cover
Contact Name
Ns,Yulia Irvani Dewi, M.Kep,Sp.Mat
Contact Email
jni@ejournal.unri.ac.id
Phone
+62761-31162
Journal Mail Official
jni@ejournal.unri.ac.id
Editorial Address
Fakultas Keperawatan Universitas Riau, Jl. Pattimura No. 09 Gedung G Pekanbaru-Riau, Kode Pos 28131, Telp : 0761-31162, Fax : 0761-855928
Location
Kota pekanbaru,
Riau
INDONESIA
Jurnal Ners Indonesia
Published by Universitas Riau
ISSN : 20872763     EISSN : 26853116     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal Ners Indonesia berisikan artikel tulisan ilmiah dalam bentuk hasil-hasil penelitian dan non penelitian, kajian analisis, aplikasi dan review tentang bidang ilmu keperawatan, masalah-masalah keperawatan, aplikasi dan penanganan keperawatan. Jurnal Ners Indonesia diterbitkan sejak September 2010 oleh Program Studi Ilmu Keperawatan dan Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Kota Pekanbaru. Terbit dua kali dalam setahun yaitu September dan Maret.
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 8, No 2 (2018): Maret 2018" : 10 Documents clear
EFEKTIVITAS TERAPI DZIKIR TERHADAP KADAR GLUKOSA DARAH PADA PENDERITA DIABETES MELITUS TIPE II Habiburrahman Habiburrahman; Yesi Hasneli; Yufitriana Amir
Jurnal Ners Indonesia Vol 8, No 2 (2018): Maret 2018
Publisher : Fakultas Keperawatan, Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (171.503 KB) | DOI: 10.31258/jni.8.2.132-144

Abstract

Diabetes melitus adalah suatu penyakit yang ditandai dengan peningkatan kadar glukosa darah karena kegagalan sekresi insulin atau penggunaan insulin yang tidak adekuat. Untuk mencegah terjadinya komplikasi diabetes melitus perlu dilakukan pengendalian kadar glukosa darah secara komprehensif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas terapi dzikir terhadap kadar glukosa darah pada penderita diabetes melitus tipe II. Penelitian ini menggunakan desain quasy eksperiment dengan rancangan non equivalent control group. Penelitian dilakukan di wilayah kerja Puskesmas Rejosari. Jumlah sampel sebanyak 34 responden yang diambil sesuai kritetria inklusi dan menggunakan teknik purposive sampling, dibagi menjadi 17 reponden kelompok eksperimen dan 17 responden kelompok kontrol. Alat ukur yang digunakan adalah lembar observasi kadar glukosa darah yang diukur menggunakan glucometer. Analisa yang digunakan adalah analisa univariat untuk mengetahui distribusi frekuensi dan bivariat menggunakan uji dependent t test dan independent t test. Rata-rata kadar glukosa darah kelompok eksperimen sebelum diberikan terapi dzikir adalah 175,65 mg/dl dan setelah diberikan terapi dzikir sebanyak dua kali sehari selama tiga hari berturut-turut terjadi penurunan menjadi 167,06 mg/dl. hasil uji statistik menunjukkan penurunan kadar glukosa darah secara signifikan dengan p value (0,001) < α (0,05). Hal ini disimpulkan bahwa terapi dzikir dapat menurunkan kadar glukosa darah secara efektif pada penderita diabetes melitus tipe II. Hasil penelitian ini diharapkan dapat dijadikan salah satu intervensi keperawatan untuk menurunkan kadar glukosa darah pada penderita diabetes melitus tipe II.
PENGARUH TERAPI PSIKORELIGIUS: MEMBACA AL FATIHAH TERHADAP SKOR HALUSINASI PASIEN SKIZOFRENIA Sri Mardiati; Veny Elita; Febriana Sabrian
Jurnal Ners Indonesia Vol 8, No 2 (2018): Maret 2018
Publisher : Fakultas Keperawatan, Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (502.87 KB) | DOI: 10.31258/jni.8.2.110-123

