cover
Contact Name
Sinung Rahardjo
Contact Email
sinungrahardjo25@gmail.com
Phone
+6281385033025
Journal Mail Official
b.jalanidith@gmail.com
Editorial Address
Politeknik Ahli Usaha Perikanan Jln. AUP No.1 Pasar Minggu - Jakarta Selatan 12520
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Buletin Jalanidhitah Sarva Jivitam
ISSN : 1978032X     EISSN : 27162524     DOI : http://dx.doi.org/10.15578/bjsj
Buletin Jalanidhitah Sarva Jivitam adalah publikasi ilmiah di bidang ilmu terapan kelautan dan perikanan. Artikel ilmiah yang disajikan merupakan hasil penelitian terapan (applied research) di bidang kelautan dan perikanan yang belum pernah dipublikasikan. Ruang lingkup materi meliputi inovasi teknologi, present status kondisi perikanan dan lingkungan perairan, dan review artikel bidang Kelautan dan Perikanan di Indonesia. Substansi artikel terdiri dari bidang Perikanan Tangkap, Perikanan Budidaya, Pasca Panen, Pengelolaan Sumberdaya Perairan, Permesinan Perikanan, dan Penyuluhan Kelautan dan Perikanan.
Articles 93 Documents
ANALISIS SPASIAL DAN TEMPORAL TERHADAP ALTERNATIF STRATEGI PENGELOLAAN PERIKANAN IKAN KEMBUNG DI PERAIRAN SELAT SUNDA Agus Heri Kuswoyo; Rahmat Mualim
Buletin Jalanidhitah Sarva Jivitam Vol 4, No 2 (2022): September 2022
Publisher : POLITEKNIK AHLI USAHA PERIKANAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15578/bjsj.v4i2.11347

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah memetakan distribusi sebaran spasial dan temporal kegiatan perikanan terkait pertumbuhan populasi ikan dan strategi pengelolaannya. Terkait hal ini, Rastrelliger, terpilih sebagai spesies yang ditangkap di wilayah pengelolaan perikanan yang dikenal memiliki nilai ekonomi tinggi meskipun sebagai bycatch. Untuk Dalam menentukan strategi pengelolaan spesies ini, pemetaan merupakan langkah penting pertama dari kegiatan yang harus dilakukan. Pada bulan Januari sampai dengan Maret 2016 dilakukan Penelitian ini di Tempat Pendaratan Ikan (PPP) Labuan, Lempasing, dan Kota Agung dengan melakukan survey yang dilakukan melalui wawancara, purposive sampling dan stratified random sampling untuk sampel ikan. Hasil penelitian ini menegaskanadanya tumpang tindih wilayah penangkapan ikan,berdasarkan irisan satu fishing ground dengan penangkapan nelayan yang berbeda wilayah penangkapan yaitu di perairan Pulau Legundi, Belimbing, dan Kilauan. Korelasi antara bobot panjang Rastrelliger memilikipola alometrik negatif dalam pertumbuhan, ikan dewasa Rastrelliger kanagurta dengan ukuran kelas 18,03–22,09 cm (jantan) dan 19,10–19,52 (betina) dengan ukuran tangkapan pertama (Lc) menggunakan purse seineadalah 15,66 cm dan 18,67 cm (Lc<Lm artinya ikan tidak bertelur saat ditangkap). Alternatif strategi pengelolaan yang tepat adalah penutupan penangkapan disaat musim penangkapan untuk memberikan kesempatan bagi ikan untuk memijah.
RANCANG BANGUN GENERATOR LISTRIK ALTERNATIF BERTENAGA BATERAI DAN FLYWHEEL UNTUK KAPAL 3 GT NELAYAN KREUNG ACEH Juliardi Juliardi; Maimun Maimun; Dahmir Dahlan; Henry Iskandar Mardyantoro
Buletin Jalanidhitah Sarva Jivitam Vol 4, No 2 (2022): September 2022
Publisher : POLITEKNIK AHLI USAHA PERIKANAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15578/bjsj.v4i2.11325

