cover
Contact Name
Zulkarnaini
Contact Email
jkp@ejournal.unri.ac.id
Phone
+628127679365
Journal Mail Official
jkp@ejournal.unri.ac.id
Editorial Address
Program Studi Ilmu Administrasi Negara Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Riau Kampus Bina Widya Km. 12,5 Simpang Baru Pekanbaru.
Location
Kota pekanbaru,
Riau
INDONESIA
Jurnal Kebijakan Publik
Published by Universitas Riau
ISSN : 19780680     EISSN : 26555204     DOI : http://dx.doi.org/10.31258/jkp.10.1.p.1-8
Jurnal Kebijakan Publik contains articles and scientific papers in the form of research and non-research results, both in government institutions or in the community. This journal focuses on the theoretical and practical study of public policy starting from the formulation, implementation, and evaluation of policies carried out by the government in dealing with the changing needs and demands of society. Therefore, the publication of this journal as a scientific media regarding issues of public policy, both in the form of legislation, legal government, regional regulations, policy government, and government programs and actions. The publication of this journal aims to disseminate theoretical and practical studies in the field of public policy throughout higher education, government institutions, non-governmental at the central, provincial, and city/district levels.
Articles 18 Documents
Search results for , issue "Vol 15, No 4 (2024)" : 18 Documents clear
JEJARING KEBIJAKAN DALAM MEWUJUDKAN KESETARAAN GENDER Farina Mahmuda Rahadi; Bayu Priambodo
Jurnal Kebijakan Publik Vol 15, No 4 (2024)
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jkp.v15i4.8692

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh isu kesenjangan gender dalam kehidupan publik terutama pada aspek pembangunan yang masih seringkali ditemukan baik di skala nasional, regional, maupun wilayah perkotaan. Surabaya menjadi salah satu kota yang masih mengupayakan terwujudnya kesetaraan gender dalam aspek pembangunan. Pemerintah Kota Surabaya melalui DP3APPKB Kota Surabaya telah merespon isu kesenjangan gender dengan membangun Policy Network dalam penyelenggaraan program KAS-RPA. Policy Network pada program KAS-RPA memiliki keterlibatan dari berbagai aktor mulai dari pemerintah, akademisi, komponen masyarakat, swasta, dan NGO. Penelitian ini ditulis bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan Policy Network dalam mewujudkan kesetaraan gender melalui program KAS-RPA di Kecamatan Rungkut. Metode penelitian yang digunakan yaitu jenis penelitian kualitatif-deskriptif yang memiliki fokus penelitian Policy Network menurut (Frans Van Waarden, 1992) yang dilihat dari 7 dimensi yaitu aktor, fungsi, struktur, pelembagaan, aturan bertindak, hubungan kekuasaan dan strategi aktor. Hasil penelitian ini menjelaskan bahwa Policy Network dalam mewujudkan kesetaraan gender melalui program KAS-RPA di Kecamatan Rungkut telah berjalan dengan baik namun tetap perlu dioptimalkan.
MODEL TATA KELOLA PENGEMBANGAN BADAN USAHA MILIK DESA Fadiyah Suci Rahmadini; Susi Hardjati
Jurnal Kebijakan Publik Vol 15, No 4 (2024)
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jkp.v15i4.8553

