cover
Contact Name
Fuad Zaini
Contact Email
fuadzaini06@gmail.com
Phone
+6282360501584
Journal Mail Official
fuadzaini06@gmail.com
Editorial Address
Simpang Unimed, Jl. Williem Iskandar No.22/k, Medan
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Education Achievement: Journal of Science and Research
Published by Pusdikra Publishing
ISSN : -     EISSN : 27742784     DOI : https://doi.org/10.51178/jsr.v2i1
Core Subject : Education,
Education Achievement: Journal of Science and Research terbit 3 kali dalam setahun, yaitu bulan Oktober, Februari dan Juni, Education Achievement: Journal of Science and Research merupakan jurnal pada bidang yang berkaitan dengan Pendidikan, yang meliputi studi tekstual dan lapangan dengan berbagai perspektif, Manajemen Pendidikan, Kebijakan Pendidikan, Teknologi Pendidikan, Psikologi Pendidikan, Pengembangan Kurikulum dan Strategi Pembelajaran serta hasil-hasil penelitian kontemporer dalam bidang Pendidikan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 26 Documents
Search results for , issue "Volume 6 Issue 3 November 2025" : 26 Documents clear
Pemberdayaan Peserta Didik SMAK Sint Carolus dalam Pengolahan Sampah Organik Menjadi Pupuk Kompos Ramah Lingkungan Bunganaen, Kristina N. I.; Nono, Anna Maria Milo; Maran, Stefanus A.; Florentina, Florentina
Education Achievement: Journal of Science and Research Volume 6 Issue 3 November 2025
Publisher : Pusdikra-Publishing.com

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/jsr.v6i3.3161

Abstract

Penanganan sampah organik menjadi salah satu masalah lingkungan yang mendesak, termasuk di area sekolah. Sekolah memegang peran penting dalam menumbuhkan kesadaran dan kebiasaan ramah lingkungan melalui kegiatan edukasi yang melibatkan partisipasi aktif. Kajian ini bertujuan untuk menguraikan proses pemberdayaan peserta didik SMAK Sint Carolus Kupang dalam mengubah sampah organik menjadi pupuk kompos yang ramah lingkungan serta dampaknya pada kesadaran ekologi peserta didik. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dan dilaksanakan pada tanggal 25 September di SMAK Sint Carolus Kupang. Subjek penelitian adalah peserta didik kelas X dan XI yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung dan pencatatan kegiatan selama pelaksanaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberdayaan peserta didik berjalan secara sistematis melalui tahapan persiapan, implementasi, dan deskripsi hasil. Peserta didik terlibat aktif dalam seluruh proses pengolahan sampah organik, mulai dari pengumpulan, pengolahan, hingga pemanfaatan hasil berupa pupuk kompos. Produk kompos yang dihasilkan memiliki karakteristik matang dan dimanfaatkan untuk perawatan tanaman di lingkungan sekolah. Selain menghasilkan output berupa pupuk kompos ramah lingkungan, kegiatan ini juga memberikan dampak positif terhadap peningkatan kesadaran, tanggung jawab, dan perilaku peduli lingkungan peserta didik. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pemberdayaan pserta didik melalui pengolahan sampah organik di sekolah merupakan yang efektif dan berpotensi berkelanjutan dalam mendukung pendidikan lingkungan berbasis praktik.
Pendidikan Antikorupsi dalam Pembentukan Integritas Generasi Muda Efendi, Muhammad Ilham; Zikrullah, Muhammad; Wahyudi, Wahyudi; Firmansyah, Firmansyah; Rahmawati, Yeni Tri Nur
Education Achievement: Journal of Science and Research Volume 6 Issue 3 November 2025
Publisher : Pusdikra-Publishing.com

