cover
Contact Name
Khaidarulloh
Contact Email
khaidarulloh@iainponorogo.ac.id
Phone
+6285645745080
Journal Mail Official
inej@iainponorogo.ac.id
Editorial Address
Jl. Pramuka No. 156 Ponorogo
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
InEJ: Indonesian Engagement Journal
ISSN : 2723018X     EISSN : 27230244     DOI : http://dx.doi.org/10.21154/inej
InEJ: Indonesian Engagement Journal is a biannual journal that published in June and December by the Institute for Research and Community Services of State Institute for Islamic Studies (IAIN) Ponorogo. The journal is focus on the result of community services and activities by empowering the society through a participatory approach to reach the sustainable development.
Articles 106 Documents
OPTIMALISASI POTENSI MASYARAKAT DESA MRICAN, PONOROGO MELALUI KEGIATAN PELATIHAN AFFILIATE MARKETING Wilis Werdiningsih; Irma An-Nisa’ Mahirohqudsi; Chintia Nora Sabela; Maya Nur Ainy; Muhammad Rafi Hilmi Aziz
InEJ: Indonesian Engagement Journal Vol. 6 No. 2 (2025): December
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) IAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi digital membuka peluang baru di bidang pemasaran, termasuk melalui affiliate marketing yang kini populer di platform seperti TikTok. Namun, rendahnya literasi digital masyarakat pedesaan menjadi kendala dalam memanfaatkan peluang tersebut. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan di Desa Mrican, Kecamatan Jenangan, Kabupaten Ponorogo, untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan ibu rumah tangga dalam mengelola waktu luang secara produktif melalui pelatihan affiliate marketing. Metode yang digunakan adalah Asset-Based Community Development (ABCD) dengan tahapan discovery, dream, design, dan destiny. Pelatihan mencakup penyampaian materi, praktik pembuatan akun afiliasi, serta simulasi konten promosi digital. Hasil kegiatan menunjukkan antusiasme tinggi dan peningkatan literasi digital peserta yang berdampak pada peluang peningkatan pendapatan keluarga. Program ini menjadi langkah awal menuju kemandirian ekonomi berbasis teknologi di masyarakat desa.
REVITALISASI PENGAJIAN REMAJA DESA WONOMULYO, MALANG SEBAGAI RUANG MODERASI DAN KEHARMONISAN SOSIAL Bungawati; Melly Nur Istiqomah; Hasan Abdul Salam; Sarbini
InEJ: Indonesian Engagement Journal Vol. 6 No. 2 (2025): December
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) IAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengajian rutin merupakan tradisi keagamaan yang berperan penting dalam menjaga identitas religius sekaligus memperkuat keharmonisan sosial masyarakat. Namun, partisipasi generasi muda yang menurun serta tantangan modernisasi mendorong perlunya penguatan fungsi pengajian melalui kegiatan pengabdian masyarakat. Tujuan kegiatan ini adalah mendeskripsikan bentuk dan pelaksanaan pengajian rutin di Dusun Wates, menganalisis implikasinya terhadap kehidupan sosial-keagamaan, serta menegaskan kontribusinya dalam membangun solidaritas sosial. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan partisipatif, melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan diskusi bersama warga. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pengajian rutin tidak hanya memperkuat dimensi spiritual masyarakat, tetapi juga meningkatkan solidaritas sosial melalui tradisi kas bersama, konsumsi bergilir, serta keterlibatan aktif laki-laki, perempuan, dan mahasiswa KKN. Kehadiran mahasiswa turut memfasilitasi regenerasi dengan menarik minat remaja untuk berpartisipasi lebih aktif. Dengan demikian, pengajian rutin di Dusun Wates terbukti efektif sebagai sarana penguatan ukhuwah, gotong royong, dan keharmonisan sosial masyarakat desa.
PENDEKATAN PARTISIPATORIS DALAM PENGELOLAAN SAMPAH PLASTIK MELALUI PROGRAM ECOBRICK DI DESA KOTA BATU, CIOMAS, BOGOR Nanda Nafis Iqbal Hidayatullah; Nazhim Akmal; Majid Fatih Al-Jamali
InEJ: Indonesian Engagement Journal Vol. 6 No. 2 (2025): December
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) IAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan sampah plastik masih menjadi isu serius di Indonesia karena menimbulkan pencemaran lingkungan dan berdampak pada kesehatan masyarakat. Salah satu solusi kreatif yang ditawarkan adalah pemanfaatan ecobrick, yaitu botol plastik bekas yang diisi padat dengan sampah plastik nonorganik sehingga dapat dimanfaatkan sebagai bahan bangunan sederhana dan ramah lingkungan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di Desa Kota Batu, Kecamatan Ciomas, Kabupaten Bogor, oleh mahasiswa Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif partisipatoris yang melibatkan masyarakat secara aktif dalam tahapan pengumpulan bahan, pembuatan ecobrick, penyusunan kerangka, hingga kegiatan edukasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa ecobrick tidak hanya menjadi solusi praktis dalam mengurangi sampah plastik, tetapi juga berfungsi sebagai sarana edukasi lingkungan yang efektif. Tantangan yang dihadapi meliputi rendahnya kesadaran masyarakat, keterbatasan fasilitas, serta keberlanjutan program pasca-pendampingan. Secara keseluruhan, program ini berkontribusi dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pengelolaan sampah dan mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya poin 12 tentang konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab serta poin 13 tentang penanganan perubahan iklim.
PEMANFAATAN TANAMAN LOKAL SEBAGAI PAKAN TERNAK FERMENTASI DI DESA KAPURAN KABUPATEN PONOROGO Mahruf Saiful Rohmadhonni; Yulia Anggraini
InEJ: Indonesian Engagement Journal Vol. 6 No. 2 (2025): December
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) IAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/inej.v6i2.3398

