cover
Contact Name
Mujahidah Basarang
Contact Email
mujahidahbasarang@yahoo.com
Phone
+6285255011014
Journal Mail Official
jurnalmedika@poltekkesmu.ac.id
Editorial Address
Jl. Dr. Ratulangi No. 101 / Jl. Tupai No. 112 Makassar Email: jurnalmedika@poltekkesmu.ac.id
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Medika: Media Ilmiah Analis Kesehatan
ISSN : 25407910     EISSN : 27971260     DOI : https://doi.org/10.53861/jmed
Core Subject : Health, Science,
Media Ilmiah Analis Kesehatan merupakan terbitan berkala untuk mendiseminasikan hasil-hasil penelitian dan pengembangan di bidang Analis Kesehatan (Laboratorium Medis) yang terbit 2 (dua) nomor dalam satu tahun, yaitu bulan Juni dan Desember. Media Ilmiah diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat dengan pISSN; 2540-7910, eISSN; 2797-1260, menerima artikel hasil penelitian bidang teknologi laboratorium medis dengan fokus dan ruang lingkup yaitu; kimia klinik, mikrobiologi, parasitologi, imunoserologi, toksikologi klinik, hematologi, dan sitohistoteknologi.
Articles 120 Documents
ANALISIS KANDUNGAN ZAT BESI (FE) PADA BUAH KELOR (MORINGA OLEIFERA) ASAL KABUPATEN PANGKEP Wa Ode Rustiah
Jurnal Medika Vol 1 No 2 (2016)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Kesehatan Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (174.176 KB) | DOI: 10.53861/jmed.v1i2.111

Abstract

Zat besi (Fe) merupakan salah satu mineral yang terkandung dalam kelor. Zat besi (Fe) adalah mikromineral yang sangat penting dalam tubuh karena berfungsi dalam pembentukan sel darah merah. Zat besi (Fe) dalam pembentukan sel darah merah yakni proses sintesis hemoglobin (Hb) dapat pula mengaktifkan beberapa enzim salah satunya yakni enzim pembentuk antibodi. Kekurangan zat besi (Fe) akan mengakibatkan anemia yang merupakan masalah gizi di Indonesia. Selain itu, dapat menurunkan kekebalan tubuh karena berhubungan erat dengan penurunan fungsi enzim pembentuk antibodi. tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kadar zat besi (Fe) pada buah kelor. Penelitian ini adalah penelitian jenis eksperimen dengan menganalisis mineral yakni zat besi (Fe) dimana digunakan sebagai suplemen dalam tubuh. Pada penelitian ini digunakan buah kelor sebagai sampel dengan tujuan untuk mengetahui kadar zat besi (Fe) pada sampel tersebut. Kandungan zat besi (Fe) dalam sampel digunakan cara Spektrofotometer Serapan Atom (SSA). Untuk buah kelor, kadar zat besi (Fe) rata-rata pada titik A yakni 2,50 mg/100 gram sampel, titik B yakni 3,20 mg/100 gram sampel, titik C yakni 3,59 mg/100 gram sampel dan titik D yakni 4,51 mg/100 gram sampel.
ANALISIS KADAR PEMANIS BUATAN (SAKARIN DAN SIKLAMAT) PADA MINUMAN TEH KEMASAN BOTOL YANG BEREDAR DI MINIMARKET KOTA MAKASSAR Rahmawati Rahmawati
Jurnal Medika Vol 1 No 3 (2016)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Kesehatan Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (168.003 KB) | DOI: 10.53861/jmed.v1i3.112

