cover
Contact Name
Mujahidah Basarang
Contact Email
mujahidahbasarang@yahoo.com
Phone
+6285255011014
Journal Mail Official
jurnalmedika@poltekkesmu.ac.id
Editorial Address
Jl. Dr. Ratulangi No. 101 / Jl. Tupai No. 112 Makassar Email: jurnalmedika@poltekkesmu.ac.id
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Medika: Media Ilmiah Analis Kesehatan
ISSN : 25407910     EISSN : 27971260     DOI : https://doi.org/10.53861/jmed
Core Subject : Health, Science,
Media Ilmiah Analis Kesehatan merupakan terbitan berkala untuk mendiseminasikan hasil-hasil penelitian dan pengembangan di bidang Analis Kesehatan (Laboratorium Medis) yang terbit 2 (dua) nomor dalam satu tahun, yaitu bulan Juni dan Desember. Media Ilmiah diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat dengan pISSN; 2540-7910, eISSN; 2797-1260, menerima artikel hasil penelitian bidang teknologi laboratorium medis dengan fokus dan ruang lingkup yaitu; kimia klinik, mikrobiologi, parasitologi, imunoserologi, toksikologi klinik, hematologi, dan sitohistoteknologi.
Articles 120 Documents
THE TECHNIQUE OF IMPROVING THE SPEAKING SKILL USING MUSIC CASE STUDY AT ANALIS KESEHATAN MUHAMMADIYAH MAKASSAR Fitri Arniati
Jurnal Medika Vol 1 No 3 (2016)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Kesehatan Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (242.469 KB) | DOI: 10.53861/jmed.v1i3.121

Abstract

There are some factors that cause of low levels of student skills, internal and external factors. External factors including the use of indonesian influence in family environment and society even in everyday communication. Therefore, To guide the students speak in english in the classroom lecturer should have good and interesting technique of teaching. Using music in the classroom can immerge students to be involved actively and able to express orally their idea, do collectively, and communicative. This research aims to finding out whether use of music can improve the speaking skill students at the first year of Analis Kesehatan Muhammadiyah Makassar. The results show students speaking ability improve than before using this technique and reduce difficulties faced by students.
IMPLEMENTASI APLIKASI SISTEM INFORMASI NILAI AKADEMIK BERBASIS MOBILE PHONE Hasnah Hasnah
Jurnal Medika Vol 1 No 3 (2016)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Kesehatan Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (210.511 KB) | DOI: 10.53861/jmed.v1i3.122

Abstract

Teknologi Informasi berbasis mobile sekarang ini sudah banyak digunakan terutama di Perguruan Tinggi dalam mengakses segala informasi bidang akademik.Penelitian ini bertujuan untuk: (1) merancang aplikasi sistem informasi nilai akademik pada Akademi AnalisKesehatan Muhammadiyah Makassar, (2) merancang aplikasi sistem informasi nilai akademik pada mobile phone dan (3) mengimplementasikan aplikasi sistem informasi nilai akademik dengan menggunakan mobile phone di Akademi Analis Kesehatan Muhammadiyah Makassar. Penelitian ini adalah penelitian pengembangan System Development Life Cycle (SDLC) dengan model pendekatan prototyping yang terdiri atas tahap analisis sistem, tahap disain dan rencana pengembangan sistem, tahap pengembangan sistem, tahap pengujian sistem, dan tahap penerapan sistem. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan angket dan lembar observasi dengan subjek penelitian adalah bagian akademik di Akademi Analis Kesehatan Muhammadiyah Makassar. Hasil penelitian diperoleh sebagai berikut: (1) produk aplikasi sistem informasi nilai akademik pada desktop menggunakan pemrograman delph, (2) produk aplikasi sistem informasi nilai pada mobile phone menggunakan pemrograman java2 micro edition (J2ME) dan (3) hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi sistem informasi nilai akademik pada Akademi Analis Kesehatan Muhammadiyah Makassar telah memenuhi kriteria kevalidan yang meliputi aspek software yang digunakan dalam merancang aplikasi nilai, aspek tampilan dari aplikasi nilai, fitur aplikasi, database, sistem keamanan dan jaringan. Berdasarkan hasil tersebut diharapkan aplikasi ini dapat diterapkan di lingkungan Akademi Analis Kesehatan Muhammadiyah Makassar.
KANDUNGAN VITAMIN C PADA BEBERAPA RUMPUT LAUT DI KABUPATEN BULUKUMBA Muawanah Muawanah
Jurnal Medika Vol 1 No 3 (2016)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Kesehatan Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (102.635 KB) | DOI: 10.53861/jmed.v1i3.123

