cover
Contact Name
Khaidarulloh
Contact Email
khaidarulloh@iainponorogo.ac.id
Phone
+6285645745080
Journal Mail Official
inej@iainponorogo.ac.id
Editorial Address
Jl. Pramuka No. 156 Ponorogo
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
InEJ: Indonesian Engagement Journal
ISSN : 2723018X     EISSN : 27230244     DOI : http://dx.doi.org/10.21154/inej
InEJ: Indonesian Engagement Journal is a biannual journal that published in June and December by the Institute for Research and Community Services of State Institute for Islamic Studies (IAIN) Ponorogo. The journal is focus on the result of community services and activities by empowering the society through a participatory approach to reach the sustainable development.
Articles 95 Documents
PENINGKATAN PENGETAHUAN MASYARAKAT AKAN BAHAYA STUNTING MELALUI KEBERLANJUTAN MONITORING MENUJU GENERASI EMAS 2045 DI DESA GADINGKEMBAR KABUPATEN MALANG Faridah, Emi Zulfa; Ahmadi, Ahmadi
InEJ: Indonesian Engagement Journal Vol. 4 No. 2 (2023)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) IAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/inej.v4i2.7522

Abstract

Anak adalah sebagai aset masa depan yang akan menjadi generasi penerus bangsa yang memiliki keterbatasan dalam memahami dan melindungi diri dari berbagai pengaruh sistem. Asupan zat gizi pada anak sangat berpengaruh terhadap tumbuh kembangannnya. Status gizi dan kesehatan ibu berperan penting dalam menentukan masalah stunting. Seorang ibu dengan asupan gizi kurang berpeluang melahirkan anak dengan pertumbuhan terhambat. Jika masyarakat memiliki pengetahuan yang masih kurang terkait kesehatan maka akan menimbulkan dampak yang kurang baik. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat desa Gadingkembar akan bahaya stunting pada perkembangan anak melalui kegiatan monitoring. Metode dalam penelitian menggunakan program bantuan strategi atau metodologi Asset-Based Community Development (ABCD). Pencegahan stunting berbasis aset adalah strategi untuk peningkatan pengetahuan masyarakat melalui monitoring pengarahan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan masyarakat mengenai stunting sebelum dilakukanya monitoring/pengarahan hanya 60% yang menjawab benar dari seluruh peserta penyuluhan, dan setelah dilakukan monitoring/pengarahan hasilnya meningkat 20%. Sehingga dapat disimpulkan bahwa kegiatan yang dilakukan mengenai pengetahuan stunting masyarakat berhasil meningkat menjadi 80%. Artinya terdapat dampak positif dari pemberian monitoring sekaligus materi pengetahuan stunting terhadap ibu hamil dan ibu balita masyarakat Gadingkembar.
EDUKASI KESEHATAN KEUANGAN RUMAH TANGGA MUSLIM MILENIAL Nihayah, Ana Zahrotun; Chamami, M Rikza; Rifqi, Lathif Hanafir
InEJ: Indonesian Engagement Journal Vol. 4 No. 2 (2023)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) IAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/inej.v4i2.7687

Abstract

Rumah tangga muslim milenial memiliki berbagai persoalan rumah tangga diantaranya adalah masalah keuangan. Persoalan ini dikarenakan pemikiran pasangan rumah tangga muda belum pada tingkat yang matang. Pelaksanaan pengabdian kepada masayarakat menggunakan metode service learning. Kegitan dibagi dalam tiga tahapan yaitu persipan, layanan dan refleksi. Tahapan persiapan diurai dalam empat aktivitas yaitu penetapan jadwal, pembuatan materi, publikasi peserta, dan pembuatan rundown penyuluhan. Tahapan layanan memaparkan dua materi besar yaitu penyebab kesehatan fakror-faktor yang mengganggu persoaalan kesehatan keuangan rumah tangga serta indikator kesehatan keuangan rumah tangga. Ada lima hal yang menyebabkan kesehatan keuangan rumah tangga bermasalah yaitu 1) perbedaan gaya hidup (perilaku konsumsi); 2) ketimpangan penghasilan; 3) kepemilikan pinjaman tersembunyi, 4) tidak memiliki perencanaan keuangan, 5) kepemilikan tabungan rahasia. Sementara, terdapat lima indikator kesehatan keuangan rumah tangga yaitu a) kelancaran arus kas periode tertentu, b) besaran kepamilikan tabungan rumah tangga, c) batasan angsuran pinjaman yang diperbolehkan, d) kepemilikan asuransi kesehatan, serta e) kepemilikan investasi. Tahapan refleksi menyampaikan tingkat pemahan peserta atas materi yang sudah disampaikan, 70% peserta merasa sangat paham, 23% peserta merasa paham sedangkan 7% peserta merasa kurang paham.
IMPLEMENTASI METODE EXPERIENTAL LEARNING DALAM MENANAMKAN NILAI NILAI DALAM HADIST TENTANG ADAB MAKAN UNTUK ANAK USIA DINI Riska, Amanda; Rahmi, Dian Aulia; Fitri, Fitri
InEJ: Indonesian Engagement Journal Vol. 4 No. 2 (2023)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) IAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/inej.v4i2.8416

