cover
Contact Name
Ovalina Sylvia Br. Ginting
Contact Email
fortejournalunhaj@gmail.com
Phone
+6285658580179
Journal Mail Official
fortejournalunhaj@gmail.com
Editorial Address
Universitas Haji Sumatera Utara JL. Rumah Sakit Haji Medan Medan Estate, Kabupaten Deli Serdang, Provinsi Sumatera Utara
Location
Kota binjai,
Sumatera utara
INDONESIA
FORTE JOURNAL
ISSN : -     EISSN : 27744655     DOI : https://doi.org/10.51771/fj
Core Subject : Health, Science,
FORTE JOURNAL adalah jurnal resmi yang diterbitkan oleh Prodi Farmasi Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Haji Sumatera Utara yang artikelnya dapat diakses dan unduh secara online oleh publik. Jurnal ini adalah jurnal peer-review nasional, yang terbit dua kali dalam setahun yaitu pada bulan Januari dan Juli. Forte Journal memuat tentang topik-topik keunggulan hasil penelitian di bidang pelayanan dan praktek kefarmasian, pengobatan masyarakat, teknologi kefarmasian serta disiplin ilmu kesehatan dan sains yang terkait erat. Jurnal ini menerima naskah berbahasa Indonesia dan Inggris. Berikut merupakan area-area yang difokuskan oleh jurnal ini: 1. Obat Bahan Alam dan Obat Tradisional 2. Farmasi Klinis dan Komunitas 3. Farmasetika dan Teknologi Farmasi 4. Kimia Farmasi 5. Biologi Farmasi 6. Farmakologi Farmasi, dan 7. Sains yang terkait dengan bidang kesehatan Naskah yang terpilih untuk dipublikasikan di Forte Journal akan dikirim kepada reviewer yang ahli dibidangnya, yang tidak berafiliasi dengan lembaga yang sama dengan penulis dan dipilih berdasarkan pertimbangan tim editor. Proses review dilakukan secara tertutup dimana penulis dan reviewer tidak mengetahui identitas dan afliasi masing-masing. Setiap naskah yang didelegasikan ke anggota redaksi diperiksa untuk keputusan akhir proses review, komentar dan saran akan dikirim ke penulis untuk menanggapi ulasan reviewer dan mengirim kembali naskah revisi dalam waktu yang telah ditentukan. Naskah yang diterima untuk publikasi adalah salinan yang diedit untuk tata bahasa, tanda baca, gaya cetak, dan format. Seluruh proses pengajuan naskah hingga keputusan akhir untuk penerbitan dilakukan secara online.
Articles 176 Documents
POTENSI EKSTRAK BUNGA TELANG (Clitorea ternatea L.) TERHADAP ANTIDIABETES PADA MENCIT PUTIH JANTAN (Mus musculus) Aswan Pangondian; Robiatun Rambe; Chindy Umaya; Athaillah Athaillah; Kadriyani Jambak
FORTE JOURNAL Vol 3 No 2 (2023): Edisi Juli 2023
Publisher : Universitas Haji Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51771/fj.v3i2.630