Abstract

Rumput laut banyak mengandung gizi yang bermanfaat bagi tubuh, salah satunya adalah vitamin C. Vitamin C mempunyai banyak fungsi yaitu sebagai antioksidan, sintesis kolagen, dan sebagai penangkal sel kanker di dalam tubuh. Tujuan penelitian ini untuk menentukan kadar vitamin C pada beberapa rumput laut di Kabupaten Bulukumba. Penelitian ini bersifat observasi laboratorik, dengan menggunakan teknik pengambilan sampel secara accidental sampling, dan diperoleh sebanyak 5 (lima) sampel rumput laut, dimana masing-masing sampel diukur kadar vitamin C nya dengan metode spektrofotometer UV-Visible pada panjang gelombang 264 nm. Dari hasil penelitian diperoleh kadar vitamin C dengan sampel rumput laut yaitu Gracilaria verrucosa 97.845 µg/g, rumput laut Eucheuma spinosum 915.529 µg/g, rumput laut Eucheuma cottoni 971.340 µg/g, rumput laut Ulva lactuca 813.398 µg/g, dan rumput laut Sarggasum sp 65.793 µg/g. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh kadar vitamin C tertinggi terdapat pada rumput laut Eucheuma cottonii (sampel C) sebesar 971.340 µg/g, sedangkan kadar vitamin C terendah terdapat pada rumput laut Sarggasum sp (sampel E) sebesar 65.793 µg/g.
UJI BAKTERIOLOGIS KELAYAKAN PANGAN KUE PIA GORONTALO TIDAK BERMEREK YANG DIPERJUALBELIKAN DI PASAR SENTRAL KOTA GORONTALO Mujahidah Basarang; Darmawaty Rauf; Yulin Dantuma
Jurnal Medika Vol 2 No 1 (2017)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Kesehatan Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (196.863 KB) | DOI: 10.53861/jmed.v2i1.124

Abstract

Kue pia merupakan produk pangan semi basah yang memiliki kadar air yang lebih tinggi dibandingkan dengan produk pangan kering. Kadar air bahan sangat berpengaruh terhadap aktivitas mikrobiologis yang dapat menyebabkan kerusakan produk selama pengangkutan dan penyimpanan. Mikroba dapat mencemari pangan melalui air, debu, udara, tanah, alat-alat pengolah selama proses produksi atau penyiapan. Pengolah makanan memegang peranan yang sangat penting dalam upaya penyehatan makanan, karena akan berpotensi dalam menularkan penyakit yang ditularkan melalui makanan atau minuman, yaitu dari dirinya kepada makanan atau minuman yang diolah dan disajikan kepada orang yang mengkonsumsi, atau dikenal dengan sebutan kontaminasi silang. Beberapa bakteri kolon yang terdapat dalam makanan yang dapat menyebabkan penyakit, yaitu: Vibrio parahemoliticus, Staphylococcus, Salmonella, Escherichia coli, Clostridum perfringens. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran total plate count (TPC) bakteri pada kue pia tidak bermerek serta mengetahui kelayakan bahan pangan kue pia tersebut yang diperjualbelikan di pasar sentral kota Gorontalo. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Total Plate Count(TPC) atau Angka Lempeng Total (ALT). Total plate count (TPC) bakteri yang terdapat pada kue pia yang paling rendah adalah pada pia B, yaitu 1 x 101 CFU sedangkan paling banyak pada pia E, yaitu 3 x 104 CFU. Hal ini menunjukkan bahwa kue pia Gorontalo yang tidak bermerek yang diperjualbelikan di pasar sentral kota Gorontalo masih layak dikonsumsi karena tidak melewati batas pencemaran yang disyaratkan oleh BPOM.
PEMERIKSAAN KADAR KREATININ DARAH PADA PETANI PENGGARAP SAWAH DI KECAMATAN SANROBONE KABUPATEN TAKALAR Effendy Rasiyanto; Muhammad Mirwan Rauf
Jurnal Medika Vol 2 No 1 (2017)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Kesehatan Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (195.396 KB) | DOI: 10.53861/jmed.v2i1.125