Abstract

Pemanis buatan merupakan suatu zat yang dapat menimbulkan rasa manis atau zat yang dapat memberikan kalori lebih rendah dari pada gula dan mempunyai struktur kimia yang berbeda dengan struktur kimia gula alami. Telah dilakukan pemeriksaan terhadap pemanis buatan sakarin maupun siklamat yang terdapat pada minuman teh kemasan botol yang beredar di Minimarket Kota Makassar. Sampel yang digunakan sebanyak 10 sampel, yang terdiri dari 10 merek dalam kemasan. Metode pemeriksaan yang meliputi pemeriksaan secara kualitatif dan pemeriksaan secara kuantitatif. Pemeriksaan ini dilakukan di Laboratorium Kimia Analisis Makanan dan Minuman Akademi Analis Kesehatan Muhammadiyah Makassar. Hasil pemeriksaan yang dilakukan terhadap 10 sampel minuman teh kemasan botol yang beredar di Minimarket Kota Makassar diperoleh 1 sampel yang mengandung pemanis buatan sakarin dan 9 sampel yang mengandung pemanis buatan siklamat.
UJI KUALITAS AIR SUMUR GALI DI JALAN ANDI TONRO MAKASSAR Anita Anita; Hasnah Hasnah; Effendy Rasiyanto
Jurnal Medika Vol 1 No 3 (2016)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Kesehatan Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (97.701 KB) | DOI: 10.53861/jmed.v1i3.113

Abstract

Sumur gali merupakan salah satu sumber penyedia air bersih bagi masyarakat, yang berasal dari lapisan tanah oleh karena itu mudah terkena kontaminasi melalui rembesan yang berasal dari kotoran manusia, hewan maupun dari limbah domestik rumah tangga. Penelitian ini dilatar belakangi oleh masih kurangnya kesadaran masyarakat akan pentingnya kebersihan yang dapat menimbulkan berbagai penyakit yang salah satu sumbernya adalah air sumur gali yang tercemar oleh bakteri. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan adanya kontaminasi Salmonella typhi, pada 6 sampel air sumur gali di jalan Andi Tonro yang bersifat observasi laboratorik. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan diperoleh hasil pada media SSA didapatkan 3 sampel yang positif yaitu kode sampel B, C, E dan pada media identifikasi tidak ditemukan bakteri Salmonella typhi, tetapi ditemukan adanya bakteri Escherichia coli. Dari penelitian ini disarankan kepada masyarakat agar lebih mengantisipasi penularan penyakit, dengan meningkatkan kebersihan diri dan lingkungan.
HIV POSITIF PADA PENDERITA TB PARU DI RSUD LABUANG BAJI KOTA MAKASSAR Mujahidah Basarang; Andi Fatmawati; Zulkifli Zulkifli
Jurnal Medika Vol 1 No 3 (2016)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Kesehatan Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (98.009 KB) | DOI: 10.53861/jmed.v1i3.114

Abstract

Virus HIV menyerang sistem kekebalan tubuh dan menyebabkan AIDS. AIDS adalah kumpulan gejala atau penyakit yang disebabkan oleh menurunnya kekebalan tubuh akibat infeksi virus HIV seperti TB paru. TB paru merupakan penyakit infeksi yang mudah menular melalui udara yang disebabkan oleh Mycobacterium tuberculosis. Penderita TB paru dapat kebal terhadap obat salah satunya faktor Mikrobiologik, faktor klinik, faktor program,faktor AIDS-HIV dan faktor kuman. Penderita TB paru sering tidak menyadari dirinya bahwa selama hidupnya terinfeksi HIV. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui Gambaran Hasil Pemeriksaan Rapid test HIV Pada Penderita TB Paru Di RSUD Labuang Baji Kota Makassar. Penelitian ini bersifat observasi laboratorik pada jumlah sampel sebanyak 73 pasien. Darah penderita TB paru diperiksa HIV-nya dengan metode Immunokromatografi dan menggunakan Rapid test HIV. Hasil penelitian menunjukkan bahwa HIV Non Reaktif sebanyak 60 orang (82,2%) dan HIV Reaktif sebanyak 13 orang (17,8 %) pada penderita TB paru di RSUD Labuang Baji Kota Makassar. Disarankan bagi penderita TB paru yang terinfeksi HIV diharapkan mengkomsumsi mineral ZN dan Vitamin, Masyarakat diharapkan menjaga pola hidup sehat, menghindari penggunaan jarum suntik yang tidak steril, hubungan seksual secara bebas dalam pencegahan virus HIV, Diharapkan kepada pemerintah untuk membangun panti khusus untuk menampung orang-orang yang terinfeksi HIV agar mampu menangani penyebaran virus HIV, Bagi peneliti selanjutnya disarankan untuk melakukan penelitian terhadap penderita TB paru dengan parameter yang lain.
UJI DAYA HAMBAT INFUS DAUN JAMBU BIJI (Psidium guajava L.) TERHADAP PERTUMBUHAN Shigella sp. Dewi Arisanti; Effendy Rasiyanto; Alfira Adam
Jurnal Medika Vol 1 No 3 (2016)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Kesehatan Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (199.317 KB) | DOI: 10.53861/jmed.v1i3.115