Abstract

Di zaman Z sekarang ini banyak di lihat anak -anak kurang melibatkan adab dalam setiap kegiatan, yang mana hal ini juga di pengaruhi oleh zaman dan juga lingkungannya. Akan tetapi, hal ini juga tidak sepenuhnya salah dari pergaulan ataupun lingkungan di sekitar anak, melainkan juga dari didikan keluarganya di rumah. Fenomena ini di lihat dari adab anak dalam makan dan minum, banyak sekarang ini halayak yang makan dan minum tanpa adab yang mana telah di ajarkan oleh nabi muhammad SAW. Tujuan dari penelitian ini adalah mengeksplorasi dan menganalisis implementasi metode experiental learning dalam menanamkan nilai-nilai dalam hadits tentang adab makan kepada anak usia dini.  Fokus penelitian ini adalah hadits tentang adab makan dalam islam dengan tujuan untuk mendidik anak usia dini tentang adab makan yang benar. Adapun hasil penelitian ini pada pembelajaran anak guru harus melibatkan pengalaman langsung dan partisipatif untuk meningkatkan pemahaman dan penerimaan nilai -nilai islam dalam kehidupan sehari-hari. Dan diharapkan penelitian ini dapat memberikan kontribusi aktif bagi pengembangan metode pembelajaran yang lebih inovatif dan efektif dalam mendidik anak usia dini tentang nilai-nilai agama, khususnya yang berkaitan yang dengan kebiasaan makan. Penerapan metode experiental learning dapat menjadi pilihan menarik untuk melahirkan generasi yang memiliki pemahaman lebih mendalam terhadap ajaran islam sejak dini.
AQUAPONICS AS AN ALTERNATIVE TO FULFIL TODDLER NUTRITION TO REALISE 2024 ZERO STUNTING IN WONOGIRI Kasanah, Nur; Titis Bayumargo Utoro; Riski Saputra; Alimatuss Zhahroh
InEJ: Indonesian Engagement Journal Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) IAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/inej.v5i1.8611

Abstract

Aquaponics can be an innovative alternative in fulfilling nutrition for stunted toddlers. The aquaponics system simultaneously integrates fish farming and plant growth, producing nutrient-rich agricultural products and providing fish protein. This community service activity aims to meet the nutritional intake of toddlers indicated to be stunted in Bangsri Village, Purwantoro District, Wonogiri Regency while supporting the efforts of the Wonogiri Regency Government to realize the 2024 Zero Stunting program. The service method chosen is asset-based community development (ABCD), which consists of inculturation, discovery, design, definition, and reflection activities. Data were collected through interviews, observation, and documentation. The results showed that stunting is not a representation of poverty. Stunted toddlers also exist in well-off families. From the education, facilitation, and assistance of aquaponics in families with stunted toddlers for 30 days, healthy and pesticide-free catfish and water spinach vegetables can be harvested as a source of nutrition and animal protein for stunted toddlers. It proves aquaponics positively affects the nutrition of stunted children and supports the 2024 Zero Stunting program in Wonogiri.
STRATEGI PENGEMBANGAN UMKM BERBASIS PEMASARAN DIGITAL DAN EKONOMI KREATIF DI DESA KARANGSONO Rohmah, Nihayatur; Ihsanuddin, Ma'ruf; Rahmawati, Puput Eka
InEJ: Indonesian Engagement Journal Vol. 4 No. 2 (2023)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) IAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/inej.v4i2.8612

