cover
Contact Name
Rista Anggriani
Contact Email
rista@umm.ac.id
Phone
+6281235396170
Journal Mail Official
fths@umm.ac.id
Editorial Address
Food Technology Department, University of Muhammadiyah Malang Jl.Raya Tlogomas 246 Malang, Indonesia, 65144 Phone: +62 341 464318 ext 116 Email: fths@umm.ac.id
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Food Technology and Halal Science Journal
ISSN : 27462730     EISSN : 26216043     DOI : https://doi.org/10.22219/fths
Core Subject : Health, Science,
Food Technology and Halal Science Journal (FTHS) receiving and publishing articles in the form of research (scientific article) in the field of food science, technology, and food safety. Moreover, this journal bridges the gap between research and practice, providing information, ideas, and opinion, in addition to critical examinations of food science and technology. Research scope consisted of: Food Processing Food Chemistry Functional Food Food Biotechnology Food Microbiology Halal Food
Articles 118 Documents
Pengaruh Konsentrasi Starter Acetobacter xylinum Terhadap Karakteristik Fisikokimia dan Organoleptik Nata de Mango (Mangifer indica L) Melindasari, Febi; Wahyudi, Vritta Amroini; Husna, Afifa; Utomo, Joko Susilo; Elianarni, Dahlia
Food Technology and Halal Science Journal Vol. 8 No. 1 (2025): Januari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/fths.v8i1.35966

Abstract

Produk nata yang umum diketahui berbahan dasar dari kelapa yang sering disebut dengan nata de coco. Perkembangan inovasi pada produk nata memunculkan penggunaan bahan baku lain, salah satunya buah mangga. Mangga merupakan media yang baik bagi pertumbuhan Acetobacter xylinum karena mengandung karbohidrat yang terdiri dari sukrosa, glukosa, dan fruktosa sehingga cocok digunakan untuk pengganti substrat selain kelapa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perbedaan konsentrasi starter Acetobacter xylinum pada pembuatan nata de mango terhadap karakteristik fisikokimia yang meliputi kadar air, kadar serat, pH, ketebalan, tekstur hardness serta organoleptiknya yang meliputi warna, aroma, rasa, tekstur, dan kesukaan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dan menggunakan Rancangan Acak Lengkap dengan 5 perlakuan konsentrasi Acetobacter xylinum yaitu 4%, 6%, 8%, 10%, dan 12%. Analisa statistik dengan SPSS menggunakan ANOVA α= 5% dan uji lanjut DMRT. Penentuan hasil perlakuan terbaik dilakukan dengan cara membandingkan data antar perlakuan di setiap uji. Perlakuan yang memperoleh hasil tertinggi di setiap uji maka disimpulkan bahwa perlakuan tersebut adalah yang terbaik. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan diperoleh kadar air pada nata de mango dengan hasil tertinggi pada MM5 (Starter 12%) yaitu 98,16% dan hasil terendah pada MM4 (Starter 10%) 96.81%. Kadar serat tertinggi yaitu pada MM5 (Starter 12%) dengan nilai 9,47%. Nata dengan ketebalan terbaik diperoleh MM5 (Starter 12%) yaitu setebal 0,73 cm. Hasil penelitian dibandingkan dengan SNI belum sesuai SNI pada kadar serat maksimal 4,5% dan ketebalan nata berkisar 1-1,5 cm Uji pH memperoleh rata rata 5,91-6,19. Uji tekstur hardness menunjukkan hasil tertinggi diperoleh pada perlakuan MM5 sebesar 78,69 dan hasil terendah pada MM2 sebesar 23,85. Uji organoleptik yang dilakukan menunjukkan hasil terbaik diperoleh MM5 dengan nilai rata rata aroma 4,2 (Agak harum mangga); warna 3,3 (Netral); rasa 3,9 (Netral); tekstur 3,9 (Netral) dan kesukaan 3,8 (Netral).
KARAKTERISTIK FISIKOKIMIA DAN MUTU SENSORI ROTI SOURDOUGH DENGAN SUBSTITUSI TEPUNG UBI JALAR UNGU DAN AIR RENDAMAN BUAH APEL MANALAGI SEBAGAI RAGI ALAMI Fitri, Farah Maulida; Anggriani, Rista; Warkoyo, Warkoyo
Food Technology and Halal Science Journal Vol. 8 No. 1 (2025): Januari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/fths.v8i1.35984