Abstract

Bunga telang (Clitoria ternatea), sering disebut juga sebagai butterfly pea merupakan bunga yang khas dengan kelopak tunggal berwarna ungu. Potensi farmakologi bunga telang antara lain adalah sebagai antioksidan, antibakteri, anti inflamasi dan analgesik, antiparasit dan antisida, antidiabetes, antikanker, antihistamin, dan potensi berperan dalam susunan syaraf pusat, Central Nervous System (CNS). Pada zaman dahulu kala, bunga ini dipakai sebagai tetes mata, baik pada bayi ataupun orang dewasa. Uji kadar gula darah pada mencit menggunakan Glucometer. Metode ini digunakan untuk menurunkan kadar gula darah pada mencit.25 ekor mencit dibagi menjadi 5 kelompok, masing-masing kelompok terdiri dari 5 ekor mencit. Kelompok pertama Metformin 65%, kelompok kedua Na-CMC 0,5%, kelompok ketiga ekstrak bunga telang 250%, kelompokkeempat 500%, kelompok kelima 1000%, masing-masing kelompok diberi perlakuan per oral selama 28 hari. Kemudiandiharike 0 diberikan suspense glukosa 50% secara oral, setelah itu pada hari ke 0 dilakukan pengambilan darah, dilanjutkan pada hari ke 7, 14, 21, dan hari ke 28. Kemudian kadar gula darah diukur menggunakan Glukometer, kemudian mencit diberi perlakuan sesuai kelompok yang sudah dibuat. Dihitung penurunan kadar gula darah.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian ekstrak bunga telang dosis 250 mg, 500 mg dan 1000 mg dapat menurunkan kadar gula darah pada mencit dibandingkan terhadap kontrol negatif (p < 0,05). Kelompok pemberian CMC Na 0,5% memiliki perbedaan yang signifikan dengan kelompok pemberian metformin (p<0,05) dan juga terdapat perbedaan dengan kelompok pemberian sediaan dosis 33 mg/KgBB, 65 mg/KgBB dan 130 mg/KgBB (p<0,05). Berdasarkan pemaparan di atas dapat disimpulkan bahwa Ekstrak bunga telang mempunyai potensi penurunan kadar gula darah pada mencit jantan, Ekstrak bunga telang 250 mg, 500 mg dan 1000 mg dapat meningkatkan potensi penurunan dibandingkan dengan kontrol CMC Na 0,5%. Ekstrak bunga telang mempunyai efek menghambat aktivitas enzim glukoneogenik, glukosa-6- fosfatase, dan sebaliknya meningkatkan aktivitas enzim glukokinase.
FORMULASI DAN EVALUASI SEDIAAN EMULGEL EKSTRAK ETANOL DARI SERAI (Cymbopogon citratus) TERHADAP BAKTERI Propionibacterium acne Putra Chandra; Fahma Shufyani; Athaillah Athaillah; Ovalina Sylvia Br. Ginting; Mustaqim Nasution
FORTE JOURNAL Vol 3 No 2 (2023): Edisi Juli 2023
Publisher : Universitas Haji Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51771/fj.v3i2.631

Abstract

Serai (Cymbopogon citratus) mengandung Alkaloid, Flavonoid, dan beberapa monoterpene. Zat-zat ini berfungsi sebagai antiprotozoal, anti-inflamatori, antimikrobial, antibakterial, anti-diabetik, antikolinesterase, molluscidal, dan antifungal. Propionibacterium acnes merupakan bakteri gram positif berbentuk batang dan merupakan flora normal kulit yang ikut berperan dalam pembentukan jerawat, Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efektivitas antibakteri emulgel ekstrak serai (Cymbopogon Citratus.) pada semua konsentrasi yang dapat memberikan efek sebagai antibakteri serta membandingkan efektivitasnya dengan Veril Gel.  Jenis penelitian ini dilakukan secara eksperimental terdiri dari penyiapan sampel, identifikasi sampel, pembuatan ekstrak serai, skrining fitokimia, Formulasi sediaan emugel F0 : basis emulgel, F1(1%), F2(3%) dan F3(5%), evaluasi terhadap sediaan emulgel meliputi uji organoleptis, uji homogenitas, uji pH, uji cycling test, uji tipe emulsi serta uji aktivitas efek antibakteri, penelitian dilakukan di Lab Mikrobiologi Farmasi Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Haji Smuatera Utara Hasil ekstrak serai diperoleh rendemen ekstrak sebesar 13%. Hasil uji skrining fitokimia terhadap flavonoid, saponin, terpenoid, tanin adalah positif, dan alkaloid negatif. Hasil Evaluasi sediaan emulgel diperoleh hasil untuk uji organoleptis Emulgel F0,F1,F2,F3 memiliki bentuk setengah padat, F0 memiliki warna putih susu, F1 memiliki warna putih kecoklatan, F2,F3 memiliki warna coklat, F0 memiliki bau tween 80, dan F1,F2,F3 memiliki bau khas ekstrak serai. Hasil uji homogenitas emulgel F0,F1,F2 dan F3  adalah homogen. Hasil uji pH memiliki pH rata rata 5,6. Hasil uji cycling test sediaan emulgel tidak memisah. Hasil uji tipe emulsi membentuk tipe emulsi M/A, dan hasil uji antibakteri pada sediaan emulgel F0,F1,F2,F3 tidak memiliki daya hambat. Sedangkan Veril gel sebagai kontrol (+) memiliki daya hambat sebesar 3,5mm Kesimpulan Emulgel ekstrak Serai (Cymbopogon citratus.) dapat diformulasikan kedalam bentuk sediaan emulgel yang memenuhi persyaratan dalam evaluasi sediaan. Akan tetapi uji daya hambat Pada Sediaan emulgel ekstrak etanol serai tidak memiliki daya hambat terhadap bakteri Propionibacterium acne. Hal yang menyebabkan tidak adanya daya hambat antibakteri pada sediaan emulgel yang telah diuji pada bakteri Propionibacterium acne hal ini dikarenakan rendahnya konsentrasi ekstrak serai yang diformulasikan kedalam sediaan emulgel sehingga tidak terdapatnya daya hambat.
EVALUASI DISPENSING SEDIAAN STERIL ANTIBIOTIK PADA PASIEN PEDIATRI DI RUMAH SAKIT X Robiatun Rambe; Evi Depiana Gultom; Zulfikri Zulfikri; Zulmai Rani; Erma Susanti; Athaillah Athaillah
FORTE JOURNAL Vol 3 No 2 (2023): Edisi Juli 2023
Publisher : Universitas Haji Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51771/fj.v3i2.636