Abstract

Uji Daya Hambat Infus Daun Jambu Biji (Psidium guajava L.) Terhadap Pertumbuhan Shigella sp. Shigella adalah bakteri Gram-negatif, nonmotile, dan merupakan kuman patogen usus yang dikenal sebagai agen penyebab penyakit disentri basiler. Bakteri ini menginfeksi saluran pencernaan dan menyebabkan berbagai gejala, dari diare, kram, muntah, dan mual, sampai komplikasi yang lebih serius. Pengobatan dapat dilakukan dengan cara mengonsumsi antibiotik. Namun antibiotik terkadang resisten, sehingga dicari alternative lain berupa tanaman tradisional. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan infus daun jambu biji dalam menghambat pertumbuhan Shigella sp.Jenis penelitian ini adalah eksperirnen laboratorium dilakukan dengan metode difusi, dan masa inkubasi selama 24 jam pada suhu 37°C. Ada 4 konsentrasi yang di uji yaitu 20%, 40%, 60%, dan 80% b/v. Pada penelitian ini digunakan pembanding yaitu tetrasiklin sebagai control positif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa infus daun jambu biji dengan konsentrasi 20% dan 40% tidak dapat menghambat prtumbuhan bakteri Shigella sp sedangkan pada konsentrasi 60% dan 80% dapat menghambat pertumbuhan Shigella sp. Dari hasil penelitian diharapkan daun jambu biji dapat digunakan sebagai obat alternatif dalam mengobati penyakit dan penelitian ini dapat dilanjutkan dengan menggunakan spesies bakteri lain dan pembuatan simplisia yang lain.
KADAR KALIUM IODAT (KIO3) GARAM YANG DIPRODUKSI DI KABUPATEN JENEPONTO Muawanah Muawanah
Jurnal Medika Vol 1 No 3 (2016)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Kesehatan Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (236.289 KB) | DOI: 10.53861/jmed.v1i3.116

Abstract

Iodium adalah zat gizi esensial bagi tubuh, dan merupakan mineral mikro yang ada di dalam tubuh karena dibutuhkan dalam jumlah yang sangat sedikit. Zat iodium yang difortifikasikan ke dalam garam dalam bentuk kalium iodat (KIO3) yang bersifat sangat mudah menguap dan mudah larut dalam air. Dalam skala nasional garam merupakan salah bahan tambahan makanan yang digunakan oleh manusia sebagai penyedap rasa untuk memberikan cita rasa terhadap seluruh makanan umumnya. Garam yang baik adalah garam yang sesuai dengan No. SNI-01-3556-2000 yaitu garam yang mengandung iodium 30-80 ppm. Namun, selama proses produksi, distribusi, sampai ke konsumen menyebabkan kadar iodium yang ada dalam garam beriodium tersebut berkurang. Sedangkan kekurangan iodium dapat berdampak negatif terhadap kesehatan yaitu Gangguan Akibat Kekurangan Iodium (GAKI) yang menyebabkan penyakit gondok, terganggunya perkembangan mental dan kecerdasan manusia. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan kadar kalium iodat (KIO3) garam yang d produksi di Kabupaten Jeneponto. Jenis penelitian ini bersifat observasi laboratorik dan dilakukan analisis kuantitatif secara metode titrimetri terhadap 5 sampel dengan teknik pengambilam sampel yaitu Accidental sampling. Dari hasil penelitian yang dilakukan diperoleh kadar kalium iodat dalam garam yaitu 6,93 ppm, 5,64 ppm, 6,55 ppm, 2,30 ppm, dan 2,25 ppm. Hal Ini menunjukkan bahwa kadar kalium iodat dari 5 (lima) sampel garam yang diproduksi Kabupaten Jeneponto tidak memenuhi persyaratan SNI yaitu 30-80 ppm.
IDENTIFIKASI MERKURI (Hg) PADA HANDBODY LOTION RACIKAN YANG DIPERJUALBELIKAN DI KOTA MAKASSAR Mardiah Mardiah
Jurnal Medika Vol 1 No 3 (2016)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Kesehatan Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (258.599 KB) | DOI: 10.53861/jmed.v1i3.117

