Articles
69 Documents
Search results for
, issue
"Vol 6, No 6 (2025)"
:
69 Documents
clear
Strategi Guru Dalam Pengelolaan Pembelajaran Ipas Kelas IV pada Kurikulum Merdeka
Hayati, Suci Nur;
Suyitno, Suyitno;
Anindya, Desy
Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 6, No 6 (2025)
Publisher : Pusat Studi Penelitian dan Evaluasi Pembelajaran
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.59698/afeksi.v6i6.684
Kurikulum merdeka yang diterapkan di Indonesia pada tahun 2022 memberikan perubahan yang disignifikan dalam proses pembelajaran, terutama di tingkat sekolah dasar. SDN 1 Tanjungsari menjadi salah satu sekolah yang menerapkan kurikulum merdeka dalam proses pembelajaran. Melalui kurikulum merdeka, guru secara fleksibel dapat memilih, merancang, melaksanakan, dan mengevaluasi proses pembelajaran yang didasarkan pada kebutuhan belajar siswa. Penelitian ini berfokus pada strategi pengelolaan pembelajaran yang dilakukan guru kelas IVĀ pada mata pelajaran IPAS di SDN 1 Tanjungsari. Tujuan dari penelitian ini adalah mengidentifikassi implementasi strategi guru dalam pengelolaan pembelajaran IPAS. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus untuk memperoleh pemahaman yang mendalam mengenai fokus tersebut. Adapun pengumpulan data yang dilakukan melalui wawancara, pengamatan, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa strategi pengelolaan pembelajaran yang diterapkan meliputi penggunaan strategi pembelajaran kontekstual dengan pendekatan pembelajaran berbasis proyek dan pendekatan berdiferensiasi yang melibatkan siswa secara aktif dalam proses pembelajaran. Faktor pendukung yang terdapat pada penelitian ini meliputi penggunaan kurikulum yang fleksibel dan adaptif, modul ajar yang terstruktur dan sistematis, pelaksanaan asesmen diagnostik, serta kolaborasi dan pengembangan profesional guru. Sedangkan faktor penghambat pada penelitian ini meliputi keterbatasan waktu dalam pelaksanaan pembelajaran berbasis proyek, keberagaman tingkat kemampuan siswa, dan kondisi lingkungan sekolah.
Manajemen Inovasi Kurikulum di Era Digital: Studi Kasus pada SDUT AL-CHUSNA Loram Wetan
Muslimin, Muslimin;
Khalasinikov, Stela Ramadhani
Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 6, No 6 (2025)
Publisher : Pusat Studi Penelitian dan Evaluasi Pembelajaran
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.59698/afeksi.v6i6.691
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menjelaskan bagaimana SDUT AL-CHUSNA Loram Wetan mengelola inovasi kurikulum di era digital, dengan penekanan khusus pada strategi, implementasi, dan elemen yang mendukung dan menghambat proses tersebut. Penelitian ini dilakukan melalui pendekatan kualitatif dengan studi kasus sebagai desain. Data dikumpulkan melalui observasi aktivitas pembelajaran, peninjauan dokumen kurikulum, dan wawancara menyeluruh dengan kepala sekolah, guru, dan tenaga kependidikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perubahan dalam kurikulum sekolah ini berfokus pada pemanfaatan teknologi digital dalam pembelajaran, seperti penggunaan platform online, media interaktif, dan penerapan literasi digital ke dalam kurikulum. Strategi manajemen dicapai melalui penguatan kerja sama sekolah, orang tua, dan masyarakat, pelatihan guru yang berkelanjutan, dan kurikulum yang disesuaikan dengan kebutuhan siswa. Kemampuan guru, komitmen pimpinan sekolah, dan dukungan infrastruktur digital adalah komponen pendukung utama.
Peran Pondok Pesantren Al-Idrus Dalam Pendidikan dan Transformasi Kehidupan Masyarakat Sekitar
Ismiyatun, Siti;
Sa'adi, Sa'adi
Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 6, No 6 (2025)
Publisher : Pusat Studi Penelitian dan Evaluasi Pembelajaran
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.59698/afeksi.v6i6.692
Perkembangan pondok pesantren pada masa kini menunjukkan bahwa fungsinya tidak hanya terbatas sebagai lembaga pendidikan nonformal, tetapi juga sebagai agen perubahan sosial yang berperan aktif dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat di sekitarnya. Pondok pesantren Al-Idrus menjadi salah satu contoh lembaga keagamaan yang tidak hanya berfokus pada pendidikan dan pembinaan keagamaan, tetapi juga turut mendorong terjadinya transformasi sosial, ekonomi, dan moral di lingkungan sekitarnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran pondok pesantren Al-Idrus Wonosamodro dalam bidang pendidikan serta kontribusinya terhadap perubahan kehidupan masyarakat Dusun Kalikidang. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan tokoh masyarakat, pengajar pesantren, serta warga sekitar, dan diperkuat dengan observasi partisipatif terhadap kegiatan pesantren. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pondok pesantren Al-Idrus memiliki peran strategis dalam meningkatkan pendidikan formal dan keagamaan, membentuk moralitas masyarakat, serta mendorong transformasi sosial dan ekonomi di wilayah sekitarnya.
