cover
Contact Name
Wike Adhi Anggono
Contact Email
wike73@gmail.com
Phone
+6282329620776
Journal Mail Official
jmmt_pstm@yudharta.ac.id
Editorial Address
Program Studi Teknik Mesin, Universitas Yudharta, Jl. Yudharta 07 Pandean Sengonagung Purwosari Pasuruan
Location
Kab. pasuruan,
Jawa timur
INDONESIA
Journal mechanical and manufacture technology (JMMT)
ISSN : -     EISSN : 27214664     DOI : https://doi.org/10.35891/jmmt
Journal mechanical and manufacture technology adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh program studi Teknik Mesin Universitas Yudharta. Jurnal ini terbit 2 (dua) kali dalam setahun yaitu Bulan Maret dan September. Scope bidang jurnal ini meliputi : Mekanika dan rekayasa teknologi Fokus dan ruang lingkup - Konversi Energi - Proses Produksi - Teknologi Rekayasa - Mekanika Teknik - Perancangan Mesin
Articles 72 Documents
MODIFIKASI ASSEMBLY JIG DENGAN PENDEKATAN POKA-YOKE GUNA MENINGKATKAN EFISIENSI PERAKITAN KOMPONEN INTERIOR OTOMOTIF (STUDI KASUS DI PT. AMJ) Wahid, Abdul; Munir, Misbah; Nuriyanto

Publisher : Prodi Teknik Mesin Universitas Yudharta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35891/jmmt.v6i1.6570

Abstract

Industri komponen otomotif dituntut untuk memenuhi standar kualitas dan efisiensi yang sangat tinggi untuk menjaga daya saing. PT. Astra Mandiri Jaya (AMJ), sebagai pemasok komponen interior, menghadapi tantangan berupa bottleneck pada salah satu lini perakitan manual. Masalah utama teridentifikasi pada stasiun kerja perakitan panel pintu, di mana proses pemasangan klip dan sekrup secara manual memakan waktu lama dan rentan terhadap kesalahan, seperti komponen yang hilang atau tidak terpasang sempurna. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan modifikasi pada assembly jig (alat bantu perakitan) dengan pendekatan Poka-Yoke untuk meningkatkan efisiensi dan keandalan proses. Metode penelitian yang digunakan adalah DMAIC (Define, Measure, Analyze, Improve, Control). Hasil penelitian menunjukkan bahwa modifikasi jig dengan penambahan sensor deteksi dan aktuator pneumatik berhasil menurunkan waktu baku perakitan secara drastis. Waktu baku sebelum perbaikan adalah 5,54 detik/komponen, dan setelah perbaikan turun menjadi 2,57 detik/komponen. Hal ini menghasilkan peningkatan efisiensi waktu sebesar 53,61% serta eliminasi potensi cacat produk lolos ke proses selanjutnya.
EVALUASI KESESUAIAN KUALITAS PRODUK JERIGEN PLASTIKDENGAN SNI 19-4779-1998 Ellianto, Mario Sariski Dwi; Listyalina, Latifah; Suharyanto, Suharyanto; Ikhwan, Muhammad; Putrama, Fala
JMMT Vol 6 No 2 (2025)
Publisher : Prodi Teknik Mesin Universitas Yudharta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35891/gbpxsk43

Abstract

Jerigen plastik merupakan jenis kemasan plastik yang sering digunakan dalam berbagai sektor industri. Bahan baku, proses produksi, ketebalan dinding dan desain sangat menentukan kualitas dan keamanan jerigen plastik. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kesesuaian kualitas jerigen plastik dengan persyaratan SNI 19-4779-1998 dan mendorong pemahaman terhadap pentingnya pengujian kualitas produk dalam industri manufaktur plastik. Metode penelitian yang dilakukan adalah pengujian kebocoran dan kerapatan tutup, uji jatuh, ketahanan terhadap beban tumpukan, kekuatan pegangan, dan keseimbangan. Hasil pengujian kebocoran dan kerapatan tutup diperoleh 5 sampel mengalami kebocoran sehingga dinyatakan tidak lolos pengujian. Hasil pengujian jatuh, ketahanan terhadap beban tumpukan, kekuatan pegangan, dan keseimbangan pada keseluruhan sampel dinyatakan lolos pengujian.Berdasarkan keseluruhan data pengujian, jerigen plastik belum sesuai dengan persyaratan SNI.
MONITORING TORSI DAN FAKTOR KEAMANAN PENGGUNAAN DISK COUPLING PADA POMPA SENTRIFUGAL Zaman, Muhammad Badaruz; Soedarmadji, Wisma; Karim, Malihul; Syawaldi, Muhammad Yudha Darly
JMMT Vol 6 No 2 (2025)
Publisher : Prodi Teknik Mesin Universitas Yudharta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35891/xyjb8482