Abstract

Handbody Lotion merupakan salah satu jenis kosmetika yang berbentuk lotion yang sering digunakan untuk membuat kulit tetap lembab dan harum semerbak sepanjang hari. Seiring dengan banyaknya permasalahan kulit seperti kulit gelap dan kering, saat ini telah hadir handbody lotion pemutih racikan yang segaja dirancang khusus untuk memutihkan kulit gelap dan mengatasi masalah kulit kering karena pengaruh paparan sinar matahari, karena itu konsumen harus berhati-hati dalam memilih kosmetik pemutih, karena tidak semua produk pemutih yang beredar di masyarakat aman untuk dikonsumsi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui ada tidaknya kandungan merkuri (Hg) yang terdapat pada Handbody Lotion racikan yang diperjualbelikan di Kota Makassar. Penelitian ini bersifat observasi laboratorik, dengan 10 sampel Handbody Lotion racikan. Sampel dikumpulkan dari masyarakat yang menjual Handbody Lotion racikan di Kota Makassar. Pada penelitian ini data yang diperoleh disajikan dalam bentuk tabel disertai narasi. Identifikasi merkuri diperiksa dengan metode kualitatif. Dari hasil penelitian yang telah dilakukan, menggunakan uji kualitatif menunjukkan pada 10 sampel yang diperiksa, 2 (20%) sampel mengandung merkuri (Hg) dan 8 (80%) sampel tidak mengandung merkuri (Hg), ditandai dengan terbentuknya endapan pada filtrat setelah penambahan pereaksi.
FAKTOR RISIKO KEJADIAN KANKER PAYUDARA DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH LABUANG BAJI MAKASSAR Effendy Rasiyanto
Jurnal Medika Vol 1 No 3 (2016)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Kesehatan Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (215.966 KB) | DOI: 10.53861/jmed.v1i3.118

Abstract

Kanker payudara merupakan kanker yang paling sering menyerang kaum wanita setelah kanker serviks. Kanker payudara adalah tumor ganas yang tumbuh di dalam jaringan payudara. Kanker bisa mulai tumbuh di dalam kelenjar susu, saluran susu, jaringan lemak maupun jaringan ikat pada payudara. Angka kejadian kanker payudara di Kota Makassar masih sangat tinggi sehingga diperlukan adanya pengenalan faktor risiko yang berhubungan dengan kejadian kanker payudara. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis seberapa besar faktor risiko terhadap kejadian kanker payudara di Rumah Sakit Umum Daerah Labuang Baji Makassar. Penelitian ini merupakan penelitian analitik dengan pendekatan case control study. Penelitian ini menggunakan data sekunder dengan mengambil catatan dari register ginekologi Rumah Sakit Umum Daerah Labuang Baji Makassar dan sesuai dengan lembar check list kuisioner yang telah disusun sesuai dengan variabel penelitian yang mencakup umur, riwayat keluarga, usia menarche, dan lama kontrasepsi hormonal. Data yang terkumpul dilakukan pemeriksaan/validasi data, pengkodean, rekapitulasi dan tabulasi, kemudian dilakukan analisis statistik dengan menggunakan komputerisasi. Data faktor risiko tinggi yang diperoleh dari 70 pasien penderita kanker payudara adalah umur (> 40 tahun) 78,6%, riwayat keluarga 55,7%, usia menarche 54,3% dan penggunaan kontrasepsi hormonal 64,3%. Faktor risiko tinggi kanker payudara di RSUD Labuang Baji Makassar meliputi umur, riwayat keluarga, usia menarche, dan lama penggunaan kontrasepsi hormonal.
ANALISIS KADAR ZAT BESI PADA KANGKUNG DARAT (Ipomoea reptans Poir) MENGGUNAKAN DESTRUKSI ASAM PEKAT Nur Qadri Rasyid; Hasnawati Hasnawati; Hesty Hesty
Jurnal Medika Vol 1 No 3 (2016)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Kesehatan Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (189.609 KB) | DOI: 10.53861/jmed.v1i3.119

