cover
Contact Name
Syadzadhiya Qothrunada Zakiyayasin Nisa
Contact Email
syadzadhiya.tl@upnjatim.ac.id
Phone
+6285262444345
Journal Mail Official
envirous@upnjatim.ac.id
Editorial Address
Jl. Rungkut Madya No.1, Kel. Gunung Anyar, Kec. Gunung Anyar, Kota Surabaya, Jawa Timur
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Envirous
ISSN : 27771040     EISSN : 27771032     DOI : https://doi.org/10.33005/envirous.v2i1
EnviroUS gives particular to manuscript submissions that employ integrated methods resulting to analyses that provide new insights in environmental engineering, science and management, particularly in the areas of: environmental planning and management; protected areas development, planning, and management; community-based resources management; environmental chemistry and toxicology; environmental restoration; social theory and environment; and environmental security and management. Other relevant fields EnviroUS Journal published research results or application technology from an academic, consultant, or professional field.
Articles 248 Documents
ANALISA DAMPAK LINGKUNGAN PADA PROSES PRODUKSI PUPUK SP-36 DENGAN METODE LIFE CYCLE ASSESMENT (LCA) Achmad, Arini Sayyidah; Rosariawati, Firra
Envirous Vol. 4 No. 1 (2023): Jurnal Envirous
Publisher : UPN "Veteran" Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/envirous.v4i1.160

Abstract

Salah satu produk dari Industri Pupuk yang sering digunakan dalam bidang pertanian adalah Pupuk Super Phosphat (SP-36). Proses pembuatan pupuk jenis ini yaitu dengan mereaksikan batuan fosfat dengan sama sulfat dan asam fosfat (mixed acid). Produksi pupuk dengan jumlah yang cukup besar memungkinkan terdapat hasil samping proses produksi yang berdampak terhadap lingkungan. Metode LCA (Life Cycle Assessment) merupakan metode pendekatan yang dapat dilakukan untuk menunjukkan dampak dari suatu siklus hidup produk terhadap lingkungan. Penelitian ini menggunakan tools software SimaPro 9.0.0 untuk menghitung besaran dampak. Dampak lingkungan yang dihasilkan selanjutnya akan dinilai dengan metode TRACI. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat dampak lingkungan yang ditimbulkan oleh produksi pupuk SP-36 dan merekomendasikan program alternatif untuk meminimalkan dampak lingkungan dari proses tersebut.
Analisis Hubungan Kualitas Udara Ambien antar Tiga Area di PT. X menggunakan Perangkat Lunak IBM SPSS 23 Adinda Rahmatanti; Purnomo, Yayok Suryo
Envirous Vol. 4 No. 1 (2023): Jurnal Envirous
Publisher : UPN "Veteran" Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/envirous.v4i1.165

Abstract

PT. X merupakan suatu industri yang menghasilkan limbah gas dalam kegiatan operasionalnya. Limbah gas yang dihasilkan PT. X mempengaruhi kualitas udara ambien area PT. X. Kualitas udara ambien perlu diketahui agar dapat disesuaikan dengan baku mutu. Pengujian kualitas udara ambien dilakukan agar parameter pencemar yang terkandung dapat diketahui. Pengujian dilakukan dengan menggunakan sampel dari tiga area di PT. X, antara lain area depan main office, area depan gudang sparepart, dan area depan office powder. Penelitian ini bertujuan untuk mengethaui hubungan kualitas udara ambien antar ketiga area dengan menggunakan perangkat lunak SPSS 23 untuk mengolah dan menganalisis data. Dari analisis yang dilakukan, dapat diketahui bahwa hubungan antara kualitas udara ambien area depan main offcie dan area depan gudang sparepart dengan area depan office powder memiliki korelasi yang kuat dan regresi yang saling mempengaruhi.
Evaluasi Monitoring Pelaksanaan RKL-RPL Sarana Pelayanan Umum Pendidikan Sarah Aulia; Muhammad Abdus Salam Jawwad
Envirous Vol. 4 No. 1 (2023): Jurnal Envirous
Publisher : UPN "Veteran" Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/envirous.v4i1.168