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk menganalisis model tata kelola pengembangan BUMDes Simo Djojo Makmur di Desa Simoketawang Kecamatan Wonoayu Kabupaten Sidoarjo. Jenis penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif, arti yang dimaksudkan yakni untuk memberi pemahaman kepada masyarakat mengenaiperan pemerintah desa dalam Pengembangan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik analisis dengan menggunakan model interaktif (interactive model of analysis). Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pengelolan Wisata kelengkeng oleh BUMDes Simo Djojo Makmur dalam meningkatkan Pendapatan Asli Desa sudah dilakukan dengan baik. Secara empiris, BUMDes Simo Djojo Makmur sudah melakukan prinsip- prinsip pengelolaan BUMdes. BUMDes sudah menerapkan prinsip kooperatif pada Wisata kelengkeng dengan melakukan kerjasama yang baik antara pengelola BUMDes dengan pemerintah desa, masyarakat maupun pihak ketiga seperti Agen BNI46 dan perguruan tinggi. BUMDes Simodjojo Makmur telah mengadopsi prinsip emansipatif dengan baik dalam beberapa aspek BUMdes sudah menerapkam prinsip akuntable pada Wisata kelengkeng dengan bertanggung jawab terhadap keuangan Wisata kelengkeng yang dibuktikan dengan laporan keuangan dan administrasi yang rutin dilaporkan setiap dua kali dalam setahun meliputi pertanggungjawaban pada laporan keuangan yaitu Laporan Laba Rugi, Neraca, Arus Kas dan lain-lain. BUMdes sudah menerapkam prinsip sustanable pada Wisata kelengkeng dengan adanya pemasaran dari mulut ke mulut antar masyarakat desa dengan pengunjung sehingga kunjungan wisatawan terus meningkat setiap tahunnya.
THE ROLE OF LOCAL CULTURE ON THE WORK PRODUCTIVITY Rini Aristin; Hasbullah Hasbullah
Jurnal Kebijakan Publik Vol 15, No 4 (2024)
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jkp.v15i4.8660

Abstract

This study explores the role of the local culture Prebhesan 'Lakona Lakoni' in influencing faculty productivity at Universitas Madura. The Prebhesan 'Lakona Lakoni' culture, which emphasizes values such as responsibility, hard work, and camaraderie, is considered a key element in shaping a productive work environment. Employing a qualitative approach with a case study design, this research investigates how these cultural values are integrated into academic practices and their impact on faculty performance. Data were collected through in-depth interviews and observations and analyzed using thematic analysis. The findings indicate that the implementation of Prebhesan and 'Lakona Lakoni' values significantly enhances faculty motivation and engagement and strengthens social interactions within the workplace. However, there is variation in the adoption of cultural values across different faculties, highlighting the need for a more uniform approach. This study provides insights into how local culture can serve as an effective managerial tool for improving work productivity in academic settings. Recommendations for Universitas Madura include the development of more integrated policies to support the implementation of local culture and the alignment of its application across faculties. Further research is needed to explore the application of local culture in other higher education institutions and its impact on various managerial and academic aspects.
STRATEGI PENGEMBANGAN BUMDES BERBASIS ASPEK MODAL SOSIAL Yohanes Imanuel Naif; Yohanes Fina; Heribertus Binsasi; Samsul Ode
Jurnal Kebijakan Publik Vol 15, No 4 (2024)
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jkp.v15i4.8693

Abstract

Pengembangan organisasi merupakan upaya terencana yang dilakukan di tingkat organisasi untuk meningkatkan efektivitas dan/atau memungkinkan organisasi untuk mencapai sasaran strategisnya. Usaha terencana dalam suatu wadah kegiatan suatu kelompok dalam proses peningkatan sistem kerja untuk mencapai tujuan adalah bagian dari uapaya untuk pengembangan organisasi. Pengembangan organisasi yang berbasis pada aspek modal sosial, diharapkan masyarakat dapat menerima keberadaan suatu organisasi/lembaga seperti BUMDes dan membantu melancarkan berbagai kegiatan untuk mencapai tujuan pendirian BUMDes tersebut. Dalam penelitian tentang strategi pengembangan BUMDes berbasis aspek modal sosial pada BUMDes Pala Opat, Desa Tubu Kecamatan Bikomi Nilulat Kabupaten Timor Tengah Utara. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi pengembangan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) berbasis aspek modal sosial pada BUMDes Pala Opat, Desa Tubu Kecamatan Bikomi Nilulat Kabupaten Timor Tengah Utara. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif. Lokasi penelitian ini adalah BUMDes Pala Opat, Desa Tubu Kecamatan Bikomi Nilulat Kabupaten Timor Tengah Utara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan organisasi dapat dilakukan melalui strategi kegiatan pendidikan dan pelatihan, team building, dan management by objective. Keberhasilan strategi tersebut dapat didukung oleh aspek modal sosial.
RESPONSIVITAS PENANGANAN DRAINASE UNTUK PENANGGULANGAN BANJIR Yuni Indah Sari; Asima Yanty Sylvania Siahaan
Jurnal Kebijakan Publik Vol 15, No 4 (2024)
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jkp.v15i4.8607