Abstract

Produksi sourdough di pasar dunia mengalami peningkatan dikarenakan peningkatan kualitas sensori dan nutrisi roti sourdough yang lebih baik dibanding dengan roti yang diproduksi dengan sistem straight dough process. Ubi ungu diketahui memiliki kandungan antosianin dan peonidin glikosida yang mempunyai aktivitas antioksidan lebih kuat daripada ubi lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas substitusi tepung ubi jalar ungu dan penggunaan ragi alami dari air rendaman buah apel manalagi terhadap karakteristik dan mutu sensori pada roti sourdough. Pembuatan roti sourdough dengan perbandingan tepung terigu : tepung ubi ungu F1 (90%:10%), F2 (85%:15%), F3 (80%:20%), F4 (75%:25%), F5 (70%:30%) dan mencampur semua bahan yaitu air, garam dan ragi alami dari air rendaman apel manalagi. Hasil roti sourdough diuji dengan uji karakteristik fisik seperti daya kembang, intensitas warna, tekstur, pori, organoleptik dan uji kimia aktivitas antioksidan dan kadar air. Hasil uji daya kembang berkisar 88,00% - 107,67%. Pada hasil intensitas warna memberikan hasil warna yang diinginkan L 39,73 a 6,19 b 1,38. Pada uji tekstur tidak memberikan pengaruh nyata akan tetapi nilai kekerasan tertinggi pada F1 22,36 kgf. Hasil uji pori diperoleh berkisar 1,00-5,38 mm. Uji organoleptik dilakukan pada 25 panelis dengan perlakuan F2 paling disukai dengan total nilai 3,48. Pada aktivitas antioksidan diperoleh nilai tertinggi pada F5 84,98%. Pada uji kadar air diperoleh nilai berkisar 29,24-36,36%. Berdasarkan SNI No. 01-3840-1995 kadar air pada roti ialah maksimal 40% sehingga kadar air masih memenuhi SNI.
Pengembangan Minuman Probiotik dengan Fermentasi Spontan Berbahan Apel Manalagi dari Beberapa Daerah di Provinsi Jawa Timur, Indonesia Anggita, Diah Yasmin; Sukardi, Sukardi; Elianarni, Dahlia
Food Technology and Halal Science Journal Vol. 8 No. 1 (2025): Januari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/fths.v8i1.36210

Abstract

Probiotic beverages are products enriched with lactic acid bacteria (LAB), which are beneficial for digestive health. Manalagi apples were chosen as the raw material due to their rich nutritional content and potential as an affordable alternative for probiotic drink production. Manalagi apples are widely found in various regions of Indonesia, particularly in Batu City, Malang Regency (Poncokusumo District), and Pasuruan Regency (Nongkojajar District). This study aimed to analyze the effects of Manalagi apples from Batu, Malang, and Pasuruan on the characteristics of apple probiotic beverages. The research was designed using a factorial Randomized Block Design (RBD) consisting of two factors with three repetitions for each treatment. The first factor was the cultivation area of Manalagi apples, including plantations in Batu (A1), Poncokusumo (A2), and Nongkojajar (A3). The second factor was the fermentation duration: 3 days (T1), 6 days (T2), 9 days (T3), 12 days (T4), and 15 days (T5). The results showed that fermentation time significantly influenced pH, total titratable acidity, lactic acid bacteria count, total sugar, total dissolved solids, and antioxidant activity. The best treatment for this apple probiotic drink was found in sample A3T5, which used Nongkojajar apples with a 15-day fermentation period.
Daftar Isi Vol 7 No 1 Tahun 2024 Anggriani, Rista
Food Technology and Halal Science Journal Vol. 7 No. 1 (2024): Januari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Daftar Isi Vol 7 No 2 Tahun 2024 Anggriani, Rista
Food Technology and Halal Science Journal Vol. 7 No. 2 (2024): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Analisis Sifat Fisikokimia Minuman Fungsional Daun Beluntas (Pluchea indica (L). Less) Dengan Penambahan Bunga Telang dan Lemon Azizah, Sabila Asmi Nur; Anggriani, Rista; Siskawardani, Devi Dwi
Food Technology and Halal Science Journal Vol. 8 No. 1 (2025): Januari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/fths.v8i1.37592

