cover
Contact Name
Aulia Maghfira
Contact Email
aulia.maghfira@bps.go.id
Phone
+62541-732793
Journal Mail Official
bestari6400@bps.go.id
Editorial Address
Badan Pusat Statistik Provinsi Kalimantan Timur Jalan Kemakmuran No. 4 Samarinda, Kalimantan Timur
Location
Kota samarinda,
Kalimantan timur
INDONESIA
Buletin Statistika dan Aplikasi Terkini
ISSN : 27987493     EISSN : -     DOI : -
BESTARI (Buletin Statistika dan Aplikasi Terkini) merupakan jurnal yang berfokus pada penggunaan berbagai model statistik serta aplikasinya dengan memanfaatkan berbagai data BPS
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 43 Documents
KETENAGAKERJAAN DALAM ERA EKONOMI DIGITAL STUDI KASUS DI PROVINSI KALIMANTAN TIMUR Yovita Insan Perwita Utami
BESTARI BPS Kalimantan Timur Vol. 2 No. 01 (2022): Bestari Edisi 3
Publisher : BPS Kalimantan Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The rapidly growing information and communication technology affects economics which known as the digital economy. The digital economy make the economy pattern begin to shift from traditional to modern ways which have an impact on employment in Indonesia. East Kalimantan shares the largest GRDP contribution on the Kalimantan Island and has respectable economic growth in the Information and Communication sector. This study aims to see an overview of labor conditions in the digital economy era in East Kalimantan as no previous study done. The approach used in this study is according to Mesenbourg who divides the digital economy into three main components, namely supporting infrastructure, e-business, and e-commerce. Based on the results of the descriptive analysis, e-business and e-commerce workforce in East Kalimantan has increased. But, digital economy workforce gap between rural and urban areas and a gender gap are still a problem. Most digital economy workers are in the trade sector and have upper secondary education.
Mengungkit Ekonomi Jawa Tengah Melalui Agroindustri: Simulasi Injeksi Investasi Menggunakan Tabel Input Output Annisa Bahij; Tita Rosy
BESTARI BPS Kalimantan Timur Vol. 2 No. 02 (2022): Bestari Edisi 4
Publisher : BPS Kalimantan Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Provinsi Jawa Tengah memiliki peluang untuk menjadi pusat agroindustri di Indonesia. Hal ini didukung oleh besaran Location Quotient (LQ) untuk kedua sektor ini yang lebih dari satu. Selain itu, produksi pertanian Jawa Tengah yang berbasis tanaman pangan dan hortikultura juga menjadi salah satu sandaran produksi nasional. Pertumbuhan ekonomi yang inklusif juga berpotensi dapat dihasilkan Provinsi Jawa Tengah mengingat sektor agroindustri dapat mengambil hampir separuh pangsa pasar tenaga kerja di Jawa Tengah serta sektor pertanian juga menjadi tumpuan nafkah bagi lebih dari seperlima penduduk miskin di Jawa Tengah. Pilihan investasi juga lebih optimal apabila dikucurkan pada kedua sektor ini karena dapat memberikan hasil berupa tambahan output sekaligus serapan tenaga kerja yang lebih besar dibandingkan dengan kucuran investasi ke sektor-sektor lain dengan besaran yang sama. Diharapkan ekonomi Jawa Tengah dapat diungkit pertumbuhan ekonominya melalui peningkatan output agroindustri karena dapat mengurangi pengangguran sekaligus menurunkan kemiskinan.