Pemanfaatan Platform Computer Based Test (CBT) dalam Sistem Penilaian di Madrasah Ibtidaiyah Negeri 2 Samarinda
Siraturrahmah, Rina Muda
Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 6, No 6 (2025)
Publisher : Pusat Studi Penelitian dan Evaluasi Pembelajaran
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.59698/afeksi.v6i6.702
Penelitian ini bertujuan untuk membahas pemanfaatan platform computer based test (CBT) dalam penilaian di MIN 2 Samarinda. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif dengan menggunakan teknik triangulasi. Informan dalam penelitian ialah kepala sekolah, operator dan guru. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pemanfaatan platform computer based test (cbt) dalam penilaian di Madrasah Ibtidaiyah Negeri 2 (1) efektifitas waktu, mengakses platform, perangkat yang digunakan, pembuatan dan pengerjaan soal. (2) objektivitas dari segi format penilaian, koreksi soal dan penilaian. (3) mengurangi tindakan curang pada pelaksanaan ujian. (4) otomatis memberikan hasil skor penilaian.
Menggali Kompetensi Pribadi dan Sosial Konselor Melalui Analisis Tokoh Punakawan Semar (Studi Hermeneutika)
Raharjo, Laurentia Gita Charisma Agung;
Sarwono, Robertus Budi
Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 6, No 6 (2025)
Publisher : Pusat Studi Penelitian dan Evaluasi Pembelajaran
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.59698/afeksi.v6i6.710
Konseling merupakan interaksi yang bersifat pribadi dan dilaksanakan secara profesinal antara konselor dan konseli. Interaksi tersebut selain harus dilakukan secara profesional juga membantu konseli untuk memberikan dukungan, bimbingan, pemecahan masalah dan pengembangan diri. Sebagai tindakan yang bersifat profesional kegiatan layanan konseling harus dilakukan oleh konselor yang memiliki kompetensi pada bidangnya. Salah satu kompetensi yang perlu dikuasai oleh konselor selain memahami karaktristik konseli dan permasalahannya temasuk latar belakang yang turut membentuk pribadi konseli. Penelitian ini bertujuan mengidetifikasi nilai-nilai karakter Semar sebagai tokoh Punakawan dan relevansinya terhadap kompetensi pribadi dan sosial seorang konselor. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui studi pustaka. Analisis dilakukan dengan menggunakan pendekatan hermeneutika Gadamer. Analisis tersebut dilakukan melalui tahab-tahab: pra-pemahaman, dialog dengan teks, fusi horizon, dan peran bahasa sebagai medium. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Semar merupakan salah satu tokoh punakawan yang memiliki berbagai karakter positif, seperti kebijaksanaan, kejujuran, kesabaran, kerendahan hati, serta kepedulian terhadap sesama. Karakter-karakter tersebut memiliki relevansi terhadap kompetensi pribadi maupun sosial seorang konselor. Konselor dituntut untuk mampu hadir sebagai pribadi yang dewasa, sabar, empatik, dan mampu membina hubungan terapeutik dengan konseli dari berbagai latar belakang. Semar menunjukkan kemampuan ini dalam setiap perannya. Dengan demikian, tokoh Semar dapat menjadi inspirasi dalam pengembangan layanan bimbingan dan konseling yang berbasis budaya.
