cover
Contact Name
Keni
Contact Email
keni@fe.untar.ac.id
Phone
+6281807302521
Journal Mail Official
jmkfeuntar@untar.ac.id
Editorial Address
Universitas Tarumanagara Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Kampus 2 Universitas Tarumanagara Jln. Tanjung Duren Utara No. 1, Grogol, Jakarta Barat, DKI Jakarta, Indonesia, 11470
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Manajerial Dan Kewirausahaan
ISSN : -     EISSN : 26570025     DOI : 10.24912/jmk
Core Subject : Economy, Social,
Jurnal Manajerial dan Kewirausahaan e-ISSN 2657-0025 is a collection of articles created by students of Management Study Program, Faculty of Economics and Business, Universitas Tarumanagara, as a requirement to achieve Bachelor of Economics degree. Jurnal Manajerial dan Kewirausahaan is published every year on January, April, June, and October by Management Study Program of Faculty of Economics and Business Universitas Tarumanagara. The articles provides researches’ findings on various topics in Management, especially Human Resource Management, Entrepreneurship, Marketing Management, and Financial Management. Jurnal Manajerial dan Kewirausahaan contains article with topics as follows: Marketing Management Financial Management Human Resource Management Entrepreneurship Other relevant topics about Management and Entrepreneurship
Articles 1,054 Documents
Faktor Brand Communication dan Perceived Quality sebagai Pendukung Brand Loyalty Produk Gatsby di Jakarta Said Ashadi Cahyadi; Carunia Mulya Firdausy; Richard Andrew
Jurnal Manajerial Dan Kewirausahaan Vol. 8 No. 3 (2026): Jurnal Manajerial dan Kewirausahaan
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmk.v8i3.38085

Abstract

Masalah yang dialami produk Gatsby yaitu terjadinya penurunan penjualan produk Gatsby. Masalah ini berdampak pada loyalitas konsumen terhadap merek Gatsby. Berbagai ulasan dari penelitian terdahulu menunjukkan bahwa Brand Loyalty dipengaruhi oleh faktor yang berbeda. Maka dari itu, penelitian ini menguji pengaruh brand communication dan perceived quality terhadap brand loyalty produk Gatsby di Jakarta. Jumlah sampel yang digunakan dalam penelitian ini yaitu 196 responden yang mengenal, menggunakan produk Gatsby lebih dari sekali, serta berdomisili di Jakarta. Metode dalam pemilihan sampel yaitu non-probability sampling dengan teknik purposive sampling dengan menyebarkan kuesioner penelitian melalui aplikasi Google Form. Sampel yang terkumpul mayoritas berada di domisili Jakarta Barat. Pengolahan data hasil responden menggunakan teknik Structural Equation Modelling (SEM) dengan aplikasi SmartPLS. perceived quality memberikan kontribusi efek yang lebih besar dibandingkan brand communication terhadap variabel brand loyalty. Temuan ini mengindikasikan bahwa strategi komunikasi merek yang konsisten dan kualitas produk yang dianggap unggul oleh konsumen menjadi faktor penting dalam meningkatkan loyalitas terhadap merek Gatsby. Penelitian ini diharapkan berkontribusi secara teoritis dalam mengembangkan literatur mengenai pemasaran serta rekomendasi Gatsby untuk memperkuat strategi komunikasi dan meningkatkan kualitas produk. Oleh karena itu, hasil penelitian ini menunjukkan terdapat pengaruh positif serta signifikan untuk hubungan Brand Communication, Perceived Quality, terhadap Brand Loyalty produk Gatsby di Jakarta. The problem Gatsby products face is a decline in sales. This problem affects consumer loyalty to the Gatsby brand. Various reviews from previous studies indicate that different factors can influence Brand Loyalty. Therefore, this study aims to examine the influence of Brand Communication and Perceived Quality on Brand Loyalty of Gatsby products in Jakarta. The study included 196 respondents who knew and used Gatsby products more than once and were domiciled in Jakarta. The sampling method was non-probability purposive sampling, with research questionnaires distributed via the Google Forms application. The majority of the collected samples were domiciled in West Jakarta. Data processing of respondents' results used the Structural Equation Modeling (SEM) technique by using SmartPLS software. Perceived Quality had a greater effect on Brand Loyalty than Brand Communication. These findings indicate that a consistent brand communication strategy and product quality, as perceived by consumers, are important factors in increasing loyalty to the Gatsby brand. This research is expected to contribute theoretically to the literature on Gatsby marketing and to offer recommendations for strengthening communication strategies and improving product quality. Therefore, the results of this study indicate a positive and significant relationship between brand communication and perceived quality, as well as brand loyalty to Gatsby products in Jakarta.
Determinasi Pertumbuhan Usaha Online Mahasiswa Melalui Kreativitas Wirausaha dan Pemasaran Digital Micshella Agustina Sanjaya; Kartika Nuringsih
Jurnal Manajerial Dan Kewirausahaan Vol. 8 No. 3 (2026): Jurnal Manajerial dan Kewirausahaan
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmk.v8i3.38086