Abstract

Abstrak : Sarana pelayanan umum pendidikan yang diprakarsai oleh sebuah Yayasan X di Jawa Timur, menimbulkan dampak negatif berupa timbulnya pencemaran lingkungan. Dalam mengelola dampak negatif tersebut, pemrakarsa telah menyusun dan melaksanakan dokumen RKL-RPL. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi ketaatan yayasan X dalam melaksanakan dokumen Rencana Pengelolaan dan Pemantauan Lingkungan Hidup (RKL-RPL). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pengumpulan data primer dan data sekunder. Pengumpulan data primer diperoleh dengan cara melakukan kegiatan observasi lapangan dan wawancara secara langsung dengan pemrakarsa terkait kondisi eksisting yang terdapat di sarana pelayanan umum pendidikan. Sedangkan untuk pengumpulan data sekunder diperoleh dari dokumen yang pernah dimiliki yakni dokumen Rencana Pengelolaan dan Pemantauan Lingkungan Hidup (RKL-RPL). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat beberapa pengelolaan dan pemantauan lingkungan yang belum sesuai arahan dalam dokumen RKL-RPL yakni terkait penyediaan TPS Limbah B3, sampling effluent STP, sampling up stream dan down stream, sampling udara ambien, sampling emisi genset, Persetujuan Teknis dan Surat Kelayakan Operasional Pembuangan Air Limbah karena belum terlaksana. Selebihnya, telah sesuai dengan arahan dalam dokumen RKL-RPL. Abstract : Public educational service facilities initiated by the X Foundation in East Java have had a negative impact in the form of environmental pollution. In managing these negative impacts, the initiator has prepared and implemented the RKL-RPL document. This research aims to fund the X foundation's compliance in implementing the Environmental Management and Monitoring Plan (RKL-RPL) document. The method used in this research is primary data collection and secondary data. Primary data was collected by conducting field observations and direct interviews with initiators regarding existing conditions in public educational service facilities. Meanwhile, secondary data collection was obtained from documents previously owned, namely the Environmental Management and Monitoring Plan (RKL-RPL) document. The research results show that there is some environmental management and monitoring that is not in accordance with the directions in the RKL-RPL document, namely related to the provision of B3 Waste TPS, STP waste sampling, upstream and downstream sampling, ambient air sampling, generator emission sampling, Technical Approval and Operational Feasibility Letter for Waste Water Disposal because it has not been implemented. The rest is in accordance with the Directions in the RKL-RPL document.
Perencanaan Sistem Pengomposan Sampah Dengan Metode Takakura Pada Fasilitas Pendidikan X Zuhria Oktaviani; Muhammad Abdus Salam Jawwad
Envirous Vol. 4 No. 1 (2023): Jurnal Envirous
Publisher : UPN "Veteran" Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/envirous.v4i1.169