Abstract

Di tengah maraknya isu keterbatasan sumber daya alam, perkembangan teknologi dan perindustrian serta pertumbuhan penduduk yang pesat membuat kebutuhan akan listrik terus meningkat, termasuk nelayan Krueng Aceh yang melakukan usaha penangkapan ikandengan sistemlight fishing. Peneliti akan melakukan penelitian terapan mengenai Generator listrik memanfaatkan efek Flywheel, dengan tenaga baterai 36/48 Volt, yang dihubungkan dengan motor listrik DC yang menggerahkan sistem dengan bantuan sabuk penghubung(V-belt),memutarkan alternator kapasitas 3 kW hingga menghasilkan arus Alternating Curent (AC).Tujuan penelitian ini adalah membuat rancang bangun dan melakukan pengujian unjuk kerja Generator alternatif bertenaga baterai dan fly wheel kapasitas 3 kW, untuk kapal 3 GT nelayan Krueng Aceh. Metode yang akan digunakan adalah eksperimen membuat rancangan detail, mengkonstruksi dan melakukan uji unjuk kerja sesuaistandar Nasional Indonesia (SNI).Hasil yang dicapai terwujudnya rancang bangun generator alternatif bertenaga baterai dan flywheel, arus listrik yang dihasilkan arus bolak balik (AC) dengan tegangan220 volt, frequensi 49-50 Hz putaran 1449 RPM pada beban 100 watt. Sedangkan untuk beban 200 watt tegangan menjadi 200 Volt, frequensi 40-45 Hz dan putaran 1400 RPM. Selanjutnya dengan beban 300 watt tegangan menurun menjadi 110 volt, frequensi 40-42 Hz dan putaran menjadi 1000 RPM.durasi nyala hanya bertahan 3-5 menit.
Pengaruh Fitoplankton Sebagai Pakan Alami Terhadap Pertumbuhan Larva Udang Vaname (Litopenaeus vannamei) Ratnawati Ratnawati; Ilham Ilham; Otie Dylan Subakti Hasan
Buletin Jalanidhitah Sarva Jivitam Vol 5, No 1 (2023): Maret 2023
Publisher : POLITEKNIK AHLI USAHA PERIKANAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15578/bjsj.v5i1.11377

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah mengevaluasi peran fitoplankton sebagai pakan alami terhadap laju pertumbuhan larva udang vannamei. Observasi dilaksanakan pada bulan Oktober hingga November 2020, berlokasi di Balai Besar Agronomi Air Payau (BBAP), Ujung Bate, Aceh. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen Rancangan Acak Lengkap (RAL). Penelitian ini dilakukan dalam kondisi indoor dengan 5 perlakuan dan 4 ulangan untuk mengetahui pengaruh fitoplankton spesies Skeletonemacostatum, Chaetoceros sp, Thalasiosira sp dan kombinasinya terhadap perkembangan udang Vannamei. Perawatan dalam penelitian ini meliputi: Larva diberi pakan Thalassiosira sp. dan diet buatan (A); larva diberi makan fitoplankton Chaetoceros sp dan pakan buatan (B). Larva diberi makan Skeletonemacostatum dan diet buatan (C). Larva diberi pakan Thallasiosira sp, Chaetoceros sp, Skeletonemacostatum dan pakan buatan (D). Larva kemudian diberi pakan buatan (E). Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah one way analysis of variance (ANOVA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi guling normal dengan fitoplankton dan pakan palsu dengan Skeletonema costatum dan pakan palsu memberikan hasil yang jauh lebih baik dibandingkan dengan pakan palsu tanpa pakan alami berdasarkan parameter perkembangan dan kemajuan tukik udang vanamei (stadia PL-3). Namun demikian, tidak terdapat pengaruh yang berarti antara perlakuan guling karakteristik (fitoplankton) terhadap perkembangan dan peningkatan tukik udang vannamei.
Strategi Pengembangan Penangkapan Rajungan (Portunus pelagicus) dengan Bubu di Muara Gembong Kabupaten Bekasi Achmad Indar Wijaya; Chandra Nainggolan; Mulyono Baskoro
Buletin Jalanidhitah Sarva Jivitam Vol 5, No 1 (2023): Maret 2023
Publisher : POLITEKNIK AHLI USAHA PERIKANAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15578/bjsj.v5i1.11392

