cover
Contact Name
Keni
Contact Email
keni@fe.untar.ac.id
Phone
+6281807302521
Journal Mail Official
jmkfeuntar@untar.ac.id
Editorial Address
Universitas Tarumanagara Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Kampus 2 Universitas Tarumanagara Jln. Tanjung Duren Utara No. 1, Grogol, Jakarta Barat, DKI Jakarta, Indonesia, 11470
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Manajerial Dan Kewirausahaan
ISSN : -     EISSN : 26570025     DOI : 10.24912/jmk
Core Subject : Economy, Social,
Jurnal Manajerial dan Kewirausahaan e-ISSN 2657-0025 is a collection of articles created by students of Management Study Program, Faculty of Economics and Business, Universitas Tarumanagara, as a requirement to achieve Bachelor of Economics degree. Jurnal Manajerial dan Kewirausahaan is published every year on January, April, June, and October by Management Study Program of Faculty of Economics and Business Universitas Tarumanagara. The articles provides researches’ findings on various topics in Management, especially Human Resource Management, Entrepreneurship, Marketing Management, and Financial Management. Jurnal Manajerial dan Kewirausahaan contains article with topics as follows: Marketing Management Financial Management Human Resource Management Entrepreneurship Other relevant topics about Management and Entrepreneurship
Articles 1,054 Documents
Dampak Volatilitas Kurs dan Net Foreign Flow terhadap IHSG Setelah Covid-19 Valerin Amanda Limski; Ignatius Roni Setyawan
Jurnal Manajerial Dan Kewirausahaan Vol. 8 No. 3 (2026): Jurnal Manajerial dan Kewirausahaan
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmk.v8i3.38156

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh nilai tukar rupiah dan net foreign flow terhadap pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) selama periode Covid-19 dan selama periode pemulihan pasca Covid-19. Selain itu, penelitian ini mengkaji adanya indikasi herding behavior (investor domestik cenderung mengikuti keputusan investor asing) dan juga positive feedback trading (perilaku investor yang mengejar tren) di pasar modal Indonesia. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan teknik purposive sampling, menggunakan data sekunder harian IHSG, kurs rupiah terhadap dolar AS, dan net foreign flow. Analisis awal dilakukan dengan regresi linier berganda, namun karena ditemukan masalah heteroskedastisitas, pemodelan dilanjutkan menggunakan Generalized Autoregressive Conditional Heteroskedasticity (GARCH) dan pemodelan serupa seperti Threshold Autoregressive Conditional Heteroskedasticity (TARCH). Hasil estimasi TARCH (1,1) menunjukkan bahwa nilai tukar rupiah berpengaruh negatif dan signifikan terhadap Indeks Harga Saham Gabungan, dengan koefisien -0,288652 dan nilai probabilitas 0,0000. Sementara Net foreign flow juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap Indeks Harga Saham Gabungan, dengan koefisien 0,008591 dan probabilitas 0,0000. Secara simultan, kedua variabel tersebut berpengaruh signifikan terhadap Indeks Harga Saham Gabungan dengan p-value 0,000000. Kedua variabel mampu menjelaskan sekitar 16,32% variasi pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan, sementara sisanya sebesar 83,68% dipengaruhi oleh variabel makroekonomi atau faktor lain diluar penelitian ini. This study aims to analyze how the rupiah exchange rate and net foreign flow affect Jakarta Composite Index (JCI), during the Covid-19 period and the post-Covid recovery period. The article also examines signs of herding behavior (domestic investors following foreign investors’ decisions) and positive feedback trading (trend‑chasing behavior) in the Indonesian capital market. The research uses a quantitative approach with purposive sampling, based on daily secondary data for the JCI, the exchange rate, and net foreign flow. The initial analysis uses multiple linear regression, but because heteroskedasticity is found, the modelling is continued with the Generalized Autoregressive Conditional Heteroskedasticity (GARCH) model and the related Threshold Autoregressive Conditional Heteroskedasticity (TARCH) model. The GARCH estimation results show that the rupiah exchange rate has a negative and significant effect on the JCI, with a coefficient of 0,288652 and a p-value of 0,0000. Net foreign flow also has a positive and significant effect on the JCI, with a coefficient of 0,008591 and a p-value of 0,0000. Jointly, these two variables have a significant effect on the JCI with 0,000000 as the p-value. Together, they explain about 16,32% of the variation in JCI, while the remaining 83,68% is influenced by other macroeconomic variables outside this study.
Analisis Determinan Intellectual Capital: Peran Umur dan Ukuran Perusahaan pada Perusahaan LQ45 Gina Christina Setyadi; Surya Setyawan
Jurnal Manajerial Dan Kewirausahaan Vol. 8 No. 3 (2026): Jurnal Manajerial dan Kewirausahaan
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmk.v8i3.38201