Abstract

Keandalan pompa sentrifugal yang merupakan aset vital industri sangat bergantung pada disk coupling. Penelitian ini bertujuan memverifikasi Faktor Keamanan (Safety Factor) aktual dari disk coupling pada 30 pompa sentrifugal di PT X untuk mendukung monitoring berbasis keandalan. Dengan metode deskriptif kuantitatif, torsi sistem TSystem​ dihitung dari daya motor P dan kecepatan putar ω, kemudian dibandingkan dengan kapasitas torsi kopling TRating​. Hasil menunjukkan TSystem​ berkisar antara 35,63 Nm hingga 240,86 Nm. Sistem memiliki nilai Faktor Keamanan antara 5,03 hingga 8,55. Nilai tersebut jauh melampaui batas minimum standar industri. Menurut ISO 10441 dan API Std 671 Faktor Keamanan yang diizinkan tidak kurang dari 1,25. Hal ini mengartikan bahwa disk coupling yang digunakan pada masing-masing sistem memiliki margin keamanan yang sangat tinggi, meskipun berpotensi over-engineered dan kurang ekonomis
EFISIENSI MESIN EXTRUDER MENGGUNAKAN PENDEKATAN OVERALL EQUIPMENT EFFECTIVENESS DAN IDENTIFIKASI SIX BIG LOSSES Mudakkirin, Farizal; Bashori, Hasan; Munir, Misbach
JMMT Vol 4 No 2 (2023)
Publisher : Prodi Teknik Mesin Universitas Yudharta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35891/jmmt.v4i2.4425

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeteksi gaya tambahan yang ditimbulkan oleh etos OEE bagian depan bidang ekstruder dan elemen-elemen yang menimbulkan kehancuran bidang ekstruder dan gerakan pengendapannya. Oleh karena itu, perlu adanya pemahaman dan pembahasan yang lebih mendalam tentang penyebab terjadinya standar penyebab terjadinya gempa. Penelitian ini menggunakan kustomisasi kuantitatif. mendeteksi penyebab kecelakaan pesawat dan mencari solusi dari masalah kecelakaan menggunakan efektivitas peralatan umum (OEE) digunakan untuk keberhasilan etos ketersediaan, efisiensi kinerja dan tingkat kualitas. Pengukuran tingkat efektivitas peran pesawat extruder ditambahkan OEE PT. X ditambah hasil yang didapat adalah pesawat reservoir-3 terjadwal ditemukan tidak memiliki etos parameter kelas dunia sebesar 85%. Reservoir line menambahkan etos OEE 72,02%, Line ban menambahkan etos OEE 69,80% Etos tersembunyi terendah di depan Mesin Line 3 Dengan etos OEE 65,74%. Dalam perkiraan enam kerugian utama untuk pesawat Line 3 yang memiliki terendah, elemen kehilangan kecepatan mengatasi kerugian tertinggi ditambah etos 16,97%. Untuk meningkatkan efisiensi bagian depan pesawat harus diubah jadwal perawatannya, yang lebih tepat bila alasan pemusnahan peralatan/bagian dari racun kempes dan selalu mencegah pesawat incompressible dari naiknya elemen mekanik/elektrik. Dan operator perlu mendapatkan persepsi tentang perawatan dan pembuangan pesawat secara rutin.
UPAYA MEMINIMALISIR KEGAGALAN MEKANIKAL PADA MESIN BELT PRESS DENGAN PENDEKATAN ROOT CAUSE ANALYSIS (RCA) Pranata, Farid Ammar; Effendi, Mohammad
JMMT Vol 5 No 1 (2024)
Publisher : Prodi Teknik Mesin Universitas Yudharta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35891/jmmt.v5i1.5021

Abstract

XYZ sebagai perusahaan yang memproduksi sarung tenun, memiliki tanggung jawab terhadap dampak lingkungan yang dihasilkan oleh kegiatan produksinya. Proses produksi sarung tenun dapat melibatkan penggunaan bahan kimia dan proses pewarnaan yang menghasilkan limbah cair berpotensi berbahaya. Dalam menjaga keberlanjutan lingkungan, PT. XYZ mengembangkan metode untuk mengelola limbah cair yang dihasilkan selama proses produksi dan mengubah limbah cair menjadi bentuk padat (sludge) melalui pemisahan antara fase cair dan fase padat sehingga dapat mengurangi volume limbah cair sehingga akan mengalami penurunan performance mesin yang berdampak menghambat ketersediaan mesin dalam mengelola limbah, penurunan produktivitas, dan menurunkan output limbah padat (sludge). Nilai OEE mesin belt press selama 1 bulan mengalami penurunan sebesar 67%. komponen mesin belt press yang mengalami kegagalan mekanikal yaitu kerusakan pada bearing, kerusakan pada roller, conveyor belt sobek, dan sambungan conveyor belt putus harus sering dilakukan maintenance.
USULAN PERBAIKAN EFEKTIFITAS MESIN MAKER DAN MESIN PACKER PADA PT. TRI SAKTI PURWOSARI MAKMUR BERDASARKAN RPN Munir, Misbach; Soedarmadji, Wisma
JMMT Vol 5 No 1 (2024)
Publisher : Prodi Teknik Mesin Universitas Yudharta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35891/jmmt.v5i1.5022

