cover
Contact Name
Marwahyudi
Contact Email
jpttg@usahidsolo.ac.id
Phone
+6287825641616
Journal Mail Official
jpttg@usahidsolo.ac.id
Editorial Address
Jl. Adisucipto 154 Surakarta
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Teknologi Tepat Guna
ISSN : 27461300     EISSN : 27461319     DOI : -
Focus and Scope The Journal of Appropriate Technology Services (JPTTG) has a vision and mission of community development with technology. In line with this vision and mission, JPTTG receives and publishes relevant service results with the application, training and understanding of technology to the community. The writing can be written in Indonesian or English. Research topics include: Technology Training for the Community Application of Technology in Society Understanding Technology in Society USER Username
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 217 Documents
Utilization of Ambulance Service Booking Applications As A Means Of Health Transportation For The Community In Pekanbaru City Zaky, Abdul; Suryandartiwi, Wiwik; Hendriani, Sisi; Tonis, Marian; Nurhadi, Muhammad
JURNAL PENGABDIAN TEKNOLOGI TEPAT GUNA Vol 6 No 1 (2025): Teknologi Tepat Guna (TTG)
Publisher : Universitas Sahid Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47942/jpttg.v6i1.1914

Abstract

The role of technology will always be present in every community activity in the current 5.0 era. Technology plays an important role in sustaining life both socially, economically and in the health sector in society. One of the important health services today is ambulance services. Ambulance services that are integrated with technology can make it easier for people to access this service. The ambulance service application that has been designed can be utilized by the community for emergency or non-emergency needs. The community service activity carried out is technical guidance on ambulance service applications to youth groups in Tangkerang Selatan Village, Pekanbaru City. Community Service activities are carried out with the stages of preparation, implementation to members of the Tangkerang Selatan youth organization and evaluation and reporting of activities. The preparation activities have been carried out by designing an Ambulance Booking Application which has been carried out a function test and application feasibility test. The function test results state that the application has functioned properly and the feasibility test results state that it is feasible with a percentage of 100%. Based on the distribution of ambulances in hospitals and health centers in Pekanbaru City, there are 56 ambulances. This number can certainly be more considering the existence of ambulances owned by other organizations or institutions. FGD activities are carried out to team members with several students by making preparations related to activities. The implementation of community service activities was carried out to the Tangkerang Selatan youth organization where with this activity, the role of youth organizations was more optimal in the community. A total of 28 members of the Youth Organization and the Community attended this activity and were enthusiastically followed. The results of the evaluation of this activity were carried out by distributing post-tests to participants related to understanding the use of applications. The evaluation results showed that 75% strongly agreed, 18% agreed and 7% did not understand. Activity reporting begins with the proposal for Copyright on the Application named Pekanbaru Ambulance Booking System (PABS). The output of community service activities also produces videos uploaded on YouTube and scientific articles in National Accredited Journals.
Rangkaian Kegiatan Implementasi Biochar Sebagai Media Tanam Budidaya Pisang Di Gentungan, Mojogedang, Karanganyar Rahayu, Muji; Septiyanto, Muhamad Dwi; Astirin, Okid Parama; Hadi, Syamsul; Prasetyo, Ari; Fauza, Gusti; Mawahyudi
JURNAL PENGABDIAN TEKNOLOGI TEPAT GUNA Vol 6 No 1 (2025): Teknologi Tepat Guna (TTG)
Publisher : Universitas Sahid Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47942/jpttg.v6i1.1921