Perbedaan Hasil Belajar Antara Model Pembelajaran Jigsaw dan Inkuiri Pada Mata Pelajaran PAI SMP Plus Salsabila
Wahdini, Sabila Fitriah
Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 6, No 6 (2025)
Publisher : Pusat Studi Penelitian dan Evaluasi Pembelajaran
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.59698/afeksi.v6i6.703
Salah satu motivasi di balik penelitian ini adalah rendahnya keterlibatan peserta didik dalam berbagai aktivitas pembelajaran. Salah satu elemen yang berkontribusi terhadap minimnya partisipasi siswa dalam kegiatan belajar mengajar adalah metode penyampaian materi oleh guru, khususnya ketika menggunakan model pembelajaran inkuiri. Oleh karena itu, peneliti berinisiatif untuk melaksanakan sebuah eksperimen menggunakan model pembelajaran jigsaw. Tujuan dari studi ini adalah untuk menganalisis apakah terdapat perbedaan yang berarti dalam pencapaian hasil belajar siswa ketika membandingkan penerapan model jigsaw dengan model inkuiri pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam di SMP Plus Salsabila. Jenis penelitian yang dipilih adalah eksperimen semu, yang termasuk dalam kategori penelitian kuantitatif. Secara keseluruhan, populasi dan sampel penelitian ini mencakup 19 subjek, di mana teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah simple random sampling. Metode yang digunakan untuk mengumpulkan data melibatkan penggunaan soal-soal yang telah teruji keakuratan dan validitasnya. Hasil menunjukkan bahwa data memenuhi standar normalitas dan homogenitas. Dari hasil analisis perhitungan yang dilakukan, bisa disimpulkan bahwa hipotesis nol atau Ho ditolak, artinya capaian belajar siswa memang berbeda antara kelas yang menerapkan model jigsaw dan kelas yang menggunakan model inkuiri. Data uji hipotesis menunjukkan nilai t hitung sebesar 1,464, sementara t tabel adalah 1.739.
Upaya Meningkatkan Motivasi dan Aktivitas Belajar Biologi Peserta Didik SMA Melalui Video Animasi Berbasis Youtube
Fadhal, Hadiid Ahlul;
D, Rahmawati
Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 6, No 6 (2025)
Publisher : Pusat Studi Penelitian dan Evaluasi Pembelajaran
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.59698/afeksi.v6i6.711
Studi ini bertujuan meningkatkan motivasi dan aktivitas belajar siswa pada mata pelajaran Biologi menggunakan media video animasi dari Youtube. Penelitian dilatarbelakangi oleh rendahnya minat dan partisipasi siswa akibat penggunaan media konvensional serta minimnya integrasi teknologi dalam pembelajaran. Metode yang diterapkan adalah Penelitian Tindakan Kelas model Kurt Lewin dengan empat tahapan: perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah 29 siswa kelas XI.F4 di SMAN 1 V Koto Kampung Dalam. Hasil menunjukkan peningkatan motivasi belajar dari 65% (pra-siklus) menjadi 73,8% (siklus I) dan 88,6% (siklus II). Aktivitas belajar juga meningkat dari 60% (pra-siklus) menjadi 71,3% (siklus I) dan 84,2% (siklus II). Disimpulkan bahwa video animasi Youtube efektif menciptakan pembelajaran yang menarik dan interaktif, sehingga meningkatkan motivasi dan aktivitas belajar Biologi siswa SMA.
Pengaruh Model PBL dengan Media Bosiva Terhadap Kemampuan Bernalar Kritis Siswa IPAS
Romadlon, Muhammad Hanafi;
Fauzi, Adin;
Wadiastuti, Sripit
Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 6, No 6 (2025)
Publisher : Pusat Studi Penelitian dan Evaluasi Pembelajaran
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.59698/afeksi.v6i6.707
Penelitian ini bertujuan untuk menelaah pengaruh penerapan model pembelajaran berbasis masalah PBL yang didukung media BOSIVA terhadap peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa dalam mata pelajaran IPAS di kelas V SDN Kanigoro 03. Permasalahan utama dalam studi ini berakar pada minimnya partisipasi aktif siswa dalam model pembelajaran konvensional yang didominasi oleh peran guru, yang berdampak pada belum optimalnya pengembangan kemampuan berpikir kritis. Penelitian ini mengadopsi pendekatan kuantitatif dengan menerapkan metode eksperimen semu (quasi experiment) menggunakan rancangan Nonequivalent Control Group Design yang melibatkan pengukuran awal (pretest) dan akhir (posttest). Sampel penelitian terdiri atas 44 peserta didik yang terbagi ke dalam dua kelompok: kelompok eksperimen sebanyak 22 siswa yang mendapatkan pembelajaran berbasis masalah (Problem-Based Learning) dengan dukungan media BOSIVA, serta kelompok kontrol yang juga berjumlah 22 siswa dan mengikuti pembelajaran konvensional tanpa intervensi khusus. Instrumen yang digunakan berupa tes kemampuan berpikir kritis yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Pengolahan data dilakukan melalui pengujian statistik Independent Sample T-Test dengan dukungan perangkat lunak SPSS. Temuan penelitian mengindikasikan adanya lonjakan signifikan dalam capaian kelompok perlakuan, di mana nilai rata-rata sebelum intervensi tercatat sebesar 62,27 dan meningkat menjadi 85,45 setelah perlakuan. Hasil analisis menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,030, yang berada di bawah ambang batas 0,05, menandakan adanya perbedaan yang substansial antara kelompok eksperimen dan kontrol. Berdasarkan hasil tersebut, pendekatan pembelajaran berbasis masalah yang diperkaya dengan media BOSIVA terbukti mampu mengoptimalkan kemampuan berpikir kritis peserta didik secara efektif.
