cover
Contact Name
Reski Yulina Widiastuti
Contact Email
reskiyulina@unej.ac.id
Phone
+6281332106500
Journal Mail Official
jecer@unej.ac.id
Editorial Address
Jl. Kalimantan Tegalboto No.37, Krajan Timur, Sumbersari, Kec. Sumbersari, Kabupaten Jember, Jawa Timur 68121
Location
Kab. jember,
Jawa timur
INDONESIA
Journal Of Early Childhood Education And Research (JECER)
Published by Universitas Jember
ISSN : -     EISSN : 27742164     DOI : https://doi.org/10.19184/jecer.v2i1.23565
Core Subject : Education, Social,
media publikasi ilmiah di bidang Pendidikan anak usia dini yang terbit secara periodik dua kali dalam setahun setiap bulan Juni dan Desember. JECER dipublikasikan melalui media elektronik (website). JECER pertama kali terbit pada Desember 2020. JECER di publikasikan oleh Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini. Lingkup JECER mencakup bidang Perkembangan anak, pembelajaran dan manajemen pada PAUD.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 4 No 1 (2023)" : 5 Documents clear
Strategi Guru dalam Pembelajaran Keterampilan Motorik Halus Anak Usia 5-6 Tahun Wiwik Haryani; Noni Olivia Sugianti; Fachrul Rozie
JECER (journal Of Early Childhood Education And Research) Vol 4 No 1 (2023)
Publisher : FKIP Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/jecer.v4i1.37064

Abstract

Pembelajaran keterampilan motorik halus pada anak usia dini harus diterapkan secara tepat sesuai dengan usia anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi guru dalam merancang pembelajaran keterampilan motorik halus, serta penerapan strategi pembelajaran keterampilan motorik halus anak usia 5-6 tahun. Metode penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan jenis studi kasus. Subjek penelitian ini adalah 1 kepala sekolah, 1 guru dan 10 orang anak usia 5-6 tahun di TK Tunas Tridharma Plus Samarinda. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi, dianalisis berdasarkan model analisis deskriptif yang dikembangkan oleh Miles dan Huberman mulai dari pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan verifikasi. Hasil penelitian mengungkapkan dua temuan yaitu stategi guru merancang pembelajaran keterampilan motorik halus berupa desain pembelajaran dalam bentuk dokumen RPPM dan RPPH berdasarkan model pembelajaran di sekolah. Penerapan strategi pembelajaran keterampilan motorik halus menggunakan strategi pembelajaran demonstrasi, guru mengajarkan langsung dalam pembelajaran keterampilan motorik halus, strategi pengajaran langsung ikut praktek langsung. Hasil penelitian ini menyimpulkan strategi guru yang diterapkan dalam pembelajaran motorik halus adalah demonstrasi, sehingga penelitian ini berkontribusi memberikan gambaran pelaksanaan strategi demonstrasi sebagai upaya guru di TK Tunas Tridharma Plus Samarinda.
Pengembangan Permainan Anove Sensory Path Untuk Meningkatkan Kemampuan Gerak Lokomotor Anak Usia 4-5 Tahun Salwa Fajriyah; Kartika Rinakit Adhe; Melia Dwi Widayanti; Eka Cahya Maulidiyah
JECER (journal Of Early Childhood Education And Research) Vol 4 No 1 (2023)
Publisher : FKIP Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/jecer.v4i1.39679

Abstract

Perkembangan motorik khususnya pada gerak lokomotor tidak hanya terfokus pada individu, namun juga mengkaji tentang pentingnya lingkungan tempat individu bergerak dan tugas atau kesempatan yang dapat dipilih untuk dilakukan. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengembangkan permainan Anove Sensory Path untuk meningkatkan kemampuan gerak lokomotor anak usia 4-5 tahun, serta untuk mengevaluasi kevalidan, kepraktisan, dan keefektifan permainan. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan (research and development) dengan menggunakan model ADDIE (analyze, design, development, implementation, evaluate). Hasil validasi dari ahli materi, diperoleh presentase sebesar 90,62% dan hasil validasi dari ahli media menunjukkan presentase sebesar 93,18% sehingga permainan termasuk dalam kriteria baik sekali. Hasil uji kepraktisan produk permainan anove sensory path dilakukan analisis menggunakan metode n gain score dengan perolehan rata-rata 0,9. Nilai ini termasuk dalam kriteria ≥0,7. Hal ini menunjukkan bahwa permainan anove sensory path memiliki tingkat kepraktisan yang tinggi. Adapun hasil analisis keefektifan menggunakan uji Wilcoxon dengan menggunakan SPSS 22 diperoleh nilai Asymp. Sig. (2-tailed) sebesar 0,001. Dengan demikian, karena nilai p < 0,05 atau < 0,005, maka hipotesis nol (H0) ditolak dan hipotesis alternatif (H1) diterima. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh signifikan dari permainan anove sensory path terhadap peningkatan kemampuan gerak lokomotor anak usia 4-5 tahun
Pengembangan Media Bongkar Pasang AUHU (Audio Huruf) Dengan Metode Bermain Untuk Mengenalkan Huruf Pada Anak Nurul ainiyah
JECER (journal Of Early Childhood Education And Research) Vol 4 No 1 (2023)
Publisher : FKIP Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/jecer.v4i1.38040