Abstract

Dalam beberapa tahun terakhir, minat kewirausahaan di kalangan mahasiswa Indonesia terus meningkat, terutama melalui berkembangnya berbagai usaha berbasis online. Meskipun demikian, banyak mahasiswa masih menghadapi kendala dalam memanfaatkan teknologi digital dan menerapkan strategi pemasaran yang efektif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kreativitas wirausaha dan strategi pemasaran terhadap pertumbuhan usaha berbasis online yang dijalankan oleh mahasiswa di Jakarta Barat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif dan kausal. Populasi penelitian mencakup mahasiswa Universitas Tarumanagara, Universitas Bina Nusantara, Universitas Mercu Buana, dan Universitas Trisakti yang memiliki dan mengelola usaha online di Jakarta Barat. Pemilihan sampel dilakukan secara purposive sampling dengan jumlah 100 responden yang memenuhi kriteria sebagai mahasiswa, memiliki usaha online di Jakarta Barat, dan telah menjalankan usahanya minimal selama tiga bulan. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner berbasis skala Likert 5 poin, sedangkan analisis data menggunakan Partial Least Squares–Structural Equation Modeling (PLS-SEM) melalui software SmartPLS 4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kreativitas wirausaha berpengaruh positif dan signifikan terhadap pertumbuhan usaha, dengan nilai koefisien jalur sebesar 0,329, t-statistic 3,196, dan p-value 0,001. Strategi pemasaran berpengaruh positif dan signifikan, dengan nilai koefisien jalur 0,393, t-statistic 4,097, dan p-value 0,000. Nilai R² sebesar 0,345 mengindikasikan bahwa 34,5% variasi pertumbuhan usaha dapat dijelaskan oleh kreativitas wirausaha dan strategi pemasaran. Temuan ini menegaskan pentingnya peningkatan kreativitas dan penguatan strategi pemasaran digital untuk mendorong pertumbuhan usaha mahasiswa secara berkelanjutan di era digital. In recent years, the entrepreneurial spirit among Indonesian students has grown, especially with the increasing number of online business initiatives. Despite this progress, many student entrepreneurs still face difficulties in maximizing digital technology and applying effective marketing strategies. This study examines the influence of entrepreneurial creativity and marketing strategy on the growth of online-based businesses managed by students in West Jakarta. A quantitative approach is used with descriptive and causal research designs. The population consists of students from Tarumanagara University, Bina Nusantara University, Mercu Buana University, and Trisakti University who operate online businesses in West Jakarta. Purposive sampling was applied to obtain 100 respondents who meet the criteria of being active students, owning online businesses, operating in West Jakarta, and running their businesses for at least three months. Data were collected using a questionnaire measured with a five-point Likert scale and analyzed with Partial Least Squares–Structural Equation Modeling through SmartPLS 4. The results show that entrepreneurial creativity has a positive and significant effect on business growth, supported by a path coefficient of 0.329, t-statistic of 3.196, and a p-value of 0.001. Marketing strategy also has a positive and significant effect, indicated by a path coefficient of 0.393, a t-statistic of 4.097, and a p-value of 0.000. The R² value of 0.345 demonstrates that 34.5 percent of the variation in business growth is explained by entrepreneurial creativity and marketing strategy. These findings underline the importance for student entrepreneurs to improve creativity and strengthen digital marketing strategies to achieve sustainable growth.
Peran Faktor Organisasional dalam Meningkatkan Kinerja Karyawan PT XYZ Florentia Jeanyfer Veronica Kapoh; Yanuar Yanuar
Jurnal Manajerial Dan Kewirausahaan Vol. 8 No. 3 (2026): Jurnal Manajerial dan Kewirausahaan
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmk.v8i3.38087