Abstract

Rumah sakit adalah salah satu dari sarana kesehatan tempat menyelenggarakan upaya kesehatan. Dispensing sediaan steril merupakan layanan kefarmasian yang dilaksanakan di rumah sakit. Pencampuran sediaan steril parenteral harus dilakukan secara terpusat di instalasi farmasi rumah sakit untuk menghindari terjadinya kesalahan pemberian obat. Untuk menghindari adanya zat-zat berbahaya dalam sediaan steril diperlukan teknik aseptic dispesing agar tidak menimbulkan efek negatif bagi pasien. Desain penelitian yang dilakukan adalah observasional dengan Analisa deskriptif kuantitatif dan pendekatan cross sectional. Penelitian observasional merupakan penelitian yang tidak melakukan perlakuan/ intervensi apapun terhadap variabel penelitian. Penelitian ini di lakukan di instalasi farmasi ruang dispensing di Rumah Sakit X. Peneliti melakukan observasi pada personil peracik sediaan steril, sarana dan prasarana yang mendukung, prosedur peracikan sediaan steril serta hasil racikan sediaan steril.Tahap penyiapan yang dilakukan peneliti di RS. X sebesar 58,92%, peracikan sediaan untuk pasien pediatri, peracikan dilakukan oleh tenaga kefarmasian dengan menerapkan prosedur aseptis. Hasil observasi 70 racikan sediaan steril, terdapat sekitar 2 peracikan sediaan steril (2,85%) yaitu ceftriaxone yang dihasilkan tidak jernih melainkan mengalami perubahan warna dan menjadi keruh. Keseluruhan sampel menunjukkan sekitar 97,14% menunjukkan kompabilitas secara fisik. Dari hasil observasi dan penelitian yang dilakukan peneliti di Rumah Sakit X menunjukkan bahwa personel peracik, sarana dan prasarana serta prosedur pencampuran sediaan steril injeksi sudah hampir sesuai dengan Pedoman Obat Suntik dan Dispensing Sediaan Steril Depkes RI Tahun 2009. Hanya perlu diperhatikan dalam teknik peracikan bagi personil peracikan agar tidak terjadi perubahan warna dan inkompabilitas.
THE EFFECT OF EDUCATION LEVEL AND PUBLIC KNOWLEDGE ABOUT THE USE OF ANTIBIOTICS IN UMBULHARJO YOGYAKARTA Mexsi Mutia Rissa; Orviana Hara Aily; Danang Yulianto
FORTE JOURNAL Vol 3 No 2 (2023): Edisi Juli 2023
Publisher : Universitas Haji Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51771/fj.v3i2.645

