cover
Contact Name
Mohammad Solihin
Contact Email
mohammadsolihin@respati.ac.id
Phone
+6281235058897
Journal Mail Official
massive@respati.ac.id
Editorial Address
Program Studi S-1 Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ekonomi (FISE), Universitas Respati Yogyakarta (UNRIYO). Kampus 1, Jl. Laksda Adisucipto KM.6,3, Ambarukmo, Caturtunggal, Kec. Depok, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Indonesia.
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
MASSIVE: Jurnal Ilmu Komunikasi
ISSN : 27987396     EISSN : 27987159     DOI : https://doi.org/10.35842/massive.v1i2
Core Subject : Education, Social,
MASSIVE: Jurnal Ilmu Komunikasi menerbitkan artikel ilmiah berisi hasil penelitian atau pemikiran konseptual terkini bidang ilmu komunikasi diantaranya adalah broadcasting (televisi, radio, dan film), jurnalistik dan fotografi, jurnalisme data, periklanan, komunikasi pemasaran, komunikasi kesehatan, media sosial, media online, literasi digital, dan kajian komunikasi lainnya yang relevan.
Articles 36 Documents
IMPLEMENTASI TEKNIK LOBI DAN NEGOSIASI YANG EFEKTIF DALAM MELAKUKAN BISNIS Tresia Monica Tinambunan; Chontina Siahaan
MASSIVE: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 2, No 2 (2022)
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ekonomi, Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35842/massive.v2i2.21

Abstract

Teknik lobi dan negosiasi merupakan bagian dari komunikasi yang berperan penting dalam kegiatan bisnis. Lobi dan negosiasi yang efektif mempengaruhi kelancaran suatu bisnis karena bisa membantu dalam menciptakan relasi dan kerja sama antar rekan bisnis disuatu perusahaan dan juga bisa membangun komunikasi yang baik untuk mencapai kesepakatan bersama. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis teknik – teknik, strategi dan berbagai cara yang perlu dikembangkan supaya bisa berhasil menjalani lobi dan negosiasi terhadap setiap kegiatan bisnis. Penelitian ini menggunakan metode studi kepustakaan (Library Research) yaitu metode yang mengggunakan sumber data sekunder dengan mencari referensi melalui jurnal, buku, literatur, catatan, serta berbagai dokumen lainnya yang berhubungan dengan persoalan yang ingin diselesaikan. Hasil penelitian menyatakan bahwa keberhasilan lobi dan negosiasi dalam suatu bisnis bergantung pada strategi dan kemampuan saat melobi dan negosiasi pihak tertentu. Teknik lobi dan negosiasi dalam bisnis juga memerlukan proses komunikasi yang efektif supaya tidak ada kesalahpahaman diantara pihak yang melakukan lobi maupun negosiasi dan perlu memahami penyampaian pesan dari pihak yang dilobi atau dinego serta memposisikan diri dengan baik saat proses negosiasi berlangsung.        Kata Kunci: Teknik Lobi dan Negosiasi, Komunikasi, Bisnis, Efektivitas
EFEKTIVITAS KOMUNIKASI ANTARPRIBADI ANAK DENGAN ORANG TUA DALAM KELUARGA INTI Nadia Handayani; Nina Yuliana
MASSIVE: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 2, No 2 (2022)
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ekonomi, Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35842/massive.v2i2.24