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh pelatihan dan pengembangan, lingkungan kerja, serta kepemimpinan transformasional terhadap kinerja karyawan dengan keterikatan kerja sebagai variabel mediasi pada karyawan PT XYZ di Sulawesi Utara. Latar belakang penelitian ini didasari oleh pentingnya kinerja dalam keberhasilan sebuah organisasi, serta adanya celah pada penelitian sebelumnya mengenai hubungan antara kepemimpinan dan kinerja. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode PLS-SEM melalui SmartPLS 4.0 terhadap 160 responden. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner skala Likert lima poin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatihan dan pengembangan, lingkungan kerja, kepemimpinan transformasional, dan keterikatan kerja berpengaruh positif signifikan terhadap kinerja karyawan. Selain itu, keterikatan kerja memediasi secara parsial pengaruh pelatihan dan pengembangan terhadap kinerja. Temuan ini menegaskan pentingnya pelatihan dan pengembangan, lingkungan kerja yang kondusif, dan kepemimpinan transformasional dalam meningkatkan keterikatan dan kinerja karyawan. Secara teoretis, temuan ini memperluas penerapan Social Exchange Theory dan Transformational Leadership Theory dalam menjelaskan peran pelatihan dan pengembangan, serta lingkungan kerja terhadap keterikatan kerja dan kinerja. This study aims to analyze the effects of training and development, work environment, and transformational leadership on employee performance, with work engagement as a mediating variable among employees of PT XYZ in North Sulawesi. The background of this research is the importance of performance in organizational success, as well as the existing research gap regarding the relationship between leadership and performance. This study employs a quantitative approach using the PLS-SEM method through SmartPLS 4.0 with 160 respondents. Data were collected using a five-point Likert scale questionnaire. The results indicate that training and development, work environment, transformational leadership, and work engagement have a positive and significant effect on employee performance. Furthermore, work engagement partially mediates the relationship between training and development and employee performance. These findings highlight the importance of strengthening training and development programs, creating a conducive work environment, and applying transformational leadership to enhance employee engagement and performance. Theoretically, this study extends the application of Social Exchange Theory and Transformational Leaership Theory in explaining the role of training and development and the work environment in influencing work engagement and performance.
Pengaruh Persepsi Harga, Kualitas Produk, dan Citra Merek terhadap Loyalitas Melalui Kepuasan Pelanggan Rafa Aulia Damar Gusti; Arifin Djakasaputra
Jurnal Manajerial Dan Kewirausahaan Vol. 8 No. 3 (2026): Jurnal Manajerial dan Kewirausahaan
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmk.v8i3.38149