Peran Ice Breaking Wordwall dalam Mengembangkan Kosakata Bahasa Inggris Siswa SD
Azizah, Fadia Nurul;
Fauzi, Adin;
Widiastuti, Sripit
Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 6, No 6 (2025)
Publisher : Pusat Studi Penelitian dan Evaluasi Pembelajaran
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.59698/afeksi.v6i6.709
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan teknik Ice Breaking berbasis Wordwall terhadap penguasaan kosakata Bahasa Inggris siswa kelas IV sekolah dasar. Rendahnya penguasaan kosakata sering berdampak pada kurangnya keberanian dan motivasi siswa dalam berkomunikasi menggunakan bahasa Inggris, sehingga diperlukan strategi pembelajaran yang lebih interaktif dan menyenangkan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain One Group Pretest-Posttest Design. Subjek penelitian adalah 27 siswa kelas IV yang dipilih melalui teknik total sampling. Instrumen penelitian meliputi tes penguasaan kosakata, angket motivasi, serta lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran. Data dianalisis menggunakan uji prasyarat (normalitas dan homogenitas) serta uji hipotesis dengan Paired Sample t-Test. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan rata-rata nilai siswa dari 60,37 pada Pretest menjadi 72,22 pada Posttest. Uji Paired Sample t-Test menghasilkan nilai signifikansi 0,003 (0,05), yang menegaskan terdapat perbedaan signifikan sebelum dan sesudah perlakuan. Selain itu, hasil angket memperlihatkan bahwa mayoritas siswa merasa lebih termotivasi dan lebih mudah memahami kosakata melalui permainan interaktif Wordwall, sehingga suasana kelas menjadi lebih aktif, menyenangkan, dan mendukung keberanian siswa dalam menggunakan bahasa Inggris sederhana. Dengan demikian, penerapan teknik Ice Breaking berbasis Wordwall terbukti efektif tidak hanya dalam meningkatkan penguasaan kosakata Bahasa Inggris, tetapi juga dalam menumbuhkan motivasi dan keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran.
Penerapan Pembelajaran Berdiferensiasi sebagai Upaya Meningkatkan Hasil Belajar IPAS Siswa SD
Jauharoh, Sahiba Azzahra;
Malahayati, Eva Nurul;
Anggraini, Dian Puspita
Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 6, No 6 (2025)
Publisher : Pusat Studi Penelitian dan Evaluasi Pembelajaran
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.59698/afeksi.v6i6.708
Rendahnya capaian hasil belajar siswa pada materi Wujud Zat dan Perubahannya disebabkan oleh penggunaan pembelajaran konvensional yang kurang sesuai dengan karakteristik belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan pembelajaran berdiferensiasi dalam meningkatkan hasil belajar IPAS siswa kelas IV sekolah dasar. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen semu (quasi experiment) melalui desain Pretest-Posttest Nonequivalent Control Group. Subjek penelitian terdiri dari 54 siswa kelas IV SDN Srengat 1 yang terbagi ke dalam dua kelompok, yaitu kelas eksperimen yang memperoleh pembelajaran berdiferensiasi dan kelas kontrol yang menggunakan pembelajaran konvensional. Instrumen penelitian berupa tes hasil belajar kognitif dan lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada kelas eksperimen, dengan rata-rata nilai pretest 57,41 meningkat menjadi 82,22 pada posttest. Pada kelas kontrol, nilai naik dari 58,52 menjadi 73,70. Uji ANOVA menghasilkan nilai Sig. 0,008 (0,05) yang menandakan adanya perbedaan signifikan antara kedua kelompok. Temuan ini membuktikan bahwa pembelajaran berdiferensiasi lebih efektif dibandingkan pembelajaran konvensional dalam meningkatkan hasil belajar IPAS. Penelitian ini merekomendasikan agar guru mengintegrasikan strategi diferensiasi dalam pembelajaran untuk menyesuaikan kebutuhan, minat, dan gaya belajar siswa sehingga tercipta pengalaman belajar yang lebih bermakna.