Abstract

ABSTRAK Kegiatan Fasilitas Pendidikan X menghasilkan sampah setiap harinya. Pada Fasilitas Pendidikan X terdapat aktivitas murid, guru, dan karyawan dengan total sebanyak 549 orang. Aktivitas tersebut menghasilkan timbulan sampah yang relatif besar pula. Tujuan perencanaan sistem pengomposan dengan metode takakura pada Fasilitas Pendidikan X untuk meminimalisir total timbulan sampah yang dihasilkan sebesar 0,411 m3/hari sebelum diangkut menuju Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) dengan mengolah sampah organik sebesar 0,23 m3/hari sehingga sisa timbulan sampah menjadi sebesar 0,181 m3/hari. Metode takakura adalah teknik pengomposan sederhana yang memiliki keunggulan karena dapat di produksi pada area yang terbatas dan melalui proses fermentasi sehingga tidak menimbulkan bau. Berdasarkan perencanaan, didapatkan hasil kompos sebesar 2,31 m3/bulan atau sebesar 2.310 kg/bulan yang dapat dimanfaatkan. Pada dasarnya, kompos memiliki berbagai manfaat utamanya dapat mengurangi timbulan sampah organik pada Fasilitas Pendidikan X dengan memanfaatkan kembali sebagai pupuk organik yang selanjutnya dapat diaplikasikan pada tanah, dijadikan sebagai pupuk tanaman pada ruang terbuka hijau yang tersedia di Fasilitas Pendidikan X, serta dapat dijual kembali apabila hasil dari komposting yang didapatkan melebihi kebutuhan kompos yang dibutuhkan oleh Fasilitas Pendidikan X. ABSTRACT The educational facility X generates waste every day. In Facility X, there are activities involving students, teachers, and staff, totaling 549 people. These activities produce a relatively large amount of waste. The goal of planning a composting system using the Takakura method at Facility X is to minimize the total waste generation, which is currently at 0.411 m3/day, before it is transported to the Final Processing Site (TPA). This will be achieved by processing organic waste amounting to 0.23 m3/day, resulting in a remaining waste generation of 0.181 m3/day. The Takakura method is a simple composting technique that has the advantage of being producible in limited spaces and utilizes a fermentation process, thus preventing odors. According to the planning, a compost yield of 2.31 m3/month or 2,310 kg/month is obtained, which can be utilized. Essentially, compost has various primary benefits, including reducing the generation of organic waste at Facility X by reusing it as organic fertilizer that can be subsequently applied to the soil, used as plant fertilizer in the green open spaces available at Facility X, and can also be sold if the compost produced exceeds the compost needs of Facility X.
Analisis Penggunaan Listrik Terhadap Emisi Karbon di Lingkungan Kampus UPN "Veteran" Jawa Timur Ignacia Putri Dinayah; Rizka Novembrianto
Envirous Vol. 4 No. 1 (2023): Jurnal Envirous
Publisher : UPN "Veteran" Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/envirous.v4i1.174

Abstract

Penyumbang gas rumah kaca terbesar berasal dari bidang energi yakni sebanyak 70% emisi CO2 penggunaan listrik bersumber dari kegiatan dalam gedung yang memiliki fungsi komersial seperti mal, perkantoran, hotel, dan apartemen. Penelitian ini bertujuan untuk menghitung emisi karbon dari penggunaan listrik di kampus UPN “Veteran” Jawa Timur untuk dapat mengetahui besar dari emisi karbon yang dihasilkan sehingga dapat meminimalisir dampaknya terhadap lingkungan. Data yang digunakan pada penelitian ini adalah data sekunder berupa data penggunaan listrik di UPN “Veteran” Jawa Timur pada bulan September 2022. Emisi karbon yang dihasilkan dari aktivitas penggunaan listrik di UPN “Veteran” Jawa Timur sebesar sebesar 156,362.15 KgCO2/kWh atau 156.362 tonCO/kWh, dengan emisi terbesar dihasilkan oleh gedung kuliah bersama sebesar 28,911.30 KgCO2/kWh atau sebesar 28.911 tonCO2/kWh.
Rencana Pengelolaan Limbah B3 Pada Industri Makanan Laut Nurhayati, Radityazty Dahayu; Purnomo, Yayok Suryo
Envirous Vol. 4 No. 1 (2023): Jurnal Envirous
Publisher : UPN "Veteran" Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/envirous.v4i1.178