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menelaah dan mendeskripsikan secara mendalam bagaimana responsivitas Dinas SDABMBK dalam memberikan pelayanan penanganan permasalahan drainase sebagai infrastruktur penanggulangan banjir di Kota Medan. Metode yang digunakan yaitu penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara dan dokumentasi. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan triangulasi data sebagai teknik keabsahan data. Penelitian menggunakan teori responsivitas dengan indikator respon-sivitas dari Dwiyanto yang diantaranya yaitu pengaduan masyarakat, sikap aparat birokrasi dalam merespon penga-duan dari masyarakat, penggunaan pengaduan dari masyarakat sebagai referensi bagi perbaikan penyelenggaraan pelayanan masa mendatang, tindakan aparat birokrasi untuk memberikan kepuasan pelayanan kepada masyarakat, dan penggunaan jasa dalam sistem yang berlaku. Hasil penelitian menunjukan bahwa komunikasi ataupun interaksi secara langsung yang intens menjadi hal terpenting sebagai bentuk responsivitas dalam sikap aparat briokrasi merespon pengaduan masyarakat. Penggunaan teknologi saja seperti media sosial sebagai komunikasi secara tidak langsung dengan masyarakat dinyatakan masih kurang. Sehingga dalam merespon pengaduan masyarakat sangat diperlukan komunikasi atau interaksi secara langsung antara Dinas dengan masyarakat yang terdampak banjir. Selain itu berbagai tindakan dalam menjawab keluhan masyarakat juga menjadi hal terpenting sebagai bentuk responsivitas Dinas SDABMBK. Hal tersebut dapat dilihat dalam tindakan serta kegiatan perbaikan, peningkatan dan pembangunan infrastruktur saluran drainase yang mulai digencarkan pada tahun ini.
KAPASITAS ORGANISASI DALAM PENGELOLAAN LAMPU PENERANGAN JALAN UMUM Yosi Suita Siringo-Ringo; Siti Hazzah Nur. R
Jurnal Kebijakan Publik Vol 15, No 4 (2024)
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jkp.v15i4.8617

Abstract

Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU) juga merupakan fasilitas dari pemerintah yang sangat dibutuhkan dan juga sangat membantu seluruh elemen masyarakat. Alat Penerangan Jalan (APJ) merupakan unsur perlengkapan jalan, hal ini berkaitan langsung dengan pengguna jalan sesuai regulasi di Indonesia. Sebagai pengguna pelayanan Lampu penerangan jalan umum (LPJU) masyarakat berharap untuk ketersedian lampu jalan yang diberikan cahaya lampu yang cukup sehingga dapat membantu masyarakat dalam melintas pada malam hari. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana kapasitas dinas perhubungan LabuhanBatu Utara dalam pengelolaan Lampu Penerangan Jalan Umum. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kulitatif. Pengumpulan data dan informasi dilakukan melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Penelitian dilakukan di Dinas Perhubungan Kabupaten LabuhanBatu Utara. Data dan informasi yang didapat, dianalisisi secara kualitatif deskriftif dengan menggunakan klasifikasi kapasitas organisasi komponen sumber daya dan komponen manajemen yang terdiri dari beberapa elemen indikator yaitu sumber daya manusia, infrastruktur, kepemimpinan dan jarring hubungan dengan pihak lain. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa Dinas Perhubungan Kabupaten LabuhanBatu Utara berdasarkan kapasitas nya belum maksimal dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab dalam mengelola lampu penerangan jalan umum di Kabupaten LabuhanBatu Utara dilihat dari kurangnya respon Dinas Perhubungan kepada masyarakat dalam setiap pengaduan yang diterima, sikap tanggung jawab dalam menjankan tugas tidak sesuai SOP, kurangnya teknisi dalam pengelolaan LPJU, kurangnya seseorang pemimpin untuk mengelola dan mengatur organisasi untuk mencapai suatu tujuan. Ketidakmaksimalan ini mengakibatkan Lampu Penerangan Jalan Umum di Kabupaten LabuhanBatu Utara tidak berfungsi dengan baik dan memberikan ketidak nyamanan masyarakat melintas pada malam hari.
IMPLEMENTASI PROGRAM PELAYANAN ADMINISTRASI TERPADU KECAMATAN (PATEN) Agus Tri Sapta Yudha; Ertien Rining Nawangsari
Jurnal Kebijakan Publik Vol 15, No 4 (2024)
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jkp.v15i4.8495