Abstract

Penelitian ini berlatar belakang manusia dalam kesehariannya sering mengabaikan kesehatan dikarenakan kesibukan akan pekerjaan. Petani sawah merupakan suatu pekerjaan yang membutuhkan kekuatan fisik dalam bekerja, salah satu kegiatannya yaitu mencangkul dan mengangkat gabah hasil panen padi yang dilakukan dalam jangka waktu yang cukup lama, sehingga memiliki resiko tinggi terjadinya cedera pada anggota tubuh ataupun pada otot rangka. Kreatinin merupakan produk kreatin otot yang merupakan hasil akhir metabolisme otot yang di lepaskan oleh otot dan ditemukan pada otot rangka, kemudian diekskresikan oleh ginjal melalui kombinasi filtrasi dan sekresi, konsentrasinya relatif konstan dalam darah dari hari kehari, kecuali jika terjadi kerusakan otot. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran hasil pemeriksaan kadar kreatinin darah pada petani sawah. Manfaat pada penelitian yaitu untuk mengaplikasikan ilmu yang telah diperoleh selama masa perkuliahan, sebagai acuan untuk peneliti selanjutnya dan sebagai informasi bagi masyarakat tentang betapa pentingnya pemeriksaan kreatinin darah. Metode yang digunakan dalam penelitian yaitu metode Jaffe reaction dengan menggunakan alat Siemens Dimension EXL 200 Chemistry System. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa, dari 10 sampel serum yang diperiksa diperoleh hasil yang normal, walaupun 8 dari 10 sampel tersebut memiliki kadar kreatinin darah diatas 1 mg/dl namun masih dalam batas normal. Sebagai kesimpulan pada penelitian ini bahwa dari 10 sampel serum yang diambil pada petani sawah memiliki kadar kreatinin darah yang masih dalam batas normal.
PENGARUH WAKTU PERENDAMAN BATANG SEREH DAPUR (Cymbopogon citrates) TERHADAP BILANGAN PEROKSIDA MINYAK JELANTAH Nur Qadri Rasyid; Deny Eka Ridjayanti; Giffar Andika Muhlis
Jurnal Medika Vol 2 No 1 (2017)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Kesehatan Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (249.569 KB) | DOI: 10.53861/jmed.v2i1.126

Abstract

dalam makanan. Di Indonesia penggunaan minyak goreng secara berulang masih sering digunakan, hal ini dapat menyebabkan minyak jelantah mengalami peningkatkan senyawa peroksida yang melebihi ambang batas 10 meq sehingga akan memacu terbentuknya senyawa karsinogenik. Salah satu alternatif untuk mengurangi radikal bebas adalah pemberian antioksidan alami yang terdapat pada Sereh dapur (Cymbopogon citrates) yaitu sitral yang berfungsi untuk mencegah terbentuknya bilangan peroksida. Jenis penelitian ini menggunakan rancangan penelitian eksperimen laboratorik dengan pemberian perlakuan perendaman batang sereh 24, 48, dan 72 jam dengan teknik pengambilan sampel secara Acidental Sampling. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh waktu perendaman batang sereh dapur (Cymbopogon citrates) terhadap bilangan peroksida pada minyak jelantah. Hasil penelitian di dapat kadar bilangan peroksida yang didapat pada minyak jelantah tanpa perendaman batang adalah 12 mEq, kadar bilangan peroksida pada perendaman 24 jam yaitu 8 mEq, Kadar bilangan peroksida pada perendaman 48 jam yaitu 4.6 mEq dengan, pada perendaman 72 jam kadar bilangan peroksida yaitu 2,6 mEq. Hal ini dapatdisimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan perendaman batang sereh dapur terhadap kadar bilangan peroksida minyak jelantah yang dimana perendaman paling efektif terdapat pada perendaman selama 72 jam.
PENENTUAN BILANGAN PEROKSIDA MINYAK GORENG BEKAS YANG DIJERNIHKAN MENGGUNAKAN KULIT PISANG KEPOK (Musa acuminata Liin) BERDASARKAN LAMA PERENDAMAN Iin Kurnia Tasry; Mujahidah Basarang; Mardiah Mardiah
Jurnal Medika Vol 2 No 1 (2017)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Kesehatan Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (193.327 KB) | DOI: 10.53861/jmed.v2i1.127

Abstract

Cooking oil that has been used repeatedly has adverse health effects if consumed. One of the conditions of cooking oil that can be consumed based on SNI is peroxide number is 10 meq. Efforts to improve the quality of cooking oil can be done with clarification using banana kepok (Musa acuminata Liin) which has been dried. Banana peels can lower peroxide numbers because banana peels contain beta-carotene fat-soluble antioxidants and can inhibit oxidation processes. This research is experimental laboratory that aims to know the peroxide number of used fried oil which is clarified using banana kepok skin (Musa acuminata Liin) based on the duration of immersion, using Iodometri method. From the research result, the peroxide value of used cooking oil is 5,83 meq and after soaked banana peel skin for 1 hour peroxide number is 5.08 meq, soaking 2 hours is 4.10 meq, soaking 3 hours is 3,26 meq, and Soaking 4 hours is 2.8 meq. From the research results can be concluded that the longer immersion peroxide numbers decreased.
UJI DAYA HAMBAT EKSTRAK DAUN AVOCAD TERHADAP PERTUMBUHAN Staphylococcus aureus Hardiyanti Hardiyanti; Mujahidah Basarang; Andi Yunita Irwan
Jurnal Medika Vol 2 No 1 (2017)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Kesehatan Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (136.605 KB) | DOI: 10.53861/jmed.v2i1.128