Abstract

Industri fashion di Indonesia berkembang pesat seiring meningkatnya konsumsi masyarakat, khususnya di kalangan Gen Z dan Milenial yang memandang pakaian sebagai sarana ekspresi diri. Uniqlo menjadi salah satu merek global yang dinikmati, namun tingkat pembelian ulang di Jakarta Barat masih tergolong rendah, sehingga penting untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi loyalitas pelanggan. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh persepsi harga, kualitas produk dan citra merek terhadap loyalitas pelanggan, serta menganalisis peran kepuasan pelanggan sebagai variabel mediasi. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan penyebaran kuesioner online kepada 231 responden di Jakarta Barat yang pernah membeli produk Uniqlo sebanyak 3-6 kali dalam enam bulan terakhir. Data dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling (SEM) melalui software SmartPLS versi 4.1.1.5. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi harga berpengaruh positif namun tidak signifikan, sedangkan kualitas produk, citra merek dan kepuasan pelanggan berpengaruh positif serta signifikan terhadap loyalitas pelanggan. Selain itu, kualitas produk juga terbukti berpengaruh positif signifikan terhadap kepuasan pelanggan. Temuan penelitian ini juga mengonfirmasi bahwa kepuasan pelanggan memediasi secara parsial hubungan antara kualitas produk dan loyalitas pelanggan. Secara keseluruhan, loyalitas pelanggan lebih di pengaruhi oleh pengalaman nilai produk dan persepsi merek dibandingkan oleh harga. The fashion industry in Indonesia is rapidly growing alongside increased consumer spending, particularly among Generation Z and Millennials who view clothing not only as a basic need but also as a form of self-expression. Uniqlo is one of the most popular global brands; however, customer repurchase rates in West Jakarta remain relatively low, making it important to identify the factors influencing customer loyalty. This study aims to examine the effect of price perception, product quality, and brand image on customer loyalty, as well as the mediating role of customer satisfaction. A quantitative method was employed by distributing online questionnaires to 231 respondents in West Jakarta who purchased Uniqlo products 3–6 times within the last six months. The data were analyzed using Structural Equation Modeling (SEM) with SmartPLS version 4.1.1.5. The results show that product quality, brand image, and customer satisfaction have a positive and significant effect on customer loyalty, while price perception demonstrates a positive but insignificant effect. Product quality also significantly affects customer satisfaction, and customer satisfaction partially mediates the relationship between product quality and loyalty. Overall, customer loyalty is influenced more by product value and brand perception rather than price considerations.
Pengaruh Kepuasan Kerja, Stres Kerja, dan Burnout terhadap Turnover Intention Karyawan Ritel Fashion di Jakarta Nabila Yolanda Karin; Edalmen Edalmen
Jurnal Manajerial Dan Kewirausahaan Vol. 8 No. 3 (2026): Jurnal Manajerial dan Kewirausahaan
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmk.v8i3.38150

Abstract

Industri ritel fashion di Jakarta menghadapi tantangan tingginya tingkat turnover intention karyawan, yang berdampak signifikan terhadap produktivitas dan biaya operasional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kepuasan kerja, stres kerja, dan burnout terhadap turnover intention karyawan ritel fashion di Jakarta. Pendekatan kuantitatif digunakan dengan metode survei melalui kuesioner online yang disebarkan kepada 250 karyawan ritel fashion di Jakarta yang dipilih dengan teknik purposive sampling. Data dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling (SEM) berbasis Partial Least Squares (PLS) dengan perangkat lunak SmartPLS 4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa stres kerja dan burnout berpengaruh positif dan signifikan terhadap turnover intention. Sementara itu, kepuasan kerja berpengaruh negatif namun tidak signifikan terhadap turnover intention. Temuan ini menggarisbawahi bahwa dalam konteks ritel fashion di Jakarta yang dinamis dan penuh tekanan, upaya retensi karyawan perlu lebih difokuskan pada pengelolaan stres kerja dan pencegahan burnout melalui penyesuaian beban kerja, pemberian dukungan psikologis, serta penciptaan lingkungan kerja yang lebih sehat, ketimbang sekadar meningkatkan kepuasan kerja. The fashion retail industry in Jakarta faces the challenge of high employee turnover intention, which significantly impacts productivity and operational costs. This study aims to analyze the influence of job satisfaction, job stress, and burnout on turnover intention of fashion retail employees in Jakarta. A quantitative approach was used with a survey method through an online questionnaire distributed to 250 fashion retail employees in Jakarta selected using a purposive sampling technique. Data were analyzed using Structural Equation Modeling (SEM) based on Partial Least Squares (PLS) with SmartPLS 4 software. The results showed that job stress and burnout had a positive and significant effect on turnover intention. Meanwhile, job satisfaction had a negative but insignificant effect on turnover intention. These findings emphasize that in the dynamic and stressful context of fashion retail in Jakarta, employee retention efforts need to be more focused on managing work stress and preventing burnout through adjusting workloads, providing psychological support, and creating a healthier work environment, rather than simply increasing job satisfaction.
Analisis Pengaruh Celebrity Endorsement dan Perceived Quality terhadap Niat Beli Produk Kecantikan Melalui Kepercayaan Merek Angeline Arinda; Keni Keni
Jurnal Manajerial Dan Kewirausahaan Vol. 8 No. 3 (2026): Jurnal Manajerial dan Kewirausahaan
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmk.v8i3.38151