Abstract

Antibiotics are one of the drugs used by the public in self-medication. 27.8% kept antibiotics at home. The existence of antibiotics for self-medication shows irrational use of drugs. Meanwhile, many antibiotics were stored in households, 86.1% of which were obtained without a doctor's prescription or doctor's examination. The purpose of this study was to determine the effect of the level of education and public knowledge about the use of antibiotics in Umbulharjo, Yogyakarta. The research method used is This study used a non-experimental descriptive analytic method with a cross sectional approach. The samples taken were 89 respondents, the sampling technique used was purposive sampling. This research is explorative in nature and data is obtained through a questionnaire. The research data was carried out by the Spearman rank test. The results of this study indicate that the demographic characteristics of the Umbulharjo community show that the highest age with a percentage of 42.70% and the most sexed people are women with a percentage of 58.42%. The education level of the most respondents is Senior High School 49.45%. Respondents have the highest level of knowledge with sufficient knowledge as much as 48.31% and the level of education of respondents has no effect on the level of public knowledge about antibiotics.
KARAKTERISTIK DAN UJI ANTIOKSIDAN SABUN TRANSPARAN EKSTRAK KULIT SALAK WEDI Romadhiyana Kisno Saputri; Akhmad Al-Bari
FORTE JOURNAL Vol 3 No 2 (2023): Edisi Juli 2023
Publisher : Universitas Haji Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51771/fj.v3i2.652

Abstract

Salak Wedi merupakan salak yang mempunyai ukuran besar, tekstur sedikit berair, rasa manis sepat dan buah yang lebih masir dibandingkan dengan salak lain. Kulit salak memiliki kandungan metabolit sekunder yang berperan aktif sebagai antioksidan yang dapat mencegah kerusakan kulit seperti penuaan dini. Sediaan topikal yang memiliki nilai inovasi dan kandungan antioksidan yang dapat dikembangkan antara lain sabun transparan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik sabun padat transparan ekstrak kulit salak Wedi dan mengetahui aktivitas antioksidan ekstrak kulit salak Wedi. Serbuk kulit salak selanjutnya dimaseriasi menggunakan pelarut etanol 96% selama 3 hari dan dipekatkan menggunakan rotary evaporator pada suhu 55°C. Karakteristik sabun dinilai dengan pengujian organoleptik melalui penilaian warna, aroma dan bentuk, uji pH dengan menggunakan pH meter, uji homogenitas dengan melihat adanya butiran-butiran kasar ataupun partikel pada permukaan sabun transparan, uji daya bersih sabun dievaluasi secara organoleptik terhadap kekesatan sabun dengan rentang nilai 1-5. Uji aktivitas antioksidan ekstrak kulit salak Wedi menggunakan metode DPPH. Uji organoleptik menunjukkan bentuk sabun padat, transparan, warna putih kekuningan dan aroma khas fragrance oil, pH berkisar 9,6-10,1, homogen dan rata-rata evaluasi daya bersih sabun adalah 4-4,44. Nilai IC50 ekstrak kulit salak wedi adalah 44,73 µg/ml. Karakteristik sabun padat transparan ekstrak kulit salak Wedi baik dan sesuai SNI untuk parameter pH dan aktivitas antioksidan ekstrak kulit salak Wedi dalam kategori sangat kuat.
TINGKAT PENGETAHUAN SISWA KELAS XI TERHADAP PENGGUNAAN ANTASIDA DI SMAN 2 BANGUNTAPAN BANTUL Mexsi Mutia Rissa; Arinta Nur Rahayuning Putri
FORTE JOURNAL Vol 3 No 1 (2023): Edisi Januari 2023
Publisher : Universitas Haji Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51771/fj.v3i1.397

Abstract

Gastritis atau yang biasa dikenal dengan maag adalah penyakit inflamasi akut atau kronis pada mukosa lambung dengan ciri-ciri rasa tidak nyaman pada epigastrium, mual, muntah dan sendawa. Kejadian gastritis di beberapa wilayah Indonesia cukup tinggi dengan prevalensi 274.396 kasus dari 238.452.952 penduduk. Beberapa survei menunjukkan bahwa gastritis paling sering menyerang usia produktif, yaitu pelajar.Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui tingkat pengetahuan penggunaan antasida pada siswa SMAN 2 Banguntapan Bantul bulan februari 2022. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif observasional dengan pendekatan secara crossectional dan pengambilan data dengan memberikan kuesioner kepada responden. Penelitian ini menggunakan metode survei deskriptif yaitu menghitung jumlah jawaban yang benar kemudian dihitung persentase tingkat pengetahuan dan di ketegorikan berdasarkan baik, cukup baik, kurang baik. Berdasarkan hasil yang diperoleh bahwa tingkat pengetahuan siswa di SMAN 2 Banguntapan Bantul yang berpengetahuan baik sebanyak 52 responden (72%) dan yang berpengetahuan cukup sebanyak 10 responden (14%) dan yang berpengetahuan kurang sebanyak 10 responden (14%). Kesimpulan dari penelitian ini yaitu tingkat pengetahuan siswa terhadap penggunaan antasida mayoritas baik.
KEJADIAN EFEK SAMPING KAPTOPRIL DI SALAH SATU APOTEK DI KOTA MEDAN PADA BULAN JUNI-JULI TAHUN 2022: Umi Manik; Rahmadani Rahmadani
FORTE JOURNAL Vol 3 No 1 (2023): Edisi Januari 2023
Publisher : Universitas Haji Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51771/fj.v3i1.398