Abstract

Salah satu permasalahan kulit yang sering muncul adalah jerawat. Peradangan yang terjadi pada jerawat dapat dipicu oleh bakteri salah satunya bakteri Staphylococcus aureus. Salah satu tanaman herbal yang dapat digunakan untuk pengobatan jerawat adalah daun avocad (Persea americana Mill). Daun avocad mengandung senyawa aktif seperti flavonoid, polifenol, saponin, tanin, dan alkaloid sebagai antibakteri yang dapat menghambat pertumbuhan bakteri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan ekstrak daun avocad dalam menghambat pertumbuhan Staphylococcus aureus dengan menggunakan metode difusi agar berlapis dan menggunakan penicillin G sebagai kontrol positif. Selanjutnya diukur zona hambat yang terjadi pada beberapa seri konsentrasi daun avocad (25%, 50%, 75%). Hasil pengukuran zona bening didapatkan diameter rata-rata pada konsentrasi 25% sebesar 14,7 mm, 50% sebesar 15,8 mm dan 75% sebesar 16,7 mm dan kontrol positif 20 % sebesar 33,2 mm. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa zona hambat yang paling baik adalah konsentrasi 75%. Penelitian ini menunjukkan bahwa ekstrak daun avocad pada konsentrasi 25%, 50%, dan 75% mampu menghambat pertumbuhan Staphylococcus aureus.
IDENTIFIKASI Trichophyton rubrum PADA KAOS KAKI BEKAS YANG DIPERJUALBELIKAN DI KOTA MAKASSAR Ani Kartini; Mujahidah Basarang; Muhammad Angga Nurhadi
Jurnal Medika Vol 2 No 1 (2017)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Kesehatan Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (188.066 KB) | DOI: 10.53861/jmed.v2i1.129

Abstract

Trichophyton rubrum merupakan salah satu dermatofita yang menyerang jaringan keratin kulit dan menyebabkan infeksi kulit yaitu tinea pedis yang berlokasi di antara jari-jari kaki. Infeksi ini banyak terdapat pada orang yang kerap memakai sepatu dan kaos kaki bekas. Penularan tinea pedis dapat terjadi melalui penggunaan barang penderita seperti kaos kaki. Kaos kaki bekas merupakan kaos kaki yang telah digunakan dan dijual kembali karena masih bernilai ekonomis sehingga kaos kaki bekas dapat menularkan tinea pedis dari pengguna sebelumnya yang tidak diketahui. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi Trichophyton rubrum pada kaos kaki bekas impor yang diperjualbelikan di kota Makassar. Sampel yang diteliti adalah 10 sampel kaos kaki impor yang diteliti melalui teknik kultur pada media SDA kemudian diuji konfirmasi melalui teknik mikroskopis. Berdasarkan pemeriksaan dari 10 sampel kaos kaki impor tidak ditemukan pertumbuhan jamur yang sesuai morfologi Trichophyton rubrum. Hal ini menenjukkan bahwa tidak ditemukan Trichophyton rubrum dari kaos kaki bekas yang diperjualbelikan di kota Makassar.
PERBANDINGAN BESARAN PARTIKEL BEKATUL 0,18 mm, 0,25 mm dan 0,39 mm TERHADAP PERTUMBUHAN Aspergillus sp Elmayanti Elmayanti; Andi Fatmawati; Muh Rifo Rianto; Mujahidah Basarang
Jurnal Medika Vol 2 No 1 (2017)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Kesehatan Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (298.949 KB) | DOI: 10.53861/jmed.v2i1.130

Abstract

Bekatul adalah bahan alam yang merupakan limbah halus yang diperoleh dari proses penggilingan padi. Bekatul mengandung karbohidrat sebanyak 84,36%, kalsium, magnesium, mangan, zat besi, kalium dan natrium yang merupakan salah satu sumber energi utama dalam pertumbuhan dan perkembangan jamur. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh perbedaan besaran partikel bekatul terhadap pertumbuhan Aspergillus sp. Jenis penelitian ini adalah eksperimen laboratorik dengan metode single dot, diameter koloni diukur setiap 1x 24 jam selama 10 hari diinkubasi pada temperatur kamar (250C). Hasil perhitungan uji Anova 2 arah dengan interaksi menunjukkan bahwa besaran partikel dikalikan lama hari pertumbuhan diperoleh nilai 0,652 > 0,05, maka Ho diterima. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa besaran partikel bekatul 0,18 mm, 0,25 mm dan 0,39 mm tidak berpengaruh secara signifikan terhadap pertumbuhan Aspergillus sp.

Page 4 of 12 | Total Record : 120