Abstract

Pemeliharaan ternak merupakan pekerjaan sambilan bagi sebagian masyarakat di Desa Kapuran. Salah satu permasalahan utama yang dihadapi adalah keterbatasan ketersediaan pakan, terutama pada musim kemarau. Program pengabdian ini bertujuan memberikan solusi terhadap ketahanan pakan ternak sekaligus mendorong percepatan pertumbuhan hewan melalui inovasi pakan fermentasi berbasis potensi lokal. Kegiatan dilaksanakan melalui tiga tahap, yaitu sosialisasi dan penyuluhan kepada masyarakat, pelatihan pembuatan pakan fermentasi, serta evaluasi hasil kegiatan. Metode yang digunakan adalah Asset-Based Community Development (ABCD) dengan tahapan discovery (penemuan), dream (perencanaan mimpi), design (perancangan), define (penetapan), dan destiny (monitoring dan evaluasi). Hasil kegiatan menunjukkan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap potensi bahan pakan lokal, serta kemampuan peternak dalam memproduksi pakan fermentasi untuk mengatasi kelangkaan pakan. Evaluasi akhir menunjukkan tiga peserta telah menerapkan teknik fermentasi secara mandiri dalam aktivitas beternak sehari-hari. Meskipun belum seluruh peternak mengadopsi metode ini, kegiatan pengabdian terbukti efektif meningkatkan literasi pakan alternatif dan mendorong kemandirian peternak di Desa Kapuran.
INOVASI EDUKASI LINGKUNGAN BERBASIS PLANG INFORMASI SAMPAH DI DESA SINDANGGALIH, KECAMATAN CIMANGGUNG, KABUPATEN SUMEDANG Fahrizal Arif; Fauzi Fatuhrohman; Nadika Hernanda; Naufal Hidayat; Rezandra Fitrisabiya; Bobang Pelita
InEJ: Indonesian Engagement Journal Vol. 6 No. 2 (2025): December
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) IAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan sampah masih menjadi isu penting di berbagai daerah, termasuk di Desa Sindanggalih, Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang. Rendahnya kesadaran masyarakat mengenai jenis sampah dan waktu penguraiannya menjadi faktor penyebab meningkatnya volume sampah yang tidak terkelola dengan baik. Kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Sisdamas Kelompok 242 dilaksanakan sebagai upaya memberikan solusi sederhana melalui pembuatan plang edukasi sampah sebagai media visual untuk meningkatkan pemahaman masyarakat. Metode pelaksanaan meliputi identifikasi materi, perancangan desain, pembuatan plang, pemasangan di lokasi strategis, dan kegiatan sosialisasi. Hasil menunjukkan bahwa plang edukasi efektif menarik perhatian masyarakat, terutama anak-anak, serta meningkatkan pemahaman mengenai dampak sampah terhadap lingkungan. Meskipun masih terbatas sebagai sarana informasi, program ini berpotensi menjadi langkah awal dalam menumbuhkan kesadaran lingkungan yang berkelanjutan di tingkat desa.
PENDAMPINGAN SISTEM ONLINE SINGLE SUBMISSION (OSS) BAGI PELAKU UKM SEBAGAI UPAYA LEGALITAS USAHA DAN TERCATAT DI PEMERINTAH BLITAR RAYA Refki Rusyadi; Ahmad Hanif Fajrin; Rahma Maulida F
InEJ: Indonesian Engagement Journal Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) IAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendukung tertib administrasi pelaku Usaha Kecil dan Menengah (UKM) di wilayah Blitar Raya sekaligus menganalisis perubahan mindset pragmatis pelaku UKM terhadap program pemerintah. Penelitian ini menggunakan pendekatan berbasis pengabdian kepada masyarakat melalui kegiatan pendampingan pendaftaran Nomor Induk Berusaha (NIB) menggunakan sistem Online Single Submission (OSS). Metode yang digunakan adalah Service Learning, yang mengintegrasikan kegiatan pembelajaran dengan pelayanan kepada masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses sosialisasi, pelatihan, dan pendampingan pendaftaran NIB melalui platform OSS berjalan dengan baik dan memperoleh respons positif dari sebagian besar pelaku UKM. Namun demikian, selama proses pendampingan ditemukan adanya kecenderungan perilaku pragmatis, yang tercermin dari menurunnya tingkat partisipasi peserta pada tahapan pelatihan, pendampingan lanjutan, hingga evaluasi. Temuan ini mengindikasikan masih kuatnya persepsi sebagian pelaku UKM bahwa program pemerintah bersifat seremonial dan tidak berkelanjutan. Penelitian ini merekomendasikan agar pemerintah sebagai pemangku kebijakan melakukan evaluasi dan penyesuaian regulasi serta strategi pendampingan yang lebih berorientasi pada keberlanjutan dan perubahan perilaku pelaku UKM.
DIGITALISASI PRODUK LOKAL MELALUI PENDAMPINGAN ASSET BASED COMMUNITY DEVELOPMENT SEBAGAI PEMBERDAYAAN EKONOMI KELUARGA Muhimmatul Mukaromah; Rochimah Nafasari Amanah; Fitriyani Aliya
InEJ: Indonesian Engagement Journal Vol. 7 No. 1 (2026): June
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) IAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/inej.v7i1.11894