Abstract

Minuman fungsional merupakan minuman yang mengandung nutrisi dan dapat meningkatakan status Kesehatan. Daun beluntas merupakan salah satu tanaman yang mengandung tinggi antioksidan. Daun beluntas memiiki aroma yang khas dan rasa yang getir, sehingga dilakukan penambahan bunga telang dan lemon. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penambahan bunga telang dan lemon terhadap kandungan fisikokimia dan organoeptik minuman fungsional. Penelitian ini menggunakan metode RAL (Rancangan Acak Lengkap) dengan 1 faktor. Hasil pengujian dianalis menggunakan (ANOVA) taraf signifikansi (α) 5% apabila data signifikan dianjutkan ui Duncan’s Multiple Range Test (DMRT). Hasil peneitian menunjukkan penambahan bunga telang dan lemon berpengaruh nyata terhadap aktivitas antioksidan, total feno, pH, intensitas warna dan organoleptic (warna dan overall), serta tidak berengaruh nyata terhadap vitamin C dan organoleptic (rasa dan aroma). Kata Kunci: antioksidan, fenol, vitamin C
PENGARUH KONSENTRASI RAGI DAN PROPORSI KACANG TUNGGAK (Vigna unguiculata L.) DAN KACANG KEDELAI (Glycine max (L.) Merrill) TERHADAP SIFAT FISIKOKIMIA DAN ORGANOLEPTIK TEMPE Wijayanti, Ervina Dwi; Harini, Noor; Elianarni, Dahlia
Food Technology and Halal Science Journal Vol. 8 No. 1 (2025): Januari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/fths.v8i1.37593

Abstract

Tempe merupakan produk pangan yang sangat potensial sebagai sumber protein nabati. Jenis kacang lokal yang berpotensi untuk dijadikan bahan baku tempe selain kacang kedelai yaitu jenis kacang tunggak atau kacang tolo (vigna unguiculanta L.). Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui interaksi antara konsentrasi ragi dan proporsi kacang tunggak dan kacang kedelai terhadap karakteristik fisikokimia tempe. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok Faktorial (RAK) terdiri dari 2 faktor yaitu konsentrasi ragi (1% dan 2%) dan variasi jenis kacang yang digunakan yaitu kacang tunggak dan kacang kedelai. Pengolahan data dilakukan menggunakan Analisis ragam dengan taraf 5% dan dilakukan uji pembeda DMRT. Hasil penelitian menunjukan bahwa pada kandungan kadar air tertinggi pada perlakuan A2B4 66,72, kadar abu yang tertinggi pada perlakuan A1B5 1,47, kandungan protein yang tertinggi pada perlakuan A1B5 yaitu 100% kacang kedelai. Pada kadar lemak tertinggi pada sampel A2B4 yaitu 8,11 kandungan karbohidrat tertinggi yaitu pada perlakuan A2B2 yaitu 16,4. Sedangkan pada pengukuran intensitas warna dan uji organoleptik terdapat perbedaan nyata. Pada pengujian organoleptik menujukan bahwa panelis lebih menyukai perlakuan A1B5 yaitu konsentrasi ragi 1% dengan variasi jenis kacang tunggak 0% dan kacang kedelai 100%.
Daftar Isi Tahun 2025 Vol 8 No 1 Anggriani, Rista
Food Technology and Halal Science Journal Vol. 8 No. 1 (2025): Januari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Page 12 of 12 | Total Record : 118