Abstract

Dunia industri saat ini sangat pesat dan industri harus mampu bersaing terutama kualitas produk yang dihasilkan. Untuk memastikan bahwa setiap perusahaan bahwa alat atau mesin produksinya dapat berfungsi optimal tanpa gangguan, sehingga target jumlah produksi dan kualitas produk dapat memenuhi target. PT. Tri Sakti Purwosari Makmur mengalami penurunan performa mesin pada proses produksi rokok sigaretnya. Permasalahan lain adanya produk yang mengalami reject sehingga produk yang diproduksi memiliki kualitas yang kurang atau tidak layak untuk dipasarkan. Hal ini berpengaruh pada jumlah target produksi yang telah ditentukan dan dapat merugikan bagi perusahaan karena target produksi tidak tercapai. Penelitian ini menggunakan metode failure and mode effect analysis dengan pendekatan risk priority number. Hasilnya merupakan suatu rekomendasi bahwa Nilai OEE yang dicapai oleh mesin belum dapat diterima karena nilainya masih berada dibawah kondisi ideal efektivitas mesin yaitu 85%. Hasil FMEA dan nilai RPN kritis menunjukan kegagalan yang menjadi prioritas perbaikan adalah reciprocrating pocket tidak center, folding turret tidak center, trimmer disk tidak presisi, needle roller tidak presisi dan glue jet tersumbat, sehingga perlu dilakukan pengecekan ulang sebelum mesin digunakan.
ANALISA PRODUKTIVITAS MESIN SEAMER LINE 5 VARIN-41 DI PT. ANEKA TUNA INDONESIA PANDAAN Auliyak, Muhamad Sultoni; Huda, Miftachul
JMMT Vol 5 No 1 (2024)
Publisher : Prodi Teknik Mesin Universitas Yudharta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35891/jmmt.v5i1.5023

Abstract

Kelancaran sistem produksi harus didukung dengan mesin-mesin, peralatan, dan perawatan yang baik. Supaya semua berjalan maksimal dan efisien industri harus memperhatikan tenaga kerja, bahan baku, dan mesin yang digunakan. Kesiapan mesin untuk produksi menjadi satu hal yang paling utama agar produk yang dihasilkan sesuai standart kualitas dan target produksi yang sudah ditetapkan. tetapi sering kali yang terjadi adalah kelalaian dalam pemeliharaan mesin, perawatan mesin baru dilakukan jika baru terjadi kerusakan mesin ketika produksi, sehingga membuat ketidak lancaran suatu produksi. PT. Aneka Tuna Indonesia II Pandaan khususnya dibagian Seamer Line 5 yang menggunakan mesin Varin-41 dengan spesifikasi produk T3 211 x 109 sistem pemeliharaan menggunakan metode Total Produktive Maintenance, tetapi hasil pemeliharaan tersebut masih belum maksimal, karena TPM yang baru dijalankan dan belum mendapatkan evaluasi. Untuk mengukur tingkat pencapaian dari mesin yang beroprasi digunakan sistem perhitungan Overall Efectiveness Equipment (OEE), untuk mencapai titik standart efisiensi setiap mesin yang beroprasi. Nilai OEE mesin Varin-41 periode 10-oktober-2023 sampai dengan 10-november-2023 ialah 70,79%. Adapun masalah-masalah yang sering terjadi yaitu : kaleng penyok, penurunan suplay produk dari bagian packing, hasil seaming (Double Seam) kasar dan suplay ikan dari bagian cleaning ikan lambat.
PERANCANGAN WORM GEAR MAINFERMENTOR POMPA SENTRIFUGAL DI PT. CHAIL JEDANG INDONESIA Arif, Rif’an
JMMT Vol 5 No 1 (2024)
Publisher : Prodi Teknik Mesin Universitas Yudharta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35891/jmmt.v5i1.5024