Abstract

Di era digital saat ini, teknologi informasi telah meresapi berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam kegiatan akademik, ekonomi, dan bisnis. Desa Karangsono, dengan sejumlah Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang signifikan, berhasil meningkatkan tingkat penghasilan dan mengurangi angka pengangguran. Namun, disayangkan bahwa metode pemasaran yang masih dominan adalah konvensional tanpa memanfaatkan internet. Perkembangan pesat teknologi digital telah mengubah paradigma pemasaran dari tradisional menjadi digital. Strategi pemasaran digital menawarkan potensi lebih besar, memungkinkan pelanggan untuk menerima informasi produk dan bertransaksi secara online. Oleh karena itu, diperlukan model bisnis yang dapat beradaptasi dengan kemajuan teknologi untuk memudahkan sistem kewirausahaan. Penelitian ini mengusulkan Strategi Pengembangan UMKM Berbasis Pemasaran Digital Dan Ekonomi Kreatif Di Desa Karangsono. Melalui desk research, observasi lapangan, wawancara pelaku UMKM, sosialisasi program, dan pelaksanaan program dengan pendampingan intensif, kami mengeksplorasi kemungkinan peningkatan jangkauan pemasaran melalui digital marketing. Dalam era digital, penting bagi UMKM untuk memperhatikan konten kreatif sebagai kunci bersaing di ranah digital. Peranan media sosial menjadi pijakan utama dalam mencapai tujuan ini. Hasil penelitian ini memberikan gambaran tentang perkembangan UMKM di Desa Karangsono yang mengadopsi teknologi digital dan ekonomi kreatif.
PENDAMPINGAN PENYUSUNAN KARYA TULIS ILMIAH PTK BAGI GURU DI MTSN 4 KABUPATEN SERANG PROVINSI BANTEN Eneng Muslihah; Muhammad Luthfi; Asep, Asep Syahrul Mubarok; Ridwan Setiawan
InEJ: Indonesian Engagement Journal Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) IAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/inej.v5i1.8823

Abstract

Pendampingan Penyusunan Karya Tulis Ilmiah PTK bagi Guru di MTsN 4 Kabupaten Serang Provinsi Banten merupakan program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) yang dilaksanakan sebagai wujud upaya untuk meningkatkan kemampuan guru pada Kelompok Kerja Madrasah (KKM) dalam menyusun karya tulis ilmiah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Temuan di lapangan menunjukkan bahwa kemampuan guru dalam memecahkan masalah melalui pendekatan penelitian terbilang kurang. Penguasaan yang baik dalam melaksanakan PTK akan berdampak pada kualitas pembelajaran di kelas serta hasil belajar peserta didik yang maksimal. Program PKM ini dilaksanakan dengan menggunakan metode Participation Action Research (PAR). Program ini dilaksanakan dengan melakukan pendampingan terhadap guru KKM di MTsN 4 Kabupaten Serang dalam penyusunan karya tulis ilmiah PTK melalui kegiatan workshop. Dalam pelaksanaannya, guru tampak antusis mengikuti pendampingan dan mereka mampu untuk melakukan analisa persoalan yang terjadi di dalam pembelajaran serta mampu menyusun judul dan proposal PKM dengan baik. Hal yang perlu untuk mendapatkan perhatian ialah adanya keterbatasan sumber daya untuk dapat mengakomodir lebih banyak guru yang terlibat dalam program Pengabdian Kepada Masyarakat ini. Peningkatan kuantitas sumber daya yang dapat mengkomodir keterlibatan guru yang lebih banyak akan dapat meningkatkan kebermanfaatan dari program ini.
PENGHIJAUAN LAHAN KOSONG BERBASIS PARTISIPATIF MENUJU EKOSISTEM BERKELANJUTAN DI DESA DUSONGYO, NARATHIWAT, THAILAND Huda, Moh. Khoridatul; Firdausi, Rofiqoh; Badriyah, Jamaliatul; Janah, Siska Maghfirotul Laili; Kartika, Amalia; Usman
InEJ: Indonesian Engagement Journal Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) IAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/inej.v6i1.11435