Abstract

Kejadian efek samping obat merupakan suatu reaksi obat yang merugikan dan tidak diinginkan pada dosis lazim yang digunakan manusia untuk pencegahan, diagnosis atau terapi penyakit. Kaptopril merupakan obat antihipertensi yang bekerja menghambat Angiotensin Converting Enzym (ACE).  Kaptopril merupakan salah satu obat yang dapat menyebabkan efek samping . Pelaporan efek samping obat  di apotek sangat terbatas. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan bertujuan mengetahui kejadian efek samping obat di Apotek UMI FARMA. Penelitian ini merupakan penelitian observasional deskriptif dengan data prospektif yang dilakukan di APOTEK UMI FARMA. Periode penelitian Juni-Juli 2022.Populasi yang digunakan adalah seluruh pasien yang mendapatkan resep kaptopril di Apotek UMI FARMA periode Juni-Juli 2022. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dari 59 pasien terdapat 54 pasien mengalami kejadian efek samping obat dan yang tidak mengalami sebanyak  5 pasien, karakteristik subjek dapat dilihat lebih banyak berusia antara 20 sampai 60 tahun yaitu sebanyak 52 responden (88,16%), disusul dengan responden yang berusia diatas 60 tahun sebanyak 7 responden (11,86%), sedangkan tidak ditemukan responden yang berusia dibawah 20 tahun. Berdasarkan jenis kelamin, responden hipertensi di Apotek UMI FARMA  pada saat dilakukan penelitian lebih banyak berjenis kelamin perempuan yaitu sebanyak 36 responden (61,01%), sedangkan laki-laki sebanyak 23 responden (38,89%). Berdasarkan kategori efek samping, pasien hipertensi yang mengonsumsi kaptopril di Apotek UMI FARMA, mayoritas mengalami efek samping dengan persentase 91,5%, sedangkan yang tidak mengalami efek samping 8,5 %. Gejala efek samping yang dialami subjek menunjukkan bahwa jenis efek samping dari penggunaan kaptopril yang paling sering terjadi yaitu batuk kering (83,33%), batuk kering disertai pusing  (1,85%), batuk kering disertai mulut kering (1,85%), batuk kering disertai konstipasi (12,9%).
UJI CEMARAN MIKROBA SUSU KEDELAI USAHA RUMAHAN DI KECAMATAN MEDAN HELVETIA KOTA MEDAN Rahmadani Rahmadani; Cut Intan Annisa Puteri; Ovalina Sylvia Br. Ginting
FORTE JOURNAL Vol 3 No 1 (2023): Edisi Januari 2023
Publisher : Universitas Haji Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51771/fj.v3i1.399