Abstract

Komunikasi merupakan sebuah hal yang sangat penting dalam berinteraksi dengan orang lain, dengan berkomunikasi juga merupakan suatu hal yang tidak bisa terlepaskan bagi seorang manusia. Seseorang akan mengetahui pesan yang dimaksud dari orang lain melalui komunikasi, seperti halnya dalam cakupan keluarga inti. Komunikasi antarpribadi sangat diperlukan dan menjadi faktor penting dalam mengetahui keterbukaan seorang anak serta menumbuhkan perilaku yang baik dalam diri seorang anak. Terkait dengan hal tersebut, maka penulis melakukan penelitian ini dengan komunikasi antarpribadi dikarenakan komunikasi antarpribadi memiliki efektivitas yang lumayan besar dalam berkomunikasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas sebuah komunikasi antarpribadi antara anak dengan keluarga inti (ayah, ibu, atau orang tua) dalam menanggapi suatu kejadian, penelitian ini dilakukan dengan metode penelitian kualititatif serta pengumpulan data teknik yang digunakan adalah teknik wawancara mendalam (depth interview) kepada keluarga inti (kedua orang tua, ayah, dan ibu). Lalu dari hasil penelitian tersebut dianalisis dengan ciri-ciri komunikasi antarpribadi yang efektif sesuai dengan apa yang dikemukakan oleh Joseph DeVito, kesimpulan dari hasil penelitian ini menunjukkan bahwa adanya efektivitas komunikasi yang dilakukan dalam menanggapi suatu kejadian melalui komunikasi antarpribadi anak dengan orang tua dalam keluarga inti.Kata kunci: Komunikasi Antarpribadi, Komunikasi, Efektivitas Komunikasi, Keluarga
ANALISIS KONTEN MEDIA SOSIAL INSTAGRAM BY.U SEBAGAI MEDIA PENYEBARAN INFORMASI & KOMUNIKASI Afifah Subhah Nafsyah; Suci Rahayu Maulidyah; Azki Srirazki Nurlia; Wulan Putri Adhyanti
MASSIVE: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 2, No 2 (2022)
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ekonomi, Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35842/massive.v2i2.57

Abstract

Sebagai perusahaan yang memiliki nilai digitalisasi dalam pengembangan produknya, maka dalam membangun informasi melalui media sosial instagram by.U aktif melakukan aktivitas media sosial yang dapat terlihat melalui postingan konten yang bervariatif dan menarik. Konten instagram disesuaikan dengan karakter dari segmentasi audience by.U yaitu generasi millenial. Dengan menggunakan konsep empat pilar strategi media sosial yang dikemukakan oleh Lon Safko dan David K.Brake dalam bukunya yang berjudul The Social Media Bible: Tactics, Tools & Strategies For Business Success, meliputi konten hiburan, konten kolaborasi, konten edukasi dan konten informasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memaparkan karakteristik konten yang disajikan (dari tingkat kejelasan pesan) dan keterlibatan audiens pada instagram @byu.id untuk strategi menyampaikan informasi pada audiens. Metode yang digunakan dalam penelitian ini metode analisis isi dengan pendekatan kualitatif, paradigma kritis. Hasil dalam penelitian ini menunjukkan bahwa dalam rentan waktu 2 Oktober – 2 Desember 2021 by.U menyajikan berbagai jenis konten yang sesuai dengan konsep empat pilar strategi media sosial. Dari keempat pilar tersebut, konten kolaborasi lebih banyak diunggah dibandingkan dengan kategori konten lainnya. Akan tetapi, dalam penyebaran informasi untuk menjangkau audiens nya, konten hiburan dianggap lebih interaktif. Selain itu, sebagai salah satu upaya dalam membangun komunikasi dan interaksi by.U menggunakan kata “DUA” dalam setiap unggahan kontennya, hal tersebut merupakan salah satu bentuk strategi komunikasi yang dilakukan untuk membranding dan membentuk awareness audiens pada peringatan anniversary by.U yang kedua.Kata Kunci: Media Sosial, Konten Instagram, Media Komunikasi, Konsep Empat Pilar
PEMETAAN BERITA POLITIK DARI MEDIA TERAFILIASI POLITISI (TELAAH BERITA-BERITA TVONE DI TWITTER) Afgiansyah Afgiansyah
MASSIVE: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 2, No 2 (2022)
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ekonomi, Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35842/massive.v2i2.72