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/jsr.v6i3.3163

Abstract

Korupsi merupakan permasalahan serius yang berdampak luas terhadap kehidupan sosial, ekonomi, dan moral bangsa. Upaya pemberantasan korupsi tidak dapat hanya mengandalkan penindakan hukum, tetapi memerlukan langkah preventif yang berkelanjutan melalui pendidikan. Pendidikan antikorupsi menjadi strategi penting dalam membentuk generasi yang berintegritas, berkarakter, dan memiliki kesadaran moral yang kuat. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran pendidikan antikorupsi sebagai upaya membangun generasi berintegritas melalui telaah terhadap berbagai penelitian terdahulu. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi literatur dengan menganalisis sembilan jurnal ilmiah yang relevan dengan topik pendidikan antikorupsi dan integritas. Hasil kajian menunjukkan bahwa pendidikan antikorupsi efektif dalam menanamkan nilai-nilai kejujuran, tanggung jawab, disiplin, dan kepedulian sosial apabila diintegrasikan secara sistematis dalam kurikulum, budaya sekolah, serta keteladanan pendidik. Pendidikan antikorupsi juga berperan sebagai langkah preventif yang mampu membentuk sikap kritis dan keberanian peserta didik dalam menolak perilaku koruptif. Dengan demikian, pendidikan antikorupsi memiliki peran strategis dalam membangun generasi berintegritas dan menciptakan budaya antikorupsi yang berkelanjutan di lingkungan pendidikan.
Model Kepemimpinan Pendidikan Kewirausahaan di SMK: Integrasi Pembelajaran Berbasis Industri dan Teaching Factory dalam Membangun Ekosistem Wirausaha Sekolah Fransiska, Yulia; Elda, Yusma; Sadat, Anwar; Giatman, Giatman; Sukardi, Sukardi
Education Achievement: Journal of Science and Research Volume 6 Issue 3 November 2025
Publisher : Pusdikra-Publishing.com

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/jsr.v6i3.3165

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis model kepemimpinan pendidikan kewirausahaan di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dalam mengintegrasikan pembelajaran berbasis industri dan Teaching Factory untuk membangun ekosistem wirausaha sekolah yang berkelanjutan. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif-eksploratif. Data dikumpulkan melalui studi pustaka pada jurnal bereputasi dan buku akademik, wawancara mendalam dengan kepala sekolah, guru kewirausahaan, guru produktif, serta mitra dunia usaha dan dunia industri, serta observasi terhadap praktik pembelajaran dan aktivitas Teaching Factory di SMK. Analisis data dilakukan secara tematik melalui tahapan reduksi, pengodean, dan penarikan kesimpulan dengan validitas data dijamin melalui triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan transformasional kepala sekolah berperan sentral dalam mensinergikan pembelajaran berbasis industri dan Teaching Factory serta menumbuhkan budaya inovasi sekolah. Integrasi tersebut berdampak pada penguatan kompetensi kewirausahaan, kemandirian murid, dan peningkatan relevansi lulusan dengan kebutuhan pasar kerja. Simpulan penelitian bahwa keberhasilan pendidikan kewirausahaan SMK memerlukan kepemimpinan visioner dan kolaboratif sebagai penggerak utama ekosistem wirausaha sekolah.
Sinergi Progresivisme dan Esensialisme dalam Filsafat Pendidikan: Integrasi Nilai, Inovasi dan Implementasinya dalam Pembelajaran Kurikulum Merdeka Ahyani, Salman; Akyunin, Qurrota; Amril, Amril; Novita, Liana
Education Achievement: Journal of Science and Research Volume 6 Issue 3 November 2025
Publisher : Pusdikra-Publishing.com

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/jsr.v6i3.3166

Abstract

Perkembangan pendidikan di era modern menuntut adanya pembaruan sistem pembelajaran yang adaptif terhadap perubahan zaman, perkembangan teknologi, serta dinamika kebutuhan peserta didik. Namun demikian, pembaruan tersebut tidak boleh mengesampingkan nilai-nilai moral dan spiritual yang menjadi fondasi utama pendidikan, khususnya dalam konteks pendidikan Islam. Tantangan ini semakin relevan seiring dengan implementasi Kurikulum Merdeka yang menekankan kemandirian belajar, kreativitas, pembelajaran bermakna, serta penguatan karakter peserta didik secara holistik. Oleh karena itu, diperlukan landasan filosofis yang mampu menjembatani tuntutan modernitas dengan nilai-nilai keislaman yang esensial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis serta mengintegrasikan dua aliran filsafat pendidikan, yaitu progresivisme dan esensialisme, dalam kerangka pendidikan Islam, serta menelaah relevansinya terhadap penerapan Kurikulum Merdeka. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi pustaka (library research) melalui penelaahan berbagai sumber literatur berupa buku, artikel jurnal ilmiah, dokumen kebijakan pendidikan, dan hasil penelitian terdahulu yang relevan dengan topik kajian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa progresivisme sejalan dengan semangat Kurikulum Merdeka yang berorientasi pada peserta didik, pembelajaran aktif, kontekstual, dan berbasis proyek. Sementara itu, esensialisme berperan penting dalam menjaga nilai-nilai fundamental Islam seperti akhlak, disiplin, tanggung jawab, serta penguasaan pengetahuan pokok. Integrasi kedua aliran ini menciptakan keseimbangan antara inovasi dan pelestarian nilai, sehingga mampu melahirkan model pembelajaran pendidikan Islam yang dinamis, relevan dengan zaman, dan berakar kuat pada nilai spiritual Islam.
Akidah Sebagai Pilar Utama Pendidikan Karakter (Kajian Tafsir Surat al-Ikhlas ayat 1-4) Arif, Muhammad; Sayska, Dwi Sukmanila
Education Achievement: Journal of Science and Research Volume 6 Issue 3 November 2025
Publisher : Pusdikra-Publishing.com

