6 juta kelahiran mati terjadi di dunia dan 90% terjadi di negara berpenghasilan rendah dan menengah. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui faktor risiko usia ibu, usia kehamilan, paritas, anemia dan kunjungan Antenatal Care (ANC) dengan kejadian lahir mati di Indonesia. Penelitian ini menggunakan data survei cross-sectional nasional berbasis populasi dari Indonesian Family Life Survey (IFLS-5) tahun 2014 pada responden Wanita Usia Subur berusia 15-49 tahun. Uji statstistik pada penelitian dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square. Hasil uji statistik menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara usia ibu (p-value= 0,021; OR= 2,064). Tidak terdapat hubungan antara usia kehamilan (p-value= 0,053), paritas (p-value= 1,000), anemia (p-value= 0,907), kunjungan ANC (p-value= 0,730) dengan kejadian lahir mati. Saran yaitu melakukan kegiatan sosialisasi secara berkala terkait usia perkawinan yang diizinkan dan melakukan peningkatan terhadap pelayanan Keluarga Berencana (KB).
Pengaruh Karakteristik Ibu Terhadap Status Imunisasi Dasar Pada Anak Usia 12-23 Bulan di Indonesia: Analisis Data Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia 2017 Cholilah, Cholilah; Afridah, Wiwik
BIOGRAPH-I: Journal of Biostatistics and Demographic Dynamic Vol 2 No 2 (2022): November
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/biograph-i.v2i2.31275

Abstract

Imunisasi merupakan salah satu upaya preventif yang menjadi prioritas agar dapat mencegah kesakitan dan kematian anak. Namun, cakupan imunisasi yang belum mencapai target nasional membuktikan bahwa program pelaksanaan imunisasi belum berjalan dengan baik, dan penerimaan imunisasi pada anak berkaitan dengan lingkungan anak. Penelitian bertujuan untuk melihat pengaruh karakteristik ibu terhadap status imunisasi pada anak di Indonesia. Penelitian ini menggunakan jenis observasional analitik dengan desain cross-sectional. Jumlah populasi yaitu jumlah sampel 3.363 anak usia 12-23 bulan responden pada data SDKI 2017. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan regresi logistik sederhana pada uji bivariat dan regresi logistik berganda pada uji multivariat. Hasil penelitian tentang cakupan imunisasi dasar lengkap pada anak sebesar 59,60%. Hasil analisis multivariat menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan secara statistik dari karakteristik usia (p=0,006; AOR=1,400; 95%CI=1,101-1,781), pendidikan (p<0,001; AOR=1,340; 95%CI=1,148-1,564), status ekonomi (p<0,001; AOR=1,402; 95%CI=1,196-1,645) dan jumlah anak (p<0,001; AOR=0,681; 95%CI=0,586-0,790) terhadap status imunisasi dasar lengkap. Sedangkan pekerjaan ibu (p=0,513; AOR=0,954; 95%CI=0,827-1,100) tidak signifikan mempengaruhi status imunisasi Dasar lengkap. Perlu adanya edukasi dan promosi imunisasi yang dapat diakses secara gratis di Puskesmas, posyandu atau menggunakan BPJS kesehatan di beberapa tempat pelayanan kesehatan.
Pengaruh Teman Sebaya dan Peran Orang Tua Sebagai Prediktor Perilaku Seks Pranikah pada Remaja Irma, Irma; Yuni, Yuni; Paridah, Paridah
BIOGRAPH-I: Journal of Biostatistics and Demographic Dynamic Vol 2 No 2 (2022): November
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/biograph-i.v2i2.30606

Abstract

Masa remaja merupakan periode terjadinya pertumbuhan dan perkembangan baik secara fisik, psikologis maupun intelektual dengan berbagai keunikan dan rasa ingin tahu yang tinggi termasuk persoalan seks. Salah satu risiko yang diahadapi remaja dimas ini adalah perilaku seks pranikah yang berakibat buruk dan merugikan bagi remaja. Penelitian ini merupakan penelitian survei analitik dengan pendekatan Cross Sectional Study yang bertujuan untuk menganalisis pengaruh teman sebaya dan peran orang tua terhadap perilaku seks pranikah pada remaja. Populasi penelitian ini adalah seluruh remaja di Kecamatan Kepulauan Masaloka Raya sebanyak 265 orang dengan sampel sebanyak 174 orang yang diambil dengan teknik simple random sampling. Hasil analisis antara variabel penentu dan variabel efek dengan uji chi square diperoleh teman sebaya dengan nilai p = 0,000 < 0,05 dan peran orang tua dengan nilai p = 0,079 > 0,05. Kesimpulan dari penelitian ini adalah pengaruh teman sebaya merupakan faktor prediktor terjadinya seks pranikah pada remaja sedangkan faktor peran orang tuan bukan merupakan faktor prediktor dari perilaku seks pranikah pada remaja.

Page 2 of 4 | Total Record : 35