Abstract

Skizofrenia merupakan salah satu gangguan jiwa berat yang ditandai dengan distorsi dalam pemikiran, persepsi, emosi, bahasa, kesadaran diri dan pengalaman umum termasuk mendengar suara-suara atau yang disebut dengan halusinasi. Pengontrolan halusinasi bisa dilakukan dengan terapi psikoreligius: membaca Al Fatihah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh terapi psikoreligius: membaca Al Fatihah terhadap skor halusinasi pasien skizofrenia. Penelitian ini menggunakan desain quasy experiment dengan pendekatan pretest-posttest design with control group. Penelitian dilakukan di Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Tampan. Jumlah sampel sebanyak 34 responden yang diambil sesuai kritetria inklusi dan menggunakan teknik stratified random sampling. Responden  dibagi menjadi 17 reponden kelompok eksperimen dan 17 responden kelompok kontrol. Alat ukur yang digunakan adalah kuesioner dan lembar observasi tanda dan gejala halusinasi. Analisa yang digunakan adalah analisa univariat dan bivariat untuk mengetahui distribusi frekuensi dan pengaruh terapi dengan menggunakan uji Wilcoxon dan Man-Whitney. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya penurunan nilai median pretest dan posttest setelah diberikan terapi psikoreligius: membaca Al fatihah yaitu dari 38,00  menjadi 17,00, sehingga dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh terapi psikoreligius: membaca Al Fatihah terhadap skor halusinasi pasien skizofrenia dengan p-value (0,019) < α (0,05). Berdasarkan hasil penelitian ini disarankan kepada perawat jiwa, keluarga dan pasien agar dapat mempraktikkan terapi ini dalam penetalaksanaan pasien skizofrenia dengan halusinasi
KONSUMSI PERMEN SUSU MEMPENGARUHI PENURUNAN KONSUMSI ROKOK PADA REMAJA Siska Mayang Sari; Trisna Trisna; T. Abdur Rasyid
Jurnal Ners Indonesia Vol 8, No 2 (2018): Maret 2018
Publisher : Fakultas Keperawatan, Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (162.816 KB) | DOI: 10.31258/jni.8.2.191-202

Abstract

Perilaku merokok merupakan masalah kesehatan dunia karena dapat menyebabkan berbagai penyakit dan kematian. Perilaku merokok pada usia remaja menjadi tren yang harus diatasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh konsumsi permen susu terhadap penurunan konsumsi rokok pada remaja. Desain penelitian ini adalah Quasi Eksperimen dengan rancangan pretest-posttest with control group. Sampel berjumlah 32 orang dengan teknik pengambilan sampel stratified random sampling. Instrumen penelitian ini adalah lembar observasi dan kuesioner sebagai data pendukung. Analisis yang digunakan adalah analisis univariat dan analisis bivariat dengan uji Wilcoxon dan Mann Whitney. Hasil penelitian ini menunjukkan mayoritas responden berada pada rentang usia 16-18 tahun (Remaja pertengahan) sebanyak 27 orang (84,4 %), mayoritas responden dengan kategori perokok ringan sebanyak 23 orang (71,9%), mayoritas lama merokok responden < 2 tahun sebanyak 28 orang (87,5%), dan mayoritas responden dengan alasan merokok coba-coba sebanyak 16 0rang (50,0%). Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan rata-rata penurunan konsumsi rokok sebelum dan sesudah konsumsi permen susu pada kelompok eksperimen (p value = 0,000), tidak terdapat perbedaan yang signifikan penurunan konsumsi rokok pada kelompok kontrol (p value = 0,083), dan terdapat perbedaan yang signifikan rata-rata penurunan konsumsi rokok antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol (p value = 0,000) yang berarti permen susu berpengaruh terhadap penurunan konsumsi rokok. Penelitian ini menyarankan agar remaja perokok dapat menggunakan permen susu sebagai terapi alternatif nonfarmakologis untuk menurunkan jumlah konsumsi rokok.
HUBUNGAN KOMUNIKASI DAN DUKUNGAN SOSIAL KELUARGA TERHADAP KEKAMBUHAN PASIEN SKIZOFRENIA DI POLI KLINIK RUMAH SAKIT JIWA TAMPAN PEKANBARU PROVINSI RIAU Yecy Anggreny; Sodry Sodry; Bayu Saputra
Jurnal Ners Indonesia Vol 8, No 2 (2018): Maret 2018
Publisher : Fakultas Keperawatan, Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (242.238 KB) | DOI: 10.31258/jni.8.2.203-214