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Desa Kemiri, Kabupaten Ponorogo, masih menghadapi keterbatasan akses pasar karena sebagian besar pelaku usaha memasarkan produk secara konvensional dan belum memanfaatkan platform digital secara optimal. Kondisi ini menyebabkan jangkauan pemasaran terbatas, sehingga potensi peningkatan ekonomi keluarga belum berkembang secara maksimal. Program pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pemasaran pelaku UMKM melalui kegiatan pendampingan pemasaran digital berbasis potensi lokal. Kegiatan pengabdian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan Asset Based Community Development (ABCD) yang menekankan pada identifikasi dan pemanfaatan aset komunitas, seperti keterampilan masyarakat, produk lokal, serta jaringan sosial yang dimiliki desa. Rangkaian kegiatan tersebut dimulai dengan sosialisasi dalam memanfaatkan media digital bagi UMKM, kemudian dilanjutkan pada pendampingan dengan menyesuaikan kebutuhan pada usaha mereka. Hasil program pengabdian ini menunjukkan bahwa beberapa pelaku UMKM mulai memanfaatkan platform digital untuk mempromosikan produk, memperluas jangkauan pasar, serta meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pemasaran digital. Transformasi ini diharapkan tidak hanya membuka peluang peningkatan pendapatan ekonomi keluarga, tetapi juga memperkuat pemanfaatan potensi lokal dalam mendukung pengembangan ekonomi desa yang lebih inklusif dan berkelanjutan.
REINVIGORATING CLASSICAL ISLAMIC LITERACY THROUGH THE ALFASIH METHOD: A COMMUNITY-BASED SERVICE-LEARNING PROGRAM Shulhan Shulhan
InEJ: Indonesian Engagement Journal Vol. 7 No. 1 (2026): June
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) IAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/inej.v7i1.12337