Abstract

Potensi Usaha Mikro Kecil Menengah sangat beragam dan berkembang pesat. Namun, khusus pada jajanan kuliner belum dijamin keamanannya dari adanya cemaran mikroba patogen dalam makanan dan minuman. Adanya cemaran mikroba patogen pada makanan dan minuman dapat menimbulkan resiko penyakit. Penelitian ini dilakukan untuk mengidentifikasi ada atau tidaknya cemaran mikroba patogen pada sampel susu kedelai usaha rumahan di Kecamatan Medan Helvetia Kota Medan pada Bulan Juni-Agustus 2022. Sampel pengujian ini diambil dari tujuh produsen susu kedelai usaha rumahan..Uji yang dilakukan meliputi penetapan Angka Lempeng Total (ALT), Angka Kapang Khamir (AKK), Angka Paling Mungkin (APM) Coliform, serta identifikasi Escherichia coli, Salmonella-Shigella, Staphylococcus aureus, dan Pseudomonas aeruginosa yang mengacu pada metode dalam SNI 7388-2009.Dari tujuh sampel susu kedelai yang diperiksa menunjukkan sampel A, B, C, dan D tercemar sedangkan sampel E, F, dan G tidak tercemar mikroba patogen. Hasil tersebut menunjukkan bahwa belum seluruh sampel susu kedelai terjamin kualitasnya secara mikrobiologis.
UJI EFEKTIVITAS ANTIBAKTERI SEDUHAN BUNGA KITOLOD (Isotoma longiflora (L.) Presi) TERHADAP BAKTERI Staphylococcus aureus Danang Yulianto
FORTE JOURNAL Vol 3 No 1 (2023): Edisi Januari 2023
Publisher : Universitas Haji Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51771/fj.v3i1.407

Abstract

Bunga kitolod (Isotoma longiflora (L). Presi) secara empiris telah digunakan oleh masyarakat untuk mengobati gangguan mata seperti mata merah muda (konjungtivitis). Kemampuannya sebagai obat karena bunga kitolod mengandung alkaloid, flavonoid, dan saponin. Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas antibakteri infus bunga Kitolod terhadap bakteri Staphylococcus aureus. Jenis penelitian ini bersifat eksperimental. Pada penelitian ini menggunakan metode difusi, seduhan bunga kitolod. Sampel uji yang digunakan adalah infus bunga kitolod dengan konsentrasi 1,25%; 2.5%; 5%, dan kontrol positif kloramfenikol 0,5%. Hasil penelitian berdasarkan pengujian dan pengamatan menunjukkan bahwa perendaman bunga kitolod efektif dalam menghambat pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus, namun tidak lebih efektif dalam menghambat atau membunuh bakteri Staphylococcus aureus dibandingkan kloramfenikol.
FORMULASI KRIM EKSTRAK DAUN SIRIH CINA (Peperomia Pellucida L.) DENGAN VARIASI KONSENTRASI TRIETANOLAMIN DAN ASAM STEARAT Nur Cholis Endriyatno; Dian Nita Puspitasari
FORTE JOURNAL Vol 3 No 1 (2023): Edisi Januari 2023
Publisher : Universitas Haji Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51771/fj.v3i1.416

Abstract

Prevalensi akne vulgaris di Indonesia bisa dibilang termasuk sangat tinggi, karena negara ini berada dalam iklim tropis yang memiliki kelembapan tinggi. Akne vulgaris dapat disebabkan karena banyak faktor, salah satunya adalah karena infeksi dari bakteri Propionibacterium acne. Bakteri mudah tumbuh dengan kondisi lingkungan yang lembab. Pengobatan akne vulgaris dapat menggunakan antibiotik. Penggunaan antibiotik yang kurang tepat dalam pengobatan akne vulgaris dapat menimbulkan masalah resistensi, maka dari itu diperlukan alternatif lain yaitu bahan alam. Salah satu bahan alam yang memiliki aktivitas antibakteri adalah daun sirih cina (Peperomia pellucida L.).  Ekstrak etanol 96% daun sirih cina dengan konsentrasi 15% memiliki aktivitas sebagai antibakteri terhadap Propionibacterium acne. Senyawa yang memiliki potensi antibakteri pada ekstrak daun sirih cina adalah flavonoid, steroid, terpenoid,  alkaloid, saponin, dan tanin. Untuk memaksimalkan pemanfaatan daun sirih cina maka perlu untuk diformulasi. Salah satu formulasi untuk topikal adalah krim. Tujuan dari penelitian ini untuk memformulasi sediaan krim ekstrak daun sirih cina dengan kombinasi variasi konsentrasi trietanolamin (TEA) dan asam stearat sebagai basis krim. Formulasi sediaan krim dengan kombinasi asam stearat dan TEA menghasilkan sifat fisik yang baik berupa organoleptik, homogenitas, pH, daya sebar, daya lekat, tipe krim, dan viskositas.

Page 7 of 18 | Total Record : 176