Abstract

Industri makanan laut mengalami peningkatan pesat dalam laju produksi menngingat negara Indonesia adalah negara maritim. Dengan pesatnya laju produksi dampak yang dihasilkan dari produksi tersebut juga kian meningkat. Salah satu dampak yang paling terlihat adalah semakin banyaknya limbah yang dihasilkan. Salah satu limbah yang dihasilkan adalah Limbah B3 (Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun). Limbah B3 yang dihasilkan oleh industri makanan laut dimulai dari proses produksi hingga pengoperasian mesin dengan jenis dan karakteristik limbah yang berbeda-beda. Dengan kondisi yang seperti itu maka penelitian kali ini bertujuan untuk menganalisis pengelolaan Limbah B3 secara deskriptif berdasarkan data timbulan Limbah B3 yang dihasilkan. Data timbulan Limbah B3 ini nantinya akan digunakan untuk mecari solusi dari semakin meningkatnya hasil Limbah B3 yang dihasilkan. Data timbulan Limbah B3 yang dihasilkan yaitu oli bekas (26,7 kg/hari), aki kering bekas (2 kg/hari), filter bekas (0,33 kg/hari), lampu bekas (0,033 kg/hari), kemasan bekas (2,07 kg.hari). Hasil penelitian ini juga akan menghasilkan rekomendasi dimensi serta volume TPS Limbah B3 yang nantinya akan diproyeksikan dalam gambar 2D melalui software Autocad.
IDENTIFIKASI PERMASALAHAN DAN PENGELOLAAN SUNGAI WELANG Sholihah, Laili; Irawanto, Rony
Envirous Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Envirous
Publisher : UPN "Veteran" Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/envirous.v5i2.337

Abstract

Sungai Welang, satu di antara sungai utama yang ada di wilayah Jawa Timur, Indonesia, menghadapi masalah serius akibat polutan limbah domestik dan limbah industri. Penelitian ini ditujukan untuk menganalisis permasalahan yang ada pada Sungai Welang dan mengevaluasi potensi solusi pengelolaannya. Melalui studi literatur, penelitian ini mengungkapkan bahwa pencemaran telah menyebabkan penurunan kualitas air yang signifikan dan kerusakan ekosistem sungai. Beberapa solusi yang diusulkan meliputi pemanfaatan bioindikator dan fitoremediasi untuk memantau dan memperbaiki kualitas air, serta penerapan vegetasi riparian untuk mengendalikan erosi dan meningkatkan kualitas habitat. Selain itu, penggunaan perangkap sedimen bambu dan rehabilitasi daerah sempadan sungai dengan vegetasi pertanian juga dianggap sebagai pendekatan yang efektif. Hasil penelitian ini menyoroti pentingnya pengelolaan sungai yang terpadu, melibatkan berbagai pemangku kepentingan, untuk mencapai keberlanjutan ekosistem Sungai Welang.
Pengelolaan Sampah di Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, dan Recycle (TPS 3R) Tenggilis, Kota Surabaya Ulum, Muhammad Bachrul; Ardina, Arneisya Hefmaulia; Auvaria, Shinfi Wazna; Nengse, Sulistiya
Envirous Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Envirous
Publisher : UPN "Veteran" Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/envirous.v5i2.340

Abstract

Upaya pemerintah Kota Surabaya dalam reduksi sampah di sumber adalah dengan pengelolaan sampah di Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle  (TPS3R). TPS 3R Tenggilis adalah salah satu TPS di Kota Surabaya yang memiliki potensi reduksi sampah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengelolaan tempat pengolahan sampah Reduce, Reuse dan Recycle (TPS 3R) Tenggilis ditinjau dari cakupan layanan dan potensi reduksi yang dimiliki. . Metode yang digunakan adalah pengumpulan data primer berupa sampling timbulan dan komposisi sampah. Sedangkan data sekunder didapatkan dari hasil observasi pengelolaan sampah eksisting, wawancara, dan studi literatur. Hasil analisis di TPS3R Tenggilis menunjukkan, timbulan sampah rata-rata  sebesar 5.047,29 kg/hari dengan cakupan pelayanan 14 hingga 24 RT dari kelurahan Tenggilis Mejoyo dan Kendangsari per hari. Jenis sampah yang diterima sangat beragam mulai dari Organik, Plastik PET, Plastik HDPE, Plastik PVC, Plastik LDPE, Plastik PP, Plastik PS, Mix Plastik, kardus, Tetrapack, kertas, kaca, logam, kaleng, kayu, kain, karet, Diapers dll. Komposisi terbesar adalah sampah organik, 65,789%, kedua terbesar sampah plastik 12,15%,. Alur kegiatan pengelolaan sampah di TPS3R Tenggilis meliputi kegiatan penimbangan sebelum masuk ke conveyor belt pemilahan sampah. Hasil pemilahan sampah anorganik diteruskan dengan bailing dan pembersihan sebelum ke pengepul. Sampah organik diolah dengan komposting menggunakan open windrow dan magot BSF dan residunya diangkut ke TPA Benowo. Berdasarkan hasil analisis diketahui bahwa TPS 3R Tenggilis Kecamatan Tenggilis Mejoyo Kota Surabaya menghasilkan rata-rata timbulan sampah yang masuk sebesar 5.047,29 kg/hari dengan cakupan pelayanan 14 hingga 24 RT dari kelurahan Tenggilis Mejoyo dan Kendangsari disetiap harinya.
Waste-to-Energy as Ultimate Solutions: Implementasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan Rhofita, Erry Ika
Envirous Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Envirous
Publisher : UPN "Veteran" Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/envirous.v5i2.341