Abstract

Pelayanan Administrasi Terpadu Kecamatan (PATEN) adalah program dalam penyelenggaraan pelayanan publik yang bertujuan untuk meningkatkan efisiensi, efektivitas, dan mutu pelayanan kepada masyarakat serta mendekatkan pelayanan kepada masyarakat. Di Kecamatan Bojonegoro, meskipun telah sempat mendapatkan penghargaan sangat baik dalam penilaian penataan ruang pelayanan administrasi terpadu kecamatan yang dilakukan oleh Pemkab Bojonegoro, masih terdapat tantangan dalam meningkatkan kualitas pelayanan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui, mendeskripsikan dan menganalisis bagaimana implementasi program Pelayanan Administrasi Terpadu Kecamatan (PATEN) pada Kantor Kecamatan Bojonegoro Kabupaten Bojonegoro. Jenis penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Informan penelitian adalah Kepala Kecamatan Bojonegoro, Kepala Seksi pelayanan umum dan Masyarakat. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, sedangkan teknik analisis data melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Implementasi Program Pelayanan Administrasi Terpadu Kecamatan (PATEN) pada Kantor Kecamatan Bojonegoro Kabupaten Bojonegoro dapat dikatakan berhasil namun kurang optimal dikarenakan dari empat variabel masih terdapat satu variabel yaitu variabel sumber daya yang belum berjalan dengan optimal. Sedangkan tiga variabel lain yaitu komunikasi, disposisi dan struktur birokrasi telah cukup ter-implementasi dengan baik. Rekomendasi dalam penelitian ini adalah memanfaatkan berbagai media untuk sosialisasi, menambah sumber daya staf sesuai kebutuhan, menambahkan SOP ataupun alur pelayanan di papan informasi, meningkatkan kualitas jaringan serta berkolaborasi dengan Dukcapil.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI BUDIDAYA PERIKANAN Siti Devi Kurniawati; Hendra Sukmana
Jurnal Kebijakan Publik Vol 15, No 4 (2024)
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jkp.v15i4.8719

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan pemberdayaan masyarakat melalui usaha budidaya tambak udang dan bandeng yang dilakukan di Desa Prasung, Kec Buduran, Kab Sidoarjo. Studi ini memakai pendekatan kualitatif deskriptif dengan cara mengumpulkan informasi melewati observasi, tanya jawab, dan pencatatan dokumentasi. Menentukan informan dalam studi ini dilaksanakan dengan teknik purposive sampling, yang melibatkan Kepala Desa Prasung, Sekretaris Desa, serta petani tambak di Desa Prasung. Metode menentukan informan yang dipakai dalam studi ini adalah purposive sampling, yaitu suatu teknik yang bertujuan memilih individu dengan kriteria tertentu. Pendekatan analisis data yang dipakai dalam studi ini mengikuti model Miles dan Huberman (1984), yang mencakup proses pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa program pemberdayaan di Desa Prasung Kec Buduran Kab Sidoarjo masih kurang optimal dikarenakan masih kurang rutin dalam mengadakannya sosialisasi dan pelatihan terkait budidaya tambak dengan baik dan menggunakan era modern,sehingga pengetahuan dan keterampilan pembudidaya ikan didesa prasung masih belum memadai. Masih lemahnya akses pembudidaya ikan terhadap permodalan. Pendapatan target panen tambak yang minim seimbang dalam setiap tahunnya karena dalam pembudiyaannya masih dilakukan secara tradisional. Hal tersebut membuat pemberdayaan masyarakat di Desa Prasung Kec Buduran Kab Sidoarjo masih belum efektif.

Page 2 of 2 | Total Record : 18