Abstract

Penelitian ini bertujuan mencari strategi dan mengambil prioritas strategi yang dapat dilakukan dalam upaya mengembangkan perikanan rajungan di perairan Teluk Jakarta, khususnya bagi nelayan Muara Gembong Kabupaten Bekasi. Bubu rajungan  dari beberapa aspek internal dan eksternal menunjukan bahwa alat tangkap ini adalah alat tangkap yang ramah lingkungan  di bandingkan dengan alat penangkap rajungan lainya seperti  payang dan arad. Penelitian dilaksanakan selama 3 (tiga) bulan yaitu pada bulan Januari - Februari 2021 di Kec. Muara Gembong, Kabupaten Bekasi - Provinsi Jawa Barat. Metode strategi yang digunakan adalah analisis SWOT dengan pendekatan Strength, Weakness, Opportunity, Threats (SWOT) serta menggunakan metode Quantitative Strategic Planing Matrix (QSPM) dalam memilih prioritas strategi. Strategi terpilih adalah Stength Opportunity (SO), prioritas strateginya adalah Modernisasi alat tangkap dengan nilai Total Attractive Score (TAS) 4,2439, pengendalian jumlah alat tangkap (4,0715), peningkatan kapasitas SDM nelayan (3,6098) serta peningkatan sarana dan prasarana pendukung (3,317).
Karakteristik Mutu, Rantai Dingin, Rendemen dan Produktivitas Pengolahan Tuna (Thunnus sp.) Cube Beku di CV. Satu Tuna Nusantara, Denpasar-Bali Ni Nyoman Febriyanti Maharani Putri; Randi B. Salampessy; Mohammad Sayuti
Buletin Jalanidhitah Sarva Jivitam Vol 5, No 1 (2023): Maret 2023
Publisher : POLITEKNIK AHLI USAHA PERIKANAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15578/bjsj.v5i1.12142

Abstract

Tuna (Thunnus sp.) merupakan jenis ikan laut pelagis yang termasuk dalam keluarga Scombroidae. Salah satu produk atau olahan dari ikan tuna adalah produk tuna cube beku. Tujuan penilitian ini adalah untuk mengetahui mutu, rantai dingin, rendemen dan produktivitas peoduk tuna cube beku. Pengujian mutu bahan baku dan produk tuna cube beku meliputi pengujian organoleptik, mikrobiologi (Angka Lempeng Total, Salmonella, Vibrio cholerae, Escherichia coli, Coliform dan Vibrio parahaemolyticus), dan kimia (histamin). Dalam proses pengolahan dilakukan pengamatan penerapan rantai dingin, rendemen dan produktivitas. Hasil uji organoleptik bahan baku mendapatkan nilai 8 sedangkan organoleptik produk tuna cube beku mendapatkan nilai 9. Hasil uji mikrobiologi pada tuna cube  beku ALT bakteri tidak melebihi dari 5 x 10 ³ kol/g, Coliform <3, E.coli <3, Salmonella dan Vibrio cholerae Negatif serta Vibrio parahaemolyticus Negatif. Sistem rantai dingin sudah diterapkan dengan baik. Rendemen pada tahap pembentukan cube 16,38% dengan produktifitas karyawan yang memenuhi standar perusahaan. Secara keseluruhan produk tuna cube beku telah memenuhi standar SNI Tuna Steak Beku SNI 8271: 2016 untuk standar ekspor.
Identifikasi Masalah Budidaya Artemia Di CV. Manunggal 23, Anyer, Banten: Studi Kasus Fira Irawan; Ilham Ilham
Buletin Jalanidhitah Sarva Jivitam Vol 5, No 1 (2023): Maret 2023
Publisher : POLITEKNIK AHLI USAHA PERIKANAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15578/bjsj.v5i1.12032

Abstract

Artemia salina adalah salah satu pakan hidup yang sejauh ini paling banyak digunakan dalam budidaya perikanan. Saat ini kebutuhan artemia di Indonesia sangat meningkat akan tetapi Indonesia masih mengandalkan produk artemia impor, dikarenakan artemia lokal memiliki kualitas yang kurang baik dibandingkan artemia impor. Selama pemeliharaan, terdapat beberapa permasalahan yang terjadi selama proses pemeliharaan artemia yaitu pertumbuhan lambat, fekunditas induk dan daya tetas kista yang dihasilkan rendah dan survival rate rendah. Berdasarkan data monitoring pertumbuhan dan hasil panen, sebagian besar wadah pemeliharaan tidak mampu mencapai target produktivitas yang diinginkan dikarenakan permasalahan-permasalahan yang terjadi selama proses produksi. Dengan demikian, pentingnya usulan-usulan intervensi yang disusun bersama berdasarkan permasalahan-permasalahan yang dihadapi untuk meningkatkan produktivitas pada siklus selanjutnya dan meminimalisir terjadinya kesalahan yang sama yang menyebabkan kerugian.
Occupational Health and Safety Risks in the Shipbuilding Industry, Case Study at PT Blambangan Bahari Shipyard Iya Purnama Sari; Aufa Ilasabilirrosyad; Yulia Estmirar Tanjov; Siti Mira Rahayu
Buletin Jalanidhitah Sarva Jivitam Vol 5, No 1 (2023): Maret 2023
Publisher : POLITEKNIK AHLI USAHA PERIKANAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15578/bjsj.v5i1.12226