Abstract

Pengelolaan limbah padat perkotaan menjadi prioritas penting untuk mengurangi dampak lingkungan dan isu penipisan sumber daya alam. Daur ulan municipal solid waste (MSW) adalah langkah awal untuk mentransformasi konsep pengelolaan linier menjadi valorisasi dan berkelanjutan. Studi ini bertujuan untuk menganalisis potensi manfaat MSW sebagai bahan baku untuk memproduksi energi dalam bentuk listrik dan/atau panas. Banyak daerah di Indonesia telah menerapkan teknologi konversi waste-to-energy (WtE) melalui metode biokimia (yaitu pencernaan anaerobik dan fermentasi) dan termokimia (yaitu insinerasi, gasifikasi, dan pirolisis), meskipun belum tersebar secara merata. Namun, potensi MSW yang tidak terkelola di Indonesia dapat menghasilkan sekitar 65 ribu GWh listrik pada tahun 2050, yang dievaluasi secara termokimia, dengan asumsi bahwa jumlah MSW yang tidak terkelola adalah 35% dan efisiensi gasifikasi dan insinerasi masing-masing adalah 18 dan 23%. Dengan demikian, program WtE telah berkontribusi terhadap implementasi pembangunan berkelanjutan secara langsung sesuai dengan tujuan SDGs No 12 dan secara tidak langsung sesuai dengan SDGs No 7, 11,13, dan 14, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara merata.
IDENTIFIKASI PERMASALAHAN DALAM PENGELOLAAN WILAYAH SUNGAI DI JAWA TIMUR Apriliani, Adini; Murti, Restu Hikmah Ayu; Irawanto, Rony
Envirous Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Envirous
Publisher : UPN "Veteran" Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/envirous.v5i2.343

Abstract

River basins are the most fundamental thing in managing natural water resources in Indonesia. Based on the Regulation of the Minister of Public Works and Public Housing No. 4/PRT/M/2015 concerning standards and ratification of river basins, Indonesia is divided into 128 river basins. The division of East Java is divided into 5 River Basins, namely the Madura Islands WS, Welang - Rejoso WS, Bondoyudo - Bedadung WS, Pekalen-Sampean WS, and Baru - Bajulmati WS. The condition of the river basin is increasingly causing various problems. The methods applied include a qualitative approach. The quantitative approach is carried out through the use of questionnaires filled out by participants followed by conducting a literature review. The results obtained from 48 respondents that the problems in the East Java river basin occurred due to flooding with a percentage of 66.67%, garbage 14.58%, waste 16.67%, and erosion 2.08%. From these problems there are solutions using biotechnology, river ecosystem restoration, wastewater management, dam construction with good infrastructure, the need for river basin monitoring sensors. Other essential factors in the socialization of education and community involvement are NGOs and government regulations.