Abstract

Perubahan gaya hidup masyarakat telah mengubah kosmetik dari hanya sebagai kebutuhan fungsional menjadi bagian dari ekspresi diri dan citra profesional. Kondisi tersebut tercermin pada konsumsi kosmetik di Indonesia yang terus bertumbuh setiap tahun. Namun, perkembangan tersebut diikuti oleh persaingan yang semakin ketat akibat peningkatan jumlah pelaku usaha kosmetik domestik. Salah satu upaya yang dapat dilakukan oleh perusahaan kosmetik untuk menghadapi persaingan adalah memotivasi niat beli konsumen. Oleh sebab itu, penelitian ini mengkaji pengaruh celebrity endorsement dan perceived quality terhadap niat beli salah satu merek produk kecantikan di Jakarta, dengan kepercayaan merek sebagai variabel mediasi. Data diperoleh melalui kuesioner online yang diisi oleh 181 responden yang dipilih secara non-probability sampling dengan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan dengan metode PLS-SEM melalui software SmartPLS 4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa celebrity endorsement dan perceived quality berpengaruh positif dan signifikan terhadap niat beli dan kepercayaan merek. Selain itu, kepercayaan merek berpengaruh signifikan terhadap niat beli dan mampu memediasi pengaruh kedua variabel tersebut terhadap niat beli. Temuan tersebut menegaskan bahwa persepsi kualitas dan figur publik berperan penting dalam membangun kepercayaan konsumen dan mendorong niat beli. Shifts in society’s lifestyle have transformed cosmetics from mere functional necessities into a means of self-expression and professional image. This trend is reflected in the steadily increasing consumption of cosmetics in Indonesia. However, this growth is followed by increasingly fierce competition because of a growing number of domestic cosmetic businesses. One strategy that cosmetic companies can do to increase sales and face the competition is to motivate consumer purchase intention. Therefore, this study examines the influence of celebrity endorsement and perceived quality on purchase intention toward a beauty products brand in Jakarta, with brand trust as a mediating variable. Data were obtained through an online questionnaire completed by 181 respondents who were selected by using a non-probability sampling with the technique being purposive sampling. The analysis was conducted using PLS-SEM through SmartPLS 4 software. The findings showed that celebrity endorsement and perceived quality have a positive and significant effect on purchase intention and brand trust. In addition, brand trust significantly influences purchase intention and mediates the effects of both variables on purchase intention. These results highlight the essential role of perceived quality and public figures in shaping consumers’ trust and driving purchase intention.
Dampak Motivasi Prososial, Kesejahteraan Subjektif, dan Kesejahteraan Psikologis terhadap Persistensi Kewirausahaan, Moderasi Dinamika Lingkungan di Jakarta Utara Josephine Josephine; Andi Wijaya
Jurnal Manajerial Dan Kewirausahaan Vol. 8 No. 3 (2026): Jurnal Manajerial dan Kewirausahaan
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmk.v8i3.38152