Abstract

The shipbuilding industry is a useful place for producing or even repairing ships. PT Blambangan Bahari Shipyard in this study is one of the shipbuilding industries which is a shipbuilding company and shipping consultant. Occupational safety in every workplace, including in the ship production sector, needs to be considered to reduce the risk of work accidents as low as possible. This research aims to identify the types of hazards or analyze risks in shipbuilding activities with case studies at PT. Blambangan Bahari Shipyard. This study uses a quantitative approach with a criterion scale to analyze data from interviews and risk observations at each stage of shipbuilding. Then the data were analyzed using the Hazard and Operability Study (HAZOP) method. The results of the risk analysis of the shipbuilding process show that the stages of mold making, mold coating, gel coat and lamination have a high-risk level. This is because, at this stage, many workers use tools that are quite dangerous for them. In addition, the risk analysis results show that the shipbuilding process has a high level of risk in terms of work safety. The high risks experienced by workers are exposure to electric drills, electric shock, eye pain, skin irritation, respiratory problems, and bronchitis.
Pengaruh Suhu Penerimaan Sampel dan Bentuk Olahan Ikan Tuna (Thunnus sp.) Terhadap Kadar Histamin Menggunakan Metode Elisa Resti Nurmala Dewi
Buletin Jalanidhitah Sarva Jivitam Vol 5, No 1 (2023): Maret 2023
Publisher : POLITEKNIK AHLI USAHA PERIKANAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15578/bjsj.v5i1.12423

Abstract

Salah satu komoditas perikanan andalan Indonesia adalah ikan tuna (Thunnus sp.) yang diekspor dalam berbagai bentuk olahan ke pasar ekspor internasional. Namun, kasus penolakan produk ikan tuna dari pasar ekspor saat ini cukup besar. Permasalahan utama kasus penolakan tersebut adalah kandungan bakteri atau kadar histamin yang tinggi pada produk. Oleh sebab itu, penelitian ini dilakukan untuk mengkaji pengaruh suhu penerimaan sampel dan bentuk olahan ikan tuna terhadap kandungan histamin. Sampel ikan tuna telah diuji menggunakan metode Enzyme Linked Immunosorbent Assay (ELISA) terhadap perubahan suhu penerimaan sampel ikan dengan rentang suhu -0,1 sampai -0,5°C dan olahan tuna bentuk steak dan loin. Dari hasil penelitian, keseluruhan sampel ikan tuna mengandung kadar histamin <1 ppm. Perubahan suhu penerimaan sampel tidak memberikan perbedaan hasil yang besar terhadap kandungan histamin dengan konsentrasi akhir 0,4 ppm. Bentuk loin dan steak pada sampel juga memiliki rata-rata kadar histamin yang tidak jauh berbeda, yaitu 0,6 dan 0,3 ppm.
Aplikasi Pakan Mandiri Terhadap Performa Budidaya pada Pendederan Ikan Gurami (Osphronemus gouramy) di Deli Serdang, Sumatera Utara Mochammad Nurhudah; Rezky Arie Br Tambunan; suharyadi suharyadi; Erni Marlina; Maria Gorety E.K.; Gusti Aries
Buletin Jalanidhitah Sarva Jivitam Vol 5, No 1 (2023): Maret 2023
Publisher : POLITEKNIK AHLI USAHA PERIKANAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15578/bjsj.v5i1.10745