Abstract

Roda gigi adalah salah satu bentuk sistem transmisi yang mempunyai fungsi mentransmisikan gaya, membalikkan putaran, mereduksi atau menaikkan putaran/kecepatan. Roda gigi cacing ialah suatu elemen transmisi yang dapat meneruskan daya dan putaran pada poros yang bersilang dan mempunyai gigi yang dipotong menyudut seperti pada roda gigi helik dan dipasangkan dengan ulir yang dinamakan ulir cacing. Dalam perancangan dimensi rodagigi cacing dengan tipe E dengan jarak antar poros a = 200 mm, rasio reduksi i = 10 dengan mengambil nilai z1 = 3 dan zm2 = 25 didapatkan Modul (m): 12 mm, Diameter Minor: 55 mm, Diameter Rata: 85 mm, Diameter Kepala: 104 mm, Diameter Luar: 116 mm, Diameter Pitch: 82 mm, Lebar Gigi: 152 mm, Faktor Gigi: 6,25 mm, Pitch H: 104,5 mm, Sudut kisar rata–rata: 22 mm, Sudut kisar: 22 mm, Modul normal: 10 mm, Sudut heliks wheel: 68 mm. Untuk material yang dipilih adalah paduan Aluminium dengan ketahanan temperatur pada worm (𝑁𝑇) sebesar 3,75 dan ketahanan permukaan pada worm (𝑁1𝐹) sebesar 25 HP, dan ketahanan permukaan pada wheel (𝑁2𝐹) sebesar 18,27 HP, Efisiensi roda gigi berdasarkan kekuatan permukaan sebesar 75 % dan efisiensi roda gigi berdasarkan ketahanan temperatur sebesar 65 % dengan Nilai keamanan terhadap patah gigi sebesar 𝑆𝐵 = 2,96 ≥ 1.
PEMANFAATAN WASTE PENGOLAHAN AIR SEBAGAI AIR UMPAN BOILER PT. NLP Wahid, Abdul; Hakim, Lukman; Nuriyanto
JMMT Vol 5 No 1 (2024)
Publisher : Prodi Teknik Mesin Universitas Yudharta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35891/jmmt.v5i1.5025

Abstract

NLP isafurniture manufacturing company that uses three types of wood, namely mahogany, pine, and teak. Handling and processing sawdust waste is a challenge that needs to be overcome effectively so that the waste can become a product that has added value. The value-dded product in question is souvenir craft. The utilization of coarse sawdust can be mixed with epoxy resin to form composite materials, which can be used as the basic material for souvenir crafts. It is known that the strength of composite materials increases with the increasing composition of the resin in composite materials, and the character of composite materials If the composition of sawdust is higher, the resulting composite material will be opaque and lighter. Then the manufacture of composite materials will use a ratio of 1:1. Regional attributes, cultural elements, innovation in form, design, and ease of application are important factors to consider when designing a product for souvenirs. The collected data is needed to be translated into the interpretation of product requirements to be used in making the Objective Tree and Morphological Diagrams. Evaluation of alternative product designs is carried out by considering the minimum risks.
ANALISA PERAWATAN MESIN PROTOS 1-8 MENGGUNAKAN METODE RELIABILITY CENTERED MAINTENANCE II (RCM II) DI PT. XYZ Saputra, Joko Hadi; Bashori, Hasan
JMMT Vol 5 No 2 (2024)
Publisher : Prodi Teknik Mesin Universitas Yudharta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35891/jmmt.v5i2.5664

Abstract

XYZ merupakan perusahaan pengolahan tembakau menjadi sigaret/rokok menggunakan mesin otomatis. Masalah yang dihadapi adalah kerusakan yang sering terjadi di mesin PROTOS 1-8 sehingga pemeliharaan korektif harus dilakukan. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi perawatan mesin PROTOS 1-8, upaya penanggulangannya dan pemilihan tindakan.Metode yang digunakan adalah RCM II untuk mengidentifikasi kerusakan termasuk penentuan lingkup studi, RCM IIinformation worksheet, RCM II decision worksheet dan perhitungan keandalan. Analisis resiko meliputi bidang tersembunyi, keselamatan, lingkungan, serta operasional yang selanjutnya dipilih tindakan yang sesuai untuk diambil. Berdasarkan tindakan terpilih, disusun strategi pemeliharaan, perhitungan reliability, interval perawatan dan jadwal perawatan selanjutnya. Hasil analisa RCM II diperoleh komponen paling kritis adalah steep-angle conveyor, picker roller dan tipping knife. Dengan mengeliminasi tingkat kerusakan, diperoleh reliability steep-angle conveyor 57%, picker roller 54,1% dan tipping knife 57,9% dengan interval perawatan steep-angle conveyor 969,2 jam/46 hari, picker roller 1.323,3 jam/63 hari dan tipping knife 945 jam/45 hari serta jadwal perawatan setiap 51 hari kerja untuk ketiga komponen kritis tersebut dan 102 hari kerja untuk komponen lainnya.