Abstract

Pengenalan huruf tahap awal untuk kemampuan membaca dan menulis pada anak usia dini. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media bongkar pasang AUHU (Audio Huruf) untuk mengenalkan huruf anak. Peneliti menggunakan model pengembangan Borg and gall untuk menghasilkan produk dan menguji keefektifannya. penelitian dilakukan di salah satu lembaga Lamongan dengan kriteria anak usia 5-6 tahun. Dan sampel penelitian sebanyak 8 anak. Peneliti mengumpulkan data dengan cara menggunakan angket untuk mengukur kelayakan media bongkar pasang AUHU (Audio Huruf). Teknik analisis yang digunakan yaitu teknis analisis kuantitatif dan analisis kualitatif dengan mengacu pada kriteria kelayakan. Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh dari media bongkar pasang AUHU (Audio Huruf) dari ahli media yaitu 83% dengan predikat “Sangat Baik”, validator responden 83% dengan predikat “Layak, tidak perlu revisi”, uji coba permulaan 57% dengan predikat “Kurang baik”, uji coba lapangan utama 97% dengan predikat “Sangat baik”.
Miskonsepsi Baca Tulis Hitung (Calistung) pada Jenjang PAUD Dwi Puji Lestari
JECER (journal Of Early Childhood Education And Research) Vol 4 No 1 (2023)
Publisher : FKIP Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/jecer.v4i1.39404

Abstract

Pada praktiknya penguasaan calistung bukan bersifat konsep dasar namun penguasaan calistung digunakan sebagai indikator anak memiliki kecerdasan, standar masuk di sekolah favorit dan gengsi orang tua. Praktik pengajaran calistung sangat meresahkan karena dilakukan tidak sesuai jenjang usia anak dengan cara melakukan pemaksaan pada anak. Tujuan dari penelitian ini adalah menguraikan berbagai miskonsepsi Calistung di jenjang PAUD dan pentingnya mengakhirinya. Metode penelitian mengunakan literature review dengan mengkaji artikel-artikel terkait. Hasil penelitian menunjukan bahwa miskonsepsi pada PAUD diantaranya pembelajaran di lembaga atau satuan PAUD fokuss pada calistung, kemampuan calistung dianggap sebagai satu-satunya bukti keberhasilan belajar dan dibangun secara instan, dan tes calistung masih diterapkan sebagai syarat masuk SD. Miskonsepsi harus diakhiri karena pendidikan pada lembaga PAUD sebaiknya fokus pada pengembangan karakter.
Pemerolehan Sintaksis pada Anak Usia Dini Zulfa Ulin Nikmah; Muparrohah Muparrohah; Mixghan Norman Antono
JECER (journal Of Early Childhood Education And Research) Vol 4 No 1 (2023)
Publisher : FKIP Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/jecer.v4i1.38568

Abstract

Anak usia dini merupakan usia awal pembentukan kebiasaan pada anak, termasuk dalam pemerolehan bahasa yang biasa digunakan dalam keseharian anak. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tuturan pemerolehan sintaksis pada anak usia dini, dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah menggunakan teknik wawancara, dan perekaman dilengkapi dengan catatan lapangan. Pada tataran sintaksis, seorang anak usia 4 tahun 5 bulan dan seorang anak usia 3 tahun 9 bulan pola kalimat yang dihasilkan sangat sederhana, kalimat yang dihasilkan masih tidak lengkap, Penggunaan satu kata dan dua kata masih sering digunakan oleh anak-anak, pengucapannya masih belum sempurna, tetapi sudah mampu menghasilkan kalimat berita (deklaratif), kalimat perintah (imperatif), dan kalimat tanya (interogatif) secara sederhana. Pada analisis sintaksis ini menunjukkan bahwa anak usia dini sudah mampu menghasilkan kata maupun kalimat dalam setiap kegiatannya meskipun pola kalimatnya masih belum lengkap. Hal itu dapat dibuktikan dari tuturannya sehari-hari dengan lawan tuturnya yaitu dari keluarga anak tersebut maupun dari lingkungan sekitar. Dalam proses pemerolehan Bahasa yang terjadi pada anak usia dini, kosa kata akan lebih banyak terbentuk dari keluarga

Page 1 of 1 | Total Record : 5