Analisis Pengangguran Terdidik di Provinsi Kalimantan Timur Rudy Ramadani Syoer
BESTARI BPS Kalimantan Timur Vol. 2 No. 02 (2022): Bestari Edisi 4
Publisher : BPS Kalimantan Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu karakteristik pengangguran adalah tingginya jumlah pengangguran terdidik, yaitu seseorang yang termasuk angkatan kerja dan sedang aktif mencari kerja tapi belum mendapatkan pekerjaan dengan pendidikan minimal SMA sederajat, akibat faktor penawaran tenaga kerja dan kurang selarasnya perencanaan pembangunan. Penelitian ini bermaksud menganalisis tenaga kerja menganggur terdidik di Provinsi Kalimantan Timur, dimana variabel terikatnya adalah pengangguran terdidik, sedangkan variabel bebas adalah tingkat pendidikan, pelatihan kerja, pengalaman kerja, umur, jenis kelamin, status perkawinan, kedudukan dalam rumah tangga, dan wilayah tempat tinggal. Model penelitian dikembangkan dari job search theory yang diuji dengan analisis regresi logistik. Temuan penelitian ini adalah bahwa pengangguran terdidik di Kalimantan Timur dipengaruhi oleh variabel jenis kelamin, status/klasifikasi wilayah tempat tinggal, pelatihan kerja, pengalaman kerja, dan kedudukan dalam rumah tangga, sedangkan variabel umur, status perkawinan, tingkat pendidikan dan pengalaman bekerja tidak terlalu mempengaruhi pengangguran terdidik. Kata kunci: Pengangguran Terdidik, Job Search Theory, Regresi Logistik
PENGARUH KETIDAKCUKUPAN KONSUMSI PANGAN, KERAWANAN PANGAN, DAN KERAGAMAN PANGAN TERHADAP PENURUNAN PREVALENSI STUNTING DI INDONESIA nurul istiqomah
BESTARI BPS Kalimantan Timur Vol. 2 No. 02 (2022): Bestari Edisi 4
Publisher : BPS Kalimantan Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stunting adalah kondisi gagal tumbuh pada anak balita akibat kekurangan gizi kronis terutama dalam 1000 hari pertama kehidupan. Setiap tahunnya, prevalensi stunting pada anak balita di Indonesia terus mengalami penurunan, pada tahun 2021 prevalensi stunting tercatat sebesar 24,40 persen. Pemerintah Indonesia telah melakukan berbagai upaya untuk menurunkan prevalensi stunting, salah satunya melalui Peraturan Presiden Nomor 72 tahun 2021 tentang Percepatan Penurunan Stunting yang menuntut adanya keterpaduan program untuk konvergensi percepatan penurunan prevalensi stunting. Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh ketidakcukupan pangan, kerawanan pangan pangan dan keragaman pangan terhadap prevalensi stunting menggunakan analisis regresi klasik guna mendukung keterpaduan program Indonesia tanpa kelaparan (zero hunger) dan penurunan prevalensi stunting. Pada tingkat kepercayaan 0.10, penelitian ini menarik kesimpulan bahwa ketiga peubah bebas (prevalensi ketidakcukupan konsumsi pangan, prevalensi penduduk dengan kerawanan pangan sedang atau berat, dan skor Pola Pangan Harapan) secara simultan berpengaruh terhadap peubah tak bebas (prevalensi stunting). Dengan kata lain program terkait Indonesia tanpa kelaparan secara tidak langsung akan mempercepat penurunan prevalensi stunting.
PERBANDINGAN LIMA METODE FITTING MODEL REGRESI WEIBULL DENGAN PENDEKATAN BAYESIAN: : STUDI KASUS PADA DURASI MENDAPATKAN PEKERJAAN KEMBALI SAAT PANDEMI COVID-19 DI KALIMANTAN TIMUR Arifatus Solikhah
BESTARI BPS Kalimantan Timur Vol. 2 No. 02 (2022): Bestari Edisi 4
Publisher : BPS Kalimantan Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Distribusi Weibull tidak termasuk dalam keluarga eksponensial, sehingga distribusi ini tidak memiliki link function kanonik. Terdapat beberapa parameterisasi distribusi Weibull, beserta link function yang digunakan. Perbedaan parameterisasi dan link function tersebut, menjadikan metode fitting modelnya juga berbeda. Pada penelitian ini, dibahas tentang lima metode fitting yang digunakan dalam model regresi Weibull. Model tersebut diterapkan untuk mengetahui durasi mendapatkan pekerjaan kembali saat pandemi COVID-19 di Kalimantan Timur. Estimasi parameter kelima metode fitting tersebut dilakukan dengan menggunakan pendekatan Bayesian algoritma Hamiltonian Monte Carlo (HMC). Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode fitting model regresi Weibull dengan menggunakan transformasi logaritma natural adalah yang terbaik, seperti yang ditunjukkan oleh kriteria minimum dari Pareto-Smoothed Important Sampling Leave-One-Out cross-validation (PSIS-LOO).