Abstract

Krisis lingkungan hidup merupakan isu global yang semakin mendesak untuk diatasi, dengan dampak yang tidak hanya dirasakan di kawasan urban padat penduduk, tetapi juga mulai mengancam wilayah pedesaan. Desa Dusongyo, Narathiwat, Thailand, menjadi salah satu contoh wilayah rural yang terdampak, meskipun memiliki potensi ekologis berupa lahan kosong yang belum dimanfaatkan secara optimal. Merespons permasalahan tersebut, peneliti menginisiasi program Gerakan Hijau Desa Dusongyo yang berfokus pada penghijauan lahan kosong sebagai upaya restorasi lingkungan dan pembangunan ekosistem berkelanjutan. Program ini dirancang menggunakan pendekatan kolaboratif dengan metode Participatory Action Research (PAR), yang secara aktif melibatkan masyarakat setempat dalam seluruh tahapan kegiatan, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi. Hasil implementasi menunjukkan perbaikan signifikan terhadap kondisi lingkungan fisik maupun kesadaran ekologi warga. Penghijauan yang dilakukan mampu mengurangi dominasi vegetasi liar, menciptakan ruang terbuka hijau yang fungsional dan terawat, serta meningkatkan keanekaragaman hayati lokal. Selain dampak ekologis, kegiatan ini juga memperkuat nilai-nilai partisipasi warga dan kolaborasi lintas sektor dalam upaya rehabilitasi lingkungan berbasis komunitas. Temuan ini menunjukkan bahwa penghijauan berbasis partisipatif di desa dapat menjadi strategi efektif dalam merespons krisis lingkungan secara berkelanjutan dan kontekstual.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PROGRAM OLAH SABIN (SAWAH BINAAN) DI DESA MELATI, SAMPUNG, PONOROGO Anjassari, Risma Vitrinovita; Utamaji; Muhammad Hanif
InEJ: Indonesian Engagement Journal Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) IAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program Olah Sabin (Sawah Binaan) merupakan inovasi pemberdayaan masyarakat yang dilaksanakan sejak 2021 di RT 01/02, Dukuh Sekar, Desa Melati, Sampung, Ponorogo. Program ini berawal dari hibah tanah sawah seluas 1.400 m² oleh Haji Sukur kepada masyarakat setempat. Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi dan dampak Program Olah Sabin terhadap pemberdayaan masyarakat dengan menggunakan metode kualitatif melalui pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dokumentasi, dan focus group discussion. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program memberikan dampak positif, baik secara ekonomi melalui tambahan pendapatan Rp15.000.000–17.000.000 per tahun bagi pengelola, maupun sosial melalui penguatan kohesi masyarakat dengan sistem undian yang adil, serta religius melalui kontribusi 30% hasil panen untuk Masjid Ar-Rohman. Sistem bagi hasil 70:30 terbukti efektif menyeimbangkan kepentingan individu dan kolektif. Selain itu, program mendorong transfer pengetahuan, pemberdayaan perempuan, dan penguatan kelembagaan sosial. Kendati menghadapi tantangan teknis dan sosial, Program Olah Sabin memiliki potensi sebagai model pemberdayaan masyarakat berkelanjutan yang dapat direplikasi di daerah lain.
MENANAMKAN MODERASI BERAGAMA SEJAK USIA DINI MELALUI KEGIATAN BELAJAR DI SDN 2 BULU LOR, JAMBON, PONOROGO Indrafuddin, Mohammad Rozi; Marwah, Annisatul; Ismawati, Arnita
InEJ: Indonesian Engagement Journal Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) IAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Moderasi beragama merupakan sikap beragama yang mengedepankan keseimbangan dan menghindari sikap berlebihan. Sekolah dasar memiliki peran strategis dalam menanamkan nilai-nilai tersebut sejak dini. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di SDN 2 Bulu Lor, Kecamatan Jambon, Kabupaten Ponorogo, dengan tujuan menanamkan nilai moderasi beragama melalui kegiatan Pramuka Berjiwa Moderasi Beragama (PRAMORA). Program ini dilaksanakan oleh mahasiswa Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) menggunakan pendekatan Asset-Based Community Development (ABCD) yang menekankan pemanfaatan potensi lokal dan partisipasi aktif siswa. Kegiatan PRAMORA dilaksanakan bertepatan dengan peringatan Hari Pramuka pada 14 Agustus 2023 dan bulan kemerdekaan Republik Indonesia. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman siswa terhadap nilai moderasi beragama, kedisiplinan, serta semangat kebersamaan. Program ini terbukti efektif sebagai media pembentukan karakter dan penguatan pendidikan nilai di sekolah dasar.
PENGUATAN VISI MISI MADRASAH MELALUI PELATIHAN IMPLEMENTASI PROGRAM MADRASAH RAMAH ANAK DI MAN 2 TULUNGAGUNG Mulyaningtyas, Rahmawati; Natsir, Ahmad
InEJ: Indonesian Engagement Journal Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) IAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

MAN 2 Tulungagung sudah mendeklarasikan diri sebagai Madrasah Ramah Anak melalui SK yang mereka terbitkan di tahun 2023. Deklarasi tersebut merupakan sebuah tindaklanjut atas visi misi mereka yang mengedepankan lingkungan pembelajaran yang kondusif untuk belajar. Namun, modal yang demikian belum dirasa cukup untuk mengimplementasi Sekolah Ramah Anak di lingkungan madrasah. Tulisan ini bertujuan untuk menelisik modal yang dimiliki MAN 2 Tulungagung untuk implementasi sekolah ramah anak. Kemudian memberikan deskripsi bagaimana program sosialisasi program ramah anak diadakan di MAN 2 Tulungagung. Penelitian berbasis pengabdian ini menggunakan metode pengabdian Asset Based Community Development dengan mengarusutamakan potensi yang dimiliki oleh MAN 2 Tulungagung kemudian diadakan pengembangan (development). Penelitian ini mengambil kesimpulan bahwa MAN 2 Tulungagung telah mengantongi modal berupa Surat Keputusan Kepala Madrasah, serta sosialisasi SK tersebut kepada seluruh civitas akademika MAN 2 Tulungagung. Sosialisasi Program Ramah anak yang dilaksanakan oleh Tim Pengabdian telah menghasilkan rekomendasi MAN 2 Tulungagung untuk menerbitkan Standard Operasional Prosedure untuk menanggulangi peristiwa yang bertentangan dengan prinsip ramah anak.

Page 9 of 10 | Total Record : 95