cover
Contact Name
Fuad Zaini
Contact Email
fuadzaini06@gmail.com
Phone
+6282360501584
Journal Mail Official
fuadzaini06@gmail.com
Editorial Address
Simpang Unimed, Jl. Williem Iskandar No.22/k, Medan
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Education Achievement: Journal of Science and Research
Published by Pusdikra Publishing
ISSN : -     EISSN : 27742784     DOI : https://doi.org/10.51178/jsr.v2i1
Core Subject : Education,
Education Achievement: Journal of Science and Research terbit 3 kali dalam setahun, yaitu bulan Oktober, Februari dan Juni, Education Achievement: Journal of Science and Research merupakan jurnal pada bidang yang berkaitan dengan Pendidikan, yang meliputi studi tekstual dan lapangan dengan berbagai perspektif, Manajemen Pendidikan, Kebijakan Pendidikan, Teknologi Pendidikan, Psikologi Pendidikan, Pengembangan Kurikulum dan Strategi Pembelajaran serta hasil-hasil penelitian kontemporer dalam bidang Pendidikan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 16 Documents
Search results for , issue "Volume 3 Nomor 3 November 2022" : 16 Documents clear
The Relationship Of Kalam Science, Philosophy And Tasawuf (A Review Of Its Role And Function In Creating Insan Kamil) Fathul Jannah; Eka Zuliana; Ahmad Ridwan; Icha Prame Shela
Education Achievement: Journal of Science and Research Volume 3 Nomor 3 November 2022
Publisher : Pusdikra-Publishing.com

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Knowledge of Islamic Science, Philosophy, and Sufism is often separated in the study of Islamic thought, even though in reality the three are closely related. If examined more deeply, Kalam Science and Sufism initially had an inseparable relationship, especially in the search for truth. Kalam science seeks truth through reason which still refers to the texts of the Koran and al-Hadith. The discussion in Ilmu Kalam includes the concepts of faith, kufr, hypocrisy, various sects, but it all boils down to the search for the truth of faith. Meanwhile, in Sufism, the essence of truth is discovered through direct experience and spiritual appreciation, passing through various stages of station. Meanwhile, in philosophy, truth is obtained through human intellectual power. By studying these three sciences, it is hoped that someone can reflect themselves as a complete human being, spiritually and intellectually.
Peran Pola Asuh Terhadap Kreativitas Anak Astri Chintya Astana; Trifena Ruth Clara; Neneng Lisnawati
Education Achievement: Journal of Science and Research Volume 3 Nomor 3 November 2022
Publisher : Pusdikra-Publishing.com

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/jsr.v3i3.2058

Abstract

Teknologi digital, yang mendominasi era sekarang, menawarkan banyak alat dan platform yang dapat digunakan untuk mengekspresikan dan mengembangkan kreativitas. Individu dituntut tidak hanya dapat mengembangkan kemampuan secara akademik, tetapi juga memiliki kemampuan-kemampuan yang dibutuhkan untuk saat ini. Kreativitas memungkinkan individu untuk beradaptasi dengan cepat terhadap perubahan ini. Dengan merangsang kreativitas, anak-anak dan orang dewasa mampu berpikir fleksibel dan menemukan solusi inovatif untuk situasi baru yang mungkin muncul di berbagai aspek kehidupan, termasuk pekerjaan, pendidikan, dan interaksi sosial. Peran orang tua sangat penting dalam mengembangkan kreativitas anak, terutama di usia dini ketika anak-anak mulai mengeksplorasi dunia di sekitar mereka. Orang tua memiliki kendali atas lingkungan rumah, yang dapat dirancang untuk mendorong kreativitas. Penelitian ini menggunakan metode studi kepustakaan untuk menjabarkan bagaimana peran pola asuh terhadap kreativitas. Peran orang tua dalam hal ini juga mencakup pola asuh. Pola asuh menjadi salah satu aspek kunci yang memengaruhi perkembangan anak, termasuk aspek kreativitas, kepercayaan diri, dan kemampuan sosial mereka. Pola asuh orang tua memiliki pengaruh signifikan terhadap perkembangan kreativitas anak. Pola asuh demokratis, yang memberikan kebebasan terarah, dukungan emosional, dan bimbingan yang tepat, cenderung lebih efektif dalam menstimulasi kreativitas anak. Sebaliknya, pola asuh otoriter, dengan kontrol yang ketat dan kurangnya kebebasan, dapat menghambat perkembangan kreativitas. Pola asuh permisif, meskipun dapat mendorong ekspresi kreatif, juga berpotensi menyebabkan kurangnya struktur yang dibutuhkan untuk mengarahkan kreativitas secara produktif.
Development Strategies for Al-Qur'an and Hadith Learning Management at MIS Bidayatul Hidayah 2 Percut Sei Tuan Efendi Sipahutar, Romat; Kalsum, Umi
Education Achievement: Journal of Science and Research Volume 3 Nomor 3 November 2022
Publisher : Pusdikra-Publishing.com