Abstract

Studi ini memiliki tujuan untuk menelaah peran dari firm age (AGE) dan firm size (SIZE) terhadap intellectual capital (VAIC) pada perusahaan indeks LQ45 selama periode 2022 hingga 2024 setelah masa pandemi dan di era VUCA (volatility, uncertainty, complexity, ambiguity). Dalam lingkungan bisnis yang semakin bersifat VUCA, perusahaan dituntut untuk mampu beradaptasi terhadap perubahan yang cepat, ketidakpastian, kompleksitas, dan ambiguitas. Dalam kondisi tersebut, intellectual capital menjadi sumber daya strategis yang mendukung kemampuan adaptasi dan keunggulan kompetitif perusahaan. Oleh karena itu, AGE dan SIZE dipilih sebagai determinan intellectual capital karena keduanya merepresentasikan karakteristik internal perusahaan yang memengaruhi kapasitas adaptasi, pembelajaran organisasi, serta pemanfaatan sumber daya dalam menciptakan value added berbasis pengetahuan. Sampel ditetapkan dengan teknik purposive sampling, hasilnya didapatkan 30 perusahaan yang konsisten tercatat dalam daftar indeks LQ45 periode tahun 2022-2024. Data diolah dengan regresi linear data panel memanfaatkan software EVIEWS 12. Temuan penelitian memperlihatkan bahwa variabel firm age berpengaruh negatif signifikan terhadap intellectual capital, sementara variabel firm size tidak memperlihatkan pengaruh signifikan pada variabel intellectual capital. Implikasi temuan ini, yakni perusahaan perlu mengetahui kapan melakukan adaptasi serta kapan mempertahankan stabilitas, perusahaan juga perlu mengelola serta memanfaatkan intellectual capital dengan efektif, dan mengalokasikan sumber daya dengan tepat untuk memaksimalkan nilai intellectual capital perusahaan. This research focus to study the effect of firm age (AGE) and firm size (SIZE) on intellectual capital (VAIC) in LQ45 index companies during the period 2022 to 2024 after the pandemic and in the VUCA (volatility, uncertainty, complexity, ambiguity) era. In an increasingly VUCA business environment, companies are required to adapt to rapid change, uncertainty, complexity, and ambiguity. Under these conditions, intellectual capital serves as a strategic resource that supports a company’s adaptability and competitive advantage. Therefore, AGE and SIZE were selected as determinants of intellectual capital because both represent internal company characteristics that influence adaptability, organizational learning, and the utilization of resources in creating knowledge-based value added. The sample was determined using purposive sampling, consisting of 30 companies that were continuously listed on the LQ45 index during 2022-2024. Analysis was performed with panel linear regression using EVIEWS 12 software. The findings show that the firm age variable has a significant negative effect on intellectual capital, whereas the firm size variable does not have a significant effect on intellectual capital. The results of these findings are that companies need to know when to adapt and when to maintain stability, companies also need to manage and utilize intellectual capital effectively, and allocate resources appropriately to maximize the worth of the company's intellectual capital.
HRIS dan Business Intelligence terhadap Operational Performance Melalui HR Analytics pada Karyawan Media Inge Mariaulfa; Tiarapuspa Tiarapuspa; Sarfilianty Anggiani; Wiwik R. Adawiyah; Muhammad Farrel Ramsyah Kurnia
Jurnal Manajerial Dan Kewirausahaan Vol. 8 No. 3 (2026): Jurnal Manajerial dan Kewirausahaan
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmk.v8i3.38202