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh motivasi prososial, kesejahteraan subjektif, dan kesejahteraan psikologis terhadap persistensi kewirausahaan, serta mengkaji peran moderasi dinamika lingkungan pada pelaku UMKM di Jakarta Utara. Persistensi Kewirausahaan adalah kegigihan atau ketahanan seorang wirausaha untuk terus menjalankan dan mempertahankan usahanya meskipun menghadapi tantangan, hambatan, kegagalan, atau kesulitan. Dengan menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dan analisis PLS-SEM pada data kuesioner dari pelaku UMKM di Jakarta Utara, hasil penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah motivasi prososial, kesejahteraan subjektif dan psikologis memilihi pengaruh terhadap persistensi kewirausahan. Pengumpulan data dilakukan dengan sampel yang ditentukan sesuai panduan ukuran sampel PLS-SEM, yaitu 169 responden untuk jumlah 17 indikator dan menggunakan kuesioner (Google Forms) disebarkan dengan mendatangi berbagai UMKM di Jakarta Utara, kemudian dianalisis menggunakan metode Partial Least Squares-Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dengan menggunakan bantuan perangkat lunak SmartPLS 4, yang mencakup pengujian outer model dan inner model. This study aims to examine the influence of prosocial motivation, subjective well-being, and psychological well-being on entrepreneurial persistence, as well as examine the moderating role of environmental dynamics in MSMEs in North Jakarta. Entrepreneurial Persistence is the persistence or resilience of an entrepreneur to continue running and maintaining his business despite facing challenges, obstacles, failures, or difficulties. By using a descriptive quantitative approach and PLS-SEM analysis on questionnaire data from MSMEs in North Jakarta, the results of this study aim to determine whether prosocial motivation, subjective and psychological well-being have an influence on entrepreneurial persistence. This data collection was carried out with a sample determined according to the PLS-SEM sample size guide, namely 169 respondents for a total of 17 indicators and using a questionnaire (Google Form) distributed by visiting various MSMEs in North Jakarta, then analyzed using the Partial Least Squares-Structural Equation Modeling (PLS-SEM) method using the help of SmartPLS 4 software, which includes testing the outer model and inner model.
Pengaruh Pendidikan Kewirausahaan dan Pola Pikir Kewirausahaan terhadap Intensi Berwirausaha dengan Efikasi Diri sebagai Mediasi Rizky Novaldy Saputra; Lydiawati Soelaiman
Jurnal Manajerial Dan Kewirausahaan Vol. 8 No. 3 (2026): Jurnal Manajerial dan Kewirausahaan
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmk.v8i3.38153

Abstract

Kewirausahaan merupakan salah satu faktor penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan menciptakan lapangan kerja, khususnya di kalangan generasi muda. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendidikan kewirausahaan, pola pikir kewirausahaan terhadap intensi berwirausaha dengan efikasi diri sebagai variabel mediasi pada mahasiswa konsentrasi kewirausahaan di Jakarta Barat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode penelitian deskriptif. Teknik pengambilan sampel menggunakan non-probability sampling dengan metode purposive sampling. Sampel dalam penelitian ini adalah mahasiswa aktif dari berbagai program studi yang telah mendapatkan pendidikan kewirausahaan. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner yang disebarkan menggunakan Google Forms dan dianalisis menggunakan perangkat lunak SmartPLS 4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola pikir kewirausahaan dan efikasi diri berpengaruh positif dan signifikan terhadap intensi berwirausaha mahasiswa. Temuan ini menunjukkan bahwa semakin tinggi pola pikir kewirausahaan dan keyakinan diri mahasiswa, maka semakin tinggi pula intensi mereka untuk berwirausaha. Entrepreneurship is one of the key factors in promoting economic growth and creating employment opportunities, especially among young people. This study aims to examine the effect of entrepreneurship education and entrepreneurial mindset on entrepreneurial intention, with self-efficacy as a mediating variable among students majoring in entrepreneurship in West Jakarta. This study uses a quantitative approach with a descriptive research method. The sampling technique used non-probability sampling with a purposive sampling method. The sample of this study consisted of active students from various study programs who had received entrepreneurship education. Data were collected through questionnaires distributed using Google Forms and analyzed using SmartPLS 4 software. The results show that entrepreneurial mindset and self-efficacy have a positive and significant effect on students’ entrepreneurial intentions. These findings indicate that the higher the entrepreneurial mindset and self-confidence of students, the higher their intention to engage in entrepreneurship.
Pengaruh Kualitas Makanan, Kualitas Layanan, dan Atmosfer terhadap Kepuasan Pelanggan pada Renz Café di Jakarta Amory Takahiro Theja; Cokki Cokki
Jurnal Manajerial Dan Kewirausahaan Vol. 8 No. 3 (2026): Jurnal Manajerial dan Kewirausahaan
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmk.v8i3.38154