Abstract

Skizofrenia merupakan kelainan psikis yang menempati peringkat kedua dalam penyakit yang menyebabkan beban paling besar setelah penyakit jantung. Ada beberapa masalah yang dapat dialami oleh pasien Skizofrenia, diantaranya yaitu: kekambuhan. Hal yang sering menimbulkan kekambuhan tersebut yaitu komunikasi dan dukungan sosial keluarga kepada pasien Skizofrenia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan komunikasi dan dukungan sosial keluarga terhadap kekambuhan pasien skizofrenia di Poliklinik Rumah Sakit Jiwa Tampan Pekanbaru, menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional, dengan populasi adalah seluruh keluarga pasien skizofrenia dengan jumlah sampel sebanyak 100 orang. Pengambilan sampel menggunakan teknik Accidental Sampling. Alat pengumpulan data menggunakan kuesioner dan analisa data dilakukan secara univariat dan bivariat.  Hasil uji chi square untuk komunikasi (pvalue= 0,018 < 0,05) artinya terdapat hubungan, sedangkan untuk dukungan keluarga (pvalue= 0,009 < 0,05) artinya terdapat hubungan. Disarankan bagi RSJ Tampan Pekanbaru dapat menerapkan kepada seluruh perawat untuk menggunakan komunikasi serta memberikan dukungan sosial yang baik kepada pasien skizofrenia. Selain itu memberikan edukasi kepada keluarga pasien tentang pentingnya dukungan sosial keluarga dan komunikasi yang baik untuk mengurangi tingkat kekambuhan pada pasien skizofrenia
STUDI DESKRIPTIF KUALITATIF: PERSEPSI REMAJA TERHADAP PERILAKU MENYIMPANG Zulkhairi Zulkhairi; Arneliwati Arneliwati; Sofiana Nurchayati
Jurnal Ners Indonesia Vol 8, No 2 (2018): Maret 2018
Publisher : Fakultas Keperawatan, Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (166.775 KB) | DOI: 10.31258/jni.8.2.145-157

Abstract

Remaja merupakan sosok yang dikenal dengan rasa ingin tahu yang besar dan dalam proses mencari identitas diri sehingga sangat berisiko untuk terjerumus kedalam perilaku menyimpang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran persepsi remaja terhadap perilaku menyimpang. Penelitian ini menggunakan desain deskriprif kualitatif. Partisipan yang didapatkan dalam penelitian ini berjumlah 4 orang (2 orang siswa dan 2 orang siswi) dengan menggunakan teknik purposive sampling sesuai dengan kriteria inklusi. Penelitian ini dilakukan di SMA Tri Bhakti Pekanbaru dengan menggunakan pedoman wawancara. Analisa yang dilakukan adalah analisa interaktif. Hasil penelitian ini menemukan gambaran dari persepsi remaja dan pengetahuan remaja terhadap perilaku menyimpang berdasarkan pertanyaan yang peneliti sampaikan. Hasil penelitian ini partisipan memberikan gambaran tentang fenomena perilaku menyimpang saat sekarang ini berdasarkan dari sudut pandang partisipan sebagai seorang remaja, perilaku menyimpang merupakan perilaku yang tidak baik dan sangat memprihatinkan, dapat merugikan diri sendiri dan orang lain, atau bersifat negatif. Partisipan juga memiliki pengetahuan yang baik terhadap perilaku menyimpang. Hasil penelitian ini diharapkan dapat digunakan bagi tenaga kesehatan dan tenaga pendidikan sebagai edukator dan konselor dalam memberikan edukasi pada remaja serta masyarakat untuk membantu remaja dalam mengatasi perilaku menyimpang di lingkungan sosial.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KECEMASAN MAHASISWA DALAM MENYELESAIKAN TUGAS AKHIR DI STIKES PAYUNG NEGERI PEKANBARU Eka Malfasari; Yeni Devita; Fitry Erlin; Filer Filer
Jurnal Ners Indonesia Vol 8, No 2 (2018): Maret 2018
Publisher : Fakultas Keperawatan, Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (197.467 KB) | DOI: 10.31258/jni.8.2.124-131

Abstract

Kesulitan mahasiswa menyelesaikan tugas akhir sering menjadi beban bagi mahasiswa itu sendiri dan menjadikan beban tersebut sebagai pikiran negatif yang nantinya akan menimbulkan kecemasan. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat faktor-faktor yang mempengaruhi kecemasan mahasiswa yang sedang menyelesaikan tugas akhirnya. Penelitian ini adalah penelitian kuantitafif kolerasi dengan pendekatan cross sectional. Penelitian ini melibatkan seluruh mahasiswa STIkes Payung Negeri Pekanbaru dari berbagai jurusan dengan jumlah populasi 272  mahasiswa yang sedang menyelesaikan tugas akhir dengan 162 sampel. Alat ukur faktor dosen  pembimbing, teman sebaya dan lingkungan menggunakan kuesioner yang dimodifikasi oleh peneliti dan dilakukan uji validitas dan reabilitas, sedangkan alat ukut kecemasan menggunakan State and Trait Anxiety Inventory (STAI) yang terdiri dari 20 pertanyaan. Penelitian ini dianalisis menggunakan komputer dengan uji chi square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara dosen pembimbing, teman sebaya dan lingkungan dengan ansietas mahasiswa yang sedang menyelesaikan tugas akhir dengan p value < 0,05. Penelitian ini merekomendasikan kepada peneliti selanjutnya untuk upaya yang bisa dilakukan untuk mengatasi kecemasan mahasiswa saat menyelesaikan tugas akhir.
REBUSAN RAMBUT JAGUNG (ZEA MAYS L) EFEKTIF MENURUNKAN TEKANAN DARAH PENDERITA HIPERTENSI DI PUSKESMAS HARAPAN RAYA PEKANBARU Rizka Febtrina; Nurvaida Br. Simamora
Jurnal Ners Indonesia Vol 8, No 2 (2018): Maret 2018
Publisher : Fakultas Keperawatan, Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (161.478 KB) | DOI: 10.31258/jni.8.2.159-166