Abstract

Lahan pekarangan disekitar rumah memiliki potensi besar dalam membantu mencukupi beberapa kebutuhan pemiliknya seperti kebutuhan pangan dan penambah penghasilan. Contohnya adalah pemanfaatan sebagai lahan tanam sayuran atau buah-buahan. Potensi lahan pekarangan ini belum dimanfaatkan secara optimal oleh Kelompok Tani Mulyo 1 Desa Gentungan, Kecamatan Mojogedang, Kabupaten Karanganyar. Padahal banyak lahan yang dimilikinya memiliki potensi yang besar untuk budidaya buah-buahan seperti tanaman pisang untuk menambah penghasilan petani. Namun kendala yang dihadapi adalah kondisi tanah yang kurang subur untuk budidaya tanaman. Oleh karena itu TIM Pengabdian Universitas Sebelas Maret melalui hibah Dana PDTI 2024 yang menggandeng Mitra Tani Mulyo 1 dan Pemerintah Desa Gentungan melakukan upaya peningkatan kesuburan lahan dengan aplikasi biochar. Biochar merupakan arang hitam dari hasil pemanasan dan pembakaran dibawah kondisi tanpa oksigen. Berdasarkan beberapa literatur, penggunaan biochar dapat memperbaiki kesuburan fisik tanah, antara lain struktur tanah, dan kualitas tanah dalam jangka panjang serta mengurangi efek dari kontaminasi akibat penggunaan bahan kimia tertentu. Serangkaian upaya implementasi biochar dalam budidaya tanaman pisang dimulai dari kegiatan pembuatan alat produksi biochar, pelatihan produksi biochar, pelatihan budidaya pisang berbasis biochar dan praktik langsung pada lahan pekarangan Tani Mulyo 1. Kegiatan ini menerapkan alat produksi biochar agar mitra penerima manfaat memiliki kompetensi dalam produksi biochar secara mandiri dari sekam padi serta dalam jangka panjang dapat menambah penghasilan petani melalui budidaya tanaman pisang di lahan pekarangan. Secara umum program yang dijalan sukses terlaksana atas kerjasama TIM Pengusul dengan mitra serta dukungan pengalaman dan kompetensi pengusul dari berbagai disiplin ilmu yang berbeda dan linear.
Pengembangan Desa Digital Dengan Penerapan Sistem Informasi Kearsipan Untuk Meningkatkan Pelayanan Publik Pada Pemerintah Desa Banjarwaru Kecamatan Nusawungu Kabupaten Cilacap Santi Purwaningrum; Ratih Hafsarah Maharrani; Agus Susanto; Prih Diantono Abda'u; Muhammad Nur Faiz; Oman Somantri; Ari Kristiningsih; Khoeruddin Wittriansyah
JURNAL PENGABDIAN TEKNOLOGI TEPAT GUNA Vol 6 No 1 (2025): Teknologi Tepat Guna (TTG)
Publisher : Universitas Sahid Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47942/jpttg.v6i1.1925

Abstract

Pelayanan Publik yang efektif dan efisien menjadi salah satu tolak ukur masyarakat dalam menilai kinerja penemrintah daerah secara kasat mata. Pelayanan publik seperti pembuatan surat dan pencarian data arsip sangat berpengaruh terhadap kualitas layanan pada Kantor Desa Banjarwaru. Proses pengarsipan surat dan administrasi lainnya di Desa Banjarwaru saat ini belum terdigitalisasi dan terdokumensi dengan baik. Hal tersebut sering membuat terjadinya kesalahan dalam penyimpanan data surat masuk dan membutuhkan ruang yang cukup luas untuk menyimpannya, selain itu juga seringnya terjadi kesalahan dalam penulisan nomor surat keluar karena pencarian nomor surat terakhir masih dicari manual pada buku besar. Guna untuk mewujudkan visi dan misi Desa Banjarwaru, maka sangat diperlukan Penerapan Sistem Informasi Kearsipan untuk pengembangan Desa Digital. Sistem informasi arsip persuratan mempunyai tujuan mengubah metode penyimpanan surat atau administrasi lainnya dengan proses pengarsapan secara digital sehingga mengurangi penggunaan kertas dan lebih efektif dan akurat.
Aplikasi Teknologi Tepat Guna Pendingin Kecap Untuk Meningkatkan Produktivitas Ukm Bumi Makmur Sejahtera Wonogiri Hadi, Syamsul; Astirin, Okid Parama; Andriyanto, Solikin; Prasetyo, Ari; Septiyanto, Muhamad Dwi
JURNAL PENGABDIAN TEKNOLOGI TEPAT GUNA Vol 6 No 1 (2025): Teknologi Tepat Guna (TTG)
Publisher : Universitas Sahid Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47942/jpttg.v6i1.1958