Daftar Bestari Vol 2 No. 02 (2022) Nata
BESTARI BPS Kalimantan Timur Vol. 2 No. 02 (2022): Bestari Edisi 4
Publisher : BPS Kalimantan Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perubahan Kesenjangan Upah Antar Gender Terkait Pandemi Covid-19 di Indonesia Meylan Ratnawati Panjaitan
BESTARI BPS Kalimantan Timur Vol. 3 No. 01 (2023): Bestari Edisi 5
Publisher : BPS Kalimantan Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gender inequality motivated by social and cultural factors is seemingly responsible for the wage inequality of male and female workers in Indonesia. This study uses SAKERNAS 2019-2021 data to investigate the employment condition and the wage gap across genders before and during the Covid-19 pandemic by employing OLS to examine the wage determinants and Blinder-Oaxaca to decompose the wage gap. The result of the study reports that male workers are waged 38 percent higher than female workers in 2019, and the wage gap decreased to 35.7 percent and 35.2 percent, respectively, in 2020 and 2021. However, further analysis with t-tests and z-test on wage gap comparisons among business sectors and provinces find no evidence that the wage gap across genders changes significantly due to the Covid-19 pandemic.
Daftar Bestari Vol 3 No. 01 (2023)
BESTARI BPS Kalimantan Timur Vol. 3 No. 01 (2023): Bestari Edisi 5
Publisher : BPS Kalimantan Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Analisis Segmentasi Hotel di Ibu Kota Negara Baru Studi Kasus Kalimantan Timur Mirawati, Mirawati; Nurul Istiqomah
BESTARI BPS Kalimantan Timur Vol. 4 No. 01 (2024): Bestari Edisi 7
Publisher : BPS Kalimantan Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemindahan ibu kota Indonesia ke Kalimantan Timur telah memberikan dampak signifikan terhadap industri perhotelan di wilayah tersebut. Penelitian ini menganalisis segmentasi hotel berbintang di Kalimantan Timur menggunakan metode Two-Step Cluster berdasarkan data survei tingkat penghunian kamar hotel pada bulan April 2024. Hasil segmentasi menunjukkan adanya tiga segmen utama hotel: segmen hotel bintang 4 dan 5 yang menawarkan kemewahan dan kapasitas besar, segmen hotel bintang 1 dan 2 dengan harga terjangkau dan standar pelayanan baik, serta segmen hotel bintang 3 yang menawarkan keseimbangan antara kenyamanan dan harga. Tingkat hunian yang tinggi pada ketiga segmen tersebut menunjukkan potensi pertumbuhan industri perhotelan di Kalimantan Timur. Implikasi praktis dari penelitian ini adalah pentingnya pemerintah, investor, dan pengelola hotel untuk memahami kebutuhan dan preferensi tamu serta menyesuaikan strategi pengembangan hotel dengan tren pasar yang ada. Dengan demikian, industri perhotelan di Kalimantan Timur diharapkan dapat terus berkembang dan memberikan kontribusi positif bagi pertumbuhan ekonomi dan pariwisata di wilayah tersebut.
ANALISIS KORESPONDENSI HUBUNGAN ANTARA JUMLAH SEKOLAH, JUMLAH SISWA, ROMBEL, JUMLAH GURU, DAN JUMLAH KELAS TERHADAP AKREDITASI SMP SELURUH KECAMATAN KOTA SURABAYA Suryaningtyas, Wahyuni; Oryza Aprilia Nuril Amin
BESTARI BPS Kalimantan Timur Vol. 4 No. 01 (2024): Bestari Edisi 7
Publisher : BPS Kalimantan Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The research was conducted to analyze the relationship between the number of schools, the number of students, the number of study groups (rombel), the number of teachers, and the number of classes on the accreditation of Junior High Schools (SMP) in all sub-districts in the city of Surabaya. The research methodology uses a quantitative approach with correspondence analysis. Correspondence analysis is a multivariate technique that uses visual graphs to see the relationship (closeness) between variables. The data used is secondary data obtained from access to the Dapodik website, the Directorate General of Early Childhood Education, Primary Education and Secondary Education from the Ministry of Education, Culture, Research and Technology, and a case study in the Surabaya city area. Data accessed in May of the even academic year 2023/2024. Analysis using the SPSS data processing application Cross tabulation test data and multi-way correspondence analysis. The results of the analysis of the independence test of the research variables using chi-square show that all hypotheses reject H0, meaning there is a significant relationship between the characteristic variables of junior high school accreditation in all sub-districts of the city of Surabaya. Correlation analysis of the transformed variables shows that the accreditation of Surabaya city sub-district junior high schools has a "Very Strong" relationship with the number of students (0.827); Rombel (0.853); and number of classes (0.877).