Abstract

Ikan Gurami (Osphronemus gouramy) menjadi salah satu komoditas ikan air tawar yang banyak dibudidayakan oleh masyarakat dan menjadi unggulan karena memiliki nilai ekonomi penting dan banyak digemari masyarakat. Perlunya mendorong produksi ikan gurame yang tinggi guna memenuhi kebutuhan pasar juga harus dibarengi efisiensi biaya produksi agar harga bisa bersaing. Tujuan penelitian adalah mengevaluasi performa budidaya dengan pemberian pakan komersial dan pakan  mandiri. Metode yang dilakukan yaitu mengurangi penggunaan pakan komersil dan menggantinya dengan pakan mandiri namun tetap menjaga formulasi pakan sesuai kebutuhan nutrisi ikan. Rancangan percobaan yaitu 2 perlakuan dan 4 ulangan. Padat tebar hewan uji 100 ekor/m3 ukuran 2-4 cm. Pengujian yang dilakukan adalah dengan T test (signifikan 0,05) yaitu membandingkan pertumbuhan ikan gurami yang diberi pakan komersial dan pakan mandiri dengan kandungan nutrisi yang telah disesuaikan. Pemberian pakan dengan menggunakan feeding rate 10% dari bobot ikan dan diberikan dua kali sehari   pada jam 08.00 dan 17.00 WIB. Pemberian pakan dilakukan dalam waktu yang sama antara pakan komersial dan pakan mandiri. Terdapat perbedaan nyata dari pemberian pakan komersial dan menghasilkan nilai yang baik pada Average Body Weight (ABW) (4,57 ± 0,05), Pertumbuhan Panjang Mutlak (6,49 ± 0,09), Spesific Growth Rate (SGR) (15,44 ± 0,89) dan Survival Rate (SR) (17,75 ± 2,75). Pada benih yang diberi pakan mandiri diperoleh nilai Average Body Weight (ABW) (3,98 ± 0,11). Pertumbuhan panjang mutlak (5,74 ± 0,15) dan Survival rate (SR) (11,25 ± 1,26 %). Untuk mendapatkan pertumbuhan yang baik pada pemeliharaan ikan gurami maka dapat digunakan pakan komersial.
Proses Pengolahan Fillet Cobia (Rachycentron canadum) Skinless Beku di PT. Mahkota Samudera Jaya, Muara Baru - Jakarta Utara Heny budi purnamasari; Evi Fitriyani; Lina Farida
Buletin Jalanidhitah Sarva Jivitam Vol 5, No 1 (2023): Maret 2023
Publisher : POLITEKNIK AHLI USAHA PERIKANAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15578/bjsj.v5i1.10785

Abstract

Ikan cobia (Rachycentron canadum) salah satu jenis ikan dengan nilai ekonomis tinggi dalam dunia perikanan karena pertumbuhan yang cepat, memiliki kualitas daging berwarna putih, dapat diolah menjadi berbagai jenis makanan, dan biaya produksi yang rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui alur proses pengolahan fillet ikan cobia skinless beku, mengetahui penerapan rantai dingin selama proses pengolahan, mengetahui mutu bahan baku dan produk akhir, mengetahui rendemen, dan mengetahui produktivitas tenaga kerja. Proses pengambilan data dilakukan dengan cara berpartisipasi secara langsung, melalui survei, observasi dan wawancara, sedangkan metode analisa yang digunakan yaitu metode analisa deskriptif dan komparatif. Proses pengolahan sudah memenuhi standar yang ditetapkan SNI 2696:2013 tentang penanganan dan pengolahan fillet ikan beku. Terdapat 18 alur proses dalam SNI namun ada beberapa yang dikurangi dari tahapan proses yang terdapat pada SNI seperti pemotongan kepala, penyiangan, pelelehan dan pencucian. Sebagian besar penerapan rantai dingin sudah optimal tetapi beberapa ruangan dan tahapan suhu ikan meningkat akibat fluktuasi suhu dan kurangnya pendingin ruangan serta adanya penundaan. Hasil uji organoleptik bahan baku adalah 8 dan produk akhir adalah 9, untuk hasil uji mikrobiologi dan hasil uji kimia didapatkan hasil sesuai dengan perusahan. Hasil rendemen pada tahap filleting yaitu 74.9%, deboning 60.8%, serta skinning dan trimming adalah 46.3% dengan standar rendemen akhir yang ditetapkan perusahaan adalah 45%. Pada hasil pengamatan produktivitas karyawan pada tahap filleting didapat sebesar 184,61 kg/jam/orang, tahap deboning 112,58 kg/jam/orang dan tahap skinning dan trimming sebesar 25,42 kg/jam/orang. Nilai roduktivitas telah sesuai dengan standar yang telah ditetapkan oleh perusahan yaitu 20 kg/jam/orang.

Page 6 of 10 | Total Record : 93