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study examines the development strategies for Al-Qur'an and Hadith learning management at MIS Bidayatul Hidayah 2 Percut Sei Tuan, focusing on the effectiveness, challenges, and areas for improvement in delivering Islamic religious education. Using a qualitative descriptive approach, data were collected through interviews, classroom observations, and document analysis involving teachers, administrators, and students. The findings reveal that the structured lesson plans, interactive activities, and weekly assessments used by the school effectively engage students in understanding and memorizing Quranic verses and Hadith. However, challenges such as limited teaching resources, inadequate teacher training, and inconsistent parental involvement were identified as barriers to the program’s full potential. The study also highlights the potential for technology integration to enhance learning experiences and the importance of consistent evaluation to track both academic and behavioral progress. Addressing these challenges through improved resource allocation, enhanced training opportunities, stronger community partnerships, and technology use can further strengthen Al-Qur'an and Hadith learning at MIS Bidayatul Hidayah 2, fostering a deeper understanding of Islamic teachings among students.
The Relationship Of Kalam Science, Philosophy And Tasawuf (A Review Of Its Role And Function In Creating Insan Kamil) Jannah, Fathul; Zuliana, Eka; Ridwan , Ahmad; Prame Shela, Icha
Education Achievement: Journal of Science and Research Volume 3 Nomor 3 November 2022
Publisher : Pusdikra-Publishing.com

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Knowledge of Islamic Science, Philosophy, and Sufism is often separated in the study of Islamic thought, even though in reality the three are closely related. If examined more deeply, Kalam Science and Sufism initially had an inseparable relationship, especially in the search for truth. Kalam science seeks truth through reason which still refers to the texts of the Koran and al-Hadith. The discussion in Ilmu Kalam includes the concepts of faith, kufr, hypocrisy, various sects, but it all boils down to the search for the truth of faith. Meanwhile, in Sufism, the essence of truth is discovered through direct experience and spiritual appreciation, passing through various stages of station. Meanwhile, in philosophy, truth is obtained through human intellectual power. By studying these three sciences, it is hoped that someone can reflect themselves as a complete human being, spiritually and intellectually.
Peran Pola Asuh Terhadap Kreativitas Anak Astana, Astri Chintya; Clara, Trifena Ruth; Lisnawati, Neneng
Education Achievement: Journal of Science and Research Volume 3 Nomor 3 November 2022
Publisher : Pusdikra-Publishing.com

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/jsr.v3i3.2058

Abstract

Teknologi digital, yang mendominasi era sekarang, menawarkan banyak alat dan platform yang dapat digunakan untuk mengekspresikan dan mengembangkan kreativitas. Individu dituntut tidak hanya dapat mengembangkan kemampuan secara akademik, tetapi juga memiliki kemampuan-kemampuan yang dibutuhkan untuk saat ini. Kreativitas memungkinkan individu untuk beradaptasi dengan cepat terhadap perubahan ini. Dengan merangsang kreativitas, anak-anak dan orang dewasa mampu berpikir fleksibel dan menemukan solusi inovatif untuk situasi baru yang mungkin muncul di berbagai aspek kehidupan, termasuk pekerjaan, pendidikan, dan interaksi sosial. Peran orang tua sangat penting dalam mengembangkan kreativitas anak, terutama di usia dini ketika anak-anak mulai mengeksplorasi dunia di sekitar mereka. Orang tua memiliki kendali atas lingkungan rumah, yang dapat dirancang untuk mendorong kreativitas. Penelitian ini menggunakan metode studi kepustakaan untuk menjabarkan bagaimana peran pola asuh terhadap kreativitas. Peran orang tua dalam hal ini juga mencakup pola asuh. Pola asuh menjadi salah satu aspek kunci yang memengaruhi perkembangan anak, termasuk aspek kreativitas, kepercayaan diri, dan kemampuan sosial mereka. Pola asuh orang tua memiliki pengaruh signifikan terhadap perkembangan kreativitas anak. Pola asuh demokratis, yang memberikan kebebasan terarah, dukungan emosional, dan bimbingan yang tepat, cenderung lebih efektif dalam menstimulasi kreativitas anak. Sebaliknya, pola asuh otoriter, dengan kontrol yang ketat dan kurangnya kebebasan, dapat menghambat perkembangan kreativitas. Pola asuh permisif, meskipun dapat mendorong ekspresi kreatif, juga berpotensi menyebabkan kurangnya struktur yang dibutuhkan untuk mengarahkan kreativitas secara produktif.
Development Strategies for Al-Qur'an and Hadith Learning Management at MIS Bidayatul Hidayah 2 Percut Sei Tuan Efendi Sipahutar, Romat; Kalsum, Umi
Education Achievement: Journal of Science and Research Volume 3 Nomor 3 November 2022
Publisher : Pusdikra-Publishing.com

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study examines the development strategies for Al-Qur'an and Hadith learning management at MIS Bidayatul Hidayah 2 Percut Sei Tuan, focusing on the effectiveness, challenges, and areas for improvement in delivering Islamic religious education. Using a qualitative descriptive approach, data were collected through interviews, classroom observations, and document analysis involving teachers, administrators, and students. The findings reveal that the structured lesson plans, interactive activities, and weekly assessments used by the school effectively engage students in understanding and memorizing Quranic verses and Hadith. However, challenges such as limited teaching resources, inadequate teacher training, and inconsistent parental involvement were identified as barriers to the program’s full potential. The study also highlights the potential for technology integration to enhance learning experiences and the importance of consistent evaluation to track both academic and behavioral progress. Addressing these challenges through improved resource allocation, enhanced training opportunities, stronger community partnerships, and technology use can further strengthen Al-Qur'an and Hadith learning at MIS Bidayatul Hidayah 2, fostering a deeper understanding of Islamic teachings among students.

Page 2 of 2 | Total Record : 16