Abstract

Makanan dan minuman merupakan kebutuhan dasar manusia yang berperan penting dalam menjaga energi dan kesehatan. Seiring perkembangan zaman, konsumsi makanan dan minuman tidak hanya bertujuan untuk memenuhi kebutuhan fisiologis, tetapi juga menjadi bagian dari gaya hidup, sarana bersosialisasi, serta aktivitas untuk melepas stres. Perubahan tersebut mendorong pertumbuhan industri makanan dan minuman, khususnya usaha kafe, yang ditunjukkan oleh meningkatnya kontribusi industri makanan dan minuman terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia. Namun, di tengah pertumbuhan tersebut, usaha kafe menghadapi persaingan yang semakin ketat serta kondisi daya beli masyarakat yang cenderung menurun, sehingga kepuasan pelanggan menjadi faktor penting dalam menjaga keberlangsungan usaha. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh kualitas makanan, kualitas layanan, dan atmosfer terhadap kepuasan pelanggan di Renz Café di Jakarta. Sampel yang digunakan berjumlah 120 responden yang berkunjung dan melakukan pembelian makanan dan minuman di Renz Café, berusia minimal 15 tahun, dan berdomisili di Jakarta. Penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling dengan penyebaran kuesioner secara online. Teknik analisis data yang digunakan adalah Partial Least Square-Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas makanan, kualitas layanan, dan atmosfer memiliki pengaruh positif terhadap kepuasan pelanggan. Implikasi manajerial dari penelitian ini menunjukkan bahwa pengelola Renz Café perlu menjaga konsistensi kualitas makanan, meningkatkan kualitas layanan, serta menciptakan atmosfer kafe yang nyaman dan sesuai dengan harapan pelanggan. Upaya tersebut diharapkan dapat meningkatkan kepuasan pelanggan dan memperkuat daya saing Renz Café di tengah persaingan usaha kafe di Jakarta. Food and beverages are basic human needs that play an important role in maintaining energy and health. Along with the development of time, the consumption of food and beverages is no longer solely aimed at fulfilling physiological needs, but has also become part of a lifestyle, a means of social interaction, and an activity to relieve stress. This shift has driven the growth of the food and beverage industry, particularly café businesses, as indicated by the increasing contribution of the food and beverage industry to Indonesia’s Gross Domestic Product (GDP). However, despite this growth, café businesses face increasingly intense competition as well as a declining consumers’ purchasing power, making customer satisfaction a crucial factor in maintaining business sustainability. This study aims to examine the influence of food quality, service quality, and atmoshphere on customer satisfaction at Renz Café in Jakarta. The sample used was 120 respondents who purchase food and beverages at Renz Cafe, are at least 15 years old, and reside in Jakarta. This study uses purposive sampling techniques by distributing questionnaires online. The data analysis technique used is Partial Least Square-Structural Equation Modeling (PLS-SEM). The results indicate that food quality, service quality, and atmoshphere have a positive influence on purchase intention. This study suggest that the Renz Café should maintain consistency in food quality, improve service quality, and create a comfortable café atmosphere that meets customer expectations. These efforts are expected to enhance customer satisfaction and strengthen the competitiveness of Renz Café amid the intense competition in the café industry in Jakarta.
Faktor-Faktor Penentu Intensi Berwirausaha Mahasiswa dengan Mediasi Motivasi Berwirausaha Steven Hutomo; Nur Hidayah
Jurnal Manajerial Dan Kewirausahaan Vol. 8 No. 3 (2026): Jurnal Manajerial dan Kewirausahaan
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmk.v8i3.38155