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu penyebab kematian tertinggi pada masyarakat di dunia. Penyakit ini disebut juga silent killer. Prevalensi hipertensi  telah mencapai angka 31,7% dari semua penduduk. Salah satu penatalaksanaan hipertensi dapat dilakukan secara non farmakologis. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas rebusan rambut jagung terhadap penurunan tekanan darah pada pasien hipertensi. Penelitian ini dilaksanakan selama satu minggu dengan pemberian air rebusan rambut jagung dua kali dalam sehari yaitu pagi dan malam. Rancangan penelitian menggunakan penelitian Quasi-Eksperimen menggunakan desain pretest-posttest with control group terhadap 38 responden (19 intervensi dan 19 kontrol) yang dipilih secara purposive sampling. Hasil uji paired sample t-test pada kelompok intervensi didapatkan  p value  0.000 (sistolik) dan 0,000 (diastolik) (p value < 0,05) yang artinya  H0 ditolak  artinya rebusan rambut jagung efektif menurunkan tekanan darah dan hasil uji paired sample t-test pada kelompok kontrol dengan nilai p value 0,002 (sistolik) dan 0,001 (diastolik) (p value < 0,05) sehingga H0 ditolak artinya pada kelompok kontrol juga terjadi penurunan tekanan darah. Sedangkan uji independent sample t-test menunjukan p value 0,001 (sistolik) dan 0,000 (diastolik) (p value < 0,05) sehingga H0 ditolak. Artinya ada perbedaan tekanan darah yang bermakna antara kelompok intervensi dan kelompok kontrol. Sehingga disimpulkan bahwa rebusan rambut jagung lebih efektif menurunkan tekanan darah pada pasien hipertensi. Penelitian ini merekomendasikan agar penelitian selanjutnya dapat mengapilkasikan rebusan rambut jagung terhadap penurunan gula darah.
KAJIAN FENOMENOLOGI TENTANG PERAN AYAH DALAM MERAWAT ANAK DENGAN AUTIS Devi Amelia; Yufitriana Amir; Darwin Karim
Jurnal Ners Indonesia Vol 8, No 2 (2018): Maret 2018
Publisher : Fakultas Keperawatan, Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (170.791 KB) | DOI: 10.31258/jni.8.2.167-178

Abstract

Anak autis adalah anak dengan kebutuhan khusus yang memiliki sindrom seperti penyimpangan perkembangan sosial, kemampuan berbahasa, dan perilaku adaptif dalam lingkungan. Peran orang tua sangat dibutuhkan dalam pengasuhan anak-anak. Peran yang dilengkapi dengan bekerja sama dalam bertanggung jawab yang seimbang dapat mempengaruhi tumbuh dan kembang anak yang baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi peran ayah dalam merawat anak dengan autis dengan desain penelitian kualitatif dan pendekatan fenomenologi di salah satu pusat autis di Pekanbaru. Data didapatkan melalui wawancara mendalam (in depth interview) yang dianalisis menggunakan metode Colaizzi. Tiga partisipan yang mempunyai anak autis berpartisipasi berdasarkan kriteria inklusi. Hasil penelitian didapatkan tiga tema utama yaitu keterlibatan dalam pengasuhan anak, dukungan yang diberikan ayah, dan terapi yang dilakukan ayah. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dalam perawatan anak autis ayah dan ibu membagi perannya dalam merawat anak dengan cara seimbang karna tidak hanya ibu saja yang terlibat dalam perawatan anak melainkan ayah juga terlibat dalam perawatan anak autis. Peran ayah dan ibu sama-sama bertanggung jawab dalam perkembangan anak. Penelitian ini menyarankan agar peran ayah, dapat ditingkatkan dalam merawat anak autis dalam melakukan terapi.
HUBUNGAN PENGETAHUAN PERAWAT TENTANG KEJADIAN NYARIS CEDERA DENGAN SIKAP MELAPORKAN KEJADIAN NYARIS CEDERA Elen Debora; Wan Nishfa Dewi; Yulia Irvani Dewi
Jurnal Ners Indonesia Vol 8, No 2 (2018): Maret 2018
Publisher : Fakultas Keperawatan, Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (749.496 KB) | DOI: 10.31258/jni.8.2.99-109