Abstract

Literacy in classical Islamic texts, as part of the classical Islamic literary tradition, is a crucial foundation of Islamic education in Indonesia. However, the ability to read and understand Arabic texts without vowel marks independently remains a challenge for many students. This community service activity aims to analyze the integration of service-learning with the Al-Fasih method in revitalizing classical Islamic text literacy among community-based learners. The program was implemented at the Ar-Rasyid Mosque in Duko Village, Rubaru Subdistrict, Sumenep Regency, involving 10 students from elementary and junior high school levels over an 18-month period through regular morning sessions following the congregational dawn prayer. This activity employed a qualitative approach based on Participatory Action Research, utilizing data collection techniques such as participatory observation, reflective journals, and interviews with students and parents. The results of the activity indicate that the integration of service-learning with the Alfasih method is capable of enhancing students’ ability to identify grammatical structures, comprehend meaning, and interpret classical texts, such as Safinatun Najah, Al-Ajurumiyyah, and Fath al-Qarib. Additionally, this program fosters intellectual independence, academic responsibility, and strengthens the sustainability of learning through community engagement. Thus, the integration of service-learning and the Alfasih method can serve as an innovative pedagogical model for strengthening classical Islamic text literacy within a community-based learning environment.
PELATIHAN DIGITAL MARKETING BERBASIS ASSET-BASED COMMUNITY DEVELOPMENT UNTUK MENINGKATKAN OMSET PRODUK ANYAMAN DI DESA KUPUK, PONOROGO Yessy Istiana; Ari Prastyowati; layla Maulida; Muhammad Hanif
InEJ: Indonesian Engagement Journal Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) IAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Desa Kupuk menghasilkan banyak perajin anyaman tradisional seperti tas buwuh, tas belanja, dompet, keranjang buah, dan berbagai produk rumah tangga lainnya. produk anyaman tersebut dibuat dengan bahan rotan sintetis atau rotan plastik dari kualitas sedang sampai kualitas tinggi tinggal permintaan pasar. Kebanyakan dari perajin masih memasarkan secara tradisional yaitu dijual ke pasar, dipasarkan dari mulut kemulut, dan dijual ke pengepul. Untuk meningkatkan kapasitas pemasaran dan memperluas jangkauan penjualan produk anyaman local Desa Kupuk, maka kami mahasiswa UNIPMA memberikan pelatihan digital marketing. Kami menggunakan pendekatan Asset-Based Community Development (ABCD) untuk mengidentifikasi dan mengoptimalkan aset yang dimiliki pengrajin, meliputi keterampilan produksi, kreativitas, jejaring sosial, serta ketersediaan perangkat digital. Pelatihan mencakup pengenalan digital marketing, teknik fotografi produk, pembuatan konten visual, pengelolaan media sosial, dan pendampingan publikasi secara konsisten. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam kualitas konten, aktivitas promosi, serta interaksi dengan calon pembeli. Beberapa perajin mengalami kenaikan omset 15–35% setelah tiga minggu penerapan strategi digital. Temuan ini menunjukkan bahwa pendekatan ABCD efektif dalam memperkuat kemandirian pengrajin dan mendorong transformasi pemasaran dari metode konvensional menuju digital.
PEMBERDAYAAN ORANG TUA MURID MELALUI SISTEM AMBIL-SETOR (BILTOR) TAS ANYAMAN UNTUK MENINGKATKAN PENDAPATAN KELUARGA DI TK DHARMA WANITA TAWANGREJO, MADIUN Ema Rochmawati; Restu Sri Hayati; Helis Wahyuningsih Wahyuningsih; Muhammad Hanif
InEJ: Indonesian Engagement Journal Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) IAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

TK Dharma Wanita Tawangrejo merupakan lembaga PAUD yang berada di bawah naungan Dharma Wanita Kelurahan Tawangrejo, dimana sebagian murid masih belum memiliki keberanian sekolah sehimgga masih ditunggu oleh orang tuanya. Deangan menunggu anak disekolah mengakibatkan oarng tau tidak lagi mendapatkan penghasilan dari kerja serabutan dikarenakan harus menemani anak disekolah tanpa kegiatan produktif. Melihat permasalahan tersebut, kegiatan pengabdian ini bermitra dengan orang tua murid di TK Dharma Wanita Tawangrejo untuk mengembangkan pembuatan tas ayaman plastik embos dengan sistem ambil setor (BILTOR) sebagai salah satu upaya pemberdayaan ekonomi perempuan di lingkungan sekolah. Tujuan kegiatan adalah meningkatkan pendapatan keluarga melalui peningkatan peluang usaha kecil tanpa modal besar atau bahkan tanpa modal. Metode pelaksanaan mencakup observasi awal, wawancara mendalam, pendampingan praktik BILTOR, serta dokumentasi kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penerapan sistem BILTOR mampu memperluas sklil oraang tua murid, membuka peluang pendapatan tambahan, mengurangi kejenuhan dalam menunggu anak disekolah serta lebih produktif. Kesimpulannya, program BILTOR efektif meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan keluarga mitra, serta menjadi sumber ekonomi baru khususnya bagi mama-mama orang tua murid di TK Dharma Wanita Tawangrejo.

Page 10 of 11 | Total Record : 106