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh pendidikan kewirausahaan, dukungan keluarga, dan kecenderungan mengambil risiko terhadap intensi berwirausaha dengan mediasi motivasi berwirausaha pada mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis PTS di Jakarta Barat yang berasal dari Universitas Tarumanagara, Universitas Kristen Krida Wacana, Trisakti School of Management dan Universitas Bina Nusantara yang mendapatkan pendidikan kewirausahaan dalam proses pembelajaran di kampus. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif yang menggunakan teknik pemilihan sampel yaitu purposive sampling dengan total responden 131 responden. Teknik analisis data menggunakan metode Partial Least Square – Structural Equation Modeling atau (PLS-SEM) dengan software SmartPLS 4. Hasil penelitian menunjukkan pendidikan kewirausahaan berpengaruh positif tetapi tidak signifikan sedangkan dukungan keluarga dan kecenderungan mengambil risiko berpengaruh positif dan signifikan terhadap intensi berwirausaha. Pendidikan kewirausahaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap motivasi berwirausaha, motivasi berwirausaha berpengaruh positif dan signifikan terhadap intensi berwirausaha dan pendidikan kewirausahaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap intensi berwirausaha dengan motivasi berwirausaha. This research was conducted to determine the effect of entrepreneurship education, family support, and risk-taking propensity on entrepreneurial intention with the mediation of entrepreneurial motivation among students of the Faculty of Economics and Business at private universities in West Jakarta, namely Tarumanagara University, Krida Wacana Christian University, Trisakti School of Management, and Bina Nusantara University, who received entrepreneurship education in the learning process at campuses. This research is a quantitative research that uses a purposive sampling technique with a total of 131 respondents. Data analysis techniques using the Partial Least Square Structural Equation Modelling (PLS-SEM) method with SmartPLS 4 software. The results showed that entrepreneurship education has a positive but insignificant effect on entrepreneurial intention, while family support and risk-taking propensity had a positive and significant effect on entrepreneurial intention. Entrepreneurship education has a positive and significant effect on entrepreneurial motivation, entrepreneurial motivation has a positive and significant effect on entrepreneurial intention, and entrepreneurship education has a positive and significant effect on entrepreneurial intention through entrepreneurial motivation.

Filter by Year

2019 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 8 No. 3 (2026): Jurnal Manajerial dan Kewirausahaan Vol. 8 No. 2 (2026): Jurnal Manajerial dan Kewirausahaan Vol. 8 No. 1 (2026): Jurnal Manajerial dan Kewirausahaan Vol. 7 No. 4 (2025): Jurnal Manajerial dan Kewirausahaan Vol. 7 No. 3 (2025): Jurnal Manajerial dan Kewirausahaan Vol. 7 No. 2 (2025): Jurnal Manajerial dan Kewirausahaan Vol. 7 No. 1 (2025): Jurnal Manajerial dan Kewirausahaan Vol. 6 No. 4 (2024): Jurnal Manajerial dan Kewirausahaan Vol. 6 No. 3 (2024): Jurnal Manajerial dan Kewirausahaan Vol. 6 No. 2 (2024): Jurnal Manajerial dan Kewirausahaan Vol. 6 No. 1 (2024): Jurnal Manajerial dan Kewirausahaan Vol. 5 No. 4 (2023): Jurnal Manajerial dan Kewirausahaan Vol. 5 No. 3 (2023): Jurnal Manajerial dan Kewirausahaan Vol. 5 No. 2 (2023): Jurnal Manajerial dan Kewirausahaan Vol. 5 No. 1 (2023): Jurnal Manajerial dan Kewirausahaan Vol. 4 No. 4 (2022): Jurnal Manajerial dan Kewirausahaan Vol. 4 No. 3 (2022): Jurnal Manajerial dan Kewirausahaan Vol 4, No 2 (2022): Jurnal Manajerial dan Kewirausahaan Vol 4, No 1 (2022): Jurnal Manajerial dan Kewirausahaan Vol 3, No 4 (2021): Jurnal Manajerial dan Kewirausahaan Vol 3, No 3 (2021): Jurnal Manajerial dan Kewirausahaan Vol 3, No 2 (2021): Jurnal Manajerial dan Kewirausahaan Vol 3, No 1 (2021): Jurnal Manajerial dan Kewirausahaan Vol 2, No 4 (2020): Jurnal Manajerial dan Kewirausahaan Vol 2, No 3 (2020): Jurnal Manajerial dan Kewirausahaan Vol. 2 No. 3 (2020): Jurnal Manajerial dan Kewirausahaan Vol 2, No 2 (2020): Jurnal Manajerial dan Kewirausahaan Vol 2, No 1 (2020): Jurnal Manajerial dan Kewirausahaan Vol 1, No 4 (2019): Oktober 2019 Vol 1, No 3 (2019): Juni 2019 Vol 1, No 2 (2019): April 2019 Vol 1, No 1 (2019): Januari 2019 More Issue