Abstract

Pada Pemilu Presiden RI tahun 2019, ditemukan adanya ketidakberimbangan dalam pemberitaan politik dari media massa terafiliasi politisi. Penelitian ini ditujukan untuk melihat apakah ketidakberimbangan ini masih terjadi menuju penyelenggaraan pemilu tahun 2024 dengan memetakan konten-konten yang dirilis oleh media massa terafiliasi politisi melalui media sosial. Secara khusus penelitian dilakukan pada akun twitter resmi TVOneNews pada periode 1 Januari s.d. 31 Maret 2022 untuk melihat keberimbangan pemberitaan tersebut melalui studi deskriptif secara kuantitatif menggunakan social media monitoring tools, Mediawave Interaktif. Hasil penelitian menunjukkan berdasarkan pemetaan konten-konten berita politik yang dirilis twitter TVOneNewspada periode 2 tahun menjelang Pemilu 2024 masih menunjukkan keberimbangan. Kata Kunci: Keberimbangan Berita, Pemetaan Konten Twitter, Media Terafiliasi Politisi, Pilpres, Pemilu
EFEKTIFITAS PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL WHATSAPP DALAM KOMUNIKASI KELOMPOK Zahrah Isnaini; Agus Supriyono; Shabilla Noor Rachma
MASSIVE: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 3, No 1 (2023)
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ekonomi, Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35842/massive.v3i1.84

Abstract

Penelitian ini mengkaji pemanfaatan platform whatsapp sebagai media komunikasi kelompok. Adapun tujuan dari penelitian ini yaitu menganalisis kelebihan maupun kekurangan whatsapp sebagai salah satu platform media komunikasi serta mengukur keefektifan bentuk penggunaan whatsapp sebagai media komunikasi kelompok. Objek penelitian ini adalah pengguna whatsapp yang sering melakukan komunikasi baik secara personal maupun secara kelompok dan Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dan Teknik pengambilan data melalui kuesioner terbuka dimana memberikan kesempatan kepada responden untuk menuliskan pendapat pribadi nya terhadap pertanyaan yang tercantum dan sampel dalam penelitian ini adalah 10 orang yang menggunakan whatsapp. Dan para peneliti juga membaca banyak analisis yang dibuat oleh akademisi dan pengamat dan puluhan informasi yang tersedia di media nasional maupun internasional. Dimana hasil penelitian menunjukan bahwa platform whatsapp sangat membantu dalam komunikasi kelompok dalam berbagai sub bidang mulai dari pendidikan sampai bisnis. Meskipun di lain sisi memiliki kekurangan dalam hal jaringan atau signal yang terkadang kurang stabil.Kata Kunci: Whatsapp; Whatsapp Grup; Komunikasi Kelompok
REPRESENTASI KECANTIKAN PEREMPUAN DAN ISU BEAUTY PRIVILEGE DALAM SERIAL DRAMA KOREA TRUE BEAUTY Oktavia Damayanti; Warhi Pandapotan Rambe; Bambang Srigati
MASSIVE: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 3, No 1 (2023)
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ekonomi, Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35842/massive.v3i1.81

Abstract

Serial drama Korea True Beauty merupakan serial drama televisi Korea Selatan yang disiarkan di stasiun televisi Korea TvN. Serial drama ini merupakan adaptasi dari webtoon popular yang berjudul The Secret of Angel. True Beauty diproduksi pada tahun 2020 oleh TvN dan Studio N. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana representasi kecantikan perempuan dan isu beauty privilege dalam serial drama Korea True Beauty yang ditinjau dari posisi subjek-objek dan posisi penulis-penonton berdasarkan analisis wacana kritis Sara Mills. Jenis penelitian ini yaitu deskriptif kualitatif. Dalam menganalisis penelitian ini, peneliti menggunakan metode analsisi wacana kritis Sara Mills yang memfokuskan pada analisis posisi subjek-objek dan posisi penulis-penonton. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa representasi kecantikan perempuan dan isu beauty privilege dalam serial drama Korea True Beauty digambarkan melalui adegan dan teks percakapan berupa bahasa yang cenderung mendeskriminasi perempuan yang tidak memiliki wajah cantik. Ditinjau dari analisis posisi subjek- objek, posisi subjek didominasi oleh sekumpulan geng yang diketuai oleh Se Mi, terutama Se Mi. Sedangkan posisi objek lebih ditujukan kepada tokoh utama drama ini yaitu Im Ju Kyung yang mana menjadi korban atas penceritaan subjek. Posisi penulis-penonton ditempatkan pada masyarakat yang menonton drama ini. Selain itu, drama Korea True Beauty ini tidak hanya menempatkan perempuan sebagai objek, namun juga sebagai subjek atas diskriminasi berupa perilaku beauty privilege. Representasi kecantikan perempuan dan isu beauty privilege pada drama ini cenderung memperkuat bentuk ketidakadilan gender khususnya pada perempuan berupa bullying atau diskriminasi yang mengacu pada perilaku beauty privilege.Kata kunci: Representasi, Kecantikan Perempuan, Beauty Privilege, Wacana Kritis Sara Mills, Drama Korea
TOXIC MASCULINITY DALAM IKLAN EXTRA JOSS “LAKI BERANI BEDA” Magdalena Oryza Andriana; Mohammad Solihin; Umar Basuki
MASSIVE: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 3, No 1 (2023)
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ekonomi, Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35842/massive.v3i1.86