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh human resource information system dan business intelligence terhadap operational performance dengan human resource analytics sebagai variabel mediasi pada 180 karyawan unit bisnis media penyiaran dan media digital Grup Organisasi X. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei cross-sectional. Data dikumpulkan melalui kuesioner berbasis Google Forms menggunakan skala Likert lima poin dan dianalisis menggunakan structural equation modeling berbasis partial least squares serta analisis deskriptif dengan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa human resource information system dan business intelligence berpengaruh positif terhadap human resource analytics, human resource analytics berpengaruh positif terhadap operational performance, serta memediasi pengaruh human resource information system dan business intelligence terhadap operational performance. Temuan ini menunjukkan bahwa optimalisasi pemanfaatan human resource information system, business intelligence, dan human resource analytics berperan penting dalam meningkatkan efisiensi dan efektivitas operational performance melalui pengelolaan sumber daya manusia dan pemanfaatan data secara optimal. Penelitian selanjutnya disarankan mengkaji peran kepemimpinan, inovasi, budaya organisasi, teknologi informasi, dan kompetensi karyawan sebagai variabel mediasi atau moderasi. This study aims to examine the effect of human resource information system and business intelligence on operational performance, with human resource analytics serving as a mediating variable among 180 employees in the broadcasting and digital media business units of Organization X Group. A quantitative approach with a cross-sectional survey design was employed. Data were collected through a Google Forms questionnaire using a five-point Likert scale and analyzed using partial least squares structural equation modeling and descriptive analysis with SPSS. The results indicate that human resource information system and business intelligence have a positive effect on human resource analytics, while human resource analytics positively influences operational performance. Furthermore, human resource analytics mediates the relationship between human resource information system, business intelligence, and operational performance. These findings suggest that optimizing the implementation of human resource information system, business intelligence, and human resource analytics plays a significant role in improving the efficiency and effectiveness of operational performance through better human resource management and data utilization. Future studies are recommended to examine the roles of leadership, innovation, organizational culture, information technology, and employee competencies as mediating or moderating variables.
Daftar Isi Jurnal Manajerial dan Kewirausahaan Vol. 8, No. 3 Keni Keni
Jurnal Manajerial Dan Kewirausahaan Vol. 8 No. 3 (2026): Jurnal Manajerial dan Kewirausahaan
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract


Filter by Year

2019 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 8 No. 3 (2026): Jurnal Manajerial dan Kewirausahaan Vol. 8 No. 2 (2026): Jurnal Manajerial dan Kewirausahaan Vol. 8 No. 1 (2026): Jurnal Manajerial dan Kewirausahaan Vol. 7 No. 4 (2025): Jurnal Manajerial dan Kewirausahaan Vol. 7 No. 3 (2025): Jurnal Manajerial dan Kewirausahaan Vol. 7 No. 2 (2025): Jurnal Manajerial dan Kewirausahaan Vol. 7 No. 1 (2025): Jurnal Manajerial dan Kewirausahaan Vol. 6 No. 4 (2024): Jurnal Manajerial dan Kewirausahaan Vol. 6 No. 3 (2024): Jurnal Manajerial dan Kewirausahaan Vol. 6 No. 2 (2024): Jurnal Manajerial dan Kewirausahaan Vol. 6 No. 1 (2024): Jurnal Manajerial dan Kewirausahaan Vol. 5 No. 4 (2023): Jurnal Manajerial dan Kewirausahaan Vol. 5 No. 3 (2023): Jurnal Manajerial dan Kewirausahaan Vol. 5 No. 2 (2023): Jurnal Manajerial dan Kewirausahaan Vol. 5 No. 1 (2023): Jurnal Manajerial dan Kewirausahaan Vol. 4 No. 4 (2022): Jurnal Manajerial dan Kewirausahaan Vol. 4 No. 3 (2022): Jurnal Manajerial dan Kewirausahaan Vol 4, No 2 (2022): Jurnal Manajerial dan Kewirausahaan Vol 4, No 1 (2022): Jurnal Manajerial dan Kewirausahaan Vol 3, No 4 (2021): Jurnal Manajerial dan Kewirausahaan Vol 3, No 3 (2021): Jurnal Manajerial dan Kewirausahaan Vol 3, No 2 (2021): Jurnal Manajerial dan Kewirausahaan Vol 3, No 1 (2021): Jurnal Manajerial dan Kewirausahaan Vol 2, No 4 (2020): Jurnal Manajerial dan Kewirausahaan Vol 2, No 3 (2020): Jurnal Manajerial dan Kewirausahaan Vol. 2 No. 3 (2020): Jurnal Manajerial dan Kewirausahaan Vol 2, No 2 (2020): Jurnal Manajerial dan Kewirausahaan Vol 2, No 1 (2020): Jurnal Manajerial dan Kewirausahaan Vol 1, No 4 (2019): Oktober 2019 Vol 1, No 3 (2019): Juni 2019 Vol 1, No 2 (2019): April 2019 Vol 1, No 1 (2019): Januari 2019 More Issue