Abstract

Usaha kecil menengah Bumi Makmur Sejahtera (UKM-BMS) yang memproduksi kecap manis khas Wonogiri ini masih tergolong jarang, padahal potensi pasar cukup besar di Jawa Tengah. Program di UKM-BMS pada tahun 2020 berhasil meningkatkan kapasitas produksi dengan pengadaan tungku pemasak, mesin pengaduk, mesin pengemas (filling machine) dan raw material handling dan membuat proses produksi bisa lebih higienis. Tetapi konsistensi kualitas produk belum memuaskan karena proses penyaringan masih secara manual menggunakan kain dan memerlukan waktu lama serta kapasitas produksi belum maksimal karena belum ada proses pendinginan produk kecap hasil olahan dari tungku perebusan yang cepat sehingga tidak mengalami penguapan saat di dalam kemasan yang berakibat mudah timbulnya jamur karena adanya kandungan air di dalam kemasan. Proses pendinginan saat ini masih membutuhkan waktu 12 jam di dalam sebuah tabung terbuka, sehingga kecap hasil olahan rawan terkontaminasi dengan kotoran luar dan tidak bisa segera dipasarkan. Pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan oleh pengabdi adalah berupa desain dan perancangan prototipe alat pendingin dan alat pengayak/penyaring produk olahan kecap dari tungku pemasak. Pendampingan dimulai dari instalasi alat, praktik langsung di lapangan serta pelatihan untuk perawatan alat. Untuk meningkatkan keamanan pangan dan keselamatan pekerja akan diselenggarakan pelatihan dan praktik tentang materi terkait. Produk yang akan dihasilkan dan diberikan ke mitra adalah alat pendingin dan alat penyaring. Juga akan dihasilkan publikasi dalam jurnal pengabdian masyarakat, berita media masa, dan draf paten pendingin dan penyaring kecap. Target akhir dari kegiatan pengabdian ini adalah terinstalnya peralatan pendingin dan penyaring hasil olahan kecap di mitra sehingga kapasitas dan higienis produk kecap meningkat.
The Use of Herbal Medicine and Medicinal Plants as Immunity Enhancers for Migrant Workers in Malaysia by Utilizing Herbal Plants Around the House as Body Immune Enhancers ahwan, ahwan
JURNAL PENGABDIAN TEKNOLOGI TEPAT GUNA Vol 6 No 1 (2025): Teknologi Tepat Guna (TTG)
Publisher : Universitas Sahid Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47942/jpttg.v6i1.1966

Abstract

Indonesian migrant workers in Malaysia face various challenges, including limited access to health services and vulnerability to diseases due to demanding working conditions and unfamiliar environments. This community service aims to increase knowledge and skills regarding the use of traditional medicinal plants to improve immunity. The method used is to provide training materials on identifying, processing, and consuming available medicinal plants safely. Evaluation of this community service activity showed an increase in participants' knowledge about traditional medicine, its benefits, and safe use practices. The long-term goal is to encourage sustainable practices in utilizing local herbal resources for self-care among PMI in Malaysia, which contributes to their overall health, productivity, and well-being while preserving traditional Indonesian medicinal practices.
Strategies For Handling Sleech Delay In Early Childhood Hartini, Sri
JURNAL PENGABDIAN TEKNOLOGI TEPAT GUNA Vol 6 No 2 (2025): Teknologi Tepat Guna (TTG)
Publisher : Universitas Sahid Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47942/jpttg.v6i2.1578

Abstract

The age of children 0-6 years is the age of development and growth that greatly determines the child's life in the future. Age 0-6 years is also commonly called the golden age or the golden age as well as the period or period of the child which will determine the next stage of development and growth of children. At this age is the right age for children to take education because at this time children experience an extraordinary process of development and growth. Early childhood is a period of exploration, a period of imitation, a period of sensitivity, a period of play, and a period of early defiance. However, on the other hand, when early childhood is at a critical period which is the golden age of children, it will not be repeated in the next period if its development and potential are not stimulated optimally. One of the disorders experienced by children during their development and growth and most often there is a speech delay (Azizah, 2018). In this dedication, the author provides graphic media activities to children who experience speech delays to stimulate their language development.
Psychological First Aid (Pfa) Services For Child Victims At Uptd Ppa Surakarta City Maya Desvira Riandy
JURNAL PENGABDIAN TEKNOLOGI TEPAT GUNA Vol 6 No 2 (2025): Teknologi Tepat Guna (TTG)
Publisher : Universitas Sahid Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47942/jpttg.v6i2.1672