Abstract

Dahulu media yang biasa digunakan untuk beriklan adalah media cetak, di mana iklan tampil dalam bentuk gambar dan artikel. Iklan kini dapat disajikan dalam bentuk audio visual dan disiarkan melalui televisi maupun platform online lainnya. Hal itu membuat iklan terlihat lebih memberi gambaran nyata kepada konsumen. Gambaran umum yang disampaikan iklan laki-laki seperti “Extra Joss“ membuat imaji seorang pria harus terlihat macho, atletis dan berani. Iklan memang menjual fantasi yang tanpa disadari telah mengepung kesadaran kita. Gambaran tentang bagaimana tubuh pria seharusnya, aktivitas apa yang seharusnya pria lakukan, serta peran gender yang dihadirkan melalui iklan membuat kita memiliki standar bahwa memang begitulah realitas gambaran pria ideal sebagai konstruksi gender maskulinitas (kelaki-lakian). Hal seperti ini tanpa disadari juga dapat menyebabkan munculnya toxic masculinity. Tujuan dari penelitian ini untuk mendeskripsikan toxic masculinity dalam iklan Extra Joss “Laki Berani Beda”. Metode penelitian yang digunakan melalui pendekatan kualitatif dengan menggunakan analisis semiotika model Roland Barthes. Hasilnya terdapat toxic masculinity dalam iklan tersebut. Hal ini ditunjukan dari adegan yang dimunculkan serta penegasan dengan tulisan pendukung.Kata Kunci: Toxic Masculinity, Iklan, Extra Joss, Gender Maskulinitas, Analisis Semiotika
PENDEKATAN BUDAYA DALAM KOMUNIKASI PEMASARAN “SEI BABI” DI KOTA YOGYAKARTA Ignasius Reynaldi Sanlando; Fadjarini Sulistyowati
MASSIVE: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 3, No 1 (2023)
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ekonomi, Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35842/massive.v3i1.82

Abstract

Bisnis kuliner di Yogyakarta semakin marak mengingat Yogyakarta sebagai kota pendidikan dengan banyak pendatang dari berbagai daerah. Produk kuliner dari berbagai daerah pun dapat mudah ditemukan di kota ini sehingga para pendatang dapat melepas rindu dengan kota asalnya. Persaingan bisnis kuliner di Yogyakarta menjadi semakin ketat sehingga perlu upaya komunikasi pemasaran yang lebih tepat sasaran. Salah satu produk kuliner lokal yang ditawarkan adalah Se’i Babi East Pork yang berasal dari NTT. Produk Se’i Babi East Pork menggunakan pendekatan budaya dalam komunikasi pemasaran tatap muka melalui word of mouth dan media sosial. Metode penelitian yang digunakan deskriptif kualitatif. Teknik perolehan data dilakukan dengan wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data melalui Teknik analisis data interaktif. Hasil penelitian menggambarkan pendekatan budaya yang digunakan dalam komunikasi pemasaran baik tatap muka dengan word of mouth maupun media sosial yakni melalui instagram dan WhatsApp lebih mendekatkan produk tersebut ke konsumen. Komunikasi pemasaran dengan pendekatan budaya mampu mengangkat keotentikan produk tersebut yang merupakan kekhasan kuliner lokal.Kata Kunci: kuliner, komunikasi pemasaran, pendekatan budaya
HALLYU WAVE DI INDONESIA: PENERIMAAN KHALAYAK TERHADAP BRAND AMBASSADOR IDOL K-POP DI INDONESIA Nathania Chelsea Mineri; Antonius R. Pujo Purnomo
MASSIVE: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 3, No 1 (2023)
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ekonomi, Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35842/massive.v3i1.79