Abstract

Kangkung darat (Ipomoea reptans Poir) merupakan tumbuhan yang termasuk jenis sayur-sayuran dan ditanam sebagai makanan. Kangkung darat memiliki banyak manfaat yang baik bagi kesehatan tubuh manusia karena mempunyai kandungan zat besi yang berfungsi untuk membantu metabolisme protein yang berperan dalam produksi hemoglobin dan sel darah merah. Kekurangan zat besi di dalam tubuh dapat menyebabkan terjadinya anemia mikrositik hipokrom, dimana konsentrasi hemoglobin dalam darah berkurang gejalanya tampak melalui kadar hb yang terus menurun, pucat, lesu dan letih. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kadar zat besi pada kangkung darat (Ipomoea reptans Poir) dan jenis penelitian ini bersifat observasi laboratorik yang bersifat deskriptif. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 2 dengan teknik pengambilan sampel secara Accidental sampling. Selanjutnya diukur kadar zat besi pada alat Spektrofotometer Serapan Atom dari hasil serapan dengan panjang gelombang 248,33 nm. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh kadar zat besi pada masing-masing batang dan daun kangkung darat yaitu 26,05 µg/gr dan 78,57 µg/gr. Hal ini menandakan bahwa didalam kangkung darat mengandung zat besi.
UJI DAYA HAMBAT INFUS DAUN BELIMBING WULUH (Averrhoa bilimbi) TERHADAP PERTUMBUHAN Staphylococcus aureus Mardiah Mardiah
Jurnal Medika Vol 1 No 3 (2016)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Kesehatan Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (108.093 KB) | DOI: 10.53861/jmed.v1i3.120

Abstract

Staphylococcus aureus adalah bakteri kokus gram positif yang sering ditemukan sebagai flora normal pada kulit dan selaput lendir manusia. Infeksi Staphylococcus aureus akan menyebabkan penyakit dengan tanda-tanda yang khas, yaitu peradangan, nekrosis, pembentukan abses, dan furunkel ringan pada kulit. Contohnya ialah jerawat pada wajah. Telah dilakukan penelitian uji daya hambat metode difusi agar berlapis yang bertujuan untuk mengetahui aktivitas antibakteri infus daun belimbing wuluh (Averrhoa bilimbi) terhadap pertumbuhan Staphylococcus aureus. Penelitian ini dilakukan secara eksperimental dengan menggunakan 4 konsentrasi infus daun belimbing wuluh, yaitu 20%, 40%, 60%, dan 80%, serta larutan pembanding kontrol positif (Tetrasiklin 30 bpj) dan larutan pembanding kontrol negatif (aquadest steril) dengan masa inkubasi selama 24 jam pada suhu 370C. Hasil penelitian menunjukkan bahwa infus daun belimbing wuluh dengan konsentrasi 20%, 40%, 60%, dan 80% tidak dapat menghambat pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus karena tidak terbentuk zona hambat disekitar pencadang pada media MHA.

Page 3 of 12 | Total Record : 120