Abstract

Abstrak: Kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) merupakan masalah sosial yang serius di Indonesia. Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) bisa terjadi pada siapa saja, termasuk perempuan, laki-laki dan anak-anak. Kekerasan yang disebut Kejahatan Tersembunyi ini telah memakan banyak korban. Dari sekian banyak korban kekerasan dalam rumah tangga, anaklah yang paling sering menjadi korban kekerasan dalam rumah tangga. Anak berhak memperoleh perlindungan, perhatian, kasih sayang dan pendidikan demi kesejahteraan anak. Anak juga harus mendapat perlindungan khusus untuk kepentingan fisik dan mentalnya. Banyak korban kekerasan dalam rumah tangga, terutama anak-anak, tidak mendapatkan bantuan dan perlindungan yang memadai. Diperlukan penanganan yang serius untuk mengatasi masalah ini. Unit Pelaksana Teknis Daerah Perlindungan Perempuan dan Anak (UPTD PPA) Kota Surakarta merupakan layanan dan pengobatan yang sepenuhnya memberdayakan perempuan dan anak korban kekerasan. Oleh karena itu, layanan ini memberikan penanganan terhadap kondisi psikologis klien khususnya anak-anak pada awal menghadapi masalah tindak kekerasan yang dialami, yaitu dengan penerapan Psychological First Aid (PFA). Model Psychological First Aid (PFA) yang diberikan adalah model Johns Hopkins RAPID PFA. Terdapat lima fase dalam model RAPID PFA, yaitu: Rapport, Assessment, Priority, Intervention, dan Disposition. bertujuan untuk menilai tingkat kecemasan seseorang dan membantu mencari bantuan profesional. Korban yang diberikan PFA berjumlah 3 orang berinisial D, F dan NR. Berdasarkan hasil pelayanan PFA yang dilakukan di UPTD PPA Kota Surakarta, terlihat kondisi psikologis korban secara umum dalam kategori normal. Jadi, dapat disimpulkan bahwa penerapan PFA terbukti mampu membuat korban merasa lebih tenang, aman, dan terhubung. Kata Kunci : KDRT, Anak, UPTD PPA, PFA. Abstract: Domestic violence (KDRT) is a serious social problem in Indonesia. Domestic violence can happen to anyone, including women, men and children. This violence, which is called Hidden Crime, has claimed many victims. Of the many victims of domestic violence, children are the most frequently victims of domestic violence. Children have the right to receive protection, attention, affection and education for the child's welfare. Children must also receive special protection for their physical and mental interests. Many victims of domestic violence, especially children, do not receive adequate assistance and adequate protection. Serious treatment is needed to deal with this problem. The Regional Technical Implementation Unit for the Protection of Women and Children (UPTD PPA) of Surakarta City is a service and treatment that completely re-empowers women and children who are victims of violence. Therefore, this service provides treatment for clients' psychological conditions, especially children at the beginning of facing the problem of violent acts experienced, namely by implementing Psychological First Aid (PFA). The Psychological First Aid (PFA) model provided is the Johns Hopkins RAPID PFA model. There are five phases in the RAPID PFA model, namely: Rapport, Assessment, Priority, Intervention, and Disposition. aims to assess a person's level of anxiety and help find professional help. The victims given PFA were 3 people with the initials D, F and NR. Based on the results of PFA services carried out at the Surakarta City PPA UPTD, it can be seen that the victim's psychological condition is generally in the normal category. So, it can be concluded that the application of PFA has been proven to be able to make victims feel calmer, safer and connected. Keywords: Domestic Violence, Children, UPTD PPA, PFA.
Pelatihan Meningkatkan Pemberdayaan Ibu-Ibu PKK RT 06 Desa Srimulyo Budi Siswanto
JURNAL PENGABDIAN TEKNOLOGI TEPAT GUNA Vol 6 No 2 (2025): Teknologi Tepat Guna (TTG)
Publisher : Universitas Sahid Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47942/jpttg.v6i2.1794

Abstract

Abstrak: Program Jumputan Journey merupakan implementasi KKN mahasiswa Universitas Sebelas Maret (UNS) Desa Srimlyo yang dilaksanakan Sabtu, 8 Februari 2025 di RT 06 Desa Srimulyo, Sragen. Tujuan program ini adalah meningkatkan kreativitas dan keterampilan ibu-ibu PKK melalui pelatihan pembuatan totebag jumputan sebagai bentuk pelestarian budaya sekaligus pemberdayaan ekonomi. Kegiatan dilakukan dengan metode praktik langsung dan diskusi, meliputi teknik pelipatan kain, pengikatan, pencelupan warna, pengeringan, hingga fiksasi warna. Peserta juga diberi pendampingan terkait pengemasan produk dan pemasaran digital untuk mendukung keberlanjutan usaha. Hasilnya, peserta menghasilkan totebag katun bermotif jumputan dengan nilai seni tinggi yang berpotensi menjadi produk usaha mikro. Antusiasme peserta menunjukkan keberhasilan program dalam meningkatkan keterampilan, kepercayaan diri, serta kesadaran akan potensi usaha kreatif. Dengan dukungan pemerintah desa dan komunitas pengrajin, program ini diharapkan mampu memperkuat kemandirian ekonomi perempuan serta memperluas jangkauan pemasaran motif jumputan khas Srimulyo. Kata kunci: Jumputan, edukasi, pemberdayaan perempuan, seni tekstil, pelestarian budaya, KKN UNS Desa Srimulyo
Pelatihan Ketrampilan Merajut dalam Mengembangkan Potensi Ekonomi Ibu-ibu Rumah Tangga Anggota Koperasi Adiguna Kefamenanu Bani, Linda
JURNAL PENGABDIAN TEKNOLOGI TEPAT GUNA Vol 6 No 2 (2025): Teknologi Tepat Guna (TTG)
Publisher : Universitas Sahid Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47942/jpttg.v6i2.1912