Abstract

Patient safety adalah bebas dari insiden yang terjadi dengan tidak sengaja atau dapat dicegah sebagai hasil perawatan medis. Sikap perawat untuk melaporkan insiden keselamatan pasien termasuk Kejadian Nyaris Cedera (KNC) sangat dibutuhkan untuk mendukung program patient safety. Sikap dapat muncul dari pengetahuan akan patient safety. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan perawat tentang KNC dengan sikap melaporkan KNC. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif korelatif dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian adalah perawat di ruang rawat inap sebanyak 89 responden menggunakan accidental sampling. Alat ukur yang digunakan adalah kuesioner yang terdiri dari 2 (dua) kuesioner untuk mengukur pengetahuan perawat tentang KNC dan sikap perawat melaporkan KNC. Analisis yang digunakan adalah analisis univariat dan bivariat dengan menggunakan Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa p value 1,000 (p value > 0,05) sehingga disimpulkan bahwa tidak ada hubungan antara pengetahuan perawat tentang KNC dengan sikap melaporkan KNC. Berdasarkan hasil penelitian diharapkan bagi perawat agar meningkatkan pengetahuan tentang KNC serta memberikan sikap yang positif untuk melaporkan KNC.
EFEKTIFITAS MEDIA BOOKLET UNTUK MENINGKATKAN KONDISI PSIKOLOGIS SUAMI SETELAH ISTRI BERSALIN Misrawati, Misrawati; Dewi, Yulia Irvani; Amir, Yufitriana
Jurnal Ners Indonesia Vol 8, No 2 (2018): Maret 2018
Publisher : Fakultas Keperawatan, Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (184.515 KB) | DOI: 10.31258/jni.8.2.179-190

Abstract

Perubahan kondisi psikologis setelah bersalin bukan hanya terjadi pada ibu yang mengalami persalinan, namun suami pun mengalami perubahan psikologis. Perubahan psikologis pada suami ini mulai dari yang ringan dalam bentuk cemas bahkan menjadi lebih berat yang disebut paternal postnatal depression (PPND). Pendidikan kesehatan dengan menggunakan media booklet merupakan salah satu langkah yang dapat mengatasi masalah ini, namun sejauh ini keefektifannya belum diteliti. Penelitian ini bertujuan meningkatkan kondisi psikologis suami setelah istri bersalin. Desain penelitian adalah quasi eksperiment dengan rancangan penelitian nonequivalent kontrol group design. Penelitian dilakukan di wilayah kerja Puskesmas Harapan Raya dan Puskesmas Lima Puluh Pekanbaru. Sampel dipilih dengan menggunakan metode purposive sampling dengan memenuhi kriteria inklusi. Responden berjumlah sebanyak 34 orang yang dibagi menjadi 17 orang kelompok eksperimen dan 17 orang kelompok kontrol. Pada pertemuan pertama diberikan penilaian terhadap skoring kondisi psikologis menggunakan instrumen Edinburgh Postnatal Depression Scale (EPDS), kemudian Kelompok eksperimen diberikan pendidikan kesehatan menggunakan Booklet, sedangkan kelompok kontrol sesuai kebiasaannya. Pada hari ke delapan diberikan kembali penilaian kondisi psikologis. Dari hasil penelitian didapatkan bahwa terjadi penurunan nilai skoring EPDS pada kelompok ekperimen sedangkan pada kelompok kontrol terjadi peningkatan nilai skoring EPDS. Dari uji statistik menggunakan Uji T Independent didapat ada perbedaan signifikan nilai EPDS sesudah perlakuan pada kedua kelompok dengan P value (0,000). Dapat disimpulkan bahawa pendidikan kesehatan menggunakan media booklet efektif meningkatkan kondisi psikologis suami setelah istri bersalin. Perlu tindak lanjut dari tenaga kesehatan dalam melakukan pendidikan kesehatan bukan hanya pada ibu yang akan bersalin tetapi juga perlu diberikan kepada suami dalam mempersiapkan kondisi psikologisnya.

Page 1 of 1 | Total Record : 10