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/jsr.v6i3.3211

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi, memahami dan menjelaskan peranan akidah dalam membentuk karakter seseorang dengan melakukan kajian teoritis dan analitis literatur yang tersedia. Fokus utama penelitian adalah surat al-Ikhlas yang sarat dengan nilai-nilai akidah, serta urgensinya dalam membentuk karakter seseorang. Studi ini menggunakan metode kualitatif melalui pendekatan kajian pustaka. Data primer diperoleh dari al-Quran, hadis dan kitab-kitab tafsir. Sumber lainnya adalah kitab-kitab para ulama klasik dan kontemporer serta makalah-makalah/jurnal yang relevan dengan topik kajian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa akidah adalah unsur terpenting dalam membentuk kepribadian seseorang. Akidah yang benar akan melahirkan sikap dan prilaku terpuji, sebab ia sadar bahwa sikap dan tingkah lakunya selalu diawasi oleh Allah. Meyakini Allah sebagai satu-satunya pengatur alam semesta akan melahirkan pribadi yang berintegritas dan penuh tanggung jawab serta berani berbuat dan berkarya tanpa rasa takut dan khawatir. Selama perintah Allah mereka laksanakan tidak ada yang perlu ditakuti. Syirik dan menjadikan makhluk sebagai tandingan bagi Allah adalah sumber utama kerusakan moral manusia. Orang lebih takut manusia daripada Allah, akibatnya kemaksiatan dan perbuatan jahat mudah dilakukan, yang penting selamat dari aparat dan penegak hukum. Mereka lupa bahwa setiap perbuatan yang dilakukan selalu dipantau oleh Allah dan akan diminta pertanggungjawabannya kelak di akhirat.
Implementasi Pendidikan Anti Korupsi dalam Pembelajaran PPKN di Sekolah Menengah Kejuruan Wardana, Aditya Dwi; Fauzen, Muhammad; Bahri, Saiful
Education Achievement: Journal of Science and Research Volume 6 Issue 3 November 2025
Publisher : Pusdikra-Publishing.com

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/jsr.v6i3.3212

Abstract

Penelitian ini meneliti penerapan pendidikan anti-korupsi dalam pengajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan di Sekolah Menengah Kejuruan. Penelitian ini berfokus pada peran sekolah sebagai institusi utama dalam membentuk karakter siswa, terutama dalam menanamkan nilai-nilai kejujuran, integritas, tanggung jawab, dan disiplin sebagai dasar sikap anti-korupsi. Tujuan dari studi ini adalah untuk menggambarkan kontribusi pembelajaran PPKn dalam mengurangi perilaku koruptif, menjelaskan cara penerapan pendidikan anti-korupsi dalam proses belajar, serta mengidentifikasi tantangan dan langkah-langkah optimalisasi yang diterapkan di SMK Raudlatul Hasan Curahdami Bondowoso. Dalam penelitian ini, pendekatan kualitatif digunakan dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran PPKn memberikan kontribusi pada penanaman nilai anti-korupsi melalui pengintegrasian materi, penggunaan metode pengajaran yang melibatkan siswa secara aktif, serta teladan yang diberikan oleh pengajar. Pendidikan anti-korupsi dilaksanakan melalui kegiatan diskusi kasus, pembelajaran berbasis proyek, dan pembiasaan perilaku jujur serta disiplin di lingkungan sekolah. Meskipun demikian, pelaksanaannya masih menghadapi beberapa tantangan, seperti terbatasnya integrasi materi dalam kurikulum, kekurangan sumber belajar khusus, dan metode pembelajaran yang belum sepenuhnya mendorong partisipasi siswa. Upaya perbaikan dilakukan dengan menyusun materi yang lebih relevan, meningkatkan keterampilan pengajar, membangun budaya sekolah yang mendukung nilai-nilai anti-korupsi, dan menjalin kerja sama dengan pihak luar. Penelitian ini menegaskan bahwa pendidikan anti-korupsi melalui PPKn perlu dilaksanakan secara sistematis, konsisten, dan berkelanjutan agar dapat membentuk karakter siswa SMK secara efektif.

Page 3 of 3 | Total Record : 26