Abstract

Abstrak: Merajut merupakan keterampilan yang dapat dipelajari dan bermanfaat untuk mengisi waktu luang. Keterampilan merajut yang diberikan kepada Ibu-Ibu rumah tangga anggota koperasi Adiguna Kefamenanu meliputi ketermpilan pembuatan taplak meja, dompet, aksesoris, pebuatan tas beserta finishingnya. Tujuan pelatihan dalam kegiatan pengabdian pada masyarakat untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam merajut, ibu-ibu rumah tangga anggota koperasi Adiguna untuk digunakan sendiri, dan mengisi waktu luang dengan kegiatan yang menghasilkan dan memiliki nilai jual. Metode pelaksanaan kegiatan pengapdian ini dibagi menjadi tiga yaitu tahap persiapan, tahap pelaksanaan dan tahap evaluasi. Kegiatan pelatihan dilaksanakan dibulan Mei sampai dengan bulan Oktober 2024 bertempat di Fatutusi, Kecamatan Insana Fafinesu diharapkan. Hasil dari Pengabdian ini berupa peningkatan skill ibu-ibu rumah tangga di Fatutusi, Insana Fafinesu disertai peningkatan pendapatan ekonomi keluaga ibu-ibu rumah tangga Anggota koperasi Adiguna Kefamenanu.
Capasity Building Kelembagaan Pengurus Badan Usaha Milik Desa “Tua Tune” Desa Oeperigi Kecamatan Noemuti Kabupaten Timor Tengah Utara Tiza, Agustinus Longa; Kolne, Yakobus
JURNAL PENGABDIAN TEKNOLOGI TEPAT GUNA Vol 6 No 2 (2025): Teknologi Tepat Guna (TTG)
Publisher : Universitas Sahid Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47942/jpttg.v6i2.1922

Abstract

Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) merupakan suatu lembaga ekonomi yang dibentuk di desa. Tujuannya dalah untuk mendorong peningkatan ekonomi masyarakat desa melalui pengembangan serta pengelolaan potensi-potensi yang dimiliki di desa. Desa Oeperigi adalah salah satu desa yang berada di Kabupaten Timor Tengah Utara, Kecamatan Noemuti, telah mendirikan Badan Usaha Miliki Desa sejak tahun 2017. Keberadaan BUMDes di Desa Oeperigi diberi nama “BUMDes Tua Tune”. Lembaga ini telah dibentuk kepengurusannya dan kesepakatan tentang usaha-usada yang dijalankan yakni disektor pertanian, dan sektor barang/ jasa lainnya. Disektor pertanian adalah pengembangan tanaman siri baik siri daun maupun siri buah dan disektor barang/jasa lainnya adalah usaha simpan pinjam, usaha perkiosan dan usaha tangki air bersih. Usaha-usaha tersebut mendapat suport dari pemerintah desa dengan mengalokasikan anggaran sebesar Rp. 50.000.000,- (Lima Puluh Juta) pertahun. Hal ini dimaksudkan sebagai dana stimulan dalam pengembangan sumber daya yang tersedia di Desa Oeperigi. Akan tetapi dalam perjalanan usaha BUMDes yang dilakukan belum dilaksanakan secara optimal, karena kepengurusan BUMDes belum memahami tugas dan fungsi yang diemban. Oleh karena itu diperlukan penguatan kapasitas kelembagaan BUMDes Tua Tune desa Oeperigi. Metode kegiatan yang digunakan adalah Ceramah dan Pendampingan. Hasil yang dicapai adalah Memberikan materi tentang penguatan kapasitas kelembagaan BUMDEs, dengan mendapatkan respon yang positif dan sangat antusias dalam mengikuti kegiatan. Peserta yang hadir adalah Pemerintah Desa, Badan Permusyawaratan Desa dan Masyarakat. Selain itu adanya pendampingan tentang pembuatan Peraturan Desa tentang Pendirian BUMdes Tua Tune dengan usaha-usaha yang dikembangkan. Adapun saran-saran dalam kegiatan pengabdian ini yaitu: Kepada pemerintah daerah khususnya kabupaten Timor Tengah Utara perlu terus melakukan pendampingan terkait dengan pembentukan BUMDes sebagai wujud pelaksanaan UU No. 6 tahun 2014; dan Perlu dibangun kerjasama antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi untuk tetap mendampingi dalam proses pembentukan sampai pengelolaan dan pertanggung jawaban keuangan.

Page 11 of 22 | Total Record : 217