Abstract

Tujuan dilaksanakannya penelitian ini adalah untuk mengetahui penerimaan khalayak khususnya para generasi muda terhadap banyaknya grup idol K-Pop yang menjadi brand ambassador bagi produk maupun lembaga di Indonesia saat ini. Penelitian dilaksanakan dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan analisis resepsi milik Stuart Hall. Data dalam penelitian ini didapat dari beberapa responden yang merupakan kawula muda yang tinggal di Surabaya. Data dikumpulkan dengan menggunakan metode wawancara semi-terstruktur, yang kemudian dianalisis dengan analisis resepsi milik Stuart Hall yang berusaha untuk melihat penerimaan khalayak ke dalam tiga posisi penerimaan yakni posisi dominan hegemoni, negosiasi, dan oposisi. Dari hasil analisis yang telah dilakukan, didapatkan bahwa resepsi atau pemaknaan yang diberikan baik terhadap keberadaan Hallyu Wave dan penggunaan brand ambassador idol K-Pop di Indonesia didominasi oleh posisi negosiasi atau negotiated position yang dapat diartikan bahwa khalayak dapat menerima pesan dominan yang diberikan namun terdapat sebuah penolakan dengan melakukan seleksi terhadap pesan tersebut. Layaknya pisau bermata dua, hallyu dan penggunaan idol K-Pop sebagai brand ambassador dapat menimbulkan keuntungan dengan meningkatkan penjualan atau revenue dan juga kerugian dengan sikap fanatisme penggemar yang bahkan merusak produk. Masyarakat khususnya penggemar memiliki suatu tuntutan untuk senantiasa bersikap kritis dan objektif terhadap hal maupun budaya baru yang kita terima.Kata Kunci: Analisis Resepsi, Brand Ambassador, Hallyu, K-Pop
STRATEGI KOMUNIKASI PERSUASIF MELALUI PEMANFAATAN MEDIA SOSIAL TWITTER DAN INSTAGRAM DALAM KOMUNIKASI PEMASARAN DIGITAL (STUDI ANALISIS ISI @787Daily) Gabriella Mita Noventia; Rini Darmastuti; Dian Novita Kristiyani
MASSIVE: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 3, No 1 (2023)
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ekonomi, Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35842/massive.v3i1.87

Abstract

Pada era digital ini media sosial merupakan sarana yang dimanfaatkan untuk berbagai aktivitas termasuk mendukung proses aktivitas bisnis dan pemasaran. Industri kecil dan menengah cenderung memilih menggunakan Instagram dan Twitter untuk berkomunikasi dengan konsumen yang mayoritas berusia muda, produktif dan memiliki karakteristik sebagai pengguna sosial media. 787 Daily merupakan sebuah merek jasa titip online yang menjual barang-barang merchandise yang berkaitan dengan Idola Korean Pop dan secara aktif menggunakan Instagram serta Twitter untuk berinteraksi dengan konsumennya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi komunikasi persuasif media sosial 787 Daily. Dalam melakukan penelitian ini penulis menggunakan metode analisis isi dengan sumber data primer berupa dokumentasi dari akun Twitter dan Instagram @787Daily yang kemudian diperkuat oleh pernyataan narasumber yang merupakan pemilik usaha bisnis jasa titip online 787 Daily. Dalam menganalisis pesan persuasif, penulis menggunakan dua jalur persuasi yaitu jalur sentral dan periferal. Hasilnya diketahui bahwa jenis pesan persuasif yang digunakan oleh akun sosial media 787 Daily menggunakan jalur sentral dan peripheral secara berkesinambungan. 787 Daily memanfaatkan fenomena hubungan parasosial antara penggemar dan selebritas serta mengolahnya menjadi keunikan dalam melakukan komunikasi persuasif yang dominan melalui jalur periferal.Kata Kunci: Komunikasi Persuasif, Twitter, Instagram, Komunikasi Pemasaran Digital

Page 3 of 4 | Total Record : 36